Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 16 Agustus 2025

Gotong Royong dan Hiburan Rakyat Meriahkan HUT ke-80 RI di Desa Waruroyom

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Desa Waruroyom, Kecamatan Depok bersama masyarakat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan meriah dan penuh kebersamaan.

Puncak peringatan ditandai dengan pagelaran panggung gembira yang berlangsung di halaman Balai Desa Waruroyom, Sabtu malam (16/8/2025).

Kuwu Waruroyom, Wardija, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia selama delapan dekade.

“Kegiatan ini merupakan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Itu artinya, kita sudah merdeka selama 80 tahun dan sudah membangun selama 80 tahun ini,” ujarnya.

Wardija menambahkan, pagelaran panggung gembira menjadi bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Kholiq, mengapresiasi semangat dan kebersamaan warga yang turut serta menyukseskan rangkaian peringatan HUT RI.

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan kebersamaan masyarakat Desa Waruroyom dalam melaksanakan kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia ini,” ungkap Kholiq.

Selain panggung gembira, Pemerintah Desa Waruroyom juga menggelar berbagai perlombaan untuk memeriahkan perayaan, di antaranya turnamen sepak bola, bola voli, bulu tangkis, serta pemasangan bendera merah putih di sepanjang jalan desa.

Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air masyarakat, khususnya di Desa Waruroyom. (Nur)

Jumat, 15 Agustus 2025

DPRD Kota Cirebon Serap Pesan Pidato Presiden: Prioritaskan Kepentingan Rakyat

 

CIREBON – DPRD Kota Cirebon menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025, Jumat (15/8/2025) di Griya Sawala.

Rapat paripurna ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Cirebon, didampingi para Wakil Ketua, anggota DPRD, Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Forkopimda, serta pejabat pemerintah daerah.

Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio SE menyampaikan, momentum pidato kenegaraan ini menjadi sarana untuk menyerap pesan dan arah kebijakan nasional yang disampaikan Presiden RI, sehingga dapat diimplementasikan di tingkat daerah.

Selain itu, Andrie juga mengatakan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI juga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pendiri negara ini.

Usai rapat, ia mengatakan bahwa program yang dilaksanakan pemerintah daerah harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena hal ini selaras dengan pidato yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Sehingga, jangan sampai ada lagi yang bermain-main lagi untuk kepentingan pribadi dan golongan di atas masyarakat luas,” ujar Andrie.

Sementara itu, dalam pidato kenegaraan tersebut Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa peringatan ke-80 Kemerdekaan RI tidak semata bebas dari penjajahan kolonial.

Akan tetapi, merdeka pula dari kemiskinan, penderitaan dan harus mampu menjadi negara berdikari yang salah satunya dapat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

Selain itu, untuk pemerataan ekonomi, salah satunya pemerintah telah membentuk 80 ribu Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih guna meningkatkan perekonomian desa. Hal ini sebagai bentuk ekonomi berkeadilan sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945.

“Koperasi di setiap desa akan meningkatkan ekonomi desa dan menciptakan jutaan lapangan kerja,” ucapnya.

Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Wali Kota Teguhkan Semangat Pembangunan


CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Agus Mulyadi, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Jumat (15/8/2025). 

Rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025 memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025 di Gedung DPRD Kota Cirebon. 

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon yang menyampaikan tema nasional peringatan kemerdekaan tahun ini, yakni “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mendorong kemajuan bangsa.

Dalam suasana khidmat, seluruh yang hadir menyimak pemaparan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang merefleksikan perjalanan Indonesia selama delapan dekade kemerdekaan. 

Presiden menguraikan kontribusi setiap kepala negara sejak proklamasi 1945, mulai dari perjuangan diplomasi dan senjata, pembangunan ekonomi, penguatan demokrasi, hingga penanganan krisis dan pembangunan infrastruktur strategis.

“Seluruh pemimpin bangsa memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Kita harus melindungi seluruh rakyat, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menjaga ketertiban dunia. Kekayaan alam yang kita miliki harus dikelola secara bijak untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," ujarnya.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi. Ia mengungkap, pada awal 2025 pemerintah berhasil mengamankan Rp300 triliun dari potensi kebocoran anggaran negara, termasuk dari belanja perjalanan dinas yang tidak proporsional serta pengadaan yang tidak efisien. Dana hasil efisiensi tersebut dialokasikan untuk program produktif yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Menutup pidato, Presiden mengajak seluruh rakyat untuk kembali memahami UUD 1945 secara mendalam, sebagai panduan utama dalam menyelamatkan masa depan Indonesia.

"Berbeda-beda boleh, tapi satu tujuan kita," kata Prabowo

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan harapannya agar momen peringatan HUT ke-80 RI  ini menjadi penguat komitmen seluruh elemen bangsa. 

