Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 03 April 2021

Kementerian Agama Membuka Seleksi Terbuka Eselon 1

Sekjen Kemenag RI, Nizar

JAKARTA - Kementerian Agama membuka seleksi terbuka untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau yang biasa disebut Eselon I. Pendaftaran dilakukan secara online, dibuka sejak 1-15 April 2021.

"Kami mengundang PNS atau Non-PNS yang memenuhi syarat untuk mengikuti proses seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Agama Tahun 2021," jelas Sekjen Kemenag yang juga Ketua Panitia Seleksi Nizar, di Jakarta, Sabtu (3/4/2021).

Menurutnya, ada lima jabatan eselon I yang akan dibuka seleksi. Dua jabatan, seleksinya bisa diikuti oleh PNS dan Non PNS yang memenuhi syarat, yaitu: Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan.

Tiga jabatan yang lain, seleksinya hanya bisa diikuti PNS, yaitu: Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Staf Ahli Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi, serta Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Untuk mendaftar, peserta bisa mengklik Sistem Pendaftaran Online Seleksi JPT Kementerian Agama.

"Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunggah seluruh dokumen persyaratan asli dalam bentuk file pdf maksimal 3MB per file sesuai urutan dokumen," terang Nizar.

"Panitia tidak menerima dokumen persyaratan dalam bentuk hardcopy," lanjutnya.

Informasi lengkap terkait jadwal dan dokumen persyaratan, silahkan klik Seleksi Pimpinan Pejabat Tinggi Madya Kemenag 2021.

Nizar menambahkan, dalam proses asesmen, Pansel akan melibatkan asessor dari berbagai unsur atau instansi pemerintah. Mereka adalah asessor yang sudah memiliki sertifikasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Berikut jadwal tahapan seleksi Pimpinan Pejabat Tinggi Madya Kemenag:

1. Pengumuman dan pendaftaran 1 - 15 April 2021

2. Pengumuman hasil seleksi administrasi 21 April 2021

3. Penulisan makalah 24 April 2021

4. Asesmen kompetensi 27 - 30 April 2021

5. Wawancara akhir 1-3 Mei 2021

6. Penyampaian hasil tes kesehatan 7 Mei  2021 

7. Pengumuman hasil akhir seleksi 12 Mei 2021. (Dade/kemenag.go.id)

Jumat, 02 April 2021

PMII Rayon Pelangi Tarbiyah Komisariat IAIN Cirebon Gelar Sekolah Jurnalistik dan Desain Grafis

PMII Rayon Pelangi Tarbiyah Komisariat IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam kegiatan Sekolah Jurnalistik da Desain Grafis.


CIREBON, FC- PMII Rayon Pelangi Tarbiyah Komisariat IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menggelar kegiatan Sekolah Jurnalistik dan Desain Grafis. Kegiatan yang diikuti oleh para kader PMII ini sebagai upaya mencetak para kadernya agar sadar akan teknologi.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari tersebut, dilaksanakan di Griya Al Harokah Sekretariat PC PMII Cirebon, Jalan Kayuwalang Kota Cirebon, Jumat, (2/4/2021).

Ketua PMII Rayon Pelangi, Abu Marfu menjelaskan, bahwa Sekolah Jurnalistik dan Desain Grafis ini merupakan salah satu program kerja Biro Pers dan Jurnalistik yang perdana di tahun ini.

Adapun rangkaian sekolahnya, jelas Abu Marfu, antara lain Sekolah Jurnalistik dan Sekolah Desain Grafis. Pesertanya pun yaitu sahabat-sahabat PMII se-Cirebon.

"Tujuan dari kegiatan tersebut, tentunya untuk menumbuhkan kreatifitas para anggota rayon pelangi selama pandemi covid-19 berslangsung. Sehingga dapat menjadikan para kader PMII menjadi jurnalis yang kompeten, serta bijak dalam bermedia," ujar Abu Marfu. 

Dijelaskan, acara sekolah kali ini mengusung tema yaitu Menumbuhkan Kreativitas anggota rayon pelangi dalam bermedia di tengah Pandemi.

Abu Marfu menjelaskan di hari pertama sekolah diisi dengan Opening Ceremony, sekolah jurnalistik yang diikuti oleh puluhan peserta. Hari keduanya, sekolah jurnalistik dan desain grafis diisi dengan Sekolah Desain Grafis.
 
“Sekolah jurnalistik ini diharapkan dapat membangun semangat kader PMII dalam dunia kepenulisan di era teknologi digital. Sehingga menjadi jurnalis yang andal,” kata Abu Marfu.

Selain itu juga, menurut dia, tujuan digelarnya sekolah jurnalistik dan desain grafis juga untuk mencetak kader PMII sebagai kader yang melek akan teknologi 4.0.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dhesta menyampaikan, acara yang digelar pihaknya juga bertujuan untuk mengasah bakat menulis dan bakat desain grafis para kader PMII khususnya yang ada di Rayon Pelangi.

“Acara ini bertujuan agar para peserta mampu menerapkan nilai-nilai dasar jurnalistik dan desain grafis, supaya sahabat-sahabat melek dengan teknologi,” pungkasnya. (din)

Rabu, 31 Maret 2021

Cirebon Bakal Menjadi Pusat Ekonomi Baru, Masa Depan Jawa Barat

Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 di Patra Hotel, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (31/3/2021). 


FOKUS CIREBON, FC - Imron menuturkan, RKPD pada 2020 harus terfokus pada penguatan pemulihan ekonomi secara inklusif dengan dukungan reformasi struktural. Sehingga nantinya bisa meningkatkan daya saing, investasi, dan lapangan kerja. 

"Pandemi ini, semua sektor mengalami penurunan, Langkah perencanaan harus sesuai hasil. Musrenbang ini bukan hanya sesuai keinginan tapi sesuai dengan kondisi riil," kata Imron. 

Perencanaan RKPD pada 2022 yang terfokus dengan rencana pemerintah pusat, bakal mengusung delapan program prioritas pembangunan daerah. 

Beberapa prioritas pembangunan daerah tersebut yakni, pengembangan ekonomi kerakyatan dari sektor pertanian, industri, perdagangan, dan pariwisata yang semuanya berbasis inovasi. 

Kemudian, perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan daya saing tenaga kerja dan penguatan jiwa kewirausahaan serta penanganan kemiskinan melalui program pemberdayaan masyarakat dan perlindungan jaminan sosial. 

"Semua upaya ini dilakukan dengan cara mengedepankan aspirasi dari masyarakat. Sehingga arah kebijakan ini bakal menjadi ketetapan sebelumnya," katanya. 

Asisten Administrasi Umum Provinsi Jawa Barat Dr.H.Dudi Sudrajat Abdurachim, MT menyebutkan, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Jawa Barat sudah menyiapkan Kawasan Metropolitan Rebana, Kabupaten Cirebon berada di dalam kawasan tersebut. 

Kawasan Metropolitan Rebana, kata Dudi, akan menjadi pusat ekonomi baru yang memiliki daya saing. Di wilayah tersebut sudah berdiri salah satu universitas terbaik negeri, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kecamatan Arjawinangun. 

Kemudian, Politeknik Manufaktur (Polman) bakal dibangun di Kabupaten Majalengka. "Masa depan Jawa Barat ada di Wilayah Cirebon, pemerintah punya kewajiban bertanggung jawab menyediakan untuk masyarakat," katanya. (din)

PMI Kota Cirebon Memiliki Pengurus Baru dan Siap Menjalankan Tugas-Tugas Kemanusiaan

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH


FOKUS CIREBON, FC – Komposisi  baru di tubuh PMI Kota Cirebon, menurut Wali Kota Cirebon menjadi pengurus yang ideal. Untuk itu, PMI diharapkan bisa menjalankan tugas-tugas kemanusiaan untuk masyarakat Kota Cirebon.

“Komposisi sekarang sangat ideal,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, saat memberikan sambutan usai pengambilan ikrar Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Cirebon periode 2021-2026 di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Rabu, 31 Maret 2021. 

Sejumlah nama yang kiprahnya tidak diragukan lagi di bidang kemanusiaan tercatat dalam kepengurusan PMI Kota Cirebon. Diantaranya dr. H. Muhammad Edial Sanif, Sp,JP, dokter spesialis jantung yang kiprahnya di bidang kemanusiaan sangat luas dan kembali dipercaya menjadi ketua PMI Kota Cirebon.

Selain itu ada pula Fitria Pamungkaswati serta Andi Riyanto Lie yang masing-masing masih menjabat sebagai wakil ketua dan anggota DPRD Kota Cirebon. 

Sedangkan dalam kepengurusan Dewan Kehormatan PMI Kota Cirebon tercatat nama Kol Inf. Elkines Villando Dewangga K. SAP sebagai ketua Dewan Kehormatan yang juga sebagai Danrem 063 Sunan Gunung Jati. 

Sedangkan anggotanya ada nama seperti Letkol Inf Herry Indriyanto yang menjabat sebagai Dandim 0614 Kota Cirebon, AKBP Imron Ermawan, SH., S.Ik., MH., yang menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota, Dra. Hj. Eti Herawati yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Cirebon dan Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon.

Komposisi yang sudah ideal ini diyakini Azis bisa membawa PMI Kota Cirebon untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik. 

“Kami memiliki harapan besar dengan kepengurusan yang baru ini,” ungkap Azis. 

Diantaranya menjadi mitra Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon dalam menjalankan sejumlah fungsi dan tugas, terutama tugas-tugas di bidang kemanusiaan.

Sementara itu Ketua PMI Kota Cirebon, dr. H. Muhammad Edial Sanif, SP, JP., mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan. “Tantangan PMI ke depan akan lebih berat,” ungkap Edial. Namun dengan bantuan dan sinergi dengan semua pihak, Edial meyakini langkah PMI Kota Cirebon bisa lebih ringan.

Edial juga menyatakan jika mereka siap untuk ditegur dan dikritik jika memang tidak berjalan sesuai dengan tugasnya. Sedangkan menyinggung gedung PMI yang baru Edial menyatakan ditargetkan selesai Juli sehingga kinerja PMI Kota Cirebon bisa lebih maksimal.

Sedangkan ketua PMI Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Drs Adang Rochdjana meminta kepada kepengurusan PMI Kota Cirebon yang baru dilantik untuk bisa menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan bersinergi dengan mitra lainnya. 

Adang juga meminta PMI Kota Cirebon merekrut sejumlah relawan yang jumlahnya 10 persen dari jumlah penduduk. 

“Keberadaan relawan PMI menjadi early warning system untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, sehingga tugas-tugas kemanusiaan bisa berjalan dengan lebih cepat dan baik," tandasnya. (Nur)

Selasa, 30 Maret 2021

Wakil Wali Kota Cirebon Lakukan Rapat Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Bersama Kementerian PPPA RI

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat menghadiri Rapat Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) secara online bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. 


FOKUS CIREBON, FC – Visi Sehat, Hijau, Agamis dan Inovatif (SEHATI) mengarah pada upaya peningkatan dan pengarusutamaan gender serta perlindungan anak di Kota Cirebon.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat menghadiri Rapat Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) secara online bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia di ruang Gotrasawala BP4D Kota Cirebon, Selasa, 30 Maret 2021. 

“Dalam konteks pengarusutamaan gender dan perlindungan anak, visi Kota Cirebon yaitu SEHATI, telah mengakomodasi komitmen tersebut,” tegas Eti.

Misi pertama berupaya mewujudkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing, berbudaya dan unggul di segala bidang, misi kedua yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, berwibawa dan inovatif. 

Sedangkan misi ketiga yaitu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana umum yang berwawasan lingkungan dan misi keempat mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum yang kondusif. 

“Semuanya mengarah pada upaya peningkatan pelayanan publik termasuk meningkatkan pengarusutamaan gender serta perlindungan anak,” tegas Eti.

Eti menambahkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon senantiasa berupaya agar setiap orang terpenuhi haknya, baik itu laki-laki, perempuan, anak termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya. 

“Kami mengintegrasikan semuanya masuk ke perencanaan program pembangunan,” tegas Eti. 

Adanya Peraturan Walikota Nomor 6 tahun 2018 tentang Pedoman Pengarusutamaan Gender juga membuktikan bahwa Pemda Kota Cirebon memiliki perhatian yang tinggi terhadap perempuan dan anak.

Dari hasil verifikasi yang dilakukan secara online tadi diakui ada sejumlah arahan yang harus dilakukan. “Saya sudah minta setiap dinas untuk segera melakukannya,” tegas Eti. 

Diantaranya mendata setiap kegiatan yang dilakukan oleh perempuan di setiap dinas yang ada di Kota Cirebon. Begitu juga dengan mitra-mitra dan stakeholder. “Jadi nanti kita berbicara dengan data,” tegas Eti. 

Jika sudah dilengkapi, maka Eti yakin Kota Cirebon bisa meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). “2018 lalu kita sudah dapat tingkat madya, tahun ini kita harapkan bisa meningkat menjadi paripurna,” harap Eti.

Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia sebagai bentuk pengakuan atas komitmen serta peran dari pimpinan kementerian/lembaga termasuk pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. 

Terutama melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG). Pengarusutamaan gender merupakan strategi yang telah disepakati baik di tingkat global, nasional serta daerah untuk memastikan isu gender masuk ke dalam prioritas RPJMD.

Sementara itu Kepala BP4D Kota Cirebon, Iing Daiman, S.Ip, M.Si, menjelaskan karena pandemi Covid-19 masih terjadi, verifikasi yang biasanya dilakukan secara langsung kini dialihkan secara online. 

“Inti dari verifikasi tadi, kementerian PPPA mengapresiasi apa yang telah kita lakukan. Namun mereka juga memberikan beberapa catatan,” ungkap Iing. 

Salah satunya bagaimana cara penetapan target serta mengukur realisasi dengan menggunakan sejumlah parameter. “Ini yang akan kita tindak lanjuti,” ungkap Iing. (din)

Sekda Kota Cirebon Dinobatkan Sebagai Duta Badan Amil Zakat Kota Cirebon

Sekda Kota Cirebon sesuai penyematan selempang Duta Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Cirebon, berpose bersama dengan Ketua Baznas Kota Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi M.Si dinobatkan sebagai Duta Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Cirebon ditandai dengan penyematan selempang di Ruang Kerja Sekda, Selasa (30/3/2021).

“Sebuah kehormatan bagi saya secara pribadi, diberi amanah, diberi kepercayaan untuk menjadi Duta Baznas Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Duta Baznas ini, kata Agus, salah satu fungsinya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa menyalurkan Zakat, Infak dan Sodakoh (ZIS) dan memberikan kepercayaan yang lebih kepada Baznas sebagai pengelola ZIS.

“Ini merupakan tantangan, mudah-mudahan dapat meningkatkan perolehan ZIS, maupun kegiatan operasionalnya, dari yang kondisi sekarang,” ucapnya. 

Kalau dilihat dari kondisi yang ada, kata Agus, perlu dukungan regulasi dari Pemda Kota Cirebon. Regulasi tersebut memang harus ada sebagai penguatan.

“Dalam jangka pendek ini, bagaimana optimalisasi zakat profesi ASN muslim di lingkungan Pemda Kota Cirebon,” jelasnya.

Sementara, Ketua Baznas Kota Cirebon, M. Taufik S.Ag menyampaikan, Sekda Kota Cirebon ini merupakan pimpinan dan jabatan birokrasi yang membawahi ASN se-Kota Cirebon.

“Kepentingan Baznas terhadap zakat profesi di lingkungan ASN sesuai dengan Perwal,” ujar Taufik.

“Support Pak Sekda kepada Baznas selama ini sangat luar biasa, dari mulai Surat Edaran (SE), regulasi-regulasi lain, harapan kami, mudah-mudahan dengan ini para ASN ikut membantu, sehingga pemasukan Baznas ini semakin meningkat,” lanjut Taufik.

Dalam acara tersebut hadir pula, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Drs. Sutisna M.Si, Kepala Bagian Kesra, Drs. H. Adin Imaduddin Nur dan Wakil Ketua I Baznas Kota Cirebon, Fatikhul Muhadi, S.Ag. (Nur)

Senin, 29 Maret 2021

International Office and Partnership, Bisa Menjadi Jendela Internasionalisasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Rapat Koordinasi Forum Wakil Rektor Bidang Kerjasama PTKIN di Bandung, Senin (29/3/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Melalui kerjasama Internasional Office and Partnership (IOP), IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan menjadi destinasi pendidikan Islam dunia. Hal itu ditegaskan Warek III, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag pada kegiatan rapat koordinasi Wakil Rektor Bidang Kerjasama PTKIN, bertempat di Bandung, Senin (29/03/2021).

"IOP ini bisa menjadi jendela internasionalisasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon jika seluruh elemen civitas akademika lembaga mempunyai sinergitas kerja, kompetensi dan integritas yang kuat," katanya.

Menueutnya, menyongsong transformasi IAIN menjadi UIN Syekh Nurjati Cirebon dengan mandat khusus sebagai Cyber Islamic University, sangat membutuhkan energi positif dan kuat dari seluruh civitas akademika.  

Ada beberapa pendekatan untuk menciptakan kondisi itu, pertama, dikondisikan (by design), bahwa seluruh civitas akademika dipersiapkan dilatih untuk menyongsong kerja besar transformasi dengan mandat khusus, baik iti dosen, mahasiswa, karyawan, satpam dan bahkan OB-nya. 

