Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 Januari 2020

Humas Garda Terdepan Sosialisasikan SPAN-UM PTKIN


FOKUS JAKARTA - Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) baik melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN), Ujian Masuk (UM) dan jalur mandiri.

Demikian disampaikan Ketua Forum Rektor PTKIN Prof. Dr. Babun Suharto, SE, MM pada acara Focused Group Discussion (FGD) Kehumasan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

"Humas ini sebagai corong lembaga, manjadi garda terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat, jangan sampai ada sekolah yang tidak mendapatkan informasi ini (PMB),"ujar Babun.

Rektor IAIN Jember ini menyebutkan, dari grafik tahun-tahun sebelumnya, animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke kampus PTKIN dari tahun ke tahun terus meningkat.

"Meskipun anggaran pada tahun ini sedikit berkurang,"terang Babun.

Meski demikian, dengan semangat motto ikhlas beramal yang dimiliki Kementerian Agama, dirinya meminta semua pihak untuk terus berupaya agar menyukseskan sosialisasi PMB tahun 2020.

"Kita tidak boleh berkecil hati, secara bersama-sama dapat terus memberikan informasi secara massif,"tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum SPAN-UM PTKIN Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si yang mengakui jika pihaknya sedikit terlambat untuk melaksanakan kegiatan FGD Kehumasan terkait penerimaan mahasiswa baru tahun 2020.

"Kita agak terlambat mengumpulkan humas, karena tahun ini sedikit mendapat persoalan terkait pendanaan, namun kita tidak boleh terganggu dengan masalah dana,"tukasnya.

Rektor UIN Sunan Gunung Jati Bandung ini mengimbau kepada Humas PTKIN untuk lebih gencar memberikan informasi lewat website masing-masing PTKIN.


"Pengumuman, harus memanfaatkan website yang ada di masing-masing kampus, mengingat anggaran yang terbatas,"demikian pungkasnya. (nur)

TMC Masih Diterapkan Untuk Tanggulangi Banjir Di Jabotabek


FOKUS JAKARTA - Kepala Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) masih diterapkan untuk menanggulangi banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kekuatan kolaborasi diyakinkan berada di balik kesuksesan penerapan teknologi hujan buatan demi mengurangi intensitas hujan di suatu wilayah.

TMC tidak bisa dilakukan hanya oleh Balai Besar TMC di BPPT. "Kalau bicara ekosistem tentu itu tidak berarti hanya satu stakeholder saja, tapi TMC harus dengan kolaborasi, seperti diketahui awal tahun ini, pada 1 Januari 2020, banjir merendam banyak wilayah di Jabodetabek akibat hujan ekstrem," kata Hammam, Jumat (24/1), saat acara Penguatan Ekosistem TMC Mitigasi Banjir Jabodetabek, di Ruang Komisi utama,  Gd. 2 BPPT Lt. 3, Jl. M. H. Thamrin no. 8 Jakarta Pusat.

Hujan juga terjadi di beberapa daerah lain yang mengakibatkan kerugian tidak hanya materil tapi korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan lebih dari 60 orang tewas akibat bencana banjir dan longsor di awal tahun ini.

Untuk melakukan harus ada yang menyediakan informasi awal yaitu dari BMKG. Kemudian ada TNI AU, mu dari pilot hingga staf lainnya, juga ikut membantu dalam melakukan persemaian garam di udara.

"Kemudian tim operasi TMC yang dimotori B2TMC dan timnya yang bekerja sama dengan seluruh jajaran yang terlibat. Termasuk LAPAN dan BNPB. Sehingga, pria berusia 57 tahun itu menjelaskan, ekosistem tersebut menjadi tantangan untuk terus berkolaborasi di dalamnya. Apalagi Indonesia merupakan negara yang rentan bencana sehingga kolaborasi harus dilakukan berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca bisa membuat ramalan cuaca yang sudah dirilis meleset. Menjadi tidak seperti yang diprediksi.                                             

"Tak ada penjelasan pengaruh dari adanya modifikasi cuaca itu terhadap peringatan dini hujan ekstrem dari BMKG yang sporadis atau bolak balik dirilis belakangan ini. Peringatan dini bisa sangat lokal untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya dan pernah terjadi peringatan dini tak terbukti.

"Hanya meminta pola pikir diubah tentang sebab akibat teknologi modifikasi cuaca yang dilakukan tim dari BPPT dan ramalan cuaca BMKG itu," kata Dwikorita.

Yang terpenting, menurutnya, keberhasilan memodifikasi cuaca--biasa dilakukan dengan menciptakan hujan buatan--sangat bergantung kepada ketepatan prediksi oleh BMKG.

"TMC itu untuk mencegah banjir, kalau kami salah prediksi, TMC akan salah menembakkan atau menyemai garam ke awan. Harus presisi," ujarnya. (dade)

Jumat, 24 Januari 2020

Selain Alatnya Diuji, Satpam IAIN Cirebon Juga Diberi Pelatihan Dan Simulasi Kebakaran


FOKUS CIREBON - Diujinya alat  kelengkapan pemadam kebakaran milik gedung FITK IAIN SNJ Cirebon, petugas damkar nyatakan sudah sesuai standar. Kemudian petugas Satpam IAIN pun diberikan pelatihan dan simulasi pemadaman kebakaran oleh petugas Damkar Kota Cirebon, Jum'at (24/1/2020), di halaman depan gedung kampus baru FITK IAIN SNJ Cirebon

Kasi Kesiapsiagaan Operasional dan Investigasi Pemadaman, Damkar Kota Cirebon Drs Nurzaman menyatakan, bahwa kawasan gedung FITK IAIN SNJ Cirebon dinilai masuk dalam jenis kebakaran tipe A, yakni kertas dan kayu. Maka pemadamannya cukup dengan penyemprotan air dan hidrogen.

"Saat dicek dan diuji, alat kelengkapan pemadam kebakaran  sudah memenuhi standar, kita sudah cek semuanya, pertama dibagian atas lantai 4, dan tekanan air sampai pada 5 BAR, sedang yang di bawah mencapai 9 bahkan bisa 10 BAR, jadi sudah cukup standar jika terjadi kebakaran," ucap instruktur Pemadam Kebakaran, Nurzaman.


Nurzaman juga menjelaskan, bahwa pada kebakaran itu terdapat sejumlah klasifikasi atau tipe, yakni tipe A, tipe B, tipe C, tipe D dan tipe K yakni kebakaran yang dipicu oleh bahan lemak.

