Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 27 November 2020

HMJ IFTAQ IAIN Cirebon Gelar Pelatihan Jurnalistik

FOKUS CIREBON, (FC) - Dalam rangka mengenalkan dunia jurnalistik, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar pelatihan jurnalistik.

Acara yang berlangsung via zoom meeting itu mengusung tema “Teknik Dasar Jurnalistik” dengan pemateri Taufik Hidayat selaku Pemimpin Redaksi pada surat kabar harian di cirebon. Jum’at, (27/11/2020).

Ketua HMJ IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengatakan dalam sambutannya, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari divisi Komunikasi dan Informasi di HMJ IQTAF.

“Tujuannya memang tak lain untuk memperkenalkan seputar dunia jurnalistik khususnya kepada mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir itu sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, pelatihan jurnalistik ini juga diharapkan mampu diterapkan pada karya ilmiah yang memang sudah akrab pada kehidupan mahasiswa

Taufik Hidayat, selaku pemateri menyampaikan dalam pendapatnya bahwa menulis itu mudah dan menyenangkan.

“Menulis itu mudah dan menyenangkan dan berguna bagi diri sendiri apalagi bagi orang yang membacanya,” kata Taufik

Ia melanjutkan, tradisi menulis adalah tradisi intelektual, namun belum menjadi kultur di kalangan masyarakat kita, padahal media memberi ruang terbuka untuk ide-ide atau pikiran-pikiran orang.

“Menulis beritapun sangat mudah, namun ada rambu-rambu dalam menulisnya, 5W +1 H merupakan rumus berupa pertanyaan mengenai inti pokok suatu berita guna mengembangkan berita," tandasnya 

SEMA DEMA FUAD IAIN Cirebon Kaji RUU P-KS Bersama Jaringan Cirebon Untuk Kemanusiaan

FOKUS CIREBON, (FC) -Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Syekh Nurjati Cirebon beserta Jaringan Cirebon Untuk Kemanusiaan menggelar webinar via Zoom meet. Kamis, (26/11/2020).

Merespon isu yang sedang hangat diperbincangkan mengenai dikeluarkannya RUU P-KS (Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual) dari Prolegnas prioritas tahun 2020 oleh badan legislatif DPR-RI, SEMA-DEMA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon serta Jaringan Cirebon Untuk Kemanusiaan menyelenggarakan webinar yang bertemakan "Tarik Ulur RUU P-KS: Seberapa Pentingkah RUU P-KS Bagi Korban Kekerasan Seksual?".

Menurut ketua pelaksana, Anjar Divoyanti mengatakan, dengan ditarik ulurnya RUU P-KS ini mengakibatkan muncul pertanyaan-pertanyaan mengenai keseriusan negara dalam memberikan payung hukum kepada para korban kekerasan seksual.

"Apakah negara merasa cukup dengan undang-undang yang ada sehingga tidak membutuhkan produk hukum baru? Padahal korban kekerasan seksual terus meningkat," ucap Anjar, sapaan akrabnya.

Harapan dari terlaksana webinar RUU P-KS ini peserta bisa menjadi sadar akan urgentnya RUU P-KS ini dan negara bisa memberikan payung hukum kepada korban dengan memberikan hukuman yang sesuai kepada pelaku serta memberikan pendampingan kepada korban atas trauma yang dirasakan, kata Anjar.

"Semoga peserta yang hadir dalam webinar tidak berhenti setelah mengetahui urgensi RUU P-KS bagi korban kekerasan seksual, tetapi bersama-sama terus mengkampanyekan RUU P-KS agar segera di sahkan menjadi Undang-undang," ujarnya.

Eva Zulfauzah, Ketua Umum SEMA FUAD mengatakan, kita sebagai mahasiswa, organisasi intra maupun ektra, komunitas, lembaga dan bersama masyarakat bersatu merapatkan barisan untuk terus menerus selalu mengawal dan mendukung RUU PKS.

