Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 15 Maret 2025

Tinjau Lokasi Banjir, Wali Kota Imbau Masyarakat Jaga Saluran Air

CIREBON – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air meningkat dan mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kota Cirebon.  

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran terkait meninjau lokasi banjir dan memastikan langkah-langkah penanganan segera dilakukan, Sabtu (15/3/2025)

Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terus meningkatkan upaya pencegahan banjir agar kejadian serupa tidak terulang. 

"Tadi kita lihat di Penyuken ada tanggul yang jebol, kami akan segera benahi dan memastikan langkah-langkah teknis lainnya dilakukan dengan cepat," ujarnya.

Wali Kota juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat sampah. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang.  

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi saluran air di sekitar rumah masing-masing, agar aliran air tetap lancar dan tidak menyebabkan genangan yang berpotensi menjadi banjir," pesan Wali Kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat menjelaskan bahwa persiapan menghadapi musim hujan sudah dilakukan sejak tahun lalu. Beberapa langkah yang telah diambil termasuk normalisasi sungai serta pembangunan tanggul dan pintu air di berbagai titik strategis. 

"Tidak hanya di Penyuken, kami juga lakukan persiapan di wilayah sekitar Sungai Sijarak dan Kali Kebat dan titik lainnya untuk mengurangi risiko banjir," jelasnya.  

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, Andi Wibowo menyebutkan bahwa titik banjir hampir merata di seluruh kecamatan. 

"Saat ini ada tiga wilayah prioritas yang terdampak paling parah, yaitu Kalijaga, Pekiringan, dan Penyuken. Kami telah melakukan evakuasi warga yang terdampak dan memberikan pertolongan pertama kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya.  

Selain upaya tanggap darurat, BPBD juga berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk segera mengeksekusi langkah-langkah mitigasi. Warga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian darurat melalui layanan panggilan 112 yang bisa diakses secara gratis. 

"Kami mengajak masyarakat untuk segera menghubungi 112 jika mengalami kondisi darurat akibat banjir. Layanan ini bisa dimanfaatkan kapan saja dan tanpa biaya," tambahnya. (Nisa)



Wali Kota Cirebon Apresiasi Peran Bawaslu dalam Menjaga Demokrasi

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri acara Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Cirebon di Rumah Dinas Wali Kota pada Sabtu (15/3/2025). 

Acara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran pengawasan dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik.  

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Bawaslu Kota Cirebon serta unsur terkait lainnya dalam mengawal jalannya Pemilihan Kepala Daerah tetap lancar, aman, dan kondusif.

 “Momentum seperti ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan bagaimana proses demokrasi dapat terus kita jaga dan tingkatkan bersama,” ujarnya.  

Ia menekankan bahwa pengawasan merupakan pilar utama dalam membangun demokrasi yang sehat. Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan pemilihan berlangsung jujur, adil, dan transparan.  

Acara ini mengangkat tema "Menajamkan Spiritualitas Pengawasan melalui Refleksi dan Evaluasi untuk Pemilihan yang Bermartabat". Menurut Wali Kota, tema tersebut memiliki makna mendalam karena pengawasan tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut integritas, etika, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan bangsa.  

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Menurutnya, demokrasi bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga milik semua pihak.  

“Dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat bersama-sama mencegah segala bentuk pelanggaran dan memastikan bahwa kedaulatan rakyat benar-benar dihormati dan dijaga,” tuturnya.

Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama penyelenggaraan pemilu.

 “Ini menjadi catatan sejarah dalam perhelatan demokrasi di Kota Cirebon. Alhamdulillah, tahun ini tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU). Terima kasih kepada Pemda, DPRD, unsur terkait, dan masyarakat atas kerja samanya,” ungkapnya.  

Meskipun demikian, ia menegaskan pentingnya evaluasi dan refleksi agar demokrasi ke depan semakin baik. 

Acara Ngabuburit Pengawasan bersama Bawaslu ini diharapkan menjadi ajang diskusi yang bermanfaat dalam memperkuat demokrasi di Kota Cirebon.

"Demi terciptanya pemilu yang semakin berkualitas dan bermartabat kedepan," tutupnya. (Ara)



Wali Kota Tinjau Pembersihan Sampah di Pesisir Kesenden

 

CIREBON, FC -  Wali Kota Cirebon, Effendi Edo meninjau proses pengangkutan dan pembersihan sampah di wilayah pesisir Kelurahan Kesenden pada Sabtu (15/3/2025)

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring yang sebelumnya dilakukan bersama perangkat daerah terkait guna memastikan langkah konkret dalam mengatasi permasalahan sampah di kawasan tersebut.  

Saat ditemui di lokasi, Wali Kota menyampaikan apresiasinya atas respons cepat perangkat daerah dalam menangani persoalan ini. 

“Alhamdulillah, kemarin saya meninjau lokasi ini, lalu ada tindak lanjut yang cepat. Hari ini langsung dilakukan eksekusi pembersihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di pesisir Kesenden sudah dalam kondisi mengkhawatirkan. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, tumpukan sampah juga berpotensi mencemari perairan sekitar dan berdampak pada kesehatan warga. Namun, tantangan dalam proses pembersihan ini adalah kondisi lahan, sehingga alat berat tidak bisa langsung digunakan untuk membersihkan area tersebut.  

Menyikapi kendala tersebut, Wali Kota menyebutkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mencari solusi terbaik. 

“Karena kondisi lahannya seperti ini, alat berat tidak bisa serta-merta masuk. Kami masih berupaya mencari cara agar pembersihan bisa berjalan lebih maksimal. Jika hari ini belum bisa selesai, besok akan kami maksimalkan dengan alat yang tersedia,” jelasnya.  

Selain melakukan pembersihan, Pemerintah Kota Cirebon juga menyiapkan langkah pencegahan agar masalah serupa tidak kembali terulang. Salah satunya dengan memasang portal pembatas di area tertentu guna mencegah warga membuang sampah sembarangan. 

Wali Kota juga telah menginstruksikan Lurah Kesenden untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.  

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan ini adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menangani persoalan sampah secara sistematis dan berkelanjutan. Langkah-langkah strategis akan terus disiapkan agar lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi seluruh masyarakat. 

"Kami akan terus berupaya agar Kota Cirebon menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman," pungkasnya. (din)



Respon Cepat Bupati Imron Perbaiki Jalan Rusak


KABUPATEN CIREBON – Keluhan dari warga terkait kondisi jalan Sindanglaut-Pabuaran yang rusak akhirnya sampai ke telinga Bupati Cirebon Imron.

Tanpa menunggu lama, ia langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi jalan secara langsung dan segera menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk melakukan perbaikan.

“Kami sudah menurunkan tim dari DPUTR untuk menangani jalan ini. Jalur ini prioritas, karena sering digunakan pemudik,” ujar Imron, Sabtu (15/3/2025).

Perbaikan akan mencakup peningkatan jalan sepanjang 400 meter, sedangkan sisanya akan menjalani proses pemeliharaan. Targetnya, proyek ini harus rampung sebelum arus mudik Lebaran 2025 dimulai.

Perbaikan jalan ini bukan kali pertama dilakukan. Setiap tahun, ruas jalan ini selalu mendapatkan perhatian, namun tak lama setelah diperbaiki, kembali rusak.

Dari hasil kajian, penyebab utamanya adalah buruknya sistem drainase akibat banyaknya bangunan yang berdiri di sepanjang jalan.

“Tadi saya juga sudah bicara dengan kuwu dan camat. Kita akan rapikan bangunan di pinggir jalan, agar bisa dibuat selokan. Ini penting, supaya air tidak menggenang dan merusak jalan,” kata Imron.

Sindanglaut-Pabuaran bukan satu-satunya ruas jalan yang akan diperbaiki. Imron menegaskan, bahwa masih ada tujuh ruas jalan lain yang masuk dalam daftar prioritas perbaikan tahun ini.

Di antaranya ruas jalan Tegalgubug-Kaliwedi, Bunder-Susukan, Jamblang-Cikeduk, Kepompongan-Cirebon Girang, Mundu-Pamengkang, Kanci-Sindanglaut dan Gebang-Waled.

“Kita punya 180 kilometer jalan rusak yang harus segera diperbaiki. Targetnya, jalan-jalan ini bisa ditingkatkan dan diperbaiki secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizky, menambahkan bahwa total ada delapan ruas jalan strategis yang akan ditingkatkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

“Selain delapan ruas prioritas ini, ada total 20 ruas jalan di Kabupaten Cirebon yang sering digunakan sebagai jalur alternatif mudik,” ujar Iwan.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar kondisi jalan lebih baik sebelum musim mudik tiba,” ungkapnya.

Dengan perbaikan ini, diharapkan pemudik bisa melewati Kabupaten Cirebon dengan lebih aman dan nyaman, tanpa harus terganggu oleh jalan berlubang dan rusak.

“Tentunya, langkah perbaikan jalan ini sebagai bentuk target 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati Cirebon,” tutupnya. (Ara)

Jumat, 14 Maret 2025

Pemkot Cirebon Fokus Tangani Sampah Liar untuk Wujudkan Kota Bersih dan Sehat

CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung permasalahan penumpukan sampah liar di area pesisir Kota Cirebon, tepatnya di Kesenden dan Kebon Baru, Jumat siang (14/3/2025). 

Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Pemkot Cirebon untuk menangani persoalan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), serta pejabat kelurahan terkait.

Penanganan sampah liar ini, menurut Wali Kota, adalah tanggung jawab jangka panjang pemerintah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat Kota Cirebon.

“Kami sangat serius dalam mengatasi masalah sampah. Pengelolaan sampah yang baik itu penting untuk menjaga estetika kota dan juga untuk melindungi kesehatan warganya. Sampah liar harus segera diatasi,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan bahwa meskipun telah ada fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS), masih banyak warga yang kurang disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya, meskipun jarak TPS tersebut tidak terlalu jauh dari lokasi penumpukan sampah liar.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota  mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan. Selain itu, ia juga mendorong adanya edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah dengan lebih baik.

Sebagai langkah awal dalam penyelesaian masalah ini, Wali Kota mengumumkan bahwa pada hari berikutnya, Pemkot Cirebon akan memulai proses pembersihan sampah liar di kawasan pesisir dengan menggunakan alat berat. Setelah dibersihkan, sampah-sampah tersebut akan segera dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur.

"Saya akan fokus menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu, membersihkan satu per satu area yang terdampak sebelum kami melanjutkan ke kawasan lainnya," tegasnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan Pemkot Cirebon untuk menjadikan kota ini lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, dr Yuni Darti menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan perangkat kelurahan, kecamatan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk melakukan pengangkutan sampah menggunakan alat berat. 

"Proses pembersihan ini akan dilakukan secara terjadwal dan kita fokuskan selama satu minggu," ujarnya. (din)



UIN Siber Cirebon Gelar Penilaian Kompetensi Pegawai untuk Pemenuhan Jabatan Manajerial

 

CIREBON, FC – Layanan Kepegawaian Biro AUAK Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), menggelar hari kedua kegiatan Penilaian Kompetensi bagi Pegawai di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 13-14 Maret 2025. 

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Siber PJJ PAI dan diikuti oleh 44 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbagi dalam dua kelompok. Jum’at, (14/03/2025).

Tim Penilaian Kompetensi dalam kegiatan ini terdiri dari para Asesor SDM Aparatur Ahli Muda dan Ahli Pertama, di antaranya I.G.A Andini Sucika, Deden Wahyudin, Anggun Triyoga, Resy Oktrisely, serta Aditia Putra Anugrah. 

Khususnya, Anggun Triyoga yang merupakan Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, menekankan bahwa penilaian ini mencakup berbagai aspek, seperti psikometri, simulasi analisis kasus, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara.

Menurut Anggun Triyoga, kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan dalam usul penetapan dan pertimbangan jabatan manajerial, yang sejalan dengan implementasi peraturan terbaru mengenai struktur organisasi dan tata kerja di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

“Penilaian ini penting untuk mengidentifikasi kompetensi pegawai sehingga proses penetapan pejabat baru dapat dilakukan secara objektif dan berbasis kompetensi yang terukur,” jelasnya.

Salah satu peserta uji kompetensi, Mohamad Arifin, yang juga merupakan Pranata Humas Ahli Muda di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi para pegawai dalam menduduki posisi jabatan manajerial. 

“Dengan adanya penilaian kompetensi ini, diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan memiliki kemampuan yang mumpuni,” ujarnya.

Pelaksanaan penilaian kompetensi ini menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas manajemen sumber daya manusia serta memastikan bahwa setiap pegawai yang menduduki jabatan strategis memiliki kapabilitas yang sesuai. 

Dengan demikian, diharapkan roda organisasi dapat berjalan lebih efektif dan profesional guna mewujudkan visi dan misi universitas dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. (din)

UIN Siber Cirebon Gelar Penilaian Kompetensi Pegawai Pasca Terbitnya Peraturan Baru

 

CIREBON, FC– Layanan Kepegawaian Biro AUAK Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan sebutan Cyber Islamic University (CIU), kembali melaksanakan kegiatan penting pasca terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2024 pada 21 Mei 2024, dan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2024 pada 31 Desember 2024

Dalam rangka mempersiapkan penetapan jabatan manajerial, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Penilaian Kompetensi bagi Pegawai di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 13-14 Maret 2025 di Gedung Siber PJJ PAI.

Kegiatan ini diikuti oleh 44 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dibagi dalam dua kelompok. Penilaian kompetensi meliputi berbagai aspek seperti Psikometri, Simulasi Analisis Kasus, LGD (Leaderless Group Discussion), dan wawancara. 

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memenuhi persyaratan dalam usul penetapan dan pertimbangan penetapan jabatan manajerial, yang sejalan dengan implementasi peraturan terbaru yang mengatur struktur organisasi dan tata kerja di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Wakil  Rektor II Bidang Perencanaan Keuangan, dan Umum UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., menekankan urgensi dari pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pegawai di lingkungan universitas.

 "Penilaian kompetensi ini tidak hanya sebagai syarat administratif, tetapi juga bagian dari upaya strategis untuk memastikan bahwa pejabat manajerial yang akan diangkat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke depan," ujarnya.

Prof Jamali juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2024 tentang organisasi dan tata kerja UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan efektifitas kelembagaan di tingkat universitas.

Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai tahapan ujian kompetensi dengan antusias. Simulasi analisis kasus dan diskusi kelompok yang dipandu oleh tim asesmen turut mengasah kemampuan peserta dalam berpikir kritis dan mengambil keputusan dalam situasi yang kompleks. 

Selain itu, sesi wawancara juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai potensi para pegawai dalam menduduki posisi jabatan manajerial, serta memastikan bahwa penetapan pejabat yang baru dapat dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi yang terukur.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap melalui kegiatan ini, tidak hanya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas, tetapi juga menjadi landasan yang kuat dalam mewujudkan visi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Dengan diterbitkannya peraturan baru yang mengatur struktur dan organisasi universitas, diharapkan kedepannya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin berdaya saing, kompetitif, dan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan yang menyeluruh. (din)

Monitoring SPBU Jelang Lebaran, Pemkot Cirebon Pastikan Ketersediaan BBM dan Ketepatan Takaran

CIREBON– Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan monitoring terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Cirebon, Jumat (14/3). 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Cirebon menyampaikan hasil pemantauan SPBU yang menunjukkan bahwa distribusi bahan bakar masih dalam batas toleransi yang telah ditetapkan. 

“Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan volume bahan bakar masih dalam ambang batas toleransi sesuai aturan. Ini penting agar masyarakat yang menggunakan SPBU di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya tetap mendapatkan pelayanan sesuai standar," ujarnya.

Wali Kota menambahkan, Pemkot Cirebon bersama Forkopimda akan terus melakukan monitoring secara bertahap menjelang mudik Lebaran untuk memastikan ketersediaan dan kualitas bahan bakar.

"Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan yakin bahwa pasokan bahan bakar aman dan terjamin," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman yang turut serta dalam pengecekan, mengatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah dalam rangka perlindungan konsumen, khususnya menjelang mudik Lebaran. 

"Kami ingin memastikan agar masyarakat tidak merasa ragu atau khawatir terkait pasokan bahan bakar," ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa standar toleransi keakuratan takaran yang digunakan dalam pengujian ini mengacu pada ketentuan Metrologi Legal, yaitu kekurangan atau kelebihan tidak boleh lebih dari 100 mililiter (ml) per 20 liter. 

"Alhamdulillah, hasil pengecekan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, dan kami terus melakukan pengecekan untuk menjaga keabsahan sesuai dengan ketentuan meteorologi legal," ungkap Iing.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, turut menambahkan bahwa pihaknya bersama Forkopimda akan rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di berbagai SPBU di wilayah Cirebon. 

"Kami berkomitmen untuk menjamin kenyamanan dan kepuasan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan menindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik itu sanksi pidana maupun administratif," jelas Kapolres.

Pengecekan rutin ini tidak hanya dilakukan di SPBU milik Pertamina, tetapi juga pada SPBU yang dikelola oleh pihak swasta. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemerataan dan kestabilan pasokan bahan bakar di seluruh wilayah Kota Cirebon. 

"Kami juga ingin memastikan bahwa baik SPBU Pertamina maupun swasta memberikan pelayanan yang baik dan tidak ada praktik penyelewengan yang merugikan konsumen," tambah Kapolres. (Ara)



Tanamkan Kepedulian, DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon Bagikan Ratusan Takjil Kepada Pengendara dan Masyarakat

 

CIREBON, FC - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Cirebon membagikan ratusan takjil kepada pengendara yang melintas serta masyarakat sekitar.

Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang selalu dilakukan setiap bulan suci Ramadan tiba.

Plt Ketua DPC Demokrat Kabupaten Cirebon, Ratnawati, mengungkapkan, pembagian takjil merupakan bentuk kepedulian partainya terhadap masyarakat, khususnya mereka berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, dan melalui kegiatan ini, kami berharap bisa membantu mereka yang sedang dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa dengan nyaman," ucapnya, Jumat (14/3).

Selain sebagai aksi sosial, kegiatan tersebut menjadi momen bagi Partai Demokrat untuk lebih dekat dengan masyarakat. Menurut Ratnawati, semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus dijaga, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi semua," tambahnya.

Pembagian takjil yang berlangsung di beberapa titik strategis di Kabupaten Cirebon tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa terbantu, terutama mereka yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka. 

"Alhamdulillah, saya sedang dalam perjalanan pulang kerja dan belum sempat membeli makanan untuk berbuka. Takjil ini sangat membantu," kata salah satu penerima manfaat, Andi, seorang pengendara motor.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Partai Demokrat berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial.

selain itu menurut Anggota DPR RI Dr H Herman Khaeron mengatakan Kegiatan pembagian takjil bagi pengendara dan pembagian ke mesjid-mesjid rutin dilakukan oleh Partai Demokrat di Cirebon dan Indramayu bersama Hero Center dan Mitra Sehati Kota/Kab. Cirebon dan Indramayu secara serentak.

”Saya harap kegiatan bagi takjil ini semoga memberi manfaat dibulan penuh ampunan dan berkah ini, amin,” ucap Kang Hero. (Ara)

Polda Jabar dan Media Bersinergi dalam Kegiatan Berbagi Takjil kepada Masyarakat

 


BANDUNG – Polda Jawa Barat menggelar kegiatan berbagi takjil bersama media sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. 

Acara ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polda Jabar yang memilih tiga lokasi utama, yaitu di depan Mapolda Jabar, Kiara Arta, dan sekitar Bundaran Cibiru Bandung.

Dipimpin oleh Wakapolda Jabar dan didampingi oleh Pejabat Utama Polda Jabar, kegiatan ini juga melibatkan pemimpin redaksi serta para wartawan yang turut turun ke lapangan. Bersama jajaran kepolisian, mereka membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang dalam perjalanan menunggu waktu berbuka puasa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., menyampaikan bahwa sebanyak 600 paket takjil telah dibagikan dalam kegiatan ini. "Ini adalah bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. 

Selain itu, acara ini juga mempererat hubungan antara Polri dan media sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat," ujar Jules.

Salah satu perwakilan media yang hadir dalam kegiatan ini mengungkapkan apresiasinya. “Kami sangat mengapresiasi Polri atas terselenggaranya acara berbagi takjil dan buka puasa bersama media pada hari ini. Ini adalah wujud kebersamaan yang luar biasa antara Polri, media, dan masyarakat,” tuturnya.

Selain di Bandung, kegiatan berbagi takjil ini juga berlangsung secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dengan ribuan paket takjil dibagikan. 

Kehadiran Polri bersama media di tengah masyarakat tidak hanya membawa kebahagiaan bagi mereka yang menerima, tetapi juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan media dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat.

"Sangat luar biasa melihat Wakapolda beserta Pejabat Utama Polda Jabar turun langsung berbagi takjil kepada masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan betapa harmonisnya hubungan antara Polri dan media dalam menjalankan tugas untuk masyarakat," tambah seorang wartawan yang turut serta dalam kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, Polri berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama media dapat terus diperkuat. Tidak hanya dalam penyampaian informasi kepada publik, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

DWP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Tadarus dan Kajian Inspiratif

CIREBON, FC – Dalam upaya mempererat ukhuwah serta meningkatkan kualitas spiritual, Dharta Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  menggelar kegiatan tadarus dan kajian bertemakan "Sabar dan Syukur, Dua Pilar Ketenangan Hati" pada hari Jumat, 14 Maret 2025. 

Acara ini berlangsung di Gedung Siber UIN Syekh Nurjati Cirebon, dihadiri oleh seluruh anggota DWP serta civitas akademika, dan diakhiri dengan pembagian takjil gratis.

Ketua DWP UIN Syekh Nurjati, Hj. Husnul Khotimah, S.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya memupuk kesabaran dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari untuk meraih ketenangan hati. 

“Kegiatan ini bukan hanya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, tetapi juga untuk memperkuat spiritualitas dan ketahanan batin kita dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” ujar Husnul dengan penuh semangat.

Acara dilanjutkan dengan kajian yang dipandu oleh Popon sebagai moderator. Materi disampaikan oleh Hj. Amroh Umaemah, M.Pd.I, seorang dosen dan praktisi, yang memaparkan tentang dua pilar utama dalam hidup yang membawa ketenangan hati: sabar dan syukur. 

“Sabar adalah kunci untuk menghadapi setiap ujian dengan lapang dada, sedangkan syukur adalah cara kita menghargai nikmat yang diberikan oleh Allah SWT,” jelas Ibu Amroh dalam penjelasannya yang mendalam.

Setelah kajian, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an bersama sebagai wujud penguatan hubungan spiritual dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembagian takjil gratis kepada peserta sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, DWP UIN Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat memberikan manfaat yang mendalam bagi para anggotanya, serta mendorong mereka untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai sabar dan syukur dalam kehidupan pribadi dan profesional. 

"Semoga dengan kegiatan ini, kita semua dapat memperoleh ketenangan hati yang hakiki dan terus berkembang menjadi individu yang lebih baik," tutup Husnul dalam penutupan acara. (din)

Kamis, 13 Maret 2025

IPM Kabupaten Cirebon Terus Meningkat Dalam 5 Tahun Terakhir

KABUPATEN CIREBON — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dari tahun 2020 hingga 2024.

Pada tahun 2020, IPM Kabupaten Cirebon yang dihitung berdasarkan Umur Harapan Hidup (UHH) hasil Sensus Penduduk (SP) 2010 tercatat sebesar 68,75.

Angka ini meningkat menjadi 69,12 pada 2021, kemudian naik lagi menjadi 70,06 pada 2022, 70,95 pada 2023, dan mencapai 71,44 pada tahun 2024.

Sementara itu, IPM yang dihitung menggunakan UHH hasil SP 2020 LF juga mengalami kenaikan yang konsisten.

Pada tahun 2020, IPM tercatat sebesar 69,61, kemudian meningkat menjadi 69,99 pada 2021, lalu 70,92 pada 2022, naik lagi menjadi 71,81 pada 2023, dan mencapai 72,30 pada 2024.

Peningkatan IPM Kabupaten Cirebon didukung oleh pertumbuhan positif dalam beberapa komponen utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Umur Harapan Hidup (UHH) menunjukkan tren kenaikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan SP 2010, UHH meningkat dari 71,99 tahun pada 2020 menjadi 73,04 tahun pada 2024.

Sementara itu, berdasarkan SP 2020 LF, UHH juga mengalami peningkatan dari 73,97 tahun pada 2020 menjadi 74,98 tahun pada 2024. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan dalam sektor kesehatan dan layanan masyarakat.

Di bidang pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga mengalami pertumbuhan yang positif.

HLS meningkat dari 12,25 tahun pada 2020 menjadi 12,42 tahun pada 2024. Sementara RLS bertambah dari 6,92 tahun pada 2020 menjadi 7,65 tahun pada 2024.

Angka ini menunjukkan adanya peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih baik, baik dari segi lama pendidikan maupun peluang untuk menempuh pendidikan lebih tinggi.

Selain itu, sektor ekonomi juga mengalami perkembangan dengan meningkatnya pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Cirebon. Pada tahun 2020, pengeluaran per kapita tercatat sebesar Rp10,342 juta per tahun dan terus meningkat menjadi Rp10,368 juta pada 2021.

Kemudian, Rp10,791 juta pada 2022, Rp11,128 juta pada 2023, hingga mencapai Rp11,529 juta pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya beli yang semakin membaik.

Tren pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai aspek. Pemkab Cirebon berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan agar IPM terus meningkat, dan kesejahteraan masyarakat semakin merata.

Dengan pertumbuhan yang stabil dalam lima tahun terakhir, Kabupaten Cirebon menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang diharapkan akan berdampak positif pada sektor lainnya, seperti ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Pemkab Cirebon terus berupaya meningkatkan IPM, salah satunya di komponen kesehatan. Pemkab telah meluncurkan sekolah untuk warga lanjut usia (lansia). Program sekolah lansia itu salah satu tujuannya untuk meningkatkan UHH.

Kepala Bidang Keluarga Berencana Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Yati Fironike mengatakan, program sekolah lansia bertujuan untuk membuat lansia berdaya dan tidak jadi beban keluarga. (din)


“Supaya lansia paham dan mengerti bagaimana menolong dirinya sendiri dan tetap sehat. Dan, harapan hidup (UHH) di Kabupaten Cirebon tinggi,” jelas Yati belum lama ini.


Sekolah lansia melaksanakan 12 kali pembelajaran dalam satu tahun. Lansia yang mengikuti program ini bakal mendapatkan banyak ilmu, dari mulai agama, sosial hingga kesehatan. (DISKOMINFO)

Pemkab Cirebon Perjuangkan Kejelasan Status 1.737 PPPK

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk memperjuangkan kejelasan status pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Upaya ini dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), serta Komisi II DPR RI guna membahas aspirasi tenaga non-ASN yang telah lulus seleksi.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi aspirasi tenaga PPPK.

Pria yang akrab disapa Jigus ini menilai, mereka telah berjuang melewati proses seleksi dan memiliki peran penting dalam pemerintahan daerah.

“Kami sebagai pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat, termasuk tenaga PPPK yang telah berjuang dalam seleksi ini,” ujar Jigus.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan Senin depan sudah dijadwalkan pertemuan terkait hal ini,” ujarnya usai audiensi dengan Perkumpulan Non-ASN Lulus PPPK Tahun 2024 Kabupaten Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (13/3/2025).

Jigus menekankan keberadaan tenaga P3K sangat penting dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah. Oleh karena itu, kepastian terkait status mereka harus segera diperjelas, agar mereka dapat bekerja secara optimal dalam mendukung pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Riva’i menambahkan, bahwa kalau pihaknya memahami keresahan para tenaga PPPK yang telah melalui proses seleksi ketat.

Dari ribuan pelamar, sebanyak 1.737 orang dinyatakan lulus, namun mereka masih menunggu kejelasan terkait penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).

“Proses seleksi yang mereka lalui tidak mudah. Mereka bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai daerah, sehingga wajar jika mereka berharap segera mendapatkan kejelasan. Kami memahami harapan mereka untuk segera menerima hak-haknya sebagai tenaga PPPK,” ujar Hilmy.

Lebih lanjut, Hilmy menjelaskan, Pemkab Cirebon sebenarnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk pembayaran gaji tenaga PPPK.

Namun, adanya perubahan kebijakan di tingkat pusat menyebabkan pengunduran jadwal pengangkatan mereka.

Meskipun demikian, Hilmy optimistis keputusan final dari KemenPAN-RB belum ditetapkan. Oleh karena itu, masih ada peluang bagi pemerintah daerah untuk memperjuangkan percepatan pengangkatan tenaga PPPK di Kabupaten Cirebon.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah pusat terhadap tenaga PPPK ini. Dari sisi finansial, kami sudah siap,” ungkapnya.

“Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan bahwa kebijakan yang dikeluarkan tetap berpihak pada mereka,” katanya.

Pemkab Cirebon bersama perwakilan tenaga PPPK akan terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan DPR RI guna mencari solusi terbaik. Upaya ini dilakukan agar aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti.

Hilmy meyakini, perjuangan ini tidak hanya dilakukan secara individu, tetapi bersifat holistik dan komprehensif. Pemkab Cirebon akan memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami akan terus mengawal proses ini hingga ada keputusan yang jelas. Mudah-mudahan perjuangan yang dilakukan bersama ini dapat membuahkan hasil yang baik bagi tenaga PPPK di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (din)

Disbudpar Kabupaten Cirebon Matangkan Persiapan Edu Heritage PG Karangsuwung

KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan audiensi persiapan Edu Heritage Pabrik Gula (PG) Karangsuwung dan Arkeologi Maritim dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat.

Selain Disbudpar, tampak hadir perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Pelestarian, Pengembangan dan Pemanfaatan Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Cirebon.

Selain itu, audiensi ini bertujuan untuk membahas sinergitas dan kolaborasi dalam rangka mendukung pengembangan kebudayaan yang lebih optimal di Kabupaten Cirebon.

Perlu diketahaui, PG Karangsuwung merupakan pabrik gula tertua di Indonesia. Pabrik gula yang terletak di Desa Karangsuwung Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon ini, didirikan pada tahun 1867 oleh keluarga besar Hubertus Paulus Hoevernaar.

Di sana, sisa mesin-mesin besar masih tersimpan, salah satunya Java Pomp, Machinefabriek Reineveldelfte yang dibuat tahun 1918.

Dan, yang menjadi ciri khas dari pabrik gula ini adalah masih berdiri dengan kokohnya cerobong asap dan dapat terlihat dari kejauhan. (Ara)

Konsulat RI Darwin Buka Jalan Mahasiswa UIN Siber Cirebon Magang Sebagai Asisten Pengajar BIPA di Australia

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Islamic University (CIU),  bekerja sama dengan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Australia, meluncurkan program magang internasional untuk mahasiswa UIN SSC sebagai Indonesian Language Teacher Assistant dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). 

Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa sekaligus memperkuat eksistensi Bahasa Indonesia di tingkat internasional, khususnya di Australia. Jum’at, (13/03/2025).

Minat belajar Bahasa Indonesia di Australia saat ini mengalami penurunan signifikan. Laporan The Australian pada Desember 2024 mencatat bahwa jumlah mahasiswa yang mempelajari Bahasa Indonesia menurun drastis dibandingkan lima dekade lalu, dengan proyeksi bahwa bahasa ini dapat hilang dari universitas-universitas Australia pada tahun 2031. 

Penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya motivasi, keyakinan bahwa bahasa Inggris sudah cukup, serta upaya promosi yang tidak konsisten.

Sebagai respons terhadap tantangan ini, UIN SSC mengambil langkah konkret melalui program BIPA yang telah terbukti efektif dalam mengajarkan Bahasa Indonesia kepada mahasiswa internasional. 

Dengan pendekatan komunikatif dan inovatif, program ini memanfaatkan interaksi langsung dengan penutur asli serta teknologi digital untuk mempercepat pembelajaran. Keberhasilan ini menjadi modal kuat dalam menyusun strategi pengajaran BIPA di Australia.

Kerja sama ini juga didukung penuh oleh Konsulat RI Darwin, yang dipimpin oleh Konsul Bagus Hendraning Kobarsih, serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Canberra, yang kini dipimpin oleh Prof. Dr. Mukhamad Najib. 

Baik Konsulat RI Darwin dan Atdikbud KBRI di Canberra akan membantu UIN SSC menjalin hubungan dengan Northern Territory Department of Education guna memfasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). 

MoU ini akan menjadi landasan kerja sama jangka panjang antara UIN SSC, pemerintah federal, dan pemerintah negara bagian di Australia untuk menjalankan program magang ini secara berkelanjutan.

Melalui program ini, mahasiswa UIN SSC akan dikirim sebagai asisten pengajar BIPA di institusi pendidikan di Darwin dan wilayah lain di Australia. Tidak hanya meningkatkan kemampuan pengajaran lintas budaya, program ini juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia di bidang pendidikan dan budaya. 

Langkah ini sejalan dengan strategi diplomasi bahasa dan budaya Indonesia untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia ke tingkat internasional.

Jika terealisasi, program ini akan menjadi tonggak penting dalam mempromosikan Bahasa Indonesia di Australia, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat pendidikan dan budaya di kawasan Asia Pasifik. 

Lebih dari sekadar program akademik, inisiatif ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun jembatan pemahaman, memperkuat identitas bangsa, dan memastikan bahwa Bahasa Indonesia tetap memiliki tempat di panggung global.

Dengan semakin banyaknya generasi muda Australia yang mengenal dan menguasai Bahasa Indonesia, hubungan bilateral kedua negara akan semakin erat, membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. 

Program ini bukan hanya tentang mengajar bahasa, tetapi juga tentang membangun jembatan budaya yang kokoh antara Indonesia dan Australia.

Langkah ini akan menjadi monumental bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam upaya internasionalisasi kampus di kancah global. Melalui soft diplomacy yang dikemas dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), UIN SSC tidak hanya memperkenalkan bahasa, tetapi juga membawa nilai-nilai luhur budaya Indonesia ke dunia internasional. 

Program ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan dapat menjadi alat diplomasi yang kuat untuk membangun jembatan antarbangsa. 

Dengan mengirimkan mahasiswa sebagai duta bahasa dan budaya, UIN SSC menunjukkan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam mempromosikan identitas Indonesia di panggung global. 

Semangat ini adalah inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi, melintasi batas-batas geografis, dan membawa nama bangsa ke puncak kejayaan. 

Melalui program ini, UIN SSC tidak hanya mencetak pengajar handal, tetapi juga pemimpin masa depan yang siap menyuarakan keberagaman, toleransi, dan persatuan di tengah dunia yang semakin terhubung. 

"Ini adalah langkah besar menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan dan budaya menjadi garda terdepan diplomasi internasional,"tandasnya. (din)

Pemkab Cirebon Bersama Polresta Cirebon Menggelar Patroli Sahur, Wujudkan Bentuk Kepedulian

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersinergi dengan Polresta Cirebon menggelar patroli sahur sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, tetapi juga menjadi sarana berbagi dengan warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Bupati Cirebon Imron yang turut serta dalam patroli sahur, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan membagikan ratusan paket makanan kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute patroli.

“Kami bersama jajaran Forkopimda, mengikuti Ibu Kapolresta Cirebon dalam mengadakan sahur keliling. Tadi, kami telah membagikan 300 paket makanan kepada warga yang berada di jalan yang kami lalui. Alhamdulillah, semuanya sudah tersalurkan,” ujar Imron, selasa (10/2/2025) dini hari.

Patroli sahur yang digelar di tiga titik di Kecamatan Sumber dan Weru ini tidak hanya menyusuri jalan-jalan utama, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman warga. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap kondusif selama waktu sahur.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa selain membagikan makanan, pihaknya juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami juga membagikan paket sembako dan makanan, sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi di waktu subuh,” ucap Sumarni.

“Kami berharap, dengan adanya patroli ini, situasi tetap aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancer dan menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ungkapnya.

Inisiatif patroli sahur keliling ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian makanan sahur, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan.

“Alhamdulillah, saya kebetulan sedang di luar rumah dan belum sempat makan sahur. Tiba-tiba ada petugas yang membagikan makanan, jadi ini sangat membantu. Semoga kegiatan ini terus ada di Ramadan berikutnya,” ujar Rudi, salah seorang warga yang menerima paket makanan.

Selain memberikan manfaat secara sosial, patroli ini juga diharapkan dapat menekan angka kejahatan yang biasanya meningkat saat dini hari. Dengan kehadiran aparat keamanan yang berpatroli, masyarakat pun merasa lebih aman saat beraktivitas menjelang waktu subuh. (din)

Rabu, 12 Maret 2025

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Program Magang Internasional ke Jepang

 

CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan Cyber Isamic University (CIU),  melalui Pusat International Office & Partnership sukses menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan program magang internasional (international paid internship) yang akan dilaksanakan di kawasan Kanazawa, Jepang, mulai pertengahan tahun ini. Rapat ini berlangsung secara daring melalui platform Google Meet pada hari Rabu, 12 Oktober 2025, pukul 10.00 hingga 10.45 WIB.

 Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ayus Ahmad Yusuf, Kepala Pusat International Office UIN SSC, Lala Bumela, Ph.D, Kepala Pusat International Department dari International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM), Mr Ivan Chabibilah, dan mitra kerja dari ICCCM, Lina Suhairy, yang berbasis di Vancouver, Canada.

Rapat dimulai pukul 10.00 WIB dengan sambutan dan pemaparan dari Kepala Pusat International Office, Lala Bumela, Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa program magang ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi kampus. 

Program magang ini dirancang untuk membuka peluang bagi mahasiswa/i untuk mendapatkan pemahaman langsung tentang budaya kerja di Jepang, memperluas jaringan internasional, dan meningkatkan kemampuan profesional di lingkungan global, dan terutama untuk memenuhi keperluan akreditasi unggul Jurusan.

Ms. Lina Suhairy dari ICCCM kemudian memaparkan secara rinci mengenai mekanisme dan teknis pelaksanaan program magang ini. 

Menurutnya, program ini akan dilaksanakan di Jepang, tepatnya di daerah Kanazawa, yang merupakan daerah pedesaan modern dengan pemandangan alam yang indah serta nilai budaya yang kuat. 

Kanazawa dipilih karena merupakan lokasi yang kondusif bagi mahasiswa/i untuk mempelajari budaya kerja Jepang sekaligus memperkaya pengalaman lintas budaya. Program magang ini akan berlangsung selama satu semester penuh atau sekitar enam bulan dan dapat dikonversi menjadi 20 SKS.

Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa/i yang ingin mengikuti program ini. Beberapa persyaratan tersebut di antaranya adalah pembuatan paspor, pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan sehat, dan kemampuan berbahasa Inggris pada level intermediate hingga upper-intermediate (B1 – B2). 

Ms. Lina juga menegaskan bahwa program ini merupakan paid internship atau program magang berbayar, di mana setiap peserta akan menerima tunjangan sebesar Rp10 juta per bulan. 

Selain itu, perusahaan yang bersangkutan biasanya menyediakan tempat tinggal berupa asrama untuk peserta magang. Jika perusahaan tidak menyediakan akomodasi, peserta dapat menyewa tempat tinggal dengan biaya sekitar Rp4 – 5 juta per bulan.

Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor I UIN SSC, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf,M.Si.,  menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Beliau menekankan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memperluas wawasan mahasiswa/i serta memperkuat posisi UIN SSC di tingkat global. 

Dr. Ayus juga menyampaikan kesiapannya untuk meninjau langsung lokasi pelaksanaan program di Kanazawa bersama Kepala Pusat International Office, Lala Bumela, Ph.D., dan mitra dari ICCCM, Ms. Lina Suhairy. Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa/i, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam ke komunitas internasional di Jepang.

Selain itu, ICCCM juga berharap program magang ini dapat dikolaborasikan dengan kegiatan International Community Service. Dengan demikian, diharapkan dari satu program ini dapat muncul peluang kolaborasi lain yang memperkuat posisi UIN SSC dalam kerja sama internasional.

Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, Ms. Lina Suhairy akan melakukan koordinasi langsung dengan Mr. Matsui, mitra yang berdomisili di Kanazawa, untuk membahas detail teknis pelaksanaan dan kesiapan perusahaan mitra di Jepang. Hasil koordinasi ini akan menjadi dasar untuk finalisasi program dan pendaftaran peserta yang akan dikolaborasikan dengan International Office & Partnership UIN SSC. (din)

Wakil Wali Kota Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2026

CIREBON– Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mewakili Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cirebon Tahun 2026 di Sekretariat Daerah, Rabu (12/3/2025). 

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi serta sejumlah kepala perangkat daerah. 

Forum ini merupakan bagian dari proses perencanaan tahunan yang penting untuk merumuskan arah pembangunan daerah ke depan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa penyusunan RKPD merupakan kegiatan rutin yang melibatkan berbagai pendekatan, baik teknokratik, partisipatif, maupun politis. 

"Forum ini bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi dari semua pihak terkait, sehingga perencanaan yang dihasilkan dapat mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, forum ini juga menjadi langkah awal untuk menghimpun berbagai harapan dan masukan dari para pemangku kepentingan, guna menentukan prioritas dan sasaran pembangunan Kota Cirebon pada tahun 2026. 

"Kami berharap, melalui forum ini, seluruh elemen masyarakat dapat terlibat dalam proses perencanaan yang lebih transparan dan inklusif," tambahnya.

Untuk diketahui, dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2026, terdapat tiga tujuan besar yang akan diutamakan, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa, serta melakukan penataan kota berkelanjutan. 

Ketiga tujuan ini menjadi landasan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk tetap berkomitmen dan semangat dalam menjalankan tugasnya, meskipun di tengah upaya efisiensi dan realokasi anggaran. 

"Penting untuk tetap fokus pada prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota juga menggarisbawahi beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian khusus, seperti penanggulangan banjir, infrastruktur jalan, ruang kelas belajar, sarana prasarana pendidikan, serta pelayanan kesehatan di Kota Cirebon. 

"Masalah-masalah tersebut harus menjadi prioritas dalam perencanaan agar dapat diatasi dengan efektif," ujarnya.

Wakil Wali Kota menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan rencana kerja di tingkat kota. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para Camat dan Lurah yang telah melaksanakan Rembug Warga dan Musrenbang untuk menyusun aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing," tuturnya. (din)



Wabup Jigus Dorong Optimalisasi Pengumpulan Zakat Fitrah Di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman mendorong optimalisasi pengumpulan zakat fitrah di wilayahnya, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan sosialisasi zakat fitrah kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan di Ruang Paseban Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (12/3/2025).

“Zakat fitrah memiliki peran penting dalam membersihkan diri dari kesalahan selama Ramadan, serta membantu masyarakat yang kurang mampu,” ujar pria yang akrab Jigus ini.

Jigus berharap, BAZNAS terus bermitra dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban akan zakat fitrah ini.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat kegiatan sosial keagamaan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Jigus mengatakan, BAZNAS Kabupaten Cirebon sudah menetapkan besaran zakat fitrah pada 1446 Hijriah sebanyak 2,5 kilogram beras atau jika dikonversikan dalam bentuk uang sebesar Rp40 ribu per orang.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Cirebon KH Ahmad Zaeni Dahlan, menyampaikan harapannya agar pengumpulan zakat fitrah tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berharap setelah sosialisasi ini, pengumpulan zakat fitrah di Kabupaten Cirebon dapat meningkat, sehingga manfaatnya lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan UPZ dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cirebon, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan tata kelola zakat fitrah yang lebih baik. (din)

Bupati Cirebon Berikan Perhatian Kepada ABH Untuk Belajar di Ponpes dan Modal Usaha

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menunjukkan kepeduliannya terhadap anak-anak yang bermasalah dengan hukum (ABH) dengan menawarkan mereka kesempatan untuk belajar di pondok pesantren atau mendapatkan modal usaha bagi yang ingin berubah.

Seperti yang disampaikan oleh Imron saat menghadiri kegiatan Pesantren Kilat ABH yang digelar oleh Polresta Cirebon di Masjid Syarif Hidayatullah, Asrama Polisi Kaliwadas, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/3/2025).

“Siapa yang mau mondok, saya berangkatkan ke pondok pesantren. Kalau ada yang mau buka usaha, nanti saya berikan modal, yang penting mau berubah,” ujar Imron di hadapan puluhan peserta pesantren kilat.

Imron mengaku prihatin dengan masih banyaknya anak-anak di Kabupaten Cirebon yang terseret dalam masalah hukum. Menurutnya, minimnya perhatian orang tua menjadi salah satu penyebab utama anak-anak terlibat dalam perilaku negatif.

“Saya merasa prihatin, karena ternyata masih banyak anak-anak di Kabupaten Cirebon yang kurang perhatian dari orang tua. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kita semua, baik masyarakat maupun orang tua, untuk menjaga mereka agar tidak sampai terlibat kasus hukum sejak dini,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam membimbing anak-anak, agar tidak kembali terjerumus dalam kenakalan remaja.

Imron mengapresiasi Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, yang telah menginisiasi program Pesantren Kilat bagi ABH. Menurutnya, pembinaan seperti ini lebih baik daripada anak-anak harus berhadapan dengan proses hukum, yang bisa membuat masa depan mereka semakin sulit.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Kapolresta yang telah membina anak-anak ini. Mereka harus dibina agar tidak mengulangi kesalahan. Kalau sudah masuk proses hukum, masa depan mereka akan lebih sulit. Tapi dengan pembinaan seperti ini, kita berharap mereka bisa berubah dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan adanya program pesantren kilat serta tawaran bantuan dari Pemkab Cirebon, diharapkan anak-anak yang pernah bermasalah dengan hukum dapat memperbaiki kehidupannya.

Tidak hanya mendapatkan kesempatan mondok di pesantren, tetapi juga bantuan modal usaha bagi mereka yang ingin berwirausaha.

“Kami ingin anak-anak ini memiliki masa depan yang lebih baik. Mereka harus diberi kesempatan untuk berubah, dan kami siap membantu,” pungkasnya.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menjelaskan bahwa program Pesantren Kilat ABH ini sudah memasuki angkatan ketiga. Tahun ini, sebanyak 51 anak dibina setelah sebelumnya terlibat dalam berbagai pelanggaran, seperti perang sarung, konvoi liar dan kepemilikan senjata tajam.

“Kami berkoordinasi dengan Forkopimda untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak ini, agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, kami ingin mereka siap menjadi sumber daya manusia yang unggul di masa depan,” jelas Sumarni.

Dalam pesantren kilat ini, para peserta mendapatkan berbagai materi dari beberapa pihak terkait, di antaranya tasawuf psikoterapi oleh Universitas Muhammadiyah Cirebon, untuk membantu peserta memahami spiritualitas dan kesadaran diri.

Lalu materi kesadaran hukum dan ketertiban lalu lintas oleh Kejaksaan Negeri dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, untuk memberikan wawasan tentang aturan hukum dan dampak pelanggarannya.

Serta pelatihan ekonomi kreatif, untuk membekali peserta dengan keterampilan wirausaha agar mereka bisa mandiri.

Selain itu, turut hadir perwakilan DPRD Kabupaten Cirebon untuk memberikan dukungan terhadap program ini.

“Beberapa peserta yang sudah lulus sekolah juga diarahkan agar bisa melanjutkan pendidikan atau mengikuti pelatihan keterampilan,” imbuh Sumarni. (din)

Kegiatan Visiting Lecturer UIN Jakarta Hadirkan Dosen Filologi Fika Handayani, M.Hum

CIREBON, FC – Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, baru-baru ini mengadakan kegiatan Visiting Lecturer yang menghadirkan Fika Hidayani, M.Hum, dosen Filologi dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Rabu, 12 Maret 2025, dalam mata kuliah Naskah-Naskah Islam Nusantara yang diampu oleh Saiful Umam, M.A., Ph.D.

Pada sesi kuliah yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut, Fika Hidayani membawakan materi tentang pengenalan naskah kuno, paleografi naskah nusantara, serta memberikan contoh-contoh naskah Islam yang ditemukan di Indonesia. 

Dalam penjelasannya, Fika menjelaskan bahwa naskah-naskah ini tidak hanya merupakan warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga memiliki peran penting dalam memahami sejarah dan perkembangan peradaban Islam di Nusantara.

Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari mahasiswa. Mereka sangat antusias mengikuti sesi tanya jawab yang dipandu oleh Saiful Umam, M.A., Ph.D. 

Banyak mahasiswa yang aktif bertanya, terutama mengenai cara membaca teks Pegon, teknik untuk meningkatkan keterampilan membaca teks Pegon, serta metode penelitian yang dapat digunakan untuk menganalisis teks-teks tersebut. 

Hal ini menunjukkan betapa tinggi minat mereka untuk mendalami naskah-naskah Islam sebagai bagian penting dari warisan budaya Indonesia.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dengan mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang naskah-naskah Islam Nusantara. 

"Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong penelitian lebih lanjut dan pelestarian warisan budaya kita,” ujarnya.

Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya pengembangan studi tentang naskah-naskah kuno dalam membangun pemahaman sejarah yang lebih baik.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong penelitian lebih lanjut mengenai naskah-naskah Islam Nusantara. 

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pelestarian dan penelitian terhadap naskah kuno yang merupakan bagian dari identitas dan sejarah panjang peradaban Islam di Indonesia.

Fakultas Adab dan Humaniora berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan akademik yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya di Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian warisan intelektual bangsa. 

Program semacam ini menjadi jembatan untuk meningkatkan kualitas penelitian di bidang filologi, sekaligus memperkaya khasanah ilmiah di dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Perempuan Mengejar Cita ke Empat Benua Menjadii Tema Seminar Online PSGA UIN SIBER Cirebon

CIREBON, FC – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal dengan nama Cyber Islamic University (CIU), kembali menggelar seminar online yang menarik pada Rabu, 12 Maret 2025. 

Tema seminar kali ini adalah bedah buku “Sekolahlah Tinggi-Tinggi: Perjalanan Perempuan Mengejar Cita ke Empat Benua”. 

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 40 peserta, yang terdiri dari tenaga pengajar PTKI di Indonesia, praktisi DPPKBP3A, Motekar Kabupaten Cirebon, dosen UIN SSC, serta peserta umum lainnya.

Acara dibuka oleh Masriah, M.Ag., selaku Kepala PSGA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa kajian semacam ini diadakan secara rutin setiap bulan. 

"Kajian ini biasanya diadakan setiap hari Jumat di awal bulan, namun karena penyesuaian dengan jadwal narasumber yang luar biasa ini, alhamdulillah acara bisa dilaksanakan hari ini," ujar Masriah.

Royani Afriani, M.Pd, bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi dengan kedua narasumber utama. Narasumber pertama, Nor Ismah, Ph.D., salah satu penulis buku tersebut, membagikan kisah inspiratifnya dalam menempuh pendidikan tinggi di luar negeri. 

Nor Ismah mengungkapkan bahwa ia memulai studi di University at Manoa pada 2012 dan melanjutkan program S3 di Leiden University Institute for Area Studies pada 2023. Dalam sesi penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menemukan "aha moment" atau motivasi yang kuat untuk terus berjuang meraih impian. 

"Buku ini berisi kisah 14 perempuan yang menempuh pendidikan tinggi hingga ke berbagai benua, dan siapapun yang membacanya akan merasakan interaksi intelektual dan spiritual tersendiri," tambahnya.

Narasuumber kedua, Ivo Dinasta Yanuar, M.AppLing, dosen Bahasa Inggris di Program Studi Pariwisata Syariah UIN SSC, berbagi kisah perjuangannya sebagai perempuan yang berani bermimpi besar. 

Ia menceritakan bahwa awalnya ia diterima di ITB tanpa tes, tetapi tidak dapat melanjutkan karena larangan orang tua. 

Setelah melalui negosiasi keluarga dan suami, Ivo akhirnya mendapatkan beasiswa LPDP dan berhasil lolos ke Monash University. Dalam masa studi magisternya, ia juga menghadapi tantangan sebagai ibu yang tetap menjalankan peran akademik. 

"Ketika daycare tutup, saya terpaksa membawa anak saya ke kelas. Artinya, tidak ada yang tidak mungkin bagi wanita," tuturnya.

Sesi tanya jawab berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Salah satu pertanyaan datang dari Ibu Izzah, seorang dosen IAIN Lhokseumawe Aceh, yang menanyakan tentang perdebatan dalam rumah tangga temannya yang terhalang untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ivo memberikan tanggapan yang bijak.

“Jangan menggurui suami, gunakan bahasa negosiasi, dan jika perdebatan semakin sulit, sebaiknya mengunjungi konselor keluarga untuk solusi terbaik,” ujarnya.

Seminar ini ditutup oleh Masriah, yang mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan peserta atas partisipasi aktif mereka. 

“Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi lebih banyak perempuan untuk terus mengejar pendidikan tinggi dan mewujudkan impian mereka,” tutup Masriah.

Acara ini menjadi bukti komitmen PSGA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan memperkuat pentingnya pendidikan tinggi sebagai langkah strategis untuk mencapai kesetaraan dan pemberdayaan di masyarakat. 

Diharapkan, melalui seminar ini, lebih banyak perempuan yang terinspirasi untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa batasan. (din)

Selasa, 11 Maret 2025

Perkuat Kerukunan Antar Umat, Wakil Wali Kota Dukung Rapat Kerja PGPI 2025

 

CIREBON - Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri Rapat Kerja Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Wilayah Kota Cirebon Tahun 2025 yang diselenggarakan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kalvari, Selasa (11/3/2025). 

Acara ini menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperkuat peran PGPI di tengah masyarakat.

Seperti yang diketahui, PGPI sebagai salah satu organisasi keagamaan di Indonesia, memegang peran strategis dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Di Kota Cirebon, PGPI turut memberikan kontribusi besar dalam membina umat Kristiani serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

“PGPI Kota Cirebon memiliki andil besar dalam membina umat Kristiani dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di kota ini. Kami mendukung penuh kegiatan ini, yang tentunya bertujuan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota dalam sambutannya.

Pemerintah Kota Cirebon menilai bahwa pembangunan bukan hanya terbatas pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga mencakup pembangunan karakter dan moral masyarakat. PGPI, dengan visi dan misinya, memiliki peran penting dalam menciptakan pribadi-pribadi berbudi pekerti luhur, penuh kasih, dan saling menghormati.

Wakil Wali Kota juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya masyarakat yang toleran dan saling menghargai. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan seperti PGPI sangat krusial dalam mencapai tujuan tersebut.

“Program-program yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, seperti bantuan sosial, pendidikan, dan pelatihan keterampilan, sangat kami harapkan terus diperluas, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak warga Cirebon,” tambahnya.

PGPI Kota Cirebon, yang telah memberikan kontribusi positif dalam mempererat hubungan antarumat beragama, diharapkan dapat terus melaksanakan program-program yang tidak hanya fokus pada kebutuhan rohani, tetapi juga pada aspek sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sekitar.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota berharap PGPI dapat memperkuat peran serta dalam mendukung pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai tantangan sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial. 

"Kolaborasi antara pemerintah dan PGPI diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera, damai, dan penuh kasih sayang," ungkapnya.

Pemerintah Kota Cirebon menyadari bahwa keberhasilan pembangunan kota ini sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti PGPI. Sinergi yang terjalin antara PGPI dan pemerintah sangat dihargai dan diharapkan semakin kuat di masa depan.

“Tantangan pembangunan kota bukan hal yang mudah, namun dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita dapat mewujudkan cita-cita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah demi kemajuan bersama," ajaknya.

Sebagai penutup, Wakil Wali Kota berharap Rapat Kerja PGPI Tahun 2025 dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya.

“Saya berharap PGPI terus melaksanakan langkah-langkah strategis untuk membina umat dan mempererat hubungan antarumat beragama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan berkah-Nya dalam setiap langkah kita,” tutupnya. (din)



Patroli Sahur : Pemkab Cirebon Bersama Polresta Cirebon Pastikan Masyarakat Tunaikan Puasa Dengan Aman

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersinergi dengan Polresta Cirebon menggelar patroli sahur sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, tetapi juga menjadi sarana berbagi dengan warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Bupati Cirebon Imron yang turut serta dalam patroli sahur, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan membagikan ratusan paket makanan kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute patroli.

“Kami bersama jajaran Forkopimda, mengikuti Ibu Kapolresta Cirebon dalam mengadakan sahur keliling. Tadi, kami telah membagikan 300 paket makanan kepada warga yang berada di jalan yang kami lalui. Alhamdulillah, semuanya sudah tersalurkan,” ujar Imron, selasa (10/2/2025) dini hari.

