Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 29 Juni 2021

Kapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Cirebon

Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC -  Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin Covid-19  cukup tinggi. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bertajuk Sinergi Program Vaksinasi “Cirebon Sehat, Ekonomi Bangkit” di markas Batalyon Arhanudse 14/PWY, Selasa 29 Juni 2021. 

“Antusiasme masyarakat cukup besar, bahkan bukan hanya warga dari Kota Cirebon namun juga warga dari Kabupaten Cirebon,” ungkap Dofiri. 

Tanpa mengenal sekat wilayah, warga dari kedua daerah tersebut mendapatkan vaksin Covid-19 yang digelar hingga Kamis, 1 Juli 2021.

Antusias masyarakat sangat tinggi ditunjang dengan tempat yang terbuka dan luas. “Tempat ini sangat bagus, sudah disekat-sekat. Yang ada disini warga yang siap untuk divaksin,” ungkap Dofiri yang menggelar wawancara di hanggar tempat vaksinasi Covid-19 digelar. 

Sedangkan warga yang menunggu giliran dibuatkan tenda terpisah. “Tempatnya sudah ideal, terbuka dan nyaman.” ungkap Dofiri.

Vaksinasi massal, lanjut Dofiri, merupakan bagian dari 1 juta vaksin perhari yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

Di Jabar terdapat 487 gerai yang melaksanakan vaksinasi Covid-19, salah satunya di Kota Cirebon yang dipusatkan di markas Batalyon Arhanudse 14/PWY. “Mudah-mudahan target hari ini, 110 ribu di Jabar bisa tercapai,” ungkap Dofiri.

Melalui vaksinasi massal Covid-19 diharapkan herd immunity atau kekebalan kelompok segera terbentuk. Kekebalan ini sangat penting untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19 . “Sekalipun sudah vaksin, prokes 5M tetap harus dijalankan,” pinta Dofiri.

Sementara itu Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH menjelaskan,  vaksinasi  massal Covid-19 di Kota Cirebon bisa berjalan dengan baik berkat kerjasama antara Pemda Kota Cirebon, TNI dan Polri. 

“Sinergi yang baik ini untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Azis.

Ke depannya Azis berharap sinergi yang baik ini bisa terus dilakukan, terutama untuk meningkatkan vaksinasi Covid-19 kepada warga Kota Cirebon.

“Warga yang sudah mendapatkan vaksin, jangan lupa tetap terapkan prokes 5M,” tegas Azis. Yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. (din).
Share:

Kepala PTIPD IAIN Cirebon : Setiap Calon Mahasiswa Baru Jalur UM Mandiri Wajib Ikuti Prokes

Suasana pelaksanaan hari pertama ujian Computer Based Test (CBT), peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan Prokes yang ketat, cuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker, Senin (28/6/2021).

FOKUS CIREBON, FC - Ujian Computer Based Test (CBT), peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon,  dilaksanakan dengan Protokol kesehatan kepada 767 calon mahasiswa.

Panitia pengawas di halaman depan gedung M, langsung melakukan cek suhu badan para peserta. Setelah itu, calon mahasiswa di ruang tertentu terlebih di screening, baru kemudian di cek kelengkapan administrasinya, baru kemudian satu persatu diperbolehkan memasuki ruang ujian.

Kepala PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Darwam, M.Kom menjelaskan, pelaksanaan kegiatan UM-Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon diikuti oleh sebanyak 767 calon mahasiswa baru. 

Jumlah tersebut kemudian dibagi ke dalam empat hari kegiatan. Setiap kegiatan, diikuti sebanyak 100 orang, dan 100 orang dibagi ke dalam 5 ruang ujian. Masing-masing ruangan berisi 20 orang.

"Pada setiap kegiatan, pelaksanaanya dibagi ke dalam dua seasson, yakni pagi jam 08.00 WIB kemudian siang pada pukul 13.00 WIB. Dan  alhamdulillah, hari pertama UM-Mandiri di IAIN Cirebon pada Senin, (28/6/2021),  berjalan lancar dan kondusif," terangnya.

Darwam menjelaskan, setiap calon mahasiswa yang mengikuti UM-Mandiri, harus berpakaian sopan dan datang 1 jam sebelum ujian dimulai. Tujuannya untuk membantu dan memudahkan peserta ujian dengan terlebih dahulu diberikan simulasi.

"Ya, sebelum diberikan simulasi, tentu mereka kita screening terlebih dahulu, mereka harus kita pastikan dalam keadaan sehat, sehingga Prokes kita lakukan secara ketat. Kemudian baru cek kelengkapan administrasi, setelah semuanya dinyatakan oke, baru satu persatu memasuki ruang ujian," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kasubbag Akademik, Mahmudin SE, bahwa kegiatan yang berlangsung 4 hari ke depan ini, bertujuan untuk mencari calon mahasiswa  berpotensi.

"Mudah-mudahan calon mahasiswa kreatif dan berprestasi banyak terjaring di UM-Mandiri ini. Ya, kita harapkan  begitu, dan untuk kegiatannya sendiri, secara teknis panitia pengawas sudah siap sepenuhnya, artinya semua sudah berjalan lancar, termasuk pelaksanaan Prokesnya, semua dijalankan dengan baik," tandasnya. (din)

 


Share:

Senin, 28 Juni 2021

Kabar Gembira, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Membuka Program Doktor (S3) HKI

Prof Dr H Sugianto. SH MH, Ketua Prodi HKI-MH Pascasarjana, juga Guru Besar Ilmu Hukum, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di wilayah 3 Cirebon, membuka Program Doktor (S3) HKI. 

Program Doktor (S3) Hukum Keluarga Islam (HKI) ini dibuka bagi mahasiswa lulusan Magister (S2) yang ingin kembali melanjutkan studinya ke S3, dan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon merupakan yang pertama membuka program S3 HKI dan siap menerima mahasiswa baru dari semua jurusan.

Ketua Progam Studi (Prodi), HKI-MH, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Sugianto SH, MH, yang juga guru besar di ilmu hukum menyatakan, dibukanya Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) ini untuk menciptakan Magister Hukum Keluarga Islam yang berkualitas dalam rangka memunculkan dan mengembangkan pluralitas dan multicultural budaya lokal dan nusantara dengan memiliki daya saing dalam percaturan global.

"Selain membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Magister (S2) HKI juga membuka Program Doktor (S3) HKI. Visi program ini adalah kami ingin menjadi pusat pengembangan studi Ahwal Al-Syaksyiah hukum keluarga islam yang unggul dan terkemuka di tingkat nasional pada tahun 2025 dengan berbasiskan pada tradisi dan kearifan lokal," paparnya.

Prof H Sugianto SH MH juga menjelaskan dibukan program S3 HKI ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan profesional yang mampu melakukan perencanaan, pengelolaan pendidikan atau pengajaran, dan pemecahan problema masyarakat dalam bidang hukum dengan memadukan aspek tradisi dan kearifan lokal dalam pembelajaran secara mandiri.

Kemudian juga untuk menghasil lulusan mahasiswa yang mampu melakukan penelitian dan temuan karya ilmiah di bidang Ahwal Al-syaksyiah (Hukum Keluarga Islam) yang bermutu tinggi.

Terkait dengan legalitas, Prof Sugianto menegaskan, bahwa Program Doktor (S3) HKI ini sudah memiliki payung hukum, hal itu tertuang dalam Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor : 1191/SK/BAN-PT/M/IV/2019 tentang status akreditasi dan peringkat terakreditasi Program Studi Hukum Keluarga (Ahkwal Al-Asyaksiyah) pada Program Magister IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Alhamdulillah, legalitas itu tertuang pada keputusan BAN-PT ini, Program Magister ini sudah  berstatus terakreditasi dan terakreditasi B," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan para pengajar (dosen) profesional, baik dari internal IAIN Syekh Nurjati Cirebon maupun dari tenaga pengajar dari luar.

Dosen dari internal di antaranya Prof Dr H Adang Djumhur Salikin M.Ag, Prof Dr H Dedi Djubaedi M.Ag, Prof Dr H Sugianto SH MH, Prof Dr H Abdussalam DZ, MM, Prof Dr H Cecep Sumarna M.Ag, Dr H Sumanta M.Ag, Dr H Wasman M.Ag, Dr H Syafrudin M.Ag, Dr H Edy Setyawan Lc, MA, Dr H Didi Sukardi SH MH, Dr H Aan Jaelani M.Ag, Dr H Syamsudin M.Ag.

