Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 April 2020

MUI Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Para Marbot Guru Ngaji


BEKASI – Ringankan beban masyarakat akibat terdampak corona virus (covid-19) dan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi, mendistribusikan bantuan  sembako untuk para marbot guru ngaji di masjid -masjid se Kelurahan Ciketing udik dan warga tetangga yang berdekatan dengan masjid yang kurang mampu, Sabtu (18/4/20).
Dalama rangka bakti sosial, Ketum MUI Ust Ahmad Sk, yang didampingi Wakatum MUI, H Wahyudin Lc, Sekum Ust Saepudin beserta para pengurus yang mewakili menyerahkan paket sembako kepada marbot masjid guru ngaji dan warga tetangga yang berdekatan dengan masjid yang kurang mampu.
Ustad Komarudin Bidang Kaderisasi dan pendidikan MUI Kelurahan Ciketing Udik mengatakan dampak wabah Coronavirus (Covid -19) dan pemberlakuan (PSBB) MUI dan para pengurus berinisiatif mengadakan bakti sosial.
“Kami bersama-sama pengurus MUI Kelurahan Ciketing Udik berinisiatif untuk mengadakan kegiatan bakti sosial. Membagikan paket sembako alakadar yang bisa membantu beban para marbot masjid, guru ngaji se-Kelurahan Ciketing Udik dan warga tetangga yang berdekatan dengan masjid,” kata Komarudin.
Lanjutnya ia mengatakan Semoga Allah SWT mengabulkan doa – doa kita, agar wabah virus Corona (Covid -19) lenyap dari muka bumi.
“Kita bisa menjalankan ibadah seperti semula bisa sholat berjamaah dan sebentar lagi menghadapi bulan suci ramadhan menjalankan ibadah puasa dan sholat Tarawih, Amin,” ujarnya. (*)

Putus Penyebaran Covid 19, Kuwu Sampiran dan Muspika Terus Galakan Penyemprotan dan Pembagian Masker Kepada Warga

Kuwu Maman dan Unsur Muspika Talun, gelar kegiatan pembagian masker dan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh lingkungan dan permukiman warga. (Foto/Bambang)

SAMPIRAN, FC - Kuwu Sampiran, Maman dan aparatur Muspika Talun, Kabupaten Cirebon, terus melakukan pencegahan  penyebaran virus covid 19 melalui penyemprotan cairan disinfektan dan pembagian masker kepada warga.

Kuwu Maman dan aparatur desa, serta unsur Muspika bersatu melawan covid 19 agar wabah mematikan tersebut terputus penyebarannya di Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

"Kami melakukan ini sebagai bentuk perlawanan terhadap virus Covid19 dan upaya pemutusan penyebaran virus tersebut sebagai bentuk antisipasi agar warga terbebas dari virus pendemi ini," kata Kuwu Sampiran, Maman kepada Fokus Cirebon, Sabtu (18/4/2020).


Dari kegiatan ini TNI/Polri, yang diwakilkan unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta aparatur Desa Sampiran, bergotong royong, saling membahu, saling menguatkan satu sama lain bersatu melawan dan memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Desa Sampiran.

Tampak dalam kegiatan tersebut, para petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke ruas jalan kampung, masjid dan rumah-rumah warga. 

Selain itu, para petugas juga membagikan masker ke para warga, baik di perkampungan Desa Sampiran maupun ke para pedagang Pasar Sampiran.

Tampak semua warga senang dan gembir menyambut kegiatan yang digelar Kuwu Maman dan aparatur desa serta unsur Muspika ini. 

Mereka para warga berharap, virus Covid 19 yang menakutkan semua orang di dunia ini, hilang sebelum bulan suci ramadhan. 


"Kami yakin Allah SWT akan menjaga kesucian bulan ramadhan yang penuh maghfiroh, aamiin," kata salah seorang warga Sampiran, yang berharap segera semua terbebas dari pendemi virus Covid 19. (Bambang)


Bangun Kerjasama, BAZNAS dan Lazismu Dorong Masyarakat Berdonasi Bantu Pemenuhan APD Para Medis


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengadakan kerjasama dengan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) untuk bersama-sama mengajak masyarakat berdonasi membantu pemenuhan Alat Perlindungan Diri (APD) dan bantuan kesehatan lainnya.

Bantuan ini akan disalurkan bagi tenaga medis melalui jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyah di seluruh Indonesia. 

Anggota BAZNAS, Drs.Irsyadul Halim menyampaikan apresiasinya dapat bekerjasama dengan Lazismu yang merupakan lembaga zakat yang dibentuk oleh salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah. 

BAZNAS berkomitmen berjuang bersama sama dengan Lazismu, untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, khususnya tenaga medis, melalui jaringan Rumah Sakit Muhammafiyah Aisyah yang berada di berbagai wilayah di Indonesia.

“BAZNAS saat ini aktif mengkampanyekan pemberian bantuan untuk pejuang di garda terdepan pencegahan Covid-19, yaitu dokter dan tenaga medis. Sebuah langkah yang tepat untuk bersama-sama Lazismu mendistribusikan Alat Perlindungan Diri dan kebutuhan medis untuk RS Muhammadiyah dalam rangka mencegah wabah Covid-19 ini agar tidak semakin meluas,” kata Irsyadul, Jumat (17/4).

