Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 09 November 2019

Dirintis Dari Nol, Jajanan Anak-Anak Bisa Jadi Bisnis Rumahan


CIREBON - Siapa sangka, Marni (47), yang semula hanya bisa termangu di dalam rumah, kini malah  menjadi wanita super sibuk. Marni yang sudah dikaruniai 4 putra ini hampir setiap pagi hingga sore berkutat dengan dagangannya.

"Kuncinya sabar, tekun dan ramah ke setiap pembeli. Ini yang biasa saya lakukan, alhamdulillah, debfan perjalanan 17 tahun, sekarang sudah stabil," terang Marni, yang bangga dengan ke 4 putranya yang ikut sabar membantu usaha kecilnya itu, Minggu (9/11).

Kini Marni tinggal menikmati, pembeli sudah datang sendiri. Jajanan anak-anak dtekuninya dengan selalu mengenbangkan senyuman. Bahkan dirinya semakin mengetahui apa yang lagi diminati anak-anak, sehingga jajannya selalu laku dan menguntungkan.

"Ya, bersyukurlah, walau hanya jajanan kecil tapi bisa menghidupi kebutuhan kekuarga. Soal kekurangan itu biasa, namanya juga kebutuhan, yang pasti dari hasil usaha ini harus tetap disyukuri," ujarnya. (bam)



Kosmetika dan Obat-Obatan Prospek Bisnis Yang Menggiurkan


CIREBON – Kosmetika dan obat-obatan memiliki peluang bisnis yang menggiurkan. Peluang ini bisa dilirik oleh perusahaan daerah, yaitu PD Farmasi, untuk meluaskan bisnisnya.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menjadi keynote speaker pada seminar nasional yang diselenggarakan salah satu sekolah tinggi farmasi di Kota Cirebon dengan tema Membangun Bisnis Kosmetik dan Obat Halal, Sabtu, 02 November 2019. 

Dijelaskan Eti, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon sudah memiliki PD Farmasi, yaitu perusahaan daerah yang bergerak di bidang obat-obatan. “Namun harus ada cara pandang baru dalam pengelolaan perusahaan itu,” ungkap Eti.

Diantaranya penjualannya disesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini, yaitu melalui penjualan online.  “Juga banyak cara lainnya sehingga PD Farmasi bisa semakin maju,” ungkap Eti. 


Karena sesungguhnya, bisnis kosmetika dan obat-obatan masih terbuka lebar dan bisa digarap dengan sebaik-baiknya oleh PD Farmasi.
Karena itu, peluang ini harus ditangkap dengan baik. Dalam waktu dekat, Eti mengaku akan duduk bersama dengan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, untuk membicarakan peluang bisnis yang bisa dikembangkan oleh PD Farmasi ke depannya.

Dengan pengembangan bisnis yang baik, Eti yakin PD Farmasi bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Keuntungan tersebut tentunya juga akan berdampak pada pendapatan asli daerah yang berarti juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. (is)

Woww.. !!! Para Pedagang Kebanjiran Rejeki Wisuda IAIN Cirebon



CIREBON – Sukri (35), pedagang bunga hias tampak larut bersama lalu lalangnya kesibukan para pengantar wisudawan di area pintu masuk Hotel Aston, belum lama ini.
Sukri mengaku sejak pagi pukul 06.00 WIB sudah standby mengambil posisi agar lapaknya mudah terlihat dan terjangkau keluarga wisudawan. Sambil tangan satu menenteng karangan bunga hias, Sukri tak bosan menawarkan jualanya ke setiap keluarga wisudawan yang melintas.
“Alhamdulillah, setiap wisuda IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, kami selalu kebagian berkahnya, jualan kami lumayan laris. Alhamdulillah rejeki ini bisa dibawa pulang ke rumah,” akunya.
Hal senada disampaikan Rukiyah (44), penduduk asal Cirebon ini juga ikut mengais rejeki dari kegiatan wisuda IAIN Cirebon. Dirinya yang hanya ditemani satu anak cucu berusia (15), terus berkeliling menjajakan jualannya. Rasa lelah di raut wajahnya hilang seketika saat sejumlah uang tersodor dari tangan pembeli.
“Kami bersyukur, biasa ikut mencari rejeki di acara ini. Alhamdulillah bisa untuk jajan dan makan anak di rumah,” terangnya. (din)

Proses Tanah Hibah Di Indramayu, Diharapkan Selesai Tahun Ini


CIREBON – Proses tanah hibah di Indramayu, Jawa Barat, untuk kampus 2 IAIN SNJ Cirebon, diharapkan biaa segera selesai diakhir tahun 2019. Hal itu disampaikan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.Sumanta Hasyim MAg, usai prosesi wisuda ke XX IAIN SNJ Cirebon, di Hotel Aston Cirebon.
Terkait hal ini, H Sumanta juga menjelaskan jjka proses hibah juga menunggu pensertifikatan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Jika hibah bisa selesai akhir tahun ini, maka pada tahun depan rencana lainnya bisa dilaksanakan.
*Ya, proses hibah tanah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu kepada IAIN diharapkan bisa selesai akhir tahun ini,” ujarnya.
Dijelaskan, bahwa proses pembelian dan hibah tanah di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu yang diproyeksi untuk pembangunan kampus 2 universitas tersebut ditargetkan akhir 2019 ini selesai.
Saat ini, proses tersebut masih berjalan dan diawali dengan tahap pensertifikatan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indramayu.
Sumanta juga menjelaskan kia saat ini sedang proses dan prosesnya itu pensertifikatan dulu ke BPN, kemudian BPN menerbitkan sertifikat,” terang Sumanta.
Sebab katanya, nama dalam sertifikat tersebut yang sebelumnya milik Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu harus diubah menjadi Kementerian Agama Republik Indonesia, kemudian diteruskan ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Woww..!! 9000 Pelajar Kota Cirebon Sukseskan Popkota 2019


CIREBON – Popkota 2019 terbilang sukses. Kesuksesan ini tak lepas dari peran semua pihak, termasuk 9.000 pelajar yang ikut dalam Pekan Olahraga Pelajar (Popkota) Tingkat Kota Cirebon.

