Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 17 Februari 2024

IAIN Cirebon - LDNU PBNU Lakukan Penandatangan MoU Disaksikan KA Kanwil Kemenag Jabar

CIREBON, FC - Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., didampingi Prof Dr Hajam, M.Ag., melakukan penandatanganan MoU dengan LDNU PBNU yg diwakili oleh Sekretaris H Nurul Badruttamam, S.Ag., M.A., dengan disaksikan Ka Kanwil Kemenag Propinsi Jabar Drs H Ajam Mustajam, M.Si.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., turut serta dalam acara penandatanganan kerjasama dan kemitraan dengan Lembaga Dakwah NU (LDNU) PBNU dan Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Barat. Acara ini dilaksanakan di Asrama Haji Indramayu dan bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Sertifikasi Calon Pembimbing Manasik Haji. Sabtu, (17/02/2024).

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., menandatangani MoU dengan Drs H Ajam Mustajam, M.Si., Ka Kanwil Kemenag Provin Jabar

Sebanyak 150 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan sertifikasi yang diawali dengan penandatanganan kerjasama ini. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di lingkungan IAIN Cirebon.

sesi foto bersama denga peserta Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional angkatan X Tahun 2024 di Asrama Haji Indramayu

Prof. Dr. H Aan Jaelani, M.Ag., menyambut baik kerjasama ini dan menyatakan, “Kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung penyiapan SDM yang berkualitas, khususnya dalam pembimbingan manasik haji. IAIN Cirebon berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pengembangan potensi akademik dan spiritual para peserta sertifikasi.”

LDNU PBNU dan Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Barat turut berharap bahwa kerjasama ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi peserta sertifikasi dan masyarakat umum. Kemitraan ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah awal, tetapi juga langkah yang berkesinambungan dalam menghadirkan pembimbing manasik haji yang berkualitas dan profesional.

Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., Drs H Ajam Mustajam, M.Si., Nurul Badruttamam, S.Ag., M.A. dalam acara Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional angkatan X Tahun 2024 di Asrama Haji Indramayu

Acara ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam menciptakan kolaborasi yang positif antara IAIN Cirebon, LDNU PBNU, dan Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Barat, serta memberikan kontribusi nyata dalam penyiapan SDM yang mampu mengemban tugas pembimbingan manasik haji dengan baik.

PJ Walikota Cirebon Bersama Ketua Pendiri Jabar Bergerak Lakukan Peletakan Baru Pertama Pembangunan Masjid dan Ponpes

CIREBON, FC - Pendiri Jabar Bergerak, Dr. R. Atalia Praratya Ridwan Kamil didampingi Pj Walikota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi MSi dan Bupati Cirebon, Drs H Imron Abdullah, M.Ag, bersama melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Baytu Ismail dan pondok pesantren di Kelurahan Sumber Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Sabtu (17/02/2024).

Selain dihadiri ketua kota Jabar bergerak, juga hadir ketua DPRD Kota Cirebon, ketua pembina Yayasan pembangunan Masjid Nur Baytu Ismail H. Roni khaerul Ismail, Forkopimda Kota Cirebon, serta tokoh ulama dan undangan terkait lainnya.

Ketua panitia pembangunan masjid ketua Tim Cirebon Jabar bergerak Ibu Nyi Raden Madya Wati SH MPd menyampaikan, peletakan batu pertama merupakan simbolis dimulainya pembangunan Masjid dan pondok pesantren yang nantinya dapat digunakan sebagai tempat ibadah. 

Untuk memaksimalkan fungsinya diharap pembangunan tempat ibadah ini bisa secepatnya selesai agar digunakan untuk kebaikan dunia dan akhirat sebagaimana fungsi dan manfaatnya.

Sedangkan PJ Walikota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi MSI mengatakan, dirinya sangat berbahagia dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan masjid dan pondok pesantren Nur Baytu Ismail sebagai sarana ibadah dan jalan menuju kebaikan dan edukasi generasi santri Islam yang qur’ani.

“Masjid merupakan tempat sebaik-baiknya dimuka bumi diantara ibadah yang sangat agung kepada Allah SWT, adalah memakmurkan masjid dengan cara mengisi ketaatan kepada Allah dan Rasulnya,” terangnya.

PJ Walikota Cirebon pun berharap, panitia untuk terus bekerja keras, jangan pernah lelah, karena apa yang dilakukan saat ini pasti akan mendapat ganjaran pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT jika dilakukan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

“Membangun sarana ibadah ini tidak hanya tanggung jawab tim Jabar bergerak, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama agar turut keterlibatan dalam merealisasikan pembangunan masjid dan pondok pesantren,” kata PJ Walikota Cirebon.

