Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 31 Mei 2020

Kota Cirebon Dan Tiga Daerah Lainnya Tetap Lanjutkan PSBB Hingga 12 Juni 2020 Mendatang

CIREBON, FC - Pertemuan tertutup pada Jum'at malam, Kota Cirebon dan tiga daerah lainnya dikabarkan tetap melanjutkan PSBB dari tanggal 30 Mei 2020 hingga 12 hari ke depan, yakni 12 Juni 2020 mendatang.

Kendati demikian, PSBB yang tetap dilanjutkan hingga 14 hari kedepan itu, dilakukan dengan kelonggaran-kelongaran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Di antaranya pembukaan Masjid, pembukaan Mall, termasuk lainnya  agar perekonomian kembali bergeliat, namun semua harus dijalankan sesuai SOP, yakni tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Wali Kota juga menjelaskan, dari 4 daerah yang tetap melanjutkan perpanjangan PSBB hingga 14 hari kedepan, hanya Kabupaten Cirebon yang tidak melaksanakan PSBB lanjutan. 

Sementara 4 daerah yang tetap melanjutkan PSBB hingga 14 hari ke depan di antaranya, Kota Cirebon, kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan.


Sedangkan untuk Kabupaten Cirebon sendiri memilih menerapkan AKB atau adaptasi kebiasaan baru, atau yang sudah dikenal dengan normal baru atau new normal. (din)


Share:

Sabtu, 30 Mei 2020

LTM-PBNU Keluarkan SE Terkait Protokoler Shalat Berjama'ah Menghadapi New Normal

CIREBON, FC -  Wakil Sekretaris, Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Barat, Didi Sunardi SE, turut mensosialisasikan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Lembaga Takmir Masjid - Nahdlatul Ulama (LTM-NU) tentang menghadapi New Normal - Protokoler Panduan Shalat Berjamaah dan Shalat Jum'at di Masjid dan Mushala.

Dijelaskan Didi, bahwa Ketua Lembaga Takmir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama (NU), KH Mansur Syaerozi memberikan panduan shalat berjamaah di masjid dan mushola dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19.

Seruan yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) ini,  ditandatangani langsung oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Bidang Dakwah dan Takmir Masjid, KH Abdul Manan A.Ghani.

Dalam SE tersebut, Ketua LTM-NU, KH Mansur Syaerozi didampingi Sekretaris, H Ibnu Hazen dalam surat edarannya memberikan langkah-langkah menghadapi New Normal beribadah di masjid dan mushola. 

Didi juga menjelaskan, bahwa langkah-langkah yang harus dilakukan menghadapi New Normal pada surat edaran tersebut, di antaranya ada delapan (8) point' persiapan jama'ah dari rumah. 

Kemudian lima (5) poin berikutnya harus dilaksanakan saat jama'ah tiba di masjid atau mushola.


"Bagi Takmir Masjid dan Mushola, dimana harus mengusahakan dan menyiapkan bilik steril Sinar -UV dan atau hand sanitizer. Kemudian juga Masjid/Mushola tidak menggelar karpet, lebih baik lantai terbuka, sementara para jamaah dianjurkan membawa sajadah masing-masing. Dua poin ini harus dilaksanakan sebagai upaya takmir masjid dan mushola" terang H. Didi Sunardi SE. (Din)




Share:

Jumat, 29 Mei 2020

Pertanyakan Perihal Bantuan, Warga Kesunean Kota Cirebon Datangi Kantor Kelurahan

CIREBON, FC - Bantuan pemerintah yang menjadi program pemerintah untuk diberikan kepada warga yang berhak, ternyata malah mendapat taanggaoan dingin sejumlah warga di RW 07, Kesunean Utara, Kota Cirebon.

Warga yang didominasi ibu-ibu mendatangi Kantor Kelurahan setempat untuk menanyakan progam bantuan yang tidak diterimanya. Kebanyakan dari mereka adalah para pedagang kecil yang juga tengah terdampak Covid 19 dan mereka merasa berhak menerima program bantuan tersebut.

Mereka menganggap bantuan yang disalurkan melalui dinas Indag Kota Cirebon tidak diketahui mekanisme dan penyaluranya. "Yang dapat kok orang-orang yang dekat saja, sementara kami yang jelas pedagang dan berhak menerima bantuan tersebut malah tidak menerimanya, Pemerintah wajib menjelaskan ini kepada warga," terang mereka saat mendatangi Kantor Kelurahan, Jum'at (29/5/2020).

Sementara itu, menurut pengakuan warga pun pihak kelurahan mengaku tidak mengetahui perihal bantuan indah ini. Hal itu membuat kecewa warga lantaran tidak puas dengan jawaban yang diterima warga. Bahkan warga disuruh untuk menanyakan langsung ke kantor Indag Kota Cirebon.

Warga yang enggan menyebutkan namanya mengaku, Humas RW 07 Kesunean harus menjelaskan secara transparan terkait penyaluran bantuan tersebut. Warga ini keterbukaan, agar tidak ada kesalahpahaman dalam menyikapi masalah bantuan tersebut. Sebab, warga yang berhak sama sekali tidak mendapatkan banyuan tersebut, ininoleh warga dianggap aneh dan tidak transparan. (Rochman)
Share:

Satgas Covid-19 DPR Berkunjung Ke Kementerian Kesehatan Terkait Protokol New Normal

JAKARTA - Kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertama setelah dibentuknya Satgas Covid-19 oleh Ketua DPR Puan Maharani. Kemenkes jadi tujuan koordinasi pertama karena merupakan leading sector penanganan Covid-19.
Satgas Covid-19 DPR terdiri dari perwakilan berbagai komisi di DPR. Satgas tersebut diketuai oleh Sufmi Dasco Ahmad. Nantinya Satgas Covid-19 DPR akan berkoordinasi ke kementerian/lembaga lainnya untuk ikut andil dalam penerapan protokol New Normal di setiap bidang seperti keagamaan , pendidikan, industri dan transportasi.
Dalam koordinasi tersebut hadir juga Menteri Kesehatan RI Terawan dr. Agus Putranto, Sekjen drg. Oscar Primadi, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto, Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, dan Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Ekonomi Kesehatan dr. Muhammad Subuh.
Menkes Terawan mengatakan Kementerian Kesehatan telah membuat protokol New Normal di beberapa bidang.
“Kemenkes telah membuat protokol kesehatan antara lain Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri, Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik), dan Protokol Kesehatan bagi Aparat yang Melaksanakan Tugas Pengamanan dan Penertiban dalam rangka perceptan penanganan Covid-19,” katanya, Rabu (27/5).
Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari menjelaskan Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri diterbitkan dalam bentuk Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.
Dunia usaha dan masyakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan. Besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya berpotensi memperluas penularan Covid-19, maka dari itu perlu dibuat protokol kesehatan.
Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan.
“Begitupun protokol kesehatan di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik), dan Protokol Kesehatan bagi Aparat yang Melaksanakan Tugas Pengamanan dan Penertiban dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Protokol kesehatan tersebut diterapkan untuk mencegah penularan Covid-19 namun masyarakat tetap produktif,” kata dr. Kirana.
Ketua Satgas Covid-19 Sufmi Dasco Ahmad mengatakan jajarannya mendukung penanganan Covid-19 dengan penerapan Protokol Kesehatan. Ia berharap di sektor lain pun bisa dibentuk Protokol Kesehatan.
“Ke depan dengan new normal benar-benar bisa diaplikasikan di berbagai sektor termasuk pendidikan,” katanya.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (D2)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM
Share:

Cianjur Ditetapkan Menjadi Kabupaten Zona Hijau

CIANJUR - Kabupaten Cianjur menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang menjadi wilayah Zona Hijau.  Sehingga,  Cianjur bersiap dengan new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan,  pihaknya bersyukur dengan ditetapkannya Cianjur menjadi zona hijau.

"Alhamdulillah,  setelah melakukan vicon dengan Pak Gubernur Jabar,

Cianjur menjadi zona hijau kita akan melakukan hidup baru new normal atau adaptasi kebiasaan baru," kata Bupati, Jumat (29/5), usai vicon dengan Gubernur Jabar si Pendopo Kabupaten Cianjur.

Herman berharap,  masyarakat Cianjur jangan terburu buru dengan evoria atas kondiai Cianjur sekarang.  Pihaknya ingin,  ada tahapan-tahapan. "Kita ingin ada tahapan tahapannya,  wisata,  sekolah dan lainnya akan dibuka lagi,  tapi harus dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Langkah pertama,  kata dia,  pihaknya bersama forkopimda akan melakukan dan membahas perbup. "Kita akan bahas,  apa saja yang akan kita lakukan," katanya.

Sementara itu,  Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani menambahkan,  pihaknya bersama forkopimda akan melaksanakan pengendoran di sejumlah pos pos perbatasan. Setelah ada informasi zona hijau,  kita akan kensorkan penyekatan di sejumlah perbatasan.

"Meski begitu,  kata dia,  pihaknya bersama firkopimda juga akan melakukan pengetatan dan pendisiplinan kepada masyarakat di sejumlah tempat keramaian. Kita akan selalu mengingatkan masyarakat dengan pengeras suara agar disiplin, untuk memutus mata ranrai corona di Cianjur," kata Rendra. (dade)
Share:

Kementerian BUMN Menunjuk Sandry Pasambuna Sebagai Direktur Komersial Dan Pengembangan Usaha Damri

JAKARTA - Seiring kosongnya jabatan Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk Bapak Sandry Pasambuna. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor : SK-168/MBU/05/2020 tanggal 29 Mei 2020 tentang Pengangkatan Anggota Direksi Damri, Jumat (29/5).

Pria yang berhasil menyelesaikan pendidikan jenjang S1 dari Universitas Sam Ratulangi Manado. Lalu, melanjutkan jenjang S2 dari UPN Veteran Yogyakarta dan The Van Hall Institute Belanda. Memiliki pengalaman sejak tahun 2011 selaku Senior Manager Commissioning and Quality Control di PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

Dengan bergabungnya Sandry Pasambuna sebagai Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha, melengkapi jajaran direksi Damri yang ada yaitu Setia N. Milatia Moemin selaku Direktur Utama, Sri Purwanto selaku Direktur Keuangan, Arifin selaku Direktur Teknik dan Fasilitas, dan Siti Inda Suri selaku Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum. (dade)
Share:

Kota Cirebon Rancang Skema Regulasi Menuju AKB

CIREBON, FC - Berstatus zona biru, 
Pemkot Cirebon bakal mulai  merancang skema regulasi untuk penerapan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). 
Di Balai Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati menyatakan, bahwa Kota Cirebon sudah masuk zona biru. Sehingga  nanti ada beberapa regulasi yang akan segera dirapatkan, Jumat (29/5/2020).
Eti juga menjelaskan jika hari ini Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis bersama empat kepala daerah lainnya, yakni Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning), berkoordinasi menyikapi instruksi gubernur terkait penerapan PSBB dan new normal.bEti juga mengaku akan mengundang seluruh organisasi perangkat daerah (OPD)
"Untuk adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Besok kita rapatkan lagi. Selain itu, Pemkot Cirebon akan mensosialisasikan kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha terkait penerapan kebijakab new normal tersebut. (bam)
Share:

Mahasiswa Baru Jalur UM PTKIN Akademik 2020/2021, Ujiannya Melalui CBT, Tidak Ada Tes Tulis

CIREBON, FC- Di tengah Pandemi Covid 19, distansing menjadi salah satu dari sejumlah protokol kesehatan yang harus dilakukan oleh pihak manapun, termasuk perguruan tinggi. 
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak megatakan, pihaknya telah menyediakan sekitar 400 unit komputer untuk digunakan saat ujian tes calon mahasiswa baru melalui jalur UM PTKIN tahun akademik 2020/2021 di kampus IAN Cirebon.
“Tidak ada tes tulis, karena memang ujiannya itu Computer Based Test (CBT). Untuk itu, kami sudah menyiapkan sekitar 400 unit komputer untuk pelaksanaan tes Ujian Masuk (UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tersebut,” jelas Kamal, Juma't (29/5/2020).
Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya belum dapat memastikan apakah CBT tersebut dapat dilakukan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon atau bisa juga melalui online. Pasalnya, kata Kamal, saat ini masih dalam pandemi Covid-19 sehingga ada larangan melaksanakan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan orang.
“Saat ini kami masih menunggu instruksi dari Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri terkait teknis ujiannya ini seperti apa, apakah melalui online yang dapat dilakukan di rumah masing-masing calon mahasiswa baru atau CBT ini dilakukan di IAIN Cirebon,” jelasnya.
Untuk itu, Kamal memaparkan, persiapan sebanyak 400 komputer tersebut adalah sebagai langkah antisipasi jika memang diputuskan ujian tes masuk ini dilaksanakan di kampus. Sehingga pihaknya telah siap melaksanakan dengan teknis ujian apapun sesuai instruksi panitia pusat.
“Ujiannya melalui online atau langsung di kampus itu memang ada berbagai pertimbangan dari panitia pusat. Jika memang dilaksanakan di kampus memang akan dilakukan dengan beberapa gelombang dengan mematuhi social distancing. Namun jika melalui online kami juga siap. Kami mengikuti instruksi dari panitia pusat saja,” paparnya. (nur)

Share:

Kamis, 28 Mei 2020

Kemenhub Lakukan Monitoring Dan Pengawasan Arus Balik


MAKASAR-- Kementerian Perhubungan RI meminta kepada seluruh instansi di Pelabuhan Makassar agar melakukan monitoring dan pengawasan arus balik setelah ada kemungkinan dibukanya angkutan laut pada 7 Juni nanti untuk menghidupkan kembali perekonomian, khususnya di Makassar.

Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko saat melakukan Rapat Pembahasan Kesiapan Antisipasi Pembatasan Perjalanan Arus Balik dan Protokol Covid Rapid Test/PCR Swab bagi Penumpang Angkutan Laut di Pelabuhan Utama Makassar, yang berlangsung di Ruang Rapat Bonerate Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makasar, Rabu (27/5) kemarin, saat pers riliis.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Kepala Kantor Syahbandar Utama Makassar, Asops Danlantamal VI/Asops Satgas Terpadu Covid-19 Transportasi Laut Sulsel, Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Prasetyadi, General Manager PT Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, Kepala Kantor Distrk Navigasi Klas I Makassar, Kepala Balai Besar Karantina Ikan Makassar, Kepala Balai Besar Karantina Tumbuhan Makassar, Kepala KKP Klas 1 Makassar, Kepala UPP III Selayar (melalui video conference), Kepala UPP III Bulukumba (melalui video conference) dan Kepala UPP III Bajoe (melalui video conference).

Selain melakukan monitoring, Wisnu juga meminta agar dilakukan antisipasi dan menyiapkan diri untuk New Normal yang dianjurkan Pemerintah untuk mengendalikan transmisi Covid-19 dengan mengatur ketat tempat-tempat yang rentan berkumpulnya orang, termasuk pada sektor angkutan laut dengan memerhatikan protokol Covid-19 mulai dari menjaga kebersihan, memakai masker, serta physical dan social distancing.

Menurutnya, Kementerian Perhubungan harus mengikutsertakan maskapai komersil dalam hal ini PT Pelni, berkaitan dengan penyediaan tiket angkutan laut untuk menegakkan aturan protokol Covid-19. “Dimana penumpang harus melengkapi syarat-syarat seperti adanya surat kesehatan bebas Covid-19 dari rapid test, PCR/Swab test dan syarat lain yang telah ditetapkan dari pelabuhan asal baik dari luar Makassar ataupun dari Makassar. Kalau syaratnya tidak lengkap, maka bisa tidak dilayani untuk memudahkan pengawasan di pelabuhan," kata Capt Wisnu Handoko.

Wisnu juga menuturkan, saat ini sudah ada aturan baru yang menyebutkan bahwa rapid test berlaku tiga hari dan PCR berlaku tujuh hari. Setelah lewat harinya bisa dilakukan tes lagi.

Selama ini lanjut dia, telah terbentuk dan aktif bertugas Satgas Terpadu Covid-19 Transportasi Laut Sulsel untuk melaksanakan pengawasan, pengendalian dan penegakan hukum perjalanan orang dengan transportasi laut yang telah bekerja sama dengan berbagai instansi terkait di 15 pelabuhan di seluruh wilayah Sulsel, termasuk pelabuhan rakyat seperti Paotere dan Kayu Bangkoa dengan kontribusi yang besar dan selalu bekerja sama dengan baik.

“Jangan kaget setelah 7 Juni 2020, mulai penerapan New Normal dan yakin semua pelabuhan di Sulsel telah menyiapkan pengawasan dan pengendalian sesuai protokol Covid-19. Dia juga meminta agar penjualan tiket kapal tetap 50 persen dan agar selalu menerapkan physical dan social distancing.

Selanjutnya kata Wisnu, akan ada penerbitan Surat Izin Keluar Masuk ke wilayah tertentu seperti yang sudah lebih dulu diterapkan di DKI Jakarta dan Bali.

“Diharapkan ekonomi bisa kembali tumbuh di masa Pandemi Covid-19 dengan dibukanya transportasi laut secara bertahap, dengan tetap memerhatikan protokol Covid-19 dengan era baru New Normal," ungkap Wisnu.

Usai melakukan rapat, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko bersama peserta yang hadir melakukan kunjungan langsung ke Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Rakyat Paotere dan Makassar New Port (MNP). (dade)
Share:

Hasil tes Swab, Dua Pedagang Pasar Sumber Terkonfirmasi Positif Covid 19


CIREBON, FC -  Masih di tengah suasana lebaran Idul Fitri, masyarakat Kabupaten Cirebon dikejutkan dengan kabar terpaparnya virus Covid 19 terhadap dua orang pedagang Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon. Keduanya dinyatakan positif Corona.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan jika ada penambahan dua pasien yang terkonfirmasi positif. 

Kini total pasien positif Corona di Kabupaten Cirebon mencapai 12 orang.
Dua pasien dinyatakan positif, setelah mengikuti tes swab massal beberapa hari lalu. "Dua orang positif. Kita sudah sampaikan informasi tentang ini," kata Bupati Cirebon Imron Rosyadi usai rapat koordinasi di kantornya, Kamis (28/5/2020).
Imron memerintahkan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Pasar Sumber. Dinkes Kabupaten Cirebon telah melacak riwayat perjalanan dua pedagang itu dan sejumlah orang yang sempat kontak langsung. Hasilnya ada 40 orang sempat berinteraksi dengan pasien tersebut.
"Keduanya pedagang. Satu pedagang ini berjualan juga di Pasar Balong Kota Cirebon, setiap dua hari sekali. Satu pedagang lainnya sempat menerima tamu dari Bandung," tutur Kadinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni.
"Nanti kita akan tes swab massal untuk orang yang berada di radius 100 meter dari lokasi pasien positif. Termasuk 40 orang yang kontak langsung dengan pasien positif," kata Enny menambahkan.
Sementra itu, dari data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon menyebutkan per hari ini total pasien positif berjumlah 12 orang. Enam di antaranya sembuh dan empat orang masih menjalani perawatan. Dua pasien lainnya meninggal dunia.
Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 56 orang, tersisa empat orang yang masih menjalani perawatan. Kemudian, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 201 orang, tersisa tujuh orang yang masih dipantau. (Bam)
Share:

Rabu, 27 Mei 2020

Dukung Program Pemerintah, Damri Bantu Melayani Kepulangan TKi


JAKARTA - Damri sebagai Badan Usaha Milik Negara turut mendukung program Pemerintah dengan membantu melayani kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri yang tiba di tanah air untuk melakukan karantina.

Damri melayani pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang dari Bandara International Soekarno Hatta menuju Asrama Haji Pondok Gede, Asrama Haji Kota Bekasi, Rumah Sakit BBK Cilandak, Rumah Sakit Darurat Pademangan, dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dalam rangka pelaksanaan karantina protokol kesehatan penanganan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Rabu (27/5), di Jakarta.

"Kendati demikian, untuk memastikan keamanan dan keselamatan, DAMRI telah menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dengan ketat. Protokol tersebut diantaranya adalah penyemprotan desinfektan ke seluruh bagian bus sebelum dan sesudah mengantarkan tenaga paramedis, menyediakan hand sanitizer, serta pramudi yang bertugas menggunakan APD dan masker," kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Damri, Nico R Saputra.

Selain itu juga diterapkan physical distancing di dalam bus. Sehingga dapat dipastikan bahwa seluruh armada yang digunakan aman dan sesuai dengan protokol kesehatan. Damri bertekad untuk terus memberikan kemudahan akses khususnya bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berjuang melawan COVID-19 dan memutus rantai penyebaran virus tersebut. (dade)
Share:

Idul Fitri Di Tengah Covid 19, Menkes RI Ajak Masyarakat Indonesia Hidup Sehat dan Bersih


JAKARTA - Setelah berpuasa satu bulan lamanya, hari ini Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto didampingi pejabat tinggi madya dan pratama menyelenggarakan Halal bi Halal virtual di lingkungan Kementerian Kesehatan (27/5). Acara ini menyesuaikan adanya pandemi Covid-19.
“Pada kesempatan yang baik ini saya selaku pribadi, keluarga dan sebagai Menteri Kesehatan mengucapkan Selamat hari Raya IdulFitri 1 Syawal 1441 H, Minal Aidzin Wal Faidzin, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT” kata Menkes, Rabu (27/5/2020).
Menurut Menkes, acara Halal bi Halal tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya dilakukan secara langsung, saling bertatap muka dan bersalaman, maka kali ini dilangsungkan melalui daring. Kendati demikian, keterbatasan jarak tak melunturkan nilai dari saling memaafkan.
“Saya yakin tidak mengurangi makna Halal bi Halal seperti yang sering kita lakukan tahun sebelumnya, hanya rasanya yang berbeda namun tidak hambar. Karena kita percaya niat keinginan dan doa kita semua agar bisa menjalankan acara ini dengan baik,” imbuhnya.
Meski telah usai, pihaknya berharap setiap kebiasaan baik selama bulan Ramadhan bisa dilanjutkan secara berkesinambungan pada bulan-bulan berikutnya diantaranya membiasakan makan sehat dengan pola gizi seimbang, makan yang teratur, ditambah membiasakan diri beraktivitas fisik selama 30 menit sehari.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran Kementerian Kesehatan atas dedikasi dan usahanya selama kurang lebih 3 bulan, tanpa kenal lelah terus melakukan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di Indonesia, diantaranya penyiapan SDM kesehatan, sarana prasarana, alat pelindung diri, alat Kesehatan, obat-obatan hingga edukasi kepada seluruh masyarakat.
“Pada kesempatan kali ini izinkan saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh jajaran Kementerian Kesehatan, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung yang telah menjalani tugas dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi dalam memberikan pelayanan Kesehatan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 baik dampak Kesehatan, ekonomi, maupun sosial,” ungkap Menkes.
Menutup sambutannya, Menkes berpesan agar seluruh pihak di lingkungan Kementerian Kesehatan memerhatikan Kesehatan diri sendiri selain memerhatikan Kesehatan orang lain, sehingga mengurangi dampak negatif bagi para tenaga Kesehatan.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected] (MF)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM

Share:

Selasa, 26 Mei 2020

Meminimalisir Arus Balik Ke Jakarta, Pembatasan Akses Masuk Tol Di Kabupaten Cirebon Mulai Diberlakukan

CIREBON, FC-  Polresta Cirebon mulai memberlakukan penutupan atau pembatasan akses masuk di lima pintu tol di Kabupaten Cirebon. Pembatasan akses ini sudah dilakukan sejak H+2 pada lebaran ini, Selasa (26/5/2020). Tujuannya untuk meminimalisir arus balik kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, dalam pembatasan itu personel dari Polresta Cirebon melakukan penyekatan kendaraan yang datang dari arah Jawa menuju Jakarta. Para petugas memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) pada setiap kendaraan yang melintas dilokasi tersebut.
Menurutnya, pembatasan arus kendaraan menuju Jakarta dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon. 
“Saat ini kita melakukan pemantauan pembatasan akses masuk di lima pintu tol yang mengarah ke jakarta. Kendaraan yang menuju jakarta kita pastikan memiliki SIKM. Ini dalam rangka mencegah penyebaran covid-19,” kata Syahduddi.
Lima pintu tol yang dilakukan pembatasan itu yakni pintu tol Ciledug, pintu tol Kanci, pintu tol Ciperna, pintu tol Plumbon, dan pintu tol Palimanan. 
Bila pengemudi tidak memiliki SIKM, kata dia, personel dari Polresta Cirebon akan memutar balik kendaraan tersebut ke daerah asalnya. 
Jika pengendara belum memahami cara mendapatkan SIKM, diminta untuk mengunduhnya di situs resmi Pemprov DKI Jakarta. (*)

Share:

Putus Rantai Covid 19, Pembatasan Akses Masuk Tol Di Kabupaten Cirebon Mulai Diberlakukan


CIREBON, FC -  Polresta Cirebon mulai memberlakukan penutupan atau pembatasan akses masuk di lima pintu tol di Kabupaten Cirebon. Pembatasan akses ini sudah dilakukan sejak H+2 pada lebaran ini, Selasa (26/5/2020). Tujuannya untuk meminimalisir arus balik kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, dalam pembatasan itu personel dari Polresta Cirebon melakukan penyekatan kendaraan yang datang dari arah Jawa menuju Jakarta. Para petugas memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) pada setiap kendaraan yang melintas dilokasi tersebut.
Menurutnya, pembatasan arus kendaraan menuju Jakarta dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon. 
“Saat ini kita melakukan pemantauan pembatasan akses masuk di lima pintu tol yang mengarah ke jakarta. Kendaraan yang menuju jakarta kita pastikan memiliki SIKM. Ini dalam rangka mencegah penyebaran covid-19,” kata Syahduddi.
Lima pintu tol yang dilakukan pembatasan itu yakni pintu tol Ciledug, pintu tol Kanci, pintu tol Ciperna, pintu tol Plumbon, dan pintu tol Palimanan. 
Bila pengemudi tidak memiliki SIKM, kata dia, personel dari Polresta Cirebon akan memutar balik kendaraan tersebut ke daerah asalnya. 
Jika pengendara belum memahami cara mendapatkan SIKM, diminta untuk mengunduhnya di situs resmi Pemprov DKI Jakarta. (Bam)
Share:

Antisipasi Covid 19, Pemudik Yang Tidak Mengantongi Surat Jalan Harus Putar Balik


CIREBON, FC - Penyekatan jalan di perbatasan Jawa Tengah - Jawa Barat, tepatnya di Losari, dijaga ketat para petugas. Pos PAM Losari tidak main-main dalam mencegah kemungkinan penyebaran virus Covid 19, sehingga untuk mengantisipasinya, setiap pemudik dari Jawa Tengah yang tidak mengantongi surat jalan, harus putar balik.
Seperti yang terlihat di lokasi, kendaraan pemudik yang masuk Provinsi Jawa Barat melalui Pos Pam Losari terpaksa diputabalikkan lagi ke Jawa Tengah, Selasa (26/5). Petugas mengambil langkah tegas itu karena pengendara maupun para penumpangnya tidak mengantongi surat jalan.
Kapolsek Losari Kompol Alisman mengatakan pihaknya memang memberlakukan penyekatan arus balik. “Selasa ini merupakan hari pertama kita melakukan penyekatan arus balik yang masuk dari Jawa Tengah ke Jawa Barat melalui Losari,” ujarnya.
Penyekatan, kata kapolsek, akan rutin diintensifkan beberapa hari ke depan. Ia memastikan setiap pemudik yang tidak disertai surat jalan ataupun surat keluar masuk Jakarta tidak akan bisa melintas. “Jadi yang bisa melanjutkan perjalanan hanya kendaraan yang memiliki surat jalan keluar kota ataupun surat keluar masuk Jakarta.
Yang tidak punya surat-surat itu kita putarbalikkan lagi, tidak boleh masuk Jawa Barat,” tandasnya.
Alisman menuturkan sudah belasan kendaraan pemudik, khususnya mobil, yang diputarbalikkan. “Kalau untuk mobil ada lima belas, dan motor puluhan yang sudah kita putarbalikkan untuk kembali ke Jawa Tengah. Losari ini adalah perbatasan langsung dengan Jawa Tengah sekaligus pintu masuk Jawa Barat, sehingga kami akan terus siaga,” pungkas Alisman. (Olan)

Share:

Senin, 25 Mei 2020

PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Aman

Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari MM
CIREBON, FC - Dalam situasi apapun, Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon selalu bekerja keras untuk pelayanan. Baginya, melayani adala tanggungjawab dari tugasnya, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik, mudah dan cepat. Inilah motto kerja Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM.
Opang Satari juga terus berkomitmen, hal itu dapat dilihat dari situasi yang berkembang saat ini serta pergantian musim nanti. Menurutnya, dalam menghadapi musim kemarau dan di tengah Pandemi Covid-19, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon memastikan distribusi air bersih kepada para pelanggan aman.

Meski demikian, pihak PDAM berharap pandemi saat ini segera berlalu agar pelayanan lebih maksimal kepada masyarakat lewat penyambungan Reservoar yang baru dan pipa jaringan distribusi utama. 
Demikian disampaikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM kepada kepada media di sela-sela kesibukanya. “Insya Allah, air bersih aman menghadapi kemarau. Semua kita sudah siapkan,” ujarnya.
Pihaknya berharap, Covid-19 saat ini bisa segera berlalu. Sehingga, lanjut Opang, penyambungan dari Reservoar kapasitas 1000 M3 yang lama ke Reservoar 9000 M3 yang baru dan ke pipa Jaringan Distribusi Utama 600 Mm yang baru bisa segera dilaksanakan. Hal itu, agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera meningkat.

“Kita meyakini, jika semua tersambung semua pelayanan air bersih pada masyarakat akan meningkat. Kita sama-sama berdoa semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya berharap dukungan semua pihak, khususnya masyarakat untuk pelayanan terbaik air bersih bisa terus dilakukan. Pasalnya, pihak PAM Tirta Giri Nata, kata dia, terus memaksimalkan kinerja untuk sebaik-baik layanan pada para pelanggan. “Kita akan terus bekerja maksimal untuk layanan air bersih, demi memenuhi kebutuhan para pelanggan,” paparnya. (Ola)

Share:

Sabtu, 23 Mei 2020

DKM Al Muhajirin Sumber Asri Bagikan Beras dan Uang Zakat Fitrah Kepada Warga Yang Berhak


CIREBON, FC - Satu hari menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah, petugas pengumpul Zakat fitrah DKM Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon terus menerima kedatangan warga yang ingin berzakat fitrah.

Dalam keterangan panitia penerima zakat fitrah, DKM Al Muhajirin, Oman Rohmana, tercatat beras yang akan dibagikan sebanyak untuk 182 jiwa, dengan uang zakat, infaq dan shodaqoh sebesar Rp 7.756.500 rupiah.

Saat dikonfirmasi, Ketua DKM Al Muhajirin, Sumber Asri, Samsul Ma'arif mengatakan, bahwa penerimaan Zakat fitrah dilakukan setiap tahun menjelang hari Raya Idul Fitri. 


"Kami melaksanakan pengumpulan zakat fitrah di Masjid Al Muhajirin setiap tahun, dan hasil pengumpulan, baik beras maupun uang, kami bagikan kepada warga yang membutuhkan," ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Hal senada juga disampaikan Panitia Zakat Fitrah lainnya, Oman Rohmana, bahwa pembagian zakat fitrah bukan saja dibagikan kepada warga tidak mampu di lingkungan Sumber Asri, tetapi juga dibagikan kepada warga di luar Sumber Asri.


"Alhamdulillah, semua berjalan lancar, mulai dari pengumpulan, penghitungan hingga pembagian kepada warga yang berhak. Sementara persiapannya, panitia sejak tiga hari menjelang lebaran sudah stand by dan melayani warga yang ingin berzakat fitrah, dan semuanya berjalan baik," terangnya. (din)


Share:

Kodim 0608/Cianjur Bersama Polres Cianjur Salurkan Bantuan 500 Paket Sembako


CIANJUR-- Kodim 0608/Cianjur beserta Polres Cianjur, salurkan bantuan 500 paket Sembako kepada warga terdampak Covid-19 yang tidak terdaftar sebagai penerima Bansos. Penyaluran bantuan dilakukan oleh anggota Babinsa dan Babinkamtibmas dengan menggunakan sepeda motor menyisir ke rumah warga yang sudah ada dalam catatan, Jumat (22/5).