Sedangkan dosen dari luar seperti Prof Dr H Ibnu Artadi SH MH (Guru Besar FH UGJ Cirebon), Prof Dr H Aswanto SH MH (Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI), Prof Dr H Noorhaidi Hasan MA (Guru Besar UIN Yogyakarta), dan Prof Dr H Mukti Fazal SH MH (Ketua Komisi Yudisial RI).

Penerimaan mahasiswa baru, baik untuk Perogram Magister (S2) HKI maupun Program Doktor (S3) HKI, Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kata Prof Sugianto, dibuka secara online. 

Mahasiswa baru yang ingin mendaftarkan diri bisa langsung mengakases pendaftaran online di sc.syekhnurjati.ac.id/pascasarjana atau ke tempat pendaftaran di Sekretariat Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jl.Perjuangan Sunyaragi By Pass Cirebon, telp (0231) 481264 Ext.133, telp/fax (0231) 4891641. Pendaftaran dibuka 07 April 2021 sampai dengan 16 Juli 2021. (din)







Share:

Minggu, 27 Juni 2021

Penjualan Hewan Qurban Masih Sepi Pembeli

Ustadz Cecep Mulyana ketika ditemui di lapak jualannya kawasan Karang Anyar Drajat Cirebon


KESAMBI, FC - Perayaan Idul Adha / Idul Qurban 1442 H masih 23 hari ke depan, namun para penjual hewan kurban kambing dan sapi di wilayah Cirebon sudah mulai bermunculan.

Salah seorang penjual hewan kurban Ustadz Cecep Mulyana ketika ditemui fokuscirebon.com, Minggu ( 27/6 ), di lapaknya di kawasan Karang Anyar Drajat.

Ustad Cecep Mulyana menjelaskan bahwa dirinya sudah membuka lapak jualan hewan kurban kambing dan sapi sudah hampir seminggu yang lalu, namun hingga saat ini belum ada yang terjual. 

"Saya menyadari mungkin hal ini seiring belum pulihnya ekonomi selama masa pandemi covid 19, ujarnya

Dirinya mengakui bahwa lapaknya sudah banyak dikunjungi calon pembeli, ya sekedar tanya tanya harga dan sebagainya. 

"Kalau yang pesan sih sudah banyak baik kambing maupun sapi walaupun hanya pesan titip dan nandai kambing dan sapinya, ya mudah mudahan yang pesan tersebut pada saatnya jadi  beli dan pada akhirnya terjual, " akunya.

Ketika ditanya kisaran berapa harga kambing dan sapi tersebut, Ustadz Cecep menyebut tanpa menutup nutupi kepada fc,  mengatajan bahwa harga kambing kisaran mulai 2,5 juta sampai 4,5 jutaan, sedangkan  harga sapi berkisar mulai 20 juta hingga 30 jutaan.

Ustadz Cecep berharap walaupun penjualan hewan kurban kambing dan sapi masih sepi, mudah mudahan mendekati hari raya kurban, kambing dan sapinya habis terjual, seraya memohon doa kepada fokuscirebon.com ( Didi )

Share:

Jumat, 25 Juni 2021

Putus Penyebaran Covid 19, BPBD Kota Cirebon Berikan Bantuan Penyemprotan dan Masker ke Warga Permata

BPBD Kota Cirebon berikan bantuan masker dan penyemprotan di warga Permata Haramukti Utara (PHU).

HARJAMUKTI, FC - Pandemi Covid 19 masih terus berlangsung, bahkan data warga terpapar pun terus kian bertambah, membuat pihak BPBD Kota Cirebon bertindak cepat melalui pembagian masker dan penyemprotan di lingkungan warga.


Seperti kegiatan yang dilakukan di RW 14 Permata Harjamukti Utara (PHU), Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun tangan memberikan bantuan penyemprotan disinfektan dan pemberian masker kepada warga setempat, Jum'at (25/6).

Kepala BPBD Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar mengatakan, RW 14 PHU merupakan RW yang kesekian kalinya yang meminta lingkungannya disemprot, selain di RW 14 sudah banyak jadwal yang  harus dilayani pihaknya di Kota Cirebon.

Khaerul Bahtiar berharap, agar penyebaran/pencegahan mata rantai dan pemutusan Covid 19 bisa dilakukan jika dimulai dari kesadaran pribadi masyarakat  dengan melaksanakan protokol kesehatan 5 M.

"Yakni memakai masker,  menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, pola hidup sehat ditingkatkan, ujarnya

Petugas BPBD sebenarnya sudah lelah dalam membantu masyarakat, mengapa, karena tidak adanya kesadaran dari masyarakat untuk membantu pemerintah ikut serta menanggulangi wabah covid 19 ini.

Kendati begitu, pihaknya siap membantu masyarakat apabila memerlukan bantuan. "Silahkan ajukan surat permohonan bantuan dan  Insya Allah kami akan bantu semaksimal mungkin serta semuanya gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun, " jelas Khaerul Bahtiar.

Sementara itu Ketua RW 14 Permata Harjamukti H. Anang Juli Suryanto mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan BPBD yang telah turun tangan secara langsung dan memberikan bantuan berupa penyemprotan kepada seluruh rumah warga dan pemberian masker setelah warganya ada yang terpapar covid 19. 

Dirinya juga berharap agar warganya tetap waspada dan hati hati untuk tetap menjaga kesehatan agar imun tetap  terjaga. "Pasca penyemprotan ini jaga lingkungan masing masing, agar lingkungan tetap sehat dan juga tercegah dari demam berdarah," pungkasnya. (didi)
Share:

Pemkot Cirebon Libatkan Dishub dan TNI/Polri dalam Program Vaksinasi Massal

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH.

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon gelar vaksinasi massal. Vaksinasi yang digelar merupakan sinergitas Pemda, TNI, Polri, dan stakeholder lainnya di Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat melakukan press conference dengan wartawan di Balai Kota Cirebon, Kamis, 24 Juni 2021, menjelaskan saat ini penyebaran Covid-19 sudah memprihatinkan. “Hampir seluruh rumah sakit penuh, bahkan sejumlah pasien terpaksa harus waiting list atau menunggu,” ungkap Azis. Mereka harus menunggu untuk masuk ke ruang perawatan atau tempat isolasi mandiri terpusat yang dimiliki oleh Pemda Kota Cirebon.

Upaya yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang semakin mengganas yaitu dengan mempercepat proses vaksinasi Covid-19. 

Percepatan proses vaksinasi dilakukan dengan melibatkan unsur terkait, termasuk TNI dan Polri. 

“Alhamdulillah saya bersyukur di tengah pandemi Covid-19 yang mengganas saat ini,  ada sinergitas yang baik antara Pemda Kota Cirebon dengan TNI dan Polri  untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19,” ungkap Azis.

Selanjutnya Azis berpesan kepada setiap RW di Kota Cirebon untuk memanfaatkan kesempatan vaksinasi massal ini. 

“Terutama untuk lansia yang belum mendapatkan vaksin agar segera melaporkan ke gugus tugas yang ada di setiap kelurahan dan kecamatan,” ungkap Azis. 

Sehingga semua terdata. Azis juga meminta dukungan semua elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19. “Semua tidak akan berhasil tanpa dukungan dari masyarakat,” ungkap Azis.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan vaksinasi massal Covid-19 yang diberi nama Serbuan Vaksinasi Serentak akan digelar mulai Jumat, 25 Juni 2021 hingga Kamis, 1 Juli 2021. 

“Digelar di hangar milik Batalyon Arhanud-14/PWY,” ungkap Agus. Tersedia 12.700 vaksin yang akan disuntikkan kepada masyarakat. Masing-masing terdiri dari 5.500 vaksin dari jalur Polres Cirebon Kota dan 7.200 vaksin dari jalur TNI. “Semua vaksin sudah ada di Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Sekitar 200 tenaga medis akan disiagakan setiap hari untuk melayani pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. 

“Berasal dari  tenaga medis TNI, Polri, dan rumah sakit swasta, serta tenaga medis di Pemda Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Proses vaksinasi Covid-19 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama pada Jumat, Sabtu, dan Senin (25, 26 dan 28 Juni 2021) digelar untuk yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon sebanyak 8 ribu orang. 