"Sebelum melangkah ke hal yang lebih teknis, sebaiknya bentuk dahulu manajemen kebakarannya, jika timnya sudah siap, kita bisa langsung praktik basah. Dan manajemen kebakaran ini bertujuan agar terbetuknya tim yang solid, dan  mereka sudah siap dan sudah mengetahui tugasnya masing-masing saat terjadi kebakaran," jelasya.

Sementara itu, Drs Imron Rosyadi MM, Kabag Umum dan Humas IAIN SNJ Cirebon saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa ini adalah kegiatan Pelatihan dan Simulasi Pemadaman Kebakaran antara Satpam IAIN Cirebon bersama Damkar Kota Cirebon di halaman kampus baru FITK IAIN SNJ Cirebon.

Namun kegiatan sementara oada hari ini adalah menguji keberadaan alat-alat pemadam kebakaran oleh petugas Damkar Kota Cirebon. "Ya, menguji alat yang kita miliki dan cara penggunaan dari alat-alat tersebut," kata Imron.


Imron juga menyampaikan jika nantinya akan segera dibentuk tim manajemn kebakaran yang seluruhnya tetdiri dari para petugas Satpam. "Mereka nanti diberikan pelatihan, hal ini penting untuk pencegahan dini dan antisipasi pada saat terjadi kebakaran," terangnya.

Sementara itu, Instruktur Kebakaran, dari Damkar Kota Cirebon, Nurzaman didampingi Arif Rachmat dihadaoan sejumlah Satpam IAIN Cirebon, sebelumnya memberikan penjelasan seputar pemakaian alat dan lencegahan yang harus disiapkan, yang kemudian dilanjutkan dengan praktek kering dan praktek basah.

Satu persatu alat pencegahan kebakaran mulai dari Hydrant yang berada di halaman dwpan kampus FITK hingga alat lainnya di lantai 4 gedung FITK, oleh petugas Damkar dicek satu persatu.

Usai itu, kemudian dilanjutkan dengan praktik basah, yakni petugas Satpam IAIN Cirebon mencoba memegangi alat pemancar air yang kemudin menyemprotkan air dengan tekanan 9 BAR.


"Sangat baik, tetapi tetap harus hati-hati dan jangan main-main dengan alat-alat kebakaran, petugasnya harus benar-benar menguasai dan sudah siap dalam penggunaannya," ujar Arif Rachmat, petugas Damkar Kota Cirebon. (din)

Kawasan Muara Baru Jakarta Utara Terendam Banjir, Polsek Dan Anggota Terjun Bantu Masyarakat


FOKUS JAKARTA-- Intensitas curah hujan yang cukup lebat mengguyur Jakarta pagi tadi. Sejumlah wilayah pun terendam banjir dan berimbas pada terhambatnya aktifitas masyarakat, Jumat (24/1/2020).

Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto bersama anggotanya terjun langsung melakukan penanggulangan, pemantauan dan pengecekan ketinggian genangan air di Wilayah PPSNZJ Muara Baru akibat intensitas curah hujan tinggi di Kawasan Wilayah Muara Baru jakarta Utara.

Dari hasil pemantauan dan pengecekan lokasi yang mengalami genangan air yaitu di Jalan Hiu Raya tepatnya di depan PT. BMS sampai dengan perempatan PT. Inti Mas Surya dengan ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 40 cm, Jalan Tuna Raya tepatnya di pertigaan SPBU Tri Harun ketinggian genangan air  mencapai 20 sampai 40 cm, Muara Baru Centre (MBC) ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 40 cm.

Kemudian juga di Pintu Gerbang kawasan Muara Baru ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 60 cm, Jalan Udang Ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 40 cm, Jalan Kakap ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 40 cm, Dermaga Timur Transit 8 sampai transit 20 ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 40 cm.

“Kami sudah berupaya melakukan penanggulangan banjir, melakukan Koordinasi dengan Instansi terkait dalam hal ini Petugas rumah pompa air untuk melakukan penyedotan dan melalukan evakuasi karyawan/ti yang akan masuk dan keluar Pelabuhan menggunakan kendaraan mobil patroli dinas," kata AKP. Slamet Riyanto.

Selain itu AKP. Slamet Riyanto bersama anggotanya dibantu Tim Satgas Banjir dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan pengaturan arus lalulintas di depan pintu masuk kawasan Muara Baru karena terjadi penumpukan arus kendaraan.

Selain itu, juga diimbau kepada masyarakat penguna jalan untuk berhati hati dan menghindari jalan yang tergenang air serta hindari tiang listrik untuk mengantisipasi bahaya setrum.

Penyedotan genangan air di wilayah Kawasan Muara Baru dilakukan dengan menggunakan 5 (lima) unit pompa milik UPT PPSNZJ yang berada di Jalan Kakap Dermaga Timur dan Jalan Tuna Raya PPSNZJ agar genangan air segera surut. (dade)

Kamis, 23 Januari 2020

KPRI Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon Gelar RAT Tahun Buku 2019


FOKUS CIREBON - Ratusan anggota KPRI Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon hadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019, di Ruang Auditorium, Lantai 3, Gedung Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Kamis (23/1/2020).

Dalam kegiatan RAT tersebut, sejumlah agenda dilaksanakan, seperti Laporan Pertanggangung Jawaban (LPJ) Pengurus, LPJ Pengawas, kemudian Sosialisasi Produk Pembiayaan Syariah dan Etika Muamalah.

Tampak hadir pada kegiatan RAT KPR Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon Tahun Buku 2019 diantaranya, Kepala Biro AUAK IAIN SNJ Cirebon, Ketua KPRI Harapan Sejahtera, Kepala Dekopinda, Dinas UMKM Kota Cirebon, Pengawas dan Pengurus serta anggota KPRI Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon.

Ketua KPRI Harapan Sejahtera, Edi Chandra SSi MA menyatakan bahwa sudah 6 tahun berturut-turut pihaknya melaksanakan RAT ini di setiap bulan Januari. "Ini bentuk konsistensi dan tranparansi, yang bertujuan bagi kemajuan dan kesejahteraan anggotanya," jelasnya 

Selain itu, forum RAT ini diminta untuk dijadikan sebagai tempat untuk rembukan, termasuk tempat bagi kita semua untuk memberikan saran dan kritikannya dalam rangka memberikan rekomendasi pembenahan koperasi kedepan.

Sementara menurut Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Saefudin Jupri, bahwa KPRI Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon ini merupakan urutan ke 26 dari 300 lebih koperasi yang ada di Kota Cirebon. "Koperasi IAIN menjadi percontohan yang baik dan kegiatan RAT selalu konsisten dilaksanakan teoat waktu," ujarnya.

