Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 26 Februari 2022

Rektor Sumanta : Inilah Tiga Aspek Penting Pada SE No 5 Tahun 2022

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag berikan penjelasan terkait Surat Edaran (SE) Menag RI No 5 Tahun 2022 Tentang Peroman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola, Sabtu (26/2/2022).


CIREBON, FC - Viralnya pernyataan Menteri Agama RI, terkait Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola membuat Dr H Sumanta M.Ag, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon buka suara.

Sumanta menegaskan, bahwa tafsiran yang terputus dan tidak utuh bisa menimbulkan kekeliruan dalam menafsirkan Surat Edaran (SE) tersebut. Sehingga dirinya perlu menyampaikan tiga hal penting dari Surat Edaran tersebut.

Pertama, bahwa SE ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam mengatur regulasi kehidupan sosial yang mengantarkan keharmonisan kehidupan sosial. 

Kedua, menghargai hak hak warga negara untuk hidup nyaman, hidup berdampingan  saling menghargai satu sama lainnya di tengah kehidupan yang plural atau majemuk.

Ketiga, sebagai bagian implementasi dari nilai moderasi beragama yang mengedepankan kebersamaan, saling menghargai dan toleran (tasamuh) terhadap sesama.

"Saya kira tiga hal itulah yang harus dipahami oleh kita bersama, mengingat kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang kaya etnik, bangsa yang plural dan majemuk, sehingga harus dibangun kehidupan yang harmonis dengan terus merawat keberagaman di antara kita semua," ujar Rektor Sumanta. (din)

Jumat, 25 Februari 2022

Kick Off Jawara Digital, Lahirkan Generasi Agen Penggerak Digital yang Berkompeten

CIREBON - Adanya Agen Penggerak Digital (APD), dipastikan akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Cirebon dimasa yang akan datang. Sebagai upaya akselerasi transformasi digital, pemerintah harus memperbanyak target untuk mencari dan melatih SDM yang cakap dan mempunyai talenta digital. Demikian dikatakan Kadis Kominfo Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan, dalam acara Kick Off Jawara Digital, di Pesantren Buntet Cirebon, Jumat (25/2/2022).

Nanan menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Cirebon adalah perangkat daerah yang mengampu tentang urusan pemerintahan untuk bidang komunikasi dan informatika. Mengurusi juga pemerintahan bidang statistik, dan urusan pemerintahan bidang persandian. Ini disesuaikan dengan kebutuhan, karakteristik, potensi, dan kemampuan daerah untuk mendukung terselenggaranya pemerintahan dan pembangunan di daerah.

"Kami selalu mengapresiasi setiap bentuk kegiatan yang dapat mendorong generasi penerus bangsa untuk bisa produktif, inovatif, serta berperan aktif dalam rangka membangun daerah. Tujuannya pasti,  menuju masa depan yang cemerlang," kata Nanan.

Menurutnya, relawan Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai penggagas acara itu, telah banyak memberikan sumbangsih terhadap pengembangan Kabupaten Cirebon. Ini dilakukan melalui pemanfaatan TIK, khususnya di desa-desa dan sekolah. 

"Segala upaya dan ikhtiar pembangunan melalui TIK sudah semestinya kita dukung bersama. Ini sebagai sarana saling berbagi, dan saling mendorong menuju Kabupaten Cirebon yang lebih maju," ungkap Nanan.

Nanan meminta, pada era digital dan akses komunikasi yang semakin bebas, tentu TIK menjadi faktor sentral yang harus dikuasai setiap kalangan. TIK menjadi kebutuhan bersama bagi seluruh masyarakat, terlebih warga Kabupaten Cirebon. Mereka harus ikut bersaing dalam kehidupan global.

"Imbasnya, konten-konten negatif terus bermunculan. Kejahatan di ruang digital terus meningkat termasuk hoaks, penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, perundungan siber, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital perlu terus diwaspadai," paparnya.

Untuk itu, semua kalangan harus terus meminimalkan konten negatif. Ruang digital harus diisi oleh konten-konten positif. Disinilah masyarakat harus bisa meningkatkan kecakapan digital, supaya mampu menciptakan lebih banyak konten-konten kreatif yang mendidik, menyejukkan, serta menyerukan perdamaian. 

"Internet harus mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dan membuat UMKM naik kelas. Perbanyak UMKM onboarding ke platform e-commerce, sehingga internet bisa memberi nilai tambah ekonomi," ujar Nanan.

Nanan menambahkan, literasi  digital adalah kerja besar. Pemerintah akunya, tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu, diperlukan kerjasama semua pihak, untuk bisa mewujudkan Jawa Barat cakap digital.

Disinilah kolaborasi pentahelix pemerintah, masyarakat, akademisi dan pihak lainnya menjadi unsur yang sangat penting.

"Buzzer-buzzer saat ini sangat doyan untuk membuat konten hoax atau issu-issu seputar Covid-19 yang ujungnya melawan pemerintah. Disinilah peran agen literasi digital menjadi sangat efektif dalam memutus berita hoax tentang Covid-19," tukas Nanan.

Hadir dalam acara tersebut,  Ketua Yayasan Ponpes Buntet, Kadiskominfo Jabar diwakili oleh Kabid IKP secara virtual, relawan TIK Nasional diwakilkan Kabid Informasi Komunikasi Publik Jabar, Ketua relawan TIK Provinsi Jawa barat, serta Ketua relawan TIK Kabupaten Cirebon. (Indah)

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Vaksinasi Booster Untuk 1000 Pegawai, Mahasiswa dan Masyarakat Umum

CIREBON - Pencegahan penularan virus Covid 19 yang terus dilakukan pemerintah, juga dilakukan pihak kampus di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Pada kegiatan ini, IAIN Cirebon menggelar vaksinasi booster untuk 1000 civitas akademika kampus dan masyarakat umum, Jumat (25/2/2022).

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Polres Cirebon Kota yang telah memercayakan pelaksanaan vaksinasi booster di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
 
“Jadi bagaimana kita bisa menanggulangi wabah yang sudah 2 tahun ini melanda di berbagai belahan dunia, khususnya di Indonesia,” katanya.
 
Untuk itu, lanjut Sumanta, hal ini menjadi panggilan untuk bahu membahu mengentaskan Indonesia dari wabah ini.

“Kegiatan ini juga menggandeng STIKES Mahardika untuk vaksinasi yang ketiga ini atau booster,” jelasnya.

Sumanta berharap, dengan dilaksanakannya vaksinasi booster ini diharapkan kegiatan perkuliahan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat dilaksanakan secara tatap muka.

“Sehingga bisa memberikan pembelajaran yang komprehensif dari sisi kognitif, afektif, dan psikomotorik yang itu semua membutuhkan pembelajaran tatap muka atau pertemuan langsung antara pendidik dan peserta didik,” terangnya.

Warek 2, Dr Kartimi M.Pd juga menjelaskan, bahwa kegiatan vaksin ketiga booster ini, menggunakan vaksin Astrazeneca. Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan STIKES MAHARDIKA.

"Targetnya 1000, nanti kita lihat sampai menjelang Jumat, mudah-mudahan targetnya tercapai, karena memang pencegahan ini sangat penting mengingat Indonesia masih dibawah tekanan Covid 19, sehingga diharapkan seluruh civitas akademika IAIN Cirebon bisa tercegah dan terlindungi dari pandemi Covid 19 ini," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar melalui Wakapolres Cirebon Kota, Ahmat Troy Aprio SH SIk mengatakan, vaksinasi booster yang diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tersebut dalam rangka vaksinasi serentak.
 
“Polres Cirebon Kota secara pribadi maupun secara pemerintahan atau kedinasan mengucapkan terima kasih kepada IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” kata Wakapolres.

Pasalnya, lanjut dia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah membantu dengan menyiapkan sarana dan prasarana serta waktu dalam pelaksanaan vaksinasi booster tersebut.

“Ini dalam rangka menyehatkan masyarakat Kota Cirebon dengan melaksanakan vaksinasi terutama vaksinasi booster serentak ,” ucapnya. (din)

Kamis, 24 Februari 2022

Bupati Minta HIPMI Kabupaten Cirebon Lebih Kreatif

Bupati Cirebon, H Imron saat menghadiri pelantikan Ketua HIPMI Kabupaten Cirebon, Kamis (24/2/2022).


CIREBON - Bupati Cirebon meminta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cirebon, terlebih kepemimpinan ketua yang baru bisa lebih kreatif. Dirinya berharap, peran pengusaha muda di Kabupaten Cirebon dapat membangkitkan perekonomian yang saat ini sedang terpuruk. Demikian dikatakan Bupati, saat menghadiri pelantikan Ketua HIPMI Kabupaten Cirebon yang baru, bertempat di Hotel Apita, Kamis (24/2/2022).

Menurut Bupati, saat ini tantangan yang dihadapi tidak mudah. Namun dirinya yakin, HIPMI Kabupaten Cirebon tidak patah semangat. Ia juga yakin kader HIPMI, mampu merubah tantangan menjadi sebuah peluang yang bisa menghasilkan dan membangkitkan perekonomian.

“Saya punya keyakinan penuh, perjuangan dan kerja keras pengusaha muda di Kabupaten Cirebon akan mampu membangkitkan perekonomian di Kabupaten Cirebon," aku Imron.

Imron berharap, HIPMI Kabupaten Cirebon untuk bisa memberikan perhatian dan menggali semua potensi yang ada. Masalahnya, untuk memperbaiki perekonomian di Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak.

“Dengan kepemimpinan HIPMI yang baru, setidaknya dapat memberikan semangat baru. Nantinya, bisa menciptakan inovasi yang menguntungkan. Ini akan membangkitkan  perekonomian Kabupaten Cirebon,” paparnya.

Sementara itu, Ketua HIPMI Kabupaten Cirebon, Ahmad Abdul Hadi, mengaku mulai dari pengusaha pemula sampai menengah siap membantu potensi Kabupaten Cirebon yang sangat besar. Kedepan, HIPMI Kabupaten Cirebon bisa bersinergi dengan Pemkab Cirebon, agar bisa berperan penting dalam mendongkrak perekonomian.

"Kami minta kerjasama dan bimbingannya kepada Pemkab Cirebon. Kedepan kita harus bersinergi supaya semua bisa berjalan secara profesional," kata Abdul.

Sedangkan Ketum HIPMI Jabar, Surya Batara Kartika, meminta supaya semua anggota HIPMI siap menyongsong perubahan yang sudah ada di depan mata. Dirinya berharap, HIPMI bisa menjadi lokomotif perubahan pembangunan ekonomi dan menjadi role model pemuda cirebon, untuk penguasaan tekhnologi di era pandemi ini.

"Mari semua sama-sama songsong perubahan era digital ini. Semua harus semangat dan enerjik, supaya kita bisa membantu mendongkrak perekonomian pada masa pandemi ini," tukasnya. (Bam)

374 ribu Lebih Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Belum Bersertifikat

Bupati Cirebon, H Imron pada acara Zona Integritas BPN Kabupaten Cirebon, Kamis (24/2/2022).


CIREBON, FC - Saat ini, BPN Kabupaten Cirebon masih punya PR besar. Pasalnya, masih ada sekitar 45 persen atau sekitar 374 ribu lebih bidang tanah belum memiliki sertifikat. Luas wilayah Kabupaten Cirebon sendiri sekitar 1.070 kilometer persegi. Hal itu diungkapkan Bupati Cirebon, Imron, saat menghadiri acara Zona Integritas BPN Kabupaten Cirebon, Kamis (24/2/2022).

Menurut Imron, pihaknya sangat mendukung penuh pencanangan eksternal zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada kantor pertanahan kabupaten. Dirinya berharap, setelah pencanangan tersebut, Kantor BPN Kabupaten Cirebon bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menerapkan perilaku anti korupsi disegala bidang.

"Sehingga nantinya akan tercapai predikat WBK dan WBBM. Ini karena zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah, yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM," ungkap Imron.

Dia menilai, membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM adalah pekerjaan yang tidak mudah. Oleh karena itu, semua pihak harus mempunyai komitmen yang kuat, punya pola pikir dan budaya kerja yang sama. Ini akan membuat  keberhasilan membangun zona integritas yang diinginkan. 

"Kalau bicara zona integritas, kita tidak hanya berbicara tentang antikorupsi, namun juga tentang peningkatan kualitas pelayanan publik. Kantor BPN disini adalah salah satu instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada publik. Jadi pelayanan harus prima," jelasnya. 

Imron berharap, saat ini adalah kesempatan yang baik sebagai momentum introspeksi bagi semua, untuk terus berbenah memperbaiki kualitas karakter diri dan organisasi. Untuk itu, Pemkab Cirebon terus berupaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel. Disamping itu juga mewujudkan birokrasi yang kapabel, dan birokrasi yang mampu mewujudkan pelayanan publik yang prima. 

"Harapan saya, pencanangan WBK dan WBBM ini tidak berhenti pada kantor BPN saja,   melainkan terus berlanjut ke setiap instansi yang ada di Pemkab Cirebon," kata Imron.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor BPN Kabupaten Cirebon, Amir Sofwan, mengatakan bahwa pihaknya sedang menginventarisir tanah-tanah di Kabupaten Cirebon. Tercatat, sudah ada sekitar 462.936 yang sudah bersertifikat. Sedangkan tanah yang belum bersertifikat sekitar 374.396. Dirinya mengakui memang ini adalah PR besar yang harus dikerjakan BPN.

"Tahun ini kami punya target mengejar PTSL. Dan untuk aset Pemda baru terdaftar 74 bidang saja. Saya minta Pemda memberikan informasi berapa asset pemda yang ada," papar Amir.

Dirinya menambahkan, dukungan peta pertanahan melalui pembayaran BPHTB sampai Januari tahun ini, sudah terkumpul sekitar Rp7 miliar. Artinya, pelayanan pertanahan memang berkontribusi untuk meningkatkan PAD Kabupaten Cirebon. (Indah)