Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 Januari 2020

Pemuda Taruna Unit RW 04 Kelurahan Ciketing Udik, Serahkan Bantuan Bagi Para Korban Terdampak Banjir


FOKUS BEKASI - Rasa kemanusiaan yang terdorong untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir kian terus berdatangan. Berbagai bentuk bantuan pun diberikan, termasuk dengan apa yang dilakukan oleh Pemuda Taruna unit RW  04 Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi.

Mereka juga tergerak untuk membantu dan menyerahkan bantuan kepada para korban korban pasca banjir di BNPB Jatiasih Kota Bekasi, Sabtu 18/1/2019.

Edi Sudrajat atau sapaan akrabnya Keok mengatakan yang pertama kami mengucapakan terima kasih kepada warga masyarakat Ciketing Udik, Ketua RT, Ketua RW, Ketua LPM Ciketing Udik Salim Samsudin SE, dan Lurah Ciketing Udik Nata Wirya.

“Mereka yang telah mendukung kegiatan karang taruna unit 04 Kelurahan Ciketing Udik, untuk kegiatan Bhakti Sosial ( Bantuan untuk para korban pasca banjir) di Kota Bekasi,” kata Keok.
Menurutnuya, bantuan mereka serahkan ke BNPB Jatiasih Kota Bekasi berupa pop mie, mie instan air minerall obat – obatan pempres pakaian layak pakai dan lain-lain.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban sudara kita yang terkena dampak pasca banjir,” tutupnya.

Peduli Kemanusiaan, HDCI Cabang Bekasi Gelar Kegiatan Bakti Sosial Untuk Korban Banjir


FOKUS JAKARTA - Komunitas Motor Besar Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Cabang Bekasi tidak hanya memiliki kegiatan menjelajah/touring ke daerah-daerah dengan menggunakan motor Harley Davidson.

Selain itu  juga aktif melakukan kegiatan sosial dalam berbagai bidang, khususnya melakukan kegiatan bakti sosial

"HDCI Bekasi Aksi Peduli", kepada korban banjir yang menimpa sebagian warga Bekasi pada khususnya, Sabtu (18/1).

Sebelumnya, HDCI Bekasi juga telah melakukan kegiatan serupa pada saat setelah terjadinya musibah banjir yaitu pada tanggal 5 Januari 2020 dengan memberikan sumbangan berupa obat-obatan, air mineral, snack dan alat-alat kebersihan kepada korban banjir yang berada di perumahan Villa Nusa Indah dan Pondok Gede Permai (PGP) Jatiasih-Bekasi," kata Member Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Indra Pranajaya, di Jakarta.

Indra, mengatakan kembali HDCI Bekasi melaksanakan aksi peduli memberikan bantuan untuk rehabilitasi/perbaikan sarana ibadah dalam bentuk cat tembok dan uang tunai senilai @ Rp.7 juta, yang diperoleh dari hasil gotong royong dan kepedulian dari seluruh anggota/member HDCI Bekasi, yang diberikan kepada Masjid Jami Al-Ikhlas dan Gereja HKBP Duren Jaya Kota Bekasi yang kebetulan secara letak lokasi nya tidak berjauhan.

"Hal tersebut, tentunya disambut sangat baik dan antusias oleh Pengurus Yayasan dan DKM Masjid Al-Ikhlas serta Pendeta beserta seluruh pengurus Gereja HKBP Duren Jaya, mereka berharap kepedulian yang dilakukan oleh HDCI Bekasi ini semoga dapat menjadi teladan bagi seluruh komunitas khususnya motor besar dimanapun berada," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bekasi, Bro Dadang Hermansyah juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa tidak selalu komunitas motor besar khususnya yang tergabung dalam organisasi HDCI itu identik dengan kemewahan serta arogansi di jalanan namun juga peduli terhadap sesama terlebih pada saat menghadapi musibah atau bencana yang terjadi sehingga citra negatif yang sudah melekat sedikit demi sedikit akan hilang. (dade)

Wawali Cirebon Bangga Dengan Desainer Cilik Akeyla Alyadina Yang Karyanya Dipentaskan Di Berbagai Negara


FOKUS CIREBON — Wakil Wali Kota Cirebon Dra. Hj. Eti Herawati mengaku kagum dengan karya desainer cilik Akeyla Alyadina (9 tahun) yang memamerkan karyanya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon, Jumat (15/01/2020).

Eti berharap semangat, inovasi dan kreativitas Akeyla bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak di Kota Cirebon. “Goresan tangan Akeyla [desain] telah dipentaskan diberbagai negara, dan ini tentu sangat menginspirasi,” katanya.

Pada saat yang sama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon Drs. H. Jaja Sulaiman M. Pd menuturkan sosok desainer cilik Akeyla bisa menjadi contoh dari dampak positif perkembangan teknologi. “Literasi digital kreatif dan inovatif seperti desain akan terus kami kembangkan di Kota Cirebon,” tuturnya.

Jaja mengungkapkan literasi digital kreatif dan inovatif mendorong dampak positif perkembangan teknologi untuk berkarya seperti yang dicontohkan Akeyla.”Para guru dan orang tua mari arahkan anak-anak untuk berkreasi dengan memanfaatkan teknologi,” tuturnya.

Adapun Akeyla mengaku sangat bahagia bisa menampilkan karya desainnya di Kota Cirebon. “Tema desain yang ditampilkan mengambil tema water melon,” katanya ketika ditanya sejumlah wartawan.


Menurut Ibunda Akeyla (Inawati), anaknya sudah memperlihatkan kegemaran menggambar sejak usia 2 tahun. Kemudian pada usia 5 tahun sudah bisa membuat sketsa, dan umur 7 tahun bisa merealisasikan sketsa desainnya.”Debut pertama Akeyla di Moskow Rusia dalam sebuah acara fashion show dengan membawa misi perdamaian,” ujarnya.

