Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 Agustus 2021

Pemda Kota Cirebon Apresiasi Berbagai Bantuan Bagi Warga di Tengah Covid 19

CIREBON, FC – Wakil Wali Kota Cirebon berterima kasih kepada siapa pun yang membantu warga Kota Cirebon di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri penyaluran 150 paket sembako untuk warga Kota Cirebon di aula kantor Kecamatan Kesambi, Jumat, 13 Agustus 2021.

“Saya sangat apresiasi dan ucapkan terima kasih,” ungkap Eti.  

Apalagi, lanjut Eti, pandemi Covid-19 masih terjadi. Sehingga uluran tangan dari organisasi, lembaga maupun masyarakat yang mampu sangat dibutuhkan. 

“Pemerintah Daerah Kota Cirebon tidak bisa sendiri menghadapi pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Bantuan yang diberikan oleh PT Indomarco Prismatama hari ini merupakan bantuan kedua yang diberikan untuk masyarakat Kota Cirebon. “Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga kami,” kata Eti.

Sementara itu, atas nama warga, Camat Lemahwungkuk, Adam Wallessa, S.STP., M.Si., juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Insya Allah bantuan ini akan bermanfaat untuk warga,” kata Adam.

Di tempat yang sama, Brand Manager PT Indomarco Prismatama, L. Sanjaya Trio Purnomo menjelaskan, pihaknya membagikan 150 paket sembako untuk warga di tiga kecamatan.

“Masing-masing Kecamatan Kesambi, Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Lemahwungkuk,” jelasnya.

Sanjaya juga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga yang saat ini tengah dilanda kondisi tidak mudah.

Dijelaskan Sanjaya, bantuan untuk dua kecamatan lainnya di Kota Cirebon, yakni Pekalipan dan Kejaksan, sudah mereka berikan. Sehingga bantuan yang diberikan hari ini ditujukan untuk 3 kecamatan lagi di Kota Cirebon.

“Ini bukan bantuan yang terakhir. Untuk CSR berikutnya akan kita koordinasikan kembali,” katanya, seraya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga semuanya dapat beraktivitas normal kembali. (din)

Kamis, 12 Agustus 2021

KH Wawan Arwani M.Ag : Diesnatalis Harus Menjadi Momen Reflekasi Untuk Menatap Masa Depan Lembaga


Ketua Senat Institut IAIN SNJ Cirebon bersama Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam moment refleksi ke 56 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (12/8/2021).


FOKUS CIREBON, FC -  Diesnatalis ke 56 IAIN Syekh Nurjati Cirebon diharap menjadi momen reflekasi bagi kalangan civitas akademika IAIN Cirebon. Apalagi diesnatalis IAIN Cirebon ke 56 ini baru digelar di periodisasi ini, sehingga keberadaannya sangat penting bagi IAIN Cirebon ke depan, Kamis (12/8/2021).

Ketua Senat Institut Agama Islam Negeri Cirebon, KH Wawan Arwani M.Ag menyatakan, selain sebagai bentuk refleksi, diesnatalis ini sesungguhnya menggelar banyak kegiatan, namun karena terkendala pandemi covid 19, kegiatan terpaksa dilaksanakan pasca acara diesnatalis. 

"Kita akan menggelar sejumlah kegiatan, selain ziarah, salah satunya adalah saresehan alim ulama se-wilayah 3 Cirebon," katanya.

Saresehan alim ulama ini, kata Wawan sudah direncanakan lama, terlebih IAIN Cirebon akan menjadi UISI, maka bagaimanapun sebagai institusi yang mengembangkan pemahaman ajaran keislaman tentu saja salah satu langkah strategisnya adalah berbicara dengan ulama.

"Apalagi kita tahu bahwa  Cirebon ini dikelilingi dengan pesantren-pesantren besar yang potensinya sangat luar biasa, sehingga untuk hal-hal tertentu tentu akan sangat baik untuk melangkah ke sesuatu yang baru, kemudian kita bersilaturahmi, bertukar pikiran dan memohon dukungan dan doa para alim ulama," terangnya.