Patroli sahur yang digelar di tiga titik di Kecamatan Sumber dan Weru ini tidak hanya menyusuri jalan-jalan utama, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman warga. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan tetap kondusif selama waktu sahur.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, menegaskan bahwa selain membagikan makanan, pihaknya juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami juga membagikan paket sembako dan makanan, sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi di waktu subuh,” ucap Sumarni.

“Kami berharap, dengan adanya patroli ini, situasi tetap aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancer dan menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ungkapnya.

Inisiatif patroli sahur keliling ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya pembagian makanan sahur, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan.

“Alhamdulillah, saya kebetulan sedang di luar rumah dan belum sempat makan sahur. Tiba-tiba ada petugas yang membagikan makanan, jadi ini sangat membantu. Semoga kegiatan ini terus ada di Ramadan berikutnya,” ujar Rudi, salah seorang warga yang menerima paket makanan.

Selain memberikan manfaat secara sosial, patroli ini juga diharapkan dapat menekan angka kejahatan yang biasanya meningkat saat dini hari. Dengan kehadiran aparat keamanan yang berpatroli, masyarakat pun merasa lebih aman saat beraktivitas menjelang waktu subuh. (dim)

Noviyanti Edo Dilantik Sebagai Ketua TP-PKK Kota Cirebon 2025-2030

CIREBON – Noviyanti Edo resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Pembina Posyandu, serta Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Cirebon untuk periode 2025-2030. 

Noviyanti dilantik bersamaan dengan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Barat (Jabar) oleh Ketua TP-PKK Jabar, Siska Gerfianti, di Aula Serba Guna Balaikota Depok, Selasa (11/3/2025).

Ketua TP-PKK Jawa Barat, Siska Gerfianti, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya peran PKK dan Posyandu dalam mendukung prioritas pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

“Kami berharap Posyandu dapat semakin maksimal sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, dengan prinsip kemitraan dan gotong royong yang menjadi dasar pelaksanaannya,” ungkapnya.

Siska juga menekankan penggunaan teknologi informasi dalam mendukung pengembangan kualitas kader dan program di daerah. 

“Pemanfaatan teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan, baik itu melalui pelatihan daring bagi kader maupun penguatan sistem informasi yang lebih efisien,” lanjutnya.

Pelantikan ini juga merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 36 Tahun 2020 dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang menegaskan peran strategis TP-PKK dalam mendukung pencapaian program pemerintah baik pusat maupun daerah.

Menggarisbawahi pentingnya kolaborasi, Siska mendorong Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu di setiap daerah untuk menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra lainnya dalam mengoptimalkan potensi daerah. 

“Kerja sama dan kemitraan yang baik akan mempercepat pencapaian program-program prioritas seperti ketahanan pangan, pemberian gizi anak, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, yang baru saja dilantik, menyampaikan harapannya untuk membawa perubahan positif di Kota Cirebon. 

“Saya dan para kader PKK berkomitmen untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan Kota Cirebon,” ujarnya.

Noviyanti juga menyatakan bahwa TP-PKK Kota Cirebon akan semakin fokus pada visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, yang bertujuan untuk menciptakan pembangunan yang setara dan berkelanjutan. 

"Kami siap bekerja sama dengan seluruh stakeholder, termasuk TP-PKK di Jawa Barat, untuk mencapai visi tersebut," tuturnya. (Ara)



Evaluasi Tata Ruang di Jawa Barat, Wali Kota Hadiri Rapat Koordinasi dengan Menteri ATR/BPN

DEPOK – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, turut serta dalam rapat koordinasi evaluasi tata ruang bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Balai Kota Depok pada Selasa (11/3/2025) sore.

Rapat tersebut dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membahas tata ruang dan pengembangan wilayah di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa agenda evaluasi tersebut bertujuan untuk memberikan dorongan dan arahan kepada seluruh pemerintah daerah agar segera mempercepat proses penyusunan dan penataan tata ruang. 

"Hari ini kita sudah rapat dengan Menteri ATR/BPN untuk memberikan evaluasi yang luar biasa bagi Provinsi Jawa Barat agar segera membenahi tata ruangannya,” ujarnya.

Salah satu hasil penting dari rapat ini adalah mendorong percepatan proses rancangan detail tata ruang (RDTR) bagi kabupaten dan kota di Jawa Barat. 

Gubernur menekankan bahwa banyak daerah yang proses RDTR-nya sudah terhambat dan harus segera diselesaikan agar pengembangan wilayah di Jabar dapat berjalan lebih optimal.

"RDTR harus segera diproses. Kita tidak ingin ada daerah yang tertinggal dalam hal penyusunan tata ruang yang memadai,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penyusunan tata ruang yang jelas dan terencana dengan baik akan berdampak positif pada pembangunan wilayah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Rapat koordinasi ini juga menjadi ajang bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan sinkronisasi RDTR antar daerah. Menurut Gubernur, hal ini sangat penting agar seluruh daerah di Jawa Barat memiliki keseragaman dalam pengelolaan tata ruang dan dapat saling mendukung dalam menciptakan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

“Pada kesempatan ini kami mensinkronisasikan dua hal. Pertama, terbangunnya iklim investasi yang sehat, dan kedua, terbangunnya postur lingkungan yang sehat,” jelasnya. 

Gubernur menambahkan bahwa konsep 'sehat' dalam tata ruang berarti bebas dari masalah kesehatan dan bencana, yang tentunya akan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang hadir dalam rapat ini turut menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya tersebut. 

"Kami di Kota Cirebon berkomitmen untuk terus memperbaiki tata ruang agar bisa lebih mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kami juga berharap, dengan adanya evaluasi ini, bisa lebih cepat dalam menyelesaikan RDTR dan memaksimalkan potensi yang ada,” ungkapnya. (din)


Senin, 10 Maret 2025

Safari Ramadan Di Desa Sumber Lor, Bupati Imron Bicara Perbaikan Pertanian Dan Infrastruktur

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menyampaikan rencananya untuk kemajuan pertanian dan infrastruktur di wilayah timur, khususnya di Desa Sumber Lor, Kecamatan Babakan.

Hal itu disampaikan Imron saat menghadiri Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman Desa Sumber Lor, Kecamatan Babakan, Senin (10/3/2025).

Imron berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan. Selain menyampaikan tentang keberkahan Ramadan, Imron juga belanja masalah yang ada di Desa Sumber Lor, seperti persoalan pertanian dan infrastruktur jalan.

Ia mengatakan, Sumber Lor merupakan lumbung komoditas jagung manis. Ia mendukung agar distribusi jagung manis bisa lebih luas.

“Kebanyakan petani di sini (Sumber Lor) itu jagung manis. Dan, keunggulannya dikirim ke mana-mana, ke Kota Cirebon dan lainnya,” ucap Imron.

Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon itu menjelaskan, dalam program Cirebon Beriman salah satu yang didorong adalah sektor pertanian. Imron ingin meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon.

Untuk itu, ia ingin mengetahui lebih dulu masalah yang dihadapi para petani. Pemkab Cirebon akan menganalisis kebutuhan petani, agar produktivtas hingga distribusi hasil pertanian bisa lebih maju.

“Supaya petani menggunakan teknologi pertanian. Di samping hasilnya banyak dan kami berharap jaringan perdagangannya juga bisa ke mana-mana,” tuturnya.

“Makanya disini kami membuka diskusi. Apa yang perlu kami bantu, apakah selokannya, irigasinya, ataupun alat pertaniannya. Nanti kita bicarakan dengan kuwu dan camat,” ungkapnya.

Selama Safari Ramadhan, Imron didampingi Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Riva’i, beserta jajaran perangkat daerah.

Imron mendorong agar segala permasalahan yang disampaikan masyarakat bisa langsung direspons oleh perangkat daerah terkait.

Saat kegiatan Safari Ramadhan, Imron juga mengaku takjub dengan Masjid Baiturrahman Desa Sumber Lor. Ia memuji kemegahan Masjid Baiturrahman Desa Sumber Lor. “Ini megah dan istimewa sekali walaupun masjid desa,” kata Imron. (Ara)