"Bukan hanya itu, kita jadi menebar pengetahuan dan pemahaman kepada peserta untuk ikut berperan aktif dalam mengkampanyekan dan mencegah kekerasan seksual, bagaimanapun bentuk nya dan dimana pun tempatnya, mau itu di ranah kampus ataupun di masyarakat," tegasnya.

Dilanjut Ketua Umum DEMA FUAD, Anton Ahyari juga mengatakan, dengan adanya isu-isu yang terjadi, seperti RUU P-KS diharapakan teman-teman mahasiswa bisa lebih peka dan membuka cakrawala.

"Teman-teman mahasiswa harus bisa lebih peka dan membuka cakrawala keilmuannya untuk mengkaji lebih dalam lagi. Dan tidak ceroboh dalam menilai suatu undang-undang yang dikeluarkan pemerintah," ucap Anton.


Meskipun dilaksanakan secara daring, acara yang diisi oleh Mumtaz Afridah, M. Psi (Psikologi dan Dosen BKI) dan Dra. Hj. Masrokhah (Direktur WCC Mawar Balqis) berjalan dengan lancar. (Nu'man)


Kamis, 26 November 2020

Tingkatkan Perekonomian Desa, Pemkab Cirebon Luncurkan BUMDES Mart

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON, (FC)  - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian di desa. Salah satunya adalah, bantuan Bumdes Mart, yang diberikan kepada empat desa terpilih di Kabupaten Cirebon.

Bumdes Mart ini, merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan dukungan Bank BJB, untuk bisa memfasilitasi desa, dalam menampung produk masyarakat dangdut meningkatkan perekonomian desa.

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, bahwa  empat desa ini, merupakan desa terpilih dari 412 desa yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Untuk tahun ini, ada empat desa yang difasilitasi Bumdes Mart, yaitu Desa Bobos, Desa Jatipancur, Desa Kebon Turi dan Desa Hulubanteng," kata Imron, Kamis 26 November 2020.

Ada beberapa kriteria yang membuat empat desa ini terpilih untuk mendapatkan bantuan Bumdes Mart, yaitu ketaatan terhadap pembayaran pajak selama dua tahun terakhir, ketaatan administrasi, kepengurusn BUMDes dan kelayakan usaha BUMDes.

Usaha yang dilakukan dalam BUMDes ini, bukan hanya berkutat pada penjualan barang pokok dan produk milik masyarakat saja, namun juga melayani sejumlah pembayaran lainnya, seperti pajak.

" BUMDes ini juga melayani transaksi non tunai," ujar Imron.

Imron berharap, desa yang mendapatkan bantuan BUMDes ini, nantinya bisa menjalankannya dengan profesional dan bisa menjaga kualitas dari produk yang dijualnya. Sehingga nantinya, BUMDes ini bisa bersaing juga dengan mini market yang sudah profesional.

" Harus profesional, kualitas terjamin dan harga standar," kata Imron. (Nur)

Rabu, 25 November 2020

Antisipasi Membludaknya Pasien Covid 19, GOR Watuh Belah Sumber Siap Digunakan Tempat Isolasi

FOKUS CIREBON,  (FC) - Gedung Olah Raga (GOR) Watu Belah Sumber Kabupaten Cirebon, akan digunakan sebagai tempat isolasi, warga yang terkonfirmasi positif covid 19.

Penggunaan GOR ini, sebagai salah satu bentuk antisipasi membludaknya pasien covid 19 yang harus mendapatkan perawatan medis. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengatakan, penggunaan GOR ini, sebagai salah satu bentuk antisipasi pemerintah, dalam memberikan pelayanan medis kepada masyarakat, terutama pasien covid 19.

Rahmat menuturkan, nantinya GOR Watu Belah ini, akan dikelola oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun. Namun dirinya belum bisa memastikan, kapan GOR ini akan mulai digunakan. 

"Karena akan dianalisa dulu kebutuhannya. Kalau sudah siap, baru dipergunakan," ujar Rahmat, Rabu 25 November 2020.

Rahmat juga mengungkapkan, bahwa Pemkab Cirebon juga mewacanakan untuk menempatkan warga yang OTG covid 19, di GOR Watu Belah. 

