Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 Mei 2023

Ribuan Mahasiswa IAIN Cirebon dari Lima Fakultas dan Pascasarjana di Wisuda

 

FOKUS CIREBON, FC - Rasa bangga dan bahagia serasa semakin dekat, itulah yang dirasakan ribuan mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dari 5 Fakultas dan Pascasarja yang akan mengikuti prosesi Wisuda XXVI tahun 2023 ini.

Dalam persiapan prosesi Wisuda XXVI ini, pihak kampus sudah membuat jadwal pengambilan Toga dan undangan calon wisudawan, yakni pada tanggal 22-23 Mei 2023, pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB, di fakultas masing-masing dan Pascasarjana.

Sedangkan jadwal pelaksanaan Wisuda XXVI tahun 2023, menurut Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.M. Arifin, M.PdI, dilaksanakan pada 24 dan 25 Mei 2023.

"Jadwal Wisuda XXVI ini, kita bagi menjadi dua seasson, yakni pada tanggal 24 Mei 2023 untuk FS, FEBI, FDKI dan Pas asarjana. Sedangkan prosesi wisuda pada 25 Mei 2023 untuk FITK dan FUA," terang H Arifin.

Arifin berharap, walau kegiatan wisuda IAIN Syekh Nurjati Cirebon setiap tahunnya selalu berjalan sukses, namun tetap meminta agat para calon wisudawan bisa mempersiapkan diri dengan baik, dan memperhatikan segala sesuatunya agar prosesi Wisuda XXVI pada tahun 2023 ini juga berjalan baik dan sukses. (Nurdin)

Jumat, 19 Mei 2023

Lepas Dosen BSA, Rektor IAIN Cirebon Tekankan Pentingnya Rekognisi Internasional


FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H Aan Jaelani M.Ag melepas dosen Bahasa dan Sastra Arab (BSA) peserta program Arabic Language and Literature Departmen-International Lecture Mobility (AL-ILM) tahun 2023 di Malaysia, Jum'at, (19/5/2023).

Program yang digagas oleh Jurusan BSA IAIN Syekh Nurjati ini merupakan salah satu dari desain program unggulan jurusan, yaitu International Mobility Program (IMP). 

Dalam arahanya, Rektor menekankan pentingnya rekognisi internasional melalui penguatan tridarma perguruan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika globalisasi. Selain pentingnya membangun jejaring internasional sebagai daya dukung visi IAIN Syekh Nurjati menjadi World Class University (WCU).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag mengapresiasi inovasi yang dirumuskan oleh Jurusan BSA. Seperti disampaikan bahwa dosen BSA akan melakukan lawatan di Universiti Islam Antarbangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) di Kedah, dan Al-Madinah International University (MEDIU) Kuala Lumpur, Malaysia. 

Kedua perguruan tinggi tersebut juga telah melakukan perjanjian kerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati. Dosen BSA yang mengikuti program ini antara lain; Erfan Gazali, Rijal Mahdi, Mohammad Andi Hakim dan Ihsan Sadudin. 

“Dosen-dosen kami diundang oleh kedua kampus tersebut menjadi pemateri pada kegiatan Kuliah Umum dan FGD, serta mengajar pada beberapa kelas Mata Kuliah untuk mahasiswa di sana,” ungkap Hajam.

Erfan Gazali, M.Si, sekretaris Jurusan BSA dan kordinator IMP menguraikan pentingnya program tersebut dalam pengembangan profesionalitas, pengembangan kepribadian multikultural, pengembangan diri dan kecakapan bahasa asing. 

Menurut Hajam, program IMP tidak hanya meliputi International Lecturer Mobility (ILM), melainkan International Students Mobility (ISM), dan International AcademicStaff Mobility (ICSM). Rencana aksi dari beberapa program tersebut antara lain; Pertukaran Dosen, Pertukaran Mahasiswa, Konferensi Internasional, dan double degreeJurusan BSA dengan perguruan tinggi di Malaysia.

Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, Dekan Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA), kaitannya dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3, 4, 5, 6 dan 7 tahun 2020. 

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan upaya pendidikan tinggi untuk memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap perubahan zaman, lebih berdampak langsung bagi masyarakat, serta mampu mencapai standar pendidikan tinggi internasional. 

“Melalui Jurusan BSA sebagai piloting, FUA berupaya mendukung pengembangan visi IAIN Syekh Nurjati sebagai PTKIN bereputasi Internasional,” tutur Anwar.

