Tajam, Aktual dan Mencerdaskan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 28 Februari 2020

Ratusan Aktivis ORMAWA FITK IAIN Cirebon Dilantik, Ruang Auditorium Pascasarjana Menghijau


FOKUS CIREBON - Ruang Auditorium Lantai 3 Pascasarjana, IAIN Cirebon, dihijaukan oleh ratusan jas almamater yang  dikenakan mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN SNJ Cirebon. Para aktivis mahasiswa ini ternyata tengah mengikuti pelantikan serentak ORMAWA FITK periode 2020-2021.

Kegiatan yang mengusung tema 'Memimpin dari hati untuk mewujudkan generasi ARIF ORMAWA FITK yang menginspirasi' tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan FITK dan dibuka oleh Dr H Saifuddin MAg, Wakil Dekan III FITK.

Dalam sambutannya, Dr H Saifuddin MAg menyampaikan, usai pelantikan semua pengurus sudah bisa langsung bekerja. ORMAWA juga harus bisa menunjukkan eksistensinya dalam pengembangan potensi diri mahasiswa serta ikut serta dalam memajukan kampus. "ORMAWA ini terdiri dari sejumlah himpunan untuk mewadahi minat, bakat, dan pembinaan prestasi mahasiswa.


"Organisasi ini adalah tempat berhimpunnya para mahasiswa yang memiliki kesamaan minat, kegemaran, kreativitas, dan orientasi aktivitas penyaluran kegiatan ekstrakulikuler di dalam kampus," paparnya.

H Saefudin juga meminta agar seluruh mahasiswa dalam aktivitas kesehariannya selalu menjalankan jargon FITK yakni Adaptif, Responsif, Inovatif dan Futuristik.

Sementara itu, kegiatan pelantikan serentak ORMAWA FITK terlihat kian semarak, saat dua mahasiswi cantik menghibur ratusan mahasiswa dengan lenggak lenggoknya Tari Jaipong.

Suasana pelantikan ORMAWA FITK juga menggema saat ratusan mahasiswa FITK menyuarakan jargon dan yel-yel FITK.  


Sementara salah satu mahasiswa yang dilantik kepada fokuscirebon.com menjelaskan jika ORMAWA FITK sendiri  terdiri dari sejumlah himpunan, di antaranya HIMABI, HIMMAPIS, HIMPIAUD, HOMASOS, HIMBIO, HIMKA, EDSA, ITLA dan HMJ PAI.  (din)


Share:

Termotivasi Ingin Kuliah, Puluhan Siswa MA PUI Kertasmaya Lakukan Kunjungan Ke Kampus IAIN SNJ Cirebon


FOKUS CIREBON - Puluhan Siswa MA PUI Tenajar Lor, Kertasmaya, Kabupaten Indramayu, bersama jajaraan pimpinan sekolah setempat, berkunjung ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah MA PUI, Taufik SPdI didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Latifatul Khoir SPdI ini membawa sebanyak 35 siswa MA PUI Kertasmaya.

Kunjungan tersebut langsung diterima oleh Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Zuhri MAg didampingi Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan IAIN SNJ Cirebon di ruang Rektorat Lantai 3, IAIN SNJ Cirebon.

Wakasek Kurikulum MA PUI Kertasmaya, Latifatul Khoir mengatakan, tujuan kunjungan ini sebagai upaya pihaknya dalam memberikan motivasi kepara para siswa tentang pentingnya pendidikan tinggi bagi masa depan mereka. 

"Ya, ini bertujuan agar mereka bisa mengetahui langsung bagaimana tempat dan lingkungan belajar mahasiswa di perguruan tinggi, agar mereka para siswa MA PUI  termotivasi bagaimana jenjang pendidikan berikutnya," tuturnya kepada fokuscirebon.com


Hal senada diungkapkan Kepala Sekolah MA PUI Kertasmaya, Taufik SPdI, bahwa pada kunjungan ini siswa yang dilibatkan adalah jurusan IPS dan IPA dan kunjungan ini untuk mendorong siswa lanjut kuliah. 

"Ini bukan perkara yang mudah dan kunjungan ini upaya untuk mengakses perguruan tinggi, apalagi kami memiliki kesamaan kompetensi pada lulusan MA yakni kesamaan pada jalur agama," ujarnya.

Sementara itu, Warek 1, Dr H Saefudin Zuhri MAg dalam sambutan pada kunjungan tersebut menyatakan bahwa memasuki perguruan tinggi IAIN SNJ Cirebon pada setiap lulusan sekolah, baik MA, SMA, SMK pada setiap tahun penerimaan mahasiswa baru (PMB) itu menjadi jalur kompetitif bagi para lulusan. 

Dr H Saefudin Zuhri juga menjelaskan tentang keberadaan seputar kampus IAIN Cirebon. Selain banyak memiliki jurusan, juga lingkungan dan ruang belajar yang nyaman. Ditambah lagi sejumlah fasilitas yang mendukung bagi kegiatan kemahasiswaan.


"Jadi bagi para lulusan sekolah MA/SMK dan SMK pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2020-2021 ini benar-benar kompetitif. Sebab tahun ini kami hanya akan menerima 3000 mahasiswa saja, yang sebelumnya menerima 3500 mahasiswa. Ini berarti persaingan menjadi sangat ketat karena perbandingannya 1 banding 30, yang artinya dari 30 pendaftar hanya 1 yang diterima," paparnya. (din)


Share:

Evaluasi Program Kerjasama, Pemprov Jabar Kunjungi Kampus IAIN Cirebon


CIREBON, FC - Kunjungan kerja  yang dilakukan pihak Pemprov Jabar ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at, (28/2/2020), dalam rangka evaluasi kerja sama terkait beasiswa dan lainnya. 

Hal itu ditegaskan Wakil Rektor III, DR H Ilman Nafia MAg, usai pertemuan di ruang Rektorat IAIN SNJ Cirebon, lantai 2, kampus setempat.

"Ya, pertama silaturahim kemudian evaluasi dari program-program kerjasama antara Pemprov Jawa Barat dengan IAIN Cirebon dan ini  yang paling penting, karena mereka punya tanggung jawab dari apa yang sudah Pemprov berikan, seperti bantuan beasiswa, bantuan hibah tanah dan lainnya," jelas Ilman.

Selain itu, mereka juga berusaha mencari berbagai informasi terkait pelaksanaan MoU sekaligus mengevaluasi.

"Ya, sekaligus ingin mencari buktilah apa-apa kegiatannya, terlaksana atau tidak dengan baik,  termasuk bagaimana kebutuhan ke depan apakah hanya cukup itu saja," kata Ilman lagi.

Pasca pertemuan itu, ternyata banyak program yang bisa kita kerjasamakan antara Pemprov Jawa Barat dengan Cirebon. Salah satunya di Pemprov Jabar rencana ada program beasiswa Tahfid kurang lebih kuota 1500 untuk se jawa barat.