Sedangkan tahap kedua digelar pada Selasa, Rabu, dan Kamis (29, 30 Juni dan 1 Juli 2021) untuk masyarakat umum Kota Cirebon usia 18 tahun ke atas dengan cara mendaftarkan diri secara online melalui tautan https://vaksinasi.cirebonkota.go.id/ yang dapat diakses mulai hari Sabtu, 26 Juni 2021,  dan mobilisasi masyarakat dengan target minimal 2000 vaksin diberikan setiap harinya. 

Untuk mobilisasi masyarakat, lanjut Agus, akan dikoordinasi oleh camat, danramil, dan kapolsek di setiap wilayah kecamatan Kota Cirebon.

“Pendataannya sudah bisa dilakukan mulai sekarang,” ungkap Agus. 

Untuk mendatangkan warga menuju lokasi penyuntikkan vaksin Covid-19 melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI dan Polri termasuk armada yang mereka miliki.  

“Sehingga memudahkan masyarakat untuk mendatangi lokasi vaksinasi Covid-19,” ungkap Agus.  

Sementara Danyon Arhanud 14/PWY Cirebon, Letkol (Arh) Haris Atmaja Adinata, menjelaskan mereka siap untuk menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Kota Cirebon. 

“Protokol kesehatan tetap kami jalankan dengan ketat sekalipun banyak masyarakat yang akan mendapatkan vaksin,” tegas Haris. (din)

Share:

Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi Pecahkan Emas Kedua di Cabang MKTQ IPPBMM VIII Yogyakarta

 

Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi, memecahkan emas kedua di Cabang MKTQ di IPPBMM VIII Jogyakarta, Kamis (24/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Bangga, terus terucap atas raihan prestasi yang ditorehkan para kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang kembali mendulang medali emas kedua di Cabang MKTQ di IPPBMM VIII Yogyakarta, Kamis (24/6/2021).

Medali emas kedua tersebut diraih oleh Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi pada Cabang Musabaqah Karya Tulis Al-Quran.

Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi, memecahkan emas kedua tersebut melalui karya tulisnya, “Potret Perempuan dan Kontra Ekstremisme : Menjinakkan Moralitas Liar melalui Pembinaan Keluarga Rabbi Radhiyya“, dalam Cabang Musabaqah Karya Tulis Al-Qur’an – IPPBMM 2021.

Muhamad Sofi Mubarok, M.H.I (Coach MKTQ), memberikan ucapan selamat kepada saudara Ayi Yusri atas keberhasilannya meraih emas, dan selaku pelatih, Muhamad Sofi Mubarok merasa bahagia karena bisa mengharumkan nama IAIN Cirebon di ajang IPPBMM VIII SUKA Yogyakarta.

“Saya ucapkan selamat dan sukses. Bahagia sekali mendampingi saudara Ayi Yusri untuk meraih hasil terbaiknya pada event kali ini,” terangnya.

Muhamad Sofi Mubarok juga menjelaskan jika kontingen Ayi Yusri ini luar biasa. "Selama bulan Ramadhan, sering kali saya “memaksanya” untuk memulai latihan, bahkan sejak tengah malam pukul 23.00 s.d. pukul 01.00 dini hari. Hebatnya, Ayi tidak pernah mengeluh, dan selalu bersemangat dalam latihan, termasuk dalam memperbaiki setiap hal yg saya sampaikan guna merevisi papernya, hingga terakhir dikirimkan ke panitia," katanya.

Menurut Sofi setidaknya sudah ada 7 naskah revisi yang dilakukan agar karyanya dapat memberikan suatu perspektif baru bagi dewan juri," jelasnya Sofi sebagai coach/official.

Sofi juga menegskan, bahwa  kekuatan paper Ayi ini terlihat dari kebaharuan gagasan yang ia tampilkan, yakni bagaimana perempuan kini tampil sebagai subjek dalam aksi terorisme, dan bagaimana konstruksi Rabbi Radhiyya ditawarkan untuk mengurai problematika.

"Sejauh ini, kendala yang ada hanya di soal retorika, namun Ayi Yusri mampu menunjukan talenta terbaiknya, sehingga mampu menjuarai cabang ini dan berhasil mencapai posisi pertama pada final presentasi, yang semula pada babak penyisihan berada di peringkat kedua dari paper yg diajukan," pungkasnya. (din)
Share:

Kamis, 24 Juni 2021

Korem 063/SGJ Gelar Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme

Danrem 063/SGJ & Kasrem photo bersama perwakilan peserta usai acara, dengan prokes yang ketat, Kamis, (24/6/2021). 


FOKUS CIREBON,  FC - Korem 063/SGJ menggelar kegiatan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme/separatisme dengan tema "Meneguhkan Toleransi Mencegah Radikalisme dan Separatisme" di Saung Makorem 063/SGJ, Kamis (24/6). 

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 063/SGJ, Kolonel INF Elkines Villando Dewangga K, SAP menyatakan, TNI akan tetap dengan sekuat tenaga menjaga pertahanan yang kuat dan utuh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, melalui pembinaan wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan dan kewirausahaan. 

Menurut Danrem, sasaran yang akan dicapai adalah terwujudnya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman radikalisme dan separatisme, dan terbentuknya komponen bangsa yang memiliki kepribadian dan jiwa kebhinekaan, guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat demi tegaknya keutuhan  NKRI.

Danrem 063/SGJ juga menegaskan bahwa TNI adalah komitmen, TNI selalu komitmen dengan sumpahnya. Salah satunya adalah sumpah prajurit, yaitu setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 

"Kita sudah di sumpah sejak jadi tentara, dan sumpah itu tidak akan pernah dilupakan, sampai akhir hayat, jadi percayalah bahwa TNI itu betul betul tentara yang  Pancasila dan yang UUD 1945, dan  perlu dipahami bahwa tentara itu tetap tegak lurus, tidak belok kanan, tidak belok kiri," terannya. 

Sementara itu, salah seorang  tokoh agama yang hadir pada kegiatan tersebut Ustadz Didi Sunardi, SE menyampaikan sangat mengapresasi kegiatan tersebut dan hal ini perlu terus digelorakan dan dilaksanakan oleh Korem 063/ SGJ kepada semua komponen anak bangsa dan umat beragama.

"Terlebih adanya program TNI masuk pondok pesantren dan masjid untuk memberikan  pemahaman tentang arti pentingnya sikap nasionalisme menjaga keutuhan NKRI," ujar Ustadz Didi yang juga Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Cirebon.

Hadir pada kesempatan tersebut Kasrem 063/SGJ Letkol Inf Heri Rustanto, para Dandim, Para Kasi Korem, Danramil, Babinsa, KH. Wawan Arwani Ponpes Buntet, KH. Miftah Ponpes Benda Kerep KH. Arif Suhartono, Camat se kabupaten dan Kota Cirebon, Ormas, OKP, Mahasiswa dan tamu undangan lainnya. (Didi)

Share:

Jaja Suteja Meraih Gelar Doktor dengan Nilai Memuaskan

Pascasarajana IAIN Cirebon kembali mencetak Doktor, Kamis (24/6/2021). 

FOKUS CIREBON, FC - Pascasarjana IAIN Syekh Nurati Cirebon menggelar kegiatan Ujian Terbuka Promosi Doktor dengan peserta DR. Jaja Suteja, M.Pd bertempat di aula pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon lantai 4. 

Dengan didampingi oleh keluarga, dan promotor, Jaja Suteja merupakan Doktor pertama lulusan Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan berhasil menyelesaikan sidang terbuka tersebut dengan memperoleh hasil yang memuaskan, Kamis (24/06).

Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. H. Dedi Djubaedi, M.A, yang juga Ketua Sidang,  menyampaikan rasa syukur atas kelulusannya saudara Jaja Suteja, M.Pd yang mana beliau dari S1, S2 dan S3 lulus di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

“Pertama, hari ini alhamdulillah Allah SWT berikan anugerah nikmat kepada kita, yaitu dengan lahirnya Doktor baru, yang kedua beliau merupakan alumni s1, S2 dan S3 di IAIN Syekh Nurjati Cirebon," terangnya.