Selain itu, dalam rangka mewujudkan cita-cita pendidikan tinggi, harus dilakukan perubahan performa penilaian perguruan tinggi berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU), antara lain: Kualitas lulusan; kualitas dosen dan pengajar; kualitas kurikulum. Ketiganya dapat dioptimalkan dengan melakukan penguatan kerjasama dengan mitra luar negeri, kelas yang kolaboratif dan partisipatif, serta adanya program studi bertaraf internasional. (Nurdin)

Prof Dr H Aan Jaelani M.Ag Melepas Pramuka IAIN Cirebon Untuk Mengikuti PWN Ke XVI

FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag melepas Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk mengikuti Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Ke-XVI di IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Kegiatan pelepasan tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag (Warek III), Ir. Sunarini, M. Kom (Kepala Biro AUAK), Dra. Imroatul Fatihah (Pembina Pramuka), dan 16 anggota pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan PWN XVI di Sultan Amai Gorontalo diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mengenalkan potensi akademik kampus tersebut sekaligus mengenalkan potensi daerah. Kegiatan PWN XVI 2023 di Gorontalo akan berlangsung mulai tanggal 22 – 27 Mei 2023 diikuti seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan keikutsertaan Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon berperan serta dalam perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Ke-XVI di IAIN Sultan Amai Gorontalo yang nantinya akan dilaksanakan beberapa kegiatan konkrit dan membantu memecahkan permasalahan masyarakat dan kebangsaan. 

Gerakan pramuka sebagai suatu gerakan nasional yang memberikan banyak pengalaman hidup untuk meningkatkan kompetensi yang bersifat pribadi dan sosial dengan beberapa program yang produktif yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa. 

Sebagian dari gerakan pramuka diharapkan bisa selalu berkolaborasi, menjaga kekompakan dan inovatif dalam mengikuti kompetisi.

Beliau berharap agar Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjaga konektifitas dengan lingkungan sekitar, memberikan kontribusi dalam mengurangi persoalan-persoalan lingkungan agar suasana menjadi ramah dan aman. 

Gerakan pramuka dengan Dasa darmanya menjadikan bagian penting, bukan hanya filosofi tetapi menjadi pedoman nilai, prilaku yang bisa menjadikan anak-anak pramuka memiliki ahlak yang baik dan berharap mampu berkompetisi, memberikan peran penting bersama-sama dengan anak-anak pramuka di seluruh Indonesia untuk berkiprah di Gorontalo.

Sementara menurut Warek III, Prof. Dr. H. Hajam, M. Ag dalam sesi wawancara menyampaikan Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengirimkan dua kontingen yakni kontingen putra dan kontingen putri yang berjumlah 16 orang. 

Hajam berharap agar Pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa menunjukan kekhasan ke cirebonan dan juga memperkenalkannya seperti debus, sintren dan miniatur para wali pada PWN XVI di Gorontalo yang dihadiri PTK Se Indonesia . 

Hajam juga meminta agar pramuka IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjaga persaudaraan dan jalinan kerjasama dengan mahasiswa lain di mana pun berada. (Nurdin)

Kamis, 18 Mei 2023

Bupati Imron : Di Tahun Politik, Ulama dan Umaro Diminta Jadi Perekat Bangsa

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengajak semua ulama, umaro dan sejumlah pihak terkait untuk ikut menjaga keamanan wilayah. Apalagi tahun 2023 ini sudah memasuki tahun politik, segala permasalahan akan muncul.

Hal tersebut disampaikan Bupati Imron saat menghadiri acara Forum Komunikasi Ulama dan Umaro, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu malam  (17/5/2023).

Imron menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini untuk menjalin silaturahmi, serta melakukan dialog terkait permasalahan, baik yang ada di dalam maupun di luar wilayah Kabupaten Cirebon.

Bahkan dalam dialog tersebut, Imron mengajak untuk bersama-sama mengantisipasi segala macam permasalahan saat tahun politik ini, agar jangan sampai permasalahan dari luar masuk ke dalam Kabupaten Cirebon.

"Karena tahun sekarang tahun politik, tentu kami khawatir akan berdampak terhadap permasalahan yang ada di Kabupaten Cirebon. Sehingga, bisa menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat," ungkap Imron.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Pemkab Cirebon terus berupaya untuk mencegah segala permasalahan. Salah satunya dengan terus melakukan koordinasi dengan para partai politik, KPU dan Bawaslu serta unsur keamanan, seperti TNI-Polri. 