Sedangkan pendiri Jabar bergerak Dr. R. Atalia Praratya istri Ridwan Kamil mengajak partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid pasca selesai dibangun nanti.

”Semua masyarakat di sekitar masjid Nur Baytu Ismail dapat ikut serta dan ambil bagian dalam mencetak generasi Islam yang qur’ani, beriman, berilmu dan berkarakter,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan H. Roni khaerul Ismail ketua yayasan pembangunan masjid dan pondok pesantren Nur Baytu Ismail yang bekerjasama dengan bantuan Jabar bergerak, dengan target satu tahun terealisasi membangun masjid ini.

Menurut Ketua Yayasan pembangunan masjid dan Pondok Pesantren Nur Baytu, pembangunan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi yang unggul dan generasi yang bisa mengikuti perkembangan zaman namun memiliki kepandaian dan aqidah yang kuat.

Di akhir kegiatan dilanjut dengan  penyerahan santunan kepada anak yatim oleh PJ Walikota Cirebon didampingi pendiri Jabar bergerak, Ketua tim kota Jabar bergerak dan Ketua Yayasan pembangunan masjid. (Ara)



Jumat, 16 Februari 2024

Menjadi World Class University, Pascasarjana IAIN Cirebon Merencanakan Rekrutmen Mahasiswa Asing Dari Asia

CIREBON, FC - Suasana kegembiraan dan semangat memenuhi Auditorium Pascasarjana lantai 3 IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada Jumat (16/02/2024) ketika lembaga tersebut menggelar kegiatan orientasi mahasiswa baru untuk program magister semester genap tahun 2023/2024.

Sebanyak 51 mahasiswa baru dari enam program studi, yakni PAI, MPI, EKOS, HKI, PMI, dan SPI, turut serta dalam kegiatan penuh makna ini. Hadir pula dalam acara tersebut adalah rektor, direktur, para kaprodi, kasubbag, dan gusmut pascasarjana, Prof. Dr. Widodo WInarso, M.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H Suteja, M.Ag., mengungkapkan beberapa inovasi yang akan menandai perjalanan akademis mahasiswa program magister. 

Pascasarjana menawarkan program akselerasi dengan masa studi empat semester, di mana mahasiswa akan mendapatkan penguatan awal melalui kegiatan Academic Writing (AW) pada awal semester ketiga.

Lebih jauh, untuk menjawab tuntutan menjadi world class university, Pascasarjana IAIN Cirebon akan merencanakan rekrutmen mahasiswa asing dari luar Asia. 

Prof. Suteja menegaskan bahwa selama tiga tahun terakhir, pascasarjana telah berhasil menyambut mahasiswa asing dari Mesir, Yaman, Sudan, dan Arab Saudi.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan informasi terkait kebijakan baru. Ia mengungkap tentang  turunnya KMA 1158 dan KMA 1159 tahun 2023 serta KMA 127 tahun 2024. Pada tahun ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh Program Studi PBA dan PGMI serta PAI pada tingkat magister,” ungkap Prof. Aan.

Prof. Aan juga memberikan pesan inspiratif kepada mahasiswa baru, Prof Aan menyatakan, “dengan resmi menjadi mahasiswa program pascasarjana di kampus ini, kami berharap para mahasiswa pascasarjana dapat mengembangkan kompetensinya dan siap bersaing di dunia dan negara luar.” Ungkapannya mencerminkan komitmen universitas untuk menciptakan lulusan yang siap berkontribusi pada skala global.

Kamis, 15 Februari 2024

Prof Dr H Sugianto SH MH, Pakar Hukum : Hasil Akhir Pemilu 2024 Tunggu Keputusan KPU RI

Prof Dr H Sugianto, SH MH, Guru Besar IAIN Cirebon dan Pakar Hukum dan OTDA 


CIREBON, FC - Pemilu 2024 baru saja selesai digelar, Pilpres, Pileg dan DPD sudah dilaksanakan. Tanggal 14 Februari 2024 menjadi momentum politik demokrasi dalam memilih para pemimpin dan perwakilan rakyat di negeri ini. 

Dengan jumlah penduduk hampir 250 juta tentunya Pilpres 2024 menjadi kemenangan rakyat Indonesia dan Capres - Cawapres yang terpilih adalah sebuah pilihan rakyat Indonesia.

