Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 30 November 2019

Walikota Cirebon Raih Penghargaan Di Bidang Pendidikan


FOKUS CIREBON - Presiden RI, Joko Widodo memberikan penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH dan PGRI Kota Cirebon di Lapangan Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, karena perhatiannya begitu besr kepada pendidikan.

H Abdul Haris, Ketua PGRI Kota Cirebon menyampaikan, penghargaaan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang mempunyai perhatian lebih kepada dunia pendidikan.

"Ya, Pak Wali Kota Cirebin begitu besar perhatiannya kepada kalangan pendidikan, khususnya guru-guru honorer," papar Haris.

Dijelaskan, Kota Cirebon merupakan salah satu daerah yang lebih dahulu meng-SK-kan guru honorer, sehingga para guru mendapat insentif dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon.

"Penghargaan ini tentu harus menjadi motivasi agar keberpihakan dan dukungan bagi kemajuan serta pengembangan pendidikan di Kota Cirebon lebih baik lagi. Khususnya bagi kualitas dan tenaga pendidik demi kemajuan Kota Cirebon," kata Haris.

Sementara itu, penghargaan di bidang pendidikan yang diterima Pemkot Cirebon dari bapak Presiden RI ini, karena memang perhatian dan keberpihakan Wali Kota untuk pendidikan begitu besar, khususnya bagi para guru di Kota Cirebon. (Pai)
Share:

Menhan Prabowo Subianto Diterima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan Dalam Kerjasama Pertahanan


FOKUS NASIONAL – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto diterima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada kesempatan kunjungannya ke Turki, 27-29 November 2019.
Selain didampingi Duta Besar RI untuk Republik Turki, pertemuan dengan Presiden Erdogan tersebut juga dihadiri oleh Menhan Turki, Hulusi Akar dan Ketua Presidensi Industri Pertahanan, Ismail Demir. Dalam pertemuan tersebut berlangsung diskusi interaktif mengenai berbagai aspek kerjasama pertahanan.
“Pertemuan berlangsung hangat dan interaktif. Menhan Prabowo menyampaikan salam dari Presiden Jokowi dan keinginan Indonesia untuk semakin memperkuat kerjasama pertahanan dan industri pertahanan yang sudah ada selama ini.
Sementara itu, Presiden Erdogan juga menegaskan kembali perhatian khusus Turki terhadap hubungannya dengan Indonesia, termasuk di bidang kerjasama pertahanan”, ujar Duta Besar RI untuk Republik Turki, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan isi pertemuan Menhan Prabowo dengan Presiden Erdogan.
Sebelum diterima Presiden Erdogan, Menhan Prabowo juga melakukan kunjungan resmi ke Menteri Pertahanan Turki, Hulsi Akar, dimana Menhan diterima dengan upacara kemiliteran. Menhan juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua Presidensi Industri Pertahanan (SSB), Ismail Demir. SSB adalah lembaga yang dipimpin langsung oleh Presiden Turki dan membawahi seluruh industri pertahanan di Turki.
“Menhan mengharapkan agar Perjanjian Pertahanan di antara kedua negara dapat segera dibahas dan ditandatangani”, terang Dubes Iqbal menjelaskan isi pembicaraan Menhan Prabowo dengan Menhan Hulusi Akar.
“Tidak hanya peningkatan kemampuan alutsista yang menjadi perhatian Menhan dalam pertemuan-pertemuan tersebut, tapi juga kapasitas personil TNI mendapatkan perhatian. Karena itu kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan akan mendaparkan porsi perhatian yang signifikan dan akan segera dimulai”, imbuh Dubes Iqbal.
Selain melakukan pertemuan dengan Presiden dan pejabat tinggi di bidang pertahanan, Menhan Prabowo juga melakukan kunjungan lapangan ke Armada Utama Angkatan Laut Turki di Gölcük, Kocaeli (27/11).
Di Markas Armada Utama yang juga merupakan galangan kapal selam tersebut, Menhan Prabowo diterima langsung oleh Komandan Armada Utama, Laksamana Ercument Tatlioglu. Menhan juga berkesempatan meninjau langsung kapal perang kelas Corvet terbaru produksi Turki, TCG Kinaliada.
Indonesia dan Turkey memiliki kerjasama yang kuat di bidang pertahanan. Kedua negara sudah memiliki MoU tentang Kerjasama Industri Pertahanan sejak 2010 dan akan diperluas melalui MoU Kerjasama Pertahanan yang diharapkan dapat ditandatangani pada tahun 2020.
Indonesia-Turki juga sudah berhasil mengembangkan bersama tank kelas menengah (medium tank) dengan teknologi terbaru. Tank tersebut diharapkan sudah akan mulai diproduksi bersama pada tahun 2020.
Share:

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Bekuk Tersangka Jaringan Narkotika


FOKUS JAKARTA -- JS, inisial pelaku jaringan Malaysia, Batam dan Aceh berhasil dibekuk Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung  Priok. Tersangka ditangkap di Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelni Pelabuhan Tanjung Priok, dengan barang bukti Shabu dua Kilogram. 

"Tersangka berinisial JS ditangkap pada hari Kamis tanggal 28 November 2019, pada pukul 20.30 WIB saat turun dari Kapal KM. Kelud," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes PoL Drs. Yusri Yunus, Sabtu (30/11), saat konferensi pers, di Loby Promoter Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Tersangka diduga melanggar Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 Undang - undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, saat ini kasusnya ditangani Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan, disamping melaksanakan pengungkapan Kasus tersebut, Satuan Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam kurun waktu bulan September sampai dengan  Nopember 2019 sudah mengamankan tersangka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sedikitnya 44 tersangka.

