Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 16 Mei 2020

Bantu Warga Terdampak, Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Cirebon Bagikan 500 Paket Sembako

CIREBON, FC - Masyarakat terdampak akibat keadaan Covid 19 yang masih berlangsung hingga dilakukannya PSBB, membuat Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berkarya melalui sejumlah program, baik pencegahan maupun program bantuan bagi terdampak Covid 19.
Terkait ini, Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon  meluncurkan bantuan dengan membagikan 500 paket sembako. Sementara packing atau persiapan pembagian paket sembako sudah dilakukan sejak Jumat kemarin. 
Kemudian pada Sabtu (16/5/2020),  direncanakan untuk pembagian kupon bagi penerima paket sembako. Isi paket sembako ini antara lain beras, minyak goreng, mie instan serta gula pasir.
“Ada lima kelompok yang akan kami bagikan paket sembako ini, yaitu Mustahiq di sekitar kampus, kita mulai dari yang terdekat dahulu, jangan sampai IAIN tidak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Ahmad Yani.
Kemudian, kelompok lainnya yang akan mendapatkan paket sembako ini adalah para marbot dan guru ngaji. Menurut Ahmad Yani, pendapatan para marbot dan guru ngaji tidak seberapa, ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 membuat pendapatan mereka kian tidak menentu.
“Kita juga akan memberikan paket sembako kepada warga miskin baru di sekitar Kelurahan Karyamulya dan Sunyaragi. Kemudian kepada anak-anak jalanan yang berada di bawah naungan yayasan yang dikelola oleh IAIN akan tirii kita bagikan paket ini,” ujarnya.
Menurutnya, teknis pembagian paket sembako ini telah diatur. Setelah pembagian kupon, pada Minggu besok rencananya pembagian akan diberikan kepada Mustahiq di sekitar lingkungan kampus. 
“Senin rencananya akan dibagikan kepada marbot dan guru ngaji, kemudian Selasa akan dibagikan kepada anak-anak jalanan di bawah yayasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” tuturnya.
Ahmad Yani menambahkan, aksi sosial ini dilakukan setelah Satgas Tanggap Darurat Covid-19 telah melakukan serangkaian aktivitas pencegahan virus tersebut di lingkungan kampus.
“Ada Standar Operasional Prosedur atau SOP bagi siapapun yang akan masuk lingkungan kampus, kemudian ada cek suhu tubuh, dan lain-lain,” ujarnya. (din)

ORMAWA FUAD IAIN Cirebon Gelar Baksos di Sejumlah Titik Kota


CIREBON, FC - Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar bakti sosial serentak.

Kegiatan yang berlangsung di Lampu Merah Pemuda, Pasar Kalitanjung, Jl. Evakuasi, Jl. Majasem, dan Sunyaragi itu merupakan aksi bagi-bagi makanan bagi yang membutuhkan, Sabtu, (16/5/2020).

Deden Jalaluddin Sayuti, Selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUAD mengatakan, narasi yang tepat untuk situasi seperti sekarang ini adalah kebersamanaan dan kebermanfaatan. 

“Tentu dengan rangkuman kegiatan yang sederhana ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.


Ia mengaku, berterima kasih banyak kepada pihak yang telah mendunkung jalannya kegiatan baksos. 

“Mudah-mudahan segala kebaikan dibalas oleh Allah SWT, dan mudah-mudahan kita semua diberikan kesehetan dan selalu ada dalam hidayah, inayah serta maghfirahNya,” ujarnya.

Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FUAD, Arif Rahman Hakim menyampaikan, kegiatan baksos ini merupakan sebuah langkah dari mahasiswa FUAD guna menanggapi adanya virus covid 19 di Indonesia, khususnya di Cirebon sendiri yang banyak merugikan bebrapa aspek salah satunya adalah ekonomi.

“Kami ORMAWA FUAD bekerja baik dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) DEMA atau pun SEMA untuk mengadakan bakti sosial, dengan membagikan sedikit makan kepada para tukang ojek, tukang becak yang mereka sangat merasakan dari dampak covid 19 ini,” kata Arif.

Bahkan ia berharap, bahwa setiap individu mahasiswa dapat terbuka untuk masyrakat disekitarnya sehingga peran mahasiswa bukan hanya penyetabil negara tetapi juga membantu msyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Ninik Sugiyarti, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (HIMBASA) mengungkapkan, acara baksos ini sangat menarik dan bermanfaat, karena merupakan kerjasama yang dilakukan oleh semua anggota ORMAWA FUAD.

“Pandemi yang sedang mewabah tidak menghalangi kita untuk memberi dan berbagi kebahagiaan kepada untuk orang-orang sekitar. Tentu saja kita berbagi dengan melaksanakan protokol dari pemerintah,” ujarnya.

Ketua HMJ Lainnya, Deni Auliya Fathul Munir, selaku ketua HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengatakan, dengan sekitar 15 orang dari ORMAWA FUAD, ikut serta dalam pembagian makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. 


