Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 30 Juli 2021

Walikota Cirebon Lantik 41 ASN Eselon II, III dan IV

CIREBON, FC – Wali Kota Cirebon, Dr H Nashrudin Azis SH, melantik 41 pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda).

Dalam pelantikan teraebut, Wali Kota Cirebon ingatkan untuk selalu berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Bahkan mereka juga diminta untuk bekerja dengan ikhlas, Jumat, 30 Juli 2021.

Pada kegiatan ini, terdapat 41 Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II, III dan IV di lingkungan Pemda Kota Cirebon. 

Di masa pelaksanaan PPKM level 4, pelantikan pejabat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Terlihat dengan hanya 4 pejabat yang hadir secara fisik, sedangkan lainnya mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah secara virtual.

“Kepada seluruh ASN yang dilantik dan dikukuhkan hari ini, saya ucapkan selamat,” ungkap Azis.

Sekalipun sebagian besar ASN yang dilantik mengikuti secara virtual, namun diyakini Azis tetap tidak mengurangi kekhidmatan dari pelantikan yang digelar hari ini.

Selanjutnya Azis menambahkan dibalik pelantikan yang digelar hari ini, ada tugas negara dan tanggung jawab besar yang harus dipikul. “Yaitu menyukseskan jalannya pemerintahan di Kota Cirebon,” tegas Azis. 

Untuk itu, Azis meminta agar mereka dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, Azis juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas keseharian dengan penuh keikhlasan.

Menurut Azis, dengan ikhlas, tugas seberat apa pun akan menjadi lebih ringan. “Serta memberikan manfaat dunia dan akhirat,” ucap Azis.

Untuk pejabat yang baru dilantik dan menempati posisi sesuai dengan yang diinginkan, Azis meminta mereka tidak bersuka cita secara berlebihan.

Begitu juga untuk yang kecewa, tidak bersedih secara berlebihan. “Karena ini sudah menjadi takdir dari Allah SWT,” ungkap Azis.

Sementara itu, dua pejabat eselon dua yang dilantik masing-masing Drs Asep Gina Muharam sebagai Inspektur Daerah dan Eli Haryati S.Sos., M.Si., sebagai staf ahli Wali Kota Cirebon.

Inspektur Daerah yang baru dilantik, Drs. Asep Gina Muharam, menjelaskan dirinya memiliki program untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di Inspektorat Kota Cirebon.

“Peningkatan tersebut dilakukan bisa melalui diklat maupun bimtek,” ungkap Asep Gina.

Di masa pandemi Covid-19 ini, pengawalan terkait penanganan Covid-19 juga akan mereka lakukan. “Dengan sinergi yang baik Insya Allah ke depannya Kota Cirebon akan lebih maju,” ungkap Asep. (Heri)

Share:

Kamis, 29 Juli 2021

Direktorat Jenderal Kementerian Agama RI, M.Ali Ramdhani, membuka kegiatan Muktamar ITHLA Ke IX Yang Berpusat di IAIN Syekh Nujati Cirebon

 

FOKUS CIREBON, FC  - Direktorat Jenderal Kementerian Agama RI, M.Ali Ramdhani, membuka kegiatan Muktamar ITHLA Ke IX yang berpusat di IAIN Syekh Nujati Cirebon dan dilaksanakan secara online, Kamis (29/7/2021).

Prof. Dr. H. M. Ali Ramdhani (Dirjen Kemenag RI) dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. H. Sumanta, M.Ag(Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon) di mana IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersedia menjadi tuan rumah Muktamar ITHLA ke IX yang dilaksanakan secara online tahun ini.

Menurut Ali Ramdhani, ITHLA yang sedang melakukan transformasi untuk berdikari berharap harus tetap mempertimbangkan wasathiah, mengedepankan unsur kemahasiswaan, ke-Indonesiaan dan berbahasa Arab sehingga mampu menjadi aspek insan yang memperkokoh, menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan jangan melupakan kebudayaan.

Dijelaskan, bahwa perkembangan bahasa Arab di dunia mengalami perkembangan yang pesat, dilihat dari konteks global di mana di benua Eropa, Asia Timur, studi Bahasa Arab mengalami perkembangan yang signifikan dalam dekade ini, penduduk yang menggunakan bahasa Arab merupakan terbesar ke lima setelah Cina, Spanyol, Inggris dan Kurdu. 

Dilingkup Asia Timur (Cina, Korea Slatan dan Taiwan) studi Bahasa Arab menjadi Bahasa asing kedua setelah Bahasa Inggris. "Bahasa Arab Penting kedudukannya dalam agama Islam, terutama di negara Indonesia yang mayoritas Islam, tetapi jangan melupakan konteks kebudayaan yang ada di Indonesia," terangnya.

Sementara itu, dalam kegiatan pembukaan Muktamar ITHLA ke IX, sejumlah tari-tarian tradisional ditampilkan, seperti tari topeng, gamelan, hadrah dan musik akuistik yang diperankan oleh mahasiswa-mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sehingga pembukaan Muktamar ITHlA, selain memakau dan memiliki kebanggaan tersendiri juga seluruh kegiatannya berjalan baik dan lancar. (din)
Share:

Wali Kota Cirebon Apresiasi Kegiatan Muktamar ITHLA Ke IX Nasional Yang Berpusat di Kampus IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - Muktamar IX yang kegiatannya di pusatkan di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Cirebon, DrsH Narshrudin Azis SH, Kamis (29/7/2021).

Ucapan apresiasi diberikan Wali Kota Cirebon saat memberikan sambutan pada kegiatan Muktamar Ke IX ini. Nashrudin Azis merasa bangga karena kegiatan Mukatamar IX dapat diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Untuk diketahui, Ittihadu Atthalaba Al Lughah Al Arabiyah bi Indunisia merupakan organisasi Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab Indonesia atau yang dikenal dengan ITHLA menggelar Muktamar secara virtual dengan menggunakan zoom meeting dan chanel youtube. 

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Sumanta, M.Ag (Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon) dan Drs. H. Nashrudin Azis, S.H (Wali Kota Cirebon), dan diikuti oleh 1.229 peserta secara online. 

Dr. H. Sumanta, M. Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dengan terlaksananya kegiatan tersebut di mana IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah Muktamar ITHHLA ke IX tahun ini.

Sementara itu, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, Wali Kota Cirebon dalam kesempatan via zoom meeting juga senada dengan rektor, Nashrudin Azis sangat mengapresiasi kegiatan ITHLA yang menjadikan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai tuan rumah Muktamar ITHLA IX. 

Menurut Nashrudin Azis, meskipun kegiatan ini dilaksanakan secara virtual, namun ternyata tidak membatasi kreativitas mahasiswa untuk menyelenggarakan Muktamar ITHLA yang didalamnya ada beberapa Webinar Nasional maupun Internasional.

"Kegiatan ini merupakan wujud bakti kebangsaan kita di tengah pandemi yang memaksa semua pihak untuk beradaptasi dengan media baru," katanya. (din)


Share:

Gedung DPRD Diusulkan Menjadi Temlat Isoman Bagi Warga yang Terpapar Covid 19

KOTA CIREBON, FC- Mengenai usulan gedung DPRD Kota Cirebon menjadi tempat Isoman, Wali Kota Cirebon, H Nashrudin Azis mengapresiasi usulan tersebut.

Azis menyatakan, usulan gedung DPRD menjadi tempat isolasi mandiri (isoman) bagi pasien Covid-19 kategori orang tanpa gejala atau yang bergejala ringan, menjadi bukti kepeduliannya anggota DPRD yang terpapar covid 19.

Kendati demikian, Pemkot Cirebon dan Satuan Tugas Covid-19 masih sangat membutuhkan tempat yang tepat untuk dijadikan tempat isolasi mandiri.

“Saya kira itu bentuk kepedulian yang nyata dari teman-teman DPRD Kota Cirebon, namun demikian tentunya harus disesuaikan apakah memang memenuhi persyaratan gedung dewan ini dijadikan (tempat) isolasi mandiri pasien,” kata Azis kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Azis mengatakan, menyiapkan suatu gedung untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19  tanpa gejala ataupun bergejala ringan harus diperhitungkan dengan matang.

“Selain memenuhi syarat atau tidak, pelaksanaannya pun juga harus dipertimbangkan jangan sampai menjadi persoalan yang baru,” kata Azis.

