Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 14 Mei 2022

LPK Grand Wisata Berangkatkan Kru Kapal Pesiar Internasional

CIREBON, FC - Sebanyak 49 orang kru kapal pesiar peserta didik LPK Grand Wisata Cirebon, diberangkatkan keluar negeri. Mereka akan bekerja di beberapa kapal pesiar internasional berbendera Ingris dan Amerika Serikat. Sepanjang tidak melakukan pelanggaran berat, mereka boleh bekerja sesuai keinginan mereka. 

"Mereka sesukanya bekerja di kapal pesiar. Asal tidak terlibat perkelahian, mencuri atau pelecehan seksual, mereka bebas memilih masa kerja," kata Direktur Utama LPK Grand Wisata Cirebon, Ali Wardana, Sabtu (14/5/2022) saat melakukan syukuran pemberangkatan di Pendopo Bupati Cirebon.

Ali menjelaskan, sistem kerja yang diberikan dalam satu tahun, hanya bekerja selama sepuluh bulan saja. Sedangkan dua bulannya, harus mengambil cuti dan diberikan kesempatan untuk pulang ke Indonesia. Alasannya, prinsip kerja di Eropa adalah, semakin lama meninggalkan keluarganya, maka semakin lama pula etos kerja mereka akan semakin menurun.

"Jadi dalam satu tahun kerja, mereka hanya bekerja selama sepuluh bulan. Dua bulannya ya cuti pulang ke Indonesia," ungkapnya.

Saat ini LPK Grand Wisata Cirebon, sudah 12 tahun berdiri. Selama kurun waktu tersebut, sudah ada 3.000 lulusan yang disalurkan bekerja di beberapa kapal pesiar internasional. Dirinyapun menilai, Pemkab Cirebon sangat mendukung program tersebut, sehingga lembaga kursusnya merupakan lembaga kursus terbaik se-Indonesia.

"Atas dukungan Pemkab Cirebon, lembaga kami merupakan lembaga kursus terbaik se-Indonesia. Kami sudah meraih akreditasi A, jadi dukungan dan support Pemkab Cirebon sangat membantu kami," terangnya.

Sedangkan Bupati Cirebon, Imron, mengaku antusias dengan kiprah LPK Grand Wisata Cirebon. Bupati menilai, bahwa semua pekerja di Kabupaten Cirebon yang berangkat ke luar negeri, merupakan pahlawan devisa. Imron berpesan, supaya mereka bisa menjaga nama baik Kabupaten Cirebon.

"Mereka merupakan pahlawan devisa. Tolong jaga nama baik Kabupaten Cirebon dan nama baik negara. Jangan lupa, gaji yang diterima harus dikelola dengan baik, supaya bisa dipakai sebagai modal usaha saat selesai bekerja nanti," ucap Imron.

Sedangkan, anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari fraksi PDIP, Aan Setiawan sepakat dengan bupati, agar mereka menjaga nama baik daerah, bangsa dan keluarga. Dengan tingkat pengangguran Kabupaten Cirebon yang cukup tinggi, dengan kehadiran LPk Grand Wisata Cirebon, setidaknya bisa mengurangi tingginya angka pengangguran.

"Tolong Kadis Disnakertrans mencatat semua warga Kabupaten Cirebon yang berangkat keluar negeri. Ini supaya data pengangguran di Kabupaten kita, jelas. Bagaimanapun mereka adalah pahlawan devisa Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

RMB IAIN Syekh Nurjati Gelar Pelatihan Penggerak Moderasi Beragama Bagi Guru Agama di Sekolah Se Cirebon

CIREBON, FC - Rumah Moderasi Beragama (RMB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon bekerjasama dengan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI menggelar pelatihan penguatan penggerak moderasi beragama bagi guru agama pada sekolah Angkatan V. Melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, pelatihan diikuti oleh 30 guru lintas agama pada tingkat SD-SMP-SMA/SMK se- Kota dan Kabupaten Cirebon, Sabtu (14/5/2022).