Dalam momentum ini, Popkota 2019 tidak hanya sukses dipenyelenggaraan, namun lebih dari itu, bisa mencari bibit atlet yang berbakat, tangguh, handal dan berprestasi.

Demikian diungkapkan Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan, R. Henda SH MH saat membuka Popkota di GOR Bima Kota Cirebon, Jumat (8/11). 

Henda mengatakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon bangga dan apresiasi dengan kehadiran ribuan pelajar dalam agenda Popkota.

“Popkota menjadi momentum berharga dalam mencari bibit atlet berbakat, tangguh, handal dan berprestasi baik tingkat nasional bahkan Internasional,” ungkap Henda.


Henda menambahkan Popkota selain mencari bibit unggul juga bentuk mengukur hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan di tingkat SD, SMP dan SMA. Diharapkan akan lahir atlet berbakat yang akan membawa harum nama Kota Cirebon.

“Jaga sportifitas dalam bertanding dan semangat untuk berpretasi. Kami harapkan akan muncul atlet yang berprestasi gemilang,” kata Henda.

Sementara dalam Laporan Penyelenggara, R. Agus Setyadiningrat, MM., M.Pd. mengatakan kegiatan Popkota diikuti sekitar 9.000 atlet tingkat Kota Cirebon. Mereka akan memperebutkan sekitar 2.400 medali yang disediakan panitia.

“Akan dilaksanakan sekitar 18 cabang olahraga baik perorangan maupun beregu. Alhamdulillah kami mendapat dukungan di setiap tingkatan baik SD, SMP maupun SMA,” kata Agus.

Dengan tema “Juara di Medan Laga Berprestasi Akademis, lanjut Agus diharapkan akan muncul atlet handal yang akan mengikuti jenjang Porda maupun PON.

Kota Cirebon memiliki tradisi mewakili Jabar untuk bertanding di tingkat nasional pada cabang tertentu seperti renang, basket, silat, gulat, bulutangkis, baseball, drumband dan lainnya.

“Kegiatan kali ini pun diharapkan akan muncul bibit berkualitas bermental juara,” tandasnya. (is)

Kupasan Sejarah Budayawan Zastrow Al Ngatawi Dan KH Buya Syakur, Pukau Ribuan Mahasiswa IAIN SNJ Cirebon


CIREBON - Ribuan mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, malam Sabtu, (1/11), lalu memadati halaman kampus FUAD IAIN SNJ Cirebon. Mereka datang untuk menghadiri semarak akbar ‘Manunggal Ing Kaula Gusti’ dengan mendatangkan KH Buya Syakur dari Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu serta budayawan nasional, Zastrow Alngatawi dan tokoh terkenal lainnya.
Acara yang dibuka pukul 20.00 WIB, oleh Dr Anwar Sanusi MPd, Wakil Dekan III, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN SNJ Cirebon, menandai dimulainya kegiatan yang ditunggu-tunggu ribuan mahasiswa untuk mendengarkan tausiyah Buya Syakur.
Namun sebelum itu, mahasiswa disuguhkan sejumlah penampilan tarian dan budaya. Termasuk aneka kreasi mahasiswa lainnya yang penampilannya sangat memukau pentonton.


Riuh tepuk tangan terus menggema, apalagi saat musik tradisional dimainkan lewat tangan-tangan mahasiswa, membuat suasana budaya serasa hidup di kampus IAIN Cirebon.
Tak lama kemudian, Zastrow Al ngatawi budayawan nasional, mulai mengangkat microffon, satu persatu kata-katanya mulai menjadi kalimat dan meluncur dari mulutnya mengangkat sejarah dan peradaban manusia.
“Banyak yang dikupas, dan mengingatkan kita pada kehidupan perjalanan sejarah Cirebon. Kupasan yang dalam ini tentu menambah khazanah wawasan kepada kita sebagai bentuk mengingatkan kepada kaula muda agar tidak melupakan sejarah,” kata Andi, mahasiswa yang sejak sore sudah mengambil tempat di depan agar bisa mendengar langsung tausiyah sejarah oleh Zastrow dan budaya oleh Dr Farihin MAg.
Usai kupasan dua tokoh budayawan dan akadenisi ini, kemudian ribuan telinga mahasiswa mulai kosentrasi kembali mendengarkan tausyiah agama yang dibawakan oleh Buya Syakur. (din)

Jumat, 08 November 2019

Wali Kota Cirebon Lantik 7 Pejabat Eselon II B


CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH menginstruksikan Tujuh Pejabat Eselon II.b yang sudah dilantik harus bekerja ekstra untuk memenuhi target dalam melayani masyarakat .Untuk membantu kinerjanya Kepala Dinas diberikan kewenangan menyusun jajaran di bawahnya.

Demikian diungkapkan Azis usai melantik Asisten Administrasi Umum dan Enam Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Cirebon di Ruang Adipura, Jumat (8/11). 

Azis mengatakan pemberian kewenangan diberikan agar Dinas berjalan maksimal untuk memenuhi target yang akan dicapai.

“Kadis menyusun kabinet agar kerja secara maksimal. Biar mereka memilih siapa yang bagus sehingga klop. Kadis diberi kewenangan menyusun dari Sekretaris, Kabid dan jajarannya,” ungkap Azis.



Azis menambahkan dengan komposisi tersebut diharapkan kinerja akan meningkat. Pihaknya akan meminta pertanggungjawaban kinerja dan target yang dilakukan masing-masing dinas. 

Dalam melakukan program kerja, pihaknya juga berharap Kepala Dinas akan melibatkan pihak Kejaksaan.
“Pendampingan dilakukan sejak penyusunan anggaran sehingga tepat sasaran,” kata Azis.

Pelantikan yang dilakukan tindak lanjut pelaksanaan seleksi secara terbuka sesuai aturan Menpan RB. Seleksi dilakukan secara baik dan memperoleh pimpinan yang berkemampuan. Ketujuh pimpinan yang baru memiliki kualitas yang baik sehingga terpilih memimpin Dinas.

“Khusus yang sudah dilantik jaga amanah dengan baik. Layani masyarakat dengan segenap kemampuan dan hati,” tandasnya.