"Barang-Bukti Narkotika sebagai berikut, Shabu 2.386,34 Gram, Extacy 102 Butir, dan Ganja 72,2 Gram. Barang-bukti Psikotropika H-5/Happy (Erimin) 80 Butir," ungkap Kapolres. (dade)
Share:

Mendikbud Berjanji Ingin Menyederhanakan Administrasi Guru


FOKUS JAKARTA-- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, berjanji untuk menyederhanakan administrasi guru. Kendati dirinya meminta, semua harus bersabar, supaya pihaknya dapat melaksanakan ini dengan baik, terstruktur, dan tidak tergesa-gesa.

Demikian dikatakan Nadiem, saat pidato pada puncak peringatan Hari Guru, di Stadion Wiwaha Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (30/11/2019).

Mendikbud akan menyederhanakan beberapa hal, seperti masalah administrasi. Namun, Nadiem meminta kesabaran kepada guru agar perubahan itu bisa tercipta. 

"Kalau bapak ibu ingin perubahan. Perubahan harus dilakukan dengan cara baik, dengan planing baik. Dengan strategi yang baik. Mohon kesabaran bapak ibu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyid mengungkapkan meminta perhatian pemerintah kepada guru terus membaik dari tahun ke tahun. Kami mengharapkan perhatian pemerintah membaik dari waktu ke waktu, karena pada saat ini kekurangan guru itu nyata.

Sertifikasi guru yang baru mencapai 52 persen dari total sekitar 2,7 juta jumlah guru di Indonesia ini juga menjadi keresahan PGRI.  

"Jadi kami serius untuk mendorong ada perubahan untuk semakin baik, agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim melibatkan guru dalam melakukan perubahan pendidikan di Indonesia," ungkap Unifah.  

Lebih lanjut, kata Unifah mengungkapkan Guru dan PGRI merupakan bagian dari peran strategis perubahan yang sama-sama diinginkan Nadiem, yakni memajukan pendidikan Indonesia

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Mendikbud, Nadiem Makarim , Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua PGRI Unifah Rosyidi dan ribuan Guru dari seluruh tanah air. 

"Sebelum saya bicara dengan guru-guru. Saya terus terang pesimis, tantangan terlalu berat. Setiap kali saya berbincang dengan guru, dengarkan nasihat dari guru, saya langsung optimis," katanya.  (dade)




Share:

Kepala Kejaksaan Negeri Cirebon : Pembayaran Denda Tilang, Kini Terkoneksi Secara Nasional


FOKUS CIREBON – Saat ini, mereka yang terkena tilang kendaraan, tidak usah risau. Pasalnya kejaksaan negeri tengah melounching program bayar denda tilang yang terintegrasi dan terkoneksi secara nasional.

Kajari Kota Cirebon, M. Syarifuddin mengatakan ide awalnya program digulirkan untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan pelayanan ke masyarakat yang terkena tilang. 

Jumlah pengendara terkena tilang terus meningkat hingga setiap minggu mencapai angka 1000 bahkan jika ada operasi mencapai 2000 pengendara.

“Program memecah pembayaran di Kantor Pos. Awalnya pembayaran di Kantor pos yang ada di Kota Cirebon. PT Pos kemudian mengembangkan aplikasi khusus sehingga pembayaran dapat dilakukan di seluruh Indonesia,” ujar Syarifuddin.

Program ini, lanjut Syarifuddin, pertama kali digulirkan di Kota Cirebon dan akan dilaksanakan secara nasional.

Selain pembayaran juga pengembalian barang bukti akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan diantar langsung ke alamat pengendara yang ditilang.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Kota Cirebon merespon positif terkait inovasi yang dilakukan Kejaksaan negeri (Kejari) kota Cirebon terkait pembayaran denda tilang. 

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH pada launching layanan pembayaran denda tilang dan pengiriman barang bukti kerjasama antara Kejari, Kantor Pos Cirebon dan BRI, di kantor Kejaksaan Negeri Cirebon, Jumat (29/11). 

Azis mengatakan inovasi ini sangat tepat dalam pelayanan terhadap masyarakat.

“Pelayanan akan semakin prima terhadap ketidaknyamanan para pengendara yang terkena tilang. Jika selama ini mereka harus mengantri dengan system ini lebih baik,” ungkap Azis.

Azis menambahkan para pengendara yang terkena tilang bisa membayar di mana saja dengan proses lebih cepat dan nyaman. 

Hal ini bentuk peningkatan pelayanan yang sangat dinantikan masyarakat. Masyarakat yang terkena tilang tidak harus membayar denda di Kejari Kota Cirebon tapi di kantor pos atau BRI terdekat.

“Kami harapkan inovasi ini akan meningkatkan dan memotivasi layanan Kejari kepada masyarakat melalui program lain. Kejari Kota Cirebon akan menjadi wilayah percontohan bagi wilayah lain tentuya,” kata Azis.

Pelaksanaan launching dilaksanakan dengan cara melepas balon ke udara bersama Wali Kota, Kajari Kota Cirebon, M Syarifuddin, SH, MH, Kepala Pos Regional Jawa Barat, Helly Siti Halimah dan lainnya. 

