Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 04 April 2024

Kolaborasi DPW IAIN Cirebon Bersama UPZ Syarifah Mudaim Pada Kegiatan Bakti Sosial dan Kajian Ramadhan

CIREBON, FC - Dharma Wanita Persatuan (DPW) IAIN Cirebon berkolaborasi pada kegiatan Bakti Sosial dan Kajian Ramadhan 1445 H bersama Unit Pengelola Zakat (UPZ) Syarifah Mudaim IAIN Cirebon. Kegiatan ini mampu membangun spirit kebersamaan dan kepedulian merajut hati para pegawai serta staf IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang terbalut dalam tema “Meraih Berkah Ramadhan dengan Mewujudkan Kepedulian dan Tholabul ‘Ilmi”, Kamis, (04/04/2024).

Dra. Hj. Nurlaela Suteja, Ketua Pelaksana acara ini, mengungkapkan bahwa bakti sosial menjadi salah satu puncak kegiatan dalam Gebyar Ramadhan 1445 H. 

“Ini adalah momen berharga di mana kami dapat berbagi dengan sesama. Kegiatan ini meliputi pemberian sembako kepada 350 orang, termasuk tenaga PPNPN, cleaning service, satpam, takmir masjid, yatim piatu, jompo, pensiunan, dan anggota DWP,” ungkap Dra. Hj. Nurlaela Suteja.

Kolaborasi ini menandai langkah pertama antara UPZ dan DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang diharapkan membawa berkah bagi semua pihak. 

“Semoga kegiatan bakti sosial ini bisa menjadi acara tahunan yang memperkuat ikatan kebersamaan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” tambah Syifauzakia, M. Pd., Ketua UPZ Syarifah Mudaim.

Sambutan hangat juga disampaikan oleh Hj. Husnul Khotimah Aan Jaelani, S.Pd.I, Ketua DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. 

“Tugas pokok DWP salah satunya adalah menghadirkan kesejahteraan bagi anggotanya. Program seperti bakti sosial dan santunan merupakan fokus utama kami,” jelas Ketua DWP IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Program DWP lainnya adalah Literasi Moderasi Beragama, Kajian Keagamaan, Sosialisasi Sertifikasi Hala, Pengelolaan dana secara akuntabel dan transparan melalui rekening resmi DWP pada perbankan, Pendidikan Perempuan dan Anak, Sosialisasi Keluarga Mashlahah, Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kemandirian Ekonomi, sebagaimana arahan program DWP Pusat Kementerian Agama RI dalam Rakernas 2024 di Semarang. pungkas Hj Husnul Khotimah Aan Jaelani.

Tidak hanya itu, Dr. Anang Jauharudin, M.MPd., Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, memberikan apresiasi terhadap UPZ IAIN Cirebon yang dinilai telah berinovasi secara kreatif. 

“Diharapkan kedepannya akan ada banyak mahasiswa yang bisa di bantu oleh beasiswa UPZ IAIN Cirebon,” tandasnya dengan optimisme.

Sementara itu, dalam kajian Ramadhan, Prof. Dr. H. Dedy Djubaedi, M. Ag., dalam tausiahnya memberikan pesan berharga tentang pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan sikap positif dalam menjalani ibadah. “Janganlah mudah berburuk sangka, dan selalu berbahagia dalam menjalani kehidupan,” pesan Prof Dedy.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag., turut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara tersebut. 

“Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika, donatur, DWP IAIN Cirebon, DWP Kota Cirebon, UPZ Syarifah Mudaim, dan P2B,” ungkap Prof Aan.

Dengan semangat kebersamaan dan berbagi, acara Bakti Sosial & Kajian Ramadhan di IAIN Cirebon tidak hanya menjadi ajang pengumpul ilmu, tetapi juga simbol dari kepedulian dan harmoni di tengah-tengah bulan suci Ramadhan. (din)

Kolaborator Kebaikan ID Adakan Pesantren Ramadhan 1445 H di Masyarakat Pesisir Cangkol

CIREBON, FC - Komunitas yang berfokus pada isu Pendidikan dan Sosial yakni Kolaborator Kebaikan ID kembali menggelar Pesantren Kilat yang pada tahun ini menjadi Pesantren Ramadan Pesisir. 