Wali Kota Cirebon melantik 7 pejabat yakni Asisten Administrasi Umum, Drs. Agus Herdhyana, MSi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Syaroni, ATD MT, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Suwarso Budi Winarno, AP, M.Si. 

Selain itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Ma’ruf Nuryasa, AP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Modal Satu Pintu, Drs. Sosroharsono, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, kebudayaan dan Pariwisata, Drs. Agus Suherman, SH, MH dan Kepala Dinas Pendidikan, Irawan Wahyono, SPd, MPd. (bam)

KNKS Dan IAIN Cirebon Tandatangani MoU Pengembangan Ekonomi Syariah


CIREBON - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) gandeng IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam pengembangan ekonomi syariah. Kegiatan yang dilangsungkan dengan Seminar Nasional tentang  Literasi dan Inklusi Syariah tersebut juga disertai dengan penandatangan kerjasama (MoU) kedua belah pihak.

Seminar dengan tema "Cerdas Memanfaatkan Produk dan Jasa Keuangan" ini, mengundang sejumlah narasumber nasional, bahkan juga datang Dr Taufik Hidayat, Direktur Hukum, Promosi dan Hubungan Eksternal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) juga dekan syariah, yang berlangsung meriah di gedung SBSN Jurusan Syariah, lantai 4, IAIN SNJ Cirebon, Jum'at (8/11/2019).

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg dalam Keynote Speechnya mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas kerjsama tersebut dan pihaknya akan segera breakdown ke dosen-disen, ke jurusan dan mahasiawa.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Taufik Hidayat  yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Dan  kerjasama ini merupakan langkah strategis yang sangat bermanfaat untuk kemajuan kampus ini, terutama FSEI. Untuk itu, setelah penandatangan tersebut diharapkan ada output dan tindaklanjutnya," papar Sumanta.


Diakui Sumanta, jika pihaknya juga memiliki tenaga pendidik magister dan profesor di bidang ekonomi syariah yang dapat membantu KNKS. Sehingga akuntasi syariah, ekonomi syariah dan lainnya bisa berkembang baik.

"Mengenai ekonomi syariah,, kami juga sudah membuka kerjasama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Cirebon.  sebagai kabupaten halal," jelasnya. (din)

Transparansi dan Pelayanan, Dorong Kemajuan


CIREBON - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Kota Cirebon, Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelayanan Publik di salah satu hotel di Kota Cirebon, belum lama ini.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seluruh perangkat daerah dalam penyusunan, penetapan dan penerapan standar pelayanan,” ungkap Anwar.

Dimulai dari sederhana, yaitu peraturan tersebut mudah dimengerti, mudah diikuti, mudah dilaksanakan, mudah diukur dengan prosedur yang jelas dan biaya terjangkau bagi masyarakat dan juga penyelenggara.

Selain itu juga layanan yang diberikan harus partisipatif,yaitu melibatkan masyarakat dan pihak terkait untuk mendapatkan komitmen dan kesepakatan bersama, akuntabel dimana dalam pelaksanaannya dipertanggungjawabkan kepada pihak yang berkepentingan, serta berkelanjutan yaitu harus terus menerus dilakukan perbaikan sebagai upaya peningkatan kualitas dan inovasi pelayanan.

“Jangan lupakan juga, transparansi. Yaitu harus dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat,” tegas Anwar.

Selain juga berkeadilan, yaitu menjamin bahwa pelayanan yang diberikan dapat menjangkau semua masyarakat yang berbeda status ekonomi, jarak dan perbedaan kapabilitas fisik dan mental.

Dengan adanya standar pelayanan, maka setiap aparatur sipil negara bisa memberikan pelayanan terbaik kepada setiap masyarakat di Kota Cirebon. “Atas dasar itu, sosialisasi ini kita gelar,” ungkap Anwar.

Anwar juga berharap sosialisasi mengenai pelayanan publik ini bisa diikuti dengan baik, sehingga nantinya layanan yang diberikan merupakan layanan yang cepat, prima dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh pengguna jasa khususnya stakeholders terkait dengan layanan pemerintahan.

Peserta berasal dari perwakilan seluruh dinas yang ada di Kota Cirebon. Sehingga diharapkan setiap dinas memiliki satu pemikiran yang sama.

“Yaitu kita wajib melayani seluruh pengguna jasa layanan pemerintah. Bahkan kalau mungkin paperless,” ungkap Anwar. Karena pelayanan yang baik dilakukan untuk kebaikan semua. (man)

H Elang Tomy Iplaludin MPd ; Budayakan Sekolah Dengan Disiplin


CIREBON - -Sosok H Elang Tomy Iplaludin MPd  Kepala SMPN 10 Kota Cirebon, dalam kesehariannya memang berbeda dengan kebanyakan Kepala Sekolah lainnya di Kota Cirebon. Sikapnya yang  santun dan berpengetahuan luas, membuat H Elang Tomy Iplaludin MPd  akrab dengan seluruh komponen di lingkungan pendidikan dan banyak memiliki teman. 

Ide cemerlangnya selalu ditunggu banyak pihak, terutama dalam kaitan dengan aspek kemajuan pendidikan.  Dalam prinsip pengabdiannya sebagai ASN, bekerja baginya adalah tugas, dan tugas adalah amanah.

Jika pekerjaan belum selesai, dirinya tak pernah meninggalkannya. Sebab, katanya bekerja di bagian pengawasan dan pembinaan sangat membutuhkan kedisiplinan kerja yang tinggi serta pelayanan menjadi prioritas utama.

“Sama seperti sekolah lainnya, tetapi bekerja optimal menjadi prinsip kami, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Dan saya selalu berprinsip, bekerja harus disiplin, dan disiplin dalam bekerja harus menjadi prioritas utama,” ujarnya saat berbincang di kantornya.

Mama Elang, sapaan akrab di lingkungan pendidikan ini, saat bekerja selalu menggunakan prinsip ‘kroscek' dan "triple cek" maksudnya dalam setiap pekerjaan selalu kembali diteliti.“Tujuannya adalah agar tidak ada kesalahan dalam bekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, Mama Elang tak bisa tinggal diam, berbagai kesempatan selalu diambil dan dimanfaatkannya, sebab melayani harus total dan harus memiliki manfaat bagi orang banyak. Inilah pendidikan, maka cermin kemajuan harus dimulai dari niat yang baik, bekerja dengan baik dan melayani sepenuh hati.