Kemudian dilakukan peninjauan proses pembayaran di mobil milik PT Pos dan diberikan surat pembayaran bukti tilangan. (Man)

Share:

Ketua FORMI Dan PERWOSI, Kunjungi Kontingen Kuningan Di Brebes


FOKUS KUNINGA - Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama didampingi Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Kuningan, Hj. Yuana Ridho Suganda berkesempatan mengunjungi beberapa cabang olahraga dari Kontingen Kabupaten Kuningan dalam perhelatan PORSENITAS ke-VIII Tahun 2019, di Kabupaten Brebes, Kamis (28/11/2019).
Dalam kesempatan itu, Ika mengunjungi beberapa cabang olahraga, diantaranya Tenis Lapang, yang pada saat itu sedang berlangsung pertandingan antara Kabupaten Kuningan menghadapi Kabupaten Brebes. Pertandingan terasa spesial, karena tampil sebagai atlet dari kontingen Kuningan yakni Wakil Bupati, H. M. Ridho Suganda yang mendapat dukungan langsung dari Istri, Hj. Yuana Ridho Suganda yang juga Ketua PERWOSI Kabupaten Kuningan.
Kemudian Ika bergegas mengunjungi cabang olahraga bulutangkis dan cabang olahraga futsal. Para atlet tampak sumringah mendapat kunjungan Ketua FORMI ke lokasi pertandingan. Para atlet pun berusaha semaksimal mungkin menampilkan suguhan pertandingan yang terbaik untuk mendapatkan hasil yang di harapkan.
Penangungjawab Kontingen Kabupaten Kuningan, Asep Ismanto, menghaturkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua FORMI dan Ketua PERWOSI Kabupaten Kuningan yang menyempatkan menghadiri beberapa cabang olahraga dalam perhelatan PORSENITAS ke-VIII Tahun 2019 di Kabupaten Brebes.

“Ini merupakan dorongan spirit bagi para atlet dari Kontingen Kabupaten Kuningan. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik dan meraih hasil yang maksimal,”harap Asep.
Ketua FORMI Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama dalam kesempatan mengunjungi beberapa cabang olahraga, mengaku bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perjuangan yang diberikan oleh para atlet dalam mengharumkan Kabupaten Kuningan. Tampak terlihat keakraban antara dirinya dengan para atlet di lokasi pertandingan. Ini menunjukan bahwa para atlet ingin menunjukan hasil yang terbaik bagi Kabupaten Kuningan.
"Semoga capaian Kontingen Kabupaten Kuningan dalam PORSENITAS ini dapat menembus di posisi 3 besar dan dapat mempertahankan serta meningkatkan prestasi di PORSENITAS tahun lalu dan dapat menjadi juara umum. Maka saya berpesan pada seluruh atlet untuk selalu menjaga kondisi kebugaran, selalu kompak dan solid dalam menghadapi pertandingan,"harap Ika.
Share:

Presiden RI : Ajak Anggota Korpri Mengambil Jalan Perubahan dan Reformasi Berkelanjutan


FOKUS MAJALENGKA - Ribuan peserta Upacara HUT Korpri ke 48, Kabupaten Majalengka, padati Lapangan GGM, Jum'at (29/11/2019). Selain pelaksanaan upacara berjalan khidmat, juga berlangsung meriah, setelah diawali dengan angklung.
Upacara yang diikuti oleh unsur Korpri dari Kecamatan se-Kabupaten Majalengka, serta Korpri di lingkungan Pemerintah Kab. Majalengka, 
Turut menghadiri acara tersebut Ketua DPRD, Sekda, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Kejaksaan Negeri, Ketua Dewan Pembina Korpri Kab. Majalengka, para Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Kab. Majalengka beserta jajarannya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta undangan lainnya
Kegiatan diawali dengan penampilan Angklung dengan jumlah peserta sebanyak 1000-an peserta yang terdiri dari unsur Korpri, guru IGTKI, Persatuan Guru Mata Pelajaran, dan Siswa-siswi SMPN 1 Majalengka.
Dalam amanatnya, Presiden RI Ir. Joko Widodo selaku Penasihat Nasional Korpri, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D. Mardiana,  menyampaikan penghargaan kepada segenap Keluarga Besar KORPRI yang sudah dan sedang mengemban tugas, tanggung jawab serta pengabdian kepada negara, bangsa dan rakyat di seluruh penjuru tanah air dan dunia.
Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa, saat ini kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi Industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan. 
Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut, kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. 
Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi, kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

“Saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan, tidak ada lagi pola pikir lama, tidak ada lagi kerja linear dan tidak ada lagi kerja rutinitas, Birokrasi harus berubah, Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan”, tegas Presiden.
Presiden menambahkan, dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. lnovasi teknologi harus bisa mempermudah bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah, masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak yang luas.
“Kita harus optimis menatap masa depan, harus percaya diri menghadapi tantangan kompetisi global, kita pun harus yakin menjadi salah satu negara terkuat di dunia menjadi negara pemenang kuncinya adalah kita mau bersatu karena Persatuan dan Kesatuan adalah pengikat kita untuk menuju lndonesia maju. Tanpa persatuan, kemajemukan negara kita, tidak akan pernah menjadi energi kolektif untuk mencapai kemajuan”, tutup Presiden. (Git)
Share:

Jumat, 29 November 2019

Kedepan, Bupati dan DPRD Bersinergis Tuntaskan Masalah Sampah



FOKUS KAB CIREBON - Musim penghujan yang mulai turun di wilayah  Kabupaten Cirebon harus disambut dengan bersih-bersih lingkungan dan saluran air (selokan dan sungai, red).  Walau intensitas hujan masih terbilang jarang, menjagabdari kemungkin banjir menjadi lebih penting sebelum hujan besar intens turunndi wilayah ini.

Harapan ini, ternyata memang masih memerlukan giat sosialisasi kepada masyarakat dari semua komponen, mulai dari atas hingga bawah (aparatur desa).