Dengan Pemilu yang sudah dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, rakyat indonesia sudah melaksanakan pesta demokrasi dengan hadir ke TPS sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Demikian diungkapkan Prof Dr H Sugianto, SH MH, Guru Besar IAIN Cirebon dan Pakar Hukum dan OTDA kepada media ini. 

Menurut Prof Sugianto, sekalipun hasil Pilpres 2024 yang diikuti tiga (3) kontestan, pasangan Capres-Cawapres, sudah keluar pemenangnya (perolehan suara) unggul berdasarkan hitung cepat 'Quick Count' lembaga survei,  mau  keputusan akhir untuk finalisasi Capres terpilih tunggu keputusan KPU RI.

Prof Sugianto berharap, Capres terpilih diminta bisa berkolaborasi dengan pasangan Capres No 1 dan Capres No 2. "Saya yakin Pak Prabowo - Gibran bisa merangkul semua pihak untuk membangun NKRI," ucapnya. 

Prof Sugianto, kembali mengingatkan agar rakyat Indonesia dari pendukung tiga (3) kontestan pasangan capres - cawapres untuk tetap menghormati hasil hitung cepat "Quick Count" dan tunggu  putusan akhir sidang Pleno KPU RI. (din)

Selasa, 13 Februari 2024

Impian Kota Berkemajuan, Industri dan Transportasi Menjadi Tawaran Investasi Yang Menjanjikan

Praktisi Arsitektur asal Cirebon, Peter Nobel Bastian, B.Arch 


CIREBON - Termasuk kawasan Metropolitan Segitiga Rebana (Cirebon, Patimban, Kertajati), Cirebon berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat bagian timur-utara.

Cirebon berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Barat bagian timur-utara. Namun potensi ini tentu harus dikelola dengan berbagai strategi pembangunan.

Yaitu strategi yang berbasis pada pengembangan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi dan berkelanjutan

Karena Cirebon telah lama digadang sebagai wilayah penyangga ekonomi di Jawa barat. Hal itu didasari adanya akses transportasi publik yang melintasi wilayah pantura Jawa Barat ini.

Seperti jalan tol, stasiun kereta api, pelabuhan dan yang paling monumental ialah Bandara Kertajati di Majalengka. Di samping perbaikan dan penambahan lajur jalan baru. 

Dampaknya terasa. Aktivitas ekonomi, terutama di Kota Cirebon, jadi semakin masif. Mobilitas masyarakat tak terbendung. Banyak usaha-usaha baru bermunculan.

Namun kondisi itu belum mencapai klimaks. Sebab, pembangunan infrastruktur terutama akses transportasi publik dinilai belum mengarah pada konsep kota berkemajuan. 

Praktisi Arsitektur asal Cirebon, Peter Nobel Bastian, B.Arch mengatakan, pembangunan di Cirebon masih tumpang tindih. Sehingga kerap menimbulkan persoalan sosial. 

Seperti banjir saat hujan deras, macet di ruas jalan tertentu hingga memicu ketimpangan antar kawasan. Hal itu, kata Peter, dapat diurai dengan menata ulang pembangunan di Kota Cirebon.

"Penataan kota yang baik, merupakan wajah kemajuan jaman. Tata kota di Kota Cirebon yang saat ini sudah dilihat semrawut oleh sebagian warga," kata dia, Selasa (13/2/2024).

Peter menyoroti persoalan banjir yang kerap melanda Kota Cirebon. Revitalisasi sungai, pengerukan gorong-gorong dan pembersihan drainase jadi langkah instan. 

Namun demikian, tetap dibutuhkan solusi jangka panjang yakni dengan mengubah perlakuan manusia terhadap sungai. Manusia dan sungai harus punya relasi yang saling menguntungkan.

"Beberapa hal yang jadi perhatian adalah pengelolaan kawasan untuk menanggulangi banjir yang semakin parah tahun ke tahunnya," ujar Peter.

Kemudian terkait kemacetan, menurut Peter, Kota Cirebon sudah selayaknya melakukan inovasi. Yakni dengan menghilangkan perlintasan sebidang antara jalan dan rel kereta api.

"Adapun menaikan rel kereta api berdampak banyak selain daripada menghilangkan kemacetan, meningkatkan keamanan warga dan menambah ruang terbuka hijau di Kota Cirebon," tambahnya.

Dijelaskan Peter, di Kota Cirebon saja ada 11 perlintasan sebidang. Jika volume kereta melintas semakin sering, maka kemacetan semakin parah. "Terhambatnya mobilitas berdampak tidak baik bagi kemajuan ekonomi," ucapnya.

Jika pembenahan jalur transportasi dalam kota sudah baik, maka interkoneksi Kota Cirebon dan daerah sekitarnya juga dapat terwujud secara efektif. Sebab, Kota Cirebon saat ini masih menjadi magnet ekonomi. 

"Tata kelola kawasan kota merupakan suatu solusi yang dibutuhkan agar warga dan pemerintah bisa kolaborasi mewujudkan Cirebon Maju dan peningkatan atas kualitas hidup manusia di Kota Cirebon," tandasnya. (din)

Tertibkan APK dan BK, Panwaslu Kecamatan Lelea Lakukan Pengawasan Masa Tenang

INDRAMAYU, FC - Panwaslu Kecamatan Lelea Gelar Konferensi Pres, masa tenang Pemilu tahun 2024, di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Lelea, di desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Selasa (13/02/2024).

Ketua Panwaslu Kecamatan Lelea Muhamad Dila R. S.Pd, melalui Aras Sunarya Yuda, S.H.,MH, menjelaskan pada tanggal 11-13 Februari 2024 merupakan masa tenang, dalam hal ini Panwaslu Kecamatan Lelea melakukan Apel pengawasan masa tenang dari tanggal 11-12 Februari untuk memulai penertiban APK dan BK yang masih terpasang.

"Kami telah mengimbau kepada Ketua PAC Parpol yang ada di kecamatan Lelea, Satpol PP Kecamatan lelea, PPK dan PPS se Kecamatan Lelea, untuk bersama-sama melakukan penertiban APK dan BK tertanggal 10 Februari 2024 " jelasnya. 

Dijelaskan, bahwa pada tanggal 11 Februari 2024 bersama Satpol PP Kecamatan Lelea, PPK dan TPS se Kecamatan Lelea, telah menertibkan 441 APK dan BK dengan rincian sebagai berikut: Partai politik berjumlah 237 APK dan BK, Partai PKB 5, Partai Gerindra 22, Partai PDI P 83, Partai Golkar 54, Partai Nasdem 9, Partai buruh 7, Partai Gelora 1, Partai PKS 15, Partai PAN 3, Partai Demokrat 10, Partai PSI 16, Partai perindo 16, Partai PPP 3.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden berjumlah 204 APK dan BK. Paslon 01, 39, Pasalon 02, 79, Pasalon 03, 86.

Pada tanggal 12 Februari 2024 merupakan hari terakhir pembersihan dan penertiban APK dan BK sebanyak 418 dengan rincian sebagai berikut :

Partai PKB 57, Partai Gerindra 14, Partaii PDI P 90, Partai Golkar 62, Partai Nasdem 10, Partai buruh 1, Partai Gelora 4, Partai PKS 32, Partai PKN 0, Partai Hanura 1, Partai Garuda 0, Partai PAN 26, Partai PBB 0, Partai Demokrat 19, Partai PSI 14, Partai Parindo 7, Partai PPP 14.

Calon Presiden dan Wakil Presiden berjumlah 67 APK dan BK dengan rincian sebagai berikut: Paslon 01, 17, Paslon 02, 17, Paslon, 03, 33.

"Dalam 2 hari Panwaslu Kecamatan Lelea bersama Satpol PP Kecamatan lelea PPK dan PPS se Kecamatan lelea telah menertibkan 859 APK dan BK. bahkan kampanye berupa benar mendominasi hampir setelah APK yang ditertibkan adalah benar kemudian yang kedua adalah baligho dan ketiga adalah spanduk seperti berupa umbul-umbul," pungkasnya. (Bambang HS)

Senin, 12 Februari 2024

Ma’had Al Jami’ah IAIN Cirebon Gelar Acara 'Coaching Clinic' Pengembangan Model Pembelajaran Ma’had dan Optimalisasi Layanan Digital

CIREBON, FC - Ma’had Al Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penuh inspirasi, Coaching Clinic: Pengembangan Model Pembelajaran Ma’had dan Optimalisasi Layanan Digital. Kegiatan ini menjadi wadah bagi dosen, tutor, dan staff untuk mengembangkan metode pembelajaran dan memaksimalkan layanan digital dalam lingkungan Ma’had Al Jami’ah. Senin, (12/02/2024).

Acara yang berlangsung selama dua hari, tanggal 12-13 Februari 2024, di Auditorium Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dihadiri oleh Wakil Rektor III, Direktur Ma’had Al Jami’ah, Wakil Direktur Ma’had Al Jami’ah, staff, dan dosen/tutor dari berbagai unit di Ma’had Al Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam sambutannya, Direktur Ma’had Al Jami’ah, Dr. Muhsin Riyadi, MA, mengapresiasi kehadiran seluruh peserta dan menggarisbawahi pentingnya persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam menjaga kualitas pembelajaran. “Coaching Clinic ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan konten, strategi, dan metode dalam pembelajaran Al Qur’an dan Kitab Kuning di lingkungan Ma’had Al Jami’ah,” ujarnya.

Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag, menekankan pentingnya Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah positif dalam memajukan proses pembelajaran. Namun, beliau juga mengingatkan agar Ma’had tetap mempertahankan nilai-nilai pesantren tradisional. “Keseimbangan antara tradisi dan inovasi akan menjaga keberlanjutan Ma’had Al Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” paparnya.

Sesi utama Coaching Clinic membahas Digitalisasi dan Layanan Ma’had Al Jami’ah. Dr. KH. Abu Nashor, Lc., M.Ag, memberikan wawasan mengenai strategi pembelajaran yang harus disesuaikan dengan target yang jelas. “Ma’had harus menjadi Pondok Pesantren Mahasiswa, mendukung pemahaman agama secara kompleks, dan memastikan mahasiswa mampu membaca dan memahami kitab kuning,” tuturnya.

Acara ini diakhiri dengan doa oleh H. Ahmad Syuqron, S.Sos, semoga acara Coaching Clinic ini menjadi berkah dan sukses dalam mengembangkan pembelajaran di Ma’had Al Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dengan semangat inovasi dan sinergi, Ma’had Al Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap menyongsong era pembelajaran yang lebih baik dan berdaya saing tinggi.

Menuju Kelas Internasional : Prof. Dr. H. Aan Jaelani Pimpin Rencana Ambisius IAIN Cirebon

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag


CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, memimpin rapat strategis yang menggugah semangat seluruh jajaran akademis. Rapat yang fokus pada “Design Kelas Internasional pada Program Studi” tersebut diselenggarakan di Auditorium Rektorat lantai 3 pada hari Senin (12/02/2024).

Rapat ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua dan Sekretaris LPM, Ketua dan Sekretaris LPPM, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, Kepala International Office, para Kepala Bagian, dan Kepala Subbagian Layanan Akademik.

Prof. Aan dalam sambutannya menekankan pentingnya persiapan kelas internasional dengan serius. 

“Perjanjian kinerja antara Rektor dengan Dirien sudah ada, dan salah satunya adalah program kelas internasional. Hal ini akan menjadi tindak lanjut pada kegiatan RAKERPIM kedepan,” ungkap Prof. Aan.

Beliau menjelaskan bahwa desain dan model pada pedoman pembelajaran internasional adalah hasil penting dari inisiatif tersebut. “Kita perlu memperkuat diri agar bisa bersaing dengan PTKIN lainnya. Target utamanya adalah fokus pada beberapa program studi yang akan diangkat menjadi kelas internasional, dengan MoU yang mengacu pada perkin yang telah kita ketahui bersama,” tegas Prof. Aan.

Prof. Aan juga membahas program magang dan MBKM, menekankan pentingnya pemahaman sesuai dengan instrumen akreditasi dan bimbingan teknis yang mendukung kegiatan internasional. 

Untuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Prof. Aan menegaskan perlunya koordinasi yang tepat dan sesuai regulasi, dengan mempertimbangkan penetapan dari fakultas untuk menjadikan program studi tertentu sebagai kelas internasional.

Sementara itu, Lala Bumela, Ph.D, Kepala International Office, turut memberikan informasi mengenai Mosma di Kementrian Agama RI sebagai acuan penting dalam pengembangan kelas internasional. 

Dia menyoroti persiapan ketua jurusan dan sekretaris jurusan dalam mempersiapkan mahasiswa untuk program bilingual, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan mahasiswa asing.

“Dukungan kerjasama dengan pihak instansi yang mendukung siber dan kemajuan bahasa menjadi kunci pengembangan kampus di bidang bahasa. Kolaborasi dengan kampus luar negeri dan pemetaan kegiatan di fakultas dapat membawa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menuju kelas internasional yang berkualitas,” tambah Lala.

Rapat ini menciptakan aura optimisme dan semangat kolaboratif di kalangan akademisi IAIN Cirebon, menandai langkah besar dalam menghadapi tantangan global dan membuka peluang yang lebih luas untuk kemajuan akademik kampus ini.