“Tercatat ada 4 tiitk yg kami sambangi di Pemuda, Majasem, Sunyaragi dan Kalitanjung. Kurang lebih 40 nasi bungkus dan beberapa takjil dibagikan,” kata Deni. (din)

Di Bekasi, Menteri Sosial Tinjau Langsung Bantuan Presiden RI


BEKASI,- Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batu Bara meninjau langsung para penerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang sedang berjalan di distribusikan ke warga di seluruh Indonesia. 
Mendampingi Menteri, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede dalam meninjau warga yang akan di berikan sembako sesuai data.
Kota Bekasi mendapatkan sekitar 197.460 KK bantuan dari Presiden RI yang di koordinasikan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah ter upgrade di Kota Bekasi karena Wali Kota Bekasi menginstruksikan kepada petugas Program Keluarga Harapan (PKH), Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kemasyarakatan Sosial Kecamatan (TKSK) yang mendata para penerima bantuan yang masih ada namanya di data padahal ia sudah meninggal ataupun telah memiliki ekonomi yang meningkat.
“Diakhir bulan April dan awal Mei Pemerintah Kota Bekasi mengirimkan data awal sekitar 157.000 KK, ditambah sekita 47.000 KK tambahan, dan data itu lah yang dikirim ke Kemensos RI dan jika di gabungkan hampir 190.000 KK,” jelas Rahmat Effendi.
Sebelum datangnya bantuan dari Presiden RI, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang tidak terdata di DTKS melalui pengumpulan data dari RT RW dan di sinkronkan oleh pihak Kelurahan setempat untuk memverifikasi sesuai DTKS sehingga tidak terjadinya double sembako.
“Sampaikan salam saya pak Menteri kepada Presiden RI, bahwa kepedulian kepada rakyatnya kini sedang dalam proses di distribusikan, dipastikan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan data penerima bantuan sosial terdampak Covid 19” Kata Rahmat Effendi.
Tinjauan ke beberapa warga di Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede, Menteri Sosial RI memberikan langsung bantuan dari Presiden RI, sekaligus menanyakan kabar dan mensosialisasikan mengenai keprotokolan kesehatan dalam mencegah Covid 19 ini, seperti menjaga jarak sekaligus membagikan masker yang belum memakainya. 
Tidak hanya itu, Mensos sempat melihat lihat sekitaran warung milik warga dan membeli makanan yang akan di bagikan oleh warga sekitar.
Menteri Sosial juga menyampaikan kepada warga agar berdoa bersama di seluruh warga Indonesia agar hilangnya wabah yang ada pada negeri tercinta ini, dan kembali berjalan secara normal bisa beraktivitas sehari hari, yang bekerja, yang sekolah, yang usaha bisa normal kembali atas hilangnya pandemi ini. (*)

Jumat, 15 Mei 2020

Bantu Penanganan Covid 19, Ajinomoto Indonesia Group Gandeng BAZNAS Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar


JAKARTA - Perusahaan yang bergerak di bidang bumbu penyedap masakan, PT Ajinomoto Indonesia Group menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu kegiatan program Pemerintah RI dalam penanganan Covid-19.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk donasi natura Produk Ajinomoto sebesar Rp1 Milyar untuk Tenaga Medis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit dan sejumlah Rumah Sakit yang menjadi rujukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Pendistribusian bantuan ini dilakukan dengan upacara simbolis penyerahan oleh Presiden Direktur PT Ajinomoto Indonesia Mr. Ichiro Sakakura kepada pimpinan BAZNAS yang diwakili Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri didampingi Kepala Program Rumah Sehat BAZNAS, dr Reza Ramdhoni, Jumat (15/5), di Kantor Pusat PT Ajinomoto Indonesia, di Kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Donasi natura dari Ajinomoto Indonesia ini berupa bumbu masak untuk kebutuhan dapur Rumah Sakit dalam menyajikan kebutuhan makanan bagi tenaga medis yang sedang bertugas di Rumah Sakit rujukan Covid-19.

Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri mengapresiasi langkah Ajinomoto Indonesia Group yang turut serta bergabung dengan BAZNAS untuk memberikan dukungan bagi para tenaga medis yang hingga saat ini masih terus berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Terima kasih Ajinomoto Indonesia Group untuk kepercayaannya kepada BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini. Langkah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melancarkan penanganan Covid-19 khususnya tim medis. Dengan bantuan logistik ini diharapkan dapat mendukung tugas para tim medis utamanya dalam pemenuhan bahan pangan dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi krisis Covid-19,” kata Dian.

Dian, mengungkapkan sinergi bantuan ini bisa menjadi awal untuk memberikan bantuan lainnya baik untuk melindungi tenaga medis dalam menjalankan tugasnya, maupun membantu masyarakat miskin yang juga sangat terdampak degan krisis Covid-19 ini.

“Semoga dukungan Ajinomoto Indonesia Group ini menjadi penggerak korporasi lainnya untuk turut mendukung penanganan Covid-19 agar kondisi dapat dapat kembali normal. BAZNAS berkomitmen terus berjuang memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program bantuan kesehatan, sosial maupun ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur- PT Ajinomoto Indonesia, Ichiro Sakakura mengatakan sebagai perusahaan yang memahami arti kesehatan melalui asupan makanan yang enak dan bergizi, kami yakin apa yang kami berikan ini dapat mendukung berbagai pihak yang terlibat langsung dalam penanganan Pandemi Covid-19, agar mereka tetap sehat dan tercukupi asupan nutrisinya.

“Banyak berbagai pihak juga memberikan bantuan baik berupa materi, tenaga, waktu, dan pikiran, untuk menolong yang terdampak, dan yang sedang berjuang merawat yang sakit. Keadaan sekarang ini membuat kita jadi lebih bisa menghargai kebersamaan bersama keluarga, dan lebih bisa menahan diri untuk tetap #DirumahAja,” ungkapnya.

#Tentang BAZNAS#

BAZNAS adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Kepres) No 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan Zakat Infak dan Sedekah pada tingkat nasional. Lahirnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 548 daerah (tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota).