"Saya beberapa kali mengumpulkan partai politik, KPU, Bawaslu, PPK tingkat kecamatan. Tujuannya, agar Pemilu ini bisa berjalan dengan harmonis," katanya.

Imron menyebut, di Kabupaten Cirebon masih banyak pemilih yang emosional dan pemilih belum rasional. Sehingga dikhawatirkan, ada oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk memecah belah persatuan bangsa. 

"Sehingga kami kumpulkan para ulama dan umaro, karena suatu negara bisa solid, apabila ulama dan umaronya bisa solid," ujar Imron.

Pihaknya juga meminta bantuan kepada para ulama dan umaro untuk menjadi perekat bangsa.

 “Perbedaan politik dan pilihan itu urusan masing-masing. Yang jelas, persatuan tetap terjalin, karena para ulama di daerah menjadi panutan di tengah masyarakat," pungkasnya. (din)

Dukung Peningkatan Produktivitas Perajin Lokal, Mahasiswa SPI IAIN Cirebon Gelar Workshop Gerabah Sitiwinangun

FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Cirebon melalui Prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI) mengadakan kegiatan Workshop Gerabah di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, guna menjadi pendukung peningkatan produktivitas bagi para pengrajin lokal.

Kegiatan yang digelar 1 hari ini, melibatkan mahasiswa semester 6 khususnya kelas 6B, sebagai peserta dan kegiatan tersebut  bertujuan untuk memberikan wawasan yang meliputi kerajinan gerabah, serta untuk mengangkat nilai-nilai kerajinam gerabah.

Workshop di Desa Sitiwinangun sangatlah tepat, sebab Sitiwinangun adalah nama sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Desa ini sudah lama dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar dan masih bertahan di wilayah Kabupaten Cirebon. 

Bahkan dapat dikatakan, kerajinan gerabah Sitiwinangun merupakan produk unggulan serta sebagai aset budaya daerah Kabupaten Cirebon. Usaha pembuatan kerajinan gerabah menjadi sumber mata pencaharian utama bagi para penduduknya. 

Yaitu dengan adanya workshop ini, yang nantinya para pengrajin akan di panggil untuk menjadi tutor atau pemandu dalam membuat gerabah. 

Rumsiti salah satu pengrajin gerabah sitiwinangun yang sudah lama menggeluti kesenian kriya ini mengatakan, bahwa dirinya sudah lama membuat gerabah. Bahkan sebelumnya pernah merantau ke Jakarta ikut suami juga membuat gerabah dan sekarang pulang kampung dan kembali buat gerabah di rumah.

Maka dengan adanya workshop, ini benar-benar sangat mendukung produktivitas para pengrajin gerabah di desa ini. Para pengrajin memiliki keahlian khusus masing-masing dalam pembuatan gerabah ini, karena pada umumnya dalam kerajinan gerabah ini terdapat 3 teknik pembuatannya, yaitu teknik cetak, anjun (memutar) dan building (membangun).

Workshop gerabah sitiwinangun ini seringkali dikunjungi oleh berbagai kalangan, mulai dari yang rombongan atau per individu, dari tingkat SD sampai Perguruan Tinggi. Salah satunya adalah kunjungan yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan Sejarah Peradaban Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pada Kamis lalu tanggal 11 Mei 2023. 

Menurut salah satu mahasiswa di sana, workshop gerabah sitiwinangun ini sangat informatif. Para pengrajin sangat ramah dan totalitas saat memberikan arahan, yang dimana ini membuat semangat pula para pengunjung yang datang.

"Tempatnya masih terasa zaman dahulunya sekali, soalnya memang udah lama banget ya adanya. Pas kita lagi di ajarin buat gerabah teknik cetak topeng khas Cirebon juga mudah dipahami sekali saking menikmatinya," ujar Ardini.

Selain workshop ini menjadi upaya meningkatkan produktivitas para pengrajin lokal, workshop ini juga berperan penting bagi para pelajar untuk meningkatkan pengetahuan dan cara pembuatan gerabah. (Kontributor Siti Humairoh).

Rabu, 17 Mei 2023

BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Cirebon Adakan Studi Banding Ke Prodi SI dan S2 BKI UIN Kalijaga Yogyakarta

 

FOKUS CIREBON, FC - Jurusan  Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan silaturrahmi dan studi banding ke Prodi S1 dan S2 BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu, (17/5/2023).