Sampai sekarang ini, Azis mengaku, belum ada pembahasan yang lebih mendalam soal usulan gedung DPRD menjadi tempat isoman. Karena hal tersebut baru usulan dari pimpinan DPRD setempat. (din)
Share:

Kapolresta Cirebon Siapkan 1000 Vaksin Untuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Ini menjadi kabar gembira buat keluarga besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon, khususnya bagi yang belum berkesempatan divaksin. Di mana Kapolresta Cirebon AKBP Imron Ermawan, SH., SIK, MH menyiapkan 1000 vaksin untuk IAIN SNJ Cirebon.

Dalam kunjungannya, Kapolresta Cirebon diterima langsung oleh Rektor IAIN Cirebon, Wakil Rektor II serta Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ahmad Yani M.Ag, Kamis (29/7/2021).

Pada kunjungan tersebut, Kapolresta Cirebon didampingi Staf Khusus Kepresidenan Moh.Romzi. Dalam pernyataannya, Kapolresta Cirebon mengajak civitas akademika IAIN SNJ Cirebon bersinergi dalam mempercepat pencapaian target 70% vaksinasi sehingga terbentuk herd immunity di masyarakat. 

AKBP Imron Ermawan mengatakan, bahwa dirinya sebagai pelayan masyarakat bersama TNI tidak merasa ragu untuk terus berbuat bagi masyarakat pada masa pandemi ini.

"Saat ini yang dirasakan masyarakat bawah bahkan menengah adalah perutnya lapar, nah inilah yang harus kita perhatikan, jangan sampai ada yang bakar, nanti ini akan jadi masalah besar, karenanya saya dan jajaran terus berkolaborasi mengadakan bakti sosial agar masyarakat bisa makan," terangnya.

Merespon apa yang diisampaikan Kapolresta, Rektor IAIN Cirebon, H Sumanta menyampaikan, bahwa pertemuan ini merupakan sebuah kehormatan IAIN Syekh Nurjati dapat menjadi fasilitator vaksinasi bagi civitas akademika yang belum divaksin dan masyarakat Cirebon Kota. 

Karena bagaimanapun hal tersebut adalah salah satu tugas kelembagaan IAIN Syekh Nurjati dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

"IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendukung penuh program vaksinasi pemerintah sebagai langkah progresif dalam rangka menahan laju penyebaran Covid-19 melalui vaksin," tuturnya. 

Harapannya, kata Sumanta, vaksinasi tersebut dapat sukses dilaksanakan sehingga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat, di Cirebon Kota khususnya.

Sementara Ketua Satgas Covid-19, Ahmad Yani mengatakan, bahwa ini merupakan khabar baik dan kepercayaan buat civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Maka kita harus menggunakan kesempatakan ini dengan baik.

"Mari kita divaksin, kita ajak seluruh elemen kampus termasuk aktivis mahasiswa, juga masyarakat sekitar, kita tunjukkan bahwa kampus kita peduli, insya Allah akan segera laksanakan awal Agustus 2021, semoga akan berjalan dengan lancar pada waktunya," tandas Yani. (din)
Share:

Rabu, 28 Juli 2021

Workshop DPL KKN Gemmar Mengaji 2021; LP2M IAIN Siap Mensukseskan Visi Kota Cirebon SEHATI

FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop bagi calon Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata Gerakan Masyarakat Mengaji (KKN-GM) Tahun 2021. 

Kegiatan ini digelar selama dua hari, yakni tanggal 26 – 27 Juli 2021 melalui Virtual zoom meeting dan channel Youtube LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon H. Mahbub Nuryadien, M.Ag,  merupakan Kegiatan KKN tahun 2021 yang dilaksanakan melalui dua model, yakni KKN Dari Rumah dan KKN Gemmar Mengaji (KKN-GM). 

“KKN tahun ini ada inovasi penyelenggaraan, yakni diselenggarakannya KKN Gemar Mengaji. Kegiatannya bersifat luring atau offline yang difokuskan di Kota Cirebon, yakni di 22 Masjid Kelurahan se-Kota Cirebon,” ujarnya. 

Menurutnya, kegiatan KKN-GM tersebut merupakan bentuk ikhtiar dari kampus agar bisa berkontribusi khususnya untuk masyarakat Kota Cirebon, yang secara geografis lokasi kampus masuk ke dalam wilayah Kota Cirebon. 

“Kegiatan KKN ini terkadang diselenggarakan di luar daerah, sekarang kami berusaha untuk bisa berkontribusi nyata dalam mendukung Visi Kota Cirebon SEHATI (Sehat, Hijau, Agamis, Tenteram, dan Inovatif, yakni diantaranya melalui KKN-GM ini, dan untuk bisa memberikan gambaran secara komprehensif kepada para calon DPL, maka diselenggarakan kegiatan Workshop ini,” ujarnya saat membuka kegiatan Workshop tersebut. 

Pada kegiatan ini, hari pertama diisi oleh tiga pemateri, yakni Kepala Bapelitbangda, Kankemenag, dan dari LP2M, dengan materi pertama disampaikan oleh Iing Daiman, S.IP., M.Si Kepala Bapelitbangda Kota Cirebon. 

Dalam pemaparanya Iing menyampaikan bahwa Cirebon sudah masuk kategori Kota Metropolitan Area. Hal ini memunculkan perkembangan pembangunan yang pada akhirnya berdampak pada dua hal, yakni meningkat dan menguatnya potensi ekonomi, budaya, sosial, pariwisata.

Akan tetapi disisi lain perkembangan pembangunan ini memunculkan permasalahan-permasalahan baru, di antara persoalan tingkat keagaaman masyarakat, masalah sosial, dan sebagainya. 

Ia berharap sinergitas dan kolaborasi yang digagas oleh kampus bisa ikut membantu mengatasi permaslahan yang timbul akibat perkembangan pembangunan Kota Cirebon sebagai Kota Metropolitan Area. 

"Semoga kegiatan KKN-GM ini bisa ikut mendukung mewujudkan Visi Walikota Cirebon SEHATI (Sehat, Hijau, Agamis, Tentram, dan Inovatif)," ujarnya. 

Materi lainnya disampaikan Drs. H. Moh. Ahsan, M.Ag, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, yang menyampaikan materi tentang Program pembinaan Keagamaan dan pemberantasan Buta Huruf Al Quran.

H. Moh. Ahsan Dalam mengapresiasi gagasan kegiatan KKN Gemar Mengaji ini, karena punya peran dan manfaat bagi anak-anak usia sekolah yang sangat dibutuhkan di era internet, era medsos yang menjadikan anak-anak kita terlupa dengan ngaji di waktu maghrib. 

“Kami sangat mendukung kegiatan KKN-GM, akan kami sosialisasikan melalui Kepala KUA, dan penyuluh Agama Islam di masing-masing Kecamatan,” ungkapnya.  

Sementara Dr H Ahmad Yani M. Ag saat menutup materi hari pertama menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan KKN Gemmar Maghrib Mengaji ini merupakan upaya menghidupkan kembali tradisi mengaji di waktu maghrib yang hampir seperti punah.

Pelaksanaan KKN GM ini lebih di fokuskan pada peningkatan kemampuan baca Al Quran anak-anak usia sekolah dan pengetahuan Agama masyarakat sekitar masjid yang menjadi tempat atau lokasi KKN-GM ini. 

Yani juga menegaskan, kegiatan KKN-GM ini merupakan bentuk usaha kontribusi nyata kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan dengan “Visi Kota Cirebon SEHATI" ini, kampus paling tidak bisa memberikan kontibusi dari sisi membentuk masyarakat dan generasi yang Agamis, melek huruf dan baca Al Quran. 

Terkait materi pokok dan materi penunjang pada materi KKN-DR ini,  Yani menelaskan, bahwa materi pokok meliputi Baca Tulis Al Quran, Tahsin Tahfidz Al Quran, Fasholata, Fikih Ibadah. 

Sedangkan materi penunjang meliputi Kajian Islam Tematik, Seni Budaya Islam, Gerakan Zakat Infaq Sadakah, dan lain sebagainya sesuai di buku panduan KKN Gemmar Mengaji Tahun 2021. 

Dalam sesi tanya jawab, peserta Workshop bertanya “tentang kondisi saat ini yang masih pandemi, itu bagaimana?”.

Kang Yani (panggilan akrab) menjawab bahwa pelaksanaan KKN Gemmar Mengaji ini tetap dilaksanakan secara luring, adanya kondisi pandemi masih berlangsung justru mahasiswa dilibatkan juga dalam penanganan Pandemi sebagai relawan, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pandemi yang masih berlangsung. 