"Alhamdulillah, SMPN 10 Kota Cirebon selalu menjadi rujukan, karena memang kemajuan pendidikan menjadi prirotas kami semua. Kami bekerja saling bergotong rotong dan saling percaya, baik antar guru, staff TU maupun komponen lainnya di sekolah ini. Berbagai prestasi pun sudah banyak yang kami raih, juga prestasi lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Kendati demikian kami tetap pacu agar peserta didik terus belajar dan berprestasi, di bidang lainnya," ungkapnya.

Diakui Mama Elang, keberhasilan memang selalu membuag semua bangga, tetapi dengan prestasi yang sudah diraih tidak cukup dengan rasa bangga saja, justru harus lebih digiatkan lagi, agar kemajuan pendidikan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua.

"Kami akan terus bekerja dan berjuang untuk kemajuan pendidikan di bidang lainnya, Karena untuk membangun kemajuan tidak harus puas dengan sejumlah keberhasilan yang sudah diraih. Bekerja dan melayani harus terus dilakukan, Khususnya pendidikan dii SMPN 10 Kota Cirebon, agar terus maju dan berprestasi," tandasnya. (her)

Kamis, 07 November 2019

Kuwu Manan : Adat "Mapag Sri” Sebagai Bentuk Rasa Syukur


INDRAMAYU - Memasuki masa tanam padi, Pemerintah Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kamis (7/11) menggelar kegiatan “Mapag Sri”.
Acara adat tahunan yang dilaksanakan setiap memasuki masa tanam dilaksanakan di halaman Balai Desa Gantar dan dihadiri oleh tokoh ulama, tokoh adat serta perwakilan dari Polsek serta Koramil setempat. 
Kuwu Desa Gantar, Manan mengatakan, kegiatan yang diadakan pihaknya merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap tahun. 
“Biasanya jelang musim tanam, mengingat adat ini sebagai bentuk syukur,” kata Manan. 
Pihaknya mengaku sangat bersyukur, karena di musim kemarau panjang ini petani masih bisa menikmati hasil panennya.
Ini merupakan adat istiadat kita yang harus dilestarikan secara turun menurun agar anak cucu kita bisa merasakannya,” imbuhnya. (Pai)

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Jalankan Patroli Malam


MERAUKE -- Guna mencegah adanya penyelundupan barang-barang ilegal dan masuknya warga Papua Nugini melalui jalur sungai, Pos Kaliwanggo Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad melaksanakan patroli malam di pinggir sungai Warma, Distrik Sota.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han, dalam rilis tertulisnya di Distrik Sota, Merauke, Papua, Rabu (6/11).

Dansatgas mengungkapkan, tindakan Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang terus melaksanakan pencegahan peredaran barang-barang ilegal dan terlarang lainnya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan kendaraan secara rutin yang melintas di jalur Trans Papua saja, namun juga melalui kegiatan patroli malam di tempat-tempat yang telah dicurigai seperti jalur tikus dan jalur sungai.

Lanjutnya, seperti yang dilakukan Pos Kaliwanggo berjumlah 8 personel dipimpin langsung oleh Danki C (Danpos Kaliwanggo) Kapten Inf Adik Sunarto, melaksanakan patroli malam di jalur sungai dalam rangka mencegah masuknya warga negara Papua Nugini tanpa surat izin resmi, barang ilegal dan barang terlarang lainnya ke Indonesia melalui jalur Sungai Warma yang posisinya kurang lebih ±1 Km dari Pos Kaliwanggo.

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal dan terlarang serta masuknya warga Negara Papua Nugini ke Indonesia tanpa dilengkapi surat pelintas batas, hal tersebut sebagai tindakan pencegahan dan pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan Kab.Merauke yang menjadi tanggung jawab Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad dibawah Kolakops Korem 174/ATW," kata Alumni Akmil tahun 2003 tersebut.

Sementara itu, Mayor Inf Rizky menerangkan, bahwa jalur sungai pun dicurigai menjadi alternatif pilihan untuk menyelundupkan barang ilegal dari negara tetangga, sehingga kegiatan pemeriksaan yang rutin dilaksanakan tidak hanya dijalur darat saja.

"Patroli rutin juga akan lebih ditingkatkan lagi, guna menjamin tegaknya peraturan yang ada sehingga akan membuat wilayah perbatasan selalu aman dan nyaman tanpa beredarnya barang terlarang," terangan. (dade)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Narkoba


JAKARTA -- Penyalahgunaan narkoba sudah sangat memprihatinkan. Namun pihak penegakan hukum pun semakin gencar melakukan pencegahan dan tindakan penangkapan terhadap pelaku. Seperti yang dilakukan Satuan Reskrim Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, belum lama ini berhasil mengungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis Sabu di wilayah Cakung, Jakarta Timur.

Satuan Reskrim Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan laki-laki berinisial EH Bin S (30) warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat pada Minggu, (3/11) lalu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E.,S.I.K.,M.Si.,M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP Emerich Simangunsong, S.H.,S.I.K.,M.Si. pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di wilayah Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Selanjutnya, berdasar informasi tersebut, Kasat Resnarkoba AKP Emerich Simangunsong, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kanit I Ipda Iperda, S.H., meringkus pelaku EH Bin S (30) di halaman parkir depan Gereja Wilayah Cakung, Jakarta Timur.

"Dari penangkapan ini, kami   mengamankan barang bukti dari kantong celana pelaku, yang disimpan dalam bungkus rokok Gudang Garam," kata Emerich, Kamis (7/11), kepada awak media.

Berdasarkan pengakuan pelaku,  barang haram tersebut didapat dari seorang bernama A (DPO) di daerah Johar baru, Jakarta Pusat, selain dikonsumsi juga akan dijual atau diedarkan.

"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku EH Bin S (30) diantaranya lima bungkus plastik bening berisi kristal putih Sabu dengan berat 5,07 Gram brutto dan satu buah Handphone Merk Redmi 4A Warna gold," ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Primair Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dade)

Ramah Dan Cepat, Upaya PKB KIR Kota Cirebon Utamakan Pelayanan


CIREBON – Pengguna jasa di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB), KIR Kota Cirebon, tidak akan dilayani jika kendaraan tidak datang sendiri ke kantor PKB.

Hal itu diungkapkan Kepala UPTD PKB Dishub Kota Cirebon, melalui penguji senior di PKB Kota Cirebon, Erik, saat dikunjungi di kantornya.

Menurut Erik, kegiatan PKB dilakukan sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 WIB. Sedangkan dari pukul 15.00 hingga menjelang pulang kantor, dipergunakan untuk merapihkan adminitrasi dan ucapara jam pulang kerja. Semua dilakukan setiap hari dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi.

“Jika konsumen datang dengan kendaraannya maka dengan cepat kami berikan pelayanan kepada mereka, dan saat proses pelayanan berjalan, mereka sudah disediakan tempat menunggu yang nyaman,” jelasnya.

Menurut Erik, UPTD PKB Dishub Kota Cirebon terus berbenah diri. Berbagai kebutuhan konsumen sudah disediakan di kantor UPTD ini. Konsumen yang datang dari mulai masuknya kendaraan, area parkir yang luar, pengaturan kendaraan saat memasuki gedung uji, termasuk ketatnya pemeriksaan, sebagai bentuk kecepatan dan kepuasan pelayanan.

“Kami ingin konsumen puas dan nyaman. ini prinsip kami, dimana kami harus profesional memperlakukan konsumen, hal itu juga sudah berdasarkan aturan yang ada, sehingga kepuasaan, ketepatan dan kecepatan menjadi prinsip kerja kami, inilah profesionalisme para kru dan penguji saat melayani para konsumen di UPTD PKB Dishub Kota Cirebon,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto ATD, pelayanan di kantor pengujian kendaraan bermotor memang harus terus ditingkatkan. 

Rasa puas terhadap konsumen yang tengah mengurus  kendaraannya juga harus ikut ditingkatkan. Dan saat ini, kepuasaan sudah dapat dirasakan para konsumen dengan perubahan perubahan yang dilakukan di dalam lingkungan UPTD PKB ini.

Sebab yang terpenting dari pelayanan adalah memberikan rasa puas bagi seluruh pengguna jasa KIR atau PKB di Dishub Kota Cirebon.

“Semua kami layani dengan sama, yang penting kendaraannya dibawa ke pengujian. Dan kami akan utamakan mereka yang cinta ketertiban, cinta kejujuran dan cinta aturan. Jika semua bisa dilaksanakan maka pelayanan lebih memuaskan mereka,” ujarnya. (sigit)

Camat Talun Buka Kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa


CIREBON - Agar pengelolaan keuangan desa dan perencanaan lainnya di desa semakin baik dan sesuai aturan yang ada, Camat Talun, Tarsidi pun membuka kegiatan Bimtek tentang peningkatan kapasitas aparatur desa se-Kecamatan Talun, bertempat di ruang Kantor Kecamatan Talun.

Camat Talun dalam sambutannya meminta peserta bimtek untuk benar-benar memperhatikan materi yang akan dikelas dan disajikan pada kegiatan tersebut. Hal itu kata Camat Talun,  Tarsidi, untuk menambah wawasan pengetahuan dan semakin tertatanya perencanaan dan pengelolaan keuangan desa dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

"Ini materi penting, karena belanja disusun secara berimbang antara penerimaan dan pengeluaran keuangan desa dan harus konsisten sesuai dengan rencana, tepat jumlah, dan tepat peruntukannya dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," terangnya.

Hal senada disampaikan Rahman,  Sekretaris Desa Kubang, pada kegiatan ini banyak materi yang dikuasai,  diantaranya juga menjelaskan tentang bagaimana pengelolaan keuangan desa meliputi perencanaan, pelaksanaan,  penatausahaan, dan pertanggungjawaban.

"Ya, kegiatan sangat membantu kami dan materinya sangat penting bagi kami di aparatur desa," kata Rahman.

Sementara itu, peserta yang dilibatkan pada kegiatan tersebut diantaranya Kuwu, Sekdes, Kaur Keuangan, Kaur Ekbang dan Kadus.

"Mengikuti kegiatan ini, kami merasa  terbantu karena ada arahan dan peningkatan aparatur desa, ya kami sangat senang dan antusias mengikutinya," terang Radi, Kadus dari Desa Krandon serta Taka Kaur Ekbang Desa Sampiran. (bam)

Selama Musim Kemarau, PDAM Tirta Jati Kab Cirebon Maksimalkan Pelayanan



CIREBON -  Melalui komitmen dan kinerja yang baik,  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan selama musim kemarau. Bahkan pihak  PDAM Tirta Jati juga memberikan diskon sebesar 45 persen dari total tagihan pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Suharyadi menjelaskan, kebijakan diskon 45 persen itu, juga sebagai bentuk tanggung jawab PDAM akan adanya kebocoran dua bendung karet yang mengakibatkan air menjadi asin.

"Ya,  PDAM memberikan kebijakan kepada pelanggan potongan 45 persen dari tagihan rekening air. Misal pelanggan bayar Rp 100 ribu namun hanya bayar Rp 55 ribu dan diskon tersebut akan terus diberikan hingga seluruh pelayanan PDAM kembali normal, seiring dengan perbaikan dua bendung karet di Tawangsari Losari dan Babadan," jelasnya.

Menurut Suharyadi, pihaknya juga menambah jam operasional WTP Ciwaringin dari yang sebelumnya hanya 16 jam operasional, menjadi 24 jam operasional.

"Kami meningkatkan pelayanan di musim kemarau ini dari sistem WTP Ciwaringin. Biasanya hanya 16 jam, tapi karena kebutuhan kami mengupayakan menjadi 24 jam. Jadi khusus bagi yang terdampak kekeringan seperti di daerah Desa Kebon Turi," ujarnya.

Suharyadi menambahkan, tak hanya mengganti bendungan karet saja, BBWSCC pun sesuai dengan permintaan pihaknya sudah membuat kisdam sebelum bendungan karet permanen itu jadi. Sehingga, pengolahan air di dua unit milik perusahaannya itu tetap berjalan untuk mendistribusikan ke para pelanggan.

Pihaknya mengaku pelayanan yang diberikan pihaknya di musim kekeringan sekarang ini tak hanya yang sifatnya komersil saja, tetapi juga sosial.

Pasalnya, selain memberikan potongan sebesar 45 persen kepada para pelanggan, juga membagikan air secara gratis ke masyarakat atas rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.  (bam)

Puslitbang Bimas Agama Kementerian RI Bekerjasama Bedah Buku Bersama IAIN SNJ Cirebon


CIREBON - Sebanyak 70 peserta dari berbagai unsur mengikuti bedah buku dengan judul "Mendakwahkan Smiling Islam" karya Prof H Abdurahman Mas'ud PhD menjadi tema kegiatan kerjasama antara Puslitbang Bimas Layanan Keagamaan Kementerian Agama RI dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (7/11), di Hotel Aston Cirebon.

Rizky Riyadu Taufik Kasubag Puslitbang Bimas Agama mengatakan, ada 4 buku dengan tema dan tempat yang berbeda yang pada tahun ini akan dibedah. Dan kegiatan bedah buku ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya.

"Tahun ini ada 4 buku yang  dibedah, salah satunya adalah mendakwahkan smiling islam dan menjadi kerjasama Puslitbang Bimas Agama Layanan Keagamaan dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon," terangnya.

Sementara secara substansi, judul buku  "Mendakwahkan Smiling Islam" itu, kata Rizky, merupakan gambaran proses perjalanan dari Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag.

"Ya, sejak dari awal lulusan pesantren hingga S3 di Amerika Serikat dan sekarang menduduki posisi tertinggi yaitu pejabat eselon 1 di Badan Litbang Kemenag," papar Rizky.

Rizky juga menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh 70 peserta ini, melibatkan sejumlah unsur dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, para dosen di sewilayah Cirebon, penyuluh agama, Kementerian Agama se Wilayah III Cirebon, dan Ormas. 

"Sedangkan posisi Pak Rektor IAIN Cirebon pada kegiatan ini sebagai narasumber atau yang menanggapi buku tersebut," jelasnya. (din)

Dorong Kemajuan Institut, PTIPD IAIN SNJ Cirebon Gelar Workshop Jurnalistik dan Pengelolaan Website Kampus


CIREBON - Memasuki era digitalisasi dari pengaruh revolusi industri 4.0, membuat semua pihak harus mampu menyelaraskan diri dari tantangan tersebut. Kebutuhan ini membuat PTIPD IAIN SNJ Cirebon mengadakan kegiatan workshop pengelolaan data dan jurnalisme pengembangan website kampus, di lantai 3, rektorat, Rabu (6/11/3019).

Ketua PTIPD, Darwan menyampaikan, melalui kegiatan workshop ini nantinya diharapkan ada pengembangan website dan pengelolaan data di setiap jurusan dan fakultas.

"Dari kegiatan ini diharapkan pengelolaan data dan web bisa dikelola di masibg-masing jurusan dan fakultas dan terintegrasi. Lalu juga bagaimana cara menyajikan informasi yang baik ke masyarakat dengan konten-konten berita yang disajikan di website nantinya," ujarnya.

Ketua PTIPD juga berharap, dari pengelolaan website tersebut, berita yang disajikan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Yakni terkait dengan berita-berita atau kegiatan-kegiatan yang ada di jurusan masing-masing.

Dijelaskan, untuk kegiatan workshop ini sendiri, panitia mengundang peserta peserta dari tenaga kependidikan dan dari setiap jurusan. Selain itu juga  lembaga-lembaga seperti LPM dan humas.

"Setelah adanya workshop ini, nanti harapannya ke depan pemberitaan-pemberitaan yang ada dikelola agar masing-masing bisa lebih baik. Baik konten-kontennya maupun dalam  penyampaian informasi ke  masyarakat ataupun mahasiswa mahasiswa jurusan," jelasnya. (din)

Rabu, 06 November 2019

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Ajak Peserta Workshop Lakukan Revolusi Pembelajaran


CIREBON - Workshop pengembangan kapasitas dosen dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat, IAIN SNJ Cirebon, yang merupakan rangkaian kegiatan Sabbatical Leave 2019, mendatangkan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Azis Farurrozi MA sebagai pembicara pada acara tersebut.
Kegiatan yang bertemakan “Mencetak Kader PKM untuk Pemberdayaan Masyarakat” ini, digelar di Hotel Prima Kota Cirebon, Rabu (6/11/2019). Dan guru besar UIN ini mengajak seluruh peserta workshop untuj melakukan revolusi pembelajaran.
Prof Dr Azis Farurrozi MA juga meminta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai PTKIN, harus mengimplementasikan isi  Alquran dan Hadist. Kenapa, kata Azis karena ilmu tidak dapat berdiri sendiri dan semuanya sudah ada dalam kitab suci tersebut. 
"Ilmu itu tidak berdiri sendiri dan butuh sinergitas. Terrbukti, isi Alquran dan hadits ini telah dipraktikan di beberapa negara yang mayoritasnya non muslim, yakni mengimplementasikan apa yang ada di Alquran dan hadist," terangnya.
Apalagi IAIN SNJ Cirebon ini akan bertransformasi menjadi UIN dan akan membuka fakultas dan jurusan yang umum. Sehingga Perguruan Tinggi harus hadir untuk mencetak insan cerdas yang berwawasan global, berperadaban dengan menguasai teknologi dan berkeadaban serta berpengetahuan komprehensif. 
Azis Farurrozi mengingatkan, jika ini memang harus disadari, sebab materi yang dibutuhkan untuk 10 sampai 20 tahun mendatang, itu harus ada revolusi pembelajaran, karena merekalah yang akan memimpin bangsa ini. Revolusi pendidikan bisa dimulai dengan mata kuliah sehingga dapat tercetak generasi yang sehat fisik, psikis, sosial, dan spiritual. (din)

Pangkostrad Hadiri Acara Sertijab Kapolri Dari Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian Kepada Jenderal Pol Idham Azis


DEPOK-- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dari Jenderal Pol. (Purn) Prof. H. M. Tito Karnavian Ph.D kepada Jenderal Pol. Idham Azis, M.Si, Rabu (6/11), di Markas Komando Korps Brigade Mobil Polri, Cimanggis-Depok, Jawa Barat.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.,

Pangkogabwilhan III Mayjen TNI Ganip Warsito, Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono  dan  Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P.,. (dade)

Polres Kepulauan Seribu Gelar Sosialisasi Hukum Terkait Peraturan Kapolri


JAKARTA-- Guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai hukum di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia, Polres Kepulauan Seribu lewat jajaran Bagian Sumber Daya menggelar kegiatan Sosialisasi Hukum terkait Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Peraturan Kepolisian, Rabu (6/11), di Ruang Serbaguna Gubuk Makan Mang Engking, Ancol, Jakarta Utara.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Sumber Daya Kompol Sumini selaku leading sector pada kegiatan tersebut. Tak ketinggalan beberapa Pejabat Utama pun turut serta menghadiri kegiatan tersebut dan seluruh anggota Polres Kepulauan Seribu yang haus akan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, AKP Ketut Garis, S.H dan Ipda Dr. Horas Marcus Alfred Sipahutar, S.H., M.H. dari jajaran Bidang Hukum Polda Metro Jaya hadir sebagai narasumber guna memberikan penerangan terkait Perkap No 2 Tahun 2018 tersebut.

Dalam sambutannya, Kompol Sumini mengucapkan terima kasih kepada PJU dan rekan-rekan anggota yang hadir pada acara tersebut.

Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ladang ilmu yang bermanfaat dan akan berguna bagi kehidupan anggota Polri dalam setiap pelaksanaan tugasnya sehari-hari.

"Alhamdulillah, ruangan ini penuh. Kami jajaran Bagian Sumber Daya sangat gembira dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kasatfung dan anggota yang hadir," ucap Sumini.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kata Sumini, dapat memperkaya wawasan dan ilmu pengetahuan rekan-rekan anggota dalam bidang hukum, khususnya Peraturan Kapolri No. 2 Tahun 2018 tentang Pembentukan Peraturan Kepolisian.

"Dan semoga ilmu yang didapat pada hari ini dapat diaplikasikan pada setiap pelaksanaan tugas pelayanan rekan-rekan anggota setiap harinya," ujarnya. (dade)

DR.H.Nendi, S.Pd, MM : Disiplin Ciptakan Sekolah Sehat dan Berprestasi


CIREBON  - Mewujudkan pendidikan yang sehat dan berprestasi kuncinya adalah disiplin. Hal itu disampaikan DR H Nendi  SPd MM kepada www.fakuscirebon.com saat menjawab sejumlah pertanyaan terkait kunci kepemimpinan Dr Nendi yang sukses memajukan pendidikan di SMAN 1 Kota Cirebon.

Sebagai Kepala Sekolah, DR.H.Nendi, SPd, MM, memang dikenal disiplin, selain itu  juga dirinya memiliki integritas yang tinggi. Baginya, bekerja adalah tugas, dan tugas adalah amanah.
Sosok yang sehari-hari bekerja sebagai pendidik ini, tentu saja selain disiplin dirinya selalu memprioritaskan pelayanan. Alhasil, dari berbagai program dan kegiatan, kepemimpinan Nendi selalu berhasil dan sukses, salah satunya SMAN 1 Kota Cirebon secara berturut-turut pertahankan juara POP Kota.
“Bekerja optimal menjadi prinsip kami, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Dan saya selalu berprinsip, bekerja harus disiplin, dan disiplin dalam bekerja harus menjadi prioritas utama,” ujarnya saat berbincang dengan via telepon selulernya belum lama ini.
Nendi, begitu ia kerap dipanggil, saat bekerja selalu menggunakan prinsip ‘kroscek’ dan “triple cek” maksudnya dalam setiap pekerjaan selalu kembali diteliti. Baginya hasil lebih utama dan moto kerjanya selalu meminta kepada semua pihak di lingkungan SMAN 1, agar prestasi dan melayani menjadi utama. 
Sebab katanya, kemajuan harus dimulai dari niat yang baik, bekerja dengan baik dan melayani sepenuh hati.
“Alhamdulillah, SMAN 1 Kota cirebon selalu menjadi rujukan, karena memang kemajuan pendidikan menjadi prirotas kami semua. Kami bekerja saling bergotong rotong dan saling percaya, baik antar guru, staf TU maupun komponen lainnya di sekolah ini.  Berbagai prestasi pun sudah banyak yang kami raih, tentunya kami tetap memacu dan memicu anak anak peserta didik untuk  tidak puas dan terus belajar dan berprestasi lagi,” ungkapnya.
Diakui Nendi, keberhasilan selalu membuat siapapun bangga, tetapi dengan prestasi yang sudah diraih tidak cukup dengan hanya rasa bangga, justru harus lebih digiatkan lagi, agar kemajuan pendidikan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua.
“Kami akan terus bekerja dan berjuang untuk kemajuan pendidikan, termasuk di bidang  lainnya, Karena untuk membangun kemajuan tidak harus puas dengan sejumlah keberhasilan yang sudah diraih. Bekerja dan melayani harus terus dilakukan, khususnya pendidikan dii SMAN 1 Kota Cirebon,” tandasnya. (nur)

PTIPD Adakan Sosialisasi Registrasi Dosen Pendidik Dan Pelaporan Forlap PDDIKTI Tahun 2019



CIREBON - Pusat  Informasi Pangkalan Data (PTIPD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Sosialisasi Registrasi Dosen Pendidik dan Pelaporan Forlap PDDIKTI Tahun 2019 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon bertempat di aula gedung rektorat lantai 3 yang diikuti seluruh dosen CPNS tahun 2018.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr.H.Subarja,M.Pd (Kepala Biro (AUAK), Dr. H.Darwan,M.Kom (Kepala PTIPD) beserta staff jajarannya. 

Lelis Tsuroya Herniatin, S.Pd.I., M.Si (Kepala Seksi Bina Kelembagaan PTKIN Sub Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI DITJEN Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI) sebagai narasumber dan Tim Pokja PDDIKTI Kementerian Agama RI sebagai moderator.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan Registrasi Dosen dan Pelaporan Forlap PDDIKTI Tahun 2019 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Selasa (05/11).