Sementara digiliran Kepala Biro AUAK, IAIN SNJ Cirebon, pihaknya menanyakan kepada para peserta RAT tentang sifat koperasi dan dijawab peserta adalah bersifat gotong royong.

"Kami berharap sebanyak 400 lebih PNS dan 188 Non PNS yang masih belum mendaftar menjadi anggota koperasi IAIN untuk terketuk hatinya dan masuk menjadi anggota," pinta Drs H Subarja MPd, Kepala Biro AUAK.

H Subarja mengilustrasikan, jika dirinya meminjam uang kepada perseorangan, misal ke Ketua Ma'had Al Jami'ah IAIN SNJ Cirebon tentu tidak dapat pinjaman tersebut, atau ke yang lainnya yang bersifat perseorangan, karena yang dapat mencairkan pinjaman uang itu hanya di koperasi maka harus terlebih dahulu masuk dan menjadi anggotanya.


"Ini lah sifat organisasi Koperasi yang selalu mengedepankan kesejahteraan anggota karena bersifat gotong royong," ujarnya yang disambut riuh tepuk tangan para peserta RAT.

Sementara sambutan dari Dekopindo Kota Cirebon lebih menekankan kepada imbauan agar seluruh anggota koperasi tidak terjebak atau mengikuti dari adanya koperasi online. "Jangan ikut-ikutan, lebih baik dihindari," pintanya.

Usai pemaparan sejumlah sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan membuka kupon doorprize dan tampak seluruh pengurus dan anggota koperasi berbaur dan terlihat bak keluarga besar yang satu tubuh. (din)

SMPN 1 Kota Cirebon, Dukung Pemerintah Dalam Memerangi Sampah Plastik


FOKIS CIREBON - Drs H Lilik.Agus Darmawan MPd tak henti-hentinya berkarya bagi pendidikan. Kali ini sosok yang digandrungi banyak pihak karena 'low profil' ini tengah mengagas penanganan sampah plastik di lingkungan sekolah.

Gagasan tersebut kini diterapkan sebagai bentuk dukungan SMPN 1 Kota Cirebon atas Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2019 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Lilik menyatakan, guna menyukseskan komitmen pemerintah dalam memerangi sampah plastik ini, dewan guru-guru di sekolah sudah melakukan rapat koordonasi, sebelum melakukan sosialisasi kepada para orang tua siswa.

"Kepada para siswa kita imbau untuk membawa tempa sendiri jika ingin jajan," kata Lilik, yang sosoknya terus ingin berkarya bagi kemajuan pendidikan di Kota Cirebon.

Para pegiat pendidikan di Kota Cirebon juga memandang jika sosok Lilik Agus Darmawan patut menjadi teladan bagi semua, karena kedisplinannya, gagasan-gagasannya serta kiprahnya bagi kemajuan pendidikan. 


"Apa yang dilakukan Pak Lilik dan para dewan guru semata untuk mendukung komitmen pemerintah dalam memerangi sampah plastik, selain itu sosok Lilik memang penuh karya dan patut mendqpat apresiasi dari semua pihak, karena komitmennya yang tinggi untuk memajukan pendidikan di Kota Cirebon," tandas Andrian, M.Hum, aktivis lingkungan Kota Cirebon. (nur)



Wakil Wali Kota Cirebon Harapkan Laporan LPPD Dari Setiap OPD Harus Lebih Baik


FOKUS CIREBON - Berdasarkan  Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, maka Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berkomitmen membenahi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) yang merupakan kewajiban setiap Pemda.

Wakil Wali Kota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati menyebutkan meskipun tingkat pencapaian LPPD Pemda Kota Cirebons setiap tahunnya cukup tinggi yakni 3,2, akan tetapi untuk tingkat Provinsi Jawa Barat ataupun Nasional, peringkat LPPD Kota Cirebon masih berada di posisi bawah.

“Diperlukan komitmen bersama agar kawan-kawan OPD lebih baik lagi menyiapkan laporan LPPD,” katanya pada acara sosialisasi LPPD di Kota Cirebon, Kamis (23/01/2020).

Sementara itu, Eti menilai progress penyiapan laporan LPPD tahun berjalan (2019) progresnya sudah cukup baik dan terlihat semangat dari kawan-kawan OPD sudah cukup tinggi.

“Persiapan yang dilakukan tahun berjalan 2019 akan menjadi pendorong untuk penyiapan LPPD tahun 2020,” ujarnya.

Eti menambahkan posisi Pemda Kota Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat berada pada posisi yang kurang menggemberikan sebab masih di bawah kota dan kabupaten lain. “Ada beberapa point yang kurang dan perlu dilengkapi dalam pelaporan LPPD, agar Kota Cirebon posisinya naik,” ujarnya.

Sesuai arahan Wali Kota Cirebon, kata Eti pelaporan LPPD merupakan rangkuman dari kinerja Pemerintah Daerah (Pemda), maka dari itu hasil kinerja perangkatnya akan terus dievaluasi oleh Pimpinan (Wali Kota).


“Segala urusan Pemerintahan tidak akan maksimal jika tiap kepala OPD tidak berkomitmen dan bersinergis dengan baik terutama dalam penyususnan LPPD,” ujarnya. (bam)

Rabu, 22 Januari 2020

Masyarakat Anggota Koperumnas Dijamin Dapat Memiliki Rumah Tanpa DP


FOKUS JAKARTA - Koperasi Perumahan Umum Nasional Syariah (Koperumnas) siap bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta membangun rumah susun milik (Rusunami) bagi warga Ibu Kota berpenghasilan kecil anggota Koperumnas.

Masyarakat Jakarta anggota Koperumnas dijamin dapat memiliki rumah hanya dengan mengangsur Rp2,5 juta per bulan tanpa DP dan jaminan.

Anggota cukup membayar angsuran selama dua tahun. Kemudian tahun ketiga rusunaminya dibangun, hanya kurang dari tiga tahun, warga bisa memiliki rumah sendiri.

"Kami sampaikan kepada Ibu Camat Jatinegara. Kami siap bekerjasama dengan Pemprov DKI. Pemda cukup menyediakan lahan dua hektare saja, kami bangun tiga tower ketinggiannya 20 lantai," kata Ketua Koperumnas Aris Suwirya, Rabu (22/1), saat acara peresmian kantor baru Koperumnas Syariah, di Jalan Jatinegara Timur II No 4B, Jatinegara, Jakarta Timur.

Lebih lanjut, Aris mengungkapakan ingin menghadap Gubernur Anies Baswedan untuk menyampaikan konsep Koperumnas Syariah yang menghindarkan riba dan jaminan untuk warga Jakarta agar memiliki rumah.

