This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Selasa, 29 Juni 2021
Kapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Cirebon
Kepala PTIPD IAIN Cirebon : Setiap Calon Mahasiswa Baru Jalur UM Mandiri Wajib Ikuti Prokes
Senin, 28 Juni 2021
Kabar Gembira, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon Membuka Program Doktor (S3) HKI
FOKUS CIREBON, FC - Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di wilayah 3 Cirebon, membuka Program Doktor (S3) HKI.
Minggu, 27 Juni 2021
Penjualan Hewan Qurban Masih Sepi Pembeli
KESAMBI, FC - Perayaan Idul Adha / Idul Qurban 1442 H masih 23 hari ke depan, namun para penjual hewan kurban kambing dan sapi di wilayah Cirebon sudah mulai bermunculan.
Salah seorang penjual hewan kurban Ustadz Cecep Mulyana ketika ditemui fokuscirebon.com, Minggu ( 27/6 ), di lapaknya di kawasan Karang Anyar Drajat.
Ustad Cecep Mulyana menjelaskan bahwa dirinya sudah membuka lapak jualan hewan kurban kambing dan sapi sudah hampir seminggu yang lalu, namun hingga saat ini belum ada yang terjual.
"Saya menyadari mungkin hal ini seiring belum pulihnya ekonomi selama masa pandemi covid 19, ujarnya
Dirinya mengakui bahwa lapaknya sudah banyak dikunjungi calon pembeli, ya sekedar tanya tanya harga dan sebagainya.
"Kalau yang pesan sih sudah banyak baik kambing maupun sapi walaupun hanya pesan titip dan nandai kambing dan sapinya, ya mudah mudahan yang pesan tersebut pada saatnya jadi beli dan pada akhirnya terjual, " akunya.
Ketika ditanya kisaran berapa harga kambing dan sapi tersebut, Ustadz Cecep menyebut tanpa menutup nutupi kepada fc, mengatajan bahwa harga kambing kisaran mulai 2,5 juta sampai 4,5 jutaan, sedangkan harga sapi berkisar mulai 20 juta hingga 30 jutaan.
Ustadz Cecep berharap walaupun penjualan hewan kurban kambing dan sapi masih sepi, mudah mudahan mendekati hari raya kurban, kambing dan sapinya habis terjual, seraya memohon doa kepada fokuscirebon.com ( Didi )
Jumat, 25 Juni 2021
Putus Penyebaran Covid 19, BPBD Kota Cirebon Berikan Bantuan Penyemprotan dan Masker ke Warga Permata
HARJAMUKTI, FC - Pandemi Covid 19 masih terus berlangsung, bahkan data warga terpapar pun terus kian bertambah, membuat pihak BPBD Kota Cirebon bertindak cepat melalui pembagian masker dan penyemprotan di lingkungan warga.
Pemkot Cirebon Libatkan Dishub dan TNI/Polri dalam Program Vaksinasi Massal
Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi Pecahkan Emas Kedua di Cabang MKTQ IPPBMM VIII Yogyakarta
Ayi Yusri Ahmad Tirmidzi, memecahkan emas kedua di Cabang MKTQ di IPPBMM VIII Jogyakarta, Kamis (24/6/2021).
Kamis, 24 Juni 2021
Korem 063/SGJ Gelar Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 063/SGJ, Kolonel INF Elkines Villando Dewangga K, SAP menyatakan, TNI akan tetap dengan sekuat tenaga menjaga pertahanan yang kuat dan utuh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, melalui pembinaan wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan dan kewirausahaan.
Menurut Danrem, sasaran yang akan dicapai adalah terwujudnya kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman radikalisme dan separatisme, dan terbentuknya komponen bangsa yang memiliki kepribadian dan jiwa kebhinekaan, guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat demi tegaknya keutuhan NKRI.
Danrem 063/SGJ juga menegaskan bahwa TNI adalah komitmen, TNI selalu komitmen dengan sumpahnya. Salah satunya adalah sumpah prajurit, yaitu setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
"Kita sudah di sumpah sejak jadi tentara, dan sumpah itu tidak akan pernah dilupakan, sampai akhir hayat, jadi percayalah bahwa TNI itu betul betul tentara yang Pancasila dan yang UUD 1945, dan perlu dipahami bahwa tentara itu tetap tegak lurus, tidak belok kanan, tidak belok kiri," terannya.
Sementara itu, salah seorang tokoh agama yang hadir pada kegiatan tersebut Ustadz Didi Sunardi, SE menyampaikan sangat mengapresasi kegiatan tersebut dan hal ini perlu terus digelorakan dan dilaksanakan oleh Korem 063/ SGJ kepada semua komponen anak bangsa dan umat beragama.
"Terlebih adanya program TNI masuk pondok pesantren dan masjid untuk memberikan pemahaman tentang arti pentingnya sikap nasionalisme menjaga keutuhan NKRI," ujar Ustadz Didi yang juga Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Cirebon.
