This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Jumat, 31 Juli 2020
Polres Kepulauan Seribu Serahkan Sapi Qurban Kepada DKM Masjid Raya Nurul Huda Pulau Tidung
Polresta Cirebon Siapkan 10 Sapi dan 40 Kambing Hewan Qurban
Kamis, 30 Juli 2020
Sambut Idul Adha, Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Potong 18 Ekor Kambing dan 1 Ekor Sapi
IAIN Cirebon Menerima Bantuan Hewan Qurban 1 Ekor Sapi Dari Bank Syariah Mandiri
FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu mediator mustahik yang menjadi mitra Mandiri Syariah. PT Bank Syariah Mandiri pun menyakurkan 1 ekor sapi untuk kurban ke kampus ini, Kamis (30/7/2020).
Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh RCEO Mandiri Syariah Region IV Bandung, Mahendra Nusanto di kampus setempat.
Mahendra Nusanto selaku Region CEO Wilayah IV menyampaikan, bantuan hewan potong qurban termasuk bagian kepedulian Mandiri Syariah terhadap pihak yang terdampak Covid-19.
“Kami bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak ” kata Mahendra Nusanto.
Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kantor wilayah di Indonesia dan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya pada saat merayakan hari raya Idul Adha.
“Penyaluran melalui IAIN Syekh Nurjati merupakan tahun kedua. Secara nasional, Mandiri Syariah bersama nasabah menyalurkan lebih dari 2.000 hewan kurban kepada yang berhak menerima di seluruh pelosok negeri,” tuturnya.
Region IV menyalurkan 20 Sapi dan 14 kambing di antaranya di area Cirebon. Kegiatan melibatkan pegawai dan nasabah dalam menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli hewan kurban dan menyalurkannya kepada masyarakat.
“Kegiatan menjelang Idul Adha ini rutin biasa kita lakukan bersama temen-temen. Ini melibatkan pegawai, nasabah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan nasabah.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang akan terus kami jaga. Berbekal amanah inilah, ke depan Mandiri Syariah akan senantiasa mendorong inovasi dan improvement layanan digital agar kami dapat memberikan solusi atas kebutuhan nasabah," paparnya.
Sedangkan di hari raya Idul Adha ini, pihaknya memaknai sebagai momen untuk berbagi dan peduli kepada sesama.
Ia berharap, ke depannya kegiatan ini terus dapat dilaksanakan secara rutin, dan kerjasama dengan mitra dalam hal ini IAIN Syekh Nurjati dapat semakin erat dan lebih baik lagi, sehingga dapat terus memberikan kemaslahatan bagi umat.
Sementara itu, di tempat yang sama, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Sumanta Hasyim mengungkapkan, pemberian hewan kurban tersebut merupakan hasil kerjasama kampus yang dipimpinnya ini dengan BSM.
“Ini adalah bentuk kerjasama kami dengan BSM yang Insya Allah kami tasyarufkan di lingkungan IAIN (Syekh Nurjati Cirebon) dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain itu, kata Sumanta, kerjasama ini juga merupakan tanggung jawab sosial bersama terhadap lingkungan dan masyarakat. Bahkan, hal ini juga merupakan refleksi dari ajaran agama untuk berkurban. Sehingga, semuanya dapat saling bersinergi dan saling membantu antar sesama.
“Bantuan yang disalurkan BSM ini sudah berjalan 2 tahun sekarang. Tahun kemarin 1 sapi, dan sekarang 1 sapi. Setelah dipotong nanti dagingnya akan disalurkan ke mustahiq dan masyarakat di sekitar kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (Agus)
Rapat Panitia Hewan Qurban Di Masjid Al Muhajirin Sumber Asri Tekankan Protokol Kesehatan
Jawa Barat Menjadi Provinsi Pertama Di Indonesia Yang Menerbitkan SK
Rabu, 29 Juli 2020
PT Pelindo IV (Persero) Datangkan Dua Unit Alat CC Ke Pelabuhan Sorong
DPRD Kota Cirebon Kuatkan Program Pembangunan Di Daerah
FOKUS CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon menyoroti program dan capaian kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) tahun 2020.
Pada rapat kerja yang digelar di ruang rapat serbaguna gedung DPRD, Rabu (29/7), beberapa poin yang ditekankan dalam rapat diantaranya, identifikasi prasarana dan sarana umum perumahan (PSU), pendataan perumahan, serta pencegahan dan peningkatan kawasan pemukiman.
Kepada anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Plt Kepala DPRKP, Drs Sumanto mengatakan, beberapa program kerja di tahun ini terkendala pengerjaan karena pengalihan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.
Di masa adaptasi kebiasaan baru ini program kerja kembali dilaksanakan. Seperti, identifikasi perumahan dan penanganan kawasan kumuh.
“Karena anggaran kami terkena refocusing dan ada pemberlakuan PSBB, beberapa pekerjaan tidak bisa diselesaikan tahun ini,” ujar Sumanto saat rapat.
Pelaksanaan program kembali dikerjakan pada akhir Juli. Beberapa diantaranya adalah melakukan identifikasi PSU dan pendataan perumahan di lima kecamatan. Identifikasi tersebut melibatkan konsultan selama dua bulan dari waktu proyek dimulai.
“Identifikasi tersebut akan dilaksanakan selama 2 bulan. Sekarang sudah AKB, jadi pengerjaan bisa dilaksanakan prosesnya sedikit demi sedikit. Jujur saja, DPRKP berdiri baru 2017 lalu. Karena itu kami belum punya data pemukiman warga di perumahan,” ujarnya.
Selain itu, pascapandemi Covid-19 ini, beberapa program yang sedang berjalan yaitu perbaikan sarana prasarana pemakaman di Kedungmenjangan, Kelurahan Argasunya.
Program kerja lain yang belum bisa diselesaikan tahun ini adalah revitalisasi sejumlah taman. Kendati demikian, DPRKP baru memulai membuat Detail Engineering Design (DED) dengan melibatkan konsultan.
“Tiga kegiatan untuk revitalisasi taman rencananya dilaksanakan pada 2020 ini, akan tetapi karena anggaran kena refocusing, jadi baru DED saja,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II, H Hendi Nurhudaya SE mengatakan, DPRKP mengalami pengalihan anggaran dari Rp13 miliar menjadi Rp6,5 miliar. Akibatnya, beberapa program kerja yang seharusnya dikerjakan 2020, terpaksa tidak bisa dilakukan.
Pada kesempatan rapat kerja, Komisi II menegaskan untuk menggunakan anggaran yang sudah ada untuk mengerjakan program kerja 2020.
Selanjutnya, bila tidak bisa diselesaikan di tahun ini, maka bisa dikerjakan di tahun anggaran 2021. Komisi II juga minta agar program pro masyarakat seperti rutilahu dan penataan kawasan kumuh diprioritaskan.
Hendi juga mengatakan, yang harus difokuskan bagi DPRKP adalah tentang program Kotaku (penataan kawasan kumuh). Mengingat, adanya aturan baru mengenai peraturan menteri PUPR, maka sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak-pihak terkait.
“Selanjutnya soal program rutilahu, kami meminta data penerima tahun 2020. Kami ingin warga yang rumah tidak layak huni bisa diselesaikan. Ada alokasi 300 rumah dari pusat, dan 100 rumah dari pemprov. Bantuan dari Pemkot Cirebon belum ada karena Perwali belum dibuat. Kami minta segera dibuat,” kata Hendi. (Yono)
Selasa, 28 Juli 2020
Wakil Walikota Cirebon Bersama BBWS Cimancis Tinjau Normalisasi Sungai Cikalong
HIMABA IAIN Cirebon Gelar Webiner Kepenulisan
FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (HIMABSA) menggelar Webinar Kepenulisan bertemakan Menuangkan Rasa dalam Sebuah Karya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Google Meet dan diikuti lebih kurang 50 mahasiswa BSA. Selasa (28/07/2020).
Antusiasme diskusi ditunjukan dengan partisipasi aktif seluruh perserta, sehingga diskusi berjalan hangat hingga 3 jam berlalu. Erfan Gazali, M.Si selaku Sekretaris Jurusan BSA IAIN Syekh Nurjati menuturkan bahwa Pelatihan ini merupakan Follow Up dari program pembimbingan penulisan buku oleh Jurusan melalui Komunitas Kajian BSA Literacy and Literature Corner (LLC) yang pernah dibentuk.
Melalui komunitas ini, pembimbingan dilakukan oleh dosen BSA kepada mahasiswa yang memiliki minat dan kemampuan untuk menulis buku.
“Dari Program ini, BSA sudah mampu merilis 4 buku karya mahasiswa dan siap dibedah pada bulan Agustus nanti” tutur Erfan Gazali, M.Si.
Hal ini dibenarkan oleh Ninik Sugiyarti, ketua HIMABSA IAIN Syekh Nurjati.
Menurutnya, kerjasama diantara pimpinan Jurusan, pengurus HIMABSA dan dosen pembimbing dari LLC menjadi modal yang sangat baik bagi mahasiswa dalam menulis.
Pembimbingan intensif yang diberikan para dosen dan fasilitasi jurusan menjadikan karya perdana ini bisa terbit.
“4 Buku karya mahasiswa ini jadi stimulan untuk lahirnya karya-karya mahasiswa berikutnya” tambah Ninik.
Sementara terkait dengan kegiatan Webinar ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman terkait wawasan penulisan dan dunia penerbitan professional.
Seperti diungkapkan oleh Mohammad Andi Hakim, M.Hum, narasumber dan penggagas komunitas kajian BSA LLC bahwa kemampuan menulis sangat dibutuhkan oleh mahasiswa dan juga Perguruan Tinggi. Mengingat kualitas lembaga pendidikan saat ini, salah satunya dilihat dari produktifitasnya menulis dan menerbitkan karya.
Kompetensi ini harus terus diasah dan dikelola agar kampus memiliki pola kaderisasi penulis yang terstruktur dan terprogram.
“BSA sebagai salah satu Jurusan baru di IAIN Syekh Nurjati melakukan langkah akseleratif dalam mempush karya tulis mahasiswa. Salah satunya dengan proyek menulis buku setiap semesternya. Selain ini akan membantu proses akreditasi lembaga, juga menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dan meningkatkan profile suksesnya,” ungkap Andi Hakim.
Pada sisi yang lain, Menurut Mustaqim, CEO Fatawa Publishing, mahasiswa juga harus ‘melek’ dunia publikasi dan ‘bisnis’ penerbitan.
Penerbitan buku yang terbagi dalam dua kutub besar, yaitu Major Book Publishing dan Indie Book Publishingmenyapa siapa saja saat ini yang ingin berkarya.
Lebih lanjut Mustaqim menjelaskan, semua mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penulis buku, dengan ruang yang sangat bebas dan tetap memperhatikan kualitas tulisan.
“Proses seleksi naskah melalui dewan redaksi, riset publikasi dan kajian pasar juga menjadi pertimbangan penerbit dalam mencetak karya mahasiswa. Naskah yang baik akan lahir melalui proses pembimbingan yang baik pula, dan BSA dengan pimpinan Jurusan dan dosen yang mendukung adalah hal yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Desi Ramadhani salah satu peserta diskusi menyambut baik even Webinar kali ini. Menurutnya, melalui kegiatan positif seperti ini lebih-lebih saat libur perkuliahan dan tidak ada kelas tatap muka, belajar wawasan kepenulisan dan penerbitan menjadi hal penting untuk terus dilakukan. Mengingat mahasiswa sangat membutuhkan pemahaman dan praktik penulisan baik fiksi maupun non fiksi untuk menunjang aktivitas akademiknya.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami menjadi semakin termotivasi untuk menulis, dengan teori dan praktik yang diberikan para narasumber. Ini menjadi bekal bagi kami untuk kemudian melakukan action menulis,” tutur Desi
Menutup sesi Webinar tersebut.
Erfan Gazali, M.Si menguraikan bahwa pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada segenap pengurus HIMABSA yang berdedikasi untuk kemajuan Jurusan, utamanya melalui program-program yang produktif dan bermanfaat melalui cipta dan karya.
Lebih lanjut menurutnya, mahasiswa BSA diberikan kesempatan untuk belajar dan menerbitkan buku dalam berbagai bidang, baik terkait dengan keahlianya (Expertise) dan Minatnya (Passion).
“Sesungguhnya yang terpenting dari setiap pelatihan menulis adalah, kemauan kita untuk mewujudkanya menjadi aksi nyata untuk menulis,” pungkas Erfan Gazali, M.Si.
Wakil Walikota Cirebon Sayangkan Kesadaran Warga Dalam Penggunaan Masker Masih Kurang
Senin, 27 Juli 2020
Rektor IAIN Cirebon Tekankan Mahasiswa S2 Mampu Kembangkan Penelitian Yang Inovatif
Kerjasama Damri - Dirjen Perhubungan Darat Layani Rute Pelayanan Angkutan Barang
Pelayanan Angkutan Barang Damri merupakan implementasi dari Peraturan Presiden RI Nomor 70 Tahun 2017 tanggal 18 Juli 2017 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang Dari Dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar Dan Perbatasa.
Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 10 Tahun 2020 tanggal 24 Februari 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan.
"Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang Di Jalan Dari Dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar Dan Perbatasan serta Keputusan Menteri Pehubungan Nomor KM 95 Tahun 2020 tanggal 23 April 2020 Tentang Penugasan Kepada Perusahaan Damri Untuk Menyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang Di Jalan Dari dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan Tahun 2020," Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Damri, Nico R Saputra, Senin (27/7).
Pelabuhan Selat Lampa-Ranai di Kabupaten Natuna Kepri ini adalah menjadi salah satu Jaringan Trayek yang ditetapkan oleh Kementrian Perhubungan sebagai Jaringan Lintas Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang. Damri memulai menyisir dari jalan hingga ke daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan) hingga sampai ke perbatasan dimulai tahun 2020 ini.
"Lebih lanjut, kata Nico mengungkapkan layanan ke Natuna ini bertujuan untuk mewujudkan konektivitas dan menjaga kestablilan harga antar wilayah, yang mencakup wilayah Barat dan Timur Indonesia. Serta meningkatkan perekonomian di Natuna," ujarnya.
Angkutan Barang yang dilayani Damri di Natuna ini terhubung dengan Kapal Tol Laut yang dikelola oleh Pelni sehingga tercipta dan terbangun pula konektivitas antar moda. Dalam rangka mendukung program tersebut, Damri juga sudah menyiapkan delapan unit kendaraan dengan spesifikasi muatan padat dan cool box.
"Damri berharap program ini dapat terus terlaksana sehingga dapat menurunkan biaya logistik, menekan angka disparitas harga barang, mendorong meningkatkan distribusi logistik dari dan ke Kabupaten Natuna dan sekitarnya, serta dapat meringankan beban para pelaku usaha," ungkap Nico. (dade)
Minggu, 26 Juli 2020
Mahasiswa KKN-DR IAIN Cirebon Bekerjasama Desa Karangkendal Buka Sanggar Baca Al Hikmah
Sabtu, 25 Juli 2020
Polres Perketat Penerapan Protokol Kesehatan wisatawan Ke Pulau Seribu
Kamis, 23 Juli 2020
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel OPS Patuh Jaya 2020
PT Pelindo IV (Persero) Cabang Samarinda Bangun Kerja Sama Dengan Perusda Tunggang Parangan Kutai Kartanegara
MAKASSAR-- PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Samarinda melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Perusda Tunggang Parangan Kutai Kartanegara tentang Pelayanan Jasa Pemanduan dan Penundaan di Bawah Jembatan Kutai Kartanegara dan Jembatan Martadipura Kota Bangun di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh General Manager (GM) Pelindo IV Cabang Samarinda, Suhadi Hamid dan Direktur Utama Perusda Tunggang Parangan Kutai Kartanegara, Bambang Arwanto ini disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi bersama Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, Kamis(23/7),
di Hotel Claro Makassar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Operasi dan Komersial Pelindo IV, M. Adji, Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo IV, I M. Herdianta dan Corporate Secretary Pelindo IV, Dwi Rahmad Toto, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan bahwa penandatanganan ini merupakan titik awal untuk melaksanakan bisnis kepelabuhanan dengan Perusda Tunggang Parangan di Kutai Kartanegara.
“Dalam kerja sama ini, kami akan mengedepankan konsep win-win dan tidak akan saling merugikan. [Pelindo IV] siap membantu Pemkab Kukar untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Kukar dengan mengelola pelabuhan karena Pelindo IV memiliki pengalaman dalam hal [mengelola pelabuhan]," kata Prasetyadi.
Menurutnya, Kukar memiliki potensi yang cukup besar karena kaya akan hasil tambang dan hasil bumi, oleh sebab itu pihaknya akan selalu mendukung pemerintah kabupaten.
“Pelindo IV siap melakukan kolaborasi win-win solution untuk membantu Pemkab Kukar," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kukar, Edi Damansyah mengapresiasi apa yang sudah diupayakan oleh Pelindo IV. “Terima kasih sudah memberi ruang kepada Perusda Tunggang Parangan Kutai Kartanegara dengan kerja sama ini," ungkap Edi.
Dia berharap agar hubungan kerja sama ini jangan hanya di legal formal saja, tetapi lebih banyak nuansa persahabatannya. “Khususnya kepada jajaran kami, mohon diberi pemahaman tentang bagaimana bisnis kepelabunanan," ujarnya.
Karena menurut Edi, memang keinginan pihaknya agar Perusda belajar lebih banyak tentang bisnis kepelabuhanan dan kebetulan Pelindo IV adalah pihak yang tepat untuk itu.
Dia juga berharap kedepan akan ada studi untuk pengelolaan pelabuhan.
“Semoga setelah MoU ini jalan, kegiatan pandu dan tunda di bawah Jembatan Kutai Kartanegara dan Jembatan Martadipura bisa berjalan dengan baik,” tukasnya. (dade)
Rabu, 22 Juli 2020
Cirebon Berduka, Sultan Sepuh Kesultanan Cirebon XIV PRA Arief Natadiningrat SE Tutup Usia
Selasa, 21 Juli 2020
CIMB Syariah Berikan Bantuan 4 Ekor Hewan Qurban Kepada IAIN Cirebon
![]() |
| Penyerahan 4 ekor hewan qurban dari CIMB Syariah kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon secara simbolis |








