"Karena kita menghindari riba, maka Allah SWT meridhoi, Koperumnas bisa membangu rusunami di Jabotetabek.Yang penting tanahnya dari Pemda," ujarnya.

Ia ingin membantu program RPJMD Gubernur Anies mewujudkan janji kampanyenya pada 2017 lalu. Di mana mewujudkan rumah DP 0 rupiah bagi masyarakat betpenghasilan kecil.
Koperumnas Syariah satu-satunya Koperasi di Indonesia yang membangun rumah bagi anggotanya dengan hanya mencicil setiap bulan.

Koperumnas telah membangun rumah bagi anggotanya di Bogor (tiga lokasi), Karawang, Tangerang Selatan, Tangerang dan lain-lain.

"Kami akan buka cabang Koperumnas di semua kota besar dengan sistem kantor cabang. Insya Allah tahun 2021 seluruh provinsi di Indonesia sudah punya kantor cabang. Di luar Jabodetabek, harga rumah Koperumnas Rp.190 juta," ujarnya.

Jadi masyarakat hanya mengangsur Rp. 1 juta per bulan selama 190 bulan bisa punya rumah ya g bisa diwariskan. (dade)

Dinobatkannya Prof Bambang Yuniarto Sebagai Guru Besar, Ini Kata Rektor IAIN Cirebon



FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menobatkan satu-satunya guru besar yang ada di wilayah III Cirebon di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kewarganegeraan. Yakni Prof.Dr.H.Bambang Yuniarto M.Si yang meraih gelar profesor setelah melewati proses panjangnya sejak 2011 lalu dan pada 1 Desember 2019 kemarin gelar tersebut berhasil disandangnya.

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg merasa bangga dan bahagia dengan gelar tertinggi yang disandang Bambang Yuniarto sebagai guru besar di IAIN SNJ Cirebon.

"Saya sebagai saksi sejarah, sejak 2011, waktu itu saya masih menjabat Warek hingga memimpin lembaga IAIN, Pak Bambang termasuk sosok yang gigih untuk bisa meraih gelar tertinggi tersebut, dan atas nama lembaga kami mengucapkan selamat dan kami semua bangga dan bahagia dengan keberhasilan ini," ucap Sumanta, Rabu (22/1/2020).

H.Sumanta juga menyebut bahwa ini adalah bagian dari program akselerasi lembaga. Di mana lembaga bisa mensuport, mendukung para tenaga pendidik untuk bisa meraih prestasi akademik, atau fungsional akademik sehingga sampai pada puncak yang tertinggi yakni profesor dan guru besar.

"Jadi ini adalah bagian dari harapan dan cita-cita lembaga, dan tentu saja ini berimplikasi terhadap status Perguruan Tinggi kita, terutama bagi semua Prodi sudah harus memiliki profesor. Jadi guru besar itu bagian yang tidak terpisahkan dari identitas lembaga, tidak bisa dilepaskan dari parameter perkembangan akademik sebuah lembaga," ucapnya.


Maka dari itu, kata Sumanta, ini adalah ukuran dan menjadikan kita itu percaya diri untuk cita-cita yang berikutnya yakni akan alih status bertransformasi menjadi Universitas.

"Tambahan guru besar ini, ibarat dalam tubuh itu adalah gizi dan vitamin yang menyegarkan tubuh kita, dan munculnya Pak Bambang yang sebelumnya Ibu Ety, itu kita optimis menatap masa depan, karena Pak Bambang ini, membawa inspirasi bagi kita insan akademik di IAIN SNJ Cirebon," katanya.

Kemudian, lanjut Sumanta, tenaga tenaga doktor juga terus bertambah, sekarang sudah ada 77 doktor. Ini adalah jumlah yang cukup fantastis bagi lembaga.

"Saya yakin untuk bertransformasi bagi pengembangan lembaga kita sangat terbuka dengan dukungan tiga variabel, satu adalah variabel akademik dengan munculnya profesor dan doktor, kedua variabel perluasan akses, dimana kita mendapatkan pengahargaan kemarin dari seluruh IAIN di Indonesia dan animo masyarakat terhadap perguruan tinggi kita sangat tinggi hingga mencapai 22.000 pendaftar dan ketiga adalah infrastruktur yang bangunannya sudah sangat refresentatif dan modern dan di tahun 2020 ini kita bisa berkompetisi dengan perguruan tinggi lain termasuk dengan UIN di Bandung, Jawa Barat," tandasnya. (din)

Begini Pengakuan Bambang Yuniarto Hingga Sukses Meraih Gelar Profesor Dan Guru Besar Di IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - Belakangan, nama Bambang Yuniarto mendadak ramai dikalangan akademisi. Bukan soal sosoknya yang tegas dan cerdas, melainkan karena kegigihannya dalam meraih gelar profesor. Bahkan uniknya, Prof H Bambang Yuniarto MSi merupakan satu-satunya guru besar di wilayah III Cirebon di bidang Ilmu Pengetahuan sosial dan Kewarganegaraan.
Prof Bambang mengatakan untuk mendapatkan gelar profesor tersebut tidak diraih dengan mudah. Harus terlebih dahulu mengikuti persyaratan yang salahsatunya adalah menerbitkan scopus. Syarat ini menjadi momok dan sesuatu yang menakutkan. Pasalnya, untuk menerbitkannya banyak persyaratan yang harus dipenuhi dan cukup sulit.
Terkait penerbitan scopus ini, Prof Bambang mengaku sudah di mulai sejak tahun tahun 2011. Pada tahun 2011 ini Prof Bambang menulis 2 scopus, kemudian pada tahun 2017 menulis 1 scopus, dan tahun 2018 menulis 2 scopus. 
"Jadi totalnya saya sudah menulis 5 scopus. Karena menulis scopus ini menjadi sebuah persyaratan yang tidak bisa ditinggalkan untuk menjadi profesor, dan ini menjadi sebuah momok menakutkan bagi yang ingin merambah menjadi guru besar,” terangnya.
Kendati begitu, Prof Bambang bukan sosok yang mudah menyerah, kata dia, selain semangat diri yang tinggi juga berkat kerjasama dari semua pihak, terutama dari keluarga dan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang kini membuat dirinya berhasil melewati semua tantangan tersebut. 
“Proses untuk menjadi guru besar, harus kuat, berkali-kali kwndala dan tantangan terus menghadang, bahkan terkadang merasa lelah dan tidak kuat hingga mau menyerah. Namun berkat dorongan yang kuat dari diri sendiri, dari teman-teman, serta istri dan keluarga, maka gekar tertinggi akademik ini alhamdulillah bisa disandangnya," papar Bambang.
Untuk itu, Prof Bambang Yuniarto juga mengucapan terima kasih kepada istri tercintanya, Pudjiati SPd, kemudian ibu kandungnya, Sony, serta anak menantunya atas doanya. 