Inawati menambahkan untuk saat ini Akeyla membuat desain motif batik yang nantinya dibuat oleh para difabel.”Karya Akeyla pernah dipentaskan di Rusia, Libanon dan beberapa daerah di Indonesia,” jelasnya. (Muis)

Ini Arahan Presiden Pada Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20


FOKUS JAKARTA – Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama jajarannya untuk membahas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 di Indonesia tahun 2021 mendatang di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1).
Dalam pengantarnya, Kepala Negara menyampaikan sedikitnya empat arahan terkait penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20.
Pertama, berkaitan dengan tempat dan stadion untuk menggelar pertandingan. Dari laporan yang diterimanya, Presiden mengatakan, ada 10 stadion yang disiapkan, terdiri atas 6 stadion utama dan 4 stadion cadangan.
“Saya minta betul-betul ini dicek ke lapangan, harus betul-betul representatif untuk pertandingan kelas dunia, dimulai dari lingkungan, lapangannya, tempat duduknya, ruang gantinya, toiletnya, sampai ruang media persnya, yang betul-betul representatif. Kalau ada memang kekurangan dan perlu direnovasi, perlu disempurnakan, agar segera betul-betul disiapkan agar siap digunakan di tahun 2021,” jelasnya.
Kedua, Presiden meminta jajarannya untuk memperhatikan soal konektivitas antara stadion dengan sarana transportasi dan akomodasi para peserta kompetisi Piala Dunia FIFA U20. Presiden mengingatkan agar isu konektivitas tidak menjadi salah satu hambatan dalam penyelenggaraan ajang kompetisi sepak bola dua tahunan tersebut.
“Jangan sampai misalnya pertandingan terlambat gara-gara persoalan konektivitas. Oleh sebab itu, sarana dan prasarana akomodasi juga harus memiliki pelayanan yang kelas dunia,” ujarnya.
Ketiga, Presiden ingin agar penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 dimanfaatkan sebagai ajang promosi Indonesia kepada dunia. Kepala Negara mengingatkan bahwa ajang ini akan diikuti oleh 24 negara peserta dari 5 benua.
“Ini momen penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara maju, bangsa besar dan negara maju yang mampu melaksanakan event internasional dengan sangat baik,” imbuhya.
“Terakhir, saya minta pengalaman dan kesuksesan kita dalam penyelenggaraan Asian Games dan Asian Paragames di 2018 dapat dijadikan acuan, dijadikan standar dalam penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 tahun 2021 yang akan datang,” tandasnya. (KSD/IWO)
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Jumat, 17 Januari 2020

Kapolsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa Berikan Bantuan Korban Bencana Banjir Di Lebak Banten


FOKUS JAKARTA-- Kapolsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa Kompol Armayni, S.H, M.H, serahkan bantuan Lebak beserta  anggota memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Lebak Banten. Proses penyerahan bantuan itu, dilakukan dilobi Polsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa, Jumat (17/1).

Bantuan yang diberikan untuk warga masyarakat Lebak Banten berupa keperluan balita, Anak- Anak perlengkapan sekolah serta lainnya, yang dibutuhkan warga masyarakat Lebak Banten. "Bantuan yang secara fisik barang-barang tersebut diserahkan melalui Forum Wartawan Media Online yang ada diwilayah Jakarta, untuk dapat disalurkan ke wilayah yang terdampak banjir bandang," kata Armayni.

Semoga bantuan ini bermanfaat buat masyarakat Lebak yang terkena bencana. Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang terkena dampak musibah Banjir Bandang. "Selain itu Kapolsek juga mengajak berdoa agar masyarakat Lebak bisa tetap kuat dan tabah atas musibah yang sedang menimpa mereka," ujarnya.

Mari sama-sama kita mendoakan saudara-saudara kita yang tekena bencana agar tetap kuat dan tabah atas musibah yang sedang menimpa mereka. Semoga saudara-saudara kita selalu mendapatkan lindungan dari Tuhan yang Maha Esa. (dade)

Menjadi Imam Shalat Jum'at, Mendagri Tito Karnavian Dipuji Banyak Pihak


FOKUS CIREBON - Salah satunya datang dari Sekretaris Eksekutif Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Vadhan Abdul.Azis, Jum'at (17/1/2020).

Keterkejutan Varhan sekaligus bangga diawali oleh secara kebetulan tengah dekat dengan istana. Varhan pun iseng pilih shalat jum'at di salah satu Institusi Nasional. 

"Saya datang agak belakangan. Imamnya tidak kelihatan. Tapi kok sepertinya suaranya  tidak asing. Jumat selesai, zikir dan kembali beraktifitas. Benar hati mengira, Tito Karnavian yang jadi Imam," ujarnya.

Varhan mengaku memang kejadian ini membuatnya merasa agak merinding, karena baru pertama menyaksikan Menteri langsung mengimami shalat. Sebagai Pemantau Birokrasi, keluar masuk banyak Kementerian, numpang shalat dari satu gedung ke gedung lain sudah jadi langganan. "Tapi hari ini ada satu penilaian yang spesial. Serius saya terkesan," tandas Varhan.

Lalu siapakah sebenarnya Varhan Abdul.Aziz, Dengan pelan dan santai ternyata adalah alumni dari ESQ 165 Ary Ginanjar Agustian. Selain itu, Varhan juga seorang trainer yang mendalami penerapan materi tersebut. 

Dimana kecerdasan manusia terbagi menjadi tiga. Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ). Pertanyaanya, berapa banyak pemimpin yang memiliki kemapanan kecerdasan di ketiga bidang tersebut?.

Dijelaskan, IQ dijadikan tolak ukur utama sejak tahun 1890 hasil penemuan Francis Galton. Sejak 1987 Keith Basley menyatakan EQ lebih penting dari IQ. Barulah pada 1997 Danah Zohar menemukan pelengkap landasan kecerdasan yaitu SQ-Spiritual Quotient.

Lalu kemudian sambil memakai sepatu Varhan termenung. Mendadak dirinya kepikiran menganalisa seorang Tito Karnavian. 