H. Efa Ainul Falah, MA, selaku kordinator program kegiatan menuturkan bahwa pelatihan penguatan moderasi beragama bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama merupakan kegiatan mandatory atau mandat yang wajib dilaksanakan di setiap unit kerja di lingkungan Kementerian Agama.  

Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari (10-15 Mei 2021) dan bertempat di aula Gedung Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Pelatihan penggerak ini dilaksanakan oleh tim trainer RMB IAIN Syekh Nurjati yang terdiri H. Debi Fajrin Habibi, M.Pd, Dr. H. Mohamad Yahya, M.Hum, tim trainer dari Pusdiklat dan pembicara pakar lainya. 

Dr. H. Mohamad Yahya yang juga ketua RMB IAIN Syekh Nurjati menekankan bahwa target pelatihan mengenalkan perspektif moderasi beragama, berpandangan, bersikap dan berperilaku moderat kepada para guru.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Sumanta, M.Ag di sela membuka Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama bagi Guru Agama Sekolah menyampaikan pentingnya kegiatan ini dilakukan. 

Menurutnya, dalam persepektif Kementerian Agama, pengarusutamaan moderasi beragama dimasifkan dalam upaya mewujudkan pemahaman agama yang inklusif, toleran dan damai di tengah-tengah pluralitas bangsa.

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Dr. H. Imam Safe’i, M.Pd, Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, bahwa guru agama harus mampu menyiapkan dan mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki pemahaman dan kapasitas keagamaan yang Rahmatan lil-Alamin, penuh kasih sayang dan cinta.

 “Sehingga tekstualitas dan ekslusifisme dalam beragama mampu dikikis dengan pemahaman agama yang tengah-tengah, dan menjungjung tinggi kemanusiaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. H. Imam Safe’i, M.Pd menegaskan bahawa para guru agama memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan penguatan moderasi beragama bagi siswa dan siswi. Mengingat guru memiliki kedekatan intelektual, spiritual, moral dan emosional, karena berhadapan langsung dengan murid-murid sekolah.

Seiring perkembangan waktu di era saat ini, moderasi beragama dijadikan sebagai manadatory bagi seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama. Hingga saat ini, pokja Moderasi Agama tingkat pusat masih menggalakkan Pelatihan Penguatan Moderasi sebagai kegiatan yang masif di lingkungan Kementerian Agama. Termasuk pelatihan penggerak kali ini yang meliputi 56 jam pelatihan bagi para guru.

Heru Kusumo, salah satu peserta dari SMP Highfield Cirebon menyambut baik dan merasa senang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, peserta yang berasal dari berbagai agama berbeda mampu bekerjasama dengan baik, dan menjalankan pelatihan dengan menyenangkan. 

“Selain itu, kami mendapatkan banyak ilmu dan pemahaman baru untuk kami sampaikan kepada anak-anak kami tentang moderasi beragama yang amat penting,” ungkapnya.

Hal ini seperti pula disampaikan oleh Sr. Paskalia Agnes SA dari SMP Santa Maria Cirebon. Harapanya, alumni pelatihan ini mampu melakukan konsolidasi untuk membangun Gerakan moderasi beragama di Kota Cirebon khususnya. Sehingga kehidupan keberagamaan di Cirebon mampu senantiasa damai dan sejuk. “Selain itu, pelatihan semacam ini harus pula diadakan secara konsisten di sekolah-sekolah agar menjangkau lebih banyak peserta didik,” pungkasnya.


PBA FITK IAIN Cirebon Gelar Seminar Internasional dan Halal Bihalal Akbar

CIREBON, FC - Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan seminar internasional dan halal bihalal Akbar di kampus setempat, Sabtu (14/5/2022). 