Karena menurut Rahmat, melonjaknya warga yang terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Cirebon ini, salah satunya karena warga yang OTG, masih berinteraksi dengan masyarakat lainnya. 

" Jadi rencananya, akan kita rawat. Agar tidak berinteraksi dengan yang lainnya," kata Rahmat. 

dr Bambang Sumardi, Direktur RSUD Arjawinangun Cirebon mengatakan, bahwa saat ini memang cukup mendesak untuk dilakukan penambahan tempat isolasi. 

Bambang juga menyebutkan, bahwa di RSUD Arjawinangun saat ini, sudah menambah tempat tidur, untuk pelayanan bagi penderita covid 19.

"Namun ternyata, masih ada yang masuk daftar tunggu," kata Bambang. 

Rencananya, ada dua lokasi yang akan digunakan sebagai tempat isolasi, yaitu GOR Watu Belah dan eks RSUD Arjawinangun. 

Namun menurut Bambang, untuk saat ini, pihaknya fokus untuk bisa sesegera mungkin menggunakan GOR Watu Belah. Karena untuk eks RSUD Arjawinangun, membutuhkan banyak perbaikan. 

"Jadi sekarang fokus ke GOR Watu Belah dulu," ujarnya. (Indah)

Selasa, 24 November 2020

Bupati Cirebon Apresiasi Langkah PMI Perangi Covid 19 Melalui Penyemprotan Disinfektan

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag


FOKUS CIREBON, (FC) -  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah lokasi.  Penyemprotan ini, dilakukan dengan menggunakan tangki gunner milik PMI Provinsi Jawa Barat. 

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, penyemprotan ini dirasa sangat penting dilakukan, disaat jumlah terkonfirmasi positif di Kabupaten Cirebon terus meningkat.

Imron menjelaskan, hingga saat ini, tercatat sebanyak 317 warga Kabupaten Cirebon yang masih menjalani isolasi di rumah sakit, 374 isolasi mandiri dan 130 meninggal.

"Sedangkan 1204 terkonfirmasi positif lainnya, dinyatakan sembuh dan selesai isolasi," ujar Imron. 

Imron juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Cirebon dan Jawa Barat, yang telah membantu Pemkab Cirebon dalam menangani covid 19. 

Menurut Imron, peran PMI sangat besar dalam penanganan covid 19 di Kabupaten Cirebon. Karena bukan hanya masalah penyemprotan kali ini saja, tapi juga PMI sudah membantu pengobatan pasien covid 19 dengan menggunakan plasma darah. 

"PMI sudah berhasil untuk memproduksi plasma darah dan sudah digunakan," kata Imron. 

Ketua PMI Jabar Irjen Pol Purnawirawan Adang Rochjana menuturkan, pihaknya memiliki dua alat spraying gun yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. 

Dua alat tersebut sudah digunakan untuk melakukan penyemprotan, di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat. Untuk di Kabupaten Cirebon sendiri, rencananya penyemprotan akan dilakukan di Pasar Minggu Palimanan, Pasar Tegal Gubug, Pesantren Kempek dan alun-alun Ciledug. 

"Kemungkinan hanya satu hari. Tapi kalau ternyata kurang, nanti bisa ditambah," kata Adang. 

Adang menyebutkan, lokasi yang akan dilakukan penyemprotan, bukan hanya untuk lokasi yang zona merah saja. Namun juga zona lainnya, termasuk zona hijau. 

Karena menurut Adang, jika lalai dalam melakukan pencegahan diwilayah zona hijau, maka nanti bisa mengakibatkan zona tersebut berubah menjadi kuning atau merah. 

"Yang merah kita atasi, yang hijau kita pertahankan," kata Adang. 

Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana menambahkan, bahwa produksi dan donor plasma di PMI Kabupaten Cirebon, berjalan dengan baik. Bahkan, plasma darah tersebut ditunggu oleh banyak rumah sakit di Kabupaten Cirebon. 

Heviyana mengatakan, sudah terdapat 21 orang  yang sudah melakukan donor plasma darah. Manfaat yang dihasilkan dari plasma darahpun, sudah banyak terlihat. 