“Semoga Negara Kesatuan Republik Indonesia selalu berada dalam lindungan Allah SWT, menjadi bangsa yang berketuhanan dan menjunjung tinggi toleransi sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika. Bagi masyarakat Kota Cirebon, saya berharap kesejahteraan semakin meningkat dan pembangunan dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan kemerdekaan di Kota Cirebon, sekaligus momentum untuk meneguhkan semangat persatuan, memperkuat kedaulatan, dan mempercepat langkah menuju Indonesia Maju. (din)



Becak Hias Meriahkan HUT ke-80 RI, Bupati Imron Ikut Gowes

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron ikut mengayuh becak hias bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan kuliner Batik Trusmi, Jumat (15/8/2025).

Imron mengatakan, becak merupakan simbol kearifan lokal masyarakat Cirebon yang harus dijaga. Melalui kegiatan ini, ia mengajak warga untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air.

“Becak adalah simbol kearifan lokal masyarakat Cirebon. Dengan hiasan merah putih dan ornamen kemerdekaan, kita ingin menunjukkan semangat gotong royong dan cinta tanah air,” ujarnya.

Lomba yang diinisiasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon ini diikuti oleh para tukang becak yang biasa mangkal di kawasan wisata batik dan kuliner Trusmi.

Tahun ini tercatat 22 becak berpartisipasi, masing-masing dihias sesuai tema kemerdekaan.

Selain Bupati, parade becak juga diikuti Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, Ketua KPAID Cirebon, Fifi Sofiah, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka.

Ketua IJTI Cirebon, Kholid Mawardi mengatakan, lomba ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat dan menghidupkan sektor pariwisata daerah.

“Kami ingin menghadirkan perayaan yang dekat dengan rakyat, sederhana, namun penuh makna. Apalagi semua pejabat mau ikut menggowes becak, ini menambah semarak dan kebersamaan,” katanya.

Parade becak hias menarik perhatian ratusan warga yang memadati area kuliner Batik Trusmi. Sorak-sorai penonton terdengar sepanjang rute, memberi semangat bagi para peserta.

Becak-becak dihiasi beragam ornamen mulai dari bendera merah putih, replika monumen perjuangan, hingga dekorasi berbentuk burung garuda. Kreativitas peserta menjadi daya tarik utama acara ini.

Warga memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto bersama para peserta dan pejabat daerah. Kehadiran Forkopimda di atas becak menjadi pemandangan yang jarang ditemui dan menambah kemeriahan.

Selain parade, panitia juga menyediakan panggung hiburan rakyat yang menampilkan musik tradisional dan membagikan hadiah bagi pemenang lomba.

Kegiatan berlangsung hingga sore dan diakhiri dengan penyerahan hadiah secara simbolis oleh Bupati Imron kepada para pemenang.

Kholid berharap, lomba becak hias bisa menjadi agenda tahunan, sebagai sarana pelestarian budaya dan promosi pariwisata Kabupaten Cirebon.

“Peserta lomba merupakan para abang-abang becak yang mangkal di kawasan wisata batik dan kuliner Trusmi,” tutupnya. (din)

Pemkab Cirebon Gandeng Kejari Cegah Masalah Hukum di Desa

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk mencegah potensi masalah hukum di desa, khususnya terkait pengelolaan anggaran dan administrasi pemerintahan.

Upaya ini dituangkan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara kuwu dari lima kecamatan dengan Kejari di Kecamatan Lemahabang, Kamis (14/8/2025).

Kerja sama tersebut melibatkan kuwu dari Kecamatan Lemahabang, Karangwareng, Karangsembung, Susukan Lebak, dan Sedong.

Melalui MoU ini, perangkat desa dapat berkonsultasi langsung dengan jaksa terkait persoalan di bidang perdata dan tata usaha negara sebelum menjadi masalah hukum.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mengatakan, pendampingan Kejaksaan penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai regulasi.

“Dengan adanya sinergi ini, desa bisa tertib administrasi dan kondusif, sehingga aman dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Jigus ini.

Ia menilai, dinamika di lapangan kerap memunculkan persoalan yang membutuhkan pemahaman hukum. Dengan adanya jalur konsultasi ke Kejaksaan, perangkat desa diharapkan lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan.

Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan menyebut, kerja sama ini sejalan dengan arahan Kejaksaan Agung untuk memperkuat aplikasi Jaga Desa.

Aplikasi ini mendorong transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran desa.

“Kami siap menerima konsultasi dari kuwu agar persoalan bisa dicegah sejak awal. Kami juga akan membedakan antara kesalahan administrasi dan pelanggaran pidana,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Herdiawan menambahkan, keberhasilan MoU ini bergantung pada komitmen desa menjaga data Jaga Desa tetap mutakhir.