Dr Hj Masri'ah M.Ag, Ketua Jurusan PBA, FITK IAIN Cirebon menyatakan, digelarnya seminar internasional dan kegiatan halal bihalal Akbar ini berawal dari ide yang terlintas untuk mengadakan kegiatan tersebut. 

Pasalnya selama ini, kata Masri'ah, pertemuan alumni hanya dalam even even tertentu, seperti dalam kegiatan program jurusan yang sifatnya berkala, seperti acara gebyar bahasa Arab Nasional, itu pun alumni yang hadir hanya di seputar Kabupaten dan Kota Cirebon. 

Kemudian belum lagi datang pandemi, sehingga semua kegiatan dilaksanakan secara online. Namun demikian, ada berkah pandemi, yakni kita bisa bertemu tanpa terhalang jarak dengan adanya  kemajuan teknologi informasi yang kita rasakan saat ini.  

Oleh karena itu, karena ada di antara alumni kita yang sudah go internasioanl maka momen halal bihalal ini dikuatkan dengan seminar internasional. Maka dibuatlah tema  “Eratkan silaturahmi menjalin sinergi  untuk mewujudkan  Pendidikan Bahasa yang unggul dan berpartisipasi.

Pada kegiatan ini, lanjut Masri'ah, audien atau peserta yang terlibat seperti dosen PBA 10 orang, dosen PBA yang sudah paripurna (pensiun 3 orang ), kemudian  mahasiswa 200 orang, alumni 200 orang  dan selebihnya peserta umum.
 
Sedangkan pemateri pada kegiatan seminar ini adalah Prof, Dr. Sholehudin Kafrawi, PhD, beliau lulusan tahun 1992 dan saat ini menjadi dosen di Universitas di USA. Kemudian pemateri lainnya adalah Dr. KH. Rosyidin Hasan P.Ib, dia lulusan PBA tahun 1988 dan saat ini menjabat sebagai asisten daerah bidang Kesra di Sumsel Palembang. Kemudian Pemateri selanjutnya adalah Taqiyudin, beliau lulusan PBA tahun 2010 dan saat ini sedang menempuh S3 di Maroko.

Dijelaskan, materi yang dibawakan oleh Prof Dr. Kafrawi, PhD yakni tentang PBA dan Kajian Keislaman. Sedang materi yang disajikan oleh Dr. KH.Rosyidin, PIb. tentang Implementasi Qowaidul Lugah dalam membangun karakter diri dan materi oleh Taqiyudin yakni tentang   ار ء العلماء فى اول كتب الخط

Masri'ah juga menjelaskan terkait tema yang diangkat. Yakni 'Eratkan silaturahmi menjalin sinergi untuk mewujudkan  Pendidikan Bahasa yang unggul dan berpartisipasi', artinya di mana pun mahasiswa berada tetap harus selalu bersinergi dengan almamaternya atau kampus di mana dia menimba ilmunya  karena Karena adanya para alumni yang telah menduduki berbagai posisi penting di negeri ini tentu akan menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat untuk  memberikan kepercayaan kepada Perguruan Tinggi tersebut, terutama dalam hal pilihan perkuliahan  mereka. 

Dengan sendirinya, kata Masri'ah, Perguruan Tinggi tersebut akan  tersosialisasikan kepada masyarakat, tanpa harus dilakukan dorongan yang masif sekalipun. 

"Tentu akan lain halnya dengan Perguruan Tinggi yang alumninya belum banyak berkiprah, di mana ia harus mempromosikan Perguruan Tinggi dengan berbagai cara untuk menarik simpati masyarakat dan  memberikan kepercayaan kepada mereka," terangnya.

Mengenai tujuan kegiatan, kata Masri'ah untuk menjalin keharmonisan jurusan dan Alumni. Kemudian meningkatkan motivasi mahasiswa PBA untuk terus berprestasi di level nasional dan internasional demi tercapainya jurusan dengan predikat unggul. Dan tujuan lainnya adalah membuka jalan bagi  mahasiswa dan alumni untuk selalu berwawasan luas dan memiliki jejaring di tingkat internasional.