Dedi berharap, dengan selesainya saudara Jaja Suteja, M.Pd angkatan pertama ini, maka temannya yang 24 orang lagi diharap bisa segera menyusul, karena merupakan kebanggaan dan bagi umat adalah kebutuhan. (Bam)

Share:

Workshop Pembekalan Peserta KKN-DR 2021 : Membentuk Karakter Mahasiswa Inovatif dalam Pengabdian Masyarakat

Workshop Pembekalan kepada calon peserta Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) Tahun 2021, Rabu, (23/6/2021).

FOKUS CIREBON, FC - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengagendakan kegiatan Workshop Pembekalan kepada calon peserta Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) Tahun 2021. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual via zoom meeting dan via streeming youtube LP2M, karena jumlah calon peserta KKN-DR sebanyak 2.380 mahasiswa sedangkan kapasitas zoom hanya 500 peserta. 

Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan selama dua hari. Bagi Peserta yang tidak bisa ikut gabung di zoom meeting, bisa lewat via youtube.

Sesuai agenda, pembekalan calon peserta KKN-DR oleh LP2M dilaksanakan selama dua hari,  Selasa-Rabu, (22-23/6/2021), dan kegiatannya dibagi menjadi empat sesi, tiap hari dua sesi. 

Calon peserta sebanyak 2.380 ini, dibagi menjadi 149 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 16 peserta. 

Kegiatan hari pertama (Selasa, 22/06/2021) diikuti peserta sesi 1 pukul 09.00-12.00 (kelompok 1-37) , peserta Sesi 2 pukul 13.00 – 16.00 (kelompok 38-74). Kegiatan hari kedua (Rabu, 23/06/2021) diikuti peserta sesi 3, pukul 09.00-12.00 (kelompok 75-112), dan peserta sesi 4 pukul 13.00-16.00 (kelompok 113-149).

Dalam sambutan pembukaan hari pertama, Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengejewantahan Tri Dharma PT (Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian), sesuai amanah UU No. 20 Tahun 2003.  

"Dharma Pengajaran didapatkan di Fakultas, Dharma Penelitian dan Pengabdian ditanggungjawabi oleh LP2M, sehingga merupakan kegiatan kurikuler Wajib dilaksanakan oleh mahasiswa. Sehingga KKN ini merupakan kegiatan pengabdian lintas keilmuan, lintas sektoral, dan interdisipliner, jika pengabdian dilakukan hanya satu keilmuan maka kegiatan tersebut masuk kategori PPL yang dikelola oleh fakultas," paparnya. 

Yani juga menjelaskan, bahwa Kuliah Kerja Nyata dari Rumah (KKN-DR) merupakan kegiatan pengabdian alternatif bersifat darurat sebagai solusi menghadapi kondisi pandemi Covid-19, tetapi dalam pelaksanaannya tidak mengurangi substansi seperti KKN Reguler.

Mahasiswa dituntut untuk berinovasi dalam pelaksanaan KKN-DR sebagai out put, bagaimana bisa menghasilkan karya inovatif sesuai Prodi. Misal, Mahasiswa Prodi IAT, bagaimana bisa menghasilkan karya berupa Tafsir Juz ‘amma, mahasiswa Prodi KPI bagaimana membuat  karya berupa modul Keluarga sakinah. Mahasiswa membuat karya ilmiah yang bisa dikirim ke Jurnal Pengabdian. 

Tentunya semua karya inovatif tersebut sudah melalui bimbingan dan arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing-masing peserta, manfaatkan dan maksimalkan kegiatan ini. 

“Terima kasih kepada semua pihak, Panitia, peserta, dan Keluarga Besar LP2M yang telah mensukseskan kegiatan Pembekalan ini” pungkas Yani menutup sambutannya.

Sementara itu, workshop pembekalan ini diisi oleh tiga pemateri yang saling bergantian di tiap sesi; yakni Dr. Budi Manfaat, M.Si, (Kapus Penelitian), H. Mahbub Nuryadien, M.Ag (Kapus PkM) yang menyampaikan materi tentang seputar KKN-DR (Pengertian, Tahapan, Bentuk Kegiatan, Bimbingan, dan Pelaporan KKN-DR), sedangkan Drs. H. Ibnu Sina, M.Si (Arsiparis di LP2M) menyampaikan materi terkait teknis dan Proses Kegiatan KKN-DR melalui Aplikasi Akmal Sejati.

Dr. Budi Manfaat, M.Si dalam penyampaian materi, beliau menuturkan bahwa Kegiatan KKN ini merupakan bentuk ikhtiar bagaimana kita bisa menjadi manusia bermanfaat khoirunnas anfa’uhum linnaas. Bagaimana kita peka terhadap kondisi masyarakat yang kita hadapi dan bagaimana kemudian merespon dengan sesuatu yang bermanfaat, inilah bentuk pengabdian. 

“KKN-DR adalah Kuliah Kerja Nyata dari rumah keluar untuk masyarakat, bukan di rumah atau untuk keluarga. Jadi jika ada pertanyaan, saya di rumah sudah mengajar adik atau saudara apakah masuk kategori KKN-DR? Maka hal itu tidak termasuk” pungkas beliau.

Pada sesi yang berbeda, materi yang sama juga disampaikan oleh H. Mahbub Nuryadien, M.Ag yakni tentang seputar KKN-DR. 

Mahbub Nuryadien menuturkan bahwa kegiatan KKN pada tahun 2021 ini dilaksankan melalui perpaduan antara daring/online dan luring/offline sebagaimana surat edaran Rektor. 

Dalam kegiatan persiapan, pembekalan, bimbingan, dan pelaporan dilaksanakan secara daring/online melalui aplikasi AKMAL Sejati dan media sosial, sedangkan kegiatan pelaksanaan secara offline dari rumah atau tempat tinggal masing-masing.


H. Ibnu Sina, M.Si selaku Arsiparis di LP2M menyampaikan materi terkait Teknis dan Proses KKN-DR melalui Aplikasi AKMAL Sejati. Materi tersebut beisi seputar bagaimana teknis membuka, mengisi dan melengkapi data di Aplikasi, Proses dan teknis Pelaporan di Aplikasi Akmal Sejati.

“Akmal Sejati ini merupakan Aplikasi yang khusus dibuat untuk kegiatan KKN, tidak hanya KKN-DR saja. Tetapi karena kondisi saat ini belum memungkinkan dilaksanakan secara reguler maka dilaksnakan dari rumah atau tempat tinggal masing-masing” tuturnya. 

Lanjut Ibnu Sina, bahwa Aplikasi Sistem Manajemen Informasi dan pelayanan administrasi pelaksanaan KKN Mahasiswa yang berbasis web dan bersifat On-line (daring) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dapat diakses melalui website : kkn.syekhnurjati.ac.id.

Setelah mengikuti Workshop Pembekalan oleh LP2M, sebanyak 2.380 mahasiswa resmi menjadi peserta KKN-DR tahun 2021 karena merupakan agenda wajib yang harus diikuti. 

Selanjutnya para peserta selama dua hari berikutnya tanggal 24 – 25 Juni 2021 diwajibkan mengikuti pembekalan oleh DPL masing-masing. 

Adapun materi pembekalan yang akan disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan terkait dengan bagaimana menyusun tema, membuat rencana program Kegiatan KKN, membuat laporan harian dan pekanan, membuat artikel sesuai tema, bagaimana teknis menyusun laporan akhir, dan teknik pendekatan dengan masyarakat. 

"Melalui pembekalan yang maksimal diberikan kepada peserta, diharapkan mahasiswa bisa menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat untuk masyarakat sebagai output atau hasil dari kegiatan KKN-DR," tandasnya. (din) 
Share:

Kontingen IAIN Cirebon Cabang Karate Sukses Mendulang Medali Emas

Didapuk Juara 1 : Salmi Harfi Nabillah, kontingen IAIN Cirebon Cabang Karate mampu menjadi atlit terbaik dengan medali emas, Rabu, (23/6/2021).


Dinobatkan Juara 1, Panggung IPPBMM VIII Jogyakarta Bergemuruh Riuh Tepuk Tangan


YOGYAKARTA, FC - Keren, wajah para Official Cabang Karate IAIN Cirebon mulai merona dengan senyuman bibir manisnya. Bahkan panggung IPPBMM VIII Jogyakarta mendadak bergetar oleh riuh tepuk tangan saat kontingen IAIN Cirebon Cabang Karate dinobatkan sebagai juara 1. 