Dengan diadakan kedua kalinya, maka ini adalah bentuk konsistensi Kolaborator Kebaikan ID dalam mendidik dan memberdaya di masyarakat khususnya masyarakat pesisir.

Masyarakat pesisir di Cirebon khususnya Cangkol terbilang cukup ekstrim secara pergaulan, kesadaran masyarakat di sini pun masih minim akan pembelajaran agama, masih banyak orang tua yang acuh tak acuh ketika anak-anaknya menuntut ilmu agama. Padahal, sebegitu pentingnya pendidikan untuk anak-anak di sana.

Kegiatan Pesantren Ramadan Pesisir bertempat di Madrasah Bahrul Ilmi Cangkol Lemahwungkuk Kota Cirebon pada tanggal 19-20 Ramadan 1445H atau 30-31 Maret 2024 M. Dua hari satu malam peserta yang pada kesempatan ini adalah anak-anak pesisir, anak-anak madrasah tersebut, diajak merasakan atmosfer pesantren.

K.H Abdurahman Wahid mendefinisikan pesantren secara teknis pesantren adalah tempat di mana santri tinggal. Dengan menginap tidur, makan berbubuka, sahur, dan belajar bersama. Anak-anak diajarkan untuk lebih disiplin dan lebih giat dalam menuntut ilmu untuk masa depan anak-anak disana yang lebih baik.

Bertemakan “Berbagi Kebahagiaan, Merayakan Kebaikan”. Bukan tanpa alasan tema ini diusung karena pada dasarnya yan bisa diberikan oleh Kolaborator Kebaikan ID bukanlah hal-hal yang bersifat materi, melainkan energi positif semangat belajar yang dikemas menjadi kebahagiaan. Dan dalam rangka merayakan kebaikan dimana diselenggarakan pada penghujung bulan Ramadan.

Kegiatan ini berfokus pada anak-anak MI kelas 3 s/d 6 bahkan ada yang SMP. Diisi dengan pematerian berbasis nonton bareng dan diskusi kelompok, diantaranya materi wudhu, sholat, dan yang baru tahun ini tajwid. Diisi langsung oleh Ustadz setempat dan didampingi oleh kakak asuh dari Kolaborator Kebaikan ID yang menyandang status Mahasiswa aktif di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Menariknya, kegiatan ini tidak dipungut biaya sepeserpun dan memiliki antusias yang tinggi oleh anak-anak di sana.

Cathlin sebagai salah satu peserta Pesantren Ramadan Pesisir menyebut acara ini “Seru, semoga diadakan lagi tahun depan” Begitupun Ara yang berharap “Semoga bisa ketemu kakak-kakak lagi, terima kasih telah mengajar kami materi tentang wudhu dan sholat, kami jadi makin paham”. Dari pihak madrasah pun diwakilkan Pak Asep, menyampaikan bahwa “Terima kasih kak Omar dkk yang Pesantren Ramadan Pesisir kembali di sini”.

Hal tersebut ditanggapi dengan baik oleh Founder & CEO Kolaborator Kebaikan ID, Omar Qad  Panity. Bahwa “Senang bisa kembali hadir membersamai anak-anak di madrasah mengadakan hal serupa seperti tahun lalu, semoga bisa bermanfaat dan bisa konsisten untuk tahun-tahun kedepannya” Supaya kultur meramaikan masjid atau madrasah semakin tergalakan dan menyibukan anak-anak dalam aktivitas kebaikan.

Pamungkas oleh Ketua Pelaksana Pesantren Ramadan Pesisir, Sirojudin. Menegaskan bahwa “Acara ini dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan teman-teman panitia yang hanya waktu singkat dapat menyukseskan acara ini, terima kasih pihak Yayasan Bahrul Ilmi telah membantu kami. Dan kabar baiknya anak-anak di sini cerdas-cerdas mudah menyerap ilmu dengan baik.

Kebaikan tidak mengenal batasan ruang dan waktu, semoga Allah melipatgandakan kebaikan orang baik di bulan suci Ramadan.

Rabu, 03 April 2024

Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2024, Diten IKP Kemenkominfo Gandeng Kominfo Kab Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ditjen IKP Kemenkominfo) menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon pada kegiatan sosialisasi “Mudik Ceria Penuh Makna, Minim Sampah” yang bertempat di Hotel Aston Cirebon, Rabu (3/4/2024).

Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon melakukan persiapan menjelang arus mudik lebaran 2024, diantaranya yaitu dengan memasang CCTV dan menyediakan Hotspot Area Public.

Hal itu dijelaskan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH., MH pada kegiatan sosialisasi tersebut.

Setidaknya ada 11 CCTV yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon, yaitu di simpang Arjawinangun, simpang Palimanan, simpang Weru Trusmi, simpang pasar Sumber, Alun-alun Pataraksa, simpang pasar Kramat Dukupuntang, simpang Mountoya Talun, Exit tol Plumbon, Exit tol Ciperna, Exit tol Kanci, dan simpang Losari.

Kadiskominfo Bambang Sudaryanto, SH, MH dalam kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa dengan adanya CCTV tersebut, bisa memantau secara realtime arus mudik lebaran 2024.

“Dengan adanya 11 titik lokasi CCTV yang tersebar di beberapa lokasi tersebut, memudahkan kita memantau kondisi keamanan, ketertiban dan kepadatan arus pemudik yang melewati wilayah Kabupaten Cirebon,” ujar Bambang.

Upaya lain yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Cirebon, yaitu dengan menyediakan Hotspot Area Public di berbagai titik lokasi wisata dan lokasi publik lainnya, untuk menjamin tersedianya internet bagi para pemudik.

“Selain itu juga, kami menyiapkan hotspot area public di beberapa titik strategis, untuk menjamin akses internet para pemudik yang sedang beristirahat atau berkunjung ke lokasi wisata,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Septriana Tangkary, Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Novrizal Tahar, Tenaga Ahli Menteri Perhubungan, Thonthowi Djauhari, dan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni. (din)

Selasa, 02 April 2024

Hari Jadi ke-542 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron: Momentum Refleksi Kilas Balik Pengabdian

KABUPATEN CIREBON - Puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-542 Kabupaten Cirebon ditandai dengan digelarnya Mapag Kanjeng Dalem yang diiringi dengan gamelan renteng, dan diakhiri dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Cirebon, bertempat di Gedung Abhimata DPRD setempat, Selasa (2/4/2024).

Dengan balutan busana tradisional, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si., bersama sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Cirebon, 50 anggota DPRD hingga pejabat daerah tetangga turut serta menghadiri prosesi kenegaraan dalam rangka menyambut lahirnya Kabupaten Cirebon.

Bupati Imron dalam sambutannya mengatakan, memperingati hari jadi, diharapkan akan dapat memberi manfaat yang multi dimensi. Momentumnya guna refleksi kilas balik pengabdian sepanjang tahun yang sudah berjalan.

Peran dan substansinya bisa dijadikan wahana introspeksi dan kaji ulang terhadap makna dan nilai kinerja, dalam rangka mengemban tanggung jawab pada lingkup tugas masing-masing.

“Hari jadi adalah tonggak sejarah yang berperan sebagai rujukan dalam memacu semangat membangun daerah. Implikasinya akan sangat berbobot, dalam rangka mengisi pembangunan dalam skala nasional,” ujar Imron.

Imron menjelaskan, bahwa untuk menyelaraskan kedudukan hari jadi dengan semangat nasionalisme, guna memperkuat kecintaan kepada bangsa dan negara.

Aktualisasi dari semangat hari jadi tersebut, kemudian diungkap kembali dalam tekad bersama, berupaya untuk mewujudkan motto juang Kabupaten Cirebon berprestasi. Didalamnya, dibutuhkan pengabdian aparatur pemerintah beserta masyarakat, guna menghasilkan kinerja yang terbaik.

“Untuk itu, saya senantiasa mengingatkan dan mengajak seluruh potensi masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk mengutamakan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam mewujudkan cita-cita yang luhur, sesuai dengan pesan dari Sunan Gunung Jati, yaitu “Anggayuha sira maring kaluhuran”,” lanjut Imron.

Kabupaten Cirebon mempunyai sesuatu yang unik dan tidak dimiliki oleh wilayah lainnya, seperti bangunan bersejarah, keraton dan pusat syiar Islam Gunung Jati.

Selain itu, seni budaya dengan kekhasannya, baik seni tari, lukis, batik, kuliner yang beraneka ragam dan lain-lainnya, serta kedudukan geografis yang strategis maupun potensi kelautan dan pertanian yang luar biasa kayanya.

Guna terciptanya visi misi daerah, maka diperlukan adanya upaya dari pemerintah melalui misi daerah yang dilakukan dengan tujuan, diantaranya dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang menjunjung tinggi dan melestarikan budaya, tradisi, serta adat istiadat.

Kemudian, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, kesehatan dan ekonomi.

“Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Kabupaten Cirebon yang senantiasa menerapkan nilai agama, budi pekerti, santun dan beretika,” tukas Imron.

Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat untuk lebih maju dan unggul, sehingga dapat menambah daya saing, baik di pasar internasional maupun regional, yang didukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah,” tambahnya.

“Serta memelihara keamanan dan ketertiban umum untuk mewujudkan kondisifitas daerah, guna mendukung terciptanya stabilitas nasional,” sambungnya.

Masih dikatakan Imron, peringatan Hari Jadi ke-542 tahun 2024 kali ini mengusung tema “Cirebon Sun Kelangon ”, yang artinya Cirebon Saya Rindu Berat.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan pendahulu dan para tokoh pemuka masyarakat Cirebon, atas segala prestasi yang telah ditorehkan dan jasa-jasa yang telah diberikan guna kemajuan daerah ini.

“Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, saya juga berterima kasih atas partisipasi dan dukungannya,” tutupnya.

Jelang Idul Fitri, Disperindag dan Kejari Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Murah

KABUPATEN CIREBON - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon menggelar bazar murah ramadan untuk masyarakat.

Bazar murah tersebut berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Selasa (1/4/2024).

Sekretaris Disperdagin Kabupaten Cirebon, Rodiya mengatakan, dalam bazar murah tersebut masyarakat mendapatkan beras lima kilogram, minyak satu liter, dan gula satu kilogram dengan harga Rp50 ribu.

Menurut Rodiya, selama Ramadan ini, masyarakat di Kabupaten Cirebon dibebankan dengan adanya kenaikan harga pangan. Melalui bazar murah tersebut, diharapkan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami membantu mengurangi beban masyarakat. Dalam bazar murah ini, kami sediakan 1.000 paket yang kami subsidi 50 persen,” kata Rodiya.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Ivan Yoko menyebutkan, pihaknya sengaja terlibat dalam bazar murah, untuk mengenalkan kepada masyarakat, bahwa fungsi Kejaksaan bukan hanya sebagai aparat penegak hukum (APH) saja, melainkan juga bagian dari tim pengendalian inflasi daerah (TPID).

Kejaksaan pun memastikan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangannya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Diharapkan, hal ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan sembako murah. Selain tebus murah, kami juga melibatkan tenant-tenant UMKM dan ritel yang menjual produk-produknya di bawah harga pasar,” ujar Ivan.

Selain itu, Ivan pun berharap acara serupa bisa dilaksanakan oleh pihak Kejaksaan. 

“Nanti ketika ulang tahun Kejaksaan, kami akan adakan lagi,” imbuhnya. (din)

Senin, 01 April 2024

Komisi II DPRD Bersama DLH dan DKUKMPP Gelar Rapat Kerja Bahas RTH

CIREBON – Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Cirebon masih jauh dari target 30 persen. Kondisi ini membuat Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya menangani minimnya RTH di Kota Cirebon.

Hal itu disampaikan pada rapat kerja Komisi II DPRD bersama DLH dan DKUKMPP membahas permasalahan Kota Cirebon dan penanganannya, Senin (1/4/2024) di ruang rapat DPRD.

Memimpin jalannya rapat, Ketua Komisi II DPRD H Karso SIP mengatakan, minimnya RTH menjadi salah satu masalah nyata di Kota Cirebon.

Menurutnya, kebutuhan 30 persen RTH di suatu daerah tersebut berfungsi mendukung kualitas lingkungan hidup, karena polutan bisa terserap tumbuhan.

“Kota Cirebon masih jauh dari target RTH sebanyak 30 persen, sehingga paripurna RTRW kemarin pun tidak dapat disahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, dr Yuni Darti Sp GK menyebutkan ada dua jenis RTH, privat dan milik pemda. Jika diakumulasi, total RTH melebihi 9 persen.

“Secara keseluruhan jumlah keseluruhan RTH sampai saat ini mencapai 11,9 persen,” katanya.

Yuni juga mengatakan, ada beberapa potensi lahan RTH yang bisa dimanfaatkan, seperti kawasan eks TPA Grenjeng, dapat ditanami pepohonan karena kondisi tanahnya yang subur.

Hanya saja, proses sertifikat lahan oleh pemda belum mencakup seluruh kawasan tersebut, sehingga membuat proses penambahan RTH terhambat.

“Untuk status tanah, terutama di Grenjeng separuh punya kota, separuh belum ada sertifikat-nya, seharusnya kota, namun belum disertifikatkan,” ujarnya.

Selain kawasan tersebut, eks galian tambang pasir di Kelurahan Argasunya pun berpotensi menjadi kawasan TPA cadangan. Sebab, kondisinya yang rawan longsor tidak memungkinkan untuk dilakukan pembangunan.

“Kalau ada rencana pembebasan lahan, di eks galian Argasunya. Apalagi rawan longsor, itu bisa dijadikan nanti TPA selanjutnya, karena tdk bisa dimanfaatkan lainnya,” katanya.

Berkaitan dengan TPA, Yuni juga merencanakan sistem pengolahaan sampah di TPA bisa beralih ke landfill minning yang bisa menghasilkan nilai ekonomis.

Sementara di sektor tempat pembuangan sementara, ia menyayangkan masih belum banyak TPS yang berstatus TPS-3R (Reduce-Reuse-Recycle).

“Untuk menangani permasalahan tadi, tentu harus ada komitmen dari pemkot juga untuk mewujudkan tercapainya hal tersebut,” tutupnya.

Sedangkan untuk DKUKMPP, Komisi II meminta agar memaksimalkan kawasan shelter UMKM yang tersebar di beberapa titik agar terisi. Sehingga tidak memenuhi area trotoar untuk pejalan kaki.

“Selain itu, sertifikasi halal dan perizinan BPOM harus terus dimaksimalkan dan mudah diakses pelaku UMKM,” pungkas Karso.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Noupel SH MH. (din)

Meriahkan Nuzulul Qur’an, HMJ IQTAF Gelar Acara Iqtaf Berbagi dan Santunan Anak Yatim

FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon selama dua hari mengadakan acara IQTAF, berbagi dan santunan anak yatim sebagai peringagan Nuzulul Qur'an yang bekerja sama dengan DKM Masjid Jami' Ar-Rahmat, Sindangagung, Kab. Kuningan, Rabu-Kamis, 27-28 Maret 2024.

Dengan tema "Nuzulul Qur'an sebagai momentum untuk merawat kebersamaan dan kepedulian", acara dibuka oleh Kepala Desa yang diwakili oleh perangkat desa Dukuhlor, Sindangagung.

Ahmad Fauzan, selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya mengatakan rasa terima kasihnya kepada Kepala Desa dan DKM Masjid Jami' Ar-Rahmat yang sudah mengijinkan HMJ IQTAF untuk bersilaturahmi dan juga menjalin hubungan kekeluarga di sana. 

Selain itu, Ahmad Fauzan juga menuturkan permohonan maafnya kepada perangkat desa terkait apabila dalam pelaksaannya terdapat kekurangan yang dirasakan oleh masyarakat di desa Dukuhlor.

Isyfa Aslihatul Latifah, selaku Ketua Umum HMJ IQTAF menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Desa Dukuhlor dan Ketua DKM Masjid Jami' Ar-Rahmat juga menyampaikan apa yg diharapkan dari acara nuzulul qur'an ini.

"Saya ucapkan terima kasih dan yang sebesar-besarnya terutama kepada Kepala Desa Dukuhlor dan ketua DKM yang sudah menerima dengan hangat kedatangan kami, semoga apa yg kami bawa itu sedikit banyaknya dapat memberikan manfaat untuk desa dukuhlor ini." ucapnya.

Bapak Iwan Rosadi, selaku Ketua DKM Masjid Jami' Ar-Rahmat dalam sambutannya berharap dengan acara ini bisa bermanfaat bagi desa Dukuhlor dan khususnya Masjid Jami' Ar-Rahmat.

"Saya selaku tuan rumah tentunya sangat gembira dengan kedatangan teman-teman semua, namun kami memohon maaf tidak bisa jamu teman-teman semua dengan selayaknya. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi desa Dukuhlor dan bisa menjadi hal yang membekas dan berkesan bagi kami," ucapnya.

Kepala Desa, dalam sambutannya yang diwakili oleh perangkat desa berharap supaya acara berjalan lancar dan bisa meningkatkan minat warga sekitar untuk berkuliah.

"Kami memohon maaf dari pihak pemerintahan desa tidak dapat menyambut temen-temen sekalian  dengan layak. Selanjutkan kami ucapkan beribu-ribu terima kasih karena telah memilih desa ini menjadi tempat berlangsungnya acara temen-temen semua dan diharapkan dengan kegiatan ini juga bisa meningkatkan minat warga desa Dukuhlor untuk mengambil studi perguruan tinggi," ucapnya.

Selain pembukaan acara nuzulul qur'an, rangkaian acara lainnya yaitu ada sosialisasi jurusan ilmu al-qur'an dan tafsir juga pengenalan tentang HMJ IQTAF oleh demisioner Ketua Umum HMJ IQTAF periode 2023-2024 yakni Fachry Maulana Rivaldi, kemudian dilanjut tausiyah, santunan anak yatim, berbagi takjil, sholat tarawih, tadarus bersama warga desa Dukuhlor, Marhabanan, dan puncaknya adalah pembagian doorprize. 

"Walau sempat terkendala hujan, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat dan antusiame Warga desa Dukuhlor, Sindangagung dalam memeriahkan acara yang diselenggarakan oleh HMJ IQTAF tersebut," paparnya. (Adit)

Simaan Al-Quran bersama HMJ IQTAF Upaya menanamkan Kecintaan Terhadap Al-Qur'an

FOKUS CIREBON, FC - HMJ IQTAF melalui divisinya  Minat, Bakat dan Tahfidz yang seringkali disingkat MBT mengadakan simaan Al-Qur'an yang dilangsungkan setiap akhir bulan. Kegiatan ini merupakan program agenda kerja divisi MBTdan menjadi ikon dalam.jirusan Ilmi.Al.Qura. dan Tafsir.

Acara simaan Al-Qur'an ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir bertempat di Masjid Jami' IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada hari minggu tanggal 31 Maret 2024.

Kegiatan ini sudah rutin dilangsungkan sejak beberapa periode yang lalu, selain menjadi ikon utama pada Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, simaan ini pun bertujuan menjadi sebuah langkah nyata dalam menetapkan dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Terlebih mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir yang mayoritas seorang penghafal Al-Qur'an, baik laki-laki maupun perempuan. 

Dalam upaya menetapkan dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, ketua umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Tum Isyfa Ashifatul Latifah memaparkan bahwa Al-Qur'an itu lebih cepat hilangnya daripada seekor unta dari tali ikatannya. Yang dimaksud disini ialah hafalan ayat-ayat Al-Qur'an, maka dari itu beliau pun berpesan agar kita semua senantiasa menjaga selalu hafalan dan menanamkan kecintaan pada Al-Qur'an serta mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari. 

Tak lupa dalam acara simaan kali ini, ketua divisi Minat, bakat dan Tahfidz pun menambahkan agar agenda seperti ini selalu menjadi rutinan bagi kita semua, terkhusus kepada mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Serta menyiapkan peserta simaan jauh-jauh hari sebelum hari H acara simaan untuk agenda selanjutnya. 

Untuk itu salah satu anggota divisi Minat, bakat dan Tahfidz dan juga sekaligus peserta simaan Al-Qur'an ini turut memberikan kesan dan pesan atas agenda yang telah terlaksana pada akhir pekan bulan Maret. Dalam penjelasannya, dia memaparkan bahwa agenda ini ialah agenda yang begitu sangat positif. Selain diadakan pada akhir bulan, agenda ini pun terlaksana bertepatan pada bulan Ramadhan. Dia berharap banyak agar agenda simaan ini bisa berjalan rutin seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya. (Naela)