Kegiatan Workshop hari kedua diisi dengan pemaparan materi yang lebih fokus kepada teknis pelaksanaan. 

Dr. Budi Manfaat, M.Pd, menyampaikan terkait dengan teknis Penilaian dan Pelaporan dalam pelaksanaan KKN-GM, dilanjut dengan materi yang disampaikan oleh Bapak H. Ibnu Sina, M.Si tentang panduan penggunaan Aplikasi KKN Mahasiswa Online (Akmal) Sejati. (din) 

Share:

Selasa, 27 Juli 2021

Kurangi Debit Air, Dinas PUPR Kabupaten Cirebon Buat Gorong-Gorong


FOKUS CIREBON,  FC - Genangan air yang kerap memicu kerusakan  jalan akibat air tidak terbuang dengan baik, maka pihak Dinas PUPR Kabupaten Cirebon membuat gorong gorong pada saluran pembuangan untuk mengurangi debit air, Selasa (27/7/2021). 


Kegiatan pembuatan gorong gorong sendiri dilakukan di Desa Pabuaran Kidul, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, tepatnya di depan Kantor Kuwu Pabuaran Kidul, Jalan Parabu Kiansantang.

R. Tomy Hendrawan, ST, Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan dan Peningkatan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Cirebon, menjelaskan  dibangun gorong-gorong dengan tujuan agar tidak terjadinya genangan air saat musim penghujan datang.

"Dengan adanya gorong-gorong, jalan di depan Kantor Kuwu Pabuaran Kidul akan lebih terawat karena saat hujan datang tidak terjadi genangan air yang dapat mempercepat kerusakan aspal pada jalan tersebut," paparnya.

Pekerjaan yang dikerjakan oleh PT. Surya Mas ini semoga sesuai harapan mulai dari tahapan pengerjaan sampai dengan selesainya tanpa ada kekurangan satu apapun.
......... 
Nuryadi, Kuwu Pabuaran Kidul menyambut baik dengan program kerja yang diberikan Dinas PUPR Kab. Cirebon. Semoga program kerja ini bisa berdampak baik untuk masyarakat khususnya warga Pabuaran Kidul.

Desa Pabuaran Kidul akan sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan dan peningkatan jalan yang diberikan oleh Dinas PUPR Kab. Cirebon.  (Heri) 
Share:

Minggu, 25 Juli 2021

Bangun Kebersihan, Mahasiswa KKN-DR IAIN Cirebon Bikin Tong Sampah Masjid


FOKUS CIREBON, FC - Masjid merupakan sarana ibadah bagi umat islam yang kebersihannya harus terjaga dengan baik. Untuk itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN - DR) Desa Kedawung membuat tong sampah dari ember bekas, Jumat (22/7/2021).


Berdasarkan pantauan Fokus Cirebon (FC) di lapangan,  kegiatan tersebut merupakan inisitif dari seluruh anggota kelompok agar ada tambahan wadah untuk kebersihan Masjid dan Balai Desa.

Kegiatan yang mendapat respon positif pihak desa dan pengurus masjid langsung kegiatannya digelar secara bergotong royong oleh mahasiswa KKN DR IAIN Cirebon.

"Ya, ini kegiatan yang sangat baik, kami semua setuju dengan inisiatif tersebut," ujar pengurus masjid setempat, Sarka.

Diakui Sarka, yang juga warga setempat, di Masjid memang sudah ada tong sampah yang besar, namun volume sampah yang ada terkadang masih kurang cukup.

Selain itu, kata Sarka, para mahasiswa ini setidaknya juga ikut memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan. 

Ketua Kelompok KKN- DR, Sigit Prayogo menyatakan, pembuatan tong sampah juga dilakukan untuk di balai desa.

"Mudah-mudahan manfaat dari tong sampah yang dibuat oleh mahasiswa KKN DR ini sebagai pengingat bahwa mahasiswa pernah ikut dalam kegiatan di Desa Kedawung," katanya.

Selain di desa, lanjut Sigit, juga pengingat untuk warga Desa Kedawung agar selalu menjaga kebersihan lingkungan desa dan sekitarnya. (din)
Share:

Sabtu, 24 Juli 2021

Tingginya Angka Positif Covid 19, Solidaritas Sosial Harus Ditinggikan

CIREBON, FC – Di tengah berbagai guncangan, solidaritas jangan sampai ikut terguncang. Ikatan sosial harus makin dirapatkan di saat jarak fisik berjauhan. 

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, di sela-sela kegiatan Kota Cirebon Bermunajat dan Launching Donasi Ummat Peduli Covid-19 bersama At Taqwa Center.

“Merebaknya wabah Covid-19 telah memberi banyak pelajaran berharga bagi bangsa ini,” ungkap Azis. 

Tidak hanya mengajarkan arti penting ilmu pengetahuan, wabah Covid-19 juga mengingatkan pentingnya arti kebersamaan. “Berharganya sikap saling menolong dan mulianya sikap bersabar,” tutur  Azis. 

Saat ini, lanjut Azis, merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas.

“Aktivitas fisik memang harus direnggangkan, tapi ikatan sosial justru harus ditingkatkan,” ungkap Azis. 

Untuk itu, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, Azis meminta izin untuk meresmikan Gerakan Kesetiakawanan Sosial “Donasi Umat Peduli Covid-19” melalui At Taqwa Center, Kota Cirebon.

“Mari bergabung dalam barisan yang satu, barisan doa dan zikir serta barisan yang akan berada pada garda terdepan dalam berbagi kebaikan untuk membantu sesama,” ungkap Azis. 

Pada kesempatan itu, Azis juga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi pada kegiatan ini. 

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang berada di garda terdepan dalam perang melawan Covid-19,” ucap Azis. 

Sementara itu Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan kegiatan yang dilakukan hari ini sebagai bagian dari ikhtiar secara batiniah. 

“Selain yang lahiriah sudah kita lakukan, berupa penanganan Covid-19 dari hulu ke hilir, kita juga melakukan ikhtiar batiniah bersama-sama,” papar Agus.

Ada pun launching gerakan kesetiakawanan sosial dalam bentuk donasi umat peduli Covid-19 ini menurut Agus dilakukan oleh At Taqwa Center dengan inisiasi dari Pemda Kota Cirebon. 

“Kami mengimbau kepada semua lapisan masyarakat dan pelaku usaha, teman-teman perangkat daerah, berapa pun bisa membantu,” ungkap Agus. 

At Taqwa Center juga akan mengelola dana dengan transparan kepada publik. (Heri)

Share:

Mahasiswa IAIN Cirebon Latih Anak-Anak Agar Terbiasa Berliterasi

CIREBON, FC- Sebagai wujud kepedulian mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tengah melaksanakan KKN-DR berinisiatif membuat program pembelajaran pendidikan anak melalui literasi. Hal itu bertujuan agar anak-anak usia dini di Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon terbiasa berliterasi. 

Pelatihan tersebut diselenggarakan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan melakukan pembelajaran membaca dan menulis untuk anak-anak di desa setempat, Minggu (25/7/2021).

Pada kegiatan membaca dan menulis ini mahasiswa memberikan arahan cara membaca yang baik dan yang benar begitupun dengan cara menulisnya. Dengan begitu, fokus anak-anak terhadap gawai bisa dialihkan.

“Juga agar anak-anak lebih menyukai membaca buku dan  tidak ketergantungan oleh HP di usianya yang sangat dini,” ujar Haikal, salah satu inisiator kegiatan literasi tersebut.

Menurut dia, pelatihan ini diharapkan menjadi pengetahuan anak-anak dalam hal membaca dan menulis di masa pandemi “Ini lebih baik dan pengetahuannya lebih luas,” tambah dia.

Antusias anak-anak desa cukup besar untuk belajar membaca dan menulis. “Kegiatan ini kami lakukan setiap satu minggu tigakali dikarenakan keadaan sekarang yang kurang mendukung,” tambah dia.

Bahkan kegiatan ini juga sangat di apresiasi oleh orang tua lantaran dinilai membantu pembelajaran anak-anak. Sekaligus mengusir rasa bosan anak-anak karena bisa dipertemukan dengan teman sebayanya.