Secara IQ, dia tidak bisa dibilang kurang. Seorang Profesor, track recordnya menjadi penguji Disertasi Doktoral sudah dijalaninya. Irjend Boy Rafi Ahmad pernah dikupas habis Disertasinya dengan pembahasan yang detail dan sangat ilmiah. Seorang mantan Kapolri, Jenderal yang Professor, dua puncak paripurna diraih. Hatrick jadi Menteri pula.

Dipikir-pikir Tito jadi Kapolri meloncati lima angkatan. Kapolri sebelumnya angkatan 82, dia 87. Ada banyak bintang tiga yang sudah lebih lama dan matang bintangnya. Seniornya di Akpol, yang dulu membina dia, menyuruh push up, lain-lain. Lalu berada di bawah komandonya. Kalau bukan orang yang cakap dengan mentalitas dan matang emosionalnya takkan bisa.

Empata tahun lalu saya meragukan, ia bisa mengelola dinamika senioritas yang perlu seni tinggi. Ternyata mulus ia jalani sebagai Kapolri. Masih sisa dua tahun bahkan, sudah diminta amanah baru oleh Presiden Jokowi. Dalam semalam statusnya berganti jadi sipil 100 persen, jadi ia Mendagri. EQ test passed. Memimpin orang yang lebih senior  butuh kematangan emosional dan komunikasi yang gacor. Anda lulus pak.

Spiritual menjadi satu tantangan besar ada orang cerdas, baik, tapi kehidupannya jauh dari beragama, kalaupun ada hanya sesekali ritual belaka, work hard play hard. Hidup senang-senang. Professional, tapi imannya kosong.

Istri pak Tito berjilbab, warisan Jilbab  Polwan era Kapolri Bahrudin Haiti diteruskan tidak dicabut. Hak berhijab dipenuhi. Padahal dulu mantan Kepala BNPT, yang sering dituduh ini itu, tapi sabar saja kayaknya dia. Lurus jalankan tugas. Yang sering main ke Trunojoyo, akan sering lihat di Masjid Mabes Polri rajin sekali pengajian. Indah sekali suasana sejuk Masjid sana. 

Mahfud MD, Menko Polhukam dalam tulisannya di Kompas  "Tidak ada Islamophobia di Indonesia". Memuji Polri di era Kapolri Tito Karnavian, memiliki pola keislaman yang baik. Polisi dalam penanganan demo, shalat berjamaah di jalan bahkan berzikir asmaul husna. Santunan Yatim di kediamannya sering di lakukan bahkan pernah di saksikan langsung Mahfud MD saat itu. Baca tulisanya hati jadi tenang. 

Baru beberapa hari ramai di media, video Mendagri mendapat penghargaan dari Presiden Singapura. Saya yang menonton tertegun, itu dengan Pakaian Dinas Upacaranya Pejabat Indonesia bisa sampai ke Negeri Singa dengan perghargaan tertinggi Negara sana, kalau bukan karena high achivement yang dia ukir, apa sampai itu PDU ke negeri situ.

Memori saya flashback dua tahun lalu, saat saya melakukan penyuluhan ke 200 sekolah se Sumsel. Salah satu sekolah yang saya singgahi SMAN 2 Palembang. Saya baru tahu kalau Pak Tito sekolah disana. Ada fotonya waktu masih siswa sempat lihat. Guru-Guru kalau cerita tentangnya semangat sekali, seperti ada taburan bangga yang ingin dibagi. Inspirasi, satu orang Tito Karnavian menjadi gemilang, membuat jutaan lain anak Palembang dibelakang punya harapan masa depan yang tinggi ditanam. Optimisme itu tumbuh karena perintis yang lahir.

Oalah saya jadi bengong kelamaan. Kok saya jadi semangat lagi hidup ya. Tito Karnavian saja bisa jadi Mendagri. Kita juga bisa jadi Pemimpin! Mimpi saja dulu, karena gratis. Tapi tekuni semua yang dilakukan. Sukarno pernah berkata, "Bermimpilah setinggi langit, jangan takut jatuh. Karena jika engkau  jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang". Bersiap-siap, jadi Tito Karnavian selanjutnya. (nur)

Awas Orang Tua Harus Waspada, Anak Usia Sekolah TK, Tewas Digigit Ular

                                  Ilustrasi
FOKUS INDRAMAYU - Bagi orang tua memberikan kewaspadaan terhadap anak mesti lebih ekstra. Pasalnya, anak di usia dini kadang jarang bercerita atau terlambat menceritakan ketika sesuatu yang mengancam jiwanya tengah menimpa dirinya. 
Seperti gigitan ular pada seorang murid taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Indramayu yang akhirnya meninggal dunia. Korban telat ditangani secara medis karena menyembunyikannya.
Periatiwa naas itu terjadi ketika korban tengah bermain bersama teman-temannya di depan rumah, Kamis (16/1/2020).
Kawasan pemukiman tempat tinggalnya itu diketahui banyak ditumbuhi rerumputan dan ilalang yang tak jauh dari lapangan sepak bola. 
Diduga, di tengah kegiatannya itulah korban diduga digigit ular.
Namun, korban tak menceritakan kejadian yang menimpanya kepada kedua orang tua.
Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto menyebut, korban diduga enggan menceritakan kejadian itu karena cemas dimarahi.
Korban lalu sempat pulang dan meminta uang kepada orang tuanya.
"Uang itu rupanya untuk membeli plester luka," ujarnya didampingi Kapolsek Sindang, AKP Iin Sukaeti.
Iin menambahkan, korban pun menutupi luka bekas gigitan dengan plester yang dibelinya di warung, sebelum kemudian pulang ke rumah.
Korban sempat meminta izin tidur kepada sang ayah. Namun tak lama, korban tiba-tiba muntah dan kejang.
"Orang tua korban langsung melarikan sang anak ke RSD Indramayu," ungkapnya diamini Paur Humas Polres Indramayu, Ipda M Adi Prihanto.
Sayang, setiba di rumah sakit, korban mengembuskan nafas terakhir.
Adi menambahkan, pihak RSD Indramayu memberi keterangan, korban meninggal akibat gigitan ular.
Petugas pun menemukan luka pada lengan kiri korban yang ditutupi plester.
Kejadian di Indramayu ini sendiri menambah daftar kemunculan ular, salah satunya kobra, di beberapa daerah di Indonesia.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu diketahui telah melakukan antisipasi dengan menyediakan serum bisa ular.
"Serum bisa ular sudah disiapkan di rumah sakit umum daerah," tegas Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Boni Koswara. (zis)

Kamis, 16 Januari 2020

LPM Undang Para Ketua Dan Sekretaris Jurusan Untuk Rapat Penyamaan Persepsi Bagi Penilaian BKD Semester Ganjil 2019/2020


FOKUS CIREBON - Rapat penyamaan persepsi untuk penilaian Beban Kinerja Dosen (BKD) untuk semeseter ganjil 2019/2020 yang dihadiri oleh seluruh Ketua-Ketua Jurusan dan Sekeretaris Jurusan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Asesor BKD nya. 

"Hari ini memang dilakukan penyamaan persepsi dengan harapan agar penilaian BKD untuk beban kinerja dosen-dosen itu berjalan lancar dan tidak ada mis, sehingga harapannnya dari peniliaan BKD ini, target daripada LPM itu untuk pencairan cadas tepat waktu pada Februari ini," jelas Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Cirebon Dr Kartimi MPd, Kamis (16/1/2020).


Dr Kartimi juga menjelaskan, jika kegiatan ini point initinya adalah dosen dosen diakhir semeter itu harus melakukan pengisian BKD, dimana di dalam BKD itu berisi komponen komponen yang berkaitan dengan pengajaran, penilitan dan pengabdian serta penunjang . 


"Di dalam pengisian BKD ini, dosen -dosen harus mengupload semua kinerja dosen-dosen  dan kinerja ini tentunya akan dinilai atau diverifikasi atau dinilai oleh tim asesor," ujar Kartimi. (din)




Dra Hj Eti Herawati : Sanimas IsDB Menciptakan Kualitas Hidup Masyarakat Secara Berkelanjutan


FOKUS CIREBON -  Usai meresmikan bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) program Sanimas IsDB tahun anggaran 2019 di 10 RW yang ada di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, meminta masyarakat untuk bisa menjaga bantuan yang sudah diberikan dari pemerintah, Kamis (16/1/2020).

“Tahun ini kita dapatkan 24 titik,” ungkap Eti. Tentunya, lanjut Eti, bangunan bantuan dari pemerintah pusat tersebut harus bisa dijaga dengan baik sehingga bisa terus dimanfaatkan oleh warga. Terlebih IPAL yang ada saat ini bisa menjaga kesehatan lingkungan di sekitar warga.

Sebenarnya, lanjut Eti, Pemda Kota Cirebon bisa mendapatkan bantuan IPAL dalam program Sanimas IsDB ini lebih banyak lagi. 

“Namun kita terkendala kesiapan lahan,” ungkap Eti. Namun Eti mengaku tetap akan mengajukan bantuan tersebut tahun ini karena bantuan IPAL tersebut sangat penting untuk membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Sementara itu, penanggung jawab Sanimas IsDB, Udin Chaerudin, menjelaskan jika satu titik IPAL bisa digunakan untuk 50 rumah keluarga.

“Tapi kenyataannya disini digunakan untuk 69 rumah tangga, sebenarnya melebihi dari target yang kita inginkan,” ungkap Udin. Dari 24 titik yang dibangun anggaran yang disediakan sekitar Rp 10 miliar untuk pembangunan IPAL tersebut.

Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) merupakan solusi dalam penyediaan sarana dan prasarana sanitasi air limbah permukiman, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lingkungan padat penduduk dan rawan sanitasi. 

Bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB), Pemerintah Indonesia melalui Kementrian PUPR melalui Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya mengembangkan program Sanitasi Berbasi Masyarakat dengan nama Sanimas IsDB.


Pada 2019, program Sanimas IsDB memiliki target untuk membangun hingga 1.800 titik lokasi di 13 provinsi terpilih. 

Harapannya, Sanimas IsDB dapat menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara berkelanjutan, baik secara individu maupun kelompok.

Melalui program ini, nantinya limbah yang berasal dari sejumlah rumah tangga disalurkan ke IPAL yang telah dibuatkan. Setelah layak buang, baru limbah tersebut akan dikeluarkan dari IPAL tersebut. (Muis)

Rabu, 15 Januari 2020

Pangkostrad Secara Resmi Membuka Latihan Standar Di Prajurit Kostrad Gelombang IX TA 2020


FOKUS  JAKARTA- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), secara resmi membuka latihan Standardisasi prajurit Kostrad gelombang IX TA 2020, Rabu (15/1), bertempat di lapangan Markas Batalyon Mandala Yudha, Ciuyah, Kabupaten Lebak, Banten.   

Dalam sambutannya kepada segenap peserta latihan, Panglima Kostrad mengucapkan selamat datang di Komando Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang IX TA 2020. Di tempat ini, kalian akan dilatih dan digembleng untuk mencapai suatu kemampuan khusus sebagai tuntutan bagi setiap prajurit Kostrad.

"Dalam rangka mewujudkan prajurit Kostrad yang handal dan siap menghadapi segala macam tugas, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pembekalan kemampuan awal bagi prajurit yang baru ke satuan Kostrad melalui Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad,"  kata Harto.                         

Mengakhiri sambutannya, Pangkostrad mengingatkan kepada peserta latihan, bahwa latihan standardisasi yang di laksanakan ini merupakan wujud kesejahteraan dari Kostrad, sadarilah bahwa kesejahteraan yang paling tinggi nilainya bagi prajurit adalah latihan yang profesional. Latihan profesional akan terwujud apabila didasari dengan rasa gembira, ibaratnya latihan adalah rekreasi bagi prajurit Kostrad.

Selain kalian melaksanakan Latihan Standardisasi, kalian juga harus mengasah dan mempertajam 8 Kekuatan Cakra yang kalian miliki, yaitu : Niat, Niat yang baik tulus dan ikhlas, Sikap dan Perilaku, Penampilan yang berkharisma dalam sikap dan  perilaku.

Pancaran mata yang berkekuatan mampu menaklukan, mengayomi, kasih sayang dan melindungi, Komunikasi, Kekuatan berkomunikasi mampu berdialog, berdebat dan berdiplomasi, Kesiagaan, Kesiagaan bela diri yang mampu melumpuhkan lawan, Daya Imajinasi, Mampu membaca situasi, memprediksi dan merencanakan, Keputusan, Keputusan terbaik sesuai pikiran, penalaran dan hati nurani, dan Keyakinan, Keyakinan bahwa yang dilakukan merupakan keputusan dan tindakan yang terbaik.

Turut hadir pada upacara pembukaan latihan ini antara lain Kaskostrad Mayjen TNI Ainurrahman, Pangdivif 1 Kostrad, Ir Kostrad, Paban II/Binlat Sopsad, Koorsahli, Danrem 064/MY, Asren Kostrad, Para Asisten Kaskostrad, LO, Pa Ahli, Kabalak Kostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, dan para Dandim Korem 064/MY, Kapolres Lebak,  Bupati Lebak, para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Lebak, serta Komandan satuan jajaran Kostrad. (dade)

Program Penghijauan, Kuwu Desa Wanasaba Lor Bersama Unsur Kepolisian Dan Koramil Talun Tanam Bibit Pohon


FOKUS CIREBON - Upaya mencegah abrasi, tanah longsor dan banjir, Gunawan, Kuwu Wanasaba Lor bersama Polsek Talun dan Koramil melakukan penanam bibit pohon, Rabu (15/1/2020).

Sejumlah bibit pohon yang ditanam di antaranya, jenis salam, blimbing, jambu, mangga dan bibit pohon katuk.


Menurut Kuwu Gunawan, ini adalah kegiatan bakti sosial yang bertujuan mencegah abrasi, mengingat saat ini di setiap wilayah di indonesia tengah dilanda cuaca extrim, dan kadang  menimbulkan tanah longsor juga banjir.


"Ya, ini merupakan bakti sosial kami untuk penghijauan. Kami bersama aparatur desa, kepolisian, TNI dan masyarakat bersama-sama melakukan penanaman bibit pohon," ucap Kuwu Ginawan didampingi Raliut Raksa bumi Desa Wanasaba Lor.



Kuwu Gunawan juga mengimbau pada warganya untuk dapat menjaga lingkungan kelestarian alam dan juga harus menggiatkan penghijauan melalui penanaman pohon di setiap lahan kosong di lingkungan masing masing. (bam)

Wali Kota Cirebon Instruksikan Seluruh Dinas Lakukan Langkah Antisipasi Dan Pertolongan Jika Terjadi Bencana


FOKUS CIREBON - Antisipasi banjir, Wali Kota Cirebon yakinkan jika Pemerintah Daerah (Pemda) akan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pertolongan. Instruksi kepada sejumlah dinas dilakukan langkah antisipasi dan pertolongan kepada masyarakat jika terjadi bencana.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., saat pelaksanaan Apel Penanggulangan Bencana di Kota Cirebon, “Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ungkap Azis.

Apalagi jika terjadi bencana banjir, Azis tidak ingin masyarakat justru kebingungan kemana mereka hendak mencari pertolongan. Karenanya, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk siaga 24 jam mengantisipasi bahaya banjir saat puncak musim penghujan ini.

Pada apel tersebut Azis juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi sebelum terjadinya banjir. diantaranya, melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan masing-masing agar tidak ada saluran atau drainase yang tersumbat, amankan dokumen dan surat berharga agar tidak mengalami kerusakan atau hilang, menyiapkan tas siaga banjir yang berisi barang-barang penting, menghindari tempat atau benda yang memiliki atau dilalui arus listrik, menyepakati satu lokasi aman yang bisa digunakan untuk mengungsi dan memudahkan pemberian bantuan dan terakhir segera hubungi nomor kedaruratan seperti 112 dan 119 serta telepon dinas dan kantor jika terjadi bencana banjir.

Sedangkan untuk camat dan lurah, Azis juga menginstruksikan agar mereka menjadi motivator dan mobilisator untuk masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pertolongan jika terjadi bencana. “Yang terpenting, mental masyarakat harus disiapkan,” tegas Azis.


Khususnya mental untuk menghadapi berbagai bencana yang mungkin terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka. Jika secara mental sudah siap, Azis yakin masyarakat mampu melakukan berbagai langkah penanggulangan bencana. 

“Kepada dinas dan satuan kerja perangkat daerah lainnya, saya juga instruksikan untuk siaga 24 jam,” tegas Azis.
Azis juga mengungkapkan sejumlah titik di Kota Cirebon sudah dipetakan rawan banjir. Diantaranya ada di wilayah Kalijaga, Gunung sari dan Kriyan. “Sekalipun pada 2019 tidak terjadi banjir besar karena sudah dilakukan pengerukan sejumlah sungai besar, namun tahun ini kita tetap harus waspada,” tegas Azis. 

Karena pada 2018 lalu 39 RW di 11 kelurahan diterjang banjir setinggi 100 hingga 150 cm. Banjir tersebut berdampak pada 1.325 KK atau 5019 jiwa. “Kita tidak ingin kejadian tersebut terulang lagi,” tegas Azis.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon. Ma’ruf Nuryasa, mengungkpakan jika pihaknya akan melakukukan sms blast memberitahukan kepada 10 ribu masyarakat Kota Cirebon jika terjadi bencana, seperti banjir di titik-titik tertentu. 