Mengenai target kegiatan sendiri, 
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa dan alumni dan 90 %
Sukses melalukan penelusuran alumni  (tracer studi) baik alumni maupun pengguna sebagai dasar bagi perkembangan dan peningkatan mutu jurusan.

"Tentu saja, harapan dari adanya kegiatan ini semakin meningkatnya hubungan alumni dan kampusnya sehingga bisa meningkatkan animo yang akan studi di jurusan pendidikan Bahasa Arab dengan melihat keberhasilan para alumninya," pungkas Masri'ah. (din)

Tarian Siswa SDN Pelandakan 1 Di Atas Panggung, Pukau Penonton

Siswa Sekolah Dasar Negeri Pelandakan 1 saat tampil di atas panggung pada acara perpisahan siswa kelas VI yang lulus 100 persen.


FOKUS CIREBON, FC  – Suara musik dari tarian di atas panggung, menggema saat ke enam siswi sekolah dasar mulai di atas panggung.  Tangan dan badan mereka dengan gemulai mampu meliuk liuk seirama dengan musiknya, membuat penonton sejenak terpukau dan riuh tepuk tangan pun terdengar.

Kemampuan tari mereka sama serunya dengan penampilan siswa lainnya saat menggoyang penonton melalui gaya Nge-Dance dan lainnya.

Keenam penari adalah siswi SD Negeri Pelandakan 1, Kota Cirebon, saat mengisi acara perpisahan siswa Kelas VI yang digelar di halaman SD Negeri Pelandakan 1, Rabu, (16/5/2022).

Penampilan yang disajikan para siswa siswi sekolah dasar ini, tak mengurangi kebanggan para penonton sekalipun dimainkan hanya di atas permadani yang dihampar di panggung halaman sekolah. Namun mereka mampu membuktikan talentanya melalui tari tersebut layaknya penari profesional yang biasa dibawakan orang dewasa.

Decak kagum pun dirasakan para orang tua dan guru, termasuk masyarakat setempat yang sempat menyaksikan penampilan mereka di atas panggung.

"Kemampuan para siswa-siswi SDN Pelandakan 1 ini tak hanya di atas panggung, di meja belajar pun mereka berprestasi. Sebagai orang tua tentu kami sangat bersyukur atas apa yang sudah diberikan para guru kepada anak-anak kami, terimakasih bapak ibu guru," ucap salah satu orang tua saat menyaksikan aksi panggung para siswa-siswi SDN Pelandakan 1, Kota Cirebon.

Selain itu, para guru pada kegiatan ini pun sangat terlihat kompak. Ina Lahrimadonah, guru Wali Kelas 2 yang memandu acara terus memberikan support kepada para siswa yang akan tampil di atas panggung. Tak hanya itu, sawer yang dilemparkan ke udara juga membuat suasana di panggung acara kian meriah. 

Menurut orang tua siswa lainnya, SDN Pelandakan 1 merupakan sekolah berprestasi yang sangat mendisiplinkan siswa. Keuletan dan kekompakan gurunya membuat siswa nyaman dalam belajar. "Ya,  kami sangat senang bisa menyekolahkan anak kami di sekolah ini, kami sangat bangga dengan SDN Pelandakan 1," ujarnya menutup perbincangan dengan media.  (din)

Jumat, 13 Mei 2022

Kurikulum Merdeka, Mampu Memerdekakan Cara Belajar Siswa

Wabup Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (Ayu). 


CIREBON, FC - Kurikulum Merdeka yang saat ini diberlakukan oleh Kemendikbud, ternyata banyak sekali manfaatnya. Kurikulum ini berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi. Namun terbukti, mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, usai memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gor Ranggajati, Jumat (13/5/2022).

Imron menjelaskan, kurikulum merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Artinya, bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan. Karena saat ini, anak-anak tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan.