“Terimakasih ya karena sudah mengadakan kegiata ini kalau di rumah belajar sama orang tuanya tuh susah malahan pada nggak mau belajar mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadikan anak-anak rajin semua,” ujar dia. (din)

Share:

Mahasiswa IAIN Cirebon dan Alumni Kembangkan Pertanian Organik

 


FOKUS CIREBON, FC - Di tengah sulitnya mendapatkan pasokan pupuk kimia bersubsidi, almuni dan mahasiswa IAIN Cirebon mencoba mengembangkan bertani secara organik. Selain hemat biaya operasional, produk pertanian organik juga laris manis dipasaran dengan harga istimewa.

Upaya kreatif tersebut dilandasi oleh inisiatif untuk menyiasati situasi yang masih dalam masa pandemi covid 19. 

Hemat para alumni dan mahasiswa, kebutuhan nutrisi tanaman disuplai dari kotoron hewan. Obat hama dan gulma bisa racik sendiri dari berbagai tanaman yang mudah didapat. Perawatan tanamannya pun sama dengan bertani kimia.

"Alhamdulillah, kegiatan pertanian Ciayumajakuning ini sudah dua tahun menutrisi tanaman padinya secara organik," kata Shobirin yang tergabung dalam Jaringan Petani Ciayumajakuning.

Muhammad Shobirin alumni Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersama dosennya semasa kuliah, Wakhit Hasim M.Hum mengembangkan pertanian organik di Desa Sampih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon hasilnya memuaskan.

"Musim panen kedua tahun ini saja mampu memanen sekira 2 ton gabah dari 300 bata luas sawahnya. Gabah kemudian digiling dan mampu menghasilkan sekira 1,3 ton beras. Jika 1 kg beras dihargai Rp13 ribu, maka mampu mengantongi Rp16,9 juta dalam sekali panen," kata Shobirin.

Nominal tersebut masih tergolong besar meski dipotong biaya operasional. Seperti biaya penggemburan lahan, biaya tandur, biaya pengadaan dan tabur kotoran hewan dan biaya perawatan sampai panen.

Musim ini, Shobirin menanam varietas IR 46. Dan baru saja dipanen minggu lalu. Setelah digiling, beras yang dihasilkan putih bersih dengan bentuk sempurna. Hanya sebagian kecil yang patah.

“Kalau musim kedua biasanya hasilnya keren. Bagus untuk tanaman padi organik. Apalagi kalau varietasnya Ciherang,” terangnya.

Menurut Shobirin, saat ini kebutuhan beras organik sudah mulai tinggi. Bahkan permintannya sudah ada sebelum panen. Pasalnya, pasokan beras organik masih langka di pasaran. Peluang usahanya pun terbuka lebar.

Apalagi bagi Shobirin yang terkoneksi dengan jaringan petani. Tidak sulit memasarkan beras organiknya. “Sebetulnya permintaan beras organik itu besar. Karena belum banyak yang petaninya,” jelas dia.

Shobirin memastikan, bertani organik tidak lebih sulit dari bertani konvensional. Tenaga yang dihabiskan bertani organik dengan konvensional juga sama. Bahkan, biaya operasional bertani organik diklaim lebih rendah.

“Iya jadi berorganik itu harus butuh keberanian. Karena organik itu tidak hanya hitung ekonomi tapi berusaha menjaga kesimbangan alam. Tanah kita sudah banyak dieksploitasi tanpa diperhatikan dari kebutuhan tanah itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, Wakhit Hasim MHum terus memberi dukungan kepada mantan mahasiswanya yang terjun ke pertanian untuk mengolah lahan dan menutrisi tanaman secara organik.

Pasalnya kebutuhan beras organik di tengah menguatnya gaya hidup sehat tergolong tinggi. Lantaran tidak mengandung residu kimia yang berbahaya bagi tubuh untuk konsumsi jangka panjang.

Dia bersama jaringannya saat ini terus mengupayakan terwujudnya ekosistem yang baik bagi pegiat pertanian organik. Mulai dari memastikan ketersediaan kotoran hewan, pupuk cair organik (POC), pestisida dan herbisida organik. Semua itu dilakukan gotong royong. (Bam)

Share:

Jumat, 23 Juli 2021

Bupati Cirebon Hadiri Penutupan Fesyar secara virtual di Gedung Command Centre


FOKUS CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri penutupan Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) secara virtual di Gedung Command Centre Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Jumat (24/7/2021).


Festival Ekonomi Syariah dilakukan dalam rangka pengembangan ekonomi syariah yang bertujuan untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional. 

Dalam pelaksanaan Road to Fesyar ini terdiri dari Sharia Economic Forum/Sharia Fair, di dalamnya terdapat forum dan perlombaan di bidang Eksyar yang dilaksanakan secara hybrid.

Mengusung tema "Sinergi Mengoptimalkan Sumber Daya Ekonomi Berbasis Syariah melalui Wakaf Produktif, Korporatisasi dan Digitalisasi guna Mendorong Pemulihan Ekonomi", kegiatan ini menghadirkan acara-acara yang menarik.

Beberapa di antaranya, seperti Opening Ceremony, Ruang Riung Syariah, Business Matching, Showcase UMKM, Live Shopping, dan Entertainment.

Saat itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Bakti Artanta mengatakan, acara tersebut untuk penguatan riset ekonomi dan keuangan syariah supaya meningkatnya kompetensi. 

"Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat literasi," kata Bakti.

Acara virtual tersebut dibarengi dengan penutupan acara Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF). 

Acara tersebut digelar untuk mendukung pengembangan UMKM di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan). 

CEF biasanya hadir dalam konsep exhibition di public space, kali ini akan hadir dengan konsep hybrid events (offline dan online)

Bahkan beberapa kegiatan yang diselenggarakan secara fisik tentunya akan memperhatikan secara ketat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Bam)
Share:

Kamis, 22 Juli 2021

Prihatin Banyak Limbah Berserakan, Mahasiswa IAIN Cirebon Ajak Warga Buat Kerajinan Tangan

FOKUS CIREBON, FC - Cara mahasiswa KKN-DR IAIN SNJ Cirebon memang patut diapresiasi. Selain kreatif para mahasiswa pun penuh ide dalam membantu masyarakat.

Seperti yang dilakukan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Desa Tagalgubug, para mahasiswa melatih ibu rumah tangga membuat kerajinan tangan dari limbah kain yang di dapatkan dari konveksi.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi limbah kain dengan diubah menjadi kerajinan yang bernilai ekonomi dan berlangsung pada siang hari di rumah Ibu RW. Kamis, (22/7/2021).

Nuha selaku pelaksana pelatihan ini menyatakan, bahwa pelatihan tersebut diinisasi atas dasar rasa prihatin melihat banyaknya limbah kain yang berserakan dan belum dimanfaatkan masyarakat.

"Adanya pelatihan ini atas dasar rasa prihatin saya dengan begitu banyaknya limbah kain yang berserakan di sepanjang sungai di Desa Tegalgubug Lor," ujar Nuha.

Menurut Nuha, limbah kain yang didapatkan dari konveksi berupa kain flanel, pita, renda, kancing dan kain aiget diubah menjadi penghapus papan tulis kapur, kepala kelinci kecil, bros, hiasan pita-renda dan bantal.

"Mas, nanti kalo udah selesai semua kita jual ke mana?" Tanya salah satu ibu rumah tangga yang sudah menyelesaikan kerajinan bros yang berbahan dasar dari kancing.

Kerajinan ini akan dijual melalui media online Facebook yang mencakup grup wilayah Desa Tegalgubug dan Tegalgubug Lor. 

Selain itu, Nuha sebagai Mahasiswa KKN juga memiliki beberapa jaringan konveksi yang memang membutuhkannya.

Misalnya saja seperti kepala kelinci kecil, pita serta renda yang biasa dijadikan hiasan di kerudung, rok dan pakaian anak kecil.

"Terima kasih, Mas. Sudah mengadakan pelatihan seperti ini. Mudah-mudahan kegiatan ini tetap berlanjut dan membuat ibu-ibu di sini mandiri dalam ekonomi keluarga," tandas Ibu RW. (din)
Share:

Peduli Sosial, Mahasiswa IAIN Cirebon Bagikan Sembako dan Buah-Buahan Kepada Warga


FOKUS CIREBON, FC - Pandemi Covid 19 yang berpengauh besar terhadap kehidupan prekonomian warga membuat mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tengah melaksanakan KKN di Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka membantu para aparat desa membagikan sembako dan buah-buahan kepada masyarakat, Kamis (22/7/2021).