Dr. H. Darwan, M.Kom (Kepala PTIPD IAIN Syekh  Nurjati Cirebon) menyampaikan, kegiatan Sosialisasi Registrasi Dosen dan Pelaporan Forlap PDDIKTI tahun 2019 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, juga dihadiri sejumlah narasumber, seperti Lelis Tsuroya Herniatin, S.Pd.I., M.Si (Kepala Seksi Bina Kelembagaan PTKIN Sub Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI DITJEN Pendidikan Islam Kementerian Agama RI).

Dr.H.Darwan dalam kesemoatan tersebut memaparkan materinya pada kegiatan Sosialisasi Registrasi Dosen dan Pelaporan Forlap PDDIKTI Tahun 2019 di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.  

Lelis Tsuroya Herniatin, S.Pd.I., M.Si (Kepala Seksi Bina Kelembagaan PTKIN Sub Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI DITJEN Pendidikan Islam Kementerian Agama RI) dalam sambutannya menyampaikan, sosialisasi registrasi tenaga pendidik dan pelaporan pada forlap pangkalan data ini penting untuk CPNS tahun 2018.

Karena, katanya, dosen harus mendapatkan nomor registrasi NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) yang nantinya sangat diperlukan oleh tenaga pendidik, contohnya dalam mengajar, meningkatkan kompetensinya, jabatan fungsionalnya, sertivikasi dan lain-lain.

Harapan narasumber, dosen mendapatkan NIDN untuk kepentingan dosen sehingga dapat tercatat di forlap PDDIKTI dan selanjutnya digunakan untuk pengambilan kebijakan pusat,  jelasnya. (din)

Dini Hari, PDAM Kota Cirebon Terbakar



CIREBON - Pagi dini hari, Kantor PDAM Kota Cirebon terkabar. Tampak sejumlah petugas berlarian bahkan Asap hitam tebal terus mengulung-gulung ke atas, disertai warna merah menyala yang berasal dari api yang membakar bahan-bahan di kantor PDAM, Rabu (6/11/2019). 

Menurut keterangan Direktur Utama, PDAM Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM menyatakan, dugaan sementara kebakaran akibat konsleting listrik. 

"Ya, dugaan sementara akibat konsleting listrik dan api sudah bisa dipadamkan," terangnya, Rabu (5/11/2019).

Sofyan Satari juga menjelaskan, dari kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa dan peristiwa ini terjadi, Rabu, sekitar pukul 03.20 WIB dini hari. (din)


Selasa, 05 November 2019

Bangunan Proyek Ambruk, Tiga Pekerja Dilarikan Ke Rumah Sakit


CIREBON - Suara 'brakk' terdengar nyaring dari radius 20 meteran. Suara itu ternyata berasal dari robohnya stager saat pekerja tengah melakukan pengecoran. Alhasil, gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon yang tengah dibangun ambruk sebagian pada Senin sore, sekitaran pukul 19.10 WIB, (4/11).

Dari keterangan yang dihimpun di lokasi, diduga stager penyangga konstruksi tidak kuat menahan beban cor. Membuat sebagian bangunan anbruk dan menelan tuga pekerja yang langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Ya, ada tiga korban pekerja yang mengalami luka-luka. Satu agak parah  dan langsung dilarikan ke RS,” terang pegawai Dinsos. 

Sementara itu, di lokasi kejadian, reruntuhan kayu dan besi proyek terlhat sudah di police line. Bahkan proyek yang diperkirakan menelan anggaran miliaran ini,  Selasa pagi, (5/19), tampak sepi dari kegiatan. (Sigit)

Melalui Seminar Digitalisasi Media, HMJ KPI IAIN SNJ Cirebon Dorong Mahasiswa Berkreatif Dalam Berwirausaha



CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan KPI, IAIN Cirebon dorong mahasiswa untuk membekali diri dengan berbagai karya dan terobosan dalam rangka menyambut revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan dasyatnya digitalisasi teknologi.

Untuk itu, bidang kewirausahaan, HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas FUAD IAIN Cirebon menggelar kegiatan seminar digital dan enterpreneur, Senin (3/19), di ruang Auditorium FUAD, lantai 4.

Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar dan Talkshow, Erwin Ernawan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kreatifitas bidang HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN SNJ Cirebon dan merupakan program pertama yang dilakukan oleh bidang kewirausahaan KPI.

"Mengenai kegiatan ini, tentu adalah bagaimana kita berkreatif dalam berwirausaha, yaitu dengan menggunakan digital media. Seperti bagaimana menggunakan YouTube, Instagram dan lainnya. Lalu selanjutnya, bagaimana cara kita menghasilkan uang dari sini," ucapnya

Tujuannya sendiri, lanjut Erwin,  agar mahasiswa bisa lebih berkreatif lagi. Terutama dalam berwirausaha dengan menggunakan media digital. "Kan sekarang sudah jamannya digital, di mana klik pakai jempol saja sudah bisa menghasilkan uang," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Erwin, upaya menghadapi era industri 4.0 ini, mahasiswa KPI IAIN Cirebon harus dibekali jiwa enterpreneur. Dan diharapkan dari 120 peserta seminar enterpreneur dan Talkshow Creativepreneur tersebut, mahasiswa bisa mengaktualisasikan ilmunya.

Demikian juga dinyatakan Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr.Hajam MAg, bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi penguatan jurusan KPI dari sisi lain, sehingga harus lahir rasa kemandirian.

Mahasiswa yang dibekali jiwa bisnis dan usaha dengan menggunakan teknologi media ini,  mereka harus bisa berusaha di dunia bisnis untuk menyambut kedatangan era industri 4.0.

Di era industri ini, kata Hajam, mahasiswa harus mempunyai jiwa interpreneur kewirausahaan agar mahasiswa bisa berkompetisi dan bersaing dengan dunia luar. 

"Diharapkan, setelah selesai menempuh pendidikan di jurusan ini, mereka tidak hanya memiliki keilmuan KPI, tapi juga punya keilmuan di bidang lain, yaitu interpreneur kewirausahaan," tandasnya. (din)