"Itu karena asesmen nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar. Ini juga bisa memotivasi kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas," jelas Imron.

Imron juga menyebutkan, semangat yang sama juga mulai terdengar dari para seniman dan pelaku budaya. Saat ini mereka mulai bangkit dan berkarya lagi dengan lebih merdeka. Itu semua berkat kegigihan bersama, untuk melahirkan terobosan Dana Abadi Kebudayaan dan Kanal Budaya Pertama di Indonesia. 

"Dampaknya itu sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi. Jadi semua perubahan positif sudah digaungkan sampai ke negara lain, melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi 620," papar Imron.

Hal senada dikatakan Wabup Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih (Ayu). Dirinya meminta supaya pendidikan di Kabupaten Cirebon perlu ditingkatkan lagi, baik dari segi SDM maupun penunjang lainnya. Ayu menyoroti, kondisi Kantor Disdik Kabupaten yang dinilai sudah tidak layak lagi.

"IPM Kabupaten Cirebon itu diangka 25. Jadi ini menjadi PR kita bersama, supaya Kabupaten Cirebon menjadi lebih unggul terlebih dalam bidang pendidikan," ucapnya.

Ayu menambahkan, dirinya ingin honor guru yang jumlahnya cukup banyak, bisa menjadi pegawai P3K. Masalahnya dari kuota P3K yang ada, Kabupaten Cirebon termasuk yang paling banyak mempunyai tenaga P3K. (Indah)

Kamis, 12 Mei 2022

ORMAWA IAIN Cirebon Rekatkan Silaturahmi Pasca Idul Fitri Melalui Halal Bihalal

Sejumlah pejabat Rektorat, Dekanat, dosen, Staf dan mahasiswa berkumoul.m3ngikuti kegiatan Halal bihalal di halaman Gedung Ma'had IAIN Cirebon hasil besutan ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

CIREBON, FC - Pasca Idul Fitri 1443 H, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan halal bihalal yang melibatkan seluruh unsur civtias akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari Rektorat, Dekanat, Kajur, dosen, staf, OB, Satpam, dan seluruh mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (12/5/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan di halaman depan gedung Ma'had IAIN Cirebon tersebut bertemakan Sucikan hati, erat silaturahmi pasca Pandemi. 

Menurut Ketua SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rifki Fadhilah, bahwa tema tersebut bertujuan untuk menjaga tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di mana harus terbangun saling memberikan maaf, terlebih masih terasa nuansa idul Fitri, agar kedepannya bisa terus berprogres bersama menuju kemajuan lembaga.

"Ya, inti dari acara halal bihalal ini untuk mempererat tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujarnya.

Sedang menurut Fatihul Fauzi, Ketua DEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjelaskan, bahwa halal bi Halal akbar ini baru pertama kali diselenggarakan oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mana diinisiasi oleh ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Fatihul Fauzi berharap, dari kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan semakin semangat untuk terus memajukan lembaga dari berbagai sisi dan bidang," harapnya.


Sementara itu, di tempat kegiatan, acara dimulai dengan sejumlah penampilan mahasiswa melalui sejumlah UKM, seperti FK3 dan lainnya. Sehingga membuat acara halal bihalal semakin meraih ukhuwahnya dan semakin meriah. (Udin)

Juni 2022 Mendatang, Kampus IAIN Cirebon Bakal Menjadi Tempat Pertemuan PTKIN Se-Jawa dan Banten

Rifki Fadhilah, Ketua SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat menjelaskan rencana pertemuan PTKIN Se-Jawa dan Banten di Kampus IAIN Cirebon pada Juni 2022 mendatang.


CIREBON, FC - SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pada Juni 2022 mendatang bakal mempersiapkan pertemuan pertemuan PTKIN Se-Jawa dan Banten. Pertemuan tersebut dalam rangka menggelar  Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Sema PTKIN, di antaranya kampus DKI Jakarta, Banten, Cirebon, Jateng dan Jogjakarta. 

"Ada 11 kampus yang akan hadir pada kegiatan Muskerwil yang diselenggarakan di kampus IAIN Cirebon. 11 kampus ini seluruhnya dari kampus negeri yakni PTKIN," ujar Rifki Fadhilah, Ketua SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis, (12/5/2022).

Menurut Rifki, Muskerwil ini rencananya akan diisi dengan kegiatan seminar tentang pencegahan paham radikal. Seminar ini penting karena belakangan masih rame soal radikalisme dan kita lupa masih ada unsur lain yang masih eksis dan itu harus kita waspadai.

"Tujuannya agar kita tetap konsen dan tidak tidak lengah serta tidak tertinggal oleh isu-isu radikalisme yang mungkin saja masih terus menghangat di tanah air Indonesia," katanya.

Selain itu, pada pertemuan tersebut juga dilangsungkan Sidang Musyawarah Kerja serta pengenalan budaya lokal, baik melalui parawisata yang ada di sekitar di wilayah III Cirebon.

"Kegiatan Muskerwil ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari  bertempat di Cirebon, tempatnya di Kampus IAIN Cirebon pada akhir Juni 2022 mendatang," terangnya.

Pada kegiatan tersebut, Rifki berharap, Muskerwil dapat menghasilkan program kerja selama satu periode ke depan dan kita fokus ke kurikulum yang akan dibawa pada satu periode tersebut.

"Diakhir seminar nanti kita akan ada deklarasi, yakni untuk menolak paham radikal dan terorisme di Indonesia, dan kami sangat mendukung adanya moderasi beragama dan cinta tanah air," tandas Rifki disela-sela kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan SEMA dan DEMA IAIN SNJ Cirebon. (Udin)
 



Bangun Penguatan Kebersamaan, Upaya Mempercepat Peningkatan dan Kemajuan Pendidikan

Kwgiatqn Halal Bihalal Pasca bulan suci ramadhan 1443 H, untuk saling merekatkan, menguatkan dan terbangun tali kasih, tali asah dan tali kesatuan dalam membangun dan memajukan pendidikan.


CIREBON, FC - Inilah momentum yang sangat ditunggu oleh semua pihak, khususnya di lingkungan civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Momentum tersebut dapat me jadi wahana atau media untuk saling merekatkan bahkan menguatkan satu sama lain dalam berbagai aktivitas di lingkungan kampus IAIN Cirebon. 

Hal itulah yang kini selalu dilakukan oleh IAIN Cirebon, salah satunya adalah membuat satuomentuk yakni digelar pasca Idul Fitri 1443 H.

Pada gelaran kegiatan tersebut, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan halal bihalal yang melibatkan seluruh unsur civtias akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, mulai dari Rektorat, Dekanat, Kajur, dosen, staf, OB, Satpam, dan seluruh mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kegiatan yang diselenggarakan di halaman depan gedung Ma’had IAIN Cirebon tersebut bertemakan Sucikan hati, erat silaturahmi pasca Pandemi. Kamis (12/5/2022).

Menurut Ketua SEMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rifki Fadhilah, bahwa tema tersebut bertujuan untuk menjaga tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di mana harus terbangun saling memberikan maaf, terlebih masih terasa nuansa idul Fitri, agar kedepannya bisa terus berprogres bersama menuju kemajuan lembaga. 

Ya, inti dari acara halal bihalal ini untuk mempererat tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon," ujar Rifki.

Rifki juga menjelaskan, halal bi Halal akbar ini baru pertama kali diselenggarakan oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang mana diinisiasi oleh ORMAWA IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

“Dari kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antar seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan semakin semangat untuk terus memajukan lembaga dari berbagai sisi dan bidang," paparnya lagi.

Sementara itu, di tempat kegiatan, acara dimulai dengan sejumlah penampilan mahasiswa melalui sejumlah UKM, seperti FK3 dan lainnya. Sehingga membuat acara halal bihalal semakin meraih ukhuwahnya dan semakin meriah. (din)

Rabu, 11 Mei 2022

Sukses Jalankan PJJ PAI Di Semester II, Rektor IAIN Cirebon Berikan Bantuan 27 Laptop Kepada Para Dosen

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag saat penyerahan laptop yang dihadiri para Dosen, pimpinan, dan Dekan terkait. Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 16.00 Wib.


CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H Sumanta, M.Ag, menyerahkan langsung 27 Laptop kepada dosen-dosen PJJ PAI IAIN Syekh Nurjati yang telah menjalankan tugas-tugasnya dalam proses pembelajaran di semester II ini. Acara penyerahan laptop tersebut berlangsung pukul 13.30 Wib secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Auditurium PJJ PAI, Lt. 1 Gedung Syber, Kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (11/5/2022).

Mengawali kegiatan, Ketua Jurusan PJJ PAI, Dr. Moh Ali, P.Pd.I, menjelaskan proses pembelajaran PJJ PAI itu harus didukung oleh server, sistem IT, sarana dan prasarana yang memadahi juga skill dan kompetensi dosen dan staff yang cakap di bidangnya. 

Hal ini menurut Dr Moh Ali, merupakan kunci keberhasilan dalam proses pembelajaran PJJ PAI bagi IAIN Cirebon. mengingat bagaimana proses pendirian PJJ PAI yang harus dilalui dengan berbagai rintangan dan tantangan. 

"Strategi pembelajaran PJJ PAI dengan menggunakan 2 metode sinkronus dan asinkronus hingga sekarang berada pada capaian pembelajaran yang membanggakan, kami memiliki 9 studio untuk podcasting, wokshop, seminar dan wisuda secara virtual, dosen kami telah dilatih sbg tutor PJJ dan diawal semester dilakukan refresment dalam penggunaak aplikasi fortal akademik," paparnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H Sumanta, M.Ag, dalam sambutan singkatnya juga memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada dosen PJJ PAI, Kajur Sekjur, Dekan FITK dan semua pihak yang terlibat dalam mendorong peningkatan capaian pembelajaran PJJ untuk menuju transformasi ke Universitas Islam Islam Syekh Nurjati (UISSI), serta Transformasi digital. 

Sumanta menuturkan, dosen untuk menggunakan laptop dalam pembelajaran dan aktivitas tridarma lainnya serta merawatnya. Laptop ini merupakan dukungan serta motivasi yang diberikan oleh pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Pada kesempatan yang sama, Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H Farihin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya dalam pelakasanaan pembelajaran yang membanggakan sesuai dengan hasil survey mahasiswa PJJ PAI. 

Menurutnya, sampai pada tahap ini tentu tidak mudah, ada usaha dan kerja keras serta tekad luar biasa yang menjadi landasan kuat dan komitmen dalam mengajar dan juga untuk mensukseskan transformasi ke Universitas Islam Islam Syekh Nurjati (UISSI).

“Ini adalah satu kebanggaan tersendiri bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, ibaratnya kalian adalah pahlawan pendidikan. Saya selalu dorong para ketua jurusan, sekjur, dosen-dosen maupun unit kerja yang terlibat untuk bisa bekerja sama, karena pekerjaan seperti ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dekan atau Wakil Dekan saja. Tapi, menjadi tanggung jawab kita bersama. Sekali lagi, dari hati yang ikhlas kami menyampaikan terima kasih atas dedikasinya,” jelas H. Farihin. (din)


Bersaing Ketat Di Lomba Ajang Nasional, Hemas Safitri, Mahasiswa IAIN Cirebon Dinobatkan Juara 1

SANG JUARA : Salah satu mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, Kaffah Hemas Safitri, akhirnya dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang nasional kategori Game Pembelajaran yang diadakan di Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. 


CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon patut diacungi jempol karena kembali mendulang prestasi diajang nasional. Kali ini diraih oleh Kaffah Hemas Safitri, 21 tahun mahasiswa semester 6, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia pada lomba media pembelajaran kategori game pembelajaran yang diadakan Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.

Ahmad Mubarok, Ketua Tim menyatakan, jenis lomba yang diikuti adalah lomba pembelajaran tingkat nasional yang diikuti secara online dan digelar selama 37 hari.

Pada kegiatan ini, persiapan dilakukan secara berkala dan maksimal, terutama dengan menggunakan laptop dan gawai. 

"Bekal utama didapat saat mata kuliah digitalisasi pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran. Pengkodingan dalam game menggunakan referensi dari youtube. Gimsipen juga dapat diakses tanpa mendownload aplikasi, yakni menggunakan link," terangnya, Rabu (11/5/2022).

Ahmad Mubarok juga menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut tidak semulus dari apa yang dibayangkan. Ada kendala utama yang harus disiasati, terutama  pada segi waktu.

"Kendala waktu ini, karena persiapan dilakukan ketika jadwal kuliah sedang padat, bahkan ujian tengah semester dan beberapa kegiatan organisasi lain memiliki waktu yang bersamaan. Sehingga harus bisa memenej waktu dengan baik serta mencoba melakukan perbaikan setiap harinya dari game pembelajaran yang sedang dibuat," katanya.

Sementara itu, Kaffah Hemas Safitri, sang juara yang dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang nasional di kategori game pembelajaran, kepada fokus cirebon menegaskan, bahwa untuk menjadi juara harus memiliki motivasi yang kuat.

Kuatnya motivasi ini, kata Safitri, karena adanya dinamika peran media pembelajaran pada masa transisi ini yangg dirasa perlu strategi. Salah satunya melalui game edukasi. 

"Gimsipen yang kami buat ini menawarkan peluang generasi digital untuk mempraktikkan penalaran induktif, keterampilan visual, dan kapasitas peserta didik dalam mengintegrasikan berbagai pembelajaran. Gimsipen memungkinkan pemain menyelesaikan konflik kognitif melalui siklus dan mekanisme yang mengarah pada pembelajaran," jelasnya.

Karakteristik permainan ini, lanjut Safitri, tentu memotivasi dan mendukung pembelajaran serta mampu merespon gaya kognitif peserta didik di era digital. Di antaranya meliputi: praktik, segmentasi konten pembelajaran, umpan balik, kompetisi dan tantangan, partisipasi aktif siswa, serta interaksi. 

Dengan demikian, Gimsipen (Gim Edukasi Cerpen) ini memiliki urgensi yang signifikan terhadap perkembangan aspek belajar peserta didik. 

"Walaupun lomba ini merupakan hal yang baru bagi kami, dukungan serta semangat motivasi yang didapatkan membuat kami lebih bersemangat.
Tantangan cukup signifikan pada penyempurnaan game pembelajaran, karena masih sulit mengatur reward dan hal lain yang memerlukan setting game dengan bekal pemahaman yang lebih dalam," ucapnya.

Safitri juga menjelaskan, jika pihaknya mendapat dukungan yang sangat baik dari dosen (bukan hanya dosen jurusan, melainkan lintas fakultas).

"Terutama bapak Rianto, M.Pd. Selain itu teman-teman mahasiswa, keluarga, dan lembaga IAIN juga mendukung kami ketika mengikuti lomba. Salah satunya dengan menonton video cara memainkan game pembelajaran yang kami unggah, mencoba memainkan Gimsipen tersebut, dan dukungan yang diberikan dalam bentuk like serta komentar positif pada postingan perlombaan yang kami unggah di YouTube," tuturnya.

Oleh sebab itu, Safitri berpesan, kepada teman-teman harus semangat, berani berkompetisi, belajar hal baru itu menyenangkan. Kesempatan tidak datang dua kali, selagi ada manfaatkan sebaik mungkin. (Udin)