Sementara itu anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Drh. Emmy Hamidiyah, M.Si yang membawahi bidang pengumpulan menjelaskan untuk memaksimalkan kerjasama ini, BAZNAS mengajak Lazismu secara aktif mengkampanyekan hidup sehat untuk mencegah Covid-19 lewat berbagai media online yakni media sosial dan website maupun media offline melalui poster atau spanduk.

"Dengan kerjasama BAZNAS bersama Lazismu ini diharapkan dapat membantu melindungi tim medis yang tak kenal lelah terus memberikan kotribusinya dalam menangani para pasien Covid-19. Selain itu juga dapat menginisiasi gerakan zakat lainnya untuk saling bersinergi dalam hal melayani umat,” ujar Emmy.

Terkait kerjasama ini, BAZNAS telah menyiapkan satu rekening khusus sebagai penampungan donasi yang terkumpul, untuk nantinya disalurkan dalam bentuk bantuan Alat Pelindung Diri bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., PH.D, menambahkan Lazismu menyambut baik kerjasama yang terjalin dengan BAZNAS demi menguatkan langkah seluruh pihak dalam penanganan Covid-19.

“Sebagai lembaga amil zakat nasional dibawah naungan muhammadiyah, sejak awal mengintrusikan semua lazismu di daerah untuk ikut andil melakukan kegiatan fundraising dan realokasi pentasyarufan dana infak sedekah untuk menanggulangi Covid-19 dengan dua program utama bantuan alat medis dan cadangan pangan  dhuafa. Sedangkan untuk strategi fundraising lazismu melakukan penguatan di digital dan menggandeng beberapa mitra salah satunya BAZNAS,” ungkap Hilman.  K

Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah, Drs. H. Muhammad Agus Samsudin, MM mengatakan dalam upaya penanganan Covid-19, semua pembiayaan masih dilakukan secara swadaya, termasuk Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyah (RSMA) yang ditunjuk melayani pasien Covid-19.

"Sejak awal, Muhammadiyah sudah menanggulangi Covid-19, dengan dana swadaya internal dan donatur publik lewat Lazismu. Sudah 64 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Asyiyah bergerak. Semoga sinergi BAZNAS dan Lazismu mampu meningkatkan jumlah Rumah Sakit Muhammadiyah di berbagai daerah yang mengambil perannya untuk penanganan Covid-19,” katanya. (dade)

Calon Mahasiswa IAIN Cirebon Yang Dinyatakan Lulus Jalur SPAN-PTKIN Diminta Segera Daftar Ulang

CIREBON, SC- Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2020 telah diumumkan. Untuk itu, bagi calon mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon yang telah dinyatakan lulus melalui jalur tersebut diminta untuk segera melakukan daftar ulang.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, bagi calon mahasiswa yang ingin melakukan daftar ulang tersebut bisa melalui online di http://sc.syekhnurjati.ac.id/spmb/index.php
“Yang pasti, setelah mereka dinyatakan lulus harus segera melakukan daftar ulang online di web IAIN Cirebon. Karena jika mereka tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” jelasnya, Kamis (19/4/2020).
Untuk jadwalnya, lanjut Kamal, yaitu pengisian biodata online mulai tanggal 15 sampai 21 April 2020, verifikasi biodata 23 sampai 29 April 2020, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Mei 2020, dan pembayaran UKT tanggal 6 sampai 15 Mei 2020.
Dia mengakui, dalam proses daftar ulang calon mahasiswa tahun 2020 ini memang ada perubahan. Jika di tahun sebelumnya dilakukan dengan cara datang langsung ke kampus, sedangkan untuk tahun ini dilakukan melalui online. Hal itu dikarena adanya pandemi Covid-19 yang tengah mewabah. Untuk persyaratan lengkapnya bisa dilihat di http://info.syekhnurjati.ac.id/pengumuman-daftar-ulang-span-ptkin-tahun-2020/2021.
“Memang tahun ini persyaratan untuk daftar ulang ini lebih banyak, seperti mengirimkan surat pernyataan kebenaran data, penghasilan orang tua, dan ketiga tentang bersedia mengikuti aturan. Hal itu dilakukan untuk memastikan data yang dikirim. Bahkan, hal itu juga salahsatunya akan berpengaruh pada besaran UKT untuk mahasiswa yang bersangkutan,” tandasnya. (din)

PMB IAIN Cirebon Tahun Akademik 2020/2021, 654 Mahasiswa Dinyatakan Lulus Seleksi SPAN-PTKIN