Berbeda dwngn harapan, pemandangan kontras terlihat di bibir sungai Cipager, Blok Grewal RT 07/03, Desa Setu Wetan, Kabupaten Cirebon. Dimana terlihat gundukan sampah yang tentunya sangat tidak elok untuk dipandang dan bisa menggangu arus air sungai saat hujan turun.

Keberadaan gundukan sampah di bibir sungai Cipager ini, akhirnya mengundang keprihatinan dan perhatian anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Cirebon, Yoga Setiawan.

Yoga berharap, pemerintah desa setempat bisa segera memfasilitasi warga terutama soal bak atau tempat sampah. Sehingga dalam hal ink diperlukan sosilalisasikan kepada warga agar tidak buang sampah di sungai. Karena berdampak tidak baik.

Menurutnya, bahwa persoalan sampah merupakan suatu PR besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, yang sampai saat ini belum juga terselesaikan.

Selain prihatin, Yoga juga bermaksud ingin memdatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat, saya bisa bertemu Kadis LH untuk menindaklanjuti  permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon," terangnya.

Yoga juga berharap, kedepannya Bupati Cirebon dan Dewan dapat bersinergis dalam menyelesaikan permasalahan tersebut."Dua sampai tiga tahun, semua PR sampah ini, diharapkan bisa tuntas" tandas Yoga. (bam)

Share:

Aktif Kelola Website, Plt Bupati Indramayu Berikan Pengargaan Kepada SKPD Dan Kecamatan


FOKUS INDRAMAYU – Sejumlah SKPD dan kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jum’at (29/11/2019) mendapatkan penghargaan dari Plt Bupati Indramayu. Pemberian penghargaan tersebut  lantaran dalam menjalankan tugasnya, mereka aktif mengelola website dan media sosial.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan bersamaan pada Peringatan HUT Ke-48 Korpri tingkat Kabupaten Indramayu,  di Alun-alun Indramayu.

Untuk kategori website SKPD aktif penghargaan diberikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran , Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kecamatan Kedokanbunder, Kecamatan Juntinyuat, dan Kecamatan Jatibarang.

Sedangkan untuk SKPD pengelola media sosial aktif diberikan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DLH), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kecamatan Kroya, Kecamatan Arahan, dan Kecamatan Indramayu.

Plt. Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan SKPD dengan menginformasikan program pembangunan melalui website dan juga media social. Karena hal ini telah mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam menajalankan tugasnya.

“Bagi SKPD yang belum mengaktifkan website dan media social untuk segera dioperasikan karena ini sangat membantu terjadinya komunikasi dengan masyarakatnya. Mau tidak mau suka tidak suka penguasaan teknologi digital harus dilakukan oleh SKPD,” tegas Taufik.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana mengatakan, semua sub domain SKPD sudah ada dan tinggal melakukan update data dan konten. Jika SKPD bisa menjalankan website dan media social maka akan tercipta komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. Selain itu sebagai bentuk respon cepat terhadap permasalahan yang ditemui di masyarakat. (den)
Share:

BPS Kota Cirebon Gandeng Mahasiswa Bidik Misi Giatkan Sosialisasi Susduk 2020


CIREBON FOKUSWakil Rektor III IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a MAg menerima pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon saat berkunjung ke Kampus IAIN Cirebon. Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan sosialisasi terkait perbedaan pada pelaksanaan Susduk 2020 yang berbeda dengan Susduk sebelumnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ilman Nafi'a mendukung langkah yang tengah digiatkan  pihak BPS. Pihaknya akan mengerahkan mahasiswa bidik misi yang siap membantu BPS dalam suksesnya Susduk 2020.

"Karena bagi kita sebagai akademisi, keberadaan BPS sangat penting. Selain menyediakan data base, dari BPS juga kita bisa punya referensi untuk berbagai kepentingan seperti penelitian dan pembuatan skripsi yang membutuhkan data dari BPS. Apalagi data BPS sekarang bisa diakses secara online," ujar Ilman Nafi'a saat membuka kegiatan sosialisasi tersebut.


Dijelaskan, pelaksanaan Sensus Penduduk (Susduk) 2020 yang berbeda dari Susduk sebelumnya, memang memerlukan giat sosialissasi ke masyarakat. Untuk itu, sosialisasi yang dilakukan pihak BPS Kota Cirebon untuk memberikan pemahaman terkait Susduk 2020 kepada mahasiswa penerima Bidik Misi akan kita tidak lanjuti.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Cirebon, Joni Kasmuri pada kegiatan sosialasi menjelaskan, jika pelaksanaan Susduk 2020 berbeda dari Susduk sebelumnya. Secara teknis, Susduk 2020 lebih banyak menggunakan perangkat online. Masyarakat pun bisa mengisi data pribadi melalui link sensus.bps.go.id pada Februari hingga Maret 2020. 

"Akan ada dua tahapan besar. Pertama masyarakat bisa isi sendiri secara online. Ada 22 jenis pertanyaan. Pada saatnya link nya akan kita sebar pada Februari-Maret 2020," ulasnya.


Di Kota Cirebon dan  daerah Jawa Barat sendiri, katanya, Susduk 2020 dipastikan menggunakan link online. Hanya saja, bagi masyarakat di daerah yang sulit sinyal internet, bakal dilakukan sensus secara manual pada Juli 2020.

"Kita berharap dari mahasiswa IAIN ini walaupun mereka bukan berdomisili di Kota Cirebon mereka pun bisa mengisi sensus secara online tersebut," ujar dia.  (din)
Share:

Apel HUT Korpri Ke 48, Wali Kota Cirebon Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan


FOKUS CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH usai mengikuti apel Peringatan HUT Korpri ke 48, Peringatan HUT PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional ke 25 di Halaman kantor Setda Balaikota Cirebon, Jum'at, (29/11), memberikan pesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap menjaga semangat untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

Azis juga meminta semangat persatuan anggota Korpri dan PGRI harus tertanam baik untuk pengabdian.