"Pasien yang sudah akut, sudah membaik dan sudah mulai lepas oksigen, setelah menggunakan plasma darah," kata Heviyana. 

Untuk saat ini, banyak juga masyarakat yang sudah siap untuk menjadi pendonor plasma darah. Heviyana juga mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria pendonor, untuk bisa ikut mendonorkan plasma darahnya. 

Untuk menjadi pendonor plasma darah, memang tidak sama dengan donor darah biasanya. Pendonor merupakan pasien covid 19 yang sudah dinyatakan sembuh oleh dokter. 

"Selain itu, pendonor juga harus laki-laki," ujar Heviyana.

Senin, 23 November 2020

Pemkab Kuningan keluarkan Surat Rekomendasi Dukung Transformasi IAIN Cirebon Menjadi UIN

ASDA II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Kabupaten Kuningan, Dr Deni Hamdani MSi (kanan) bersama Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Mohamad Arifin MPdI (tengah) menunjukan surat rekomendasi transformasi lembaga dari IAIN menjadi UIN dari Pemda Kabupaten Kuningan, Senin (23/11/2020).


FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan memberikan dukungan terhadap transformasi IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). 

Bentuk dukungan tersebut, Pemkab Kuningan mengeluarkan surat rekomendasi transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Kabupaten Kuningan, Dr Deni Hamdani MSi menjelaskan, rekomendasi yang diberikan pihaknya tersebut sebagai bentuk dukungan demi terciptanya pendidikan di Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) dapat lebih maju.

“Dukungan ini tentu sangat mempertimbangkan sekali beberapa aspek untuk pembangunan, khususnya di bidang pendidikan,” jelas Deni, Senin (23/11/2020).

Terlebih, lanjut dia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon bukan saja kebanggaan warga Cirebon dan sekitarnya, tapi juga merupakan kebanggaan Kuningan. 

Pasalnya, kata Deni, banyak masyarakat Kabupaten Kuningan yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam satu-satunya di Ciayumajakuning.

“Sehingga transformasi IAIN Cirebon menjadi UIN ini pun menjadi suatu kebanggaan juga bagi warga Kuningan. Karena, jika sudah UIN maka program studi yang ada di IAIN Cirebon akan lebih berkembang dan luas,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, banyak alumni IAIN Cirebon di Kuningan yang terjun membantu masyarakat, seperti menjadi pegawai, ormas, dan lainnya demi membangun daerah. 

Untuk itu, hal ini merupakan salah satu bentuk kontribusi IAIN Cirebon terhadap kemajuan di Kuningan.

Bahkan, papar Deni, langkah yang tepat untuk menjawab situasi dan kondisi revolusi industri 4.0 saat ini adalah melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan. 

Maka untuk menyahuti tantangan zaman tersebut, pihaknya pun melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan, khususnya di wilayah Ciayumajakuning dan salah satunya dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dia mengungkapkan, ada beberapa hal yang akan dijajaki untuk dikerjasamakan, seperti pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT) dan Computer Based Test. (Nur)


Walikota Cirebon Positif Terpapar Virus Covid 19, Kini Tengah Menjalani Isolasi Mandiri

Rilis Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, yang dibacakan oleh Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, terkait positif terpapar virus covid 19


FOKUS CIREBON - Walikota Cirebon, Nashrudin Azis  mengakui bahwa dirinya saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinas sejak akhir pekan kemarin. Isolasi harus dilakukan karena dirinya dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Namun kondisi saya saat ini membaik. Memang sebelumnya sempat flu, tapi saat ini kondisi saya sudah lebih baik,” ungkap Azis. 

Selama menjalankan isolasi, lanjut Azis, selain berada di bawah pengawasan tim medis, dirinya juga rajin berolahraga dan berjemur di pagi hari. Sehingga imunitas bisa meningkat.

Dijelaskan Azis, selama ini dirinya secara disiplin telah menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes). Mulai dari selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan serta selalu berusaha untuk menjaga jarak. Sehingga dirinya tidak mengetahui secara pasti dimana terpapar virus tersebut.