Karena itu Ma’ruf meminta kepada masyarakat untuk senantiasa menghubungi nomor kedaruratan 112 dan 119 kesehatan agar tindakan cepat bisa segera diambil jika bencana banjir terjadi di daerah mereka. (bam)

Dr H Sumanta MAg : 12 Dosen Penerima Sertifikasi Harus Optimalkan Kualitas Kinerja Dan Kreatifitas


FOKUS CIREBON - Sebanyak 12 dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon menerima sertifikasi. Hal itu disampaikan langsung  oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg, di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2020)).

Dijelaskan, 12 dosen penerima sertifikasi ini, kata Sumanta, setelah mereka dinyatakan lulus uji oleh Asesor, yakni dari Universitas Islam Negeri Sumatra Utara. 
Rektor juga menjelaskan bahwa yang berhak mengeluarkan sertifikasi itu adalah asesor. Sebab Asesor adalah yang berhak melakukan asesmen/pengujian terhadap kompetensi seseorang, sesuai dengan ruang lingkup asesmennya.

Diman asesor berwenang dalam menilai dan memutuskan hasil Uji Kompetensi, bahwa peserta uji telah memenuhi bukti yang dipersyaratkan untuk dinyatakan kompeten atau belum kompeten pada unit kompetensi yang dinilai.

Sertifikasi dosen ini kata Sumanta merupakan program nasional yang
bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan kualitas kinerja dosen agar mereka mampu mengaktualisasikan potensi diris secara lebih optimal sebagaimana tercermin dalam misi Tridharma Perguruan Tinggi (Pembelajaran, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat).

"Lulus uji sertifikasi ini, itu artinya dia sudah menjadi tenaga edukatif, tenaga yang profesional dan dengan demikian dia berhak untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi dosen yang merupakan bagian dari keahliannya," kata Sumanta.

Di akhir penjelasannya, Sumanta berharap dengan sertifikasi ini, dosen -dosen yang ada lebih meningkatkan lagi kemampuan kompetensinya sesuai dengan bidangnya.

"Jadi mereka sudah berhak untuk mendapatkan tunjungan dosen dan melekat tanggungjawab besar atas sertifikasi tersebut terutama dalam implementasi dan pengembangan keilmuan yang dimilikinya. Dan mereka berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) 8 dosen, dan 4 dosen dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI),” tandasnya. (din)

Selasa, 14 Januari 2020

TNI Dan Polri Bersih Bersih Di Lokasi Pasca Banjir


FOKUS CIREBON - Pasca banjir yang menggenangi ratusan rumah permukiman warga, Pemkot Cirebon bersama Kodim 0614/Kota Cirebon, Danlanal, Pres Cirebon Kota, Damkar dan sejumlah instansi lain langsung melakukan bersih-bersih lumpur dan sampah sisa banjir semalam. 

Dalam setingho 1,5 cm ini, selain beraus deras juga membawa material lumpur dan sampah. Dari banjir tersebut, Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon mencatat, sekitar 320 KK dengan 164 rumah di Kelurahan Kalijaga terdampak banjir. Sementara, kondisi serupa dialami pula sekitar 98 KK dengan 87 rumah di Kelurahan Pegambiran. 

"Ya, sejauh ini dia kelurahan di Kecamatan Harjamukti terdampak banjir," ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon Iing Daiman.

Kendati begitu dapat dilaporkan jika saat ini banjir di Kota Cirebon telah surut, yakni pada Selasa (14/1/2020), setelah pada Senin (13/1/2020) meluap dan menggenangi lebih dari 100 permukiman. 

Dikabarkan, banjir yang menggenangi Kelurahan Kalijaga dan Pegambiran di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin (13/1/2020) malam, telah surut sekitar pukul 23.30 WIB. 

Banjir menggenangi permukiman penduduk di Kalijaga setinggi sekitar 1,5 meter dan di Pegambiran setinggi sekitar 1 meter. Lebih dari 400 kepala keluarga (KK) dan 250 rumah ikut terdampak banjir. Hingga Selasa (14/1/2020) siang, otoritas setempat menyatakan sejumlah keluarga masih mengungsi.

Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon mencatat, sekitar 320 KK dengan 164 rumah di Kelurahan Kalijaga terdampak banjir. Sementara, kondisi serupa dialami pula sekitar 98 KK dengan 87 rumah di Kelurahan Pegambiran. 

"Ya, sejauh ini dua kelurahan di Kecamatan Harjamukti terdampak banjir," ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon Iing Daiman. 

Tak hanya itu, upaya penyelamatan juga dilakukan bersama petugas Damkar, personil Lanal Cirebon, Polair, Babinsa, Basarnas Pos SAR Winong, PMI Kota Cirebon, Polres Cirebon Kota, PSC 119, TAGANA, Satpol PP, serta masyarakat sekitar. (nur)

Pasca Banjir Wali Kota Cirebon Langsung Ke Lokasi Dan Berikan Bantuan Bagi Korban Banjir


FOKUS CIREBON - Pasca banjir ya g melanda permukiman warga di RW 02 dan RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon mendapat perhatian khusus pemerintah daerah setempat (Pemkot) yakni dengan memberikan bantuan kepada korban banjir. Bantuan tersebut berupa makanan dan lainnya, Selasa (14/1/2020).
.
“Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon hadir membantu masyarakat yang menjadi korban banjir,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH.

Karena itu, sejak semalam dinas terkait sudah diinstruksikan untuk melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat yang diterjang bencana banjir. “Bantuan juga sudah kami salurkan untuk warga yang menjadi korban banjir,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, sekitar 10 hari yang lalu mereka bersama-sama dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompimda) dan masyarakat sebenarnya sudah melakukan antisipasi terjadinya bencana banjir di Kelurahan Kalijaga. 


“Kami sudah melakukan upaya bersih-bersih sungai,” ungkap Azis. Tidak hanya itu, pengerukan sungai juga telah dilakukan. Khusus yang menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung juga telah dikoordinasikan agar sungai-sungai tersebut segera dikeruk.

Ditambahkan Azis, yang terpenting saat ini yaitu memberikan pertolongan kepada korban-korban banjir. “Apalagi mereka tidak bisa mencari nafkah karena menjadi korban banjir,” paparnya.. 

Pada kesempatan itu, Azis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Terutama karena saat ini intensitas hujan sudah semakin tinggi di wilayah Kota Cirebon.
Sementara itu, dapur umum juga telah dibuat untuk membantu korban banjir. 

Dapur umum dibuat di Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon. Kepala DSPPPA Kota Cirebon, Iing Daiman S.IP. M.Si., menjelaskan jika sejak pagi tadi bantuan berupa makanan sudah mereka salurkan ke korban-korban banjir. “Bantuan makanan kami salurkan sehari tiga kali,” ungkap Iing.

Berdasarkan informasi dari KPBD Kota Cirebon, banjir yang terjadi semalam disebabkan curah hujan yang tinggi selama 3 jam pada Senin, 13 Januari 2020. Sehingga pemukiman warga di RT 07 di RW 02, RW 03, RT 08 di RW 03 Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terendam air. 



Air menggenangi sekitar 164 rumah warga dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB dan surut sekitar pukul 23.30 WIB. Hingga kini, petugas terkait masih siaga di lokasi terjadinya banjir. (bam)

Hadapi Akreditasi Tahun 2021, Perpustakaan IAIN SNJ Cirebon Siapkan 9 Poin Persyaratan


FOKUS CIREBON - Berbagai persiapan tengah dilakukan, termasuk pembenahan menuju 9 poin persyaratan akrefitasi. Hal itu yang saat ini dilakukan Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi akreditasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.
Kepala Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Yayat Suryatna MAg mengatakan, dalam proses akreditasi tersebut ada 9 poin persyaratan yang telah ditentukan dan harus dipenuhi. Pasalnya, hal itulah yang akan menghasilkan nilai dalam akreditasi tersebut.
"Untuk akreditasi itu ada 9 borang standar. Yaitu, terkait layanan, kerjasama, koleksi, pengorganisasian bahan perpustakaan, sumber daya manusia, gedung, anggaran, manajemen perpustakaan, dan perawatan koleksi perpustakaan,” jelas Yayat ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/1/2020).


Untuk layanan, dia menjelaskan, saat ini perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon membuka pelayanan selama 5 hari kerja, yaitu Senin sampai Jumat dari pukul 7.30 pagi hingga 04.00 sore. Namun, perpustakaan ini belum bisa membuka layanan hingga hari Sabtu dan Minggu.
Sedangkan terkait kerjasama, Yayat mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai kerjasama dengan berbagai perpustakaan, baik ditingkat lokal maupun nasional. Seperti dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS), dan perpustakaan daerah yang ada di Cirebon.
“Kemudian terkait koleksi, setiap tahunnya koleksi yang ada di Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini bertambah. Untuk saat ini saja kami sudah memiliki 74 ribu eksemplar buku yang terdiri dari 27 ribu judul. Berdasarkan Permendikbud, jumlah buku yang dimiliki perpustakaan itu minimalnya 10 persen dari jumlah mahasiswa. Sedangkan saat ini, jumlah mahasiswa aktif di kampus ini ada sekitar 10 ribu. Jadi jika melihat peraturan tersebut, perpustakaan ini minimal harus memiliki seribu buku, tapi kami sudah memiliki 74 ribu buku, jadi kami sudah jauh melampui jumlah minimum,” kata Yayat.
Untuk pengorganisasian bahan perpustakaan, dia melanjutkan, pihaknya juga telah melakukan pengelompokan buku-buku di Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pengelompokan tersebut dilakukan dengan menyatukan satu tema buku ke dalam satu tempat atau lokasi, sehingga hal itu dapat memudahkan pengunjung mencari buku yang mereka butuhkan.

Bahkan, Yayat memaparkan, keunikan perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mungkin tidak ditemui di tempat lain adalah terdapatnya BI Corner dan Cirebon Corner yang ada di salahsatu sudut ruangan perpustakaan ini. Untuk BI Corner dikhususkan untuk buku yang terkait keuangan dan ekonomi. Sedangkan Cirebon Corner adalah untuk buku-buku yang membahas terkait Cirebon, seperti sejarah, budaya, dan lain sebagainya.
“Untuk sumber daya manusia, kami baru memiliki 4 pustakawan dan 13 tenaga lainnya. Gedung kami sudah ada dan Insya Allah 2021 akan ada pembangunan untuk perpustakaan. Terkait anggaran untuk perpustakaan itu minimal 5 persen dari total, tapi di kami masih jauh, baru ratusan juta. Dan poin terakhir, terkait perawatan koleksi perpustakaan itu seperti memperbaiki buku-buku yang rusak sehingga bagus dan layak untuk digunakan lagi. Alhamdulillah itu sudah berjalan dengan baik,” ucap Yayat.
Dia mengakui, dalam menghadapi akreditasi ini masih banyak kendala dan kekurangan yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tetapi, hal itu bukan menjadi halangan, masih ada waktu yang cukup untuk pihaknya melakukan berbagai pembenahan agar target dan program yang telah direncanakan dapat tercapai dengan baik.


“Kalau target mah setingi-tingginya, yaitu akreditasi A, kami optimis. Memang kami masih banyak kekurangan, tapi Insya Allah masih ada waktu bagi kami melakukan berbagai pembenahan untuk menghadapi akreditasi tersebut. Semoga persiapan yang kami lakukan dapat berjalan lancar, sehingga dapat membuahkan hasil baik yang bisa membanggakan kita semua,” tandasnya.(nur)

Kedua Negara, RI - Inggris Sepakat Untuk Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi


FOKUS JAKARTA – Inggris merupakan salah satu mitra dagang penting di Eropa dan investor besar di Indonesia. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Mahendra Siregar saat menerima kunjungan Menteri Asia Pasifik Inggris, Heather Wheeler di Kementerian Luar Negeri.
Ditambahkan Wamenlu, Inggris menjadi prioritas penting bagi penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Eropa. Kedua negara sepakat untuk tingkatkan kerja sama ekonomi di bidang-bidang potensial seperti perdagangan dan investasi, industri kreatif termasuk digital technology di sektor keuangan (Fintech), energi khususnya energi terbarukan, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, maritim, dan lain-lain.
Menteri Heather Wheeler menyambut positif pernyataan Wamenlu RI tersebut dan sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama RI-Inggris, utamanya dalam rangka meningkatkan kinerja perdagangan bilateral termasuk investasi dan pendidikan melalui mekanisme Trade Review.
Hal ini dipandang penting sebagai langkah konkret mempersiapkan kerja sama ekonomi komprehensif RI-Inggris paska Brexit sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi kedua negara.
Kunjungan Menteri Wheeler tersebut dipandang sebagai penegasan kembali komitmen kemitraan dan hubungan persahabatan RI-Inggris. Selain isu bilateral, dibahas pula upaya penguatan kerja sama kedua negara dalam isu-isu global dan regional yang menjadi kepentingan bersama.
Pertemuan merupakan sinyal yang sangat baik untuk menambah intensitas kerja sama kedua negara di berbagai bidang guna mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Pada pertemuan tersebut, Wamenlu Mahendra Siregar juga menyampaikan rencana Indonesia menjadi tuan rumah World Economic Forum – ASEAN Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum pada Juli 2020, dan mengundang partisipasi Inggris pada Halal Industry Summit yang akan diselenggarakan pada akhir 2020 di Jakarta.
Menteri Heather Wheeler melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada 13-15 Januari 2019. Kunjungan Menteri Heather Wheeler ke Indonesia merupakan pertama kali sejak menduduki jabatannya pada Juli 2019.
Selain dengan Wamenlu, Menteri Wheeler juga akan bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan, Sekretaris Jenderal ASEAN dan meresmikan kantor Perutusan Tetap Inggris untuk ASEAN di Jakarta. (IWO)
Sumber: Kemenlu RI

Belajar Jurnalistik, UKM LPM Fatsoen IAIN SNJ Cirebon Lakukan Studi Redaksi Dan Kunjungan Ke Media Di Jakarta


FOKUS CIREBON -  Sebagai agenda tahunan, UKM LPM Fatsoen dan mahasiswa jurnalistik jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan studi redaksi dan kunjungan media yang ada di Jakarta, Selasa (14/1/2020). 

Mereka mengunjunhi Remotivi, yakni  salah satu tempat yang berada di daerah Kuningan Jakarta Selatan, Remotivi merupakan lembaga studi dan pemantauan media. Cakupan kerjanya meliputi penelitian, advokasi, dan penerbitan.

Media yang dibentuk di Jakarta pada 2010 ini merupakan bentuk inisiatif warga yang merespon praktik industri media pasca-Orde Baru yang semakin komersial dan mengabaikan tanggung jawab publiknya.

Sejak pendiriannya, biaya operasional Remotivi didanai oleh donasi publik, hasil usaha, proyek penelitian, dan hibah lembaga donor. 

Kunjungan redaksi ini diselenggarakan merupakan salah satu agenda tahunan yang selalu dilaksanakan di akhir periode kepengurusan.

Ketua Umum UKM LPM Fatsoen, Azizah menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kunjungan redaksi yaitu untuk belajar tentang keredaksian, supaya mahasiswa paham proses kerja jurnalistik.

"Tentunya teman-teman mahasiswa jurnalistik yang ikut kunjungan ini ingin mengenal lebih rinci lagi cara kerja keredaksian, bikin tulisan berita dan mengolah data dari hasil wawancara supaya tertulis dengan benar serta memanajemen media yang lebih baik lagi,"paparnya.

Kemudian selain ke Remotivi, mahasiswa juga berkunjung ke Museum Antara yang ada di Jakarta Pusat, di situ mereka banyak melihat sejarah jurnalistik dan galeri-galeri seputar jurnalistik.

"Tentunya saya sangat senang sekali, di samping jalan-jalan namun ada edukasinya juga, banyak hasil yang didapatkan setelah berkunjung ke beberapa tempat yang ada di Ibu Kota ini" kata Linah, Mahasiawa KPI IAIN Cirebon yang ikut serta dalam studi media. 

Nasruddin, Ketua Pelaksana berharap  mahasiswa bisa menerapkan ilmu yang didapatnya, dan menjadi terobosan baru untuk memulai kepengurusan UKM Fatsoen yang akan dilantik nanti. (nur)

Banjir Kalijaga Kagetkan Penduduk, Warga Terpaksa Di Evakuasi


FOKUS CIREBON -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon, pada Senin sore (13/1/2020), sekitar pukul 17.30 WIB mulai menampakkan gejala air pasang. Hal itu dilihat dari volume air di Sungai Kalijaga, Harjamukti, kian tinggi dan hampir ke permukaan jalan. 

"Itu yang saya lihat kemarin sore, dan malamnya sekita pukul 19.00 WIB air benar-benar pasang dan mengalir ke permukaanntanah atas dan permukiman warga, semua tentu terkejut, karena air datangnua pun begitu cepat," kata Sumarni, warga Harjamukti, Kalijaga, Kota Cirebon, Selasa (14/1/2020).

Hal yang sama diungkapkan Yayan, warga Perum Harjamukti lainnya, dirinya bersama rekannya menyusuri sejumlah ruas jalan di Harjamukti. 

Yayan mengaku ikut membantu warga yang terjebak banjir, satu persatu warga yang masih bertahan di rumah dengan kondisi banjir hingga mencapai 110 cm langsung di evakuasi. 

Namun di antara mereka, ada juga warga yang masih tetap bertahan di rumahnya.

"Berdasarkan pantauan kami di lapangan, memang banjir Kalijaga yang cukup parah, sementara ada juga banjir atau genanga air di ruas jalan lain di Harjamukti, seperti juga yang terlihat di Gunung Kelud dan sejumlah jalan lainnya, seperti di Jalan depan RS Putra Bahagia, Perum Harjamukti," paparnya. (nur)