Kegiatan ini bertujuan untuk sedikit meringankan kebutuhan pangan masyarakat ditengah pandemi.

Hendi, salah seorang warga Desa Mirat mengatakan, dengan kegiatan aksi sosial para mahasiswa KKN ini sangat membantu masyarakat.   

"Saya ucapkan terimakasih kepada para aparat desa dan para mahasiswa atas kepeduliannya terhadap masyarakat," ujarnya.

Hendi pun mengaku, dengan kegiatan ini masyarakat cukup terbantu, karena selain mendapatkan sembako ada  juga bingkisan berupa buah-buahan yang membantu untuk memenuhi nutrisi tubuh. "Ya, terimakasih, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan ini," tandasnya. (din)
Share:

Rabu, 21 Juli 2021

Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Warga Sumber Asri Bagikan Daging Sapi dan Kambing

Gotong Royong : Ustadz Gaos S.Ag Ketua Panitia pemotongan hewan kurban bersama warga, tokoh masyarakat dan pengurus Masjid Al Muhajirin dalam kegiatan  penetelan daging hewan kurban.


FOKUS CIREBON, FC - Momentum Hari Raya Idul Adha 1442 H, warga Komplek Sumber Asri RW 05, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, melalui DKM Masjid Al Muhajirin, berbagi membagikan daging hewan kurban Sapi dan daging kambing, Rabu (21/7/2021).

Ketua Panitia Hewan Kurban, Idul Adha, Ustadz Gaos S.Ag mengatakan, pada tahun 2021 ini hewan kurban yang dipotong berjumlah 10 ekor, dengan pembagian kambing 9 ekor dan sapi 1 ekor. 

"Pemotongan dan penetelan seluruhnya dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat dengan prokes yang ketat, dan warga yang tengah sakit dilarang ikut serta dan alhamdulillah semuanya berjalan baik dan lancar," kata Ustadz Gaos.

Hal senada disampikan oleh Oman Rohmana M.Pd, pemotongan hewan kurban pada tahun ini, memang terdapat penurunan jumlah, hal ini di karenakan masa pendemi covid 19 yang kian meningkat di sejumlah daerah.

"Kita semua tetap bersyukur, walau masih dalam masa pandemi covid 19, warga masih antusias untuk menitipkan hewan kurbannya di Masjid Al Muhajirin Sumber Asri," ujarnya.

Ibu-ibu warga Sumber Asri ikut serta membantu pembungkusan daging hewan kurban di halaman Masjid Al Muhajirin.

Sementara itu, M.Azis S.Pd Ketua RW 05 Sumber Asri mengatakan, pada tahun ini lingkungan Sumber Asri diseterilkan dari tamu atau warga luar. Hal ini untuk menjaga kemungkinan dari meningkatnya wabah virus covid 19 yang akhir-akhir ini semakin meningkat di luar.

"Ya, untuk menjaga kemungkinan penularan virus covid 19, sementara komplek sumber asri kita tutup (Lockdown) dan pembagian daging kurban untuk warga luar kita lakukan pembagiannya melalui perangkat RT dan warga dengan cara di antar ke rumah warga masing-masing," terangnya. (din)


Share:

Senin, 19 Juli 2021

Berbagi di Hari Raya Idul Adha, BSI Salurkan Bantuan Hewan Qurban Sapi Ke IAIN Cirebon

CIREBON, FC- Berbagi di moment Hari Raya Idul Adha, Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Cirebon salurkan bantuan hewan kurban berupa sapi ke kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Senin (19/7/2021).

Secara simbolis, hewan kurban tersebut diterima oleh Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd di kampus setempat.

Branch Manager BSI KC Cirebon, Drs Setiawan Surya Sumirat MM didampingi Founding Transactional Relationship Manager Area Cirebon, Taufik Rahmat Hidayat ME menjelaskan, pemberian hewan kurban ini tidak hanya dilakukan di wilayah Cirebon, tetapi juga seluruh Indonesia.

“Pemberian sapi untuk kurban ini memang rutin dilakukan setiap tahun di seluruh Indonesia, di setiap cabang. Jadi nasabah yang bekerjasama dengan BSI, kita memberikan bantuan berupa hewan kurban, sapi,” katanya.

Bahkan, pihaknya pun bersyukur tahun ini masih dapat memberikan bantuan hewan kurban kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak lagi yang dapat kita berikan untuk kemaslahatan umat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd mengungkapkan, BSI merupakan salah satu mitra bank IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Hewan kurban tersebut, kata dia, merupakan bantuan dari BSI yang dananya bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) untuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

“Hari ini telah diserahkan satu ekor sapi dari Bank BSI sebagai salah satu mitra bank IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang dimana pemberian bantuan hewan kurban ini oleh BSI sudah dilakukan setiap tahunnya. Alhamdulillah tahun ini kita diberi bantuan lagi satu ekor sapi untuk kurban di hari raya Idul Adha,” tandasnya. (din)

Share:

Sabtu, 17 Juli 2021

DPRD Kota Cirebon Menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat Kota - Kabupaten Se-Jabar Secara Virtual

FOKUS CIREBON - Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah kabupaten/kota se-Jawa Barat secara virtual. 

Dalam kegiatan ini juga berlangsung rapat koordinasi analisis serta evaluasi PPKM Darurat Kota Cirebon, Sabtu (17/7) siang, di gedung Setda Pemerintah Kota Cirebon.

Rapat tersebut dipimpin Gubernur Jawa Barat, Dr H Mochamad Ridwan Kamil ST MUD dan diikuti oleh sejumlah dinas terkait di tingkat Jawa Barat serta seluruh kepala daerah se-Jawa Barat. (din)

Share:

Jumat, 16 Juli 2021

Melalui FKMTHI Jabar, Mahasiswa IAIN Cirebon Berikan Edukasi Penanggulangan Hoax


FOKUS CIREBON, FC -  Sebanyak bentuk memberikan edukasi penanggulangan Hoax, Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia (FKMTHI) Wilayah Jawa Barat menggelar Webinar Nasional.

Acara yang berlangsung via Zoom Meeting itu bertajuk "Jadi Mahasiswa Keren Tanpa Hoax" dengan menghadirkan narasumber Anita Wahid selaku Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Sabtu, (17/6/2021). 

Menurut Ketua Pelaksana, Fasfah Sofhal Jamil, mahasiswa IAIN SNJ Cirebon mengatakan, kemajuan teknologi sekarang memang sedikit banyak mempermudah kehidupan manusia, namun dalam percepatannya itu juga seakan menjadi peluang penyebaran hoax.

"Tak jarang, di sekitaran kita juga sering termakan narasi-narasi hoax di media sosial. Naasnya, mahasiswa juga terlibat dalam penyebaran arus hoax,". katanya. 

Maka kata dia, FKMTHI Jabar berinisiatif mengadakan webinar ini guna memberikan edukasi bagi masyarakat dan mahasiswa khususnya mahasiswa Tafsir Hadis terkait penanggulangan hoax.

Koordinator Wilayah FKMTHI Jabar, M. Ulyuddin mengaku, agenda ini sudah diagendakan pada awal kepengurusan, namun baru terealisasikan sekarang dikarenakan keadaan pendemi. 

"Webinar ini diharapkan dapat memberi banyak manfaat dan ilmu dari sosok fenomenal yang saya kagumi, yakni Ibu Anita Wahid,". ujarnya. 
 
Selain itu, kata dia, saat ini dengan banyaknya problem yang terjadi di negara Indonesia terkait isu hoax yang menggiring opini ke negatif, maka lewat kegiatan ini semua bisa mengetahui bagaimana kaum akademisi bisa menyaring berita positif.

Acara ini pun mendapat sambutan baik dari Anas Munaji selaku Ketua Umum FKMTHI Pusat. Ia mengatakan bahwa acara ini luar biasa dan diharapkan ini akan lebih banyak lagi.

"Dunia sekarang dikenal dengan dunia teknologi, harapan kami terus aktif dan dunia maya kita kuasai informasi dapat disebarkan seluas mungkin. Tentu dengan semuanya itu kita perlu mengimbangi beredarnya arus hoax dengan memberikan narasi yang bisa dipertanggungjawabkan dan kita harus mengcounter berita hoax dengan narasi yang baik," kata Anas.