Hadir pada kesempatan tersebut Kasrem 063/SGJ Letkol Inf Heri Rustanto, para Dandim, Para Kasi Korem, Danramil, Babinsa, KH. Wawan Arwani Ponpes Buntet, KH. Miftah Ponpes Benda Kerep KH. Arif Suhartono, Camat se kabupaten dan Kota Cirebon, Ormas, OKP, Mahasiswa dan tamu undangan lainnya. (Didi)
Jaja Suteja Meraih Gelar Doktor dengan Nilai Memuaskan
Workshop Pembekalan Peserta KKN-DR 2021 : Membentuk Karakter Mahasiswa Inovatif dalam Pengabdian Masyarakat
Kontingen IAIN Cirebon Cabang Karate Sukses Mendulang Medali Emas
Dinobatkan Juara 1, Panggung IPPBMM VIII Jogyakarta Bergemuruh Riuh Tepuk Tangan
Rabu, 23 Juni 2021
Gandeng IAIN Cirebon, Bank Syariah Indonesia Kembangkan Ekonomi Syariah
Raih Opini WTP, Wali Kota Cirebon Ucapkan Terim Kasih Kepada DPRD dan Stikeholder
Selasa, 22 Juni 2021
Berebut Medali, Kontingen Cabang Musikaliasi IAIN Cirebon Sabet Juara II di IPPBMM VIII Yogyakarta
Perhelatan IPPBMM VIII Yogyakarta, Kontingen IAIN Cirebon Targetkan Pulang Bawa Medali
Warek III, Warek II dan Kabiro AUAK IAIN Cirebon Hadiri Pembukaan dan Perhelatan IPPBMM VIII di Jogyakarta
Suport Para Kontingen, Dekan FITK IAIN Cirebon Harapkan IPPBMM IX Bisa Diselenggarakan di Cirebon
Senin, 21 Juni 2021
Lewat Kanal Zoom, Kontingen IAIN Cirebon Bersama 18 Kontingen Se-Jawa Madura Ikuti Pembukaan IPPBBMM VIII
Bersama Kadisdik, Sekda Kota Cirebon Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka
FOKUS CIREBON, FC – Pastikan Pertemuan Tatap Muka (PTM) sesuai protokol kesehatan (prokes), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon tinjau langsung simulasi di dua sekolah.
Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., hari ini, Senin, 21 Juni 2021, meninjau pelaksanaan simulasi di SMP Negeri 5 dan Kinderfield Primary School.
Satu persatu Sekda melihat sarana dan prasarana yang disiapkan dua sekolah tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mulai dari pengukur suhu, sarana cuci tangan, dan lainnya.
Memasuki ruang kelas, sejumlah guru yang berperan sebagai siswa terlihat duduk berjarak. Di SMP Negeri 5 terlihat tiga buah meja diletakkan berdempetan namun hanya diisi oleh satu orang siswa.
Sedangkan di Kinderderfield Primary School terlihat meja dan kursi diletakkan dalam kotak-kotak yang saling berjarak. Semuanya berjarak sekitar 1 meter.
“Kami dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Cirebon hari ini meninjau secara langsung pelaksanaan simulasi PTM,” ungkap Agus.
Diharapkan tahun ajaran baru ini, PTM bisa digelar di Kota Cirebon. Untuk memastikan PTM aman digelar, simulasi digelar hari ini dengan mengambil sampel satu SMP Negeri dan satu SMP swasta di Kota Cirebon. “Hasil dari simulasi hari ini akan kita evaluasi,” paparnya.
Selanjutnya mereka juga akan mendengarkan dulu paparan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mengenai kesiapan PTM di setiap sekolah di Kota Cirebon, terutama mengenai kelengkapan sarana dan prasarana untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) di setiap sekolah.
“Baru setelah itu simulasi dengan siswa secara terbatas sambil menunggu regulasi dari pemerintah pusat,” ujar Agus.
Namun yang terpenting dilakukan yaitu mengendalikan penyebaran Covid-19 sehingga jumlah yang terpapar bisa menurun.
Sementara itu, catatan yang diberikan oleh Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat pelaksanaan simulasi hari ini di antaranya setiap kelas nantinya hanya diisi oleh 25 persen siswa dan penempatan ruang isolasi di setiap sekolah. Ruang isolasi harus ditempatkan di ruang yang mudah dijangkau oleh kendaraan.
Selain itu, dalam pelaksanaan PTM tidak menghilangkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sehingga kombinasi pembelajaran tatap muka dan online akan dilakukan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Dr. H. Irawan Wahyono, menjelaskan pelaksanaan prokes saat PTM merupakan hal utama yang harus dilakukan.
“Simulasi melibatkan siswa baru akan kita gelar setelah ada evaluasi dari simulasi yang kita gelar hari ini,” ucap Irawan.
Dari hasil simulasi PTM hari ini Irawan mengakui ada beberapa hal yang harus diperbaiki, namun perbaikan segera dilakukan sehingga saat PTM prokes bisa berjalan dengan baik. (Indah)





