“Tapi hasil tes swab ajudan dan walpri saya, semuanya negatif,” ungkap Azis. 

Untuk itu, Azis meminta kepada siapa pun, terutama warga Kota Cirebon untuk secara disiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena siapa pun bisa terpapar Covid-19.

“Saya juga mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk bisa menjalani isolasi dengan baik dan sembuh seperti semula,” ungkap Azis. 

Sedangkan untuk pemerintahan, tidak ada kendala yang dihadapi. Ini dikarenakan koordinasi antara wakil wali kota dan Sekretaris Daerah (Sekda) bisa berjalan dengan baik. 

Azis menyatakan, siapa pun bisa terpapar Covid-19. Sehingga Wali Kota meminta kepada setiap warganya untuk menjalankan protokol kesehatan disiplin.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., yang dibacakan oleh Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, Senin, 23 November 2020, di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon.

“Pandemi Covid-19 selama ini menjadi perhatian serius kita semua, termasuk Pemda Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Ini dikarenakan, siapa pun, tanpa mengenal pangkat dan golongan bisa terpapar virus tersebut. (din)

Minggu, 22 November 2020

Bupati Belitung Apresiasi Stand UPT Kewirausahaan AMB

Bupati Belitung, anggota DPRD dan Forkompinda memberikan apresiasi saat mengunjungi stand UPT Kewirausahaan Mahasiswa AMB


BELITUNG, FC - Dalam rangka menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat Belitung, pemerintah daerah menggelar Belitung Exfo 2020 bertempat di Taman Wisata Tannungpendam. 

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung berlangsung selama empat hari yakni dari tanggal 22 hingga 26 Nopember 2020 dengan diikuti kurang lebih 75 stand dari berbagai UMKM yang ada di Belitung. Salah satunya adalah UPT Kewirausahaan mahasiswa AMB.

Walaupun untuk kali pertama UPT Kewirausahaan mahasiswa AMB mengikuti ajang kegiatan Exfo ini, hal yang luar biasa Bupati, anggota DPRD Belitung dan Forkompinda memberikan apresiasi dengan mengunjungi stand UPT Kewirausahaan Mahasiswa AMB.

Disela-sela kunjungan ke stand UPT Kewirausahaan Mahasiswa AMB, Bupati Belitung, Sahani Saleh, S.Sos menyatakan mengapresiasi atas keikutsertaan mahasiswa AMB dalam kegiatan ini, apalagi produk yang ditampilkan merupakan hasil karya mahasiswa.

"Apresiasi saya untuk AMB mengingat baru pertama kali selama event ini digelar ada  perguruan tinggi yang ikut serta dengan menjual produk dari hasil buah karya sendiri dari mahasiswa," tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Belitung Mirza Dallyodi,S.E,M.M yang juga Dosen AMB mengungkapkan kekagumannya kepada mahasiswa AMB atas partisipasinya dan komitmennya dalam kegiatan ini.

"Dengan adanya stand produk produk kegiatan kewirausahaan AMB ini menunjukan komitmen yang kuat dalam membentuk generasi masa depan yang berjiwa dan bermental wirausaha," ujarnya.

Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Eka Nuraini,S.Pd,M.Pd didampingi pembina UPT Kewirausahaan AMB, Berandi Suaryansyah,S.Pt.,M.M menjelaskan bahwa tujuan keikutsertaan UPT Kewirausahaan mahasiswa AMB dalam rangka untuk memperkenalkan produk kewirausahaan mahasiswa AMB ke masyarakat. 

Selain itu juga memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha sehingga bisa menghasilkan lulusan yang tidak hanya berorientasi mencari kerja tapi juga busa menciptakan lapangan pekerjaan dari berwirausaha.

"Hal ini sejalan dengan 8 program kampus merdeka, merdeka belajar yang digaungkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang salah satunya adalah program kegiatan wirausaha," terangnya.

Eka Nuraini juga menegaskan, bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh mahasiswa berupa makanan khas negeri laskar pelangi telah mendapatkan merk dan level halal dari MUI, jelasnya. (din)