CIREBON, FC- Sebanyak 3.095 dari kuota penerimaan mahasiswa baru di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon pada tahun akademik 2020/2021 ini, 654 mahasiswa telah dinyatakan lulus melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan telah diumumkan pada 10 April 2020 lalu.
Rincian calon mahasiswa yang lulus melalui jalur tersebut yaitu, untuk jurusan Tadris Matematika sebanyak 21 orang, Tadris Biologi 21, Sejarah Peradaban Islam 40, Komunikasi dan Penyiaran Islam 40, Hukum Keluarga Islam 32, Bahasa dan Sastra Arab 16, Pendidikan Agama Islam 28, Pendidikan Bahasa Arab 35, Tadris Bahasa Inggris 21, Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial 14, Aqidah dan Filsafat Islam 28, Ilmu Alquran dan Tafsir 24.
Kemudian, Perbankan Syariah 80, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 21, Hukum Ekonomi Syariah 24, Pengembangan Masyarakat Islam 21, Bimbingan Konseling Islam 40, Pendidikan Islam Anak Usia Dini 21, Tadris Bahasa Indonesia 21, Ilmu Hadis 12, Ekonomi Syariah 40, Akuntansi Syariah 24, dan Hukum Tata Negara 16.
Untuk itu, Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak meminta bagi calon mahasiswa yang telah lulus melalui SPAN-PTKIN ini untuk segera melalukan daftar ulang melalui online di syekhnurjati.ac.id/spmb.
Untuk jadwalnya, lanjut Kamal, yaitu pengisian biodata online mulai tanggal 15 sampai 21 April 2020, verifikasi biodata 23 sampai 29 April 2020, pengumuman Uang Kuliah Tunggal (UKT) 4 Mei 2020, dan pembayaran UKT tanggal 6 sampai 15 Mei 2020.
“Yang pasti, setelah mereka dinyatakan lulus harus segera melakukan daftar ulang online di web IAIN Cirebon yang waktunya tanggal 15 sampai 21 April 2020. Karena jika mereka tidak melakukan daftar ulang sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” jelasnya, Kamis (18/4/2020). (din)

Jumat, 17 April 2020

BAZNAS Salurkan Bantuan 1200 Paket Logistik Keluarga, Bagi Pengemudi Online Gojek


JAKARTA - Salah satu platform layanan ojek online Gojek bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan 1200 Paket Logistik Keluarga untuk para pengemudi online Gojek yang saat ini terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19. Bantuan Paket Logistik Keluarga ini merupakan sumbangan dari pelanggan Gojek pada platform kerjasama penggalangan dana Gojek dan BAZNAS.

Penyaluran dilaksanakan di salah satu kantor Gojek, di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Selain di Jakarta, pendistribusian juga dilakukan di lima titik kantor Gojek lainnya yang tersebar di wilayah Jabodetabek. "BAZNAS memiliki program bantuan sembako lewat Paket Logistik Keluarga untuk meminimalisir terjadinya kekurangan logistik terutama bahan pangan pada keluarga miskin dan para pekerja informal maupun kelompok rentan. Pengemudi Gojek merupakan salah satu profesi rentan yang terpaksa menurun drastis pendapatan hariannya akibat krisis Covid-19,” kata Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS, Ahmad Fikri, Kamis (16/4).

Lebih lanjut, kata Fikri mengungkapkan hampir sebagian besar para pengemudi gojek kesulitan untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah pembatasan aktivitas masyarakat untuk pencegahan Covid-19. Mereka terkena imbas akibat wabah Covid-19 yang kasusnya terus meningkat. Di saat mayoritas masyarakat khususnya pekerja harus Work From Home dan menerapkan physical distancing, menyebabkan penghasilan mereka ikut berkurang karena kelompok pekerja menjadi sumber terbesar penghasilan mereka.

"Paket Logistik Keluarga ini disalurkan kepada pengemudi Gojek yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), M Arifin Purwakananta mengapresiasi langkah Gojek yang turut serta bersinergi dengan BAZNAS membantu meringankan masyakarat yang terdampak Covid-19 khususnya untuk mereka yang berprofesi rentan, seperti pengemudi ojek online.

“Terima kasih kepada Gojek atas kerjasama yang terjalin dengan BAZNAS untuk berjuang bersama membantu para masyarakat terdampak Covid-19. Semoga bantuan ini menjadi tahap awal pendistribusian bantuan-bantuan lainnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dalam kondisi yang sulit ini,” ungkap Arifin.

Dalam membantu masyarakat terdampak secara ekonomi, BAZNAS telah menjalankan program bantuan diantaranya cash for work, yang juga ditujukan untuk para pekerja rentan, program Paket Logistik Keluarga untuk fakir miskin, Pendirian Gerai Mikro untuk UKM, dan kedepannya akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai untuk masyarakat yang membutuhkan. (dade)

Kamis, 16 April 2020

Ringankan Beban Warga, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Bagikan Nasi Bungkus

Kapolsek dan anggotanya tengah membagikan bantuan nasi bungkus kepada masyarakat, (foto dade)
JAKARTA - Dalam langkah Polri untuk menangani dampak Virus Covid-19, warga sulit mencari nafkah dan bahkan untuk makan seharian sudah susah, Kamis (16/4). Polsek Kawasan Sunda Kelapa memberikan bantuan nasi bungkus kepada buruh, penarik becak, ojol dan penggoes ojek sepeda ontel.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Armayni SH, MH didampingi dengan anggotanya untuk berikan nasi bungkus di Kawasan Kampung Nelayan Muara Angke, Pluit Penjaringan Jakarta Utara.

"Polri selalu peduli untuk masyarakat disaat kondisi yang sedang dalam himpitan ujian di sebabkan wabah Virus Covid-19. Kegiatan ini perintah pimpinan Kapolri untuk selalu mengayomi, melindungi dan peduli saat ini," kata Armayni.

Lebih lanjut, kata Armayni mengungkapkan pemberian nasi bungkus juga sekaligus berikan imbauhan pada masyarakat untuk selalu kenakan masker dan tetap jaga jarak, dirumah saja jika tidak penting.

Pemberian ini, kita lakukan dengan langsung sambangi masyarakat, agar tidak ada kerumunan atau antrian yang bisa menyebabkan penularan virus Covid-19.

"Kami himbau pada warga ikuti peraturan PSBB yang sudah jadi ketentuan dari pemerintah," ujarnya. (dade)

Cara Ini Bisa Mencegah Penyebaran Covid 19, Ini Kata Aktivis IMNU

Kegiatan Silaturrahmi Nasional Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) Sebelum Mewabah Covid 19 di Indonesia. (Foto/ist)
CIREBON, FC - Merebaknya wabah corona covid19 di tanah air, yang datang dari luar, membuat pemerintah bekerja keras untuk menangani dan melakukan pencegahan penyebarannya.

Terkait ini, Sigit Septiana, aktivis Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) Kabupaten Cirebon menyerukan tentang langkah fatsoen masyarakat yang harus patuh terhadap aturan dan ajuran pemerintah terkait Covid 19. 

Sigit berharap, masyarakat diminta  bersama-sama melawan virus corona covid 19 ini dengan melakukan stay at home, psycal distancing, hand sanitizer, sosial distancing dan menggunakan masker. 

Sementara untuk kalangan PNS/ASN juga diharapkan tetap work form home (WFH) sebagaimana anjuran pemerintah.

"Ini adalah bentuk perlawanan yang harus dilakukan secara bersama-sama, agar bisa memutus penyebaran virus covid 19. Selain itu, lingkungan juga harus tetap bersih dan sehat, masyarakat juga diminta selalu mencuci tangan dengan air dan sabun, Insya Allah jika ini dilakukan dapat memutus rantai covid 19," kata Sigit Septiana yang juga sebagai Owner Kampung Online,  Kamis, (16/4/2020). 

Menurutnya, untuk melawan dan memutus wabah virus ini tidak cukup hanya dengan penyemprotan cairan disinfektan saja, tetapi juga bagaimana masyarakat mulai menggalakan pola hidup bersih dan memakan makanan sehat. 

"Gerakan masyarakat bersih (Germas), dimulai harus dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan lingkungan. Bersih juga harus dibarengi dengan perilaku dan gaya hidup," katanya.

Namun yang terpenting dari semua ini, kata Sigit, pemerintah segara melakukan pemetaan wilayah, untuk memperjelas mana wilayah zona merah dan mana wilayah aman. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran corona covid 19. 

"Harus libatkan RT/RW sebagai garda terdepan di masing-masing lingkungan. Karena mereka yang langsung mengetahui kondisi riil masyarakatnya. Jika sistem struktur pemerintahanan ini difungsikan, daerah-daerah zona merah dan aman tidak akan tercampur karena sudah dilakukan secara parsial," terangnya.

Demikian juga, soal bantuan yang rencana dialokasikan untuk disalurkan bagi warga yang terdampak covid 19, diharapkan merata dan tepat sasaran dengan melibatkan langsung pihak RT/RW sebagai aparatur terbawah yang tahu persis kondisi masyarakatnya.


Kendati demikian, Sigit juga berharap, warga yang mampu di masing-masing wilayah dan daerah, termasuk di setiap RW/RT untuk membuka diri dalam aksi sosial, aksi solidaritas dan aksi kemanusiaan, terutama bagi para warga yang terdampak covid19. Agar gerakan sosial dan  kemanusiaan ini dapat meringankan beban hidup bagi mereka yang terdampak ekonominya. (din)


Rabu, 15 April 2020

Polri Ringankan Beban Masyarakat Salurkan Bantuan Sembako

Ringankan beban masyarakat, Polri gelar bakti sosial (baksos) salurkan bantuan paket sembako dan masker
JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar bakti sosial (baksos) di lima titik wilayah DKI Jakarta, Selasa (14/4). 
Dalam kegiatan itu diserahkan bantuan berupa paket sembako dan masker kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan diberikan guna meringankan beban masyarakat di tengah mewabahnya virus corona di Tanah Air, termasuk di Ibu Kota.
“Kegiatan ini serentak digelar di beberapa wilayah yang ada di DKI Jakarta,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, kepada wartawan.
Di Jakarta Barat, baksos dihelat di wilayah Tamansari dan Tambora. Kemudian di Jakarta Selatan, kegiatan itu dilaksanakan di kantor sekretariat Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) di Pancoran.
Sementara di Jakarta Timur, ada dua titik yaitu di Jalan Al Umar, Lubang Buaya, Cipayung dan Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas.
Untuk di Jakarta Utara, baksos digelar di dua kelurahan yaitu Kebon Bawang dan Sunter Agung.
“Juga dilakukan di wilayah Bekasi, Jawa Barat dengan sasaran warga di tiga Kecamatan yakni Cabangbungin, Sukatani dan Kedung Waringin,” kata Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Budi Setiawan.
“Kami ingin sedikit meringankan beban masyarakat melalui kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara, warga Gang Belimbing, Tamansari, Jakarta Barat, Neneng Aswati, menghaturkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan kepolisian.
“Terima kasih kepada bapak-bapak kepolisian. Bantuan ini sangat membantu kami di kondisi seperti sekarang,” ungkap Neneng.
Senada, Lurah Mangga Besar Dewanto Catur Prasetyo, mengapresiasi bantuan yang disalurkan Pol ri kepada warganya. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat.
“Apalagi saat ini warga banyak yang mengalami kesulitan ekonomi dan banyak yang mengalami PHK,” kata dia. (nur)

Purna Tugas Dalam Satgas Pamrahwan, KRI Tanjung Kambani-971 Laksanakan Debarkasi Personel TNI


JAKARTA - Satya Wira Jala Dharma Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tanjung Kambani-971 melaksanakan debarkasi personel TNI AD yang purna tugas dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Maluku di Dermaga Batu Ampar, Batam, Rabu (14/4).

Kapal perang jenis angkut personel ini menurunkan Batalion Infanteri Raider Khusus 136 Tuah Sakti  yang bermarkas di Kota Batam setelah melaksanakan tugas Pengamanan Daerah Rawan di Maluku selama kurang lebih satu tahun.

Dalam debarkasi tersebut, KRI Tanjung Kambani 971 menurunkan 480 prajurit beserta perlengkapan dan kendaraan taktis serta peralatan satgas lainnya.

Ditengah situasi berjuang melawan wabah virus corona, KRI Tanjung Kambani 971 yang dikomandani Letkol Laut (P) Masrurun, M.Tr (Han) ini melaksanakan operasi angkutan laut militer dalam rangka pergeseran personel dan material pasukan Pengamanan Daerah Rawan ini merupakan bagian dari tugas pokok Kolinlamil dalam rangka Operasi militer selain perang (OMSP).

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E.,M.M. dalam perintah berlayarnya (PB), memerintahkan kepada Komandan KRI agar mengutamakan keamanan personel serta material, mewaspadai kondisi cuaca, menjaga moril prajurit selama operasi dan saat lintas laut.

“Manfaatkan waktu luang saat lintas laut dengan kegiatan untuk meningkatkan kebugaran fisik mengingat Kita dalam kondisi wabah corona. Ikuti protokol kesehatan yang ada dengan menjaga interaksi di manapun sesuai dengan protokol physical distancing," kata Ahmad.

Selain itu Panglima Kolinlamil juga memerintahkan para prajurit KRI Saat Lintas laut untuk selalu meningkatkan kemampuan serta keterampilan prajurit melalui latihan berbagai peran, purbajaga terhadap bahaya navigasi dan bahaya tabrakan.

Selama lintas laut dari Maluku menuju Batam, menurut Komandan KRI, kapal tidak menemui kendala, cuaca mendukung dan selama pelayaran dilaksanakan latihan peran untuk memelihara dan meningkatkan kecakapan serta keterampilan Prajurit KRI sesuai bidang. Usai debarkasi, KRI Tanjung Kambani-971 sandar di Dermaga Batu Ampar Batam menunggu perintah operasi selanjutnya. (dade)

Bantu Pencegahan Covid 19, Kapolsek Muara Baru Bagikan Masker Gratis


JAKARTA - Kapolsek Muara Baru bersama anggotanya membagi-bagikan masker secara gratis kepada para pengendara mobil dan motor yang tidak memakai masker yang melintasi di Jalan Hiu Raya Muara Baru, Jakarta Utara.

Salahsatu upaya mencegah penyebaran Covid-19, Kapolsek tidak segan-segan memakaikan masker kepada pengendara motor dan mobil.

"Kegiatan yang kami gelar di Jalan Raya ini agar masyarakat pengguna jalan dapat memakai masker demi kesehatan bersama dan diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19," kata AKP. Slamet Riyanto, Rabu (15/4).

Dalam menghadapi pandemi Covid19, kita harus lebih peduli terhadap sesama dan peduli kebersihan lingkungan sekitar serta patuhi Peraturan Pemerintah mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PP PSBB). (dade)

Selasa, 14 April 2020

Cegah Penyebaran Covid 19, PTP Multipurpose Sediakan Bilik Disinfektan dan Bagikan Masker Gratis


JAKARTA - Merebaknya penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang terus berkembang hingga mencapai ribuan kasus di Indonesia, PTP Multipurpose bagikan Masker Gratis kepada para karyawan, Mitra, dan supir truk yang kegiatannya dilakukan di PTP Multipurpose serta masyarakat sekitar Tanjung Priok yang disalurkan melalui Yayasan Al-Kahfi.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara IPC, Asosiasi ALFI/ILFA, dan seluruh Anak Perusahaan IPC sebagai upaya dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) sekaligus menjalankan anjuran Pemerintah untuk masyarakat menggunakan masker selama masa pandemik ini.

“Kegiatan sosial ini merupakan langkah kami PTP Multipurpose yang sejalan dengan maklumat Pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid-19, selain itu pembagian masker ini difokuskan pada area kerja lingkungan PTP Multipurpose serta kepada masyarakat di sekitar Tanjung Priok," kata Direktur Utama PTP Multipurpose Imanuddin, Selasa (14/4).

Lebih lanjut Imanuddin mengungkapkan sebelumnya PTP Multipurpose sudah melakukan sejumlah kegiatan untuk memerangi Covid-19, seperti, mengadakan seminar dan sosialisasi tentang Covid-19, penyemprotan disinfektan di area kerja PTP Multipurpose, menyediakan hand sanitizer dilingkungan kerja PTP Multipurpose, pemeriksaan suhu tubuh, dan disediakannya bilik disinfektan dengan cairan antiseptic yang aman untuk tubuh manusia, juga pembagian masker.

"Diharapakan dengan adanya pembagian masker ini dapat membantu memerangi penyebaran Covid-19," ujarnya. (dade)

Polri Berikan Bantuan Paket Sembako dan Masker di Lima Titik Wilayah DKI Jakarta

Saat pembagian paket sembako dan masker di 5 titik wilayah di DKI Jakarta
JAKARTA - Bangun rasa kepedulian sosial, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di lima titik wilayah DKI Jakarta, Selasa (14/4). 

Dalam kegiatan itu diserahkan bantuan berupa paket sembako dan masker kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Bantuan diberikan guna meringankan beban masyarakat di tengah mewabahnya virus corona di Tanah Air, termasuk di Ibu Kota. 

"Kegiatan ini serentak digelar di beberapa wilayah yang ada di DKI Jakarta," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, kepada wartawan.

Di Jakarta Barat, baksos dihelat di wilayah Tamansari dan Tambora. Kemudian di Jakarta Selatan, kegiatan itu dilaksanakan di kantor sekretariat Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) di Pancoran.

Sementara di Jakarta Timur, ada dua titik yaitu di Jalan Al Umar, Lubang Buaya, Cipayung dan Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas. 

Untuk di Jakarta Utara, baksos digelar di dua kelurahan yaitu Kebon Bawang dan Sunter Agung. 

"Juga dilakukan di wilayah Bekasi, Jawa Barat dengan sasaran warga di tiga Kecamatan yakni Cabangbungin, Sukatani dan Kedung Waringin," kata Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Budi Setiawan.

"Kami ingin sedikit meringankan beban masyarakat melalui kegiatan ini," ujarnya.

Sementara, warga Gang Belimbing, Tamansari, Jakarta Barat, Neneng Aswati, menghaturkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan kepolisian. 

"Terima kasih kepada bapak-bapak kepolisian. Bantuan ini sangat membantu kami di kondisi seperti sekarang," ungkap Neneng. 

Senada, Lurah Mangga Besar Dewanto Catur Prasetyo, mengapresiasi bantuan yang disalurkan Pol ri kepada warganya. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat. 

"Apalagi saat ini warga banyak yang mengalami kesulitan ekonomi dan banyak yang mengalami PHK," kata dia. (Bambang)

Senin, 13 April 2020

Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN SNJ Cirebon Siapkan Posko Penanggulangan Covid 19 Di Area Kampus


CIREBON, FC- Satgas Tanggap Darurat Covid-19 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon siap membuat posko penanggulangan Covid-19. Posko tersebut akan dibangun di sekitar pintu gerbang gedung rektor kampus setempat.
Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg menjelaskan, akan ada beberapa petugas dari tim satgas dan tenaga keamanan dari kampus setempat yang akan berjaga di pos tersebut setiap harinya.
“Ada sekitar 75 orang di IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tergabung dalam tim satgas ini. Nanti yang jaga di pos itu akan digilir setiap 3 jam sekali yang dibantu juga sama tenaga keamanan di kampus,” jelas Yani usai menggelar rapat kordinasi untuk memaksimalkan satgas tersebut di kampus setempat, Senin (13/4/2020).
Dia mengungkapkan, posko penanggulangan Covid-19 ini akan buka setiap hari mulai jam 9 pagi hingga 3 sore. Posko ini juga akan dilengkapi beberapa fasilitas di dalamnya. Seperti, alat pengecek suhu tubuh, hand sanitizer, tempat mencuci tangan dengan sabun, dan masker untuk dibagikan. Bahkan, melalui posko ini juga pihaknya juga akan memberikan edukasi terkait Covid-19 kepada mahasiswa dan masyarakat di sekitar kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Visi kami yaitu cepat, tepat dan tanggap Covid-19, baik di IAIN Syekh Nurjati Cirebon maupun masyarakat sekitar. Sedangkan misinya fokus pada 2 hal. Yaitu upaya pencegahan, seperti yang terkait dengan teknis dengan memaksimalkan peralatan untuk pengadaan tempat mencuci tangan, hand sanitizer, hand soap, masker, cairan disinfektan. Itu harus diadakan sesuai protokol,” jelasnya.
Kemudian, lanjut dia, terkait edukasi dan konseling kepada masyarakat dan mahasiswa sudah berjalan melalui online, baik melalui web maupun medsos. Di dalamnya membahas berbagai hal tentang dampak Covid-19. Bahkan, pihaknya pun membuka ususlan terkait pencegahannya.
“Alhamdulillah sudah berjalan melalui poster di web dan medsos. Penanggulangan dampak pun ada 2. Yaitu penanggulangan dampak sikologis yang penanganannya dengan upaya konseling, dan yang terdampak ekonomi. IAIN Cirebon merasa terpanggil untuk meringankan beban mereka yang anggaran dari UPZ (unit pengelola zakat) di IAIN untuk memberikan santunan kepada keluarga besar di IAIN,” papar Yani.
Bahkan, sebelum memasuki ramadhan yang jatuh pada 24 April 2020 mendatang. Pihaknya juga berencana untuk melakukan penyemprotan dan menyediakan wastafel darut untuk masjid-masjid yang ada di sekitar kampus.
“Penyemprotannya menggunakan cairan disinfektan di masjid-masjid sekitar kampus itu satu minggu sekali, yaitu di hari Jumat. Kan masih ada waktu sekitar 2 minggu lagi tu sebelum ramadhan. Insya Allah ini bisa berjalan maksimal,” ujarnya. (din)

Memperingati HUT Damkar Ke 101, Damkar Kota Cirebon Bagikan Ratusan Masker dan Sembako

Selain membagikan ratusan masker, Damkar Kota Cirebon juga semprotkan cairan disinfektan ke jalan-jalan dan pemukiman warga
CIREBON, FC - Damkar Kota Cirebon terus membangun kepedulian sosial. Selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke jalan-jakan kota dan permukiman warga, Damkar Kota Cirebon kerap membagikan aksi sosial lainnya berupa ratusan masker kepada masyarakat.

Kepala dinas Damkar Kota Cirebon, Adam N, melalui Kasi Pemadan Kebakaran, Nurjaman mengatakan, bahwa kegiatan penyemprotan cairan disinfektan sudah dilakukannya bersama gugus covid 19 Kota Cirebon dan lainnya sejak awal wabah virus Corona ini dinyatakan masuk ke Indonesia. 

"Kami pihak Damkar sudah melakukan upaya-upaya pencegahan dan pemutusan penyebaran virus covid 19 ini melalui penyemprotan di jalan-jalan kota dan permukiman warga," kata Nurjaman, Senin (13/4/2020).

Nurjaman juga menjelaskan, oada peringatan HUT Damkar Kota Cirebon ke 101 ini, pihaknya juga membagikan ratusan masker kepada masyarakat. Selain itu, pembagian sembako kepada pihak Yayasan Yatim dan Piatu.

Untuk pembagian masker, dilakukan dilakukan di Jl Kesambi Kota Cirebon. Di wilayah padat penduduk ini, pihaknya membagikan secara langsung kepada pengendara sepeda motor yang didapati tidak menggunakan masker. 

"Mereka sangat senang, masker yang dibagikan langsung digunakan saat itu juga keoada pengendara sepeda motor maupun pengendara roda empat. Ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan dan pemutus penyebaran virus covid 19," kata lelaki yang piawai dalam menangani berbagai kasus kebakaran.

Kegiatan yang dilakukan ini, lanjuta Nurjaman, rencana digelar selama 4 hari dan hari pertama di wilayah Kesambi, Kota Cirebon.

Sementara sembako yang dibagikan berisikan Indomie, minyak goreng, gula, biscuit, susu, kecap, minuman vitamin. Selain itu, Damkar Kota Cirebon juga membagikan nasi kotak. (din)

Setelah Dinyatakan Zona Merah, Ini Yang Diminta PD-DMI Kota Cirebon Kepada Masyarakat

Didi Sunardi SE, Sekretaris PD DMI Kota Cirebon
CIREBON FC, Menyikapi pernyataan Walikota Cirebon terkait daerahnya menjadi zona merah, Sekretaris Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Cirebon, Didi Sunardi SE secara tegas meminta kepada Pemerintah Daerah segera lakukan pemetaan wilayah secara parsial daerah mana saja yang masuk dalam zona merah dan masih aman.

Didi menjelaskan, langkah cepat ini bisa membantu memutus penyebaran virus Covid19 di masyarakat. 

"Segera lakukan pemetaan, libatkan RT/RW, Lurah dan Camat untuk pemetaan wilayah secara parsial, agar bisa terlihat daerah mana saja yang masuk dalam zona merah dan daerah aman," ujar Didi Sunardi SE, Senin (13/4/2020).

Didi juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta tingkatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Menurut Didi, GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan perilaku masyarakat yang kurang sehat dan harapannya GERMAS mampu melindungi masyarakat dari wabah corona.

"Kepada semua pihak, mari kita saling bahu membahu, bantu membantu untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya kita memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, ataupun hand sanitizer," imbaunya.

Demikian juga sebagai Takmir Masjid, kata Didi, pihaknya mengajak jama'ah di setiap selesai sholat rowatib untuk senantiasa melaksanakan dzikir, sholawat dan doa bersama memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT agar Virus Corona COVID 19 ini cepat berlalu dan berakhir. 

"Terlebih sebentar lagi kita akan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1441 H, bulan yang penuh rahmat, ampunan dan segala doa dikabulkan oleh Allah SWT, semoga doa kita semua dikabulkannya dan covid 19 segera hilang dari atas bumi ini," harap Didi.

Demikian juga dihimbau kepada pengurus DKM Masjid di tempat masing-masing agar memberikan kesejukan dan ketenangan melalui lantunan dzkir dan doa sertu edukasi pentingnya hidup bersih dan sehat.


"Semoga kita semua selalu disehatkan dan dilindungi oleh Allah SWT, aamiin," doa Didi menutup perbincangan dengan Fokus Cirebon. (din)


Terkait Mewabahnya Covid 19, KKN Mahasiswa IAIN Cirebon Dilaksanakan Di Rumah Dan Lingkungannya Masing-Masing

Foto bersama keluarga besar LP2M IAIN SNJ Cirebon, siap sukseskan KKN tahun 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. (foto/ist)
CIREBON, FC- Terkait pendemi corona, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ahmad Yani MAg mengungkapkan, pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN) di kampus setempat tetap berjalan sesuai jadwal, hanya metodenya saja yang mengalami perubahan.
Perubahan tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang tengah mewabah di berbagai wilayah, termasuk di Cirebon. Untuk itu, pelaksanaan KKN yang sebelumnya diagendakan di Kabupaten Cirebon dan Brebes, diubah menjadi KKN di rumah.
“Jika jadwal tidak terpengaruh, biasanya di bulan Juli-Agustus, tetapi metodenya saja yang berubah. Menurut rencana KKN tahun ini akan dilaksanakan di dua kabupaten, yaitu Cirebon dan Brebes yang diikuti sebanyak 2.007 mahasiswa. Tetapi dengan adanya pandemi ini KKN diubah menjadi di rumah dan lingkungan mahasiswa masing-masing,” jelas Kang Yani kepada ketika ditemui di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (13/4/2020).
Perubahan KKN tersebut, lanjut dia, memang ada petunjuk teknis tersendiri dalam pelaksanaannya. Salahsatunya mahasiswa dapat berperan aktif di setiap komunitas dalam pencegahan Covid-19. Hal itu, sudah diarus utamakan. Bahkan, KKN di rumah ini juga sudah disepakati seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negri (PTKIN) yang ada di Indonesia.
“Jadi nanti KKN-nya dari rumah dan wilayah masing-masing sebagai upaya pencegahan Covid-19. Itu sudah disepakati KKN-nya seperti itu,” ujarnya.
Kang Yani menjelaskan, nanti para mahasiswa bisa melakukan berbagai upaya pencegahan, treatment, langkah-langkah kegiatan hingga aksinya. Hal itu minimal untuk diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Kemudian, mereka akan diminta membuat dokumentasi sebagai bahan laporan ke kampus. Seperti foto dan video pendek yang akan menjadi bukti bahwa mereka telah melakukan KKN selama 40 hari.
“Untuk mahasiswa yang tinggal di zona merah, bukan berarti tidak bisa melakukan aksi. Kalau di zona hijau mungkin bisa melakukan tindakan preventif yang terkait Covid-19. Sedangkan di zona merah bisa terkait pencegahan dan penanggulangan. Tetapi mereka juga tetap harus memperhatikan kemanan dan menaati prosedur yang berlaku,” papar Kang Yani. 
Bahkan, kata dia, selama pelaksanaan KKN tersebut, mahasiswa tidak harus selalu turun ke lapangan. Mereka bisa melakukan kegiatan yang bersifat edukasi dan konseling melalai online. Sehingga, diharapkan akan muncul ide-ide kreatif dari mereka, baik terkait pencegahan, penanggulangan, maupun memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.
“Justru nanti ada ide-ide kreatif dari mahasiswa yang menjadi sebuah hal menarik dari mereka. Mungkin nanti ada komikus dari mahasiswa kami yang dapat membuat karikatur terkait pencegahan Covid-19. Seperti, cara mencuci tangan yang benar, memakai masker, dan lain sebagainya yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (din)

Minggu, 12 April 2020

Diduga Tertular Di Jakarta, Pasien Positif Covid-19 Asal Kota Cirebon Meninggal Dunia


CIREBON, FC – Pasien positif Covid-19 asal Kota Cirebon yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon Kabupaten Cirebon, lalu kemudian dirujuk ke RSHS Bandung, dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Kabar tersebut disampaikan kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto, Sabtu (11/4/2020) sore. Edy mengatakan, pasien berusia 72 tahun tersebut kemungkinan tertular Covid-19 di Jakarta.

Pasien yang meninggal, selama ini tinggal di Jakarta di kawasan Pantai Indah Kapuk. Akan tetapi, berdasarkan keterangan surat kependudukan yang dimiliki pasein masih berstatus sebagai warga Kota Cirebon.

“Kemungkinan tertularnya di Jakarta, terus sakit dibawa ke Cirebon terus dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon terus dibawa ke RS Hasan Sadikin dua hari dirawat disana terus meninggal,” katanya.

Atas kondisi ini, secara gerak cepat, Dinkes Kota Cirebon langsung melakukan tracking kepada keluarga korban, yang pernah kontak langsung dengan korban.

“Sudah di tracking oleh petugas kami yang di Puskesmas terdekat, sebanyak 39 orang yang kontak erat dengan dia (korban),” katanya.

Masih dikatakan Edy, data tersebut kemungkinan bisa saja bertambah, sebab masih ada orang yang belum mengaku tidak pernah ada kontak dengan korban.

“Banyak yang tidak jujur mas, ditanya pernah kontak enggak dengan pasien, jawabnya enggak pernah, ya mungkin kontak, jadi yang baru terdata 39 mas, dan itu Orang Dalam Pengawasan (ODP),” paparnya. 

Sementara itu, fata pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kota Cirebon, dari sebanyak 289 ODP (Orang Dalam Pengawasan), 226 dinyatakan selesai dalam pemantauan, dan masih dalam pemantauan sebanyak 63 orang.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 5 orang dan 2 di antaranya masih dirawat sedangkan 3 lainnya dinyatakan sembuh. Positif 1 orang meninggal. (Muis)