"Ini artinya kita punya peluang besar untuk mengajukan mahasiswa kita masuk untuk  mendapatkan beasiswa itu. Kemudian beberapa program yang ada di daerah-daerah, yang terkait dengan pengembangan lingkungan, green kampus dan banyak lagi. Termasuk persiapan untuk menghadapi kebijakan Pergub seperti magang nanti tiga semester yang sebelumnya hanya satu semester," terangnya.

Ilman juga menjelaskan, Kerjasama berikutnya bukan saja sebatas pada pengajuan proposal, tetapi juga bisa dari limpahan-limpahan program Pemprov dan ini tentu bisa saling mutualisme, yakni bisa saling bermanfaat.

Sementara itu, Subag Pendidikan, Biro Yanbangsos, Setda Jabar, Yadi Kusmayadi menyatakan, bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mengevaluasi antara perguruan tinggi dengan Pemprov Jabar yang sudah di MoU kan. Salah satunya tujuan MoU itu sendiri.

Yadi menegaskan, Pemprov Jabar memberikan bantuan, tetapi kita juga meminta timbal balik dari perguruan tinggi, yakni apa yang akan diberikan kepada masyarakat jawa barat terutama dalam peningkatan SDM, dan perguruan tinggi sudah memberikan beasiswa kepada masyarakat jawa barat. 

"Ini adalah salah satunya bentuk kerjasama perguruan tinggi dengan pemprov. Lainnya adalah membantu ke desa-desa diturunkan pada saat KKN atau kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang membantu peningkatan desa," jelasnya.

Kendati demikian, masih ada kebiasaan lama di sejumlah perguruan tinggi dan lembaga lainnya yakni setelah MoU, setelah itu ditinggal dan baru kembali dibuka saat pengajuan kembali.


"Seharusnya MoU itu terus diprogres, jangan ditinggal begitu saja, jadi kami hanya menjawab pada saat ditanya saja, karena jarang juga ada yang tanya apa dan bagaimananya, termasuk soal kelanjutannya," tandas Yadi. (din)


Share:

Kamis, 27 Februari 2020

Proposal Dan Naskah Akademik UIN Syekh Nurjati Diterima Dirjen Pendis

DIRJEN Pendis Kementerian Agama RI, Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA (kedua dari kiri) menerima Proposal dan Naskah Akademik UIN Syekh Nurjati dari Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr H Sumanta Hasyim MAg (kedua dari kanan) didampingi Wakil Rektor I, Dr H Saefudin Zuhri MAg (kiri) dan Wakil Rektor II, Dr H Adib MAg (kanan). (Foto: Ist)
JAKARTA, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr.H.Sumanta Hasyim, M.Ag didampingi Wakil Rektor I Dr.H.Saefudin Zuhri, M.Ag dan Wakil Rektor II Dr.H.Adib, M.Ag menyerahkan Propoosal dan Naskah Akademik UIN Syekh Nurjati dan diterima langsung oleh Dirjen Pendis, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, di kantornya, Kamis (27/2/2020).

Kamaruddin Amin menuturkan bahwa pihaknya menyambut baik rencana alih status UIN Syekh Nurjati. Terlebih transformasi tersebut menjadi sangat penting mengingat laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin genuine dan meningkatnya harapan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tinggi Islam yang berkualitas, khususnya di Jawa Barat. 

“Alih status UIN Syekh Nurjati tidak boleh lalai dengan core business PTKI, yakni pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman. Hadirnya program studi umum tidak boleh menggerus eksistensi program studi Agama,” harap Direktur Pendis.

Lebih lanjut Kamaruddin Amin menguraikan bahwa selain persoalan administratif, transformasi UIN Syekh Nurjati harus fokus pada upaya membangun pondasi integrasi keilmuan yang matang dan non dikotomis. 

Selain itu H.M. Adib Abdushomad, M.Ed, Ph.D, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI mendukung rencana alih status tersebut dengan upaya melakukan kerjasama-kerjasama kelembagaan yang berkelanjutan. 

Menurutnya sinergitas perguruan tinggi dengan industri dan masyarakat harus selalu dikuatkan, melalui kolaborasi dan integrasi. Sehingga perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Hal ini direspon optimis oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati yang menuturkan bahwa pihaknya telah paripurna merumuskan konsep ‘Muhsin Sejati’ sebagai model integrasi ilmu. Melalui elaborasi ilmu formal, sosial, alam, agama, humaniora dan terapan yang menjadi basis untuk mencetak generasi dengan skill masa depan yang berintegritas dan kompetetif. 

Hal ini dikuatkan oleh Dr. H. Adib, M.Ag, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan yang menyatakan bahwa resources yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati sudah mumpuni. Memiliki 437 dosen, 11.500 mahasiswa dan luas lahan berkisar 32 Hektar menjadi modal yang kuat bagi IAIN untuk bertransformasi menjadi UIN Syekh Nurjati.

Dr.H.Saefudin Zuhri, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga menambahkan bahwa konversi UIN Syekh Nurjati akan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat. Mengingat UIN Syekh Nurjati akan memiliki kampus di Kabupaten Cirebon dan Indramayu, selain yang saat ini di Kota Cirebon. 

Selain itu hadirnya beberapa Fakultas dan Program Studi baru mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan diferensiasi bakat dan kecenderungan. 

“Beberapa Fakuktas dan Program Studi baru yang akan diluncurkan berbasis pada bidang keilmuan sains dan teknologi, ilmu sosial humaniora, psikologi dan kesehatan, komunikasi, kelautan dan perhutanan,” ungkap Saifudin Zuhri.

Lebih lanjut Dr. Mamat S Burhanuddin, M.Ag, Kasubdit Pengembangan Akademik PTKI menambahkan bahwa desain kurikulum IAIN Syekh Nurjati yang telah baik harus dipertahankan dan terbuka dengan kemungkinan perubahan yang dinamis. 


“Kami berharap UIN Syekh Nurjati sebagai UIN kedua di Jawa Barat, dan memang hanya ada dua PTKIN, menjadi pusat pendidikan yang futuristik dan mampu menjadi World Class Islamic University,” tandas Mamat S Burhanuddin. (din)

Share:

IAIN SNJ Cirebon Dipercaya Untuk Melaksanakan Sertifikasi Pembimbing Haji Dan Umroh


FOKUS CIREBON - Kementerian Agama mempercayakan IAIN SNJ Cirebon untuk melaksanakan sertifikasi pembimbing haji dan umroh. Karena pembimbing haji dan umroh harus bersertifikat.

Atas kepercayaan tersebut, sekaligus  pembekalan pada 15 Februari 2020  di Bandung, Jawa Barat, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah IAIN SNJ Cirebon pun menggelar kegiatan workshop sertifikasi pembimbing manasik haji dan umroh di Apita Hotel, belum lama ini. 

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon, DR H Sumanta Hasyim MAg tersebut, untuk memberikan pembekalan kepada pembimbing haji dan umroh, sebagai persiapan mereka pada kegiatan 15 Februari mendatang di Bandung.

DR H Sumanta juga menjelaskan bahwa pembimbing haji dan umroh di seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) saat ini harus bersertifikat.  

"Para pembimbing umroh dan haji harus disertifikasi, dan nanti mereka akan diberikan materi untuk pembimbing haji dan umroh di Bandung pada tanggal 15 Februari. Makanya saat ini kita kumpulkan para pembimbing haji dan umroh dalam workshop ini," ucap Sumanta.

Sumanta juga menegaskan, selain memberikan pembekalan, juga harus ada persamaan persepsi antara narasumber, fasilitator dan pembimbing haji. 

"Sebelum tanggal 15 nanti, kita samakan persepsi dan sekaligus diberikan pembekalan kepada pembimbing haji dan umroh," katanya.

IAIN Syekh Nurjati sendiri ditunjuk Kemenag RI sebagai lembaga untuk melaksanakan sertifikasi pembimbing haji dan umroh. 

Menurut Sumanta, saat ini, pemerintah mensyaratkan para pembimbing haji dan umroh untuk bisa memberikan pelayanan yang prima. Dengan demikian, sertifikasi untuk para pembimbing haji dan umroh harus dilakukan.


"Alhamdulilah kita dipercaya untuk melaksanakan sertifikasi pembimbing haji dan umroh oleh Kemenag. Pemerintah mensyaratkan pembimbing harus bersertifikat," ungkapnya.

Wakil Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh Jawa Barat, H.Syatori menyambut gembira dengan dipercayanya IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk membimbing dan melatih para pembimbing haji dan umroh. Menurut Syatori, hal seperti ini harus tetap dilakukan. (nur)
Share:

Mahasiswa KPI Antusias Ikuti Kegiatan Fotografi Besutan Canon Sanggar Kencana Photo Marathon 2020


FOKUS CIREBON - Asyiknya memainkan camera digital dengan berbagai merk dan bentuk, bikin mahasiswa KPI IAIN SNJ Cirebon bertambah betah menyimak pemaparan fotografer senior Faim Achmad Zamani di ruang Auditorium FUAD, Lantai 4, IAIN SNJ Cirebon, kemarin.

Apalagi saat diberikan waktu 15 menit untuk simulasi memainkan camera baik dari HP maupun DSLR untuk membidik obyek di sekitar lingkungan kampus IAIN Cirebon dengan tema "kosong".

"Pokoknya seru mas, karena tema yang diberikan bikin penasaran. Kira-kira obyek apa yang bagus dari tema 'kosong' ini," kata mahasiswi KPI saat keliling kampus mencari obyek yang bisa di foto.


Sementara saat diikuti, mereka para mahasiswa masih terus mencari obyek yang sesuai tema. "Jepret" kilatan cahaya camera pun menangkap obyek yang di foto dan puluhan mahasiswa KPI lainnya terus asyik keliling mencari momen gambar lainnya.

H.Aan Muhamad Burhanudin MAg, Ketua Jurusan KPI IAIN SNJ Cirebon saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa ini adalah kegiatan roadshow yang setiap tahunnya berpindah tempat, dan  Canon SK Marathon Go to Campus pada tahun ini bertempat di kampus IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon.

Harapannya adalah, kegiatan ini menjadi sebuah keahlian dan keahlian fotografi mahasiswa ini bisa di explore, bisa dikembangkan dan bisa di mact dari dibangku kuliah, kemudian dalam kegiatan prakteknya. 

"Harapan saya dengan melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan keahlian fotografinya yang diperoleh dari bangku kuliah sehingga nanti pada akhirnya kemampuan fotografi mereka itu betul-betul profesional, karena KPI ini jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, ini juga konteksnya dakwah, maka harapan saya mereka mahasiswa bisa berdakwah lewat media termasuk foto," ujarnya.

Sementara Faim Achmad Zamani dalam kegiatan Canon SK Photo Marathon 2020, The Largest On The Spot, dalam Goesto School dan Campus memaparkan, bahwa mempergunakan camera itu harus serius dan pandai dan terlatih karena suatu saat akan bertemu dengan moment penting.


Faim Achmad Zamani juga menekan soal teknik dan dasar-dasar menggunakan camera. "Fotografi itu seni melukis cahaya, dan kita harus mengetahui tekniknya. Termasuk mengetahui penggunaan penggunaan mode : M, AV, TV dan P," kata Faim yang mengabarkan jika tahun 2020 kni akan digelar lomba fotografi se asia tenggara kategori pelajar dan mahasiswa. (din)



  







Share:

Diduga Konsleting Listrik, SMAN 1 Pangkah, Kabupaten Tegal terbakar


TEGAL, FC – SMAN 1 Pangkah, Kabupaten Tegal terbakar. Penyebabnya diduga akibat konsleting listrik yang berada di gudang penyimpanan berkas. Akibatnya, selain gudang penyimpanan berkas, kebakaran juga  meluas ke ruang kepala sekolah, ruang guru dan pendopo bagian depan sekolah, Kamis (27/02/2020). 
Sejumlah media sempat mengkonfirmasi Adi Arif (31), petugas kebersihan di SMAN 1 Pangkah. Adi mengaku saat itu dirinya tengah tertidur si dapur. Namun pada pukul 05.30 WIB terdengar suara percikan api, ketika keluar, atap ruang gudang berkas terdapat api, ia mencoba untuk memadamkan api tersebut namun api semakin membesar dan menjalar ke berkas-berkas hingga ke ruang kepala sekolah.
Selanjutnya Adi meminta Iwan (46) penjaga malam sekolah untuk memanggil Damkar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkah. 
Setelah mendapatkan laporan, Petugas Damkar dan Satgas PB langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, dibantu personil TNI dan Polsek Pangkah beserta masyarakat sekitar.
“Memang listrik di SMA 1 Pangkah sering mengalami masalah dan sekitar 1 bulan yang lalu sudah diperbaiki oleh PLN,” jelas Iwan.
Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik gedung sekolah. “Karena adanya berkas-berkas buku api mudah membesar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.50 WIB dengan menggunakan 3 unit Damkar,” ujar Iwan. (Yanto)
Share:

Rabu, 26 Februari 2020

Menristek Pastikan Pelibatan Dokter Dalam Pengembangan Riset Dan Inovasi Nasional


JAKARTA, FC - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang Brodjonegoro bakal memastikan pelibatan dokter dalam pengembangan riset dan inovasi di sektor kesehatan. Pelibatan penelitian dan pengembangan (litbang) ini, baik terhadap bahan baku obat (BBO) maupun fasilitas alat kesehatan (alkes).

Hal ini dilakukan, mengingat nantinya dokter yang akan menjadi pengguna obat maupun alkes dalam praktiknya.

"Dari awal riset itu dilibatkan, supaya jelas riset itu mengarahnya nanti untuk apa. Jangan sampai sudah susah-payah, hasilnya justru tidak optimal, dan tidak banyak dipakai para dokter," kata Bambang, Rabu (26/2), saat acara diskusi 'Sinergi Triple Helix Bidang Kesehatan dan Obat' di Kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat.

Bukannya mereka tidak percaya akan kualitasnya, tapi karena mereka merasa tidak mengetahui secara mendalam kualitas dari obat atau alat tersebut sehingga menjadi ragu-ragu untuk menggunakannya.

Dampak dari tidak dilibatkannya dokter atau pengguna dalam produksi BBO maupun alkes, berpotensi menghambat proses kemajuan litbang di bidang kesehatan.

"Ini nanti yang membuat para penilitinya patah semangat, karena apa yang sudah dikerjakan peneliti dengan susah-payah, kurang direspon oleh pengguna, dokter, dan rumah sakit," ujarnya.

Bambang berjanji akan mendorong penguatan triple helix atau sinergi akademisi, pengusaha dan pemerintah, dalam riset dan inovasi di bidang kesehatan. "Solusi yang kami usulkan adalah yang di hilir atau industrinya mau ke hulu, sehingga mau ikut dalam proses RnD-nya (litbangnya). Kemudian pihak yang di hulu, yang melakukan RnD, juga mau lebih ke hilir dan mau mendengarkan apa yg dibutuhkan oleh dunia usaha," ungkap Bambang.

Seperti apa yang dibutuhkan rumah sakit, pasien, dan dokter. Itu intinya. (dade)
Share:

BAZNAS Kota Cirebon Berikan NPWZ dan Pendistribusian Dana Zakat Ke UPZ IAIN SNJ Cirebon


FOKUS CIREBON - Kabar gembira kembali datang dari kampus IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon. Yakni menjadi Perguruan Tinggi pertama penerima Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWZ), dan ini sebagai bukti bahwa mereka sudah menyetorkan zakatnya ke BAZNAS Kota Cirebon.

"Alhamdulillah, Pak Walikota sudah,  Ketua DPRD sudah, Ibu Wakil Walikota sudah, Pak Sekda juga sudah, kemudian alhamdulillah perguruan tinggi pertama yang sekarang ini adalah Syekh Nurjati Cirebon," kata Ketua BAZNAS Kota Cirebon, Mohamad Taufik usai kegiatan pendistribusian dana zakat BAZNAS Kota Cirebon ke UPZ IAIN SNJ Cirebon, di Ruang Rektorat Lantai 2, kampus setempat.

Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Cirebon juga menjelaskan, bahwa kedepan pihaknya dengan IAIN SNJ Cirebon akan membuka kerjasama yang lebih intens dan besar lagi. "Ini awal dulu, kedepan akan ada kerjasama-kerjasama lainnya," katanya.


Taufik juga menjelaskan, BAZNAS  selama ini dilindungi oleh UU No 23/2011. Maka BAZNAS dibolehkan melakukan pengumpulan, pengelolaan hingga pendistribusian dana. 

Demikian juga dengan soal besaran zakat, katanya, itu tidak sendiri, ada instansi lain yang ikut dalam menentukan jumlah besarannya. 

"Alhamdulillah, pendistribusian dana BAZNAS Kota Cirebon ke UPZ IAIN Cirebon berjalan lancar dan keuangan yang ada di kami ini selalu diaudit, baik yang dilakukan auditor internal yang melibatkan pihak Kementerian Agama pusat maupun pihak eksternal, dan hasil audit BAZNAS Kota Cirebon mendapat Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Rektor IAIN SNJ Cirebon, DR H.Sumanta Hasyim MAg dalam sambutannya menyatakan, bahwa kerjasama IAIN Cirebon dengan BAZNAS Kota Cirebon diakuinya mendapatkan energi positif dari pelaksanaan zakat ini, yang sebelumnya para dosen dan staff berzakat secara personal yang langsung ke Mustahik.

"Ya, selain disalurkan kepada mahasiswa tidak mampu juga ke asnaf di IAIN Cirebon. Seperti  tenaga kontrak, satpam, cleaning servis juga tenaga TU yang penghasilannya hanya sekitar Rp 1,8 jutaan, dan itu tentu belum mencukupi bagi kehidupan keluarganya," terang H Sumanta. 

Rektor IAIN Cirebon mengaku jika pembagian dana zakat yang diperoleh ini adalah 70 persen dikembalikan ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan disalurkan kepada mahasiswa tidak mampu serta tenaga pendidik dan kependidikan


Sementara itu, hadir dalam acara tersebut Rektor IAIN SNJ Cirebon, Wakil Rekto 2, Ketua UPZ IAIN SNJ Cirebon, serta DR H Ahmad Yani MAg serta unsur pimpinan lainnya dan para mahasiswa penerima zakat. (din)




Share:

HUT Kostrad Ke 59, Pangkostrad Pimpinan Langsung Kegiatan Bakti Sosial


LEBAK, FC - Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), menghadiri dan memimpin langsung kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-59 Kostrad Tahun 2020 yag dilaksanakan di Batalyon Mandala Yudha Kostrad Lebak, Banten, Selasa (25/2).

Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian dan perhatian Kostrad bekerjasama dengan Pemda Lebak, Bank BRI, Bank BNI, FIF Rangkasbitung, PT. Purna Baja Harsco, Yayasan Dian Mandiri, Yayasan Budha Tzu Chi, Yayasan Tafaqul Amanah dan Rumah Sunat Nusantara untuk membantu meringankan kesulitan warga masyarakat khususnya yang berada di sekitar wilayah Lebak.

Bakti sosial kali ini meliputi berbagai kegiatan diantaranya pengobatan massal, pembagian sembako dan sunatan massal yang dilaksanakan dalam rangka HUT Ke-59 Kostrad.

Dalam sambutannya, Pangkostrad mengatakan bahwa kegiatan ini  merupakan salah satu wujud kesetiakawanan dan kepedulian sosial dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat sebagai wujud kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan.

"Kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan ini merupakan warisan luhur budaya Bangsa Indonesia yang perlu dipupuk dan dibina secara terus-menerus, karena dengan cara seperti itulah akan menumbuhkan dan mempererat rasa kesetiakawanan sosial di antara kita dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Pangkosrad.

Pangkostrad juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, marilah kita apresiasi kegiatan-kegiatan sosial seperti ini. Kepada  semua pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung agar memaknai kegiatan ini sebagai perwujudan ibadah dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena sudah  diberi kekuatan dan kemampuan lebih dari saudara-saudara kita yang lain sehingga kita mampu melakukan ini.

Pangkostrad berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi Kostrad dengan masyarakat dalam mewujudkan kebersamaan sebagai upaya membangun silaturahmi dalam rangka memajukan bangsa yang kita cintai bersama.

Salah serang warga a.n Waryo (38) mengucapkan terima kasih atas digelarnya bakti sosial ini. “Saya dan juga warga disini sangat terbantu atas terselenggaranya bakti sosial ini, semoga saja kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya oleh Kostrad karena sangat membantu warga disini,” ujarnya. (dade)
Share:

Rencana IAIN Cirebon Membuka Program Studi S3 Doktor Hukum Islam, Ini Kata Dr Sugianto SH MH..


CIREBON, FC - Kabar gembira, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon berencana membuka Program Studi S3 Doktor Hukum Islam. 

Kabar tersebut disampaikan Ketua Program Studi Magister Hukum Keluarga PPS IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sugianto SH MH bersamaan dengan kegiatan Kuliah Umum 'Studium General' dengan tema 'Eksistensi Peradilan Agama dalam Konstelasi Politik dan UU No.50 Tahun 2009, Sabtu (22/2/2020) di Lantai III, Pascasarjana IAIN Cirebon, kampus setempat.

Pada Studium General ini, menurut Sugianto, Ketua Bidang Pengawasan dan Rekruitmen Hakim Komisi Yudisial RI, Prof Dr H Aldul Fitriciada Azhari SH, M.Hum sebagai narasumber, dan acara dibuka oleh Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'an M.Ag.

Dijelaskan, kegiatan kuliah umum ini selain mengikutkan peserta mahasiswa Program Pascasarjana, baik Mahasiswa S2 Magister Hukum dan S2 Magister Ekonomi Syariah serta mahasiswa S1 Syariah dari jurusan HTN dan Ahwal Sysksiah (AAS).

Juga banyak peserta dari luar, baik dari kalangan Advokat dan Dosen dari Fakuktas Hukum Untag, Fakultas Hukum UMC dan Fakultas Hukum Unswagati Cirebon.

Kegiatan kuliah umum ini diikuti peserta kurang lebih 100 orang, dengan tujuan, selain penguatan keilmuan bagi mahasiswa juga  program pasca sarjana IAIN akan membuka Program Studi S3 Doktor Hukum Islam.

"Insya Allah target tahun 2020 izin operasional bisa turun dari Direktorat Pendidikan Tinggi Islam  Kementrian Agama RI dan BAN PT," tandas Dr H Sugianto SH MH, Ketua Program studi Magister Hukum keluarga PPS IAIN SNJ Cirebon.

Disamping itu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kerja sama dengan Komisi Yudisial RI yang ditandai dengan penandatanganan disaksikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.

"Kerjasama ini tentang Pengembangan SDM dan Tridarma Perguruan tinggi," tandas Sugianto. (din)
Share:

Selasa, 25 Februari 2020

Cegah Aksi Kejahatan, Kapolres Purwakarta Ingatkan Pemilik Minimarket

Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan 
PURWAKARTA, FC - Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan mengimbau pemilik minimarket yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta untuk lebih tepat waktu dalam menutup minimarket.
Himbauan tersebut sebagai upaya agar tidak menjadi sasaran aksi kejahatan. Menurutnya, mini market beroperasi hingga larut malam melebihi waktu yang ditentukan berpotensi jadi stimulan bagi pelaku kejahatan beraksi
Kapolres Purwakarta juga meminta seluruh anggotanya untuk melaksanakan langkah preventif. Antara lain seperti melaksanakan patroli terpadu (blue light patrol) di daerah-daerah pusat perbelanjaan.
“Melaksanakan sambang minimarket. Memberikan pengarahan tentang pengamanan minimarket dan petugas jaga minimarket. Lalu melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan malam hari untuk antisipasi,” kata AKBP Indra Setiawan, Selasa (25/2/2020).
Bahkan, lanjut Kapolres, pihaknya akan menyelidiki sekaligus mengungkap setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Purwakarta hingga tuntas serta melaksanakan kegiatan penyelidikan secara digital forensik untuk mengungkap jaringan tersebut. (Dade)
Share:

Bekasi Dikepung Banjir, Warga Imbau Warga Lain Berhati-Hati Saat Menerobos Banjir


BEKASI, FC – Hujan yang mengguyur wilayah Kota Bekasi dari malam hingga pagi hari mengakibatkan sejumlah ruas jalan banjir seperti yang terjadi di jalan Pangkalan V Kelurahan Ciketing Udik tergenang air dengan ketinggian mencapai 1 meter.
Sementara jalan raya pangkalan 2 depan TPA Sumur Batu banjir dan didepan perumahan Senopati Kelurahan Sumur Batu dengan ketinggian air mencapai 30 cm.
Pantauan dilokasi, terlihat warga dan anak-anak berkerumun melihat jalan Pangkalan V Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi yang banjir.
Tak hanya itu anak – anak dengan senang bermain air dan melihat lajunya armada truk sampah melewati genangan air yang cukup tinggi, menuju pintu gerbang TPST Bantar Gebang, begitu juga sebaliknya kendaraan truk sampah yang keluar dari TPST Bantar Gebang.
Dan armada truk sampah yang melintas jalan tersebut dengan berhati – hati sedangkan untuk truk sampah dari Kota Bekasi di alihkan ke jalan Cikiwul melewati jalan baru.
Sementara Wawan salah satu anggota POKDAR Kamtibmas Kelurahan Ciketing Udik mengatakan pihaknya bersama deviasi Keamanan TPST Bantar Gebang mengatur lajunya lalu lintas kendaraan truk sampah yang melintasi ke jalan Pangkalan V (lima).
“Kami memberikan pengarahan kepada warga masyarakat yang hendak melintasi jalan Pangkalan V depan dan depan PT. BTI yang memakai kendaraan roda dua agar jangan melintasi jalan tersebut,” imbaunya. (bam)
Share:

Pasca Hujan, Kapolsek Sunda Kelapa Cek Debit Air



JAKARTA, FC - Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH MH melakukan peninjauan lokasi yang terdampak Banjir bersama Jajaran Anggota Polsek. 

Hujan lebat yang mengguyur Pelabuhan Sunda Kelapa maupun Muara Angke Sejak Senin (24/2) malam, menyebabkan beberapa ruas jalan yang berada di Sunda Kelapa maupun Angke tergenang air.

Kapolsek Sunda Kelapa Kompol Armaymi S.H,M.H didampingi Kanit Binmas, Kanit Intel bersama anggota melakukan cek debit air paska hujan di Jalan Krapu Satu Dermaga Muara Angke jalan PHPT cek pompa air di Rw 06 yang tergenang. "Hal itu tidak dapat menampung debit air hujan yang deras," kata Armayni, Selasa (25/2).

Genangan tersebut, disebabkan gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah yang terbawa air sehingga air mengalir melewati jalan.

Genangan air tersebut akan surut seiiring dengan redanya hujan petugas PPSU untuk melakukan penyedotan dengan pompa, portebel.

"Lebih lanjut, kata Armayni menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan sehingga tidak menyumbat gorong-gorong saluran air dan anak jangan mandi digenangan air hujan sangat berbahaya.

Menghimbau kepada pengendara motor maupun mobil  yang melewati jalan tersebut untuk selalu berhati-hati,  utamakan keselamatan," ujarnya. (dade)
Share:

Kawasan Muara Baru Terendam Banjir, Aktivitas Masyarakat Lumpuh


JAKARTA, FC - Curah hujan yang cukup deras dan air laut yang sedang pasang membuat Kawasan Muara Baru terendam banjir cukup tinggi yang berakibat pada lumpuhnya kegiatan masyarakat di Kawasan Muara Baru, Selasa (25/2).

Untuk menanggulangi masalah banjir yang melanda Kawasan Muara Baru, Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto mengerahkan personilnya untuk mengevakuasi dan membantu masyarakat yang akan beraktivitas di Kawasan Muara Baru.

"Hampir sebagian besar jalanan di Kawasan Muara Baru terendam banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan kecil ataupun kendaraan bermotor sehingga kita upayakan mengevakuasi dan membantu warga masyarakat yang akan bekerja di Kawasan Muara Baru dengan mobil truck," kata Riyanto.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre juga terjun langsung ke lokasi banjir memantau kegiatan evakuasi warga masyarakat yang sedang dilakukan oleh personil Polsek Kawasan Muara Baru.

Selain itu, Kurniawan Tandi Rongre beserta rombongan juga melakukan pengecekan ke gedung pompa air timur, Hingga saat ini jalanan di Kawasan Muara Baru masih banjir dan belum bisa dilalui kendaraan kecil maupun sepeda motor namun terus di lakukan upaya penyedotan air menggunakan dua mesin pompa air yaitu pompa air barat dan pompa air timur. (dade)
Share:

Kunjungi IAIN Cirebon, Metro TV Berbagi Jurnalistik Dengan Mahasiswa KPI


CIREBON, FC - Suara tepuk tangan  begitu riuh terdengar di ruang auditorium Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Lantai 3, kampus setempat. 

Suara itu ternyata aplause para mahasiswa KPI IAIN Cirebon saat senang mendengarkan salah satu presenter Metro TV dan Dekan FUAD IAIN Cirebon pada pembukaan kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon Selasa, (25/2/2020).

Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg mengatakan, hadirnya Metro TV di kampus ini merupakan kesempatan yang sangat langka. Untuk itu, dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa di fakultas tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman yang disampaikan.

"Ini adalah yang pertama Metro TV hadir di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dalam perjalanannya, stasiun televisi ini telah banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan, pendewasaan berpolitik, dan berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam kontribusi di dunia akademika," kata Hajam saat memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan tersebut.


Dia menyampaikan, di fakultas yang dipimpinnya ini terdapat jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Di jurusan ini salah satu materi yang diajarkan yaitu berkaitan dengan jurnalistik. Bahkan, jurusan ini pun telah banyak melahirkan jurnalis yang berkerja di perusahaan media di tingkat lokal maupun nasional.


"Peserta yang hadir dalam pelatihan jurnalistik ini pun semuanya adalah mahasiswa KPI. Dalam kegiatan ini memang pesertanya kita batasi, karena ini adalah kegiatan pertama. Insya Allah ke depannya kita akan menyelenggarakan kegiatan seperti ini juga dengan jumlah peserta yang lebih besar. Mudah-mudahan Metro TV hadir di IAIN Syekh Nutjati ini bukan yang pertama dan terakhir, tapi bisa berkelanjutan," papar Hajam. (din)
Share:

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah Bekasi Terendam Banjir


BEKASI, FC -  Hujan deras dengan intensitas curah hujan tinggi membuat sejumlah wilayah di Kota Bekasi kebanjiran lagi. Pemandangan ironis oun kwmbali terjadi di kota penyangga Ibu Kota Indonesia ini.
Salah satu daerah di Perumahan Vila Taman Kartini Kelurahan Margahayu Bekasi Timur Kota Bekasi ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Ateng Susanto Ketua RT 07 RW 023  mengatakan dalam sekitar pukul 04 pagi Perumahan Vila Taman Kartini mulai banjir .
“Ketinggian air mencapai 1,5 meter bahakan ketinggian air  bisa bertambah melihat kondisi kali Bekasi yang semakin tinggi,” kata Ateng.
Lanjut dia, warga Perumahan Vila Taman Kartini sudah keluar dari rumah semua ada juga beberapa rumah yang ada dua lantai masih bertahan.
“Istri saya dan anak perempuan saya masih di rumah kalau saya sudah keluar dari rumah,” kata dia.
Sementara itu kata dia, total keseluruhan RT di Perumahan Vila Taman Kartini ada 10 RT. (nur)
Share:

Rakerpim IAIN Cirebon 2020, Upaya IAIN Menjadi UIN Dan BLU

Rektor IAIN SNJ Cirebon saat membuka kegiatan RAKERPIM di lingkungan IAIN SNJ Cirebon, Aston Hotel Cirebon

FOKUS CIREBON - Seluruh jajaran pimpinan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari Rektor, Warek, Dekan hingga Kajur, Sekjur, Kabag dan Kasubag hadir dan mengikuti kegiatan pada Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) IAIN SNJ Cirebon di Ballroom, Hotel Aston, belum lama ini.

Rakerpim IAIN SNJ Cirebon tahun anggaran 2020 ini bertujuan untuk mengevaluasi program tahun 2019 dan merencanakan implementasi dan merancang program tahun 2020.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia, DR H Adib MAg, yang menekankan bahwa Raker ini membahas dua hal yaitu transformasi kelembagaan Satker PNBP menjadi BLU dan kedua alih status IAIN menjadi UIN. 

"Inilah tujuan kita yakni sama-sama mengembangkan IAIN ini menjadi UIN, dan dari Satker PNBP menjadi BLU," kata Adib.

Wakil Rektor 2 Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan juga mengapresiasi tugas dan kerja-kerja para pegawai, karena Kabag dan kasubag yang semuanya itu adalah pemegang kunci bagi IAIN menuju UIN.

Dirinya berharap, dalam kerangka Rakerpim ini, semua unit sudah harus betul-betul paham terhadap rencangan program 2020 dan ini bisa sebagai output dari kegiatan tersebut.

Adib juga menjelaskan, tim BLU juga sudah mengajukan ke Kementerian RI, dan untuk BLU, renstra kita dasarnya adalah SWAT dan sudah bisa melangkah menjadi institusi yang memiliki kemandirian.

"Mudah-mudahan rancangan BLU kita bisa disetujui dan draft proposal UIN juga sudah dirancang dan dipersiapkan, tinggal diserahkan ke Kementerian RI," paparnya. 

Adib juga juga menjelaskan bahwa narasumber pada kegiatan Rakerpim yang digelar dua hari, Rabu-Kamis, (12-13/2/2020) ini  berasal dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, anggota DPR RI juga para tokoh masyarakat yang berharap nantinya ada rekomendasi-rekomendasi bagi IAIN menuju UIN.


Sementara itu, Rektor IAIN SNJ, DR H Sumanta Hasyim MAg saat membuka kegiatan Rakerpim IAIN SNJ Cirebon menyatakan bahwa pada kegiatan ini juga dihadiri oleh 
Prof Dr H Harry Suhardiyanto, Ketua Majelis Rektor se-Indonesia tahun 2007 hingga 2017 dan juga mantan Rektor IPB.

H.Sumanta menegaskan bahwa pada Rakerpim ini ada dua variabel yang menjadi misi utama yakni misi unggul dan dan misi terkemuka. 

Kedua misi perguruan tinggi tersebut dalam rangka mengembangkan pendidikan, Penelitian dan pengabdian. Kemudian juga 
Transformasi pencerahan bagi masyarakat. "Tiga hal ini yang menginspirasi kita untuk menuju UIN Cirebon," katanya.

Rektor dua periode di IAIN SNJ Cirebon ini juga memberikan gambaran dan penjelasan tentang dapur kampus IAIN Cirebon, mulai dari pengembangan akademik yang tengah dilakukan, jumlah Prodi, mahasiswa, dosen, karyawan serta kepemilikan aset hingga soal kepemilikan lahan. 

"Kita sudah memiliki lahan di tiga tempat, sehingga nanti kita memiliki tiga kampus, yakni kampus IAIN di Kota Cirebon, kampus IAIN di Kabupaten Cirebon dan kampus IAIN di Kabupaten Indramayu," ujar H Sumanta.

H Sumanta juga membahas soal sejarah berdirinya IAIN hingga soal proposal Satker PNBP menjadi BLU juga IAIN ke UIN Cirebon. "Proposal sudah kita siapkan, tetapi kami masih membuka masukan-masukan melalui Rakerpim ini, dan jika sudah dianggap cukup, maka proposal ini akan kita ajukan ke Kementerian RI," tandasnya.

Sementara terkait tema Rakerpim IAIN SNJ Cirebon tahun 2020 ini, H.Sumanta menjelaskan, bahwa transformasi kelembagaan Satker PNBP menjadi BLU dan alih status IAIN menuju UIN, adalah sebagai evaluasi hasil program kerja yang telah dilaksanakan tahun 2019 dan mereview program kerja 2020 dan rencana kerja 2021.

Selain itu, mempresentasikan program kerja IAIN SNJ Cirebon tahun 2020. Kemudian merumuskan dan menetapkan indikator kinerja utama berdasarkan rencana strategis IAIN SNJ Cirebon tahun 2020-2024. (nurudin)


Share:

IAIN Cirebon Bertekad Menjadi Kampus Bebas Korupsi Menuju WBK Dan WBBM

Jalaludin, SH, MH, Kasubag Organisasi dan Hukum, IAIN Syekh Nurjati Cirebon
CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon memastikan tekadnya sebagai Zona Integritas (ZI) menuju kampus Wilayah Bebas Korupsi (WBK) sekaligus Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Hall itu disampaikan langsung oleh Kasubag Organisasi dan Hukum, IAIN SNJ Cirebon, Jalaludin, SH MH kepada fokuscirebon.com, Selasa, (25/2/2020).
Jalaludin mengatakan, bahwa sebagai perguruan tinggi yang berbasis agama, IAIN Sykeh Nurkati Cirebon berkomitmen untuk memiliki integritas dalam segala unsur pengelolaan.
Baik pengelolaan dalam aspek manajemen, tata kelola organisasi, dan sumber daya manusia. "Semua harus berkomitmen menjalankan amanahnya yang berintegritas. Sehingga zona integritas yang dijalankan diharapkan mampu membangun akuntabilitas," jelasnya.
Jalaludin juga menegaskan, bahwa  semua, mulai dari unsur pimpinan hingga bawahan sangat berkomitmen untuk mewujudkan kampus bebas dari korupsi agar bersih dan bebas dari suap menyuap dan prilaku sebangsanya.
Zona integritas, lanjut Jalaludin, memiliki prosedur standar operasional yang jelas dalam setiap pelaksanaan program."Kita sedang menyiapkan item-item yang harus dipenuhi menuju perguruan tinggi berzona integritas yang bebas korupsi," katanya. 
Jalaludin juga mengatakan, bahwa dalam melakukan persiapan pembangunan Zona Integritas (ZI) diperlukan kerja tim yang dapat bersinergi mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Menuju WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.
Sedangkan menuju WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.
“Sedikitnya ada enam item yang harus dipenuhi. Antara lain perubahan, akuntablitas, kesiapan memberikan pelayanan prima, dan item lain. Setelah dipersiapkan, akan dilakukan evaluasi secara mendalam oleh lembaga terkait," katanya. 
Dijelaskan, bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah tahun ke dua  dalam pengisian zona integritas ini. "Pengisian zona integritas yang pertama itu tahun 2017 dan hasilnya pada tahjn 2018 mendapat nilai integritas kurang lebih 80,2," jelasnya.
Sedang saat ini kita memasuki pengisian zona integritas yang kedua yakni tahun 2019. "Jadi setiap tahun kami harus  mengisi safety kemudian submit langsung ke pusat," paparnya.
"Alhamdulillah, hasil pengisian dokumen-dokumen yang menjadi 6 item zona integritas, tahun 2018 kita mendapatkan kenaikan nilai yakni 86 koma sekian dan untuk tahun 2019 nila integritas akan keluar pada tahun 2020 ini" ucapnya.
Dari kenaikan perolehan nilai zona integritas ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon masuk pilot project 15 PTKIN se Indonesia. 
"Dengan IAIN SNJ Cirebon masuk 15 PTKIN di Indonesia, untuk zona integritas dan untuk dijadikan proyek projectnya, maka ada tim verifikator dari pusat Kementerian  Agama RI datang untuk memverifijasi semua dokumen-dokumen satu persatu," terangnya.
Jalaludin menyebut bahwa IAIN SNJ Cirebon sudah masuk PTKIN  Zona Integritas, yakni melalui pendafataran mahasiswa hingga kelulusan dengan menggunakan online termasuk absensi Dosen dan lainnya.
"Harapan kami dari lembaga, bahwa tahun depan kita sudah mencanangkan bebas korupsi, pungli dan sebangsanya dan kita murni melayani. Dari 6 point yang menjadi zona integritas, kami siap membuat baligho besar sebagai komitmen bersama terkait bebas korupsi. Ini komitmen kami untuk IAIN SNJ Cirebon menuju WBK dan WBBM," tandas Jalaludin. (din)

Share:

Hujan Dari Semalam Rendam Wilayah RW 006, Kemayoran Jakarta Pusat


JAKARTA, FC - Hujan dari Senin (24/2) malam, hujan tidak berhenti-hentinya khusus yang berada wilayah Kepu Timur Gardu Asam, Kelurahaan Kemayoran Jakarta Pusat yang berada di Rw 006, sebagian rumah warga yang juga terkena banjir.

"Akibat hujan dari semalam yang sangat deras, saya berkeliling dari Rt 001/0013 untuk memberitahukan ke semua warga agar siaga satu di setiap wilayah tersebut. Yang kami lihat di Jalan Sekitar Kepu Timur sudah banjir sebetis orang dewasa dan banyak kendaraan roda dua mogok karena jalan tersebut sudah banjir," kata Pleng salahsatu warga, Selasa (25/2), di Jakarta.

Lebih lanjut, kata Pleng mengungkapkan kepada warga dari semalam jangan sampai warga tertidur pulas karena hujan semalam sangat besar mengakibatkan jalan sudah banjir. Bila mana ada di wilayah Rw 006 yang rumahnya yang masuk air akibat hujan agar melaporkan ke Pak Rw setempat.


"Bila rumah warga yang sudah terkena banjir, benahi barang-barang gang berharga agar tidak rusak, terutama lemari, kulkas, dan mesin cuci," ujarnya.

Saya mohon kepada warga yang berada di wilayah Rw 006, harap segera melaporkan rumahnya agar di data. (dade)
Share:

Senin, 24 Februari 2020

Kontingen IAIN Cirebon Siap 'Berlaga' Di IPPBMM-PTKIN Tingkat Jawa-Madura Di Jogyakarta


CIREBON, FC- Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr H Ilman Nafi’a MAg menjelaskan, tahapan tersebut sudah berjalan dan telah melalui proses yang cukup panjang. 
Tahapan seleksi kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon untuk mengikuti Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tingkat Jawa dan Madura di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogjakarta pada April 2020 mendatang sudah memasuki seleksi di tingkat institut.
Seleksi ini dimulai dari seleksi tingkat jurusan, fakultas, hingga akhirnya mengerucut pada seleksi tingkat institut.
“Semua tahapannya itu dilakukan secara terbuka. Prosesnya ada berbagai macam, ada yang pola seleksi antarkelas, fakultas, dan ada juga dengan dibantu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Bahkan ada juga yang dibantu oleh pembina-pembina dari dalam seperti dosen, dan ada juga yang dibantu pembina dari luar,” jelasnya saat ditemui di ruangannya, Senin (24/2/2020).
Ilman mengungkapkan, para pembina tersebut bertugas untuk melatih sekaligus menyeleksi sejumlah mahasiswa yang mendaftar. 
"Setelah mendapat formasi yang sesuai, maka mereka pun akan digembleng dengan berbagai proses latihan dan sejumlah pertandingan lainnya untuk memantapkan mental sekaligus memastikan kesiapan mereka saat berlaga di IPPBMM mendatang," jelasnya. (nur)
Share:

Antisipasi Banjir, DLH DKI Jakarta Dan DLH Kota Bekasi Kerahkan Alat Berat Bersihkan Saluran Air


BEKASI, FC - Hujan yang masih  mengguyur wilayah Bekasi dengan intensitas tinggi, kerap mendatangkan banjir. Atas kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengantisipasi akan datangnya banjir, alat berat dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di kerahkan untuk melakukan perbaikan saluran air, Selasa (24/2).
Pantauan dilokasi, operator alat berat baik dari TPST Bantar Gebang dan TPA Sumur Batu keduanya bekerja, membuat saluran air dan membersihkan saluran air.
Terpantau dilokasi, air yang mengalir begitu deras dan lancar, telah mengalir di saluran bantaran kali, sehingga kegiatan tersebut tidak menggangu aktifitas kendaraan truk sampah yang melintas di dekat saluran air tersebut.
Kiman Sumarwan, salah satu anggota tim monitoring dan evaluasi TPST Bantar Gebang, mengatakan kerjasama yang baik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi dalam mengantisipasi musim hujan baik di TPST Bantar Gebang dan TPA Sumur Batu.
“Dengan melakukan perbaikan saluran dan membersihkan saluran di daerah perbatasan antara TPST Bantar Gebang dan TPA Sumur Batu sehingga tidak khawatir akan turunnya hujan,” tutupnya. (nur)

Share:

Pertemuan IAIN Cirebon Dengan Pemkot Wujudkan Sinergitas Dalam Pengembangan Pembangunan


FOKUS CIREBON - Team Rektor untuk Percepatan Pengembangan (TRUPP) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berkunjung silaturrahmi ke Pemkot Cirebon. Dalam kunjungan tersebut TRUPP bertemu Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati dan membahas banyak hal.

Dr Sugianto SH MH, Ketua TRUPP menyampaikan, pertemuan tersebut lebih menitikberatkan pada pembahasan pemanfaatan penggunaan Stadion Madya Bima Kota Cirebon.


Menurut Sugianto, IAIN Cirebon ingin membuka pemanfaatan penggunaan Stadion Madya Bima guna mempersiapkan IAIN Cirebon dalam event nasional yaitu Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR).

"Kita sudah bertemu kepala daerah, yakni dengan Wakil Walikota Cirebon, Ibu Hj Eti Herawati dan beliau sangat mensuport," kata Ketua TRUPP, DR Sugianto SH MH.

Sugianto juga menjelaskan, terpenting dari pertemuan tersebut adalah menyamakan persepsi tentang pemanfaat aset daerah dan silaturahmi IAIN Cirebon dengan Pemkot cirebon untuk mewujudkan sinergitas dalam pengembangan pembangunan.


"Ya, kita ingin membangun sinergitas, karena secara geografis institusi IAIN Cirebon juga berada di wilayah kota, sehingga dengan membangun persepsi yang sama, maka potensi aset daerah ini bisa kita kembangkan dan pemanfaatannya untuk bersama," ujar Sugianto yang mengaku swlanjutnya TRUPP akan membuat langkah-langkah startegis berikutnya. (din)


Share:

Wapres RI : BPPT Harus Memiliki Agenda Prioritas Riset Dan Inovasi


JAKARTA, FC - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) harus dapat diandalkan dalam pengkajian dan penerapan iptek yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, BPPT harus memiliki agenda riset dan inovasi yang diprioritaskan.

Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin dalam rapat kerja BPPT tahun 2020 yang bertajuk  Penguatan Daya Saing melalui Inovasi, Transformasi Digital dan Kualitas SDM, mwnyampaikan bahwa salah satu tolak ukur keberhasilan BPPT adalah terpakainya inovasi teknologi oleh masyarakat Indonesia. 

Oleh karena itu, memerlukan mitra untuk hilirisasi inovasi teknologi tersebut dan pentingnya mitra, kata Ma'ruf, Senin (24/2), di Auditorium BJ Habibie, Jl. M.H. Thamrin No.8, Jakarta Pusat.

Dirinya mendukung penuh langkah BPPT dalam melaksanakan kerjasama dengan mitra-mitranya seperti dengan industri, kementerian/lembaga, dan perguruan tinggi. Bahwa saat ini dengan perkembangan Iptek yang begitu pesat, inovasi-inovasi baru terus bermunculan. 

"Inovasi yang memberikan efisiensi dan efektifitas di setiap sektor industri, baik produksi, jasa dan informasi," ujarnya.  

Lebih lanjut, kata Wapres mengungkapkan Inovasi inilah yang akan menambah nilai tambah dari suatu produk yang akan berdampak pada perekonomian bangsa. 

"Bahwa Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan sumber daya alam, namun karena kurangnya penguasaan Iptek dalam berinovasi, maka nilai tambah yang dihasilkan masih kalah dengan negara-negara maju," ungkap Ma'ruf. 

Pentingnya meningkatkan sumber daya Iptek agar dapat meningkatkan nilai tambah dari kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. 

Untuk membangun inovasi dan daya saing, terang Wapres, diperlukan peran dari dunia industri, pemerintah dan akademisi. Saat ini, peran dari ketiganya tersebut masih lemah sehingga inovasi dan daya saing Indonesia tertinggal dari negara lain.

Wapres meminta BPPT sebagai lembaga pengkajian dan penerapan teknologi harus memiliki agenda riset dan inovasi yang diprioritaskan, terkoneksi dengan dunia usaha dan dunia industri yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional. 

"Negara maju adalah negara yang dapat mengkaitkan semua fungsi dan unsur perkembangan Iptek ke dalam suatu sistem Iptek secara efisien dan efektif, sehingga mampu mendayagunakan kekayaan dan lingkungan alam untuk menunjang kesejahteraan dan meningkatkan kualitas kehidupannya," katanya. (dade)
Share:

Definition List

Unordered List

Support