“ASN dan para guru harus meningkatkan pengabdiannya bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Azis.

ASN, kata Azis, harus mengabdi melalui pelayanan terbaik. Baik di Dinas, Badan maupun lembaga pemerintah lainnya, dan pelayanan terbaik itu harus diwujudkan atas  etos kerja yang baik sesuai tugas kerja yang dihadapi.

“Sedangkan para guru harus meningkatkan kualitas pendidikan siswanya. Selain ilmu pengetahuan dan intelektual yang diberikan juga tertanam nilai-nilai budi pekerti luhur dan etika,” kata Azis.



Siswa yang pintar, lanjut Azis tanpa memiliki kemampuan etika dan budi pekerti justru akan membahayakan. Berbeda dengan siswa yang pintar memiliki etika dan budi pekerti luhur akan memberikan manfaat bagi keluarga, Kota Cirebon dan Bangsa Indonesia.

“Guru itu bukan hanya mengajar tapi juga mendidik. Mendidik supaya pintar tapi memiliki etika dalam bertindak,” ujar Azis.

Dalam menjalankan tugas ASN juga dituntut tetap loyal kepada pelayanan dan kepentingan masyarakat. Ketika bertindak harus mengutamakan kepentingan lebih besar sehingga mampu memberikan manfaat bagi Bangsa.

“Saya yakin dengan ASN Kota Cirebon yang telah menunjukan loyalitas dalam membantu pembangunan baik tingkat kota maupun regional bahkan nasional. Selamat Ulang Tahun kepada Korpri, PGRI dan kalangan pendidikan,” tandasnya. (is)
Share:

Kamis, 28 November 2019

Tingkatkan PAD, Pemkot Cirebon Dorong Pengelolaan Pajak Daerah Melalui Sistem Teknologi Informasi


FOKUS CIREBON – Upaya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota CirebonPemerintah Daerah Kota Cirebon mendorong pengelolaan pajak daerah mengembangkan sistem teknologi informasi. 

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH yang hadir pada Sosialisasi optimalisasi penerimaan pajak daerah tahun 2019 dan program pemasangan data transaksi di Hotel Prima, Kamis (28/11). 

Azis mengatakan penggunaan teknologi informasi memenuhi tuntutan publik menuju peningkatan akses pelayanan kepada para wajib pajak.
“Dimana wajib pajak semakin mudah melakukan pembayaran dengan pemanfaatan teknologi informasi,” ungkap Azis.

Azis menambahkan penggunaan teknologi informasi salah satunya perekaman data transaksi menggunakan cash resgister dan tapping box.

Selain itu penerapan pembayaran dan pelaporan pajak daerah secara online bagi masyarakat yang akan termonitor secara langsung.


“Hal ini merupakan upaya dan komitmen Pemerintah Daerah Kota Cirebon guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Apalagi di APBD tahun 2019 akan terpasang 123 tapping box dan cash register. Selain ada bantuan dari BJB sebanyak 40 tapping box,” kata Azis.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, MSi mengatakan BKD sedang mencari solusi meningkatkan PAD salah satunya menghapus denda.

Diharapkan para wajib pajak dapat membayar pokok saja sehingga merangsang mereka membayar.
“Hal ini juga untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk membayar,” ujar Agus.

Agus mengatakan saat ini pembayaran wajib pajak sudah mencapai angka 94 persen. Pihaknya akan mengupayakan pembayaran pajak mencapai angka 100 persen. (bam)
Share:

Pemkab Kuningan Dukung Program Indonesia Satu Data


FOKUS KUNINGAN - Pemerintah daerah mendukung program pemerintah pusat dalam menggalakan program Indonesia Satu Data. Hal itu disampaikan Wakil Bupati HM Ridho Suganda SH MSi, saat mengikuti rakor bersama Diskominfo dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Kuningan di Hotel Horison Kuningan.
Materi yang dibahas pada rakor tersebut menyangkut tentang upaya peningkatan peran dan fungsi institusi statistik dalam Satu Data Indonesia. 
"Melalui rakor ini, diharapkan setiap institusi pemerintahan khususnya di Kabupaten Kuningan dapat memahami dengan jelas peran dan fungsinya dalam Satu Data Indonesia (SDI)," ujar Wabup.
Persoalan data memang menjadi perhatian serius pemerintah saat ini. Dimana ego sektoral instansi sebagai produsen (penyedia) data, perbedaan konsep dan definisi, serta belum adanya kode referensi acuan yang mencakup seluruh kebutuhan data, merupakan sebuah tantangan yang harus segera diselesaikan.
“Data statistik yang akan dibahas ini merupakan syarat mutlak, dimana kita harus memiliki data. Data merupakan sumber yang paling penting sehingga harus dapat diolah dengan standar yang jelas,” kata Wabup Edo sapaan akrab Wakil Bupati Kuningan saat memberikan keterangan persnya, Rabu (27/11).
Menurutnya, ketersediaan data yang akurat memberikan dasar dan arahan dalam merumuskan kegiatan dan program pembangunan. Adanya kegiatan ini, setiap institusi statistik dapat mengerti dan memahami peran dan fungsinya dalam mendukung Satu Data Indonesia.

“Para peserta dalam kegiatan ini juga dapat meningkatkan pemahamannya tentang pengelolaan data dan informasi statistik,” tukasnya.
Dijelaskan, bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah rangka menyiapkan program Satu Data Indonesia, sesuai dengan UU nomor 16 Tahun 1997 kemudian diperkuat melalui Perpres nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Hal itu merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggung-jawabkan. (Pai)
Share:

Mahapeka IAIN Cirebon Luncurkan Program 1000 Donor Darah Gratis


FOKUS CIREBON - Kegiatan kemanusiaan yang diusung Mahasiwa Pencinta Kelestarian Alam (Mahapeka) IAIN Cirebon, diluncurkan melalui program 1000 donor darah gratis, Kamis (28/11/2019), bertempat di kampus IAIN SNJ Cirebon.

Ahmad Rifai, Ketua Umum UKM Mahapeka menjelaskan, jika kegiatan donor darah ini merupakan rangkaian dari Lustrum Mahapeka. Dari kegiatan ini, targetnya 1000 pendonor dengan sasaran peserta yakni civitas akademika kampus, mahasiswa dan komunitas-komunitas yang ada, termasuk masyarakat umum.


"Targetnya seribu pendonor dan sasarannya bersifat umum. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian antar sesama dan kegiatan ini tanpa dipungut biaya apapun (gratis)," jelasnya kepada fokuscirebon.com.

Sementara harapan dari kegiatan ini, kata Arif, UKM Mahapeka dan lainnya bisa lebih mempelopori kegiatan yang bersifat sosial di kampus, khususnya para mahasiswa.


"Kegiatan ini adalah hanya gambaran kecil untuk pembelajaran saat kita nanti terjun langsung ke masyarakat. Dan alhamdulillah respon para peserta termasuk masyarakat terhadap kegiatan donor darah ini sangat baik dan positif," terangnya. (din)
Share:

Korpri Kabupaten Kuningan Hadirkan Kesejukan Iman Melalui Maulid Nabi SAW


FOKUS KUNINGAN - Untuk memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-48, Korpri Kabupaten Kuningan menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa (26/11/2019).
Maulid Nabi yang digelar korpri mengusung tema Meraih Cinta Rasulullah Dalam Balutan Ridho Illahirabbi Menuju Kuningan Maju,  menghadirkan ustad Subkhi Albuhori sebagai penceramah dan penyanyi Adhila.
Dalam kesempatan yang sama  Korpri Kabupaten Kuningan memberikan bantuan Bibit, traktor roda dua, bantuan terhadap wirausahawan baru kepada desa pinunjul, dan penyerahan hadiah perlombaan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kabupaten Kuningan H. Acep Purnama SH., MH, Wakil Bupati H. M. Ridho Suganda SH., M.Si, Sekretaris Daerah Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M.Si, Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.
Menurut Dr. Dian selaku Ketua DP Korpri Kabupaten Kuningan mengatakan bahwa keberadaan korpri sebagai organisasi dinamis memberikan ruang bagi kita untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan dukungan maksimal bagi gerak pembangunan di Kabupaten Kuningan.

“sesuai dengan tuntutan zaman profil ASN harus bias mewujudkan aparatur yang professional, netral, dan kompeten.” ujarnya
Sementara itu H. Acep purnama memberikan apresiasi kepada Korpri telah menggelar acara tersebut dan juga kepada yang hadir dalam meramaikan Maulid Nabi ini yang jumlahnya begitu banyak. Menurutnya hal ini menjadi indikasi yang bagus terhadap kesadaran masing-masing untuk membekali diri dengan pengetahuan agama.
“Peringatan maulid ini sangat penting artinya untuk merajut tali silaturahmi yang lebih kuat, dan menanamkan rasa kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang sepatuhnya menjadi teladan dalam menjalankan kehidupan” ucap bupati Kuningan. (kun)
Share:

Rabu, 27 November 2019

Wakil Menteri Agama RI Kunjungi IAIN Cirebon Bedah Materi Industri Halal Dan Inovasi Perguruan Tinggi


FOKUS CIREBON - Wakil Menteri Agama (Wamena) RI, KH Zainut Tauhid Sa'adi, Rabu, (27/11/2019), berkunjung ke kampus IAIN SNJ Cirebon dalam rangka pembinaan pegawai. Tak hanya itu, Wamena RI juga membahas terkait  industri halal, enterpreneurship dan inovasi Perguruan Tinggi, di lantai III, ruang Rektorat IAIN SNJ Cirebon. 

Dalam kegiatan tersebut, Zainut Tauhid Sa'adi juga membedah Undang-Undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam membuka penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) serta Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) untuk memeriksa produk-produk yang dijual atau dimakan.

Terkait ini, kata Wamena RI, maka  lembaga keuangan umat islam menjadi strategis dan harus diberdayakan. Selain itu juga potensi-potensi keuangan lainnya, seperti zakat, wakaf dan lainnya termasuk potensi Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi.


"Inilah penguatan SDM Indonesia dalam menghadapi era industri 4.0 dalam membangun generasi bangsa yang kreatif, inovatif dan religius," katanya.

Sementara Rektor IAIN SNJ Cirebon, DR H Sumanta Hasyim MAg mengaku, jika pihak perguruan tinggi sudah bekerjasama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Termasuk dalam pembahasan kurikulum yang menyesuaikan perkembangan dan perubahan zaman.

Sementara menyinggung soal LPH, kata Rektor, di dalam UU No 33 tahun 2014, Pasal 12 ayat (1)  yakni pemerintah atau masyarakat dapat mendirikan LPH, maka IAIN SNJ Cirebon sudah mendirikan LPH tersebut.



"Di IAIN SNJ Cirebon ada tiga orang yang sudah lolos sebagai auditor, dan LPH PTKIN dalam hal ini IAIN SNJ Cirebon, sudah bisa melakukan audit terhadap produk halal dan sudah bekerjsama dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon dan daeeah lainnya. Dan inilah peran IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam penguatan ekonomi lokal dan pengembangan industri halal di wilayah Cirebon," kata Sumanta Hasyim kepada fokus cirebon.

Sementara itu, pada kegiatan pembinaan pegawai yang membahas soal produk halal ini, juga dihadiri oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Rohlandy, para Kepala Kemenag di wilayah III Cirebon, dan para pegawai serta dosen di lingkungan IAIN SNJ Cirebon. (din)


Share:

Selasa, 26 November 2019

Upaya Menambah UMKM Di Kota Cirebon, Perizinan Akan Dipermudah


FOKUS CIREBON - Perizinan UMKM akan dipermudah. Dengan menetapkan diri sebagai daerah pariwisata, keberadaan UMKM di Kota Cirebon diyakini akan semakin bertambah.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri dan memberikan sambutan motivasi kepada pelaku UMKM Kota Cirebon dalam Kegiatan Business Development Services (BDS) dengan tema “Digital Marketing untuk UMKM di Era Revolusi Industri 4.0’", Selasa, 26 November 2019.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk membina UMKM yang ada di Kota Cirebon,” papar  Eti.

Terlebih, Kota Cirebon memiliki jumlah UMKM yang cukup besar, bahkan mencapai seribu. “Potensi ini yang harus terus dibina,” ungkap Eti. 

Khususnya memperkenalkan pelaku UMKM terhadap kemajuan teknologi saat ini. Sehingga mereka tidak lagi berjualan secara tradisional, namun bisa secara online dengan memanfaatkan digitalisasi teknologi saat ini. 

Karena itu, Eti menyambut baik upaya dari berbagai pihak, termasuk dari KPP Pratama Cirebon yang memberikan pembinaan dan pelatihan kepada UMKM yang ada di Kota Cirebon.


Sebagai salah satu bentuk pembinaan juga, Eti berjanji jika Pemda Kota Cirebon selalu berupaya untuk mempermudah perizinan kepada pelaku UMKM di Kota Cirebon. 

“Karena UMKM ini justru sebagai pendorong perekonomian di Kota Cirebon,” urainya. 

Eti juga meminta kepada pelaku UMKM untuk segera menghubungi dirinya jika memang terhalang dengan proses perizinan.

Kota Cirebon, lanjut Eti, juga telah menetapkan diri sebagai kota pariwisata. Ini berarti peluang terbuka lebar bagi pelaku UMKM di Kota Cirebon untuk melebarkan bisnis penjualannya. “Karena pariwisata itu memiliki multiplyer effect,” tegas Eti. 

Berbagai sektor UMKM bisa tumbuh pesat, baik kuliner, oleh-oleh dan lainnya. “Kita manfaatkan peluang ini,” ungkap Eti.

Sementara itu Kepala KPP Pratama Cirebon Dua, Erwin Priambodo, menjelaskan jika kegiatan tersebut memiliki dua tujuan utama. 

“Tujuan pertama tentu agar pelaku UMKM di Kota Cirebon bisa mengikuti perkembangan zaman,” kata Erwin.


Dengan begitu, mereka bisa menjual produksi yang dihasilkan secara online, tidak lagi secara tradisional. Karena penjualan secara online bisa menembus ruang dan waktu tidak dihalangi lagi oleh tembok-tembok bangunan. 

Sedangkan tujuan keduanya yaitu, peningkatan UMKM otomatis akan meningkatkan perolehan pajak. Karenanya pelaku UMKM juga diminta untuk membuat NPWP untuk pembayaran pajak mereka.

 “Pajak itu nantinya juga akan kembali lagi kepada mereka,” tandasnya, yaitu berupa pembangunan infrastruktur di berbagai bidang yang bisa menunjang bisnis dan pelayanan terhadap UMKM. (bam)
Share:

Woww.. !! Tim 'SMP' Perwakilan Mahasiswa IAIN Cirebon Kunjungi Tiga Negara


FOKUS CIREBON, SINGAPURA - Upaya menjalin kerjasama Perguruan Tinggi Internasional, tim Student Mobility Program (SMP) perwakilan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berkunjung ke tiga negara di kawasan asia. Salah satu negara yang dikunjungi di antaranya Singapura, Selasa (26/11/2019).

Tujuan dari program ini, untuk menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi International, sebagai bahan persiapan bagi PTKIN yang akan 'go' international. Selain itu, juga untuk memperlajari tentang tatalaksana Perguruan Tinggi Negara, tujuannya adalah sebagai supporting system bagi pengembangan IAIN menjadi UIN ataupun UIN menjadi international kampus.

Tidak hanya itu, tujuan dengan adanya program ini juga untuk mempersiapkan pembukaan kelas international di IAIN.

Terkait dengan program tersebut, tim 'SMP' juga bertandang ke Singapura. Kunjungan ini bertujuan untuk menghadiri pengajian tinggi Al Zuhry dalam rangka Student Mobility Program (SMP) Kementrian Agama 2019 yang di pimpin langsung oleh KASUBDIT. 

Lalu siapa di antara tim 'SMP' tersebut ?, Mereka di antaranya adalah Wahit Hasyim, M.Hum (pendamping), Nasrullah, M.Pd.I (pendamping), Cicik Zakiyaturrosidah (Ketua Senat Mahasiswa), Deri Pramestio (Ketua Dewan Mahasiswa).

Kemudian juga Rizka Fahma Sabila Haque (Jurusan Tadris Bahasa Inggris), Meta Nurosmifa (Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir), Sarpras dan Kemahasiswaan. Tim SMP disambut oleh direktur Al Zuhry, Mohammed Yasin Rozali. 