"Ya, hal yang sama juga saya ucapkan terimksh kepada Rektor IAIN Cirebon Dr H Sumanta Hasyim MAg, beserta civitas akademika IAIN Cirebon, kemudian kepada bapak Prof Dr Maksum MA (alm) yang selalu mensuport saya. Kemudian juga Dirjen Pendis Kemenag Prof Dr Arskal Salim Gp PhD dan Prof Dr Bunyamin Maftuh selaku Direktur SDM Dikti,” ucap Prof Dr H Bambang Yuniarto MSi. (din)

Rumuskan Rencana Kerja 2020, LP2M Adakan Raker Pengurus Di Villa Kuningan


FOKUS CIREBON - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan rapat kerja tahun 2020 di Villa Cibulakan Mandirancan Kuningan, Selasa-Rabu (21-22/1/2020).

Rapat kerja LP2M 2020 ini  diikuti oleh semua jajaran pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, kepala pusat penelitian, kepala pusat pengabdian, kepala pusat studi gender dan anak, staf dan juga dihadiri pula oleh Kepala Biro Administrasi Keuangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Subarja.

Agenda kegiatan Raker LP2M 2020 tersebut meliputi evaluasi kinerja tahun 2019, penyusunan laporan kinerja 2019, dan rencana kerja tahun 2020.

Dalam sambutannya, Ketua LP2M menyampaikan  pentingnya penyelenggaraan kegiatan Raker diadakan di awal tahun sebagai bentuk keseriusan merumuskan program-program  dan kegiatan-kegiatan LPPM yang lebih terencana dan terprogram baik aspek penyelenggaraan maupun aspek keuangan.

"Program-program LP2M diarahkan pada upaya peningkatan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat yang memiliki keunggulan dan daya saing pada tingkat nasional," tutur Ketua LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Ahmad Yani.

Sementara itu, Kepala Biro  H. Subarja yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan beberapa kebijakan dan implementasi kegiatan yang bersifat rutin maupun kegiatan baru yang bersifat inovatif, serta tata kelola keuangan yang digunakan untuk belanja bahan, belanja honor, belanja modal, dan belanja lainnya. Dibahas juga tentang sumberdana berupa Rupiah Murni (RM) dan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak).


Di akhir, ia juga membahas tentang rencana perubahan pengelolaan menjadi Badan Layanan Umum (BLU), dan perubahan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). (nur)

Program Pendidikan Dan Pelaksanaan PPDB 2019 Di SMPN 1 Diapresiasi Banyak Pihak


FOKUS CIREBON - Siapa yang tidak mengenal sosok Drs H Lilik Agus Darmawan SPd,  MM, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Cirebon. H Lilik dikenal tegas dalam memimpin dan lugas dalam bergaul.

Apalagi di bidang pendidikan, H Lilik tak pernah main-main dan sangat diapresiasi oleh semua pihak termasuk para orang tua siswa.

Sebagai bukti, dalam bidang pendidikan, H Lilik beserta peran para guru mampu membuktikan lulusan SMPN 1 memiliki kecerdasan intelektual di atas rata-rata. Sebagai contoh adalah pada hasil nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMP se-Kota Cirebon.


Di mana ada nama sembilan siswa SMPN 1 Kota Cirebon yang menjadi siswa terbaik dalam hasil  nilai UN. Sembilan siswa  dengan nilai UN tertinggi tersebut berhasil bersaing dari siswa SMP se-Kota Cirebon sebanyak 6.325 siswa yang mengikuti ujian Nasional pada tahun 2019 kemarin.

Demikian  juga dengan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang merupakan salah satu tahap dari proses penilaian bagi siswa yang dilakukan oleh guru melalui satuan pendidikannya dalam kurun waktu satu semester.

Ada hal baru di SMP Negeri 1 Cirebon dalam PAS kali ini, yakni pengerjaannya tidak lagi menggunakan kertas, pensil, dan penghapus, tetapi menggunakan gawai (handphone).

Kebijakan ini diambil mengingat sudah begitu banyaknya aplikasi yang dapat mendukung dilaksanakannya PAS dengan sistem online (gawai). Hal ini juga didukung oleh beberapa guru yang sudah menggunakan ulangan atau penilaian harian dan penilaian tengah semester yang menggunakan sistem online.

Langkah awal yang dilakukan sekolah adalah mengadakan workshop penilaian berbasis gawai. Tujuan workshop ini salah satunya agar semua guru mampu melakukan proses penilaian online ini.

Langkah selanjutnya adalah mendata potensi sarana dan prasrana yang dimiliki oleh siswa dan sekolah, yaitu mendata jumlah siswa yang memiliki dan yang tidak memiliki gawai (android).

Menurut Lilik Agus Darmawan, dari sejumlah 1200 siswa yang terdaftar di SMP Negeri 1 Cirebon, hanya 25 siswa yang tidak memiliki gawai. Agar pelaksanaan PAS berbasis gawai bisa tetap berjalan, sekolah menyiapkan 50 tablet yang disiapkan dalam ruangan tersendiri termasuk menyediakan jaringan internetnya.

Tentu saja, sejumlah terobosan dan program ini mengundang rasa bangga dan salut sehingga diapresiasi banyak pihak dan para orang tua siswa. Termasuk yang terakhir adalah pada pelaksanaan PPDB 2019. Di mana H Lilik dan panitia PPDB terus komit menjalankan aturan yang ada.


"Ya, itulah tipe kepemimpinan H Lilik Agus Darmawan S.Pd, MM yang tegas dalam memimpim dan sosok yang tak pernah menyerah dalam membangun kemajuan pendidikan di Kota Cirebon. Intinya kami salut dan bangga, semoga ini dqpat diapresiasi juga oleh yang lain," terang Supriyadi, aktivis pendidikan dan kebijakan publik, kepada wartawan. (nur)

Polsek Kawasan Muara Baru Ungkap Kasus Peredaraan Narkotika Jenis Shabu


FOKUS JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru berhasil ungkap kasus peredaran narkotika jenis shabu di sebuah rumah yang berada di Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara,  Rabu (22/1).

Berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada seorang Laki-Laki yang bernama panggilan Batik sering melakukan transaksi shabu di Muara Baru.