Dalam kesempatan ini, Anita Wahid selaku narasumber menyampaikan, pesatnya teknologi seolah memeprmudah kehidupan manusia, namun seringkali ada kekurangannya. Terlebih dalam masa pandemi ini berita berita hoax dan narasi ujaran kebencian penyebaran biasa sangat cepat.

“Teknologi digital saat ini dapat digunakan untuk penguatan demokrasi dan pemberdayaan masyarakat. Dan ini bisa menjadi Komunikasi dua arah antara masyarakat dengan pemerintah. Misalnya bisa memantau pembuatan UU dan kebijakan, pemantauan anggaran dan mendorong tranparasi, bisa juga dimanfaatkan untuk mendorong perubahan dengan memanfaatkan petisi online atau platform pengaduan,” ujar Anita.

Puteri Gus Dur itu menjelaskan, terdapat pula ancaman di dunia digital. Salah satunya operasi informasi atau dalam artian ia mempergunakan informasi untuk tujuan tertentu.

“Ancaman lainnya yaitu Pelanggaran data pribadi, Penipuan online, Perilaku yang berlawanan dengan norma sosial, Pertentangan budaya, ancaman keamanan perangkat, data. Dan tak kalah pentingnya ancaman kesehatan fisik dan mental, contohnya kecanduan gawai dan internet,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, ada juga propaganda terkomputasi, yakni penggunaan algoritma, automasi, dan big data untuk membentuk atau mempengaruhi kehidupan publik.

“Propaganda terkomputasi ini dibagi menjadi 2, Amplifikasi Narasi dan Serangan. Amplifikasi Narasi diantaranya penggunaan Bots, Buzzers, Influencers, Microtargeting, Media Manipulation, Hoax,” ujarnya. 

Menurutnya, penggunaan Bots ini seakan sepele, akan tetapi sebenarnya ia sering kali dapat menaikkan suara masyarakat.
 
“Konflik besar di Indonesia dari zaman dulu bermula dari hoax, biasanya di Indonesia menggunakan isu SARA. Hoax itu dapat mempengaruhi emosi, hoax konflik menjadikan sasaran merasa diancam,” ujar Anita. 

Saat pandemi ini, hoax yang berbau kesehatan sering kali dengan dibumbui unsur agama. Ketia ia merasa diancam, maka ia makin mudah dipengaruhi.

“Paling tidak terdapat 2 fenomena jika hoax itu menyerang. Yaitu matinya kepakaran dan munculnya teori konspirasi,” jelasnya. 

Kecepatan penyebaran hoax sangat cepat, lanjut Anita, akan tetapi verifikasinya sangat lambat.
“Maka dari itu, saya mengajak mahasiswa Tafsir Hadis untuk memanfaatkan media yang sudah kami fasilitasi. Seperti situs turnbackhoax.id, fanspage Forum Anti Fitnah, dan aplikasi Hoax Buster Tools.” tandasnya.  (Sof) 
Share:

Kamis, 15 Juli 2021

PK MATAN IAIN Cirebon Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa



CIREBON, FC- Kondisi bangsa yang kian tak menentu akibat pandemi virus covid 19 dan persoalan bangsa lainnya, membuat Pengurus Komisariat (PK) Mahasiswa Ahlith Thariqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (MATAN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa secara virtual, Kamis (15/7/21).

Doa bersama ini digelar sebagai bentuk kepedulian atas kondisi bangsa yang tengah dilanda lonjakan kasus Covid-19.

Kegiatan yang diawali pembacaan Ratib Al-Haddad dan ngaji tasawuf ini dihadiri oleh pengurus komisariat, demisioner MATAN IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Pengurus Cabang MATAN Kota Cirebon, dan mantan Ketua Pengurus Cabang MATAN Kota Cirebon periode 2018-2020, Kang Imamuddin SQ yang juga selaku pengisi materi ketasawufan.

Dalam doa bersama ini dikhususkan untuk muassis, masyayikh, mursyid dan para ulama yang sudah meninggal dunia. Serta keluarga besar MATAN IAIN Syekh Nurjati Cirebon didoakan agar dijauhkan dari Covid-19.

Acara dwi mingguan ini sedikit berbeda, karena dibarengi dengan pembacaan Ratib Al-Haddad dan doa untuk keselamatan bangsa.

Pemateri ngaji tasawuf, Imamuddin menuturkan, dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan bisa menjadi media untuk berikhtiar meminta perlindungan dari Allah SWT.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini bisa menjadi media kita untuk berikhtiar meminta perlindungan dari Allah SWT,” ujarnya.

Selain itu, dirinya pun mengapresiasi kegiatan tersebut dan perlu diadakan kembali terkait kajian tentang tasawwuf ini. Pasalnya, menurut dia, hal ini penting dalam kehidupan.

“Alhamdulillah saya senang karena peserta sangat semangat dan antusias. Semoga bisa menjadi pencerahan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Komisariat MATAN IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Khumaedi NZ mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar pihaknya sebagai hamba supaya tetap dalam lindungan Allah SWT.

“Kegiatan ini sebagai ikhtiar kita untuk selalu mengharap pertolongan-Nya. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini kita senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan-Nya,” tandasnya. (din)

Share:

Selasa, 13 Juli 2021

DPRD Kota Cirebon Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda PP APBD 2019

FOKUS CIREBON – DPRD Kota Cirebon menggelar rapat paripurna beragendakan penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) APBD 2019 di ruang Griya Sawala gedung DPRD, Senin (13/7).

Hasil rapat paripurna tersebut disetujui oleh seluruh pimpinan DPRD, Walikota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH dan seluruh fraksi DPRD Kota Cirebon.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj Affiati AMa menyampaikan, sesuai amanat Pasal 320 Undang-undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan, kepala daerah berkewajiban menyampaikan Raperda tentang PP APBD kepada DPRD.

Berdasarkan undang-undang tersebut, penyampaian wajib dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), paling lambat enam bulan atau Juni 2020 dan harus sudah mendapat persetujuan bersama paling lambat tujuh bulan setelah tahun anggaran berakhir Juli 2020.

“Karena adanya perubahan mekanisme pemeriksaan oleh BPK di masa pandemi Covid-19, ini berpengaruh pada penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019. Untuk itu, perubahan APBD anggaran 2020 dilaksanakan pada awal Agustus ini, atau dibahas dengan waktu yang lebih singkat,” ujarnya.

Affiati juga berharap, dengan waktu yang cukup singkat ini pembahasan raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019 bisa dilakukan lebih efektif dan tepat waktu. Dalam kesempatan itu, Affiati juga mengapresiasi pemerintah daerah atas kembali diraihnya opini wajar tanpa pengecualian (WTP) pada tahun ini.

“Kami juga mengapresiasi dan menyampaikan selamat kepada pemerintah daerah Kota Cirebon atas diraihnya kembali predikat WTP tahun anggaran 2019, atau keempat kali secara berturut-turut,” katanya.

Sementara itu, Walikota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH menyampaikan, Raperda PP APBD 2019 disusun setelah BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Barat mengakhiri pemeriksaan dan pemerintah daerah menerima laporan audit BPK RI.

“Akan tetapi, karena pandemi Covid-19 mengakibatkan adanya keterlambatan waktu dalam proses audit BPK RI dan keterlambatan penyerahan LHP LKPD tahun 2019,” terangnya. 

Diperolehnya opini WTP bukan tanpa temuan atau catatan. Menurut Azis, masih ada beberapa yang harus kita tingkatkan lagi. Baik dari segi pengawasan, pengelolaan maupun administrasi. Seperti sistem pengawasan internal (SPI), pengelolaan barang milik daerah, pengawasan BUMD, pengelolaan PBB dan JKN.

“Catatan itu merupakan tantangan agar ke depan lebih meningkatkan lagi akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah serta penataan administrasi,” katanya. (din)

Share:

Senin, 12 Juli 2021

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cirebon Saluran BansosTahap Dua


FOKUS CIREBON,  FC– Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalu Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 tahap kedua mulai hari ini, Senin 12 Juli 2021.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Dra. Hj. Santi Rahayu, M.Si melalui Kepala Bidang Sosial, Aria Dipahandi, SH, M.Kn., mengatakan, penyaluran Bansos tahap kedua sudah dimulai per hari ini untuk penerima sebanyak 2.175 jiwa. “Penerima tetap 2.175, karena sesuai dengan SK Walikota, jika pun ada penggantian harus revisi SK,” ujar Aria.