Data tersebut menjadi acuan pengambilan kebijakan di tingkat kabupaten dan provinsi.

Iwan mengingatkan, desa mengawal program ketahanan pangan serta mempersiapkan diri dalam lomba desa tingkat provinsi bertajuk Anugerah Sri Baduga.

Ia menegaskan, desa yang masuk kategori “terburuk” terancam kehilangan bantuan keuangan dari provinsi.

“Kita harus pastikan tidak ada desa di Kabupaten Cirebon yang mendapatkan predikat desa terburuk. Bahkan kalau bisa, ada yang menjadi juara tingkat provinsi,” tegasnya. (din)

Kiat Pemkab Cirebon Tekan Kasus DBD Lewat PSN Serentak

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menggelar Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak pada Kamis (14/8/2025) di seluruh wilayah.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah strategis dalam mencegah sekaligus menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD), yang saat ini berstatus waspada kejadian luar biasa (KLB).

Kegiatan PSN yang dipusatkan di Desa Kertasari, Kecamatan Weru, dipimpin langsung oleh Bupati Cirebon Imron dan diikuti jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), perangkat desa, kader kesehatan, serta masyarakat setempat.

Bupati Imron menegaskan, bahwa PSN menjadi upaya penting mengingat musim kemarau mulai berlangsung, yang berpotensi meningkatkan populasi nyamuk aedes aegypti.

“Sekarang sudah mulai musim kemarau, nyamuk akan semakin banyak. PSN ini harus kita lakukan bersama agar masyarakat tetap sehat,” ujarnya.

Rangkaian PSN meliputi pemeriksaan tempat penampungan air, pembersihan lingkungan, dan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dari hasil tinjauan, penampungan air warga di Desa Kertasari dalam kondisi bersih, namun tetap diimbau untuk rutin dikuras dan ditutup rapat.

Selain PSN, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan bagi siswa SD dan SMP, serta pemberian tablet tambah darah untuk mencegah anemia.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesehatan anak sekolah dan mencegah penyakit sejak dini.

Imron mengingatkan, PSN bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi kebiasaan warga di rumah masing-masing.

“Kalau hanya dilakukan saat ada kegiatan, hasilnya tidak maksimal. Kita harus biasakan membersihkan lingkungan setiap minggu,” ucapnya menambahkan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melaksanakan 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang, dan mencegah gigitan nyamuk) di rumah masing-masing. Gerakan ini menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran DBD.

Partisipasi masyarakat di setiap desa dan kelurahan menjadi kekuatan terbesar dalam menekan kasus DBD. Kegiatan PSN akan terus digalakkan secara berkala, namun perilaku hidup bersih dan sehat perlu menjadi kebiasaan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni melaporkan, sejak Januari hingga Agustus 2025 terdapat 789 kasus DBD dengan dua pasien meninggal dunia. Jumlah ini menurun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.833 kasus.

Meski tren menurun, Eni meminta masyarakat agar tidak lengah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI, Dinkes Kabupaten Cirebon juga mengadakan operasi katarak gratis dengan target sebanyak 43 pasien.

Hingga pekan ini, 30 pasien sudah menjalani operasi dari total 215 penderita katarak yang terdata di Kabupaten Cirebon.

“Harapannya, masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan dapat kembali beraktivitas secara normal setelah operasi,” tutupnya. (din)

Kamis, 14 Agustus 2025

Kopdes Merah Putih, Jembatan Desa Menuju Kemerdekaan Bidang Ekonomi

JAKARTA - Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih merupakan upaya Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi pedesaan. Kopdes juga dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa.

“Kopdes Merah Putih menjadi langkah monumental yang menandai era baru dalam pembangunan nasional berbasis desa. Mewakili kedaulatan rakyat dalam mengelola sumber daya mereka sendiri,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) Adita Irawati, Rabu, 13 Agustus 2025.

Pada momen peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI), kata Adita, Kopdes Merah Putih bisa diartikan sebagai sebuah era baru menuju kemerdekaan di bidang ekonomi. Melalui Kopdes Merah Putih, masyarakat desa diharapkan bisa semakin berdaya.

“Kopdes Merah Putih membuat masyarakat desa menikmati kemerdekaan di bidang ekonomi,” kata Adita.

Dia menambahkan, Kopdes Merah Putih juga menjadi jembatan transisi dari ketergantungan bantuan sosial menuju pemberdayaan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Saat ini, desa dan kelurahan di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan menggerakkan roda ekonomi lokal. Misal, sebanyak 90% hasil tangkapan ikan belum bisa disimpan dengan layak.

Data lain, sebanyak 5 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terjerat rentenir. Lebih dari 50 ribu desa dan kelurahan belum memiliki fasilitas kesehatan. Selain itu, sebanyak 70% desa dan kelurahan belum tersentuh koperasi.