Prestasi gemilang ini tentu berkat kegigihan dan perjuangan para kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon di IPPBMM VIII UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, yang mampu membuktikan skill terbaiknya. Lalu siapa kah dia ?, tak lain adalah Salmi Harfi Nabillah, atlit Cabang Karate pada lomba Perorangan Putri. 

Salmi Harfi Nabillah dengan kemampuan dan kegigihannya, berhasil memperoleh medali emas di ajang Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (PBMM) ke VIII 2021. 

Nasrullah, M.Pd (Official Cabang Karate) menyatakan, jika medali emas Cabang Karate ini adalah perolehan medali emas pertama untuk kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam ajang IPPBMM di Yogyakarta.

Nasrullah menegaskan, bahwa  perolehan medali emas ini merupakan hasil yang memuaskan pada cabang karate putri yang dinobatkan Juara 1. 

Dalam persiapannya, Salmi Harfi Nabillah, kata Nasrullah, selain seorang atlit, juga sudah matang dan memiliki waktu yang cukup untuk berlatih.

"Setiap harinya, terus memanfaatkan dengan latihan rutin. Alhamdulillah akhirnya memperoleh hasil yang memuaskan," ujarnya.

Nasrullah juga menyatakan, jika hasil ini menjadi kebanggaan bagi civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. "Semoga prestasi ini menjadi pemicu bagi kontingen yang lain," harapnya.


Dijelaskan, dalam pertandingan antar kontingen, sistem penilaiannya melalui zoom dan di nilai oleh 7 juri yang profesional secara kapabilitas.

"Untuk cabang karate ini, terbagi ke dalam dua group, dimana nilai tertinggi masuk ke final, kemudian yang ketiga dan keempat masuk ke semi final. Alhamdulillah, dalam urutan empat terakhir mendapat nilai 22,60 pada sesi penyisihan," terangnya.

Sementara pada babak semi final melawan UIN Sunan Kalijaga, mendapat nilai 21.00, kemudian IAIN Syekh Nurjati Cirebon mendapat 22.40 dan akhirnya IAIN Syekh Nurjati Cirebon dinobatkaan sebagai juara 1 dengan perolehan medali emas. (din)
Share:

Rabu, 23 Juni 2021

Gandeng IAIN Cirebon, Bank Syariah Indonesia Kembangkan Ekonomi Syariah

BSI BUKA KERJASAMA : Penyerahan bantuan dana pembinaan dan pemberdayaan PKL di lingkungan IAIN SNJ Cirebon oleh Nanung (Areal Manager Bank Syariah Indonesia (BSI), kepada Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag secara simbolik, Rabu, (23/6/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - PT Bank Syariah Indonesia Tbk siap melakukan kolaborasi dan sinergi dengan lembaga riset dan perguruan tinggi untuk pengembangan ekonomi syariah.

Hal itu diungkapkan Nanung, Areal Manager Bank Syariah Indonesia (BSI), dalam acara penyerahan bantuan dana pembinaan dan pemberdayaan PKL di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (22/6/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat, Lantai II kampus setempat, diterima langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon beserta para unsur pimpinan lainnya dan berjalan khidmat. 

Nanung dalam sambutannya menyampaikan, bahwa BSI merupakan gabungan Bank Syariah di Indonesia yang belum lama ini diresmikan oleh bapak presiden.

"BSI lahir dalam rangka menjaga agar ekosistem ekonomi dan perbankan syariah bisa besar dan kuat, untuk itu perlu adanya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan," ujarnya. 

Selain itu, kata Nanung, BSI juga aktif dalam melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi terkait implementasi kurikulum keuangan syariah, penelitian, dan pengembangan produk serta layanan bank syariah.

Untuk itu, Nanung berharap, BSI bisa ikut serta berperan dalam bidang pendidikan, membantu masyarakat dalam hal ini bekerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berupa beasiswa, kartu pegawai, magang (mempraktekan ilmu yang diperoleh, langsung diterapkan di BSI). 

"Dalam segi infrastruktur, untuk membangun ATM BSI dan FoodCourt di lingkungan kampus dan bisa bermanfaat bagi civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sedang dalam proses menuju UISSI, juga untuk masyarakat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon," paparnya.

Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syakeh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan, IAIN SNJ Cirebon mendapat mandat langsung dari Gus Menteri untuk menjadi Universitas Islam Siber Indonesia (UISSI), dan saat tengah dalam pembenahan, terutama di bidang infrastruktur dan proses pembelajaran. 

Sumanta berharap, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat bersinergi dengan BSI dalam membangun dan  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang pendidikan (beasiswa), infrastruktur (ATM, FoodCourt) dan yang lainnya.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Drs. H. Subarja, M.Pd (Kepala Biro AUAK), Dr. Kartimi, M.Pd (Warek II), Prof, H, Dedi Djubaedy, M.Ag (Direktur Pasca) dan unsur pimpinan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis. (din)


Share:

Raih Opini WTP, Wali Kota Cirebon Ucapkan Terim Kasih Kepada DPRD dan Stikeholder

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H

FOKUS CIREBON, FC – Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan kerja sama semua pihak. Perbaikan terus dilakukan untuk mengurangi persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Cirebon.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat Rapat Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Cirebon tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PP APBD) tahun anggaran 2020 di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon.

“Sebelum menyampaikan nota, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini,” ungkap Azis, Selasa, 22 Juni 2020.

Baik kerja sama antara Pemda dan DPRD maupun dengan seluruh stakeholder lainnya di Kota Cirebon. Sehingga Kota Cirebon kembali dapat meraih opini WTP untuk kelima kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Raihan opini WTP didapatkan setelah BPK RI Perwakilan Jabar melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2020.

“Harapan kami tentunya raihan  opini WTP ini akan diikuti minimnya persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Cirebon,“ ungkap Azis.

Namun raihan opini WTP, lanjut Azis, bukan tanpa catatan. “Masih ada beberapa hal yang harus kita perbaiki,” ungkap Azis. 

Di antaranya dari segi pengawasan, pengelolaan maupun administrasi seperti sistem pengawasan internal (SPI), pengelolaan barang milik daerah, serta pengawasan terhadap BUMD dan pengelolaan pendapatan daerah.

Selanjutnya hari ini, Pemda Kota Cirebon menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 kepada DPRD Kota Cirebon. 

Sesuai dengan amanat UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, terutama pasal 320 ayat 1 yang menyebutkan kepala daerah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD. 

“Dengan melampirkan laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK RI,” ungkap Azis.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, S.Pd., mengapresiasi opini WTP yang berhasil diraih oleh Pemda Kota Cirebon. 

“Raihan opini WTP lima kali berturut-turut menandakan Pemda Kota Cirebon dapat menyajikan laporan keuangan yang wajar dalam semua hal,” ungkap Affiati. 

Mulai dari posisi keuangan, hasil usaha atau laporan realisasi anggaran laporan, arus kas yang semuanya sudah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku.

Selanjutnya sesuai dengan amanat UU No 23 tahun 2014, persetujuan bersama terhadap raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020 sudah harus didapatkan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran belanja berakhir atau akhir Juni 2021. (Heri)
Share:

Selasa, 22 Juni 2021

Berebut Medali, Kontingen Cabang Musikaliasi IAIN Cirebon Sabet Juara II di IPPBMM VIII Yogyakarta

Cabang Musikalisasi Hadits dalam penampilan perdananya pada IPPBMM VII Sunan Kalijaga Yogyakarta meraih juara II


FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira, kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Cabang Musikalisasi Hadits berhasil meraih gelar Juara II pada IPPBMM VIII, Jogyakarta, Selasa, (22/6/2021). 

Prestasi ini tentu sangat membanggakan civitas akademika IAIN Cirebon, karena berjuang diperhelatan tingkat nasional tidak lah semudah seperti membalikan telapak tangan, harus dengan penuh persiapan, kesungguhan dan tekad kuat untuk menjadi juara.

Atas prestasi ini, Wakil Rektor III, Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag memberikan apresiasinya dan ucapan terima kasih kepada kontingen Musikalisasi Hadits atas gelar juara II yang diraihnya dan membawa nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon di level nasional.

Lalu, siapa saja kah tim musikalisasi hadits yang sudah mengharumkan almamaternya diajang IPPBMM VIII, Yogyakarta ?, tim tersebut di antaranya Idah Faridah Laily, M.Pd (Official), Muhamad Syaikhu, S.Pd (Official), Puja Kahla Salsabila S, Nabila Elok Hisbiyyah Munirudin, Riyan Hidayat, Muhammad Farhan Nofiansyah, Santoso, dan Faihul Fauzi Mushofahuddin Al Karim. 