Dijelaskan Aria lebih lanjut, bansos tersebut disalurkan melalui PT. Pos Indonesia, terlepas pihak kantor pos bekerjasama dengan pihak lain. “Kami lakukan tanda tangan kontrak sama Kantor Pos dan Bulog,” ungkapnya.

Di hari pertama penyaluran bansos tahap kedua ini, menurut Aria, info dari kantor pos, 500 paket sudah di drop di gudang kantor pos dari gudang Bulog untuk disalurkan.

“Pengemasan tetap di gudang Bulog, penyaluran kalau kondisi normal diperkirakan selesai dalam 7 sampai 10 hari,” ujarnya. Terlebih, lanjut Aria, saat ini sedang PPKM Darurat.

Paket sembako terdiri dari beras premium 10 kg, minyak goreng 1 liter, mi instan 10 buah, kecap 1, dan sarden 2 kaleng disiapkan oleh Kantor Bulog Cirebon.

Diketahui, masing-masing Kecamatan Harjamukti sebanyak 489 KPM, Kecamatan Kejaksan sebanyak 438 KPM, Kecamatan Kesambi sebanyak 560 KPM, Kecamatan Lemahwungkuk sebanyak 361 KPM, dan Kecamatan Pekalipan sebanyak 327 KPM.

Selama 2021 sebanyak 2.175 KPM akan mendapatkan 3 kali paket sembako yang dananya bersumber dari APBD Kota Cirebon.

Sebelumnya, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., yang membuka secara perdana penyaluran paket sembako di Gudang Bulog Pegambiran, Selasa, 15 Juni 2021 lalu menjelaskan di masa pandemi Covid-19 ini kebahagian masyarakat Kota Cirebon sangat penting. 

“Karena kebahagiaan itu yang akan meningkatkan imun kita,” ungkap Azis. Dengan imun yang meningkat, diharapkan semua penyakit, termasuk Covid-19 tidak akan masuk ke dalam tubuh.

“Adanya paket sembako untuk keluarga terdampak Covid-19 saya harap juga dapat membahagiakan masyarakat. Sehingga imun mereka meningkat,” ungkap Azis.

Pada kesempatan itu, Azis kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih terjadi dan masih banyak pula keluarga yang terdampak. Karenanya, upaya dari pemerintah saja tidak cukup.

“Kita ingat dulu, di awal pandemi Covid-19 kesadaran masyarakat sangat tinggi untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ungkap Azis. 

Untuk itu, Azis meminta kesadaran untuk membantu sesama kembali digugah.

 “Dinas terkait bisa mempeloporinya,” ungkap Azis. Dengan kekuatan pemerintah dan masyarakat, Azis yakin dampak dari pandemi Covid-19 bisa segera diatasi. (Hafiz) 

Share:

Sabtu, 10 Juli 2021

Via Google Meet, Puluhan Mahasiswa HIMABSA Ikuti Kajian Jurnalistik

FOKUS CIREBON, FC - Guna memperkuat pada sektor Divisi Komunikasi dan Informasi, Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (HIMABSA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kajian jurnalistik. 

Acara yang berlangsung via Google Meet itu diikuti oleh 55 mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dengan mengusung tema "Teknik Pembahasan Berita dan Bahasa Jurnalistik", Jum'at, (9/6/2021)


Ketua Pelaksana, Nikia mengatakan, jurnalistik sangat penting perannya dalam publikasi, terlebih pada keadaan pandemi seperti ini, pasalnya, media merupakan sektor utama dalam berbagai organisasi. 

"Acara ini memang program kerja dari Divisi Kominfo, dan saya kira penting dipelajari bagi mahasiswa BSA, apalagi saat ini kita dilanda pandemi, yang mengakibatkan kita harus berkomunikasi jarak jauh, dan media menjadi sarana paling utama untuk melakukan berbagai hal," katanya.

Otis Rudiana, selaku Ketua Umum HIMABSA mengungkapkan, jurnalistik juga penting dikaji bagi mahasiswa BSA, karena sama pentingnya dengan mempelajari Bahasa Arab.

"Saya kira mahasiswa BSA sudah familiar mempelajari bahasa Arab, jadi jurnalistik ini juga penting dipelajari guna menunjang keilmuan dari sektor lainnya," ujarnya

Ia berharap, dengan diadakannya kajian jurnalistik ini, dapat menjadikan HIMABSA menjadi organisasi yang tetap utuh dan terdepan dalam memberikan informasi yang aktual. 

Sementara itu, Fasfah Sofhal Jamil, selaku pemateri menyampaikan, penulisan berita tidak lepas dari unsur 5W 1H.

"Saya kira teman-teman BSA selama sekolah dulu sudah familiar dengan istilah 5W 1H ini, tinggal bagaimana menerapkannya dalam penulisan berita," kata Fasfah.

Lebih lanjut, kata dia, jurnalistik harus menggunakan bahasa yang demokratis, harus dapat dipahami bagi semua kalangan

"Jadi jurnalis, paling tidak kita harus membuang latar belakang kita, jangan karena status kita mahasiswa kita menggunakan bahasa yang tinggi," ujar mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu

Dalam menulis berita, sambung dia, jangan pernah ragu-ragu dan merasa malu.

"Mulai saja dulu, jangan takut untuk menulis berita, karena dengan berjalanya waktu kita bakal bisa dengan sendirinya,". katanya.

Ia menegaskan, jika merasa malu dan ragu, maka akan menimbulkan kegagalan. (Nikia)
Share:

Jumat, 09 Juli 2021

600 PNS Di Lingkungan Pemkab Cirebon Dilantik

FOKUS CIREBON, FC - Sebanyak 600 PNS di lingkungan Pemkab Cirebon, Jumat,  (9/7/2021) dilantik. Pelantikan yang langsung dilakukan oleh Bupati Cirebon, Drs. H.Imron, M.Ag digelar di Gedung Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kecamatan Sumber. 

Pengambilan sumpah dan pelantikan ini dilakukan kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Imron mengatakan, ratusan pejabat yang baru saja dilantik ini harus menjaga kesatuan dan membangun Kabupaten Cirebon lebih baik lagi. Proses mutasi, menurutnya, merupakan sesuatu hal biasa.

"Di mana saja berada, harus memberikan yang terbaik kepada bangsa. Terutama saat ini tengah pandemi, semua harus berpikir bagaimana caranya agar pandemi cepat selesai," kata Imron.

Bupati Cirebon meminta kepada yang dilantik agar melakukan seluruh kebijakan sesuai aturan dan berpegang teguh pada transparansi sesuai undang-undang.

Menurut Imron, jabatan merupakan amanah dan bakal dituntut pertanggungjawabannya. Ia pun meminta kepada yang dilantik agar melaksanakan semuanya secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat. "Jadi harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Imron. (Bam) 

Share:

KKN-DR IAIN Cirebon : Mahasiswa Bangun Kreativitas dan Nilai-Nilai Keagamaan Anak di Masa Pandemi

Sutri Asih dan Nita Hujjatul Maula, Mahasiswa KKN-DR IAIN Syekh Nurjati Cirebon

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, terus berkarya dalam membangun kreativitas pendidikan dan nilai-nilai keagamaan anak di masa pandemi.  

Mereka mahasiswa yang tengah menjalankan KKN-DR ini melaksanakan program yang terbagi kedalam tiga kegiatan, yakni pendidikan, sosial, dan kegamaan. 

Sutri Asih, mahasiswa KKN-DR, Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) menyatakan, bahwa dengan KKN-DR ini masyarakat dan aparatur Kelurahan hingga RW menyambut baik program tersebut. 

"Respon masyarakat sangat baik dan dari pihak aparatur kelurahan dan RW menyambut kita dengan baik, karena memang pangajuan perizinan dari Kesbangpol lalu ke keluarga serta pemaparan program kegiatan yang akan dikakukan saya beserta teman-teman diajukan sebelum adanya PPKM Darurat, jadi tidak ada kendala," terangnya, Jum'at, (9/7/2021).

Sutri Asih juga menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan KKN-DR ini,  satu kelompok terdiri dari 17 anggota, dan dibagi menjadi 2 yaitu 9 anggota di RW 7 Warnasari dan 8 anggota di RW 6 Asrama TNI AD. 

Sutri Asih juga mengakui, bentuk kegiatan yang dilakukan memang sedikit terhambat, karena di bidang pendidikan yang tadinya dilaksanakan di Minggu pertama harus dialihkan sesuai aturan dan kondisi saat ini. 

Seperti peraturan PPKM yang diberlakukan mulai tanggal 3 hingga 20 kedepan, sehingga dihentikan sementara untuk sekolah dan ditutupnya tempat ibadah dan lainnya.  "Jadi di kegiatan awal kita pindah fokus ke bidang sosial," paparnya.  


Sementara menurut Nita Hujjatul Maula, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah bahw target kegiatan tersebut adalah lebih menjadikan masyarakat khususnya di RW 06 dan RW 07 untuk meningkatkan mutu masyarakat yang berjiwa sosial serta menumbuh kembangkan kreativitas pendidikan serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan anak-anak dimasa pandemi. 

"Ya, kesan dari kegiatan KKN DR ini  banyak pengalaman yang didapat. Dari pihak bapak RW juga sangat menyambut dengan baik, fasilitas yang diberikan seperti Bupermas sangat memuaskan, seperti tempat rapat, istirahat, dan tempat formal. Jadi memang dari pihak pihak RW sudah menyambut dengan baik kedatangan kita," terangnya. (din) 

Share:

Pendafataran SPMB Jalur Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon Diperpanjang Hingga 16 Juli 2021


FOKUS CIREBON, FC - Pranata Humas IAIN Cirebon, H.M.Arifin S.PdI menyatakan bahwa pendaftaran SPMB Jalur Mandiri IAIN SNJ Cirebon diperpanjang hingga 16 Juli 2021.


Perpanjangan pendaftaran SPMB Jalur Mandiri ini berdasarkan surat dari IAIN Sykeh Nurjati Cirebon Nomor : 2283/In.08/R.I/PP.00.9/07/2021 tentang Pengumuman perihal perpanjangan pendaftaran SPMB Jalur Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun akademik 2021/2022.

Dalam surat pengumuman tersebut terdapat beberapa point yang disampaikan sebagai informasi jadwal SPMB Jalur Mandiri.

"Ini kita sampaikan mengingat masih dalam suasana pandemi covid 19 juga pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tengah digalakan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran virus pandemi covid 1," terang Arifin.

Arifin berharap, perpanjangan jadwal pendafatran jalur mandiri ini bisa memberikan informasi seluas-luasnya kepada para calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar pada jalur ini. (din)
Share:

Tolak Bala Covid 19, Bupati Cirebon dan Para Ulama Menggelar Istighosah Kubro

FOKUS CIREBON,  FC -  Belum juga berakhirnya covid 19 di bumi nusantara Indonesia, bahkan perkembangannya kian mengkhawatirkan, maka Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama para ulama menggelar Istighosah Kubro tolak bala Covid-19 untuk bangsa dan negara secara virtual di Nyimas Gandasari Kantor Setda, Jumat, (9/7/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Ketua MUI, KH. Wawan Arwani, Ketua PCNU, KH Aziz Hakim Syaerozie, serta dipimpin KH. Zamzani Amin, Pengasuh Ponpes Mu’alamin an Mu’alimat Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. 

Imron mengatakan, doa bersama ini untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT tentang wabah Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia.

“Semoga dengan diadakan doa bersama ini, wabah Covid-19 di Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Cirebon segera sirna,” tuturnya.

Imron mengatakan, dengan Istighosah Kubro ini pihaknya meminta ridho Allah SWT agar warga Kabupaten Cirebon selalu dalam lindungan-Nya.

“Mudah-mudahan warga Kabupaten Cirebon dan bangsa Indonesia diberikan jalan keluar dalam menghadapi pandemi dan terhindar dari wabah Covid-19,” harap Bupati.

Imron juga mengajak kepada masyarakat senatiasa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di kehidupan sehari-hari supaya bisa terhindar dari Covid-19.

Seperti diketahui, Pemkab Cirebon saat ini sedang menerapkan PPKM darurat dari tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

“PPKM darurat ini merupakan langkah pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Semoga sampai akhir PPKM nanti angka Covid-19 bisa menurun dan semua aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti biasanya,” tandasnya. (Bambang)

Share:

Kamis, 08 Juli 2021

Jalankan PPKM, Aktivitas Mahasiswa di Kampus IAIN Cirebon Sementara Dihentikan

Pranata Humas IAIN Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I


FOKUS CIREBON,  FC -  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), direspon cepat pihak kampus. Seperti yang dilakukan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, melalui penerapan PPKM, kampus di Jl Perjuangan, Kota Cirebon ini menutup aktivitas kegiatan kampus. 


Sejumlah satpam pun tampak terlihat berjaga di pintu masuk kampus utama, kampus Pascasarjana maupun pintu-pintu kampus di fakultas lainnya. 

Bagi yang hendak memasuki area kampus harus mengenakan masker dan mencuci tangan yang sudah disediakan pihak kampus. Selain ditanya keperluan, memasuki area kampus dilakukan dengan prokes yang ketat. 

Suasana kampus IAIN Cirebon sedikit terlihat lenggang tidak seramai sebelum diterapkannya PPKM. Menurut sejumlah sumber di kampus setempat, penerapan PPKM di kampus IAIN  Syekh Nurjati Cirebon guna membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon,  H M.Arifin ,M.PdI, mengatakan program pemerintah dalam pelaksanaan PPKM juga harus disukseskan pihak kampus. 

"Ini sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus penyebaran virus covid 19 di lingkungan PTKIN," katanya. (din) 








Share:

Pemkot Sasar Vaksinasi Covid 19 Ke Kalangan Remaja


CIREBON, FC – Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon sudah menyasar ke masyarakat umum, mulai dari usia 12 tahun ke atas atau remaja. Di Kelurahan Harjamukti vaksinasi tersebut dimulai hari ini, Selasa 6 Juli 2021.

Antusias calon penerima vaksin di lokasi yakni di Baperkam RW 1 Kanggraksan Utara cukup tinggi. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan, vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon sudah masuk kategori untuk warga berusia remaja (12 – 17 tahun), 18 tahun sampai warga lanjut usia (lansia).

 “Untuk pelayan publik sudah 135 persen capaiannya, tapi kalau lihat dari target saat ini yakni 237 ribu, kita baru tercapai 28 persen,” jelasnya.

Target sebelumnya, kata Agus, sudah selesai dan jumlah tersebut merupakan target untuk usia remaja sampai lansia. “Kami menyusun skenario untuk lansia terus berjalan, kemudian masyarakat umum dan remaja untuk divaksin,” ucapnya.

Untuk remaja, menurutnya, akan dilakukan pendataan dan penyisiran melalui Dinas Pendidikan (Disdik), untuk usia 18 tahun ke atas  akan kembali dibuka pendaftaran melalui online. 

“Ini khusus warga Kota Cirebon, nanti akan kami distribusikan ke masing-masing kelurahan, atau puskesmas,” jelasnya.

Agus menjelaskan, untuk ketersediaan vaksin jenis Sinovac sendiri di Kota Cirebon cukup banyak yakni 5.500 dari Polri, 12 ribu dari TNI, 18 ribu milik Pemda Kota Cirebon dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat. “Jumlah 35.500 kita harapkan Bulan Juli ini selesai,” tandasnya.

Sementara, Lurah Harjamukti, Hendri Padriansyah, S.Sos. mengungkapkan, berkat dukungan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak terkait se-Kelurahan Harjamukti, antusias warga untuk menjalani vaksinasi cukup banyak. 

“Alhamdulillah banyak warga antusias untuk melaksanakan vaksinasi,” kata Lurah

Dikatakan Hendri, dengan dilaksanakan vaksin ini dapat membantu menjaga kekebalan tubuh dan imun dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan keluarga khususnya dan masyarakat pada umumnya. Intinya kita harus saling menjaga dan menerapkan protokol kesehatan seperti yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

 “Alhamdulillah para ketua RW se-Kelurahan Harjamukti sangat mendukung dengan adanya vaksinasi ini,” ungkap Hendri.

Salah seorang warga Harjamukti yang menjalani vaksinasi di RW 1 Kanggraksan Utara, Ahmad Sutanto (22) mengungkapkan, hari ini ia merasakan vaksinasi Covid-19 pertama kalinya dan ia bersyukur sudah menjalaninya. 

“Saya tahu adanya vaksinasi ini dari RT, saya bersyukur sudah divaksin, vaksin ini untuk imun tubuh kita, jangan ragu untuk vaksin,” ungkapnya saat ditemui di lokasi vaksinasi. (Budi) 

Share:

Definition List

Unordered List

Support