Pada kunjungan ini, Al Zuhri terbuka untuk bekerjasama dalam penguatan kapasitas akademik dan kepemimpinan. Presentasi tentang strategi pendidikan di Singapura cukup menarik, dan program tersebut dilaksanakan sekama 7 hari, yakni pada 24-30 November 2019. 

Menurut Direktur Az-Zuhri, bahwa dari 5.6 juta penduduk Singapura hanya 15% dari mereka yang beragama Islam. Meskipun minoritas, namun penganut yang lain tetap menghormati orang muslim di Singapura. 

Komunitas Muslim di Singapura memiliki lembaga administasi sendiri yakni Administration of Muslim Low Act (AMLA),1996, dan sama seperti Indonesia yang memiliki MUI (Majelis Ulama Indonesia), Singapura juga memiliki Majelis Ulama Islam Singapura (MUIS) 1968.


Institut Pengajian Tinggi Al Zuhri sendiri terhubung dengan Institusi dan mengunjungi beberapa perguruan tinggi di bebrapa negara. 

Sementara itu, tim 'SMP' ini sendiri akan berkunjung ke 3 negara di kawasan asia, yakni  Institute Higher For Education Al Zuhri Singapura, Universitaas Slangor Malaysia, International Islamic University Malaysia (IIUM) Malaysia dan Fatani University Thailand. (din)

Share:

Warga Korban Kebakaran Di Muara Angke Mendapat Bantuan dan Kunjungan Kapolsek Sunda Kelapa


FOKUS JAKARTA -- Selain tugas, rasa kepedulian juga ditunjukkan Kapolsek. Bersamaan dengan  kegiatan Patroli, Kapolsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa Kompol Armayni S.H. M.H pun memberikan bantuan dan kunjungan kepada warga korban kebakaran di Muara Angke, Senin (25/11/2019).

megunjungi dan memberi bantuan kepada korban kebakaran, Senin (25/11), bertempat di Blok Empang gang 1, Muara Angke.

Dalam kunjungan tersebut, Kompol Armayni SH. MH, didampingi Kanit Bianmas Iptu Agus saat ke lokasi pasca bencana kebakaran di Blok Empang, RT.009/022, Pelabuhan Angke.

Bantuan berupa peralatan mandi ini lantaran permintaran langsung para korban yang memang membutuhkannya. "Kami berbincang-bincang dengan para korban, dan saat ditanyakan mereka sudah makan belum?. Mereka menjawab sudah, lalu ada yang ngomong kami butuh perlengkapan mandi bu, berupa sabun, sampo, odol dan sikat," kata Armayni. 

Mendengar itu, Armayni usai berdialog langsung ke Pasar Muara Angke, untuk membeli perlengkapan mandi yang dimintai warga korban bencara kebakaran tersebut.

"Sejumlah barang yang dibuutuhkan para korban, langsung saya berikan satu-satu kepada warga Muara Angke sesuai sejumlah jiwa yang ada," terangnya. (dade)
Share:

LPPM IAIN Cirebon Undang 120 Aktivis, Bedah Peran Perempuan Menuju Penguatan SDGs


FOKUS CIREBON - Peran perempuan dalam keterlibatannya diberbagai aspek kehidupan dan pembangunan, kian menarik untuk didiskusikan dalam sebuah seminar. 

Hal itu yang dilakukan oleh Pusat Studi Gender dan Anak, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, dengan menggelar kegiatan seminar sehari tentang penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, Selasa (26/11/2019) di kampus IAIN Cirebon.

Dalam seminar ini, sejumlah narasumber diundang, bahkan 120 aktivis perempuan dari berbagai latar belakang organisasi dan LPM dari sejumlah perguruan tinggi juga dihadirkan dalam seminar tersebut.

Dr H A Yani MAg, Ketua LPPM IAIN  SNJ Cirebon menjelaskan, bahwa narasumber yang diundang pada seminar sehari ini adalah betul-betul berkompeten, yakni H Sukandar dari UIN Walisongo Semarang, dia adalah alumni filosofi dokter khusus tentang momen studi, lulusan dari Australia. 

Kemudian narasumber yang kedua adalah Doktor Erlin Herliana, dia adalah Ketua Ikatan Istri dokter Kabupaten Cirebon dan praktisi psikologis, juga Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Cirebon.

Sedangkan para pesertanya, lanjut  Yani, kita undang sejumlah organisasi dan aktivis perempuan,  perwakilan lain seperti Mawar Balkis, Fahmina, Fatayat NU, Aisyiyah, kemudian juga dari Al Washliyah serta utusan-utusan dari LPM Untag, UMC dan lainnya, serta 120 aktivis perempuan dan perwakilan dari dosen.

Dijelaskan, target kegiatan ini adalah bagaimana ada penguatan peran perempuan, terutama dalam mengisi pembangunan berkelanjutan di Indonesia yang dikenal dengan sebutan
Sustainable Development Goals (SDGs).

SDGs sendiri merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. Salah satu bidang tujuan dari SDGs ini adalah kesetaraan gender.

Sedangkan tujuan pembangunan berkelanjutan, kata Yani, bagaimana peran perempuan d baik di ranah domestik keluarga maupun publik harus kuat, terutama untuk mengisi pembangunan berkelanjutan tersebut.

"Ya, tagert kegiatan seminar ini adalah bagaimana peran perempuan, baik di wilayah domestik keluarga maupun perempuan di masyarakat itu lebih nampak dan sesuai dengan kebutuhan situasi saat ini," paparnya. (din)

Share:

Definition List

Unordered List

Support