Kanit Reskrim Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru Iptu Yudi Hermawan bersama anggotanya melakukan penyelidikan pada hari itu juga untuk mencari keberadaan Batik dan dapat diketahui bahwa Batik tinggal di rumah gubuk yang berada di daerah Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara.

"Tanpa buang waktu lagi selanjutnya dilakukan penggerebekan dan Batik berhasil ditangkap di dalam rumah gubuk dan pada saat dilakukan penggeledahan terhadap pelaku kedapatan memiliki sabu yang disimpan dalam plastik bening," kata Yudi.

Berikut barang bukti yang berhasil disita Polisi dari pelaku yaitu satu bungkus plastik bening isi kristal putih shabu brutto 0,27 gram, 1 buah buah timbangan digital merk camry warna hitam, satu buah sedotan dan dua buah korek api gas.

"Selanjutnya polisi membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Kawasan Muara Baru guna proses lebih lanjut," ujarnya.

Atas perbuatanya pelaku di duga telah melanggar Primair pasal 114 ayat 1,  Subsidair Pasal 112 ayat 1 UU RI Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto membenarkan penangkapan tersebut dan mengapresiasi kinerja anggotanya yang cepat dalam bertindak atas informasi masyarakat sehingga berhasil menangkap pelaku. (dade)

Kepengurusan Forwami Periode 2019-2021 Dikukuhkan


FOKUS JAKARTA-- Bertempat di Ciawi Bogor, kepengurusan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), untuk periode 2019-2021, Desember 2019 lalu terbentuk.

Pada periode ini, Ire Djafar dari Media Online Maritim Indonesia di tunjuk sebagai Ketua Forwami. Kemudian sebagai Wakil Ketua Forwami Delly Muhajirin dari Media Online Rakyatmerdekanews.com, Sekjen Forwami, Umi Syarifah dari Media Majalah Sudut Pandang, Bendahara Forwami Satu Fhebe Astrid dari Media Online Kantor Berita, Bendahara Forwani kedua, dan Dewi A dari Media Pena7.com.                                               

 Ire Djafar mengatakan, kepengurusan yang ada sekarang adalah hal yang luar biasa. "Kenapa saya katakan demikian, karena pengurusnya terdiri dari perempuan dan hanya satu orang laki-laki. Apalagi ada Dewan Pembina H.Juswandi yang sangat peduli dengan organisasi ini," katanya, saat acara Pengukuhan Pengurusan Forwami Periode 2019-2021, di Bandar Jakarta, Ancol, Selasa (21/1).

Sementara itu, Dewan Pembina Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) H. Juswansi mengungkapkan sebagai wadah para Jurnalis yang bertugas sehari-sehari diwilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya. 

Para jurnalis yang sering memberikan kabar tentang Kepelabuhanan kepada pembaca.

"Kita perlu menjaga kekompakan dan saling menghargai satu sama yang lain," ujar H.Juswandi.

General Manager IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Suprapto mengungkapkan  pihak IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok amat apresiasi adanya Forum ini, maka pada dasarnya kami menyambut baik adanya Forwami. 

"Berbuatlah yang terbaik dalam pemberitaan. Jangan buat berita hoax,” ungkap Suprapto.

Dalam acara Pengukuhan Forwami pada tahun 2019-2001 tersebut, juga di hadirkan dari INSA, APBMI, dan para Stakeholder yang ada di Pelabuhan Priok. (dade)

Selasa, 21 Januari 2020

Wartawan Istana di Labuan Bajo Selamat Dari Kapal Terbalik


FOKUS CIREBON, NTT – Telah terjadi musibah yang menimpa rekan-rekan wartawan Istana yang meliput kegiatan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada kunjungan kerja ke Labuan Bajo sejak Minggu (19/1) hingga Selasa (21/1). 

Kapal yang ditumpangi wartawan, yang diketahui bernama Plataran Pinisi Bali terbalik saat berada di tengah laut. Semua wartawan dan Anak Buah Kapal (ABK) yang menjadi penumpang kapal tersebut selamat, Selasa (21/1) siang.

Peristiwa tersebut terjadi di luar agenda kepresidenan, karena setelah acara terakhir di Labuan Bajo, yaitu penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat pada Selasa pagi, 21 Januari 2020, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung ke Bandara Komodo untuk kembali ke Jakarta.
Sementara para wartawan tersebut memilih untuk ke dermaga untuk menaiki kapal menuju Pulau Bidadari. Dalam perjalanan kembali dari Pulau Bidadari, saat berada di tengah laut, Desca salah satu wartawan yang ikut menyampaikan terjadi perubahan cuaca mendadak yaitu ombak tinggi dan angin kencang sehingga kapal terbalik.
Saat terbalik, petugas pantai di Hotel Plataran yang melihat kejadian tersebut segera bergerak menuju lokasi dengan speedboat. Setelah itu para wartawan dibawa ke Hotel Plataran dan langsung diperiksa oleh tim dokter dari RS Siloam Labuan Bajo.
Kapal yang digunakan wartawan tersebut bukan yang digunakan oleh Presiden selama berada di Labuan Bajo. Namun kapal tersebut digunakan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kemarin (Senin, 20/1) di Labuan Bajo.

Saat ini, wartawan Istana yang terdiri dari Edho Ferdihanzah (TVRI), Krismastianto Baruno Suryokusumo (Berita Satu TV), Agus Rahmat (Vivanews.com), Lizsa Egeham (Liputan6.com), Desca Lidya Natalia (LKBN Antara), Nina Susilo (Kompas), dan Anindyka Pribadi (SCTV) sudah berada di Bandara Komodo, Labuan Bajo untuk kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat pukul 15.40 WITA.
Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden

Majelis Hakim Menunda Pembacaan Putusan Perkara Gugatan 'Wanita Emas'


FOKUS JAKARTA- Majelis hakim menunda pembacaan putusan perkara gugatan 'Wanita Emas' atau Hasnaeni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Alasannya, majelis hakim yang diketuai Dedy Hermawan, SH, MH, mengaku masih membutuhkan waktu.

"Karena memang dia mengurusi perkara terlalu banyak," kata kuasa hukum Hasnaeni, Mai Indradi, Selasa (21/1), saat usai persidangan.

"Sikap hakim masih wajar," ujarnya.

Rencananya, sidang akan kembali dilanjutkan pada 11 Februari 2020 mendatang. Mai berharap, gugatan kliennya diterima majelis hakim.

"Harapannya putusan majelis hakim yang terbaik, yakni gugatan diterima. Tapi kita enggak tahu pertimbangan hakim," ungkap Mai.