Kedua, pendekatan natural (alami), bahwa transformasi dengan mandat khusus itu akan membutuhkan orang-orang yang mempunyai energi dan kompetensi lebih, maka secara alami mereka yang tidak mempunyai kelebihan itu akan terpinggirkan dan tertinggal, dalam seluruh aspek kerja.

Sementara Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kerjasama PTKIN, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 70 peserta yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan  Internasional Office PTKIN seluruh Indonesia beserta dekan, kepala biro, koordinator di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Menurutnya, tujuan Kegiatan ini adalah untuk meningkatakan  wawasan, kualitas kelembagaan dan kerjasama bagi wakil rektor bidang kerjasama dan International Office.  

Adapun narasumber yang hadir Prof. Dr. H. M. Ali Ramdhani, S.TP., MT (Dirjen Pendidikan Islam Kemenag), Prof. Dr. Suyitno, M.Ag (Direktur PTKI), Drs. M. Mudhofir, M.Si (Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kemenag), Prof. Dr. Ardi Marwan (Atikbud Berlin Jerman), Prof. Achmad Ubaidillah, MA.Ph.D (Atikbud Riyadh), Prof. Dr. Bambang Suryadi (Atikbud KBRI Cairo Mesir), Ahmad Fachmi Sulthon (Counsellor KBRI Alger), Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag., Ph.D (Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI Dirjen Pendis) tampil menjadi narasumber acara Rapat Koordinasi Forum Wakil Rektor Bidang Kerjasama PTKIN ini. 

Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI Dirjen Pendis, Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag., Ph.D menyampaikan bahwa esensi dari forum ini dalam rangka memperkuat kerjasama PTKIN, tidak hanya di dalam negeri, tapi luar negeri, terutama atas kehadiran KMA No 40 tentang kolaborasi luar negeri, pertukaran dosen, mahasiswa. 

"Ini harus menjadi momentum IO, untuk menjadikan PTKIN sebagai destinasi pendidikan Islam dunia," ungkapnya. 

Keberadaan mahasiswa luar negeri diharapkan menjadi duta ambassador untuk destinasi pendidikan Islam dunia. Dan hal ini membutuhkan pelayanan yang baik.

Untuk itu, starting point untuk melakukan kolaborasi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan Islam harus dilakukan secara sinergis, berkolaborasi.

Semantara itu, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si dalam sambutan pembukaan menegaskan, bahwa menjadikan PTKIN sebagai destinasi pendidikan Islam dunia harus dimulai dari peningkatan, penguatan bidang kerjasama dan kelembagaan di dalam dan luar negeri. 

Dari forum ini, melalui bidang kerjasama dan International Office, PTKIN akan terlibat aktif untuk menciptakan perdamaian dunia melalui  pendidikan yang berbasis pada prinsip-prinsip moderasi beragama yang ada di kampus Islam.  

Menurutnya, dengan memiliki komitmen bersama untuk sama-sama bekerja dan melakukan kerjasama kehadiran PTKIN harus menjadi solusi atas ketertinggalan pendidikan di dunia Islam. (din)

Minggu, 28 Maret 2021

Warga RW 05 Sumber Asri Gelar Rapat, Minta Pecahkan Masalah Sampah

Rapat Warga di RW 05 Sumber Asri


FOKUS CIREBON, FC - Ketua RW 05, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Azis, dihadapan sejumlah warga menyatakan bahwa persoalan sampah sampai saat ini masih belum selesai, terutama menyangkut soal kesepakatan warga terkait anggaran yang dibutuhkan.

Azis juga memberikan informasi terkait persitiwa meledaknya sikring gardu Sumber Asri. Menurut Azis peristiwa itu diakibatkan banyaknya binatang dilokasi gardu, seperti tikus, tokek dan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Azis juga menyatakan bahwa soal anggaran sampah masih memerlukan pembahsan dan kesepakatan warga. Salah satunya, soal MoU (penandatangan kerjasama) dengan pihak DLH Kabupaten Cirebon.

"Sampah ini masalah penting, karena ini banyak masukan dari masyarakat juga, sehingga rapat warga ini seharusnya diikuti oleh seluruh warga, agar ada kesepakatan dan keputusan bersama," ujar Azis, Minggu (28/3/2021).


Karena rapat hanya dihadiri sedikit warga, Azis meminta kesepkatan warga yang hadir untuk mengulang kembali pertemuan dalam bentuk yang resmi. 

"Nanti kita buat surat undangan resmi, dengan harapan warga bisa hadir semua," harapnya sebelum menutup rapat tersebut. (din)