Wawan juga menegaskan, seiring dengan usia yang terus bertambah, maka tentu ada target peningkatan yakni mutu dan terjemahan mutu di sini ada banyak indikatornya, baik mutu akademis maupun mutu administrasi, termasuk pelayanan dan partisipasi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan diesnatalis ini menjadi pijakan dan membuka mata kita bersama, bahwa keberadaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon masih terus eksis dan ke depan semakin memberikan banyak manfaat kepada sebanyak mungkin orang. Maka inilah semangat kami dalam melaksanakan diesnatalis ini," tandasnya. (din)

 

Diesnatalis IAIN Cirebon Ke 56, Begini Pesan Rektor

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag saat memberikan pidato pada acara diesnatalis IAIN SNJ Cirebon ke 56, di Auditorium Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, lantai 3.


FOKUS CIREBON, FC - Senat Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Sidang Senat Terbuka dalam rangka kegiatan Diesnatalis IAIN SNJ Cirebon ke 56, Kamis (12/8/2021).

Kegiatan tersebut, sebelumnya diawali dengan prosesi yang melibatkan semua unsur pimpinan dengan pakaian khsusus dan dikawal pasukan Menwa memasuki ruang disnatalis. 

Kemudian acara dibuka langsung oleh Ketua Senat Institut, dan kemudian dilanjut mendengarkan pidato yang disampaikan langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag.

Dalam pidatonya, Sumanta mengingatkan bahwa diesnatalis ini sebagai sebuah refleksi dari perjalanan IAIN Cirebon. Di mana perjalanan masa lalu, kata Sumanta, adalah merupakan pijakan untuk melangkah ke masa depan.

"Ya, diesnatalis ini adalah sebuah refleksi, tapi kegiatannya kita gelar secara sederhana karena PPKM. tetapi dari sini kita ingin mengambil hikmah secara mendalam dari acara disnatalis, juga untuk menumbuhkan kesadaran sejarah, menghargai perjuangan para pendiri IAIN Cirebon. Inilah yang ingin kita lakukan sebagai refleksi diesnatalis," ungkap Sumanta.

Terkait tema yang diangkat, Rektor Sumanta menyampaikan, bahwa memang yang dikedepankan  lembaga itu adalah mutu, dan  dengan mutu ini supaya lembaga bisa berkompetisi, bisa berbicara di tingkat lokal, nasional maupun global, karena mutu itulah yang menjadi identitas dan eksistensi sebuah lembaga.

Harapannya, kata Sumanta,  dengan diesnatalis ini seluruh civitas akademika IAIN Cirebon muncul kesadaran secara kolektif untuk bisa bersama-sama mengawal mutu, yakni mutu lembaga, mengawal pengembangan lembaga, di mana tahun-tahun sekarang ini kita tengah dihadapkan pada dua transformasi yakni transformasi kelembagaan dari institut menuju universitas dan  pelayanan keuangan dari Satker PNBP menuju Badan Layanan Umum (BLU).

"Internal stakeholder bisa mengawal bersama-sama, yakni mengawal lembaga, baik dalam pengembangan mutu maupun pelayanan, sehingga ini mewujudkan IAIN Cirebon sebagai PTKIN yang unggul," pintanya.

Pidato yang disampaikan Rektor Sumanta, juga menitikberatkan pada sejarah berdirinya IAIN Cirebon hingga para pendirinya. "Jangan lupakan sejarah, karena penuh proses dan perjuangan dalam perjalanan sejarah berdirinya lembaga ini," pesan Sumanta.


Sementara itu, Wakil Rektor III, Ilman Nafi'a, menjelaskan bahwa kegiatan diesnatalis ini sesungguhnya banyak, namun karena terkendala dengan pandemi covid 19, kegiatan dirancang sedemikian rupa dengan tetap menjalankan prokes yang ketat dan dilaksanakan pasca kegiatan diesnatalis.

"Diesnatalis ini sebenarnya puncak dari seluruh kegiatan, tetapi kita balik, karena masih dalam kondisi pandemi covid 19, kegiatan dilaksanakan setelah acara diesnatalis," terangnya.

Ilman juga menjelaskan, pada acara diesnatalis IAIN SNJ Cirebon ke 56 ini, sistemnya blanded, yakni ada yang offline dan online dan dengan tetap  menjalankan prokes.

Ilman juga mengupas tema yang diangkat dalam kegiatan diesnatalis. Menurutnya, IAIN komit terhadap bagaimana kampus menjadi lembaga yang unggul, sehingga bagaimana mewujudkan IAIN SNJ Cirebon menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul, dan  seluruh kegiatannya dirancang untuk mewujudkan ini.

"Baik mahasiswa, dosen dan karyawanan serta lainnya diarahkannya kesana, yakni mewujudkan IAIN SNJ Cirebon menjadi Perguruan Tinggi Islam yang unggul," tuturnya.

Dalam kegiatan diesnatalis ini, kata Ilman, terdapat sejumlah kegiatan yang sudah disiapkan, dan yang paling dekat ini rencana akan ada vaksinasi yang  bekerjasama dengan pihak kepolisian, kemudian donor darah, kemudian festival seni  budaya dan penelitian mahasiswa, pekan olah raga dan seni dosen dan karyawan, saresehan alim ulama se wilayah 3 Cirebon, dan terakhir ziarah ke makam para mantan pimpinan IAIN Cirebon sekaligus istigosah.

Di akhir kegiatan, mahasiswa berprestasi yang meraih kejuaraan tingkat nasional,  Jawa dan Madura, tampil memukau dengan suara emasnya. Tepuk tangan 'aplause' mengalir dari audiens. (din)

Rabu, 11 Agustus 2021

Serap Aspirasi Warga, Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi Canangkan Program Sampah

Berjabat Tangan, Kuwu Desa Kecomberan, Mastur memberikan ucapan selamat kepada Ketua RW baru Sumber Asri, Didi Supriyadi, pasca terpilih secara aklamasi.


CIREBON, FC - Pasca pemilihan Ketua RW 05 Sumber Asri, Didi bersama berbincang bersama warga di kolam pemancingan. Didi sepakat program kedepan dicanangkan penanganan sampah, Rabu (11/8/2021).

Ketua RW 05 baru, Sumber Asri ini berharap, sampah yang setiap hari volumenya terus meningkat, akan segera diprogramkan penanganannya. 

"Selama ini sampah selalu menjadi masalah warga. Selain volumenya terus meningkat, pemandangan di bak pembuangan sementara dan  bau sampah sangat mengganggu warga," katanya.

Hal senada disampaikan H Agus, bahwa sampah memang terus menjadi problem warga. Namun Ketua RW 05 baru tidak menaikan iuran bulanan sampah warga, karena kondisi masih pandemik.

"Warga pasti ikut mensukseskan program ke RW an, tetapi pengurus RW yang baru juga harus melihat dan mendengar aspirasi warga. Agar semua program dapat berjalan, maka rapat pertama nanti sampah harus menjadi prioritas," tandasnya. (din)



Selasa, 10 Agustus 2021

Hari Jadi Cirebon Ke 652 Penuh Doa dan Pengharapan

KOTA CIREBON, FC - Hari Jadi Cirebon ke-652 tahun ini memang berbeda dengan tahun-baru sebelumnya, sekalipun tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana Indonesia masuk di tahun pertama Pandemi Covid 19, namun tahun ini Hari Jadi Cirebon ke-652 penuh semangat dan pengharapan. 

Yakni, pengharapan agar seluruh masyarakat Kota Cirebon selalu sehat, kuat, dan bahagia, serta pandemi Covid-19 segera berakhir.

Demikian dikatakan oleh Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH usai apel dalam rangka Hari Jadi Cirebon ke-652 di halaman Balaikota Cirebon yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa (10/8/2021) yang bertepatan dengan 1 Muharram 1443 Hijriah.

Azis menjelaskan, kondisi saat ini masih tidak sehat. Merebaknya Covid-19 hingga dijadikan sebagai pandemi di hampir seluruh belahan dunia sangat mempengaruhi seluruh sendi kehidupan manusia. 

Sehingga peringatan Hari Jadi Cirebon ke-652 tahun ini mengambil tema Cirebon Rahayu Kalis Saking Pancabaya. Tema tersebut sekaligus sebagai doa dan pengharapan agar masyarakat Kota Cirebon selamat dari halangan, rintangan, marabahaya, dan bencana.

Azis juga meminta kepada seluruh warga Kota Cirebon untuk memiliki hati yang kuat, sehat, dan bahagia di masa pandemi Covid-19 ini."Insya Allah, bersama-sama kita bisa menghadapi dan keluar dari pandemi Covid-19 ini,” ujarnya. (Heri) 

Pemkot Cirebon Berupaya Produk UMKM dan IKM Bisa Mendunia

CIREBON, FC – Wali Kota minta pelaku UMKM dan IKM di Kota Cirebon pantang menyerah. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon senantiasa berupaya agar produk-produk UMKM dan IKM dari Kota Cirebon dapat mendunia.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat meresmikan Galeri UMKM di gedung Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM), Selasa, 10 Agustus 2021. 

“Saya berpesan kepada pelaku UMKM dan IKM di Kota Cirebon, jangan pernah menyerah,” tegas Azis. 

Pelaku UMKM dan IKM diminta senantiasa berkarya untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas.

Pelaku UMKM dan IKM telah membuktikan kemampuannya. Yaitu tetap bertahan sekalipun di masa krisis.  Termasuk pelaku UMKM dan IKM di Kota Cirebon.

“Mereka telah menghasilkan berbagai produk yang berkualitas,” tegas. Bahkan kemasannya pun sangat menarik dilihat.

Pemda Kota Cirebon, lanjut Azis, juga senantiasa mendorong agar produk-produk yang dihasilkan UMKM dan IKM di Kota Cirebon bisa go internasional. 

“Masyarakat Kota Cirebon juga saya minta untuk turut mendukung UMKM dan IKM di Kota Cirebon,” harap Azis. 

Caranya, dengan membeli produk-produk yang dihasilkan serta mengajak kerabat dan saudara untuk turut membeli produk yang mereka hasilkan. 

“Untuk ASN saya minta juga senantiasa membeli produk-produk yang dihasilkan UMKM kita,” ungkap Azis.

Galeri UMKM dan IKM terletak di lantai pertama gedung DPUKM Kota Cirebon. Gedung bertingkat 4 yang baru dibangun dan representatif digunakan tidak hanya untuk kegiatan perkantoran namun juga berbagai kegiatan lainnya. 

Dengan telah digunakannya gedung baru tersebut Azis berharap dapat memberikan semangat baru dan meningkatkan kinerja bagi ASN yang berdinas di DPUKM Kota Cirebon.

Sementara itu, Kepala DPUKM Kota Cirebon, drh. Maharani Dewi, menjelaskan galeri ini ditempati oleh 98 perajin dengan 400 produk. “Mulai dari craft, fashion, kuliner dan lainnya,” ungkap Maharani. Semuanya berasal dari pelaku UMKM dan IKM di Kota Cirebon.

Semua pelaku UMKM di Kota Cirebon dapat memamerkan produk yang dihasilkan di galeri tersebut. Syaratnya menurut Maharani juga mudah, yaitu hanya memiliki KTP Kota Cirebon, memiliki produk sendiri dan memiliki izin usaha. (Bam)