Kegiatan silaturrahmi dan studi banding ini dalam rangka persiapan Akreditasi Prodi S-1 BKI dan Rencana Pengembangan Prodi S-2 BKI IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rombongan yang berangkat dari BKI IAIN Cirebon di antaranya Wadek I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag, M.Pd, Ketua Jurusan BKI, Dr. Jaja Suteja, M.Pd, Sekretaris Jurusan BKI, Bambang Setiawan, M.Pd dan beberapa orang dosen lainnya. 

Kegiatan berlangsung optimal serta dihadiri jajaran Prodi maupun Dekanat Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 

Menurut keterangan Ketua Jurusan BKI, Dr. Jaja Suteja, M.Pd, dari kegiatan tersebut menghasilkan  beberapa poin penting, yakni mewujudkan silaturahmi dan kerja sama antar lembaga, kemudian menghasilkan rincian persiapan akreditasi BKI yang mengacu pada 9 standar dengan target unggul, serta memberikan gambaran pengalaman dan saran dalam rangka pengembangan Prodi S-2 BKI. 

Pertemuan tersebut secara rinci membahas penguatan kompetensi alumni dalam aspek capacity building dan peluang karier. Dalam hal ini, tentu pengembangan Prodi BKI dibutuhkan jejaring kerja sama, baik nasional maupun internasional. 

Terkait itu, program PPL luar negeri dapat ditempuh dengan cara bekerja sama dengan berbagai pihak terkait. Jika ada kesulitan pendanaan, mahasiswa dapat mengajukan kepada lembaga fund raising sehingga karya pengabdiannya dapat dirilis secara global.

Adapun mahasiswa harus senantiasa dimotivasi untuk kreatif dan produktif  karena menentukan kesuksesan perkembangan Prodi BKI. 

Sedangkan dalam proses pengembangan Prodi S-1 maupun S-2 terdapat beberapa kendala, pertama keterbatasan SDM dosen, kedua ketidaktersediaan laboratorium sebagai tempat praktik. Sebelum praktik langsung, mahasiswa menyimulasikan  dulu di laboratorium, kemudian aktualisasi di lapangan, ketidaktersediaan klinik konseling, keterbatasan dalam literasi serta kultur budaya literasi harus dibenahi dan  mahasiswa harus mulai distimulasi menulis, kemudian dipublikasikan.

"Melalui rangkaian kegiatan silaturahmi dan studi banding ini, diharapkan kualitas Jurusan BKI semakin meningkat," harap Wakil Dekan I, Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag, M.Pd, didampingi Ketua Jurusan BKI, Dr. Jaja Suteja, M.Pd. (Nurdin)

Himpunan Mahasiswa Sosiologi Agama IAIN Cirebon Persiapkan Mahasiswa Pandai Menghadapi Era Digital Melalui Pelatihan Desain Grafis Visual

FOKUS CIREBON, FC - Sebagai bentuk mempersiapkan diri menghadapi era digital, Himpunan Mahasiswa Sosiologi Agama mengadakan Pelatihan Desain Grafis Visual dengan tema 'Meningkatkan dan Menggali Kreatifitas Mahasiswa Melalui Desain Grafis Dalam Menghadapi Era Digital', Rabu (17/5/2023), bertempat di Ruang Auditorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam kampus IAIN Cirebon. 

Aktifis mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama, Alfian Febrianti menyatakan, bahwa program kerja ini merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Sosiologi Agama ke-3 setelah Forum Literasi dan Sosiologi berbagi. 

Alfian menilai, pelatihan ini sangat bagus untuk mahasiswa dalam menghadapi era digital, dan banyak sekali yang membutuhkan jasa desain grafis ini, mengingat skill desain grafis mampu menjadikan mahasiswa mandiri secara ekonomi. 

Sedang menurut Ketua Pelaksana Kegiatan, Anmasi Jazaul Fator, bahwa karena pentingnya kegiatan ini, pihaknya berencana akan dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan dalam 1 bulan, yakni dengan mengundang pemateri dari komunitas ruang edit.

"Harapannya adalah mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini benar-benar bisa menguasai desain grafis," katanya. 

Anmasi juga menjelaskan, setelah adanya pelatihan desain grafis, agenda selanjutnya yakni perlombaan desain grafis visual, yakni perlombaan desain grafis typografi tingkat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam.

"Semoga pelatihan ini dapat bermanfaat dalam menghadapi era digital, serta adanya kompetisi yang membuat mahasiswa membikin desain grafis ini secara baik serta menarik saat dalam pelatihan," tandas Anmasi Jazaul Fator.  (Nurdin)

Senin, 15 Mei 2023

Kembangkan Ide dan Karya Besar, HIMABSA IAIN Cirebon Gelar Seminar Kepenulisan

FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (HIMABSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Seminar Umum Kepenulisan, Jum'at, (19/05/2023), bertempat di Auditorium Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Kegiatan Seminar bertemakan “Motivasi dan Trik Kembangkan Ide Menjadi Naskah Buku” dibuka oleh Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra, Maman Dzul Iman, S.Ag., MA.

Menurut Maman Dzul Iman, seminar ini tujuannya untuk memotivasi orang-orang dalam membuat buku dan supaya kita belajar cara mengembangkan ide menjadi sebuah karya. 

"Menulis itu mudah kita hanya perlu berlatih dan terus berlatih karena penulis itu tercipta bukan terlahir," kata Maman Dzul Iman.

Ketua Pelaksana seminar, Salsabila Putri Anjani dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para panitia, peserta, dan tamu undangan yang telah hadir dan turut serta dalam mensukseskan acara ini.

“Terima kasih kepada panitia, peserta, dan tamu undangan yang telah hadir dalam acara seminar ini dengan tema ‘Motivasi dan Trik Kembangkan Ide Menjadi Naskah Buku’ yang merupakan langkah awal dalam membuat sebuah karya,” ucapnya.

Demikian juga ucapan terimakasih dari Ketua Umum HIMABSA, Abdul Muhyi kepada panitia yang telah mempersiapkan acara ini dan menjadi langkah awal bagi kita dalam menghasilkan suatu karya.

“Terima kasih kepada para panitia dalam mempersiapkan acara ini, semoga dengan adanya seminar ini kita dapat termotivasi dan semangat dalam menghasilkan karya yang berkualitas dan berkelas serta tidak ragu untuk menuangkan ide dalam tulisan,” ungkap Muhyi.

Demikian juga Ketua Umum DEMA FUA, Da’i Bachtiar mengapresiasi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab atas karya-karyanya yang telah sampai tingkat nasional.

“Saya mengapresiasi kepada mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab telah mengadakan seminar ini dan saya juga mengapresiasi karya-karyanya yang sudah tembus ke tingkat nasional dan saya harap kedepannya kepenulisan atau kemampuan menulisnya ditingkatkan kembali karena di seluruh PTKIN pun, mereka semua menjunjung tinggi perihal kepenulisan ini,” ujar Da’i.

Sementara itu, Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Maman Dzul Iman, S.Ag, MA  mengatakan bahwa acara ini sangat bagus sesuai dengan Visi dan Misi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab dan kami sangat mendukung acara ini dalam mengembangkan kompetensi di bidang kepenulisan.

“Kami dari pihak Jurusan sangat mendukung kegiatan-kegiatan di HMJ, terutama dalam mengadakan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan Visi dan Misi Jurusan seperti acara ini. Dan kami berharap untuk para peserta bisa fokus mengikuti acara ini supaya nanti, output dari acara ini adalah kita menghasilkan sebuah karya. Dan kami juga akan mengusahakan bahwa tugas akhir bagi mahasiswa BSA bukan lagi skripsi, melainkan membuat buku, menerjemahkan atau tugas lain yang nilainya setara dengan membuat sebuah skripsi," tuturnya.

Pada sesi seminar, pemateri Veni Nurpadillah, M.Pd menyampaikan poin-poin penting sebagai motivasi dalam menghasilkan sebuah karya, di antaranya 1) Cari tahu tujuan menulis; 2) Mengatur waktu untuk menulis; 3) Menjadi bijaksana dengan mengisi amunisi perasaan; 4) Melakukan sebuah perjalanan; 5) Bergabunglah dalam komunitas menulis; 6) Tulislah hal-hal yang disukai; 7) Jangan ingin dipuji.

Kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab oleh panitia kepada para peserta seminar. Dan terakhir pada sesi penutup, Ibu Veni menyampaikan bahwa penulis itu tercipta bukan terlahir, karena sekalipun mereka terlahir sebagai pemalas namun memiliki keinginan kuat dalam menulis, mereka bisa menjadi penulis yang hebat dan menghasilkan karya-karya berkualitas. (din)