Ada 60% koperasi yang belum memiliki layanan farmasi dan lebih dari 31 ribu koperasi belum ada toko sembako. Serta lebih dari 50% desa belum punya toko sarana produksi untuk mendukung pertanian dan usaha lokal.

Presiden Prabowo Subianto lantas membentuk 80.081 Kopdes Merah Putih pada 21 Juli 2025. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis membangun ekonomi kerakyatan yang berdikari, inklusif, dan adil.

Program ini merupakan pelaksanaan dari Asta Cita ke-3, yang menempatkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa. Tujuannya yakni untuk membuka lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, dan memperkuat sentra produksi rakyat secara berkelanjutan.

“Lebih dari 80 ribu koperasi ini adalah upaya konkret untuk memperpendek rantai distribusi dan aliran bahan-bahan penting bagi rakyat. Kita hadirkan sembako, obat, pupuk langsung ke tangan masyarakat. Dengan harga yang terjangkau dan sistem yang adil,” kata Presiden Prabowo.

Ketua Kopdes Merah Putih Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Dedi Nurendi, mengatakan koperasi membantu meringankan beban masyarakat Cileunyi Wetan.

“Kopdes ini menjawab keresahan masyarakat yang harus membeli kebutuhan pokok agak jauh. Masyarakat dalam hal simpan pinjam juga banyak yang terlilit Bank Emok (bank keliling),” kata Dedi.

Dedi mengatakan Kopdes Merah Putih merupakan jawaban atas kebutuhan ekonomi masyarakat. “Mari berkoperasi karena ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Koperasi juga menanamkan gotong-royong,” kata Dedi. (din)

Rabu, 13 Agustus 2025

Pemkot Cirebon Ikuti Tahap Verifikasi Nasional Kota Sehat, Dorong Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan


CIREBON -  Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sutikno serta jajaran kepala perangkat daerah, menghadiri kegiatan Verifikasi Lanjutan Penyelenggaraan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2025 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rabu (13/8). 

Verifikasi ini merupakan bagian penting dalam rangkaian penilaian menuju Swasti Saba, penghargaan nasional yang diberikan kepada kabupaten/kota yang berhasil mewujudkan ekosistem kesehatan secara terintegrasi, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa keikutsertaan Kota Cirebon dalam program Kabupaten/Kota Sehat bukanlah sekadar mengejar prestasi atau pengakuan.

“Program ini bukan hanya soal penilaian tahunan, melainkan merupakan strategi pembangunan jangka panjang yang menempatkan kesehatan sebagai bagian tak terpisahkan dari tata kelola kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa visi pembangunan daerah yang diusung Kota Cirebon yaitu SETARA BERKELANJUTAN  (Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan), menjadi landasan bagi seluruh sektor untuk mendorong kualitas hidup masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan lingkungan, kesetaraan akses, serta keberlanjutan layanan publik.

“Keberhasilan dalam mewujudkan Kota Sehat adalah cerminan dari pembangunan yang inklusif dan berpihak pada masa depan. Ini adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Cirebon telah menunjukkan komitmen konkret. Di antaranya penguatan lintas sektor dalam Forum Kota Sehat dan Tim Pembina, pengembangan tatanan kota yang sehat melalui penataan permukiman, pengelolaan sampah, penyediaan ruang terbuka hijau, dan transportasi berkelanjutan, peningkatan pelayanan kesehatan dasar dan preventif, serta edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam gerakan hidup bersih sehat.

Sekda juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan seperti urbanisasi, perubahan iklim, dan dinamika sosial. Oleh karena itu, 

Pemkot Cirebon berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip-prinsip kesehatan lingkungan dalam setiap kebijakan pembangunan serta mendorong keterlibatan aktif dari RT/RW, komunitas warga, sektor swasta, dan penggunaan teknologi digital.

“Penghargaan bukanlah tujuan akhir, tetapi indikator sejauh mana kita sudah berjalan dalam menciptakan kota yang sehat dan layak huni. Kota Sehat adalah kota yang tidak hanya membangun fisiknya, tetapi juga membangun kesadaran, kepedulian, dan kebersamaan warganya,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Murti Utami, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang telah mengikuti proses dengan penuh semangat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan daerah atas partisipasi aktifnya dalam mewujudkan kabupaten/kota sehat. Tahun 2025 ini menjadi tahun perayaan atas kerja keras bersama untuk memenuhi seluruh persyaratan Swasti Saba. Verifikasi lanjutan ini bertujuan untuk mendalami kelengkapan dokumen, dan kami berharap semangat ini terus terjaga hingga proses selesai,” ujar Murti.

Kegiatan verifikasi ini diharapkan menjadi forum pertukaran gagasan, pembelajaran antar daerah, serta pemicu peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. 