Sepeda motor yang dikendarai oleh TNI dan Polri itu langsung bergerak ke 32 kecamatan membawa Sembako dan dilepas Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, SE, M.Han di halaman Makodim 0608 Cianjur. "Hari ini kami mendapat tugas untuk menyalurkan paket dan membagikan ke warga, bantuan TNI/Polri ini langsung dibagikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Rendra.

Dandim mengatakan, sasaran warga yang mendapatkan bantuan adalah mereka yang belum tersentuh sama sekali oleh bantuan. "Kami mendapatkan data masih ada warga yang belum tersentuh bantuan, dalam kondisi seperti ini kami peduli dan ingin membantu warga," ujarnya. (dade)
Share:

Peduli Warga Terdampak Covid 19, Lulusan Militer Tahun 2020 Salurkan Bantuan Pada Masyarakat


CIANJUR-- Para perwira TNI lulusan Akademi Militer tahun 2000 turun ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Hal tersebut disampaikan Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mewakili rekannya sesama alumni Akmil Angkatan 2000, Jumat (22/5), di Cianjur. 

Dikatakannya, dalam kegiatan tersebut mereka membagikan paket bantuan berupa sembako untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah virus corona, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu juga dibagikan masker yang diserahkan satu paket dengan sembako untuk mengurangi dampak penularan virus yang diketahui mudah menular melalui udara. 

Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta di Makodim 0608/Cianjur, selanjutnya para peserta bergerak menyebar ke lokasi-lokasi sasaran yang telah ditentukan di Cianjur.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aturan PSBB yang ditetapkan Pemerintah, antara lain wajib menjaga jarak dan memakai masker selama pelaksanaannya," Rendra.

Rendra menjelaskan, sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang pendistribusiannya secara tersebar, dengan harapan dapat meringankan beban saudara-saudara kita tersebut dalam menghadapi dampak penyebaran wabah Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona. 

"Kami tergugah melihat kesulitan masyarakat yang tengah berjuang untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan mereka sekeluarga selama adanya wabah ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, apalagi saat ini dalam suasana Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini digelar dengan tajuk “Parikesit Akmil 2000 Peduli dan Berbagi Bersama Melawan Covid-19”. Parikesit adalah singkatan dari Perwira Dua Ribu Kesatria Tidar, wadah perkumpulan alumni Akademi Militer lulusan tahun 2000. (dade)
Share:

Selasa, 19 Mei 2020

PT Pengerukan Indonesia Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Berdomisili Di Sekitar PT Rukindo


JAKARTA-- PT Pengerukan Indonesia menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang berdomisili di wilayah sekitar PT Pengerukan Indonesia (Rukindo), yang sekaligus merupakan bantuan yang kedua kalinya yang dilakukan oleh PT Rukindo selama Pandemi Covid-19.

Bantuan Ramadhan ini, sebagai melawan virus corona (Covid-19) merupakan sebuah perjuangan bersama. Ini merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Rukindo.

Penyerahan bantuan dipimping langsung oleh Indra Sigit Satyaputra selaku Direktur Keuangan dan SDM PT Rukindo yang didampingi oleh Ari Santoso (Direktur Komersial dan Teknik).

"Penerima bantuan sejumlah 369 berupa 150 dalam bentuk paket sembako dan 219 dalam bentuk voucher. Bantuan tersebut, di berikan secara simbolis melalui Ketua Rt 13 Kampung Bahari Kelurahan Tanjung Priok, Ketua Rt 007 Komplek Uka Kelurahan Utara, Ketua Rt 10 Rusunawa Marunda Kelurahan Cilincing, Rt 08 Kampung Pulo Kelurahan Babelan, pengurus Yayasan Al-Kahfi, Offce Boy PT Rukindo, Driver PT Rukindo, Driver Ojek Online," kata Sigit, Selasa (19/5), saat acara Bantuan Sembako Ramadhan Untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 dari PT Pengerukan Indonesia, di Kantor Rukindo Jakarta Utara.

Lebih lanjut, kata Sigit mengatakan sejak di berlakukannya Pembatasan Sosoal Berskala Besar (PSBB) hingga saat ini, sejumlah wilayah di Indonesia sudah menerapkan PSBB. DKI Jakarta yang pertama kali menerapkan PSBB setiap harinya masih menghadap pertumbuhan kasus baru.

"Penerapan kebijakan PSBB ini, digunakan sebagai salah satu strategi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Pembatasan kegiatan yang dilakukan antara lain peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan keagamaan dan pembatasan kegiatan-kegiatan lainnya di tempat umum," ujarnya.

Itu semua diharapkan dampak Covid-19 segera berlalu. Pembagian bantuan Ramadhan ini, merupakan program peduli berbagi dari Rukindo kepada berbagai lapisan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan sekaligus sebagai semangat baru dalam menghadapi pandemi Covid-19," ungkap Sigit. (dade)o
Share:

Senin, 18 Mei 2020

Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose Raih Penghargaan Top Smart Operation In Port And Logistic Services 2020


JAKARTA-- Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose kembali mengukir prestasi dengan mendapat penghargaan dari Itech untuk kategori Top Smart Operation In Port And Logistic Services 2020, Senin (18/5).

Penghargaan ini merupakan salah satu bukti bahwa PTP Multipurpose selalu memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan pelabuhan dengan memaksimalkan sistem operasi dengan teknologi terkini dibidang penagangan kargo multipurpose

Semoga penghargaan ini bisa menjadi penyemangat para PTP Warriors dalam mendedikasikan tenaga, waktu dan pikiran untuk kemajuan perusahaan. Tetap jaga kesehatan, jaga jarak dan jaga kebersihan. (dade)
Share:

Minggu, 17 Mei 2020

PSBB Di Kota Cirebon Akan Diperketat Di Tingkat RT/RW

Foto : ilustrasi

CIREBON— Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon pada Ahad 17 Mei 2020 memutuskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diperpanjang dengan penguatan pengendalian di tingkat RT/RW lebih diperketat.

Selain itu Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon akan terus melakukan sosialisasi tentang pola hidup sehat mulai dari physical distancing, jaga jarak dan rajin mencuci tangan untuk pencegahan penularan Covid 19 hingga vaksin virus tersebut ditemukan.

“Selain itu pengetatan pengawasan akan dilakukan di perbatasan Kota Cirebon untuk mencegah migrasi orang,” kata Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis SH usai memimpin rapat Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon yang membahas kelanjutan pelaksanaan PSBB.

Azis mengungkapkan meski diperpanjang pelaksanaan PSBB di Kota Cirebon memberlakukan kearifan lokal (PSBB parsial di tingkat RT/RW) atau rileksasi di tempat-tempat perbelanjaan dengan mengizinkan mereka buka tapi dengan mengendalikan pengunjungnya.

“Pelaku usaha khususnya pusat perbelanjaan akan kami undang untuk membicarakan jalan tengah,” tuturnya.

Ketika ditanya dasar memperpanjang PSBB, Azis mengungkapkan hal itu berdasarkan pantauan di lapangan selama pelaksanaan PSBB yang masih banyak ketidakdisiplinan masyarakat.

“Ada PSBB saja masyarakat masih banyak berkerumun, apalagi jika PSBB tidak diperpanjang,” ujarnya.

Soal pengawasan pelaksanaan PSBB tahap II, Azis menambahkan akan bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk patroli bersama gugus tugas bagian penindakan yaitu Satpol PP.

“Jika pelaku usaha melanggar aturan PSBB yang telah dilonggarkan maka akan ditindak langsung,” tambahnya.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Edy Sugiarto memaparkan untuk trend kasus Covid 19 di Kota Cirebon mengalami penurunan selama PSBB akan tetapi pihaknya tetap akan melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab di tiap kecamatan dengan jumlah 300 orang per kecamatan.

“Karantina parsial di tingkat RW kami rasa akan lebih efektif untuk mencegah penyebaran Covid 19,” paparnya.

Edy mengatakan meskipun Kota Cirebon berstatus zona kuning akan tetapi dikelilingi oleh daerah yang masuk kategori zona merah hasil pemaparan Gubernur Jawa Barat, sehingga hal itu perlu diantisipasi.

“Jangan sampai ada gelombang kedua kasus Covid 19 setelah PSBB berakhir sebab interaksi masyarakat dipastikan meningkat”, pungkasnya.

Sumber : DKIS Kota Cirebon
Share:

Sabtu, 16 Mei 2020

Bantu Warga Terdampak, Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Cirebon Bagikan 500 Paket Sembako

CIREBON, FC - Masyarakat terdampak akibat keadaan Covid 19 yang masih berlangsung hingga dilakukannya PSBB, membuat Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berkarya melalui sejumlah program, baik pencegahan maupun program bantuan bagi terdampak Covid 19.
Terkait ini, Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon  meluncurkan bantuan dengan membagikan 500 paket sembako. Sementara packing atau persiapan pembagian paket sembako sudah dilakukan sejak Jumat kemarin. 
Kemudian pada Sabtu (16/5/2020),  direncanakan untuk pembagian kupon bagi penerima paket sembako. Isi paket sembako ini antara lain beras, minyak goreng, mie instan serta gula pasir.
“Ada lima kelompok yang akan kami bagikan paket sembako ini, yaitu Mustahiq di sekitar kampus, kita mulai dari yang terdekat dahulu, jangan sampai IAIN tidak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Ahmad Yani.
Kemudian, kelompok lainnya yang akan mendapatkan paket sembako ini adalah para marbot dan guru ngaji. Menurut Ahmad Yani, pendapatan para marbot dan guru ngaji tidak seberapa, ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 membuat pendapatan mereka kian tidak menentu.
“Kita juga akan memberikan paket sembako kepada warga miskin baru di sekitar Kelurahan Karyamulya dan Sunyaragi. Kemudian kepada anak-anak jalanan yang berada di bawah naungan yayasan yang dikelola oleh IAIN akan tirii kita bagikan paket ini,” ujarnya.
Menurutnya, teknis pembagian paket sembako ini telah diatur. Setelah pembagian kupon, pada Minggu besok rencananya pembagian akan diberikan kepada Mustahiq di sekitar lingkungan kampus. 
“Senin rencananya akan dibagikan kepada marbot dan guru ngaji, kemudian Selasa akan dibagikan kepada anak-anak jalanan di bawah yayasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” tuturnya.
Ahmad Yani menambahkan, aksi sosial ini dilakukan setelah Satgas Tanggap Darurat Covid-19 telah melakukan serangkaian aktivitas pencegahan virus tersebut di lingkungan kampus.
“Ada Standar Operasional Prosedur atau SOP bagi siapapun yang akan masuk lingkungan kampus, kemudian ada cek suhu tubuh, dan lain-lain,” ujarnya. (din)
Share:

ORMAWA FUAD IAIN Cirebon Gelar Baksos di Sejumlah Titik Kota


CIREBON, FC - Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar bakti sosial serentak.

Kegiatan yang berlangsung di Lampu Merah Pemuda, Pasar Kalitanjung, Jl. Evakuasi, Jl. Majasem, dan Sunyaragi itu merupakan aksi bagi-bagi makanan bagi yang membutuhkan, Sabtu, (16/5/2020).

Deden Jalaluddin Sayuti, Selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUAD mengatakan, narasi yang tepat untuk situasi seperti sekarang ini adalah kebersamanaan dan kebermanfaatan. 

“Tentu dengan rangkuman kegiatan yang sederhana ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.


Ia mengaku, berterima kasih banyak kepada pihak yang telah mendunkung jalannya kegiatan baksos. 

“Mudah-mudahan segala kebaikan dibalas oleh Allah SWT, dan mudah-mudahan kita semua diberikan kesehetan dan selalu ada dalam hidayah, inayah serta maghfirahNya,” ujarnya.

Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FUAD, Arif Rahman Hakim menyampaikan, kegiatan baksos ini merupakan sebuah langkah dari mahasiswa FUAD guna menanggapi adanya virus covid 19 di Indonesia, khususnya di Cirebon sendiri yang banyak merugikan bebrapa aspek salah satunya adalah ekonomi.

“Kami ORMAWA FUAD bekerja baik dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) DEMA atau pun SEMA untuk mengadakan bakti sosial, dengan membagikan sedikit makan kepada para tukang ojek, tukang becak yang mereka sangat merasakan dari dampak covid 19 ini,” kata Arif.

Bahkan ia berharap, bahwa setiap individu mahasiswa dapat terbuka untuk masyrakat disekitarnya sehingga peran mahasiswa bukan hanya penyetabil negara tetapi juga membantu msyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Ninik Sugiyarti, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (HIMBASA) mengungkapkan, acara baksos ini sangat menarik dan bermanfaat, karena merupakan kerjasama yang dilakukan oleh semua anggota ORMAWA FUAD.

“Pandemi yang sedang mewabah tidak menghalangi kita untuk memberi dan berbagi kebahagiaan kepada untuk orang-orang sekitar. Tentu saja kita berbagi dengan melaksanakan protokol dari pemerintah,” ujarnya.

Ketua HMJ Lainnya, Deni Auliya Fathul Munir, selaku ketua HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengatakan, dengan sekitar 15 orang dari ORMAWA FUAD, ikut serta dalam pembagian makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. 


“Tercatat ada 4 tiitk yg kami sambangi di Pemuda, Majasem, Sunyaragi dan Kalitanjung. Kurang lebih 40 nasi bungkus dan beberapa takjil dibagikan,” kata Deni. (din)
Share:

Di Bekasi, Menteri Sosial Tinjau Langsung Bantuan Presiden RI


BEKASI,- Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batu Bara meninjau langsung para penerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang sedang berjalan di distribusikan ke warga di seluruh Indonesia. 
Mendampingi Menteri, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede dalam meninjau warga yang akan di berikan sembako sesuai data.
Kota Bekasi mendapatkan sekitar 197.460 KK bantuan dari Presiden RI yang di koordinasikan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah ter upgrade di Kota Bekasi karena Wali Kota Bekasi menginstruksikan kepada petugas Program Keluarga Harapan (PKH), Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kemasyarakatan Sosial Kecamatan (TKSK) yang mendata para penerima bantuan yang masih ada namanya di data padahal ia sudah meninggal ataupun telah memiliki ekonomi yang meningkat.
“Diakhir bulan April dan awal Mei Pemerintah Kota Bekasi mengirimkan data awal sekitar 157.000 KK, ditambah sekita 47.000 KK tambahan, dan data itu lah yang dikirim ke Kemensos RI dan jika di gabungkan hampir 190.000 KK,” jelas Rahmat Effendi.
Sebelum datangnya bantuan dari Presiden RI, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang tidak terdata di DTKS melalui pengumpulan data dari RT RW dan di sinkronkan oleh pihak Kelurahan setempat untuk memverifikasi sesuai DTKS sehingga tidak terjadinya double sembako.
“Sampaikan salam saya pak Menteri kepada Presiden RI, bahwa kepedulian kepada rakyatnya kini sedang dalam proses di distribusikan, dipastikan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan data penerima bantuan sosial terdampak Covid 19” Kata Rahmat Effendi.
Tinjauan ke beberapa warga di Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede, Menteri Sosial RI memberikan langsung bantuan dari Presiden RI, sekaligus menanyakan kabar dan mensosialisasikan mengenai keprotokolan kesehatan dalam mencegah Covid 19 ini, seperti menjaga jarak sekaligus membagikan masker yang belum memakainya. 
Tidak hanya itu, Mensos sempat melihat lihat sekitaran warung milik warga dan membeli makanan yang akan di bagikan oleh warga sekitar.
Menteri Sosial juga menyampaikan kepada warga agar berdoa bersama di seluruh warga Indonesia agar hilangnya wabah yang ada pada negeri tercinta ini, dan kembali berjalan secara normal bisa beraktivitas sehari hari, yang bekerja, yang sekolah, yang usaha bisa normal kembali atas hilangnya pandemi ini. (*)
Share:

Jumat, 15 Mei 2020

Bantu Penanganan Covid 19, Ajinomoto Indonesia Group Gandeng BAZNAS Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar


JAKARTA - Perusahaan yang bergerak di bidang bumbu penyedap masakan, PT Ajinomoto Indonesia Group menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu kegiatan program Pemerintah RI dalam penanganan Covid-19.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk donasi natura Produk Ajinomoto sebesar Rp1 Milyar untuk Tenaga Medis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit dan sejumlah Rumah Sakit yang menjadi rujukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Pendistribusian bantuan ini dilakukan dengan upacara simbolis penyerahan oleh Presiden Direktur PT Ajinomoto Indonesia Mr. Ichiro Sakakura kepada pimpinan BAZNAS yang diwakili Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri didampingi Kepala Program Rumah Sehat BAZNAS, dr Reza Ramdhoni, Jumat (15/5), di Kantor Pusat PT Ajinomoto Indonesia, di Kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Donasi natura dari Ajinomoto Indonesia ini berupa bumbu masak untuk kebutuhan dapur Rumah Sakit dalam menyajikan kebutuhan makanan bagi tenaga medis yang sedang bertugas di Rumah Sakit rujukan Covid-19.

Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri mengapresiasi langkah Ajinomoto Indonesia Group yang turut serta bergabung dengan BAZNAS untuk memberikan dukungan bagi para tenaga medis yang hingga saat ini masih terus berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Terima kasih Ajinomoto Indonesia Group untuk kepercayaannya kepada BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini. Langkah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melancarkan penanganan Covid-19 khususnya tim medis. Dengan bantuan logistik ini diharapkan dapat mendukung tugas para tim medis utamanya dalam pemenuhan bahan pangan dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi krisis Covid-19,” kata Dian.

Dian, mengungkapkan sinergi bantuan ini bisa menjadi awal untuk memberikan bantuan lainnya baik untuk melindungi tenaga medis dalam menjalankan tugasnya, maupun membantu masyarakat miskin yang juga sangat terdampak degan krisis Covid-19 ini.

“Semoga dukungan Ajinomoto Indonesia Group ini menjadi penggerak korporasi lainnya untuk turut mendukung penanganan Covid-19 agar kondisi dapat dapat kembali normal. BAZNAS berkomitmen terus berjuang memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program bantuan kesehatan, sosial maupun ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur- PT Ajinomoto Indonesia, Ichiro Sakakura mengatakan sebagai perusahaan yang memahami arti kesehatan melalui asupan makanan yang enak dan bergizi, kami yakin apa yang kami berikan ini dapat mendukung berbagai pihak yang terlibat langsung dalam penanganan Pandemi Covid-19, agar mereka tetap sehat dan tercukupi asupan nutrisinya.

“Banyak berbagai pihak juga memberikan bantuan baik berupa materi, tenaga, waktu, dan pikiran, untuk menolong yang terdampak, dan yang sedang berjuang merawat yang sakit. Keadaan sekarang ini membuat kita jadi lebih bisa menghargai kebersamaan bersama keluarga, dan lebih bisa menahan diri untuk tetap #DirumahAja,” ungkapnya.

#Tentang BAZNAS#

BAZNAS adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Kepres) No 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan Zakat Infak dan Sedekah pada tingkat nasional. Lahirnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 548 daerah (tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota).

#Tentang PT Ajinomoto Indonesia#

PT. Ajinomoto Indonesia merupakan produsen bumbu penyedap makanan terkemuka yang telah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dengan produk-produk berkualitas tinggi dan mehadirkan kelezatan di setiap masakan konsumennya. Dengan slogan globalnya ‘Eat Well, Live Well’, di usia 50 tahun, PT Ajinomoto Indonesia telah mencetak pencapaian luar biasa yang menandakan kekuatan dan ketangguhan sebuah perusahaan yang dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Indonesia. (dade)
Share:

Definition List

Unordered List

Support