Sebelumnya, Hasnaeni mendatangi Pengadilan Negri (PN) Jakarta Selatasn, Selasa (17/12/2019) yang lalu. Perempuan kelahiran Makassar 17 Juli 1976 itu hadir untuk mengikuti sidang gugatan terkait rumahnya. "Datang ke sini untuk memperjuangkan rumah hak milik saya dengan luas kurang lebih 3.000 meter persegi," kata Hasnaeni kepada wartawan.

Hasnaeni datang untuk menghadiri sidang perkara pembatalan akta jual-beli (AJB) rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang diduga dipalsukan PT Reliance Management Capital.  Kasus ini sebelumnya pernah dilaporkan Hasnaeni ke Bareskrim Polri pada 2016 dan prosesnya hingga kini masih berjalan.

"Di mana hasil keputusan akan dibacakan pada tanggal 21 Januari 2020," kata mantan bakal calon gubernur DKI Jakarta itu. (dade)

Program P4GN Didukung Penuh Oleh Kemendagri Dan BNPP


FOKUS JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyatakan dukungan sepenuhnya atas program P4GN atau Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika.
Hal itu diungkapkan Kepuspen yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar usai mendampingi pertemuan Mendagri dengan Kepala BNN beserta rombongan di Gedung A Kemendagri, Jakarta, Senin (20/1).
“Pak Mendagri menyambut baik kunjungan dari Pak Kepala BNN beserta jajaran, saya kira ini hubungan yang sangat baik, dan Mendagri mendukung sepenuhnya apa yang disampaikan Pak Kepala BNN. Pertama adalah mendukung bagaimana rencana aksi terpadu tadi, rencana aksi daerah dalam hal P4GN,” kata Bahtiar.
Tak hanya itu, Mendagri Prof. H. M. Tito Karnavian yang juga sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) diakui Bahtiar mendukung sinergi untuk menjaga perbatasan yang kerap menjadi jalur penyelundupan narkotika.
“Kedua, Pak Mendagri selaku Kepala BNPP sangat mendukung usulan Pak Kepala BNN dan tim supaya nanti ada sinergi bagaimana unsur-unsur terkait atau lembaga-lembaga terkait di Pos Lintas Batas Negara itu bisa sinergi menjadi tim yang terpadu. Tetapi prinsipnya Pak Mendagri baik sebagai Menteri maupun sebagai Kepala BNPP mendukung sepenuhnya bagaimana mewujudkan tujuan-tujuan yang hendak dicapai oleh BNN,” ujar Bahtiar.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pertemuan kedua belah pihak lebih diarahkan pada aspek pencegahan, atau bagaimana menghadapi serangan narkotika dari luar negeri.
“Ada dua hal yang ingin kita peroleh dalam kesempatan pagi hari ini, yang pertama tentu saja bagaimana kita menghadapi serangan narkoba dari luar negeri, dan yang kedua bagaimana kita memperlakukan masyarakat-masyarakat kita supaya mereka terlindung dari penyalahgunaan narkoba itu, salah satunya tadi menjaga perbatasan darat, laut dan udara,” kata Arman.
Tak hanya itu, diungkapkan Arman, pertemuan tersebut diharapkan Pemerintah Pusat hingga Daerah mulai melakukan pelayanan terhadap masyarakat terkait pelaksanaan assessment berupa rehabilitasi.
“Kemudian yang kedua terkait yang dipertanyaan assessment apa kaitannya, karna bagaimanapun assessment itu muaranya ada rehabilitasi, nah kalo rehabilitasnya ditangani semua oleh BNN, bukan tupoksinya karena BNN bukan merupakan Kementerian yang mengurusi masalah kesehatan dan sosial. Oleh karena itu dengan pertemuan ini diharapkan Pemerintah mulai dari Pusat sampai ke Daerah ikut ambil bagian memberikan pelayanan terhadap masyarakat kita,” tutup Arman.
Sumber: Puspen Kemendagri

Senin, 20 Januari 2020

Periksa Kadarluasa, Petugas Gabungan TNI-Polri Sidak Sepuluh Warung Makanan Dan Minuman


FOKUS JAKARTA - Sepuluh warung makanan dan minuman diwilayah Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara disidak oleh petugas gabungan TNI-Polri (Babinsa dan Babinkamtibmas), Satpol PP, Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, FKDM, Kelurahan Pulau Kelapa.

Kegiatan sidak warung ini untuk memantau masa kadaluarsa (expired) makanan dan minuman dari berbagai merek yang diperjual belikan.

Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa, Polsek Kepulauan Seribu Utara Bripka Syahrizal menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum Makanan dan Minuman.

"Ada 10 warung di RW 03 dan 04 yang kami sidak bersama petugas gabungan,” kata Syahrizal, Senin (20/1).

Syahrizal mengaku, dengan kegiatan ini diharapkan seluruh warung bisa lebih disiplin dalam menjajakan makanan dan minuman sesuai dengan ketentuan masa kadaluarsa.

"Penertiban ini bisa memberikan informasi serta pengawasan kepada warung atau toko yang menjual makanan serta minuman agar lebih memperhatikan masa kadaluarsa, sehingga warga dan wisatawan yang berkunjung nyaman dalam berbelanja," ujarnya. (dade)

Rencana UIN Cirebon Dan Kampus 2 Di Indramayu, Ini Tanggapan Mahasiswa IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - Upaya menuju Universitas Islam Negeri (UIN) yang tengah diperjuangan para akademisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon (SNJ) semakin di depan mata. Selain pesyaratan kepemilikan luas tanah, sejumlah bangunan pun sudah berdiri megah di tengah kampus. 

Bahkan, kampus 2 UIN Cirebon bakal segera dibangun di Kabupaten Indramayu, persisnya di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Daerah tersebut dekat dengan exit Cikedung Tol Cipali.

Terkait rencana ini, mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, Andri, Mahasiswa FITK kepada Fokus Cirebon, Senin (20/1/2020), mengatakan bahwa rencana peralihan IAIN ke UIN yang ditandai dengan akan dibangunnya kampus 2 di Indramayu, merupakan bentuk perjuangan yang patut diapresiasi. 

"Jika menjadi UIN, maka kuta akan semakin banyak teman, mengingat nanti akan banyak penambahan fakultas dan jurusan. Selain itu, ini aebagai bentuk kemajuan Perguruan Tinggi Islam.Negeri dan IAIN SNJ Cirebon tengah bersiap menuju UIN," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Fitri, mahasiswi FUAD, perubahan IAIN menjadi UIN memang banyak hal yang musti dipersiapkan. Namun IAIN Cirebon sudah melakukan ini bahkan tinggal menunggu, sebab yang menjadi persyaratan tengah ditempuh sebagaimana prosedur yang ada dan perjuangan ini patut kita apresiasi setinggi-tingginya.