#Tentang PT Ajinomoto Indonesia#

PT. Ajinomoto Indonesia merupakan produsen bumbu penyedap makanan terkemuka yang telah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dengan produk-produk berkualitas tinggi dan mehadirkan kelezatan di setiap masakan konsumennya. Dengan slogan globalnya ‘Eat Well, Live Well’, di usia 50 tahun, PT Ajinomoto Indonesia telah mencetak pencapaian luar biasa yang menandakan kekuatan dan ketangguhan sebuah perusahaan yang dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Indonesia. (dade)

BAZNAS, Indorunners dan Cause Adakan Program Amal Bertajuk #PendidikanRun


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Indorunners dan Cause mengadakan program amal bertajuk #PendidikanRun. Dalam program amal ini, masyarakat diajak berdonasi dengan cara yang unik, yakni berdonasi sembari berolahraga lari secara virtual.

Program ini dikhususkan untuk membantu 280 siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS yang berasal dari seluruh Indonesia, yang saat ini mengalami kendala dalam kegiatan belajar karena dampak Covid-19. Seperti diketahui Pemerintah telah meliburkan seluruh aktivitas sekolah dan menggantinya dengan kegiatan belajar mengajar secara online.

Setelah terkumpul, nantinya donasi akan disalurkan ke siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS dalam bentuk fasilitas teknologi seperti akses internet, peralatan penunjang, bantuan biaya operasional, serta kebutuhan gizi.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta mengatakan dalam penerapan sistem kegiatan belajar mengajar secara online, siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS mengalami kendala karena para siswa saat ini tinggal bersama dalam satu asrama. Kurangnya sarana prasarana pendukung asrama untuk melaksanakan aktivitas belajar mengajar dengan sistem online membuat mereka kesulitan untuk belajar seperti biasanya.

“Para siswa yang menuntut ilmu di Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan anak-anak kurang mampu berprestasi yang minim fasilitas penunjang untuk sistem pembelajaran online. Mereka tidak memiliki perangkat yang memadai karena mereka memang hanya bisa menjalani belajar dengan sistem tatap muka langsung. Oleh karena itu dalam kondisi krisis saat ini, mereka sangat membutuhkan dukungan agar tetap dapat maksimal menuntut ilmu di tengah keterbatasan kondisi yang ada,” kata Arifin, Kamis (14/5).

Untuk itu, lanjut Arifin, BAZNAS menyambut positif atas kerja sama yang terjalin dengan Indorunners dan platform virtual run asli Indonesia yang bernama Cause. Menurutnya, kerja sama program #PendidikanRun ini bisa menjadi harapan baru para siswa-siswi Cendekia BAZNAS untuk dapat memaksimalkan sistem belajar mengajar mereka di tengah pandemi ini.

“Sebuah kolaborasi yang baik antara BAZNAS serta Indorunners dan Cause dalam upaya membantu adik-adik kita mendapatkan ilmu di tengah keterbatasan karena pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Semoga kerja sama ini bisa menginisiasi gerakan zakat lainnya, untuk membantu lebih banyak lagi siswa kurang mampu yang ikut terdampak pendidikannya karena Covid-19,“ ujarnya.

Sementara itu, Co-founder dan CEO dari Cause Virtual Run, Enrico Hugo mengatakan, dengan adanya gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berdonasi, meski keterbatasan tempat di tengah pandemi. Ia pun mengajak masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong agar bersama-sama bisa keluar dari krisis Covid-19.

“Untuk melewati pandemi ini, sudah seharusnya kita semua saling membantu dengan berkolaborasi. Melalui gerakan #PendidikanRun ini, kami ingin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi dalam menyelamatkan pendidikan di Indonesia dengan berolahraga sambil berdonasi.” kata Enrico.

Dalam kesempatan terpisah, Pogram Director Indorunners LUAS (Lari Untuk Amal Sosial), Holip Soekawan menuturkan, gerakan ini ditujukan untuk mengikuti imbauan agar tetap di rumah saat pandemi, namun masih bisa berolahraga. Karena yang terpenting, menurut Holip, saat adanya pandemi seperti ini adalah memutus rantai penyebaran penyakit dan menjaga tubuh agar tetap fit.

"Dengan adanya imbauan #dirumahaja dari Pemerintah, kami mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga, walaupun di rumah sendiri. Jika lari tidak memungkinkan, yang penting fisik tetap aktif untuk membantu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, sembari donasi untuk #PendidikanRun" ujar Holip.

Program amal #PendidikanRun akan berlangsung selama pada 01 Mei hingga 31 Mei 2020. Cara berdonasi pun sangat mudah, cukup mendaftar di tautan cause.id, lalu pilih acara #PendidikanRun pada menu Race dan kemudian klik Register Now.

Selain itu, bagi yang ingin berdonasi juga bisa langsung menambahkan donasinya saat mendaftar ataupun melalui rekening BAZNAS dengan nomor rekening 89130190 0302 0008 (BNI Syariah). Tidak hanya donasi berupa materi, bantuan untuk para siswa-siswi ini bisa berupa barang dan dapat dikirimkan langsung ke Kantor BAZNAS atau diwakilkan terlebih dahulu. (dade)

Rabu, 13 Mei 2020

IPC Logistics Bersama Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Laksanakan Skrining Deteksi Antibody


JAKARTA - Sebagai upaya untuk mengetahui tingkat kesehatan pekerja, IPC Logistics bekerjasama dengan PT Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta melaksanakan skrining deteksi antibody (rapid test) yang diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Semarang, Palembang, Jambi, dan Pontianak, diikuti oleh jajaran Direksi dan seluruh pekerja.

“Dimulai hari ini dan akan dilanjutkan besok, kami melaksanakan rapid test serentak kepada seluruh pekerja baik yang bertugas di operasional maupun di penunjang. Hal ini, kami lakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 khususnya dilingkungan IPC Logistics. Selain rapid test ini kami juga tetap konsern menerapkan social distancing, pengaturan WFH bagi pekerja, dan sebagai tambahan asupan juga kami berikan vitamin dan susu secara rutin untuk dikonsumsi guna mempertahankan kondisi fisik pekerja. Kita semua berharap dan mendoakan semoga COVID-19 cepat segera berlalu dari Indonesia dari muka bumi,” kata Direkrur Utama IPC Logistics, Mulyadi, Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5), saat setelah mengikuti rapid test di Gedung 3.

Skrining yang direncanakan selama dua hari sejak Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5),  diikuti oleh sebanyak 802 pekerja dan 4 orang Direksi yang pelaksanannya diatur bergiliran agar tidak mengganggu jam pelayanan operasional. Dari sebanyak 802 pekerja tersebut, sebanyak 625 orang bertugas di Jakarta sedangkan sisanya bertugas di kota lain.

“Skrining lanjutan tahap kedua akan dilaksanakan kembali setelah diperoleh hasil dari pelaksanaan rapid test hari ini, dan terkait dengan pelayanan kepada pengguna jasa selama ramadhan hingga lewat idul fitri 1441H nanti kami tetap memberikan pelayanan disemua fasilitas dan menjamin tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya. (dade)

BAZNAS Berdayakan Komunitas Tungarungu Dalam Program Cash for Work


JAKARTA-- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberdayakan Komunitas Tungarungu dalam Program Cash for Work. BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik menggandeng komunitas tunarungu fingertalk. Dengan antusias mereka mengikuti kegiatan Cash For Work pada Kamis (7/5) lalu berupa pembagian masker, sarung tangan, penutup kepala hingga hidangan buka puasa.

Cash For Work BAZNAS diikuti peserta dengan antusias. Cash for work sendiri merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung kepada tenaga kerja atau relawan yang terlibat dalam aktivitas sosial BAZNAS.

Diantara relawan peserta Cash For Work BAZNAS kali ini, terdapat para pekerja tunarungu Deaf Cafe Fingertalk yang berlokasi di Jl. Raya Cinere, Depok. Saat ini mereka tidak bisa bekerja karena cafe tempat mereka bekerja tutup sementara selama pandemi COVID-19. Akibatnya mereka kini tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para pekerja tunarungu ini semangat mengikuti kegiatan pembagian masker, sarung tangan, penutup kepala kepada mustahik pelaku usaha, hingga hidangan buka puasa. Menariknya mereka membagikan bantuan tersebut dengan cara yang unik, yaitu menggunakan bahasa isyarat sebagai media komunikasi. Antusias serta semangat yang mereka tunjukkan memberikan optimisme tersendiri terhadap masyarakat untuk selalu bersyukur dengan kondisi apapun.

Ptl. Kepala Program melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, Deden Kuswanda mengatakan pelaksanaan Cash For Work BAZNAS yang melibatkan komunitas tunarungu ini dalam rangka untuk memberdayakan mereka di tengah krisis Covid-19. 

“Para mustahik yang terlibat adalah mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Termasuk para tunarungu yang kehilangan penghasilan karena tempat bekerja mereka terpaksa tutup sementara waktu terkait pandemi Covid-19 ini. Cash For Work BAZNAS ini diharapkan dapat membantu mustahik secara ekonomi,” kata Deden, Rabu (13/5).

Kegiatan Cash For Work BAZNAS ini merupakan aktivitas yang mengikutsertakan pendamping wilayah dan mustahik pengusaha warung Zmart sebagai pemandu kegiatan. Pemberian masker, sarung tangan dan penutup kepala kepada mustahik pelaku usaha dilakukan untuk mendukung kehigienisan usaha mereka.

Adapun Cash For Work lainnya dilakukan dititik terdampak yakni, Bekasi, Kota Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Depok, dengan total penerima manfaat sekitar 500 mustahik.

Pada kesempatan itu selain membagikan 300 paket masker lengkap dengan penutup kepala dan sarung tangan, relawan peserta Cash For Work BAZNAS membagikan 100 box nasi sebagai hidangan berbuka puasa. Peserta juga mengedukasi masyarakat dan memasang poster edukasi di tiap titik terdampak.

Kegiatan diakhiri dengan membagikan voucher Zmart kepada para relawan yang terlibat. Pada akhir kegiatan, relawan peserta Cash For Work akan mendapatkan voucher belanja Zmart sebesar 300 ribu Rupiah yang dapat ditukar dengan paket sembako di warung Zmart terdekat. (dade)

Selasa, 12 Mei 2020

Dituding PDP, Dosen IAIN Cirebon Ternyata Negatif Covid 19


CIREBON, FC - Merasa tersudutkan dengan dugaan masyarakat terhadap status PDP yang dialamatkan kepada salah seorang dosen IAIN SNJ Cirebon, membuat Denny Santika, dosen Arkeolog IAIN SNJ Cirebon langsung memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit , hasilnya Denny Santika negatif Covid 19. 

Tak hanya Denny seorang diri, keluarganya pun, anak dan istri seluruhnya dilakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit dan hasilnya negatif Covid 19.

Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, DR H Ahmad Yani MAg menegaskan, tudingan tersebut cenderung menuduh. Padahal hasil uji klinis, dosen tersebut berikut bersama keluarganya tak terbukti sebagai PDP.

"Mendengar informasi yang beredar di masyarakat, kami segera meminta yang bersangkutan dan  keluarganya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit, dan hasilnya negatif Covid 19," katanya.

Yani mengatakan, kasus tudingan terhadap dosen IAIN Cirebon merupakan peristiwa yang kurang baik. Dia mengakui, sebagian masyarakat masih memberikan stigma negatif kepada orang yang  dianggap terkonfirmasi Civid 19.

"Sebagian cenderung reaktif terhadap informasi yang belum valid," tandas Yani. (din)

Presiden Jokowi Tunaikan Zakat, Infak Dan Sedekahnya Melalui BAZNAS


JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo menunaikan Zakat, Infak dan Sedekahnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Karena dalam kondisi pandemi serta menjalankan protokol pencegahan Covid-19, pembayaran zakat oleh presiden kali ini dilakukan secara online melalui video conference, Selasa (12/5).

Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana pembayaran zakat secara langsung dihadiri Presiden, jajaran menteri, kepala lembaga, hingga direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pembayaran zakat Ramadhan secara online ini dilakukan terbatas oleh Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden, KH. Ma'ruf Amin serta beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Pembayaran zakat Presiden, Wakil Presiden dan jajaran pimpinan negara ini diterima secara langsung oleh Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA. CA.

"Meskipun dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, Alhamdulillah, Presiden Jokowi secara konsisten kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan membayarkan zakat melalui BAZNAS yang telah dirintis beliau sejak Ramadhan 2016 lalu,” kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bambang Sudibyo, saat dalam laporannya.

Bambang Sudibyo menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada kepala negara beserta jajarannya yang memberikan teladan kepada rakyat Indonesia khususnya kaum muslim, untuk membayarkan zakat lebih awal, mengingat di tengah masa pandemi global Covid-19 ini, banyak saudara sesama yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Presiden, Wakil Presiden, jajaran Menteri Kabinet Indonesia bersatu dan para pejabat lain yang telah memberikan keteladanan sebagai pemimpin muslim untuk menunaikan kewajiban ibadah zakat, disaat negara sedang dalam kondisi pandemi. Semoga langkah ini segera diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang beragama muslim untuk segera memenuhi kewajiban zakatnya," ujarnya.

Dalam kegiatan pembayaran zakat tahun 1441 H secara online ini, tak hanya Presiden dan Wakil Presiden saja yang juga menyalurkan zakat ke BAZNAS. Sejumlah menteri pun turut serta mendampingi diantaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Agama, Fachrul Razi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serta Sekretaris Kabinet RI, Pramono Anung.

Selain itu acara juga diikuti oleh pejabat eselon I Kementerian dan Lembaga, para anggota Direksi dan Komisaris BUMN, dan Pimpinan HIPMI melalui live streaming Youtube untuk berzakat secara online. BAZNAS mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat berzakat seperti Presiden dan Wakil Presiden melalui rekening yang sudah disediakan oleh panitia yakni BRI Syariah 1000783214 a.n Badan Amil Zakat Nasional, atau website BAZNAS: baznas.go.id/bayarzakat. (dade)

BAZNAS Salurkan Donasi APD Ke RS Akademik UGM Yogyakarta


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan donasi Alat Pelindung Diri (APD) dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta, dalam upaya menanggulangi penyebaran Covid-19.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Deputi Audit Internal Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Hadiyati Munawaroh kepada Direktur Utama RSA UGM, dr.Arief Budiyanto, Ph.D, Sp.KK (K), disaksikan oleh Kepala Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta, dr. Dina Arisonaningtyas dan Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional UGM, Dr. Danang Srihadmoko, S.Si., M.Sc. di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, Sleman, Yogyakarta, Selasa (12/5).

Pendistribusian APD ini merupakan bagian dari langkah konkret BAZNAS dan BPKH untuk membantu tenaga medis sebagai garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19.

Bantuan yang diberikan kepada RS Akademik UGM, Yogyakarta senilai Rp1,5 miliar untuk peralatan pelindung diri (APD). Penyaluran tahap pertama sebanyak 5.347 APD disalurkan oleh tim Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta berupa disposable coverall gawn, medical google oxford, medical boots ando, N95 mask 3M seri 8210, surgical mask sensi, sterile glove maxter, no-steril glove sensi, medical head cover sensi, shoes cover onemed untuk tim medis rumah sakit yang selalu bertugas tiap harinya untuk menerima pasien suspect Covid-19.

Deputi Audit Internal Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),  Dr. Hadiyati Munawaroh mengatakan bantuan ini merupakan wujud mitigasi risiko untuk mengurangi terpaparnya virus bagi tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19.

"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh tenaga kesehatan di wilayah Yogyakarta, khususnya RSA UGM dalam menangani pasien Covid-19," kata Hadiyati.

Pihaknya memiliki komitmen yang tinggi untuk memberantas Covid-19. Sebelumnya, BPKH bersama BAZNAS juga menyalurkan bantuan APD untuk RS Haji Jakarta dan RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain itu BPKH juga memberikan bantuan alat kesehatan dan ruang isolasi pasien Covid-19 di RS Haji Jakarta dan RS UNHAS Makassar, dan BPKH juga memberikan bantuan alat kesehatan berupa ventilator dan X-ray untuk RS Wahidin Makassar.

"Total bantuan BPKH melalui Program Kemaslahatan yang disalurkan melalui Mitra Kemaslahatan BAZNAS kepada beberapa rumah sakit tersebut adalah Rp10 miliar lebih. Dengan adanya bantuan itu, ia pun berharap Covid-19 di Indonesia bisa segera reda dan masyarakat patuh terhadap imbauan pemerintah dan ulama tentang PSBB, sehingga dapat segera bebas dari wabah penyakit Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sehat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)Yogyakarta, dr. Dina Arisonaningtyas mengungkapkan pemberian bantuan kepada para tenaga medis ini sebagai bentuk kepedulian BAZNAS dan masyarakat kepada tenaga medis yang berada di garda terdepan, agar dalam melakukan pelayanan kesehatan terlindungi oleh APD yang sesuai dengan standar.

"Dengan bantuan APD yang memadai harapannya dapat mendukung tim medis dalam penanganan pasien Covid-19. Karena RSA UGM merupakan RS Rujukan Covid-19 di Provinsi DIY. Sehingga untuk bantuan operasional perlu didukung salah satunya dengan memberikan APD kepada tenaga medis," ucap Dina.

Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program kemaslahatan BPKH untuk membantu menanggulangi COVID-19. Sebelumnya BPKH bersama BAZNAS juga telah memberikan bantuan senilai Rp6,5 miliar yang diberikan kepada dua rumah sakit, yakni RS Haji, Jakarta dan RS UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten.

Direktur Utama RSA UGM, dr.Arief Budiyanto, Ph.D, Sp.KK (K) mengatakan, RSA UGM mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari BAZNAS-BPKH di tengah pandemi saat ini.

"Harapan kami semoga dengan bantuan APD ini, pelayanan pasien Covid-19 di RSA UGM bisa lebih meningkat dan keselamatan pelayanan kesehatan menjadi lebih baik karena adanya ketersediaan APD yang mencukupi utk menjamin perlindungan tenaga medis dan tenaga kesehatan lain di garda depan yang melayani  pasien Covid-19," katanya.

Bantuan APD dari BAZNAS dan BPKH ini sangat membantu dalam penanggulangan Covid-19 karena saat ini RSA UGM membutuhkan banyak persediaan APD dan kesulitan mendapatkan APD seperti masker N-95, masker medis dan lain-lain yang sangat diperlukan tenaga medis untuk melayani pasien Covid-19. "Tanpa APD yang memadai tenaga medis garda depan tersebut dapat tertular Covid-19 sehingga dapat mengganggu pelayanan penanggulangan Covid-19," ujarnya. (dade)

Awasi Penanganan Covid 19, DPRD Kota Cirebon Bentuk Panitia Khusus

CIREBON- DPRD Kota Cirebon melaksanakan rapat paripurna, Selasa (12/5). Rapat paripurna tersebut mengumumkan pembentukan Panitia Khusus DPRD Kota Cirebon tentang Pembahas Penanganan Covid-19 dan Pengawasan Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020.
Sesuai dengan Surat Keputusan DPRD Kota Cirebon Nomor 188.342/Kep.DPRD-16/2020 pansus tersebut diketuai oleh dr Tresnawaty SpB. Politisi Partai Gerindra itu juga menjabat ketua Komisi III DPRD.
Adapun tugas dari pansus tersebut diantaranya memastikan penanganan korban masyarakat yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien positif terinfeksi Covid-19 dilakukan secara masif dan terpadu di Kota Cirebon. Kemudian, memastikan protokol pencegahan Covid-19 telah dilakukan secara ketat dan menyeluruh di instansi pemerintah maupun di lingkungan masyarakat.
Selanjutnya, pansus juga memastikan pelaksanaan mitigasi berbagai dampak pandemi Covid-19 di Kota Cirebon berlangsung secara optimal. Hingga memastikan pelaksanaan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19.
Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati AMa dalam rapat paripurna menyampaikan, percepatan penanganan Covid-19 baik pemerintah pusat maupun daerah sudah membuat kebijakan. Namun,m penerapan kebijakan pemerintah daerah melalui gugus tugas penanganan Covid-19 dirasakan belum optimal.
“Terutama dalam permasalahan sosial, sehingga masyarakat ada yang menyampaikan aspirasinya ke DPRD,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Affiati, untuk memaksimalkan fungsi pengawasan, DPRD Kota Cirebon membentuk pansus tersebut.
“Mudah-mudahan Pansus Pembahas Penanganan Covid-19 dan Pengawasan Penyesuaian APBD Tahun 2020 bisa berperan maksimal dalam fungsi pengawasan,” katanya. (Maulana)

Senin, 11 Mei 2020

Kasad Menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Wakasad Dan Dua Belas Pati


JAKARTA-- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima laporan korps kenaikan pangkat Wakasad dan dua belas orang Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, Senin (11/5), bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus, dalam keterangan resminya, usai mengikuti acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI AD di Mabesad, Jakarta. Dijelaskan Kadispenad bahwa acara laporan korps kenaikan pangkat Pati tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/906/V/2020, tanggal 5 Mei 2020.

“Ada 13 orang Pati TNI AD yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Kasad hari ini. Sebelumnya, pada Jumat (8/5) lalu, tiga belas orang Pati TNI AD tersebut bersama sembilan Pati TNI AL dan tiga Pati TNI AU telah melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur," kata Nefra.

Kadispenad, mengatakan bahwa dari tiga belas Pati yang naik pangkat, dua orang Pati diantaranya naik menjadi Letjen dengan pangkat bintang tiga yaitu Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, dan Koorsahli Kasad Letjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi. Bahwa jabatan Koorsahli Kasad, dan beberapa jabatan organisasi baru di lingkungan TNI AD mengalami peningkatan (validasi Orgas).

Jabatan Koorsahli Kasad yang semula dijabat Pati bintang dua menjadi Pati bintang tiga (Letjen). "Hal ini mengacu pada Perkasad nomor 26 tahun 2019 tanggal 26 Desember 2019 yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI," ujarnya.

Sementara itu, empat orang Pati lainnya naik menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) dengan pangkat bintang dua. "Untuk yang naik pangkat dari Brigjen menjadi Mayjen sebanyak empat orang, yakni

Mayjen TNI Eddy Rate Muis yang menjabat sebagai Danpuspom TNI, Mayjen TNI Budi Sulistijono, yang menjabat sebagai TA Pengkaji Bid. Geografi Lemhannas, Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono sebagai Asrena Kasad dan Mayjen TNI Sulaiman Agusto sebagai TA Pengajar Bid. Geostrategi dan Tannas Lemhannas," ujarnya.

Nefra, mengungkapkan tujuh orang yang naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen (bintang satu), yakni  Brigjen TNI Ranto Parulian Silaban menjabat sebagai Pa Sahli Tk. Il Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Brigjen TNI Fauzi Rusli sebagai Irops Itjen TNI, dan Brigjen TNI Mukhlis sebagai Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB.

Kemudian, Brigjen TNI Erwin Djatniko sebagai Waasrena Kasad Bid. Ren, Brigjen TNI Roni Pasaribu sebagai Dir “B” Bais TNI, Brigjen TNI R. Agus Renaldi Kusuma sebagai Dansatintel Bais TNI), dan Brigjen TNI Adisura Firdaus Tarigan sebagai Waasrena Kasad Bid. Pengendalian.

Menurut Kadispenad, acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI AD, yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan upacara Sertijab Danpusterad dan Pangdam XVIII/Kasuari berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19.

Kegiatan diawali dengan menyaksikan tayangan slide show foto-foto perjalanan karier para Pati TNI AD yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat Pati di layar videotron, Mabesad. "Penayangan slide show ini untuk mengingatkan dan memberikan makna serta kesan yang mendalam  bagi Pati yang naik pangkat akan perjuangan dan perjalanan panjang yang dilalui, sampai dengan menyandang pangkat dan jabatan saat ini," ungkap Nefra.

Selanjutnya, dilaksanakan acara laporan resmi dari Letjen TNI Moch. Fachruddin, 

selaku perwakilan Pati yang naik pangkat kepada Kasad, dan diakhiri dengan sesi foto para Pati yang naik pangkat beserta istri, dengan Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa.

Selain Kadispenad, hadir dalam kesempatan tersebut, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Irjenad dan para Asisten Kasad, dan para Pengurus Pusat Persit KCK. (dade)

Kabar Duka, Sekda Garut Tutup Usia


GARUT - Putra terbaik Kabupaten Garut, Jawa Barat, H. Deni Suherlan, M.Si  tutup usia. Menurut Bupati Garut bahwa Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut H. Deni Suherlan, M.Si telah tutup usia pada Senin, 11 Mei 2020 pukul 07:00 WIB rumah, duka berada di rumah Dinas, Jl. Patriot, Garut.
Bupati Garut H. Rudy Gunawan mengucapkan semoga almarhum Khusnul khotimah, dan memberitahukan agar seluruh intansi menunggu di Masjid Agung Garut.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Bapak/Ibu/Sdr, terutama keluarga besar Pemkab Garut yang saat ini tengah menyampaikan doa ta’dziyah di rumah duka, dimohon berkenan menunggu di Mesjid Agung Garut,” kata Bupati Garut.
lanjutnya ia mengatakan, untuk bersama-sama, kita akan memberikan penghormatan dan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Almarhum.
“Bersama-sama melaksanakan sholat jenazah dan memohon doa kepada Allah SWT. Demikian, terimakasih,” ujar H. Rudy Gunawan dengan pesan singkatnya melalui WhatsApp.
Tak hanya itu Bupati Garut H. Rudy Gunawan mengatakan melepas jenazah almarhum Sekda dari rumah Dinasnya.
“Setelah dishalatkan di Masjid Attaufiq Komplek Pemda, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Cijawura, Bandung. Di sana masih ada ibu almarhum. Siang atau sore ini dimakamkan di makam keluarga di Kampung Cileutik, Padasuk, Kota Bandung,” jelasnya. Senin (*)

Berbagai Kajian Tetap Jalan, PSGA dan LP2M IAIN Cirebon Menyiasati Melalui Diskusi Online


CIREBON, FC - Kondisi distansing sosial dan PSBB, tak membuat IAIN Cirebon berhenti untuk beraktifitas.  Berbagai kajian tetap dilakukan, seperti kegiatan diskusi online yang digelar Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN SNJ Cirebon. 

Pada kegiatan ini, salah satu tema tentang perempuan dari berbagai sudut menjadi menarik yang dapat dikaji melalui diskusi online. PSGA melalui melalui perangkat yang ada, mencoba ikut membedah tema ini dengan menghadirkan narasumber DR Hj Septi Gumiandari MAg dan DR Didi Junaedi MA dengan moderator Muhsin Riyadi MA pada Senin (11/5/2020), melalui aplikasi zoom.

Ketua PGSA IAIN Cirebon, Ery Khaeriyah SAg MA mengatakan, meski ruang terbatas, PSGA tetap melakukan kajian dengan perangkat yang ada. "Terima kasih atas partisipasi dan supportnya dalam diskusi online PSGA, nanti kita lanjutkan lagi di waktu yang sama dengan link berbeda, dan Insya Allah nanti kami bagikan lagi," katanya.

Sementara Ketua LP2M IAIN Cirebon, DR H Ahmad Yani MAg mengaku bangga dan menyampaikan apresiasinya. Pihaknya mendukung penuh kajian keilmuan berbasis online. Hal itu sejalan dengan fungsi Perguruan Tinggi sebagai pusat pendidikan. (din)





Minggu, 10 Mei 2020

BAZNAS Dorong Masyarakat Khusus Mitra Binaan Untuk Terus Berinovasi


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mendorong masyarakat khususnya mitra binaan untuk terus berinovasi dalam himpitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Melalui BAZNAS Microfinance Desa, Kelompok Mitra Bersama 14 asal Kelurahan Manggis Ganting, Bukittinggi, Sumatera Barat, yang merupakan binaan BAZNAS beralih profesi baru dengan memproduksi masker yang saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat saat pandemi.

Awalnya para anggota kelompok merupakan pengusaha konveksi dan bordir. Namun akibat adanya pandemi Covid–19, omset usahanya mengalami penurunan mencapai 80 persen. Dari yang sebelumnya bisa mendapatkan omset Rp8.000.000 perbulan, turun menjadi Rp2.000.000.

Kepala BAZNAS Microfinance, Noor Aziz mengatakan sebagai pendamping usaha, BAZNAS berupaya untuk menjaga para kelompok binaan agar tetap mandiri dan produktif dalam kondisi krisis Covid-19. Produksi masker kain menjadi peluang yang sangat memungkinkan untuk dijalankan disamping kebutuhan di masyarakat yang masih tinggi.

“Saat ini mitra binaan BAZNAS sudah mampu memproduksi 1.500 masker selama dua pekan. Selain penjualan dilakukan di kota Bukittinggi, pemasaran juga dilakukan hingga Bandung, Jawa Barat melalui pemasaran online. Omset yang telah diperoleh selama dua pekan menjalankan usaha mencapai Rp5.840.000. Jumlah ini meningkat jika dibandingan dengan pendapatan per bulan pada usaha sebelumnya,” kata Noor Aziz, Minggu (10/5).

Noor Aziz menambahkan masker yang dihasilkan oleh kelompok Mitra Bersama 14 merupakan masker kain sesuai dengan standar anjuran pemerintah yang dapat menutupi hidung hingga dagu.

“Pendamping lapangan dari BAZNAS juga memperhatikan kualitas hasil masker yang akan dijual ke masyarakat. Harapannya dengan situasi seperti ini, kelompok dapat memproduksi masker dengan jumlah besar untuk mengakomodir kebutuhan pasar dalam upaya pencegahan Covid-19, sekaligus dengan begitu dapat meningkatkan omset pendapatan kelompok,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendayagunaan, Randi Swandaru mengatakan BAZNAS terus memaksimalkan potensi usaha setiap mustahik agar tetap stabil di tengah krisis, sembari tetap  menyumbang manfaat kepada masyarakat.

“BAZNAS berkomitmen akan mendampingi mustahik dalam kondisi apapun. Semoga usaha ini bisa semakin berkembang untuk menggerakkan kembali roda ekonomi para mitra binaan dalam kondisi pandemi ini,” ungkap Randi.

Pendamping dari BAZNAS Microfinance bersama Kelompok Mitra Bersama 14 saat memproduksi masker di Kelurahan Manggis Ganting, Bukittinggi, Sumatera Barat. (dade)

Melalui Halaqah Virtual, HMJ IQTAF IAIN Cirebon Angkat Tema Membumikan Alqur'an


CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati hari besar Islam Nuzulul Qur’an, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar Halaqah Virtual.

Kegiatan yang berlangsung di WhatsApp Grup (WAG) itu mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Upaya Membumikan Alqur’an. Minggu, (10/5/2020).

Dini Suryani, Ketua Pelaksana mengatakan, Dengan mengingat dan memperingati Nuzulul Qur'an merupakan suatu hal yang harus diingat dan terus selalu ada dalam hati.

“Seperti yang kita ketahui, peristiwa ini merupakan peristiwa besar, yakni turunnya Alqur'an atas kebesaran Allah dan terdapat Rahmat serta karunia didalamnya,”. Katanya.

Oleh karenanya, lanjut dia, bukan saja merayakan atau mengingat saja, tetapi harus kita pupuki keimanan kita dengan selalu belajar dan belajar serta memahami Alqur'an.

Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengungkapkan, Agen perubahan yang melekat pada diri mahasiswa harus juga diaplikasikan dalam mengamalkan ajaran Alqur’an kepada masyarakat.

“Akhir-akhir ini, sering kita jumpai orang-orang yang tanpa dasar menafsirkan Alqur’an, ia hanya dilandasi nafsu belaka. Maka dari itu, mahasiwa khususnya mahasiswa Ilmu Alqur’an dan Tafsir harus bisa menyajikan isi Alqur’an dengan moderat dan menyejukkan,” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, MA, M.S.I berpesan, selain memperingati Nuzulul Qur’an, kajian ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk kelak terjun di masyarakat.

“Jika sudah dilandasi pemahaman yang moderat, tentu kedepan bakal menyajikan pemahaman Alqur’an yang sejuk kepada masyarakat,”. Katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Ahmad Royhan Firdausy selaku pemateri kajian menyampaikan, Seorang mahasiswa harus berani untuk tampil di masyarakat untuk berbagi apa yang sudah dipelajari.

“Karena, sangat disayangkan jika ilmu-ilmu tersebut hanya bertumpuk dalam lembaran dan terpaku pada sebuah teori saja, sedangkan orang-orang di sekitarnya dibiarkan dalam kesesatan”. Ujar alumni Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta itu.

Ia menegaskan, tentunya jalan dakwah yang dipilih ini haruslah sejuk, damai, menginspirasi dan memotivasi. 

“Mahasiswa memiliki peran penting bagi Agama, negara dan bangsa. Langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk ikut andil memberikan perubahan ke arah yang lebih baik ini ialah dengan meningkatkan ibadah kepada Allah Swt. dan kepedulian kepada sesama tanpa memandang latar belakang agama, aliran, organisasi dan sebagainya”. Katanya.


Ia melanjutkan, Jika hal sederhana tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka ia akan menjadi mahasiswa Qur’ani yang sanggup membumikan nilai-nilai Alqur’an dalam kehidupan. (din)