"Ya, kami juga berharap kontingen lainnya dapat menyusul menyumbangkan medali untuk IAIN Syekh Nurjati Cirebon," kata Ilman Nafi'a, yang bersyukur kontingennya di salah satu cabor berhasil membawa medali.

Rasa gembira juga disampaikan Idah Faridah Laily, M.Pd (Official Musikalisasi Hadits). Kegembiraan Idah tekait kontingen IPPBMM Cabang Musikalisasi Hadits berhasil menyabet juara II. Padahal cabang ini baru pertama kali mengikuti perlombaan di IPPBMM.

Idah menyampaikan rasa terima kasih nya kepada pihak yang telah ikut serta membantu tim, sehingga dengan persiapan yang terbatas ini, kontingen kita masih mampu meraih gelar juara II di IPPBMM VIII.

"Ahamdulilah mendapat juara II. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi, sehingga bisa ikut serta dalam lomba seperti IPPBMM, Pionir maupun yang lainnya," ujar Ida.

Sementara itu, Fatihul Fauzi (Vokalis Musikalisasi Hadits) menyatakan, dengan rekomendasi dari Warek terkait hadits yang disiapkan, juga keaibukan masing-masing, namun masih bisa fokus latihan instrument, suara dan terutama mental. 

"Kami mencoba fokus di artikuliasasi, kefasihan dan mentalitas, di mana itu merupakan point yang di nilai oleh juri. Alhamdulillah akhirnya kami berhasil  mendapat juara II," ujarnya. (din)
Share:

Perhelatan IPPBMM VIII Yogyakarta, Kontingen IAIN Cirebon Targetkan Pulang Bawa Medali

Jadwal Pertandingan, Kontigen IAIN SNJ Cirebon siap berlaga di IPPBMM VIIIYogyakarta, Selasa, (22/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Kontingen IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon akan terus berjuang untuk bisa masuk dalam 5 besar. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'a, bahwa tergetnya adalah pulang membawa medali.

Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Dodi Dahwana Putra, S.E.I, M.A.B kepada fokuscirebon.com mengatakan, bahwa dirinya bersama tim official lainnya sudah sejak awal mengawal para kontingen IAIN Cirebon di ajang bergengsi IPPBMM VIII, Jogyakarta.

"Ya, kontingen kami dalam rangka mengikuti kegiatan invitasi pekan pengembangan bakat dan minat (IPPBMM) VIII tahun 2021 di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta," kata Dodi Dahwana, Selasa, (22/6/2021).

Dodi juga menjelaskan, bahwa kontingen IAIN Cirebon berpartisipasi dalam 29 cabang dan telah mengikuti 20 cabang online dan kini tinggal memasuki babak final pada 21-25 Juni 2021.

"Tinggal menyisakan 9 cabang lomba lagi. Sembilan cabang tersebut adalah cabang Luring dan Daring Zoom," kata Dodi.

Sementara hari ini yang akan berlomba dari babak penyisihan yaitu Tenis Meja, Musabaqoh Fahmil Qur'an (MFQ) dan Catur (Luring).

Sedangkan untuk daring, hari ini pada sesi I adalah cabang Debat Bahasa Arab (Dodi Robansyah & Reyhan Royan, keduanya PBA FITK), Debat Bahasa Inggris (Dhea dan Iffa Fathima, keduanya TBI FIKT) dan MQK putra putri (ZIKRI ALFI (HKI) dan Firda Aulia (KPI).

Sementara untuk Luring Cabor Catur kelas Kilat  yaitu Widdy Yos Firmasyah- dari MPI FITK  dan Klasik Putri adalah Ani Wahyuni dari TBI FITK. Sedangkan Klasik Putra (Thoha Akshin dari TBI FITK. 

Demikian juga untuk Tenis Meja tunggal putra adalah Hisyam Muzaki dari SPI FUAD. Tunggal Putri nya yaitu Intan Nuraini Tadris dari IPS FITK.

Untuk Ganda Putra kata Dodi, adalah Fikri Miftah Nugraha dari PGMI FITK dan Hisyam Muzaki dari SPI FUAD.

"Kami atas nama kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon mohon doa dan dukungannya dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon agar kami berhasil memberikan medali dan berkontribusi terhadap pengembangan lembaga melalui peningkatan dan penguatan prestasi mahasiswa," ujar Dodi. (din)



Share:

Warek III, Warek II dan Kabiro AUAK IAIN Cirebon Hadiri Pembukaan dan Perhelatan IPPBMM VIII di Jogyakarta

Dr H Ilman Nafi'a M.Ag bersama para Warek III PTKIN lain tengah mengikuti prosesi pembukaan IPPBMM VIII di Yogyakarta dengan pakaian adat jawa.


YOGYAKARTA, FC - Dengan mengenakan kostum khas Yogyakarta, yakni kain Lurik dan Blankon, Dr H Ilman Nafi'a, M.Ag, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon menghadiri pembukaan sekaligus perhelataan IPPBMM VIII di Jogyakarta.

Kegiatan yang belangsung dari tanggal 21-25 Juni 2021 ini, juga dihadiri oleh para Wakil Rektor PTKIN lain se Jawa dan Madura. 

"Alhamdulillah, pembukaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat (IPPBMM) ke VIII di UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta pada 21 Juni 2021 kemarin berjalan sangat meriah, dengan Prokes yang ketat," ujarnya.

Ilman Nafi'a menjelaskan, IPPBMM ini adalah ajang silaturrahim dan unjuk prestasi akademik, olah raga dan riset antara mahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura. 

"Hari ini, selasa tanggal 22 Juni 2021 adalah hari pertama kompetisi akan dimulai, kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon full team akan menghadapi kontingen dari 17 PTKIN se-Jawa dan Madura," terangnya.

Warek II, Dr Kartimi, M.Pd bersama Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga ikut serta dalam prosesi pembukaan IPPBMM VIII di Yogyakarta.

Ilman Nafi’a juga menyatakan, bahwa kontingan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah siap bertanding, dan berharap maksimal. 

"Paling tidak, lagi dilihat dari proses persiapannya. Kami berharap kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa masuk dalam 5 besar," katanya. (din)
Share:

Suport Para Kontingen, Dekan FITK IAIN Cirebon Harapkan IPPBMM IX Bisa Diselenggarakan di Cirebon

Dr H Farihin Nur M.Pd, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berharap penyelenggaraan IPPBMM IX bisa diselenggarakan di Cirebon, Selasa, (22/6/2021). 

FOKUS CIREBON, FC - Ajang bergensi antar PTKIN di event IPPBMM, menyulut semangat kontingen untuk menjadi yang  terbaik. Berbagai persiapan pun digenjot, agar harapan prestasi dengan pulang bisa membawa medali. 

Hal yang sama dilakukan oleh para kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan berbagai persiapan yang dilakukan diharapkan dapat kembali mengulang kesuksesan dengan pulang membawa medali pada IPPBMM sebelumnya, seperti kesuksesan di IPPBMM UIN Purwokerto.

"Ya, kami sebagai akademisi sekaligus mewakili seluruh civitas akademika berharap, kontingen IAIN SNJ Cirebon mampu menjadi yang terbaik dan pulang membawa prestasi dengan medali seperti kesuksesan yang didulang di IPPBMMM UIN Purwokerto, Jawa Tengah," ujar Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon, Dr H Farihin Nur, M.Pd kepada fokuscirebon.com, Selasa, (22/6/2021).

Farihin juga berharap, penyelenggaraan ajang bergengsi dua tahunan ini, yakni IPPBMM IX, bisa diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Untuk persiapanya, kata Farihin, IAIN Cirebon bisa belajar kepada PTKIN lain yang sudah sukses menyelenggarakan IPPBMM sebelumnya.

Terkait kontingen IAIN Cirebon yang tengah berjuang di IPPBMM VIII Yogyakarta, Farihin memberikan dukungan moril dan menyuport agar bisa berjalan baik di setiap Cabor dan sukses berprestasi.  

"Harapannya, kontingen IAIN Cirebon bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Ukurannya adalah sukses di sejumlah Cabor, baik cabang seni, cabang riset dan cabang ilmiah dan bisa memberikan hasil yang sesuai harapan civitas akademika IAIN Cirebon," ujarnya.

Dari pengalaman IPPBMM sebelumnya, Farihin sedikit bercerita, bahwa beberapa tahun lalu, ketika IPPBMM dilaksanakan di Purwokerto, kontingen IAIN Cirebon berhasil mendapatkan medali emas, Perak dan Perunggu. Sehingga di IPPBMM VIII Yogyakarta pun diharapkan kesuksesan yang sama.

Di akhir wawancaranya, Farihin berharap dan mendoakan agar seluruh kontingen IAIN Cirebon dan kontingen dari PTKIN lain diberikan keselamatan hingga kembali ke tempatnya masing masing," tandasnya. (din)


Share:

Senin, 21 Juni 2021

Lewat Kanal Zoom, Kontingen IAIN Cirebon Bersama 18 Kontingen Se-Jawa Madura Ikuti Pembukaan IPPBBMM VIII

Prosesi pembukaan IPPBBMM VIII yang diikuti 18 Kontingen (PTKIN), Se-Jawa & Madura, Senin, (21/6/2021) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

FOKUS CIREBON,  FC - Pembukaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat & Minat Mahasiswa (IPPBBMM) VIII, bertempat di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, sebagai tuan rumah dalam perhelatan nasional, dibuka secara resmi oleh Sekjen Kemenag RI yang ditandai dengan penyerahan busur panah dan  diikuti 18 kontingen (PTKIN) se-Jawa dan Madura, Senin, (21/6/2021). 

Pembukaan IPPBBMM VIII ini, berlangsung cukup meriah dengan panggung megah dan disiarkan langsung lewat Zoom Meeting. Namun pada kegiatan pembukaan tersebut diterapkan dengan protokol kesehatan yang ketat dan wajib mengenakan masker. 

Rektor IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta saat memberikan cindramata, usai prosesi pembukaan IPPBBMM VIII kepada Sekjen Kemenag RI 

Sekjen Kemenag RI, Prof Dr H Nizar M.Ag dalam sambutannya, mengawali dengan memberikan pantun. H Nizar mengatakan perhelatan ini tidak akan berarti apa-apa tanpa kebersamaan semuanya. 

Perhelatan ini juga sebenarnya peluang bagi Perguruan Tinggi untuk merekrut potensi-potensi di luar untuk masuk ke PTKIN. 

Potensi-potensi di bidang minat dan bakat ini nantinya harus benar-benar dirawat dan nanti kita jadikan duta untuk bersaing di tingkat nasional maupun level internasional. 

"Ini tentu menjadi kesempatan baik bagi PTKIN mempromosikan program dan institusinya kepada dunia luar, agar PT memeiliki andil besar dalam pengembangan SDM,  sehingga pada tahun 2030 nanti, PT sudah memiliki mahasiswa yang potensial dan berpengetahuan luas serta berkarakter, inilah kedepan andil PT melalui bidang minat dan bakat," katanya. 

H. Nizar juga menyatakan jika ke depan nanti akan dilakukan pertarungan antar zonasi dan kita rekrut calon mahasiswa yang memiliki potensi atau talenta tanpa tes," paparnya. 

Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani saat memberikan sambutan pada proses pembukaan IPPBBMM VIII

Menteri Agama RI melalui Dirjen Pendis Prof Dr H Ali Ramdhani dalam sambutannya menyatakan, jika kegiatan pembukaan IPPBBMM VIII sesungguhnya dapat  memberikan pesan-pesan khusus bagi suksesnya perguruan tinggi dalam pengembangan dan pengelolaan SDM yang mumpuni, handal dan berkualitas pada era milineal. 

"Pelaksanaan IPPBBMM VIII yang digelar selama lima hari dan diikuti 18 kontingen, diharapkan menemukan bibit-bibit unggul yang akan dipromosikan untuk ajang bergengsi lainnya pada level nasional maupun internasional, selain juga bentuk promosi PTKIN dalam keberhasilan pengelolaan dan pengembangan SDM yang handal, bermutu dan moderat," pintanya. 

Sementara itu, kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dalam ajang IPPBBMM VIII Yogyakarta tahun 2021, mengikutkan kontingennya ke dalam 29 cabang online dan offline. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H.Muhamad Arifin, M.Pd.I kepada fokuscirebon.com terkait keikutsertaanya kontingen IAIN Cirebon diajang IPPBBMM VIII. "Ya, targetnya berhasil dan harapannya menang," ucap Arifin. 

Arifin juga menjelaskan, bahwa total peserta yang dikirim ke IPPBMM VIII sebanyak 75 peserta, dan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini sudah melalui proses protokol kesehatan, di antaranya seperti genose, swab dan lain-lain.

"Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengikuti sejumlah cabang olah raga, seperti Catur, Tenis meja, Silat dan Karate, dan seluruh peserta sudah melalui Prokes yang ketat," jelasnya. (din)
Share:

Bersama Kadisdik, Sekda Kota Cirebon Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan bersama Sekda Kota Cirebon tinjau persiapan sekolah menerapkan PTM, Senin, (21/6/2021).


FOKUS CIREBON, FC – Pastikan Pertemuan Tatap Muka (PTM) sesuai protokol kesehatan (prokes), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon tinjau langsung simulasi di dua sekolah.

Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., hari ini, Senin, 21 Juni 2021, meninjau pelaksanaan simulasi di SMP Negeri 5 dan Kinderfield  Primary School. 

Satu persatu Sekda melihat sarana dan prasarana yang disiapkan dua sekolah tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mulai dari pengukur suhu, sarana cuci tangan, dan lainnya.

Memasuki ruang kelas, sejumlah guru yang berperan sebagai siswa terlihat duduk berjarak. Di SMP Negeri 5 terlihat tiga buah meja diletakkan berdempetan namun hanya diisi oleh satu orang siswa. 

Sedangkan di Kinderderfield Primary School terlihat meja dan kursi diletakkan dalam kotak-kotak yang saling berjarak. Semuanya berjarak sekitar 1 meter.

“Kami dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon hari ini meninjau secara langsung pelaksanaan simulasi PTM,” ungkap Agus. 

Diharapkan tahun ajaran baru ini, PTM bisa digelar di Kota Cirebon. Untuk memastikan PTM aman digelar, simulasi digelar hari ini dengan mengambil sampel satu SMP Negeri dan satu SMP swasta di Kota Cirebon. “Hasil dari simulasi hari ini akan kita evaluasi,” paparnya.

Selanjutnya mereka juga akan mendengarkan dulu paparan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mengenai kesiapan PTM di setiap sekolah di Kota Cirebon, terutama mengenai kelengkapan sarana dan prasarana untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) di setiap sekolah. 

“Baru setelah itu simulasi dengan siswa secara terbatas sambil menunggu regulasi dari pemerintah pusat,” ujar Agus.

Namun yang terpenting dilakukan yaitu mengendalikan penyebaran Covid-19 sehingga jumlah yang terpapar bisa menurun.

Sementara itu, catatan yang diberikan oleh Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat pelaksanaan simulasi hari ini di antaranya setiap kelas nantinya hanya diisi oleh 25 persen siswa dan penempatan ruang isolasi di setiap  sekolah. Ruang isolasi harus ditempatkan di ruang yang mudah dijangkau oleh kendaraan.

Selain itu, dalam pelaksanaan PTM tidak menghilangkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sehingga kombinasi pembelajaran tatap muka dan online akan dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Dr. H. Irawan Wahyono, menjelaskan pelaksanaan prokes saat PTM merupakan hal utama yang harus dilakukan. 

“Simulasi melibatkan siswa baru akan kita gelar setelah ada evaluasi dari simulasi yang kita gelar hari ini,” ucap Irawan. 

Dari hasil simulasi PTM hari ini Irawan mengakui ada beberapa hal yang harus diperbaiki, namun perbaikan segera dilakukan sehingga saat PTM prokes bisa berjalan dengan baik. (Indah)

Share:

Sabtu, 19 Juni 2021

Banjir Langganan di MTs Negeri 1 Kota Cirebon Diduga Akibat Buruknya Drainase

Banjir Langganan di MTs Negeri 1 diduga kurang mendapat perhatian


FOKUS CIREBON, FC - Hujan lebat yang turun Sabtu pagi, (19/6/2021), merendam MTs Negeri 1. Banjir langganan ini terjadi akibat buruknya drainase dan penanganannya memerlukan sentuhan anggaran Kementerian Agama.

Banjir tahunan ini sebenarnya kerap dikeluhkan para siswa dan orang tua. Namun kabarnya hingga tahun 2021 masih belum adanya sentuhan anggaran perbaikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir di MTs Negeri 1 ini meredam jalan masuk ke sekolah hingga di dalam lingkungan sekolah. 

Jika banjir, air ketinggiannya hingga mencapai lutut siswa, terutama di bagian depan sekolah, depan pintu gerbang dan depan ruang kantor TU dan Kepala Sekolah.

"Seharusnya ada perhatian dari Kementerian Agama Kota Cirebon, mumpung sekolah masih belajar darring, coba nanti kalau seperti dua tahun sebelumnya, anak-anak dan guru pasti oyok-oyokan air, karena tidak ada lagi akses jalan selain harus menerjang banjir," kata warga setempat, Agus Mulyadi kepada awak media. (Bambang).
Share:

Jumat, 18 Juni 2021

Menuju UISSI, Kehumasan IAIN SNJ Cirebon Siap Sukseskan Program Yang Dicanangkan Pimpinan

Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H.Muhamad Arifin, M.Pd.I bersama staff kehumasan saat menerim rekomendasi dukungan Bupati Kuningn bagi transformasi IAIN menjadi UIN, belum lama ini. (Foto : ist).


FOKUS CIREBON, FC - Peran Kehumasan sebagai pemangku ruang public memang kian hari makin dituntut. Baik peningkatan sumber daya teknologi yang dimiliki maupun sumber daya pengelolaannya, termasuk hubungan relasi kerja dengan pihak internal maupun dengan lingkungan eksternal.

Seperti kerja nyata di lingkungan Kehumasan IAIN Cirebon, sejauh ini relasi kerja sudah terbangun baik, baik di dalam maupun dengan sejumlah media patner (pihak luar). 

Selain juga memainkan piranti lunak dengan konten-konten informasi di sejumlah media sosial, sebagai bentuk publikasi dan penyebaran informasi, serta wujud pelayanan dan pengembangan Tri Dahrma Perguruan Tinggi. 

Namun demikian, di sejumlah item masih harus ada yang diperbaiki, dipenuhi dan didukung serta didorong oleh semua pihak, khususnya civitas akademika agar dapat menuju pada kesempurnaan kerja.

Pranata Humas IAIN Cirebon, H.Muhamad Arifin, M.Pd.I bersama Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd saat menerima dukungan transformasi kelembagaan dari Pemkab Indramayu. (Foto : Ist)

Di mana civitas akademika harus bersinergi dan semua kegiatannya terintegrasi dengan humas di bidang publikasi, dan tidak ego sektoral, yakni berdiri sendiri.

Sebagaimana pepatah mengatakan, sesuatu yang besar diawali dengan yang kecil, dan bersatu padu membentuk kekuatan baru, sehingga bisa meraih kesuksesan dan menjadi besar.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan dan diamanatkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Nizar Ali, M.Ag, yang mengajak pimpinan PTKIN untuk meningkatkan peranan humas dalam membangun citra PTKIN agar diminati masyarakat.

“Humas merupakan ujung tombak promosi keunggulan PTKIN, tanpa promosi kita tidak akan dikenal masyarakat. Promosi ini bisa berbasis program studi misalnya publikasi terkait prospek lulusan, prestasi dan pencapaian prodi. Ini akan menarik minat para calon mahasiswa baru karena memperoleh informasi yang mereka butuhkan,” jelas Nizar saat membawakan sambutan dan arahan pada rangkaian kegiatan rapat kelulusan UM-PTKIN di Ternate, Maluku Utara Rabu (16/6/2021).

Nizar menyebut beberapa strategi yang dapat ditempuh dalam membangun branding PTKIN antara lain dengan memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai media informasi, meningkatkan fungsi public relation sebagai juru bicara dan pengelola informasi, menyelenggarakan program-program khusus sesuai dengan distingsi PTKIN seperti Tahsinul Kutub serta menjalin hubungan dengan pihak eksternal untuk kebutuhan sponsorship.

“Memperluas kerjasama menjadi penting karena kita memerlukan bantuan dari pihak lain terutama dalam penyediaan program beasiswa, meskipun tidak bisa kita pungkiri bahwa saat ini sudah banyak mitra yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa PTKIN. Namun kita perlu menambah kran beasiswa terutama dari pemerintah daerah,” tambahnya

Menurut dia, dukungan dana dari pihak eksternal dengan mudah diperoleh apabila kepercayaan pihak eksternal telah terbangun dari aktifitas promosi dan sosialisasi humas PTKIN. Program unggulan dipromosikan secara masif terutama program bergengsi seperti program beasiswa bagi mahasiswa asing.

“Program beasiswa ini harus dipromosikan oleh humas atau international office hingga ke luar negeri salah satunya melalui event pameran. Kita perlu menyediakan budget untuk mengikuti pameran pendidikan di luar negeri agar informasi tentang PTKIN bisa sampai ke masyarakat internasional,” tambahnya.

Tiga tahun terakhir praktisi humas di lingkungan PTKIN termasuk IAIN Kendari telah aktif melakukan branding dengan berbagai metode, salah satunya memaksimalkan penggunaan media sosial baik Instagram, facebook, twitter dan youtube sebagai media komunikasi yang efektif dan efisien untuk penyebaran informasi. 

Media Sosial resmi IAIN Kendari dimanfaatkan untuk membagikan link informasi aktifitas tridharma perguruan tinggi, prestasi dan rekognisi yang telah dipublish melalui website. Sebagai dampak dari strategi ini, IAIN Kendari berhasil menempati peringkat empat PTKIN terbaik versi Webometrics. Selain itu, jumlah mahasiswa baru terus mengalami peningkatan di atas angka 40 persen pertahun.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd secara gamblang menyatakan bahwa humas menjadi kunci keberhasilan pencitraan perguruan tinggi.

“Kami sangat menyadari untuk membangun branding perguruan tinggi kita membutuhkan SDM public relation yang handal dan kompeten. Mereka bertugas mengemas informasi sehingga menarik minat publik terhadap lembaga. Untuk itu hampir semua event baik di internal IAIN Kendari maupun berskala nasional kami selalu melibatkan humas,” jelasnya.

Dia berhatap, humas dapat berinovasi menghadirkan konten yang menarik sehingga publik semakin mengenal keunggulan IAIN Kendari.

Wail Rektor I yang juga menjadi Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN Kendari, Dr. Husain Insawan, M.Ag mengatakan, kegatan branding kampus perlu dilakukan mengingat PTKIN selama ini memiliki citra sebagai perguruan tinggi pilihan kedua setelah perguruan tinggi umum. Namun perlahan penilaian publik telah menunjukkan perubahan menyusul terjadinya peningkatan minat calon mahasiswa baru IAIN Kendari terutama di kawasan perkotaan yang notabene menjadi lokus sekolah unggulan.

“Fakta bahwa input mahasiswa baru saat ini didominasi dari siswa alumni sekolah di kawasan perkotaan menjadi tolak ukur bahwa IAIN Kendari telah mengalami transformasi citra di mata publik. Semua ini tak lepas dari upaya sosialisasi dan branding yang ikut mendapat dukungan dari sivitas akademika. Sebagian besar mahasiswa dan dosen secara sukarela sangat aktif membagikan informasi kampus melalui media sosial pribadi,” ungkap Husain.

Tahun ini, IAIN Kendari menyiapkan kuota mahasiswa baru sebanyak 1.700 orang dengan membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional atau SPAN-PTKIN, Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN dan Jalur Seleksi Mandiri yang saat ini sedang berlangsung.

Pada jalur SPAN – PTKIN, IAIN Kendari menetapkan kuota sebanyak 510 orang sedangkan kuota pada jalur UM-PTKIN sebanyak 758 orang. Namun yang berhasil lolos pada seleksi nasional ini hanya 734 orang. Pengumuman kelulusan UM-PTKIN telah dipublikasikan secara resmi pada laman https://um-ptkin.ac.id. Peserta UM-PTKIN dapat mengakses pengumuman dengan terlebih dulu login menggunakan akun yang sama pada saat melakukan pendaftaran. (din)
Share:

Definition List

Unordered List

Support