Pemerintah Kota Cirebon optimis, dengan kerja sama lintas sektor dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, tujuan besar menuju Kota Cirebon yang sehat dan berkelanjutan akan dapat diwujudkan. (Nur)



Wali Kota Cirebon Apresiasi Peran Bank Indonesia dalam Stabilitas Inflasi dan Pengembangan UMKM

CIREBON - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo didampingi Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi menghadiri acara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Rabu (13/8/2025). Serah terima jabatan dilakukan dari pejabat sebelumnya, Anton Pitono, kepada Jajang Hermawan yang akan memimpin Kantor Perwakilan BI Cirebon ke depan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan capaian positif pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon pada triwulan I tahun 2025 yang tercatat sebesar 4,89 persen. Dari sisi Lapangan Usaha, tiga sektor utama yang menjadi penopang pertumbuhan yakni Perdagangan Besar dan Eceran, Transportasi dan Pergudangan, serta Industri Pengolahan. 

"Kami optimis keyakinan konsumen di Kota Cirebon masih terjaga, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang berada pada zona optimis sebesar 146,17," ujarnya. 

Wali Kota juga menyoroti tren penurunan angka kemiskinan di Kota Cirebon yang kini berada di angka 9,02 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 9,16 persen. 

Penurunan ini disebutnya sebagai hasil konkret dari berbagai program yang dilakukan pemerintah daerah, mulai dari pengendalian inflasi, peningkatan kualitas SDM, hingga penguatan daya saing daerah secara menyeluruh.

Selain itu, sejumlah indikator sosial ekonomi juga menunjukkan perbaikan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2024 berada di angka 77,08 atau dalam kategori tinggi. Sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 6,29 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka 7,66 persen.

Meski begitu, Wali Kota mengakui bahwa tantangan global dan dampak pasca-pandemi masih terasa. 

“Perlambatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 menjadi perhatian serius kami. Namun kami yakin, dengan sinergi lintas sektor, kita bisa menjaga momentum pemulihan ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi terhadap peran strategis Bank Indonesia, khususnya Kantor Perwakilan Cirebon, dalam mendukung stabilitas ekonomi makro daerah. 

Ia menilai koordinasi kebijakan antara moneter dan fiskal berjalan dengan baik. “Inflasi kita terjaga di rentang target, di mana pada Juli 2025 tercatat 0,53 persen (mtm) dan 2,53 persen (yoy),” jelasnya.

Bank Indonesia Cirebon juga dinilai aktif dalam berbagai inisiatif strategis, seperti program pengendalian inflasi pangan melalui GNPIP, pasar murah, pembentukan Warung Peduli Inflasi (WADULI), hingga percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah. 

“Kami mendukung penuh implementasi ETPD dan perluasan kanal pembayaran digital seperti QRIS,” tuturnya.

Tak hanya itu, BI Cirebon juga disebut memberikan kontribusi besar dalam pengembangan UMKM, khususnya sektor kriya dan pariwisata. Program Wira Kriya Wastra menjadi salah satu inovasi unggulan, dengan kolaborasi bersama FSRD ITB. 

“Kami mengapresiasi dukungan BI dalam mendampingi UMKM lokal hingga ke panggung nasional dan internasional,” imbuhnya.

Wali Kota berharap, di bawah kepemimpinan Jajang Hermawan, BI Cirebon dapat terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. 

“Kami berkomitmen untuk terus hadir dalam forum-forum strategis seperti TPID dan TP2DD, serta mendukung penuh program inovatif lainnya yang akan datang,” tandasnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 tercatat sebesar 5,12 persen secara tahunan. 

Angka ini dinilainya cukup baik di tengah kondisi global yang masih diliputi ketidakpastian. “Tensi geopolitik di Timur Tengah juga masih memengaruhi pasar keuangan global. Namun, BI tetap berkomitmen menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Aida.

Ia juga menekankan pentingnya peran daerah, khususnya kawasan Ciayumajakuning, sebagai salah satu lumbung pangan nasional. “Kami terus mendorong kolaborasi dengan pimpinan daerah agar perekonomian lokal tumbuh dan berdaya saing,” jelasnya. 

Aida menambahkan bahwa BI terus mengedepankan sistem pembayaran yang Cemumuah (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal)  melalui digitalisasi berbasis QRIS untuk memperluas inklusi keuangan.

"Bank Indonesia akan terus menjadi mitra aktif pemerintah daerah dan senantiasa mendorong pertumbuhan UMKM sebagai motor penggerak kemajuan ekonomi," pungkasnya. (din)

Wisuda Kedua UIN Siber Cirebon, Dekan FUA: Fakultas Ushuluddin Naik 125 Persen

CIREBON, FC – Wisuda kedua UIN Siber Cirebon pada Agustus 2025 naik tajam. Setelah pada wisuda Februari lalu meluluskan sekitar 1.500 mahasiswa, kini jumlah wisudawan melonjak menjadi lebih dari 2.400 orang.

Rektor UIN Siber Cirebon sebelumnya menargetkan adanya peningkatan jumlah lulusan pada wisuda kali ini. Target tersebut disambut baik oleh seluruh fakultas, termasuk Fakultas Ushuluddin dan Adab yang mencatat lonjakan signifikan: dari hanya 92 lulusan pada Februari menjadi 245 lulusan di Agustus ini naik sekitar 125 persen.

Dekan FUAD, Dr Anwar Sanusi, M.Ag

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr Anwar Sanusi, M.Ag menuturkan, bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari pemetaan target oleh rektor, perencanaan fakultas, hingga koordinasi intensif dengan para pimpinan jurusan, dosen, dan tenaga kependidikan. 

“Semua komponen bergerak dalam satu visi, sehingga target Pak Rektor bisa terwujud,” ujarnya kepada fokus cirebon, Rabu, 13 Agustus 2025.

Selain capaian jumlah lulusan, kata Dekan FUAD, UIN Siber Cirebon juga menegaskan komitmennya pada transformasi digital. Sejak kampus berbasis siber, pembekalan wisudawan tidak hanya fokus pada kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan digital. 

Mahasiswa dibekali materi terkait digitalisasi dalam akademik, serta strategi pemasaran digital (digital marketing) yang diharapkan dapat membuka peluang kerja dan usaha di era global.

Fasilitas digital kampus juga terus dikembangkan, termasuk kemudahan komunikasi dua arah antara dosen dan mahasiswa baik secara online maupun offline. 

Hal ini mempercepat proses bimbingan dan koreksi tugas. Bahkan, saat ini sedang dipersiapkan aplikasi khusus untuk bimbingan mahasiswa agar lebih praktis dan efektif.

Kepada para wisudawan, dekan berpesan untuk menjaga marwah dan nama baik UIN Siber Cirebon, serta menerapkan profesionalisme di bidang akademik masing-masing. 

“Dengan bekal akademik, keterampilan digital, dan digital marketing, kami yakin kalian bisa sukses tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di kehidupan profesional dan wirausaha,” pungkasnya. (ADV/Nurdin)

Selasa, 12 Agustus 2025

Pasar Murah Wujud Kolaborasi Pemkot Cirebon dan Kejari Tekan Inflasi serta Stunting

CIREBON – Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi  menghadiri Pasar Murah dan Bazar UMKM di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Selasa (12/8). 

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Kota Cirebon bersama Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3)  Kota Cirebon. Untuk diketahui, pasar murah dan bazar UMKM merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia sekaligus Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 tahun 2025.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mendukung upaya pengendalian inflasi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, kami mengucapkan selamat hari lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-80. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan pasar murah dan bazar UMKM hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pasar murah juga telah menjadi agenda rutin Pemda Kota Cirebon dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok. Kerja sama strategis dengan Bulog, para supplier, serta kelompok wanita tani, telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Selain bahan pokok dengan harga terjangkau, kami juga menghadirkan bantuan sosial serta layanan Pojok Stunting. Ini akan menjadi bagian tetap dari setiap pelaksanaan pasar murah ke depan,” tambahnya.

Sekda juga mengungkapkan bahwa angka prevalensi stunting di Kota Cirebon berhasil menurunkan angka stunting dari 19,9% pada 2023 menjadi 14,9% di 2024. Penurunan ini, merupakan hasil intervensi komprehensif yang telah dirancang sejak 2022, termasuk penetapan kelurahan prioritas penanganan stunting.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi kita semakin kuat, termasuk dengan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan, mengendalikan harga, serta mempercepat penurunan angka stunting di Kota Cirebon," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Muhamad Hamdan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian institusi kejaksaan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari komitmen bersama mencegah inflasi dan mempercepat penanganan stunting.

“Harapannya, kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan berharap kolaborasi ini dapat berlanjut secara rutin. Menurutnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak oleh seluruh Kejari di wilayah Jawa Barat.

“Selain pasar murah, kami juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial seperti penanaman pohon, bakti sosial, serta pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita. Semua ini merupakan langkah konkret untuk mendukung pencegahan stunting,” pungkasnya. (Nur)



UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Wisuda 763 Mahasiswa, Raih Akreditasi Unggul BAN-PT

Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag


CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mencetak sejarah dengan menggelar wisuda yang diikuti oleh 763 lulusan dari berbagai program studi. Acara wisuda ini sekaligus menjadi momentum istimewa setelah kampus tersebut resmi meraih Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 20 Mei 2025.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, para wisudawan terdiri dari lulusan berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 147, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 83 mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris sebanyak 113 mahasiswa, Tadris Matematika sebanyak 101 mahasiswa, Tadris Biologi sebanyak 95 mahasiswa, Pendidikan Islam Anak Usia Dini sebanyak 29 mahasiswa, Manajemen Pendidikan Islam sebanyak 89 mahasiswa, Tadris Bahasa Indonesia sebanyak 77 mahasiswa, Tadris Kimia sebanyak 1 mahasiswa, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) PAI, sebanyak 28 mahasiswa. Selain offline, wisuda tahun ini juga ada yang diikuti secara online sebanyak 49 mahasiswa PJJ PAI yang dilaksanakan secara daring.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag salam pidatonya menyatakan bahwa ada perjalanan panjang dari ISC ke UIN Siber. Cikal bakal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bermula pada awal 1960-an, saat para aktivis Muslim yang tergabung dalam Forum Islamic Study Club (ISC) Cirebon mendirikan Lembaga Pendidikan Islam Tingkat Tinggi bernama Universitas Islam Syarif Hidayatullah (UNISHA) di bawah Yayasan Pendidikan Tinggi Islam Syarif Hidayatullah.

Pada 12 Agustus 1965, Fakultas Agama di UNISHA dinegerikan menjadi Fakultas Tarbiyah “Al-Jamiah” Syarif Hidayatullah Jakarta Cabang Cirebon. Perjalanan institusi ini berlanjut hingga berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon pada 21 Maret 1997.

Kemudian, melalui Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2009, STAIN resmi beralih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Transformasi besar terjadi pada 2024, ketika berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024, IAIN resmi menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, perguruan tinggi berbasis siber pertama di Indonesia.

Selain itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan visi kampusnya, yaitu “Menjadi Universitas Unggul dan Berkelas Dunia”, dengan misi mendorong pendidikan masa depan yang mengedepankan Open Islamic Educational Resources (OIER), pembelajaran jarak jauh (distance learning), dan integrasi teknologi digital.

Dijelaskan bahwa sejumlah strategi telah dijalankan, antara lain Inovasi pendidikan futuristik berbasis platform digital, Penerapan Artificial Intelligence dan Big Data untuk Smart Campus, Penguatan mutu akademik PJJ dan layanan pendidikan inklusif, Kerja sama dengan dunia usaha untuk pengembangan kewirausahaan akademik dan Integrasi keilmuan, kurikulum, dan moderasi beragama.

Rektor UIN Siber Cirebon juga menjelaskan tentang langkah ke depan menuju CIU Satu Data. Dalam periode 2026–2027, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menargetkan penguatan layanan digital terpadu melalui program Cyber Islamic University (CIU) Satu Data, pengembangan smart class, riset dan inovasi digital, serta perluasan program PJJ di berbagai bidang.

Dengan capaian Akreditasi Unggul, katanya,  pemekaran fakultas menjadi lima, dan status sebagai pilot project PTKIN berbasis siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis mencetak lulusan yang kompetitif di dunia kerja dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam di era digital. 

Di akhir pidatonya, Rektor Aan, mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UIN Siber Cirebon, semoga ilmu yang di dapat bisa bermanfaat baik bagi dirinya maupun nanti di tengah masyarakat. (ADV/Nurdin)

Dekan FITK : Lulusan Mahasiswa Dibekali Kemampuan Internasional, Momentum Transformasi Menuju Kampus Berkelas Dunia

Dekan FITK UIN Siber Cirebon, Dr H Saifuddin, M.Ag



CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon mencatat sejarah baru dengan menggelar wisuda selama tiga hari berturut-turut. Jumlah lulusan yang sangat besar, khususnya dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang mencapai 950 orang, menjadi alasan prosesi wisuda dibagi dalam beberapa hari. Dua program studi lainnya dijadwalkan pada Rabu dan Kamis ini.

Dekan FITK UIN Siber Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., menyebut bahwa wisuda kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk menguatkan akreditasi dan menegaskan transformasi kampus menuju UIN Siber Unggul.

"Alhamdulillah, kita mampu menghantarkan mahasiswa untuk eksis di dunia kerja dengan kemampuan digital yang mumpuni sebagai lulusan UIN Siber. Tagline kita adalah UIN berkelas dunia, dan ini kita wujudkan melalui kerja sama internasional," ungkapnya, Selasa, 12 Agustus 2025.

Kerja sama internasional tersebut telah berjalan selama tiga tahun, di antaranya melalui Program Latihan Profesi (PLP) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia, Arab Saudi (Mekkah), dan Jeddah. Menurut Saifuddin, bekal yang diberikan kepada mahasiswa tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga berstandar global.

Selanjutnya, sebagai kampus berbasis siber, UIN Siber Cirebon mengembangkan Learning Management System (LMS) yang digunakan oleh seluruh program studi, termasuk prodi offline. Untuk PLP, kampus juga mengembangkan aplikasi Sicagur (Sistem Calon Guru), yang memudahkan mahasiswa mencari sekolah, memilih rekan praktik, dan mengurus surat-menyurat secara digital.

"Pesan saya kepada para wisudawan, semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat, dan mereka dapat berkiprah di masyarakat, membawa nama baik UIN Siber Cirebon sebagai PTKIN pertama di Indonesia yang sepenuhnya berbasis siber," pungkasnya. (ADV/Nurdin)

Prof. Arskal: Empati, Kreativitas, dan Teknologi, Kombinasi Kemenangan di Masa Depan

 


CIREBON,FC – Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi generasi muda di tengah pesatnya perubahan zaman

Pesan tersebut ia sampaikan dalam sambutan pada prosesi Wisuda UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Senin (12/8/2025).

“Di era disrupsi, mahasiswa harus siap menghadapi perubahan dunia kerja, termasuk perkembangan teknologi. Soft skill akan menjadi nilai tambah utama di masa depan,” ujarnya di hadapan ribuan wisudawan.

Wisuda kali ini tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dengan 763 wisudawan di hari pertama dari total 2.237 lulusan, termasuk angkatan perdana Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Prof. Arskal memberikan apresiasi atas terobosan UIN Siber Cirebon yang mengintegrasikan teknologi AI dalam sistem pembelajaran digital. Menurutnya, transformasi ini menjadi model penting bagi perguruan tinggi Islam di era teknologi.

“UIN Siber Cirebon telah membuktikan bahwa inovasi teknologi, termasuk AI, bisa diintegrasikan dalam Pendidikan Jarak Jauh, mendampingi mahasiswa dari awal hingga akhir studi,” jelasnya.

Ia menilai penggabungan teknologi digital, metode open learning, dan nilai-nilai keislaman adalah langkah strategis dan visioner untuk menjawab tantangan pendidikan di era global.

Prof. Arskal menekankan, ke depan mahasiswa tidak hanya perlu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus fleksibel, inovatif, dan memiliki soft skill seperti komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta adaptasi terhadap perubahan.

“Kecerdasan buatan mungkin bisa menggantikan banyak pekerjaan teknis, tetapi empati, kreativitas, dan kepemimpinan tetap menjadi keunggulan manusia yang tak tergantikan,” tambahnya.

Ia mendorong perguruan tinggi Islam untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi digital sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.

Kehadiran Prof. Arskal dalam wisuda ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan tinggi Islam berbasis teknologi. Ia berharap UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat menjadi center of excellence dalam pendidikan jarak jauh berbasis AI, yang mencetak generasi unggul di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan sambutan yang penuh optimisme, Prof. Arskal tak hanya memotivasi para wisudawan, tetapi juga mengarahkan pendidikan tinggi Islam menuju era baru yang terbuka, adaptif, dan berbasis inovasi digital. (ADV/Nurdin)

Minggu, 10 Agustus 2025

KKN 77 UINSSC Bersihkan Lingkungan Bersama Komunitas Kolaborator Kebaikan ID & PALRI di Desa Pabedilan Kaler

CIREBON, FC - Semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan kembali terpancar di Desa Pabedilan Kaler. Melalui kegiatan SIBER (Sinergi Bersih-Bersih Bersama), mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Komunitas Kolaborator Kebaikan ID dan PALRI (Pecinta Alam Long Rich Indonesia) untuk membersihkan lingkungan sekitar desa.

Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan kegiatan pembukaan yang hangat dan penuh semangat. Setelah itu, seluruh peserta bergerak ke tiga titik lokasi bersih-bersih yang bertempat di induk desa seperti jalan utama desa, tikungan ke irigasi, dan irigasi.

Dengan membawa peralatan kebersihan, peserta bahu-membahu mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, dan merapikan area publik di masing-masing titik.

“Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Ketua Kelompok KKN 77, M Azam Imaduddin, dalam sambutannya.

Kepala Desa Pabedilan Kaler, bpk Casban, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat. “Saya mengapresiasi betul kegiatan SIBER ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan desa. Lingkungan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh komunitas yang ikut terlibat, khususnya adik-adik mahasiswa KKN, atas tenaga, waktu, dan semangat yang diberikan. Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa dengan kerja bersama, kita dapat mewujudkan desa yang lebih bersih, sehat ” ujarnya.

CEO Kolaborator Kebaikan ID, Omar Qad Panity, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kolaborasi bersama adalah kunci dalam menciptakan perubahan positif. Bersih-bersih ini setidaknya dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Perwakilan Komunitas PALRI, Riski menambahkan bahwa mereka selalu siap turun ke lapangan untuk kegiatan peduli lingkungan di berbagai daerah.

Semangat kebersamaan dalam kegiatan SIBER semoga tidak hanya membuat desa tampak lebih bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan.