Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 31 Agustus 2023

Kolaborasi Pemprov dan PWI Jabar Sukses Selenggarakan UKW di 8 Daerah

JABAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar mencatat rekor dalam penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan peserta terbanyak di Indonesia dalam kurun waktu 8 bulan. 

Program yang digagas oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini berhasil menjaring sebanyak 648 peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dari 648 peserta UKW itu yang kompeten sebanyak 483 orang. Sedangkan sisanya belum kompeten.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dsikominfo) Jabar, DR. IKa Mardiah dalam keterangan pers, Kamis (31/8) menyebut program UKW merupakan bagian dari upaya Pemprov Jawa Barat mewujudkan Jawa Barat Juara di sektor sumber daya manusia (SDM).

"Pemprov Jabar ingin berkontribusi meningkatan kualitas wartawan  lewat penyelenggaraan UKW bagi wartawan," kata Ika.

Atas pencapaian ini, Pemprov Jabar mendapat penghargaan dari PWI Pusat pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Medan beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Diskominfo atas kolaborasi yang telah tercipta selama ini. Ini menunjukan kerja sama pentahelix memang sangat dibutuhkan untuk membangun Jawa Barat.

"Terima kasih Gubernur Jabar dan Diskominfo. Kolaborasi ini juga telah menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia," ujar Hilman. 

Hilman berharap, kolaborasi ini bisa terus berlanjut sehingga pembangunan sumber daya manusia di Jabar akan semakin juara.

Sedangkan Penanggung Jawab UKW PWI Jabar, Ahmad Syukri mengungkapkan, tingkat kelulusan dari pelaksanaan road show UKW mencapai 87 persen.

Ia merinci, dari titik pertama hingga ke delapan tercatat sebanyak 648 orang pendaftar.  Namun yang mengikuti ujian hanya 550 orang, karena 98 orang peserta mengundurkan diri. Para peserta yang mengikuti UKW terdiri dari jenjang muda, madya dan utama.

" Jika dihitung, tingkat kelulusan mencapai 87 persen," katanya.

Ia berharap, dengan bertambahnya ratusan wartawan yang kompeten di Jabar  dapat berimbas kepada meningkatnya profesionalisme wartawan.

Sehingga, kata dia, akan berimbas pula terhadap meningkatkan kualitas jurnalistik yang dihasilkan wartawan.

"Jika wartawan semakin profesional, maka bisa membantu menangkal berita-berita hoaks di masyarakat," bebernya.

Ke depan, sambungnya, program ini terus akan berlanjut setiap tahunnya, sebagaimana komitmen Pemprov Jabar dalam meningkatkan kompetensi wartawan. 

"Tahun depan mudah-mudahan dapat kita akan gelar lagi. Mengingat animo dari peserta masih tinggi," tutupnya. (din)

Share:

Warga RW 14 Permata Harjamukti Utara Semarak di Malam Puncak HUT RI Ke 78

HARJAMUKTI, FC - Kendati  HUT Kemerdekaan RI ke 78 telah berlalu,  Warga dan Masyarakat RW 14 Permata Harjamukti Utara [PHU] Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, tetap semangat dan baru menyelesaikan acara puncaknya minggu pekan kemarin.

Bertempat di Halaman Bapermas setempat bahkan sampai  ke  jalan  raya,  ratusan warga tumpah rumah. Tua, muda hingga  anak anak larut dalam suasana peringatan hari kemerdekaan RI ke 78.

Suasana jalan dan gang di kompleks RW 14 Perumahan Permata Harjamukti Utara tersebut banyak  dihiasi dengan berbagai ornamen dan aksesori agustusan berbekal gotong royong dan semangat kebersamaan. 

Ketua RW 14 Permata Harjamukti Utara  [PHU] H. Anang Juli Suryanto didampingi  Ketua dan Sekretaris Panitia HUT RI, Hedi Budiyana dan Sukarna, menjelaskan bahwa pihaknya merasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan ini dan tahun ini sengaja menggelar momentum agustusan ini secara meriah dan bergotong royong dari RT 01 - RT 10. Dari warga, oleh  warga dan untuk  warga. 

Pihaknya kata H. Anang JS mengakui bahwa pasca berhenti nya Covid 19 warga dan masyarakat bangkit untuk mengejar berbagai ketertinggalan selama adanya wabah Covid sehingga hal ini sebagai mana tema 78 Tahun Indonesia Terus Melaju  Untuk Indonesia Maju, sehingga mendorong warganya Untuk  terus  maju dan  bangkit. 

Dijelaskan oleh  H. Anang, bahwa pihaknya selama Agustusan menggelar beberapa perlombaan antar RT antara Tenis Meja, Volley Ball, Futsal, Bulutangkis, PHU talent, Nyanyi dlan lain-lain, dan puncaknya adalah menggelar  Jalan Sehat bersama  Wakil Walikota Cirebon  Dra.  Hj. Eti Herawati.

"Yang  lebih  membanggakan kami selaku Ketua  RW 14 PHU adalah  tepat pada Hari  KAMIS 17 AGUSTUS 2023 semua elemen warga masyarakat yang  terdiri  dari Pengurus  RW, RT, PKK, POSNYANDU, DKM, Karang Taruna dll menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Bapermas setempat," tuturnya. 

Dalam kesempatan melepas acara Jalan sehat tersebut  Wakil Walikota Cirebon  Eti Herawati dalam sambutan nya mengatakan, Sudah seharusnya kita yang menjadi bagian dari para generasi penerus ini dapat memberikan penghormatan dan  penghargaan apresiasi kepada para pahlawan . 

"Apa yang kita lakukan ini tentu tidak ada apa-apa nya jika dibandingkan dengan keringat darah serta air mata para pejuang kemerdekaan pada jaman  perjuangan dulu yang harus bertaruh nyawa mengusir penjajah," tandasnya

Semangat perjuangan dan rasa memiliki terhadap  bangsa inilah  yang harus terus dimiliki dan ditanamkan kepada setiap jiwa generasi penerus agar keberadaan NKRI serta bendera merah putih akan terus berkibar sampai kapan pun.

Sekarang  tinggal tugas kita yang mengisi pembangunan.  Indonesia  harus menjadi negara yang besar dan maju.

Mulai dari sekarang, mulai dari hal hal yang kecil   lakukan yang terbaik dan jika terus konsisten saya yakin Indonesia yang maju bukan angan angan dalam meraih Indonesia Emas 2045.

Sementara Ketua Panitia Hedi Budiyana, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tinggi nya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materi  sehingga Agustusan Tahun 2023 di RW 14 PHU ini berjalan lancar dan sukses, semoga senantiasa semangat gotong royong dan kebersamaan ini berlanjut sampai kapan pun.  [Didi]

Share:

Rabu, 30 Agustus 2023

Pemkab Cirebon Sambut Baik Masukan KPKdan Menjadi Bahan Evaluasi Kinerja Terkait Pengentasan Kemiskinan

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon menyambut baik pemberitaan terkait pengentasan kemiskinan yang dianggap kurang maksimal. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd menyebutkan, semua masukan akan dijadikan bahan evaluasi untuk kinerja yang lebih baik.

Dijelaskan Hilmy, selama ini ada beberapa permasalahan yang menjadi dasar perbedaan pandangan terhadap program pengentasan kemiskinan.

Salah satu masalah dasar adalah terkait data yang dimiliki setiap instansi. Ia menjelaskan, masih ada perbedaan data warga miskin yang dimiliki oleh Pemkab Cirebon dengan pihak lainnya.

“Dalam kesempatan ini, yang terpenting, semua masukan termasuk pemberitaan terkait penanganan kemiskinan ini akan kita jadikan bahan evaluasi terutama bagi internal Pemkab Cirebon sendiri,” ujar Hilmy.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan informasi kepada kami,” lanjut Hilmy, Rabu (30/8/2023).

Lebih jauh, Hilmy juga menyampaikan, Pemkab Cirebon akan melakukan komunikasi dengan Korsupgah KPK dan Kementerian Dalam Negeri terkait penanganan kemiskinan yang sesuai, termasuk data maupun kategori kemiskinan itu sendiri dengan Kementerian Sosial.

“Kategori kemiskinan itu kan ada miskin ekstrim, miskin biasa dan ada apalagi namanya, nanti kami komunikasikan dengan Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial," ungkap Hilmy.

"Kami juga akan meminta pihak internal kami, seperti Bappelitbangda, Inspektorat maupun Dinas Sosial untuk menyelaraskan data yang dimiliki dengan data yang dimiliki instansi atas. Siapa tahu, ada kesalahan teknis yang kami lakukan, sehingga menjadikan data itu berbeda,” tambahnya.

Disinggung mengenai angka dalam anggaran penanganan kemiskinan, Hilmy sebut dirinya tidak mengetahui secara pasti. Namun, ia menyebut, sudah ada beberapa program yang dijalankan Pemkab Cirebon dalam upaya pengentasan kemiskinan itu sendiri.

“Soal angka pasti saya tidak berani menyebutkan, karena khawatir salah. Tapi intinya, Pemkab Cirebon sudah menggelontorkan anggaran untuk program pengentasan kemiskinan, seperti bantuan Rutilahu, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, bantuan bagi warga terdampak pandemi, dan beberapa program lainnya, termasuk iuran JKN bagi masyarakat,” terangnya.

Di akhir, Hilmy berpendapat dengan program yang dijalankan, sudah berhasil menekan angka masyarakat miskin ekstrim di Kabupaten Cirebon.

“Sekali lagi, pernyataan ini bukan bantahan atas pemberitaan yang beredar, tetapi kami coba menyelaraskan saja. Kami akan lebih fokus lagi dalam program pengentasan kemiskinan ini,” tutupnya. (Ara)

Share:

Usaha Rotan Tegalwangi Bantu Atasi Pengangguran

KABUPATEN CIREBON -- Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si melakukan kunjungan kerja ke Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Rabu (30/8/2023).

Di Desa Tegalwangi, menurut Ayu--sapaan akrabnya, banyak ditemukan usaha kerajinan rotan rumahan yang berhasil dan sangat membantu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Cirebon.

"Di satu lokasi pembuatan kerajinan rotan ini, bisa mempekerjakan hingga 30 pegawai. Artinya, ini sangat membantu pemerintah dalam hal mengurangi pengangguran di Kabupaten Cirebon," kata Ayu. 

Ia meninjau langsung berbagai macam produk yang dihasilkan di Desa Tegalwangi ini dan cukup bervariasi. Tidak sedikit produk tersebut dihasilkan dari usaha rumahan yang dikelola oleh warga.

Ayu berjanji, pemerintah tentunya tidak tinggal diam, akan tetapi terus berupaya untuk membantu para pengusaha kecil agar dapat meningkatkan usahanya menjadi pengusaha yang lebih besar.

"Saya bangga, karena hasil karya warga Tegalwangi ini sudah diakui oleh mancanegara. Karena saat ini, penjualan kerajianan rotan ini bukan hanya dipasarkan di lokal saja, namun juga sudah ekspor," lanjut Ayu.

Banyaknya pengrajin rotan yang saat ini masih terus bertahan, meskipun sempat beberapa tahun dihantam pandemi Covid-19, namun mereka mampu melaluinya. 

"Mudah-mudahan, Kabupaten Cirebon yang sudah dikenal dari pengrajin rotannya bisa tetap eskis dan tetap bertahan dan jangan dipandang sebelah mata," tuturnya.

Di akhir, ia juga mengharapkan, mudah-mudahan dari sektor kerajinan rotan ini dapat membantu pemerintah daerah, juga dapat menjadi roda penggerak ekonomi, terutama desa setempat agar terus berkembang.

"Mudah-mudahan, kerajinan rotan yang ada di Desa Tegalwangi ini bisa terus bertahan dan berkembang, sehingga bisa ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengembangkan perekonomian daerah," harapnya.

Selain meninjau pengrajin rotan di Kecamatan Weru, dirinya berkesempatan pula menabur 30 ribu benih ikan di Kali Jetis dan melanjutkan kunjungan kerjanya untuk meninjau tumpukan sampah di Kali Tumpang, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. (din)

Share:

Pengukuhan 11 Guru Besar IAIN Cirebon Dihadiri Direktur Diktis dan Bupati Cirebon

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof DR H Aan Jaelani M.Ag melakukan penyematan pada acara pengukuhan 11 Guru Besar IAIN Cirebon.



FOKUS CIREBON, FC - Sebelas Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon dikukuhkan. Pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Diktis Kementerian Agama RI dan Bupati Cirebon. 

Pengukuhan dilangsungkan di ruang Auditorium Pascasarjana IAIN Cirebon, Lantai 3, oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag didampingi Direktur SDM Dikti Kemendikbud RI, Rabu, (30/8/2023).

Selain Direktur Diktis Kemenag RI, Direktur SDM Dikti Kemendikbud RI, dan Bupati Cirebon, hadir pada kegiatan ini, Kapolres Cirebon, Kejaksaan Negeri Cirebon, dan pejabat tinggi serta para tamu undangan lainnya.

Ke 11 Guru Besar tersebut di antaranya Prof. Dr. H. Slamet Firdaus, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tafsir), Prof. Dr. H. Sumanta, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf), Prof. Dr. H. Ilman Nafi'a, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Agama), Prof. Dr. H. Farihin, M.Pd (Guru Besar Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan), Prof. Dr. H. Achmad, M.A (Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Hukum Islam), Prof. Dr. H. Suteja, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam), Prof. Dr. Hajam, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf).

Selanjutnya adalah Prof. H. Didin Nurul Rosidin, Ph.D (Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam), Prof. Dr. H. Ahmad Asmuni, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Filsafat Islam), Prof. Dr. H. Kosim, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Fikih), Prof. Dr. Hj. Huriyah, M.Pd (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris).

Rektor IAIN Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani MAg mengungkapkan, dengan dikukuhkannya 11 guru besar ini akan meningkatkan kualitas pendidikan di IAIN Cirebon. Terlebih IAIN Cirebon ini masih berproses transformasi menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Indonesia (UINSSI).

"Bertambahnya guru besar ini, selain akan mendongkrak akselerasi kampus menuju UINSSI, juga akan meningkatkan akreditasi jurusan, fakultas, maupun lembaga," terangnya.

Sementara menurut Bupati Cirebon, H Imron MAg yang turut hadir dalam pengukuhan tersebut mengatakan, keilmuan guru besar ini diharapkan dapat diterapkan di masyarakat, sehingga dapat membawa Indonesia dan Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik lagi.

“Berdasarkan hasil penelitian kepada 11 guru besar IAIN Cirebon ini, itu sangat bagus-bagus sekali,” kata Bupati Imron kepada wartawan usai menghadiri pengukuhan.

Untuk itu, Bupati Imron menginginkan adanya kerjasama antara Pemkab Cirebon dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon.

“Ini untuk membangun Kabupaten Cirebon. Sebab saya yakin, di perguruan tinggi banyak orang-orang pintar yang bisa menggali potensi Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Pasalnya, menurut Bupati Imron, untuk membangun suatu daerah perlu keilmuan.
“Maka ilmu yang ada di perguruan tinggi ini mari bekerjasama mengurai potensi-potensi yang ada untuk Kabupaten Cirebon yang berkemajuan,” katanya.


Di momen Dies Natalis Ke-58 ini, Bupati Imron berharap, IAIN Cirebon bisa menjawab tantangan zaman, permasalahan sosial, dan permasalahan masyarakat.

“Ini semoga bisa ditangani dan untuk menanganinya perlu kerja sama antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah,” terangnya. (din)
Share:

11 Guru Besar di IAIN Cirebon Dikukuhkan, Karangan Bunga Ucapan Selamat dan Sukses Berdatangan

FOKUS CIREBON, FC - Hari ini 11 Guru Besar di  IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dikukuhkan, ucapan selamat dan sukses berupa karangan bunga pun berdatangan, Rabu, (30/8/2023).

Menurut kabar, sejumlah pejabat tinggi negara mulai pusat hingga daerah akan datang menghadiri kegiatan pengukuhan ke 11 Guru Besar tersebut.

Ke 11 Guru Besar  tersebut di antaranya Prof. Dr. H. Slamet Firdaus, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tafsir) 
Prof. Dr. H. Sumanta, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf) 
Prof. Dr. H. Ilman Nafi'a, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Agama) 
Prof. Dr. H. Farihin, M.Pd (Guru Besar Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan) 
Prof. Dr. H. Achmad, M.A (Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Hukum Islam) 
Prof. Dr. H. Suteja, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam).
 
Selanjutnya, Prof. Dr. Hajam, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf) 
Prof. H. Didin Nurul Rosidin, Ph.D (Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam), Prof. Dr. H. Ahmad Asmuni, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Filsafat Islam) 
Prof. Dr. H. Kosim, M.Ag (Guru Besar Bidang Ilmu Fikih) 
Prof. Dr. Hj. Huriyah, M.Pd (Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris).

Pengukuhan 11 Guru Besar dilangsungkan di Gedung Pascasarjana, IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Ruang Auditorium lantai 3.

Tampak seluruh civitas akademika sibuk mengatur persiapan pelaksanaan pengukuhan tersebut, mulai dari pimpinan hingga staff dan scurity. 


Pranata Muda, Humas IAIN Cirebon H.M. Arifin, M.Pd.I mengatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan dengan baik, termasuk bagaimana menempatkan kendaraan roda dua dan roda empat bagi para tamu undangan dari berbagai instansi. 

"Semua sudah dilakukan dengan baik, agar pelaksanaan terasa nyaman, dan semua sudah ditempatkan pada tempatnya masing-masing, dengan tujuan agar kegiatan berjalan lancar dan sukses," terang H. Arifin kepada awak media. (din)
Share:

Sabtu, 26 Agustus 2023

Hadiri Haul K.H. Aqil Siroj ke-34, Wapres Sebut Pesantren Menjadi Pusat Dakwah

Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin pada acara Haul KH Aqil Siroj Ke 34 dan Tasyakuran Khotmil Quran di Ponpes KH Aqil Siroj, Kempek, Kabupaten Cirebon.



KABUPATEN CIREBON - Wakil Presiden, K.H. Ma’ruf Amin menyebutkan, pesantren menjadi salah satu pusat dakwah yang sangat penting untuk terus mengkaji dan menyebarkan tuntunan yang terdapat dalam Qur'an dan hadist, utamanya menghadapi  perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Wapres (RI) Haul K.H. Aqil Siroj ke-34 dan Tasyakur Khotmil Qur’an serta Juz Amma di Pondok Pesantren (Ponpes) Kiai Haji Aqil Siroj (KHAS) Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/8/2023).

“Pesantren ini juga menjadi semacam transmitter, penyambung pandangan-pandangan ulama terdahulu dan pandangan ulama-ulama belakangan (dalam menyikapi kondisi terkini). Kalau tidak, konslet (pemahaman masyarakat)," tutur Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf, peran pesantren dan ulama dalam memadukan pandangan di masa lalu dan masa kini adalah sebagai peredam kebingungan kesalahpahaman penafsiran di masyarakat.

"Di pesantren inilah transmisi ini disambungkan, sehingga ilmu orang dulu dan ilmu orang sekarang itu tidak terjadi konslet, tidak terjadi kesalahpahaman dan tabrakan. Kalau terjadi tabrakan-tabrakan, itu tidak mesantren dia, tidak mengalami transmisi, tidak paham," tambahnya.

Dalam acara tersebut, orang nomor 2 di Republik Indonesia ini berharap, almarhum K.H. Aqil Siroj mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Ta’ala dan jasanya dalam membangun pesantren dapat diteruskan oleh para generasi penerus tanpa putus.

“Semua para pendiri pesantren, para pejuang yang dahulu mereka telah menaruh sesuatu, menegakkan suatu tonggak milestone, dan kita kembangkan menjadi tempat yang menjadikan keberkahan, kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Ma'ruf.


Dalam kunjungannya ke Ponpes KHAS Kempek, Wapres RI didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Pembina Pondok Pesantren KHAS Kempek K.H. Said Aqil Siroj dan Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek K.H. Musthofa Aqil Siroj.

Selain itu, hadir pula Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wakil Presiden Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, M. Azis, Robikin Emhas, Zumrotul Mukaffa, dan Arif Rahmansyah Marbun, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma. (din)

Share:

Malam Puncak Perayaan HUT RI Ke 78 di Perumahan Sumber Asri Menggelegar

Penampilan anak anak MDA Al Muhajirin di atas panggung gembira, pada malam perayaan HUT RI Ke 78 di Perumahan Sumber Asri, meriah.



FOKUS CIREBON, FC - Penampilan anak-anak MDA dan para remaja Perumahan Sumber Asri di malam puncak perayaan HUT RI Ke 78 di Perumahan Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon pukau penonton, Sabtu malam Minggu, (26/8/2023).

Riuh tepuk tangan pun spontan menggetarkan panggung dan lorong jalan utama Perumahan Sumber Asri, yang menjadi titik tempat diselenggarakannya panggung gembira warga.

Acara yang meriah dan menggelegar ini, setelah masuknya kirab bendera dari penampilan anak-anak dan remaja yang datang dari arah depan panggung membawa obor dan bendera merah putih serta luncuran pijar kembang api di atas langit hingga acara benar-benar meriah dan pukau masyarakat.

Tari Topeng yang dimainkan secara gemulai oleh anak Perumahan Sumber Asri.

Kemeriahan juga saat penampilan anak anak MDA Al Muhajirin yang membacakan hapalan Al Qur'an serta penampilan pembacaan murotal dan fashion show anak anak Balita dan anak anak TK dan sekolah dasar.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Topeng, Dance, dan penampilan-penampilan menarik lainnya dari ibu-ibu Perumahan Sumber Asri.

Pawai Obor dan pengibaran bendera merah putih disertai dengan peluncuran kembang api di atas langit, membuat suasana sangat meriah di Perumahan Sumber Asri.

Hadir pada acara kemeriahan malam puncak HUT RI Ke 78 ini, Kuwu Desa Kecomberan, Mastur, Kepala Dusun, Ketua RW, Ketua DKM Al Muhajirin, tokoh masyarakat, alim ulama, para ustadz dan para remaja serta warga Perumahan Sumber Asri. 

Ketua RW 08, Perumahan Sumber Asri, Didi Supriadi mengucapkan rasa syukur atas kemerdekaan ini, namun perjalanan belum selesai, kita harus lebih mampu mengembangkan dan memajukan Indonesia. 

"Mari kita kuatkan rasa gotong royong, kita bangun kebersamaan di antara kita dan kemajuan di lingkungan kita, agar kita terus bisa mengisi kemerdekaan RI ini dan kemerdekaan ini harus di isi dengan terus berkarya untuk indonesia lebih maju," ucapnya.

Ketua RW 08 Perumahan Sumber Asri juga mengucapkan terimakasih kepada Agung Bungsu, kreator Perumahan Sumber Asri yang sudah mendesain sedemikian rupa panggung yang sangat indah, apik, cantik dan luar biasa, hingga panggung ini serasa hidup dan membuat suasana megah dan meriah.

"Terimakasih Pak Agung Bungsu, dan para panitia, pemuda Sumber Asri yang sudah bersama, bergotong-royong memberikan yang terbaik kepada para warga kita dalam kemeriahan di malam puncak perayaan HUT RI Ke 78 di Perumahan Sumber Asri ini," ungkap Ketua RW 08.

Pentas Seni, malam puncak HUT RI Ke 78, meriah dan gegap gempita.

Sedangkan menurut Kuwu Desa Kecomberan, Mastur, mari kita sejenak mengenang perjuangan para pahlawan kita yang sudah berjuang dan memberikan kemerdekaan bagi bangsa dan negara Indonesia. 

Kuwu Kecomberan juga meminta maaf karena pada malam tirakat yang digelar pada panitia HUT RI Ke 78 tidak bisa hadir dikarenakan ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan. 

Namun pada malam puncak perayaan HUT RI ke 78 di Perumahan Sumber Asri begitu bagus dan seperti bukan berada di Perumahan Sumber Asri, karena pentas seni dan penampilan acaranya sangat memukau.

"Ini luar biasa dan saya pribadi sangat berkesan karena sangat bagus sekali acaranya, dan ini seperti di acara-acara besar dan bukan di perumahan," katanya kaget, karena sangat bagus sekali.


Kuwu Kecomberan juga menyatakan kebanggaannya atas kerukunan, kekompakan, persatuan dan kebersamaan yang terus dibangun di lingkungan warga Sumber Asri. Untuk itu, mari kondisi ini terus kita pertahankan, agar Perumahan Sumber Asri bisa menjadi contoh terbaik bagi lingkungan warga lain di Kabupaten Cirebon. (din)

Share:

Polsek Talun Bersama Dua Unit Mobil Damkar Bergerak Cepat Padamkan Kobaran Api di Lahan Depan Perumahan Sumber Asri

Kapolsek Talun, AKP H. Suhada, SH, MH saat mengamankan situasi bersama jajarannya dan juga petugas Damkar di lahan kebakaran.



FOKUS CIREBON, FC - Lahan kering di depan Perumahan Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon terbakar. Api yang terus membesar akibat tiupan angin menambah luasnya kebakaran di lokasi tersebut, hal ini akibat dipicu oleh rumput-rumput dan ranting yang sudah mengering, Sabtu, (26/8/2023).

Namun berkat kesigapan, kecekatan dan kesiapan jajaran Polsek Talun yang langsung di pimpin Kapolsek Talun, AKP H. Suhada, SH,MH serta petugas Damkar dan dua unit kendaraan pemadam kebakaran, api pun berhasil dijinakan.

Tampak para petugas Damkar dan Jajaran Polsek Talun satu sama lain saling bahu membahu memadamkan kobaran api yang terus menyala-nyala akibat tertiup angin. 

Tembakan air dari dua unit mobil pemadam kebakaran yang diarahkan ke api dan lahan-lahan yang belum terbakar, membuat api terkepung air dan akhirnya bisa dipadamkan.

Jajaran Polsek Talun bersama petugas Damkar berjibaku memadamkan api yaang terus berkorbar-kobar hingga padam.

Dalam peristiwa ini, belum diketahui secara persis apa penyebab kebakaran tersebut, karena selain lahan kosong berumput dan ditumbuhi beberapa pohon, juga posisi nya berada di depan Perumahan Sumber Asri dan di samping persis Jalan Tol Palikanci, Cirebon. (din)

 



Share:

14 Tim Ikuti Futsal Antar Media Bupati Cirebon Cup 2023, Bupati Imron: Ajang Silaturahmi Agar Tetap Terjaga

KABUPATEN CIREBON - Turnamen Futsal antar media Bupati Cirebon Cup 2023 kembali digelar untuk yang ketiga kalinya. Kali ini, 14 tim mengikuti turnamen yang digelar di Lapangan Futsal Jodabi, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/8/2023).

Kegiatan olahraga tersebut bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon dan sejumlah instansi terkait.

Ketua Panitia Turnamen Futsal antar media Bupati Cirebon Cup 2023, Yoga mengatakan, mengaku bangga dan senang, karena  turnamen yang ketiga kalinya digelar ini semakin banyak pesertanya.

"Alhamdulillah kali ini ada 14 peserta, 10 tim media, dua mitra dinas dan dua mitra BUMD yang ikut andil dalam pertandingan," ujar Yoga.

Ia pun berterima kasih kepada rekan pimpinan media, seperti Radar Cirebon, Kabar Cirebon, RRI Cirebon, Rakyat Cirebon, Fajar Cirebon, RCTV, Suara Cirebon, PWI Kabupaten Cirebon, IJTI Cirebon, Media Online dan DPKPP, Bagian Umam Setda, Bank Cirebon Jabar (BCJ) dan Bank Kabupaten Cirebon (BKC) yang sudah meramaikan ajang Turnamen Futsal Bupati Cirebon Cup 2023 ini.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi terselenggaranya Turnamen Futsal Antar Media Bupati Cirebon Cup 2023 ini.

Menurutnya, gelaran tersebut menjadi ajang silaturahmi antar media dan wartawan sekaligus pada instansi lain yang ikut meramaikan.

"Ini merupakan gelaran Futsal Bupati Cirebon Cup 2023 antar media yang ketiga kalinya, semangat dan selamat bertanding," katanya.

Sebagai informasi, bahwa laga final Turnamen Futsal Antar Media Bupati Cirebon Cup 2023 ini, tim DPKPP Kabupaten Cirebon bertanding melawan tim Bank Cirebon Jabar (BCJ). 

Dan hasil akhir diperoleh bahwa tim dari DPKPP menjadi juara pertama, sedangkan tim BCJ menjadi juara kedua. Untuk juara ketiga ada tim dari Bank Kabupaten Cirebon (BKC), dan posisi keempat ditempati tim dari wartawan gabungan online.

Dalam turnamen yang digelar sehari full tersebut, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag memberikan trofi kepada para pemenang dan sekaligus menutup turnamen Futsal tersebut.

Bupati Imron mengatakan, dirinya mengaku bangga dan mengapresiasi jajaran panitia yang dengan baik mengemas turnamen futsal ini.

"Alhamdulillah turnamen futsal berlangsung sukses dan sudah ada juaranya. Saya bangga, esensi utamanya adalah kita bersilaturahmi dengan baik bersama rekan, kolega media dan mitra lainnya. Saya bangga dengan semua peserta turnamen Futsal Bupati Cirebon Cup 2023 ini," tutur Imron.

"Kegiatan semacam ini harus tetap ada, selain untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, kita juga harus terus menjalin silaturahmi dengan teman-teman media," tambahnya.

Ia menyayangkan bahwa temen-teman media hanya berada di posisi keempat pada turnamen ini. "Tahun depan, media harus bisa menjadi juara pertama," tutup Imron. (Ara)

Share:

Jumat, 25 Agustus 2023

PSGA IAIN Cirebon Dorong Mahasiswa Baru PBAK Wujudkan Kampus Responsif Gender

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka mewujudkan kampus responsif gender, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mensosialisasikan Peraturan Rektor Nomor: 3726/In.08/R/PP.00.9/11/2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada tanggal 21-23 Agustus 2023 di tingkat institut dan fakultas.

Di tingkat institut, sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2023 di halaman Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Narasumber dalam kegiatan ini, yaitu Wakhit Hasim, M.Hum, selaku relawan PSGA dari Tim Dosen, dan Imelda Triadhari, ketua relawan PSGA Youth Agents dari Tim Mahasiswa, bersama anggota relawan lainnya menghadirkan sesi pengenalan dan memaparkan pentingnya kesetaraan gender dan urgensi pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual di dalam lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Wakhit yang sekaligus merupakan Sekretaris LP2M berpendapat. 

"PSGA menjadi wadah bagi kita untuk tumbuh dalam pemahaman isu gender dan melawan ketidakadilan gender. Oleh karena itu, sebagai bagian dari komunitas akademik, penting bagi kita untuk memahami dan mengatasi isu-isu gender," katanya. 

Imelda menambahkan, jika ada yang mengalami kekerasan atau pelecehan seksual di kampus, jangan ragu untuk melapor kepada PSGA. 

"Kami selaku relawan PSGA dengan senang hati akan menerima pengaduan Anda. Kerahasiaan dan identitas Anda akan dijaga," ujarnya.

Di tingkat fakultas, Ana Humardhiana, M.Hum, relawan dosen, dan Khoerul Anwar beserta Youth Agents lainnya, melakukan sosialisasi di PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) pada hari Selasa tanggal 22 Agustus 2023. Mereka mengusung pengenalan PSGA dan Youth Agents kepada mahasiswa baru FDKI dengan fokus pada pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual di lingkungan FDKI. Ana menjelaskan, 

"Kekerasan seksual seringkali terjadi karena adanya relasi kuasa dan relasi kuasa ini dapat terjadi pada relasi siapa saja, hubungan antara orang tua dan anak, pimpinan dan karyawan, ustadz dan santri, dosen dan mahasiswa, pun juga mahasiswa dengan mahasiswa," paparnya.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari sivitas akademik, kita perlu memahami asas-asas kesetaraan gender agar kita terhindar menjadi korban maupun pelaku kekerasan seksual.

Di hari yang sama, Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) menjadi tuan rumah dengan pemateri Suci Ramdaeni, M.Pd, relawan dosen, bersama Safitri beserta Youth Agents lainnya. Mereka memainkan peran penting dalam memperkenalkan budaya akademik yang aman dan menghormati kesetaraan gender. 

Suci berpendapat, setiap mahasiswa perlu memahami jenis-jenis pelecehan seksual, baik verbal maupun nonverbal. Seringkali, tanpa disadari, mahasiswa bisa menjadi pelaku pelecehan seksual secara verbal, seperti membicarakan bentuk tubuh seseorang tanpa izin," terangnya.

Acara sosialisasi ini menegaskan perlunya menciptakan lingkungan kampus yang responsif gender, bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual dengan memperkenalkan nilai-nilai budaya yang inklusif dan meningkatkan kesadaran gender di seluruh komunitas akademik. 

Dengan kerjasama antara dosen, mahasiswa, dan para relawan PSGA diharapkan upaya pencegahan ini akan terus diterapkan dan menjadi bagian integral dari kehidupan kampus. (Ara)

Share:

Sekretariat PPNI Diresmikan, Bupati Imron: Dorong Perawat Untuk Tetap Jaga Kesehatan Masyarakat

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag meresmikan gedung sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Talun, Rabu (23/8/2023).

Dalam sambutannya, Imron menyebutkan, kantor terbaru milik PPNI Kabupaten Cirebon ini diharapkan tidak hanya menjadi penunjang kegiatan profesi, tetapi juga harus berfungsi sebagai rumah karya dalam upaya pemecahan masalah-masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat. 

“Beberapa bulan lalu, saya hadiri peletakan batu pertamanya. Tetapi sekarang, kita lihat bersama telah berdiri gedung sekretariatan baru yang cukup mewah, megah, dan fungsional,” kata Imron.

Ditambahkan Imron, bahwa peran profesi kesehatan sangat menunjang dalam peningkatan derajat kesehatan Kabupaten Cirebon. Untuk itu, perawat PPNI harus menjalankan komitmen dan menyatukan langkah dalam semua lini pelayanan kesehatan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah, swasta, dan masyarakat. 

Hal itu, lanjut Imron, sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Cirebon tahun 2019-2024 yang berisi mewujudkan masyarakat yang berbudaya, sejahtera, agamis, maju, dan aman.

“Untuk mewujudkan visi pembangunan daerah tersebut, tentunya banyak permasalahan dan hambatan yang kita hadapi bersama. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya peningkatan pembangunan sumber daya manusia melalui akselerasi derajat pendidikan, kesehatan dan pencapaian standar hidup layak bagi masyarakat terutama keluarga miskin,” jelas Imron.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, S.KM, M.Kes, mengatakan bahwa pihaknya awalnya sudah memiliki sekretariat di wilayah Kemantren, Kecamatan Sumber. Namun, akses yang dimiliki tempat sebelumnya tidak representatif, karena menganggu hilir mudiknya masyarakat sekitar. 

Atas dasar itu, PPNI Kabupaten Cirebon memutuskan untuk berpindah ke gedung sekretariat baru di Kecamatan Talun.

"Tempat ini kami beri nama Graha Perawat Cirebon. Tempat ini selain sebagai tempat silaturahmi, juga menjadi tempat musyawarah. Jadi, setiap kegiatan dipusatkan disini,” kata Eni.

Selain memiliki gedung sekretariat baru, PPNI Kabupaten Cirebon juga mendorong seluruh anggotanya yang berstatus tenaga kesehatan honorer agar menjadi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Eni menyebutkan, jumlah tenaga kesehatan honorer yang tergabung dalam PPNI sebanyak 712 orang. Sebelum mengikuti seleksi PPPK atau CASN, terlebih dahulu akan dibekali kompentensi melalui kegiatan try out.

“Kami akan siapkan try out tanggal 9 September 2023. Ini juga ada dukungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunungjati, berupa bantuan alat untuk menjalani try out,” sambung Eni. (Anisa)

Share:

Bupati Imron Minta Masyarakat Maksimalkan Program PTSL

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menyambut baik program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2023. Bahkan wilayah Kabupaten Cirebon mendapatkan kuota 70 ribu bidang tanah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat melakukan pertemuan dengan kepala BPN Kabupaten Cirebon dan para camat di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (24/8/2023).

Menurut Imron, masyarakat harus memanfaatkan program PTSL ini secara maksimal. Pasalnya, masyarakat tidak perlu membayar mahal untuk mendapatkan sertifikat tanah.

"Biaya yang harus dikeluarkan dalam PTSL hanya sebesar Rp150 ribu, itupun untuk biaya administrasi di tingkat desa. Kalau masyarakat proses sendiri, kan biayanya jutaan, ini hanya Rp150 ribu saja " kata Imron.

Imron mengatakan, dengan adanya kuota PTSL di Kabupaten Cirebon yang mencapai 70 ribu bidang tanah, pihaknya langsung melakukan pertemuan dengan Kepala BPN dan para camat.

"Kami juga mengundang para camat kumpul dengan kepala BPN guna membahas program PTSL. Kami ingin program ini sukses di Kabupaten Cirebon," ujar Imron.

Imron mengungkapkan, di Kabupaten Cirebon masih banyak tanah yang belum bersertifikat. Bahkan banyak juga masyarakat yang menjual tanahnya tanpa langsung membuat sertifikat. Sehingga, kata Imron, itu sangat rawan terjadi permasalahan dan bisa menjadi celah untuk dimanfaatkan oleh pihak lain.

Ia mengatakan, ketika masyarakat sudah memiliki sertifikat, nantinya kepemilikan tanah bisa mendapatkan kepastian hukum. 

"Kemudian juga akan mengurangi permasalahan tanah. Jadi, kami menyambut baik program PTSL ini," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPN Kabupaten Cirebon, Hesekiel Sijabat, ST, mengatakan jumlah bidang tanah di Kabupaten Cirebon mencapai 1.034.000. Bahkan sampai akhir tahun 2022 yang lalu yang sudah terpetakan dan terdaftar mencapai 447 ribu tanah.

"Untuk Januari hingga Agustus 2023, kegiatan PTSL sudah kita tambah menjadi 106 ribu bidang tanah, sedangkan yang sudah dipetakan ada 560 ribu. Jadi, masih ada setengah juta bidang tanah lagi yang belum terpetakan dan terdaftar," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dengan jumlah SDM di BPN Kabupaten Cirebon yang ada, pihaknya terus melakukan pendataan dan pemetaan program PTSL tersebut.

"Jumlah SDM di BPN ada 117 orang, kalau dengan cara biasa dan keterbatasan SDM, maka kita sudah menghitung perkiraan selesainya pengukuran pemetaan sampai terbit sertifikat di Kabupaten Cirebon," katanya.

Lebih lanjut, meski dengan keterbatasan SDM, BPN selalu dibantu oleh pihak-pihak terkait untuk mensuskseskan program tersebut.

"Karena itulah, pemerintah pusat membuat skema yang berbasis partisipasi masyarakat, jadi pendaftaran sistematis partisipasi masyarakat. Sehingga, yang bergotong-royong dan mensukseskan sertifikasi dibantu banyak pihak," sambungnya.

"Pengukuran kita dibantu oleh pihak ketiga. Untuk memberikan informasi, kita dibantu oleh Pak Kuwu beserta jajaran. Dan untuk mengumpulkan data surat tanah, kita dibantu oleh pengumpul data pertanahan," pungkasnya. (Ara)

Share:

Wapres Ma'ruf Amin Meresmikan Masjid Syarif Abdurachman di Desa Astana

KABUPATEN CIREBON - Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma'ruf Amin meresmikan Masjid Syarif Abdurachman yang ada di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jum'at (25/8/2023).

Pembangunan Masjid Syarif Abduhrachman diprakarsai oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Wapres Ma'ruf Amin mengatakan dirinya sangat kagum dengan pembangunan Masjid Syarif Abdurachman yang begitu besar dan indah.

Menurutnya, Kasad Jendral TNI Dudung Abdurachman merupakan Jendral Santri, karena selalu ingat dengan masjid.

"Ini masjid yang indah dan sangat luar biasa, karena membangun masjid kelak akan dibangunkan rumah di surga," katanya.

Ia mengungkapkan, kini sebagian masjid berkembang menjadi pesantren dan dikembangkan menjadi pusat peradaban Islam. Bahkan, Abah sapaan akrab Wapres, berharap Masjid Syarif Abdurachman ini menjadi salah satu pusat peradaban dan pembangunan Islam di wilayah Cirebon sesuai dengan prinsip syariah.

"Saya minta membangun masjid jangan seperti membuat keranda,  membangunnya mau, tetapi ketika sudah jadi tidak ada yang mau masuk, sehingga diharapkan masjid ini dimakmurkan, diramaikan dan juga bukan hanya tempat ibadah saja, namun sebagai pusat pembinaan, yaitu pembangunan peradaban Islam," ujar Ma'ruf.

Sementara Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jendral TNI Dudung Abdurachman mengatakan, masjid yang begitu besar dan megah ini sudah bisa digunakan untuk kegiatan beribadah masyarakat.

Dudung mengungkapkan, terbangunnya masjid ini merupakan cita-cita dulu ketika dirinya masih berpangkat Kapten.

 "Saya sering diajak orang tua untuk ziarah setiap malam Jum'at, ketika mau sholat ternyata masjidnya begitu sempit, sehingga saya memiliki cita-cita, kalau menjadi Pimpinan TNI AD, saya akan bangun masjid di Gunungjati, dan akhirnya kesampaian juga," ungkapnya.

Ia menjelaskan, nama Masjid Syarif Abdurachman ini diambil dari dua sosok yang berpengaruh dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa, khususnya Cirebon, yakni Syarif Hidayatullah dan Syekh Abdurachman 

"Kalau Syarifnya itu, nama dari Sunan Gunung Jati. Kalau Abdurachman itu, dari pamannya, yaitu Syekh Abdurachman. Nah, sekarang Dudung Abdurachman itu cucunya berarti," katanya.

Ia pun mengatakan, Masjid Syarif Abduracham ini dibangun di lahan seluas 1,8 hektare, sedangkan untuk masjid sendiri luasnya mencapai 1.800 meter persegi.

"Masjid ini memiliki daya tampung mencapai 1.750 orang, dan ini Arsiteknya orang Hindu, yakni Jendral TNI Negah dengan  mengangkat kearifan lokal Kesultanan Cirebon. Mengadopsi kearifan di Jawa dan sudah membuat masjid Muldoko dan Hadi Tjahjanto," sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Cirebon, Drs. H.Imron, M.Ag bersama Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih,SE., M.Si, Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Dra. Hj Nunung Roosmini dan para pejabat di lingkup Pemkab Cirebon. (Anisa)

Share:

Kamis, 24 Agustus 2023

FEBI IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Coaching Clinic Modul Digital Bagi Para Dosen

FOKUS CIREBON, FC– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Coaching Clinic Modul Digital bagi para dosen FEBI selama dua hari yakni Senin - Selasa, 21-22 Agustus 2023, bertempat di Ruang Munaqosah FEBI lantai 2.

Hadir dalam kegiatan ini, Dr. H. Didi Sukardi, M.H. (Dekan FEBI), Wakil Dekan 1 Dr. Layaman, M.Si., Wakil Dekan 2 Dr. Hj. Dewi Fatmasari, M.Si., Perwakilan dosen setiap jurusan di FEBI, serta tamu undangan dari BBC dan UNIKU.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di  bidang Modul Digital yakni Dr. Ana Fitri Hindriana, M.Si. (Wakil Rektor 1 Universitas Kuningan) dan  Sigit Setya Kusuma M.Sn. (Pakar Desain Grafis UNIKU). 

Ketua Pelaksana Abdul Muizz Abdul Wadud, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi SDM FEBI yakni terkait penyusunan modul digital dalam rangka mendukung transformasi Institut menjadi Universitas Siber, semoga peserta bisa menyerap pengalaman narasumber dan bisa meningkatkan kompetensi dalam menyusun modul digital.

Sedangkan menurut Dekan FEBI, Dr. H. Didi Sukardi, M.H, bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dari tanggungjawab tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran kepada mahasiswa melalui modul digital tanpa mengurangi nilai dan substansi dari materi yang disampaikan.

"Besar harapan kami peserta bisa menyerap pengalaman dari narasumber sehingga bisa mengembangkan kompetensi dalam penyusunan modul digital dalam rangka mendukung dalam akselerasi tranformasi Institut menjadi universitas siber," tandasnya. (din)

Share:

Mahasiswa BKI, Siap Go Internasional ke Jerman

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, siap go internasional ke Jerman. Keberangkatan mereka sebagai bentuk implementasi kerjasama Jurusan  dengan Global Katalyst Jerman.

Kerjasama tersebut dalam rangka melaksanakan international program bahasa Jerman bagi mahasiswa dalam rangka mempersiapkan mahasiswa BKI melanjutkan studi ke Jerman dan mengikuti program Ausbildung ke Jerman, Selasa, 22 Agustus 2023.

Pada kesempatan ini, Kajur BKI Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I bersama para Kepala Sekolah SMA/SMK yang ada di Kota/Kabupaten Cirebon bertemu dengan founder Global Katalist Jerman, Doddy Primanda Kadarisman di SMAN I Astanajapura Kabupaten Cirebon. 

Doddy Primanda Kadarisman menjelaskan bahwa saat ini pemerintah Jerman sedang banyak membutuhkan tenaga kerja profesional dari Indonesia. Hampir sekitar 3,6 juta peluang pekerjaan yang tersebar di beberapa bidang pekerjaan yang ada di Jerman. 

Lebih Lanjut Doddy menyampaikan bahwa, Global Katalyst siap mensupport mahasiswa yang akan melanjutkan studi S2 di Jerman atau mengikuti program Ausbildung di Jerman. 

Ausbildung merupakan salah satu program dari pemerintah Jerman yang bertujuan untuk mencetak tenaga kerja profesional melalui kegiatan training pendidikan vokasi. Selain itu, Global Katalyst juga sangat support dengan sekolah dan perguruan tinggi yang siap go internasional. 

Jaja Suteja berharap, agar kerjasama dan kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik ini semakin ditingkatkan terutama berkaitan dengan peningkatan mutu lembaga, pelaksanakan kurikulum MBKM, kegatan penelitian kolaborasi internasional dan membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk bekerja dan melanjutkan studi ke Jerman. 

"Semoga dengan kegiatan ini, dapat membawa kebaikan bersama bagi civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon," katanya. (din)

Share:

Parade Budaya, Tahlil dan Istigosah Menutup Rangkaian Kegiatan PBAK 2023

FOKUS CIREBON, FC - Memasuki hari ketiga kegiatan PBAK, yang diikuti sebanyak 3371 mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon dimulai dengan kegiatan siraman rohani berupa bacaan Tahlil dan Istighosah Bersama dan ditutup dengan kegiatan Parade Kebudayaan.

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon  ini mengusung tema  “Mewujudkan Cyber University Berbasis Pendidikan Inklusif dan Moderasi Beragama”, yang dilaksanakan di Halaman Ma’had Al-Jami’ah. Rabu, 23/082023

Pada kegiatan parade kebudayaan, mahasiswa baru dari masing-masing perwakilan Himpunan Mahasiswa memakai pakain adat. Parade tersebut mengambil start dari Panggung utama, samping gedung FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju jalan kandang perahu, kemudian ke jalan Evakuasi, bypass, dan kembali ke jalan Perjuangan menuju panggung utama.

Di hari ketiga ini kegiatan cukup berbeda dengan hari pertama, karena panitia PBAK mengadakan beberapa perlombaan, di antaranya, lomba yel-yel setiap jurusan, lomba twibbon PBAK. lomba duta moderasi beragama dan masih banyak lomba-lomba yang lain.

Menjelang penutupan PBAK 2023, seluruh peserta dan panitia PBAK, bersama-sama melakukan tahlil dan Istighosah memohon kepada Allah SWT untuk kesuksesan, Kesehatan dan keberkahan bagi seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon baik hari ini maupun dimasa-masa yang akan datang yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Slamet Firdaus, M.Ag.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof Dr Hajam, M.Ag menutup kegiatan PBAK tahun 2023, dan  menyampaikan kepada mahasiswa baru IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk tetap semangat dan menjaga kesehatan, karena setelah PBAK ini masih banyak kegiatan akan dilaksanakan oleh UKK, UKM dan HMJ. 

"Saya berpesan agar mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjaga nama baik kampus, siapapun yang menjelek-jelekkan nama baik lembaga, kita harus lawan”, tandasnya. (din)

Share:

Rabu, 23 Agustus 2023

Polresta Cirebon Bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon Adakan Penanaman Pohon Untuk Penghijauan

Kapolresta Cirebon beserta jajaran dan pemerintah Kabupaten Cirebon, dalam kegiatan penanaman pohon untuk penghijauan.

 

FOKUS CIREBON, FC - Polres Cirebon beserta jajaran dan pemerintah Kabupaten Cirebon mengadakan kegiatan penanaman pohon di Tanggul Sungai Desa Krandon, Kecamatan Talun, tepatnya arah Situs Kramat Talun, Rabu, (23/8/23).

Kegiatan penanaman ratusan pohon ini  untuk menghijaukan wilayahnya juga untuk meminimalisir polisi udara yang kini mengepung Jakarta dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman didampingi Bupati Cirebon, Imron turun langsung menanam pohon.

Arif mengatakan, ada sebanyak 7.927 pohon berbagai jenis yang ditanam serentak baik di Desa Krandon maupun di wilayah hukum Polsek Jajaran Polresta Cirebon.

"Penghijauan dengan penanaman pohon ini dilaksanakan  di seluruh Polsek. Ada sekitar 33 titik yang kita laksanakan di wilayah Kabupaten Cirebon ini dan hasil rekap seluruhnya ada sebanyak 7.927 bibit tanaman yang kita tanam di 33 titik yang dimaksud," ujar Arif kepada awak media.

Ia menyampaikan, pelaksanaan itu dalam rangka 'Polri Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini'.

Jumlah pohon itu terdiri dari berbagai macam jenis, seperti tanaman keras, trenggesi dan juga tanaman buah-buahan.

Di wilayah sampiran, masih di Kecamatan Talun juga direspon secara baik oleh masyarakat, yang terdiri dari ibu-ibu pemerhati lingkungan sampiran.

"Yang memang mereka request secara khusus tanaman-tanaman produktif, utaman buah-buahan. Kita droping juga di situ, hari ini juga dilaksanakan penanaman pohon di sana dan mereka juga berkomitmen untuk tetap merawat," ucapnya.

Kapolresta menjelaskan, dengan penanaman pohon ini diharap bisa meminimalisir polusi udara sehingga kualitas hidup lebih baik.

"Dengan penanaman pohon yang masif dilaksanakan diharapkan bisa meminimalisir polusi udara sehingga kualitas hidup bisa lebih baik. Dalam giat ini kita bersinergi dalam stakeholder lainnya yaitu pemerintah daerah, TNI dan berbagai unsur masyarakat."

Tujuan digelar di pinggir sungai ini juga untuk menjaga aliran irigasi yang ada, sekaligus lebih memudahkan nanti untuk merawat dalam artian menyirami tanaman di sini. (Bam)

Share:

Polresta Cirebon Tanam 7927 Bibit Pohon, Bupati Imron: Mari Bersama Menjaga Alam

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag ikut melakukan penanaman bibit pohon yang diadakan oleh jajaran Polresta Cirebon di Desa Krandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/8/2023).

Dalam kegiatan penanaman pohon yang dilakukan secara serentak oleh jajaran Polri se-Indonesia tersebut, dihadiri oleh Forkopimda, TNI/Polri, masyarakat dan pelajar.

Imron mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polresta Cirebon dalam menjaga lingkungan (alam). Menurutnya, lingkungan harus tetap dijaga untuk kehidupan dan agar tidak menjadi bencana.

"Dengan adanya penanaman bibit pohon ini, setidaknya Kabupaten Cirebon bisa lebih hijau lagi," ujar Imron.

Imron mengungkapkan, pihaknya juga mengajak kepada semua lapisan masyarat untuk tetap menjaga lingkungan sekitar.

"Mari bersama-sama menjaga lingkungan sekitar, agar Kabupaten Cirebon bisa lebih hijau dan adem," katanya. 

Sementara Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, pihaknya melakukan penanaman 7927 bibit pohon berbagai jenis yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon.

Arif mengatakan penanaman pohon ini dilakukan secara serentak se-Indonesia dengan tema" Polri Lestarikan Negeri" dengan penghijauan sejak dini. Sementara untuk wilayah hukum Polresta Cirebon, ada 33 titik yang dilakukan penanaman bibit pohon.

"Ada 7927 pohon dengan jenis tanaman keras dan buah-buahan yang ditanam di 33 titik wilayah hukum Polresta Cirebon," jelas Arif.

Ia menjelaskan, bahwa dalam penanaman bibit pohon ini, pihaknya menggandeng Pemkab Cirebon, Forkopimda, masyarakat dan para pelajar.

"Untuk Polresta Cirebon, kita pusatkan di Desa Krandon, Kecamatan Talun. Dan uniknya lagi, kita libatkan pelajar yang biasa melakukan tawuran untuk menumbuhkan kepedulian  terhadap lingkungan, sekaligus memberikan edukasi bagi mereka," lanjutnya.

Labih lanjut, kata Arif, pihaknya sengaja memilih lokasi penanaman bibit pohon di pingir aliran irigasi atau sungai.

"Dengan ditanamnya pohon ini, setidaknya kita ikut menjaga irigasi, serta mempermudah dalam perawatan, karena dekat dengan aliran sungai, sehingga bisa untuk melakukan penyiraman," harap Arif. (din)

Share:

Selasa, 22 Agustus 2023

Gubernur Jabar Resmikan Tapal Desa Leuit Juara di Cirebon



KABUPATEN CIREBON - Gubernur Jawa Barat, Dr. (H.C.) H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. meresmikan Ketahanan Pangan Digital Desa (Tapal Desa) Leuit Juara di Desa Tersana dan Desa Babakansari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Selasa (22/8/2023).

Selain itu, Kang Emil sapaan akrabnya, juga mengukuhkan Kelembagaan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) Jawa Barat, penghargaan bagi BUMDes Bintang 5, dan lainnya.

Emil mengungkapkan, program Tapal Desa merupakan komitmen Pemda Provinsi Jabar dalam menjaga ketahanan pangan di desa. Konsep bangunan Leuit atau lumbung padi zaman dulu disinkronisasikan dengan kecanggihan teknologi digital.

 "Di Jabar tidak boleh ada rakyat yang kelaparan, karena di setiap desa kita membuat lumbung padi ini,” kata Emil. 

Kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, ia berpesan, agar Leuit ini dijaga sebaik mungkin. Hal itu agar ketersediaan pangan tetap terpenuhi bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Selain itu, Emil juga menjelaskan, bangunan Leuit merupakan budaya leluhur warga Jawa Barat untuk menyimpan beras, agar tetap tersedia sambil menunggu panen padi di bulan-bulan selanjutnya. 

"Salah satu budaya di Jawa Barat dalam rangka menjaga ketahanan pangan adalah Leuit. Selain untuk kepentingan pangan sehari-hari, Leuit juga berfungsi untuk menyimpan padi yang merupakan cadangan hingga panen berikutnya," ungkap Emil.  

"Saya berharap agar warisan budaya berupa Leuit ini tidak luntur dan tetap lestari, sehingga budaya Leuit ini akan selalu ada untuk anak cucu kita. Saya juga berharap, agar ketahanan pangan di Jawa Barat dapat selalu terjaga dan tetap juara," pungkas Emil.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengajak masyarakatnya untuk tetap melestarikan budaya Leuit yang sudah ada sejak zaman nenek moyang. 

"Inilah masyarakat kami, yang budayanya tetap dilestarikan," ungkap Imron. 

Imron menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung penuh keberhasilan pembangunan desa dengan menghadirkan Leuit Juara demi ketahanan pangan warganya. 

"Saya ingin menyampaikan, bahwa Pemkab Cirebon sangat mendukung keberhasilan pembangunan desa dengan menghadirkan Leuit Juara Ketahanan Pangan Tapal Desa," tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Provinsi Jawa Barat, Ir. H. Dicky Saromi, M.Sc mengatakan, pembangunan Leuit Juara ini, salah satu upaya menjaga ketahanan pangan di tingkat desa, khususnya di Jawa Barat. 

Sekaligus untuk membangkitkan dan mengangkat kembali kearifan lokal. Menurutnya, keberadaan Leuit atau lumbung pangan ini sebagai cadangan pangan, karena saat ini inflasi terjadi bukan saja terjadi di Indonesia, akan tetapi di dunia.

"Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka Leuit ini dibangun, karena pangan adalah komoditi strategis dan itu harus dijaga di seluruh desa, agar desa dapat menampung pangan di Leuit yang dapat menampung hingga 10 ton gabah atau beras," kata Dicky.

Dicky menyebut, pihaknya di tahun 2023 ini akan membangun sedikitnya 17 Leuit yang tersebar di beberapa desa di Jawa Barat. Diantaranya di Kabupaten Cirebon, yakni di Desa Babakan Losari dan Tersana, Kecamatan Pabedilan.

"Di sini memang merupakan salah satu penghasil padi dengan lahan basahnya yang sangat luar biasa, dan memang disini dulunya ada budaya yang namanya lumbung pangan, serta kesediaan dari desa itu sendiri termasuk lahan yang merupakan lahan milik desa," ungkapnya.

Menurutnya, manajemen Leuit Juara ini dapat difungsikan menggunakan sebuah aplikasi yang dirancang agar dapat menyusun dan memprogram cadangan pangan yang ada di Leuit.

 “Jadi, ini salah satu wujud nyata dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Bapak Gubernur untuk pembangunan ketahanan pangan di Jawa Barat, sesuai dengan visi Jabar Juara Lahir Batin" pungkas Dicky. (din)

Share:

Mahasiswa IAIN Cirebon Terpilih Menjadi Koordinator Chapter Cirebon Raya Bersama Indonesia

FOKUS CIREBON, FC - Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kembali mendulang nama baik atas peran mahasiswanya. Kali ini nama baik tersebut oleh Omar Qad Panity, mahasiswa IAIN Cirebon yang terpilih menjadi Koordinator Chapter Cirebon Raya Bersama Indonesia.

Pada acara ini juga dilangsungkan kegiatan diskusi dan lounching Bersama Indonesia, bertempat di Lattar Cafe, kawasan Stadion Bima, Kota Cirebon, Minggu, (20/8/2023).

Chapter Cirebon Raya dengan tema “Keadilan Antargenerasi: Menuntut Hak Milenial-Gen Z, Kini dan Nanti” yang diselenggarakan Bersama Indonesia.

Dalam acaranya hadir beberapa pembicara seperti Grady Nagara, Co-Founder Bersama Indonesia, Nissa Rengganis, Dosen UMC dan Penulis, Omar Qad Panity, Aktivis Kampus, Francis Widaswara, Tokoh Pemuda Desa. Tak hanya itu, peserta juga hadir dari berbagai kalangan yang terdiri dari elemen pelajar, mahasiswa, dan masyarakat secara umum sekitar 50 orang.

"Sebagai Gen-Z yang lahir di tahun 1997-2012, saat kini kita sedang menjadi dominasi di Indonesia. Dalam konteks lintas generasi, tak hanya zilennial yang berperan penting tetapi juga lintas generasi termasuk milennial dapat membawa perubahan menuntut keadilan sosial." ujar Omar Qad Panity dalam presentasinya dihadapan peserta diskusi yang mayoritas mahasiswa dan pelajar.

Francis Widaswara, pembicara kedua di kegiatan tersebut mengajak anak muda untuk berkontribusi aktif dari mulai hal-hal di sekitaran lingkungan terdekat, seperti di desa. "menuntut hak-hak dan kewajiban kita sebagai generasi muda, tidak perlu jauh-jauh, cukup mulai dari lingkup terdekatnya dulu, yakni dari Desa. 

Banyak kejanggalan yang terjadi di Desa dari segi keuangan maupun lainnya, mari mengkritisi hal itu." kata Francis Widaswara yang juga Alumni Forum Indonesia Muda dan Penggerak Desa penuh semangat.

Sementara itu, penulis dan pegiat literasi Nissa Rengganis mengatakan bahwa generasi muda selalu menjadi aktor bagi sejarah Indonesia. Sejak 1912, 1998, 2019, bahkan saat ini.l, sehingga penting adanya untuk dapat menjadi generasi muda yang melek politik, agar tidak mudah terombang-ambing oleh derasnya arus informasi.

"Seringkali terjadi framing yang hanya mengarah pada aspek pemerintahan, padahal kan anak muda yang ada disana berjuang lebih keras. Banyak isu yang bisa dikawal," katanya.

Pamungkas dari Co-Founder Bersama Indonesia, Grady Nagara, Bersama Indonesia adalah Non Government Organization (NGO) yang memiliki visi merangkul anak muda untuk bergerak bersama demi mewujudkan tujuan negara Indonesia, yaitu, Keadilan Sosial. 

Bersama Indonesia sendiri sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bersama Indonesia chapter Cirebon sendiri merupakan chapter ke-22 yang sudah dideklarasikan.

Kegiatan ditutup dengan Pembacaan Deklarasi BersamaIndonesia chapter Cirebon Raya yang dipimpin langsung oleh Omar Qad Panity sebagai Koordinator chapter Cirebon Raya. 

"Semoga kegiatan seperti ini sering digelar supaya menambah wawasan kami sebagai anak muda," ujar Fadlih pelajar, aktif di Forum OSIS Cirebon. 

Selaras dengan Ai pengasuh Majlid Diniyah di Cirebon, bahwa anak-anak muda ini progresif dan semoga walau tak sesama generasi, bisa saling support, sehingga gerakan ini tidak berhenti sampai di sini saja.

"Ya harapannya akan ada aksi-aksi diskusi atau lapangan lainnya yang langsung dikomandoi oleh Omar di Bersama Indonesia Chapter Cirebon Raya, Bersama Indonesia, untuk Keadilan Sosial," jelasnya. 

Share:

Minggu, 20 Agustus 2023

Bripka Suja, Selalu Ada di Tengah Masyarakat

 

Bripka Suja, saat mengamankan jalan raya untuk perlintasan ratusan warga Desa Sampiran di acara HUT RI Ke 78


FOKUS CIREBON, FC - Anggota Polisi dari kesatuan Polsek Talun, Bripka Suja kesehariannya selalu ada di tengah masyarakat. Bripka Suja memang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Terlebih ketika ada kegiatan yang melibatkan banyak orang, Bripka Suja selalu standby berjaga dan berkomunikasi dengan pihak penyelenggara maupun warga.

Kegiatan ini ditekuninya dengan senang dan sabar, mengingat karakteristik warga yang bermacam-macam. Selain itu, rasa lelah dan kantuk juga terkadang sesekali menyerangnya, namun demi menjaga ketertiban dan keamanan suatu wilayah, tugas Bhabinkamtibmas ini selalu dijalaninya dengan baik.

Seperti yang terlihat di hari perayaan HUT RI Ke 78 di Desa Sampiran, Bripka Suja, dengan cepat dan cekatan langsung mengamankan jalan raya yang akan dilintasi warga saat kegiatan jalan santai berlangsung.

Bukan itu saja, Bripka Suja bersama Babinsa juga ikut mendampingi Kuwu Sujito saat akan melepas ratusan warga di kegiatan jalan santai. Saat dilepas dengan mengangkat bendera, warga pun secara serentak melangkahkan kakinya dan berjalan rapi menyusuri route jalan santai yang sudah ditentukan panitia.

Saat dikonfirmasi, Bripka Suja mengatakan, bahwa tugas Bhabinkamtibmas adalah untuk menanggulangi masalah sosial yang dapat mengganggu utuhnya persatuan dan kesatuan di masyarakat.

"Kami bersama Babinsa sering terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat di wilayah binaan dan juga aktif dalam melakukan kegiatan yang meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat," ujar Bripka Suja, Minggu, (20/8/202).

Bripka Suja mengaku, tugas Bhabinkamtibmas adalah tugas yang harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin, agar semuanya berjalan baik, termasuk bagaimana melakukan koordinasi dengan pihak-pihak tertentu saat menyangkut keramaian serta membangun komunikasi dengan warga masyarakat. (din)

Share:

Kendalikan Inflasi dan Dampak El Nino, Pemkab Cirebon Gelar Gerakan Pangan Murah

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag 


KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2023 di halaman kantor Bupati Cirebon, Minggu (20/8/2023).

Kegiatan GPM 2023 sendiri dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda serta sejumlah instansi terkait.

Bupati Imron mengatakan, kegiatan GPM ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di masyarakat sekaligus merupakan rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023.

Menurut Imron, acara ini sangat penting dan strategis, khususnya sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, selain juga sebagai upaya pengendalian inflasi dan dalam menjamin stabilisasi pasokan dan harga pangan. 

"Salah satu tujuan dilaksanakannya Gerakan Pangan Murah (GPM), yaitu pengendalian inflasi serta meningkatkan keterjangkauan daya beli pangan masyarakat dan strategis bagi masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi musim kemarau ini, banyak kebutuhan pangan di pasar mengalami kenaikan, mulai dari beras, minyak, telur, cabai, bawang serta kebutuhan pokok lainnya.

"Ada beberapa indikator yang mempengaruhi stabilisasi harga pangan, yang berakibat pada gejolak harga adalah terganggunya distribusi pangan, yang juga disebabkan kurangnya pasokan atau permintaan pangan yang meningkat,” jelas Imron.

“Ketidakcukupan pasokan pangan di suatu wilayah, dapat menjadi indikator tidak meratanya distribusi bahan pangan antar wilayah yang membuat adanya kenaikan harga kebutuhan pokok," lanjutnya.

Ia menyebut, dengan adanya GPM ini sebagai salah satu upaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak inflasi, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Dengan adanya gerakan pangan murah ini semoga dapat memberi manfaat, khususnya bagi masyarakat Sumber dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dalam rangka menekan tingkat inflasi, khususnya di Kabupaten Cirebon," tambah Imron.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program yang bersinergi sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk pengendalian inflasi serta sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon sekaligus ketua penyelenggara, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, musim kemarau panjang dan gelombang El Nino menjadi perhatian khsusus Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pasalnya, dengan adanya fenomena tersebut akan berpengaruh terhadap stabilisasi pasokan pangan di masyarakat.

"Kalau pasokan pangan masyarakat terganggu, maka akan berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok. Sehingga, dengan adanya GPM 2023 ini kita ikut mengendalikan inflasi untuk menjaga harga pangan," ujar Erus.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan harga yang wajar dalam mendapatkan harga kebutuhan pangannya.

"Banyak kebutuhan pangan yang dijual di GPM ini. Harganya pun sangat wajar dan murah, karena kita bekerjasama dengan beberapa distributor. Dan di GPM ini, disediakan pula bahan pangan lokal produk UMKM Kabupaten Cirebon," tambah Erus. (din)

Share:

Peringati HUT Ke 78, Ribuan Warga Sampiran Antusias Ikuti Jalan Santai

 

Kuwu Desa Sampiran, Sujito, saat bersama warga dalam kegiatan jalan santai, dalam rangka merayakan HUT RI Ke 78. 


FOKUS CIREBON, FC - Sejak pukul 06.30 pagi, warga Desa Sampiran berdatangan ke titik kumpul kegiatan. Mereka datang secara bergelombang hingga memerah putihkan GOR Sampiran, Minggu, (20/8/2023).

Warga yang antusias mendatangi GOR tersebut untuk mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 tahun.

"Alhamdulillah, dalam memperingati HUT RI Ke 78 ini, masyarakat Sampiran begitu antusias. Mereka begitu gembira dalam merayakan HUT RI ini. Inilah kerukunan dan kebersamaan yang terus kita bangun di masyarakat Sampiran," ujar Kuwu Desa Sampiran, Sujito.

Dalam kegiatan HUT RI Ke 78 ini, kata Sujito, pihaknya sudah menggulirkan sejumlah kegiatan kemasyarakatan, baik melalui lomba-lomba maupun kegiatan  lainnya. Namun yang paling berkesan pada perayaan HUT RI Ke 78 ini, pihak desa memberikan penghargaan kepada para Kuwu sebelumnya atas jasa-jasa yang diberikan.

Tampak dalam gambar, Kuwu Sujito bersama istri tengah disalami warga, bak keluarga besar pada kegiatan jalan santai di lapangan GOR Sampiran.


"Ini adalah sebagai bentuk penghormatan kami, dan ini adalah  momentum yang baik di Hari Kemerdekaan RI," tutur Kuwu Sujito didampingi istri di lokasi kegiatan.

Demikian juga Sujito menjelaskan, bahwa pembangunan di Desa Sampiran tengah terus digalakan. Baik itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM), prasarana tata lingkungan, serta peningkatan SDM yakni melalui pendidikan dan peningkatan sektor ekonomi.

Semua ini merupakan program desa yang secara bertahap dilakukan agar kita bisa selaras dalam mendukung program-program yang canangkan pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Alhamdulillah, berdasarkan perkembangan yang ada, kemajuan terus kita kembangkan di berbagai sektor, hal itu bisa dilihat dari hasil-hasil pembangunan baik dari kuwu sebelumnya, maupun pemerintah desa  sekarang," terangnya.

Hal itu dapat dilihat dari kemajuan pembangunan yang ada, seperti sudah adanya Pasar, Gedung GOR, dan lainnya. Semua ini adalah untuk masyarakat, agar potensi-potensi masyarakat bisa terasah dan terdorong maju.

Kuwu Sujito bersama istri tengah memberi semangat di Hari Perayaan HUT RI Ke 78, 'Ayo bangkit warga ku dan maju desa ku'.


Selain itu, dalam hal ketertiban, kerukunan dan keamanan, warga masyarakat Sampiran bisa di bilang sangat membanggakan. Sebab kita selalu turun ke bawah bersama aparatur desa yang lain, melalui sejumlah kegiatan untuk mewujudkan program ini. (din)


Share:

Definition List

Unordered List

Support