"Mungkin setelah ada kampus 2, akan dibangun juga kampus tiga dan seterusnya. Karena pengembangan dan penambahan fakultas dan jutusan tidak menutup kemungkinan akan menambah juga kampusnya. Yang terpenting sekarang kita semakin berada pada era yang menutut kesiapan dalam berbagai hal, dan IAIN Cirebon diyakini sudah mempersiapkannya," paparnya.

Sementara itu, pemkab Indramayu bersama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon segera membangun Kampus 2 di Kabupaten Indramayu. Kepastian itu terungkap setelah Bupati Indramayu, Supendi melakukan penandatanganan kesekapatan bersama dengan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, tentang Tri Darma Perguruan Tinggi, di tahun 2019 lalu.


Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyqtakan jika saat ini jumlah mahasiswanya telah mencapai ribuan orang. Bahkan, setiap tahunnya jumlah mahasiswa itu terus bertambah. Karenanya, dibutuhkan pengembangan Kampus 2 agar bisa menampung seluruh mahasiswa. (nur)

Minggu, 19 Januari 2020

PPB IAIN SNJ Cirebon Gelar Workshop Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab Dan Metodologi Pengajarannya Bagi Para Dosen Bahasa Arab


FOKUS CIREBON - Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon selama dua hari, Sabtu - Minggu (18-19/1/2020), menggelar kegiatan Workshop Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab dan Metodologi Pengajarannya agar nantinya bisa diterapkan dan dikembangkan dalam pembalajan intensif bahasa arab. 

Workshop yang dilaksanakan di Grand Triyas Hotel ini, melibatkan peserta seluruh dosen bahasa arab di lingkungan IAIN SNJ Cirebon dengan harapan bisa menerapkan dan mengembangkan pembelajaran intensif bahasa Arab tersebut. 


Ketua Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN SNJ Cirebon, Khasan Aedi, S.S, MSI menyatakan jika tujuan workshop Ini untuk meningkatkan keterampilan mengajar dosen-dosen bahasa Arab dalam program intensif bahasa Arab.


"Baik keterampilan mengajar tentang bahasa yang meliputi Mufrodat, Tarakib, Aswat maupun keterampilan yang meliputi Istima', Kalam, Qiro'ah, dan kitabah," terangnya. (din)



Prestasi SMAN 1 Kota Cirebon Diapresiasi Banyak


FOKUS CIREBON - Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov Jabar bangga dan mengapresiasi atas torehan berbagai prestasi yang disabet SMAN 1 Kota Cirebon.

Atas raihan ini, kepemimpinan Dr H Nendi SPd,MM memang patut diacungi jempol, dan menjadi teladan bagi semua yang ingin memajukan pendidikan.   
Bukti dari prestasi tersebut, SMAN 1 Kota Cirebon sejak dipimpin Dr H Nendi,SPd, MPd, banyak menoreh berbagai prestasi.

Hal itu bisa dibuktikan dengan salah satu siswanya bernama Baejah, siswa kelas 12 MIPA 1 SMA Negeri 1 Cirebon, yang pada 2018 lalu, sebagai siswa dengan segudang prestasi.


Prestasi yang beragam itu, mulai dari presatasi mata pelajaran matematika, biologi, fisika, bahasa indonesia, bahasa inggris hingga bidang keangamaan.
Begitu juga pada tahun 2019, lulusan SMAN 1 Kota Cirebon banyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia. Belum lagi prestasi-prestasi lainnya, seperti bidang olah raga juga bidang akademik.


"Saya percaya, kepemimpinan Pak Nendi ini membawa perubahan yang begitu signifikan bagi kemajuan pendidikan, khususnya di SMAN 1 Kota Cirebon. Sejak awal mempimpin saja, beliau sudah banyak gagasan untuk membangunnya, maka ini patut diapresiasi oleh semua pihak," papar Bambang Sadikin, aktivis kebijakan publik. (nur)

Banjir Bandang Bengkulu, 4 Orang Meninggal Dan 6 Orang Lainnya Dinyatakan Hilang


FOKUS BENGKULU – Banjir Bandang menerjang wilayah Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Minggu (19/1) pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat jiwa meninggal dunia, enam dinyatakan hilang dan 17 selamat setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cawang yang putus akibat terjangan banjir bandang.
Adapun data korban jiwa meninggal dunia adalah Emilia binti Minut warga Desa Manau IX/2, Yeni binti Kamharudin warga Desa Manau IX/2, Pio bin Didi warga Desa Bungin Tambun, Peri Rahman bin Tisri warga Desa Pulau Panggung.
Kemudian data orang hilang dan dalam pencarian adalah Mika binti Sus warga Desa Bungin Tambun III, Intan Guspani binti Indi warga Desa Bungin Tambun II, Migi bin Jon Armada warga Desa Rigangan, Gok bin Junar warga Desa Tanjung Ganti I, Ipan bin Ujang warga Desa Pulau Panggung, Viki bin Ida warga Desa Pulau Panggung.
Sedangkan 17 orang yang selamat ialah Arif bin Anudi warga Desa Bungin Tambun III, Cindi binti Arsono warga Desa Guru Agung, Candra bin Naya warga Bungin Tambun, Dili binti Sisan warga Desa Bungin Tambun III (dirawat di RSUD), Sofia Fadila binti Piang warga Desa Tanjung Kemuning III, Emi Astuti binti Yanato warga Desa Simpang III, Sherli Oktafia binti Janawarsya warga Kelurahan Simpang Tiga, Agung bin Darmawan warga Desa Pagar Alam, Aldi bin Utik warga Desa Pagar Alam.
Kemudian Ranti bin Tawan warga Desa Tanjung Iman I, Cici binti Julianto warga Desa Bungin Tambun III, Melia warga Desa Bungin Tambun II, Emizer bin Hinterman warga Desa Pulau Panggung, Guntara bin Musirman warga Desa Pulau Panggung, Binten bin Litusman warga Desa Pulau Panggung, Andi bin Amru warga Desa Pulau Panggung dan Dendi bin Sanawi warga Desa Pulau Panggung.
Menurut laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, banjir bandang tersebut dipicu oleh faktor cuaca yang buruk dan intensitas hujan tinggi sehingga menyebabkan banjir.
BPBD Kabupaten Kaur telah mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian. Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan pemerintah daerah setempat masih terus melakukan upaya pencarian bersama.
Sementara itu, jumlah kerugian yang ditimbulkan dari peristiwa banjir bandang masih dalam proses pendataan. (IWO)
Sumber: Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB