Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 11 Januari 2020

Menhub Bakal Menyiapkan Dana Sebesar Rp 72 Miliar Untuk Pembangunan Bandara Ngloram, Jawa Tengah


FOKUS JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan telah menyiapkan dana sebesar Rp 72 miliar guna pembangunan Bandara Ngloram, Blora, Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya, dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/1).
Ngloram itu lebih progresif, karena untuk tanahnya sudah selesai semuanya. Oleh karenanya kita menyediakan anggaran kurang lebih Rp 72 miliar untuk pembangunan,” ujar Menhub Budi.
Menhub Budi menjelaskan, anggaran Rp 72 miliar yang telah disiapkan untuk mengcover dua hal yaitu perpanjangan runway dan pembangunan terminal Bandara Ngloram.
Target pembangunannya sendiri, lanjut Menhub, diharapkan sudah selesai dan beroperasi secara komersil pada Tahun 2021.
Menhub Budi mengatakan, menugaskan Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dan Direktur Bandar Udara Praminto Hadi untuk melakukan test flight terlebih dahulu hari ini.
Direncanakan Menhub akan berkunjung ke Bandara Ngloram bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bulan depan.
“Jadi sekarang ini penerbangan perdana oleh saya itu baru boleh dilakukan kalau ada test flight terlebih dahulu. Sekarang sedang dilakukan oleh Bu Dirjen dan Pak Direktur Bandara, kalau bagus mungkin bulan depan saya mau ajak Pak Gubernur nanti,” jelas Menhub.
Sementara itu, setelah melakukan pendaratan di Bandara Ngloram, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti menyampaikan, pendaratan dapat dilakukan dengan baik pada runway sepanjang 1.200 meter tersebut.
Dia berharap, Bandara Ngloram segera dapat beroperasi secara komersil, agar dapat menghubungkan masyarakat setempat dengan daerah-daerah di sekitarnya.
“Alhamdulillah kalau dari hasil pendaratan secara visual bagus, tapi landasan nanti akan dicek secara teknis, hari ini sudah mulai dites. Bandar udara ini mulai dibangun di tahun 2019, sekarang panjang landasannya 1.200 meter. Mudah-mudahan bisa segera dioperasikan untuk pesawat sejenis ATR 72 (secara) terbatas. Saya berharap dengan keberadaan bandar udara ini bisa membantu masyarakat disini untuk dapat terhubung lebih cepat dengan tempat-tempat lain di sekitar sini,” jelasnya.
Saat ini Bandara Ngloram memiliki runway sepanjang 1.200 m x 30 m dan belum memiliki terminal penumpang. Ke depannya, akan dilakukan 4 tahap pengembangan Bandara Ngloram.
Tahap pertama runway akan diperluas menjadi 1.400 m x 30 m, apron 84 m x 60 m, serta pembangunan terminal penumpang seluas 240 m² dengan kapasitas <50.000 penumpang/tahun. Tahap ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020, agar dapat segera dioperasikan menjadi bandara komersil.
Pada tahap kedua dilakukan pengembangan runway menjadi 1.600 x 30 m, apron menjadi 127 m x 90 m, terminal penumpang menjadi 2.013 m² dengan kapasitas 138.562 penumpang/tahun.
Tahap ketiga, runway diperluas menjadi 1.850 m x 45 m, apron menjadi 168 m x 90 m, dan terminal penumpang menjadi 3.726 m² dengan kapasitas 237.390 penumpang/tahun.
Tahap terakhir direncanakan runway akan memiliki panjang 2.000 m x 45 m, apron seluas 168 m x 90 m akan di fasilitasi untuk dapat menampung 4 pesawat ATR 72-600 serta 2 pesawat Boeing 737-600, serta terminal penumpang yang luasnya 5.216 m² dengan kapasitas 420.551 penumpang/tahun.
Sumber: Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub RI

Jumat, 10 Januari 2020

Bupati Secara Resmi Membuka Acara MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan


FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH Memberikan Arahan sekaligus Membuka Secara Resmi Acara MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan, yang dilaksanakan di Aula Kantor Dekopinda Kabupaten Kuningan Jl. RE Martadinata Cijoho. Rabu (8/1/2019).
Ketua Dekopinda Kabupaten Kuningan H. Fachrudin menyampaikan bahwa MUSDA DEKOPINDA Kabupaten Kuningan ini menjadi salah satu kabupaten yang melaksanakan MUSDA yang pertama di tahun 2020 baik tingkat Provinsi Jawa Barat bahkan nasional. Menurutnya tema yang diangkat pada MUSDA ini ialah “meningkatkan peran gerakan koperasi untuk mencapai Kuningan unggul”. 
Dengan tujuan untuk mengevaluasi kerja selama 5 tahun terakhir, kemudian menyampaikan laporan pertanggunjawaban khususnya laporan tahun 2019, serta menyampaikan rencana kerja dan rencana anggaran di tahun 2020.
Sementara itu Ketua DEKOPINWIL Provinsi Jawa Barat Drs. H. Mustopa Zamaludin, M.Si, bahwa gerakan koperasi di Kabupaten Kuningan sudah berjalan dengan hasil yang baik dengan terus bahu membahu berkerjasama membangun gerakan koperasi di Jawa Barat. 
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa kepentingan yang harus dikembangkan DEKOPINDA dalam rangka mengembangkan usaha ekonomi berjamaah melalui koperasi diantaranya yaitu melalui pendekataan kebersamaan musyawarah mufakat, koperasi di Kuningan harus mampu eksis bersaing dengan pelaku usaha lainnya, pengurus koperasi adalah orang terpilih yang terbaik untuk memberikan kenyamanan anggota koperasinya, serta adanya dorongan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan anggota koperasi untuk membentuk visi misi 5 tahun kedepan.
Sementara itu Bupati yang membuka MUSDA DEKOPINDA tersebut menyampaikan bahwa koperasi sebagai upaya strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Kuningan. 
Lanjutnya ia menjabarkan bahwa dalam rangka meningkatkam koperasi dan UKM, Kementerian Koperasi memiliki program strategis dalam meningkatkan peran koperasi diantaranya, memperbesar akses pasar baik dalam maupun luar negeri, meningkatkan kualitas produk dan inovasi, agregrasi pembiayaan, pengembangan kapasitas manajemen, serta memberikan kemudahan dan kesempatan dalam mengembangkan usaha.


Maka dari itu ia mengapresiasi DEKOPINDA yang telah berhasil membina koperasi di Kuningan untuk terus bermitra, karena apa yang dihasilkan oleh koperasi telah membawa dampak positif terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Kuningan.

Gandeng Pemkab Kepulauan Seribu, Polres Tanam 2050 Pohon


FOKUS JAKARTA-- Dalam rangka mendukung Program Polri Peduli Penghijauan, Polres Kepulauan Seribu menggandeng Pemkab Kepulauan Seribu melakukan penanaman pohon di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara, Jumat (10/1).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan, SH., S.I.Kom didampingi Pejabat Utama Polres Kepulauan Seribu, Polwan jajaran Polres Kepulauan Seribu, Polsek Kepulauan Seribu Utara, Bhayangkari Ranting Kepulauan Seribu Utara, TNI bersama unsur Pemkab Kepulauan Seribu yakni Kelurahan Pulau Kelapa, PPSU, Dinas Kementrian Lingkungan Hidup, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan perwakilan Mahasiswa dari Undip serta Unsri.

Sebelum dilakukan penanaman pohon, kegiatan diawali dengan apel persiapan penanaman pohon yang digelar lokasi penanaman dipimpin langsung oleh Kapolres kepulauan Seribu. Sebanyak dua ribu batang pohon mangrove dan lima puluh pohon jeruk limau ditanam di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu Utara.

"Hari ini kita melaksanakan Program Polri Peduli Penghijauan, Program ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan upaya dalam mencegah pemanasan global maupun bencana alam. Kepulauan Seribu sendiri yang wilayahnya terdapat banyak pulau-pulau, penanaman pohon mangrove ini sangat berguna sebagai peredam erosi dan abrasi dikawasan pantai," kata Sandy.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk menanam dimana pun berada, terutama di tempat-tempat yang alamnya mulai rusak, mari hijaukan kembali lingkungan kita guna mengembalikan keseimbangan alam. Kita menanam sekarang, dan kita tinggalkan warisan alam yang baik kepada anak cucu kita.

Selain kegiatan Polri Peduli Penghijauan, Kapolres Kepulauan Seribu juga melakukan pelepasan penyu hijau yang didampingi oleh Kepala Taman Nasional Kepulauan Seribu. "Usai melaksanakan penanaman pohon, kami bersama Kepala Taman Nasional Kepulauan Seribu juga melakukan pelepasan penyu hijau dari penangkaran menuju ke laut.

Ini kita lakukan untuk mencegah berkurangnya populasi penyu hijau di lautan," ujarnya. (dade)

Panglima TNI, Kapolri Dan Kepala BNPB Tanam 2020 Pohon Di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri


FOKUS  BOGOR -Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, menanam 2020 pohon di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri, Jalan Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/1).

Jenis pohon yang ditanam pohon langka dengan jenis berbeda-beda. Idham menanam Pohon Merbau Pantai Papua, Hadi menanam Pohon Kayu Hitam Sulawesi, sementara Doni menanam Pohon Kayu Ulin.

Menurut Idham, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Gerakan Menanam Satu Juta Pohon. Ia ingin memanfaatkan momen tersebut guna menggugah hati nurani seluruh anak bangsa untuk peduli pada lingkungan. Tujuannya agar masa depan anak-cucu bisa lebih baik dari sekarang.

"Program penanam pohon hanya simbol saja yang kita tanam hari ini sebanyak 2020, tetapi di balik makna simbol itu bagaimana kita ingin mengunggah hati warga negara Indonesia untuk bergandengan menanam pohon," ujar Idham.

Ia menjelaskan, memasuki 2020 Indonesia diterpa berbagai bencana alam, mulai dari banjir hingga tanah longsor. Idham menilai bencana tersebut tidak main-main, karena menelan korban jiwa hingga ratusan orang, dan membuat 400 ribuan jiwa mengungsi.

"Saya kira ini peringatan juga bagi kita, sehingga saya sekaligus mengajak rekan-rekan semua melalui diri saya sendiri marilah kita melaksanakan kegiatan ini dengan ikhlas. Semoga apa yang kita tanam hari ini akan menjadi kenangan dan kebanggaan bagi anak cucu kita," tuturnya.

Acara penanaman pohon juga dilaksanakan di tingkat polda, polres dan polsek se-Indonesia, sejak awal Januari dan puncaknya secara serentak pada 10 Januari 2020. (bam)

Devi, Kader IPPNU Cirebon Wakili Indonesia Kampanyekan Perdamaian di Afrika Timur


FOKUS  CIREBON -  Devi Farida, kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Cirebon bakal turut  mewakili Indonesia di ajang Youth Exchange for Freedom on Religion and Belief di Kenya. Event yang melibatkan tiga negara yakni Kenya, Indonesia dan Belanda tersebut akan digelar pada 12-17 Januari mendatang.

Manager Islam dan Gender  Fahmina Institutte, Alifatul Arifiati mengatakan, Youth Exchange for Freedom on Religion merupakan kegiatan yang memiliki misi perdamaian dunia. Event ini disupport oleh sebuah lembaga bernama Mensen met een Missie yang berpusat di Belanda.

“Kegiatannya berupa exposures toleransi dan perdamaian ke beberapa tempat di Kenya, seperti komunitas perempuan, komunitas anak muda, kantor kepolisian, dan komunitas lintas iman”, katanya.

Alif menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam agenda tersebut, karena  Indonesia, khususnya Fahmina Institutte terlibat dalam program membangun toleransi dan perdamaian. Selain itu, Fahmina Institutte tergabung dalam konsorsium yang di support oleh lembaga Mensen met een Missie tersebut.


“Ada 8 orang perwakilan dari Indonesia yang bakal mengikuti kegiatan ini. Mereka adalah orang-orang yang aktif bergerak di isu toleransi perdamaian yang terlibat di Yogyakarta, Makasaar, Poso dan Cirebon. Devi adalah salah satunya”, ungkapnya.

Terpilihnya Devi dalam agenda tersebut, lanjutnya, karena Devi merupakan Alumni Sekolah Cinta Perdamaian (Setaman) yang digelar Fahmina Institutte bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Ma’rif Pimpinan Cabang Nahldlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon beberapa bulan kemarin. Devi, kata dia, berhasil mengetuk hati pihak Fahmina Institutte lantaran telah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Setaman dengan sangat baik.

“Setelah mengikuti Setaman, Devi menginisiasi beberapa kegiatan yang menurut kami sangat baik. Misalnya, menyampaikan lagi ke organisasinya yaitu IPNU-IPPNU, menggerakkan buka puasa bersama Lintas Iman di daerahnya, dan lain-lain. Jadi, ini menginspirasi yang lain untuk aktif bergerak dalam upaya bina damai”, ujarnya.

Sementara itu, Devi merasa sangat bersyukur bisa mengikuti ajang tersebut karena bakal meperkenalkan budaya toleransi daerahnya di tingkat internasional. Tidak hanya itu, pelajar berusia 20 tahun ini pun bakal mengenal budaya dan bahasa dari negara lain secara langsung. Dari situ pula dia belajar untuk bertoleransi dalam menanggapi perbedaan dari seluruh dunia.

"Saya berangkat tanggal 10 Januari hari ini. Alhamdulillah persiapan sudah mantap", ungkapnya.

Sementara itu, Farida Apriyani selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Cirebon mengatakan, prestasi yang diraihnya tersebut menjadi suatu kebanggan bagi para pelajar, khususnya yang tergabung dalam IPPNU. Terlebih menurutnya, tugas menyerukan perdamaian dunia adalah tugas yang sangat mulia.

"Alhamdulillah bangga, kader IPPNU Kabupaten Cirebon yang merupakan Ketua PAC IPPNU Kecamatan  Pabuaran bisa Go Internasional. Ini dapat menginspirasi bagi yang lain bahwa rung lingkup kader IPPNU tidak hanya ke pelajar saja, tetapi juga ke masyarakat umum", ujarnya.


Untuk itu, Farida berpesan agar Devi dapat menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Lalu, percaya diri agar bisa menjalankannya dengan maksimal dalam ajang tersebut.

"Cukup percaya diri saja dan selalu jaga kesehatan agar dapat bertugas dengan maksimal", pungkasnya. (Muiz)

Pemkot Dukung Gerakan Penghijauan Yang Dilakukan Polres Cirebon Kota Dan FMCS Dengan Menanam Pohon


FOKUS CIREBON — Pemerintah Daerah Kota Cirebon mendukung gerakan penghijauan yang dilakukan sejumlah pihak di kawasan pesisir.
Hal itu dikatakan Pj. Sekda Kota Cirebon H. Anwar Sanusi S. Pd, M.Si usai mengikuti kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi oleh Polres Cirebon Kota bekerjasama dengan Forum Masyarakat Cinta Sungai di Kawasan Pesisir Kesenden, Jumat (10/01/2020).

“Gerakan penghijauan perlu terus dilakukan untuk mencegah bencana ekologi khususnya di kawasan pesisir,” katanya.

Anwar menuturkan bencana ekologi merebak di sekitar kita akibat penebangan pohon, eksplorasi alam, dan tidak adanya sumur resapan sehingga menyebabkan jantung infiltrasi air laut ke darat.


“Maka penanaman pohon merupakan langkah awal yang bagus untuk mencegah bencana ekologi,” tuturnya.

Adapun upaya yang dilakukan Pemda Kota Cirebon kata Anwar melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan berbagai kegiatan untuk tujuan Cirebon Bersih dan Hijau.
“Sejumlah pihak akan kami rangkul untuk bersama-sama bergerak mulai dari Polri, TNI dan unsur komunitas masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Cinta Sungai, Bambang menambahkan untuk kegiatan penanaman pohon saat ini telah disiapkan sekitar 7.000 bibit mangrove.

“Lokasi penanaman dilakukan di 5 titik, Kawasan Kesenden dan Lemahwungkuk untuk Kota Cirebon,” tambahnya. (Muis)

Berniat Mancing Ikan, Bocah 14 Tahun Malah Tenggelam Di Danau


FOKUS BEKASI - Semula berniat mancing ikan bersama temannya, Rasya, Rafli dan AAL, korban Arya S malah tenggelam di danau resapan Perumahan Arumdani Seroja Rw 05  Kelurahan Harapan Jaya  Kecamatan  Bekasi Utara, Jum’at (10/01).
Menurut keterangan Aiptu Karnoto Bhabinkamtibmas Harapan Jaya, Polsek Bekasi Utara mengatakan, pukul 15:00 WIB korban bersama temannya memancing kemudian temannya yang mandi Rasya, Rafli, AAL. Awalnya mandi di tempat yang dangkal namun korban mengajak tempat yang lebih dalam.
“Rafi melihat Rasya tenggelam, Rafi menarik tangan Rasya (selamat) kemudian mencari Arya namun tidak di temukan. Kemudian mereka memberitaukan ke warga dan Keluarga Arya, dan Warga berusaha mencari  korban,” kata Karnoto memberikan laporannya.
Lanjutnya ia menjelaskan, pukul 17.30 WIB korban di temukan dengan kondisi lemas dan di bawa ke rumah sakit Rinova Intan, setelah di periksa dan di ketahui Arya sudah meninggal dunia. (Azam)

Kamis, 09 Januari 2020

Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H.M.Tr (Han), Menerima Kunjungan Pangkogabwilhan II


FOKUS JAKARTA- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), menerima kunjungan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP. Kamis (9/1), di ruang kerja Pangkostrad, Gambir, Jakarta Pusat.

Kedatangan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP beserta rombongan di Makostrad disambut langsung Pangkostrad didampingi oleh Kaskostrad Mayjen TNI Ainurrahman dan para Asisten Kaskostrad.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E, MPP, beserta rombongan juga berkesempatan menyaksikan tayangan profil Kostrad, tukar menukar cinderamata, foto bersama dan diakhiri dengan melihat Museum Darma Bhakti Kostrad.

Kunjungan Pangkogabwilhan II beserta rombongan ke Makostrad bertujuan sebagai bentuk silaturahmi untuk saling mengenal antara satuan Kostrad maupun Kogabwilhan dalam membangun komunikasi dan bersinergi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.                   

Pada kesempatan itu, Pangkostrad memperkenalkan satuan Kostrad yang merupakan bagian dari TNI Angkatan Darat, yang memiliki tugas sangat strategis dalam menjaga keutuhan wilayah serta  kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Pangkostrad mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP, beserta rombongan.

Dan berharap kiranya kunjungan kerja ini menjadi modal awal kebersamaan Kostrad dan Kogabwilhan untuk sama-sama bersinergi mewujudkan dan memantapkan kesamaan visi dan langkah secara profesional  dalam menjaga dan mengamankan kedaulatan NKRI. (dade)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Diperairan Utara


FOKUS JAKARTA-- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan ditemukan diperairan Utara, Pulau Karya Tanjung Penyu Karang Lebar, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kamis (9/1).

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP M. Sandy Hermawan SH., S.I.Kom saat dihubungi membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.

"Ya benar, telah terjadi penemuan sesosok mayat tanpa identitas di perairan utara Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara pada hari ini sekitar jam 08.00 Wib. Saat ini Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu telah menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Kapolres.

Lebih lanjut, Sandy mengungkapkan  kronologis penemuan sesosok mayat dari laporan awal yang telah kami terima, jadi mayat yang berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan mengapung oleh nelayan Pulau Panggang atas nama Sumahdi, yang kebetulan melintas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Saksi ini langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas kepolisian.

Saat ini, mayat tersebut sudah dievakuasi ke Dermaga Pulau Karya untuk dibawa sementara ke kamar jenazah yang berada di RSUD Pulau Pramuka oleh Kapolsubsektor Pulau Panggang Bripka Syahroni bersama dengan TNI, Basarnas dan Damkar sambil menunggu kedatangan Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres kepulauan Seribu," ujarnya.

Adapun ciri-ciri mayat terebut yakni berjenis kelamin laki-laki, mengenakan kemeja lengan pendek motif kotak-kotak berwarna merah, putih dan garis hitam. Mengenakan celana panjang jeans warna biru.

"Diperkirakan berusia sekitar 35 tahun dan bagian tubuh masih lengkap. Setelah dilakukan Identifikasi oleh petugas, jenazah yang telah di evakuasi ke RSUD pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara akan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan Visum," ungkap Sandy. (dade)

Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Kepulauan Seribu Lakukan Aksi Tanam Pohon


FOKUS  JAKARTA- Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP M. Sandy Hermawan, S.H.,S.I.Kom bersama Ketua Bhayangkari cabang Kepulauan Seribu, Ny Ira Sandy Hermawan, beserta Pejabat Utama Polres Kepulauan Seribu, serta pengurus Bhayangkari cabang Kepulauan Seribu melakukan aksi tanam pohon di Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

"Ada 1000 batang Pohon Mangrove, 25 batang Pohon Sukun, 25 batang Pohon Ketapang. Gerakan penghijauan ini merupakan salah satu kepedulian Polri dalam turut serta program pemerintah penanaman sejuta pohon serta peduli akan kelestarian lingkungan, dengan melalui Progran Polri Peduli Penghijauan," kata Sandy, Rabu (8/1).

Kegiatan penghijauan ini merupakan program Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dengan bentuk penanaman pohon guna mendukung penghijauan sebagai gerakan menjaga serta melestarikan lingkungan.

Dengan gerakan penghijauan ini diharapkan bisa menggerakan masyarakat, untuk peduli lingkungan dengan melakukan penghijauan demi kelestarian lingkungan.

"Kegiatan Polri Peduli Penghijauan ini sangat bermanfaat bagi anak dan cucu kedepannya, untuk menciptakan udara yang sehat dengan menghirup udara segar.

Selain menanam bibit pohon, personel Polri juga harus dapat merawat bibit pohon yang sudah ditanam, agar tumbuh dengan subur dan memberikan dampak di kemudian hari. Sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejuk untuk di nikmati," ujarnya. (dade)

Rabu, 08 Januari 2020

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolres Berikan Arahan Kepada Para Pelajar SMKN 61 Pulau Tidung


FOKUS JAKARTA -  Kunjungan kerja Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M. Sandy Hermawan. SH., S.I.Kom ke SMKN 61 Pulau Tidung mendapat sambutan hangat pihak sekolah. Kapolres sengaja menyambangi dan memberikan arahan kepada para pelajar, Rabu (8/1) di SMKN setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kepulauan Seribu memberikan pengarahan terkait dengan kenakalan remaja dan memberikan motivasi kepada para pelajar yang nantinya akan mendaftar menjadi anggota Polri serta menjelaskan salah satu program Polri yakni mengenai penghijauan lingkungan.

"Terimakasih kepada pihak sekolah yang dengan hangat telah menerima kedatangan kami di sekolah ini. Pertama saya ingin sampaikan kepada adik-adik agar jangan sampai terjerumus dalam kenakalan remaja, contohnya minum minuman keras dan yang paling parahnya lagi adalah memakai narkoba, ini sangat merugikan masa depan adik-adik semua. Titik awal dalam kenakalan remaja dimulai dengan membolos sekolah dan mulai merokok pada usia masih sekolah," kata Kapolres.

Kami juga memberikan semangat kepada adik-adik yang nantinya setelah lulus sekolah berminat menjadi anggota Polri agar dari sekarang mulai mempersiapkan diri, seperti belajar dengan sungguh-sungguh dan persiapkan fisik kalian contohnya untuk rajin berolahraga.

"Terakhir kami sampaikan kepada adik-adik sekalian, bahwa Polri saat ini telah mengerjakan Program Polri Peduli Penghijauan, kami mengajak semua lapisan masyarakat dan tentunya juga para pelajar yang ada didepan saya ini untuk berperan dalam penghijauan, karena manfaat penghijauan lingkungan ini sangatlah besar," jelasnya.

Sementara dalam kegiatan memberikan pengarahan kepada para pelajar di SMKN 61 pulau Tidung, Kapolres Kepulauan Seribu didampingi oleh Kasat Binmas, Kasat Polair dan Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan,  ungkap Sandy. (dade)

Selasa, 07 Januari 2020

Ikatan Wartawan Online Bekasi Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir


FOKUS BEKASI - Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi Peduli Banjir menyerahkan bantuan logistik dan pakaian layak pakai di RW 08 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (7/1/2020) siang.
Penyerahan bantuan diberikan langsung ke Lurah Bekasi Jaya, Ngadino dan Ketua RW 08 Makmur.
Ini bantuan dari kawan-kawan jurnalis di Kota Bekasi dan juga masyarakat yang peduli atas musibah banjir. Kami dari IWO Kota Bekasi akan terus menyalurkan bantuan ke titik lokasi terutama di perkampungan di beberapa wilayah Kota Bekasi,” ucap Kordinator IWO Peduli Banjir, Sofiyah.
Dijelaskan Sofi, pihaknya akan terus bergeral membantu warga korban banjir semampunya.
Sementara itu, Lurah Bekasi Jaya, Ngadino mengapresiasi para wartawan di Kota Bekasi yang tergabung dalam IWO Kota Bekasi. Dan bantuan tersebut, kata dia, jelas akan bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terimkasih pada rekan-rekan wartawan online dari IWO Kota Bekasi. Bantuan Ini jelas akan bermanfaat bagi korban banjir,” ungkapnya.
Senada dikatakan, Ketua RW 08 Kelurahan Bekasi Jaya, Makmur juga menyampaikan apresiasi buat kawan-kawan wartawan online IWO Kota Bekasi yang sudah peduli dengan warga nya terkena musibah banjir.
“Bantuan ini akan kami atur agar warga bisa merata kebagian,” tandasnya.
Sekedar diketahui, RW 08 Kelurahan Bekasi Jaya merupakan salah satu wilayah yang parah terdampar banjir yang terjadi pada Rabu dan Kamis (1-2/1/2020) lalu. Ada 8 RT dan lebih dari 3 ribu KK yang menghuni wilayah ini. Saat banjir kemarin ketinggian air mencapai 3 meter-an.

Tingkatkan Kerasipan dan Konsultasi BMN, IAIN SNJ Cirebon Studi Banding Ke UIN Jogyakarta


FOKUS CIREBON - Sebanyak 25 pegawai dari bagian umum dan humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan studi banding dan konsultasi tentang Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) dan sistem kearsipan ke Jogyakarta, Jawa Tengah, selama dua hari, Minggu-Selasa, (5-7/01/2020).

Januar Fery ST,  Bagian Penyusunan Bahan-Bahan Kerjasama, Bidang Umum, IAIN SNJ Cirebon menyatakan, kegiatan studi banding ini intinya adalah untuk konsultasi menyangkut BMN dan Kearsipan. Dan UIN Jogyakarta menjadi pilot projek dan diakui oleh seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. 

Kemudian kenapa harus ke UIN Jogyakarta, Januar mengaku karena sistem kearsipan di UIN Jogyakarta sudah menggunakan aplikasi dan aplikasi tersebut bernama Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis, oleh ANRI.


Aplikasi Informasi Dinamis ini kata Januar, dipelukan oleh IAIN SNJ Cirebon, mengingat setiap lembaga pemerintah harus dapat mengelola arsip dengan baik serta harus ada keseragaman dalam menata arsip dengan benar.

Hal ini kata Januar, juga merupakan bukti akuntabilitas kinerja, maka memiliki unit kearsipan dengan sarana dan prasarana kearsipan yang memadai menjadi penting dan keharusan.


"Ya kita ingin melihat seperti apa terutama dalam aspek nota dinas serta kerasipan. Apalagi aplikasi ini merupakan suatu bentuk penerapan teknologi informasi dalam manajemen tata kelola modern di bidang  kearsipan (E- Arsip). Dan IAIN SNJ Cirebon harus ke UIN Jogyakarta untuk studi banding soal kearsipan yang sudah menggunakan aplikasi," jelasnya kepada fokuscirebon.com  (din) 

Percepat Menuju UIN, IAIN SNJ Cirebon Lakukan Kunjungan Ke Pemprov Jabar


FOKUS CIREBON - Upaya menuju UIN Cirebon, berbagai usaha pun tengah dilakukan dan dodorong berbagai pihak. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon terus menggenjot agar proses transformasi dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (IAIN) dapat segera terwujud.
Ketua Tim Rektor Untuk Percepatan Pembangunan (TRUPP) IAIN syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sugianto SH MH mengungkapkan, demi mewujudkan rencana tersebut, saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut salahsatunya dengan melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) yang telah dilaksanakan.
“Kunjungan ini untuk meningkatkan sinergitas antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Pemprov Jabar dalam membangun infrastruktur demi meningkatkan indeks pembangunan manusia di Jawa Barat, khususnya yang ada di wilayah timur provinsi ini,” ungkapnya , Selasa (7/1/2020).
Selain itu, lanjut Sugianto, dalam kunjungan ini pihaknya juga melaporkan terkait realisasi bantuan dana hibah dari Pemprov Jabar sebesar Rp10 miliar. Dana hibah tersebut telah dibelanjakan tanah dengan luas sekitar 4,9 Ha milik 9 warga di sekitar tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Indramayu yang diproyeksikan untuk pembangunan kampus 2 IAIN Syekh Nurjati Cirebon di wilayah ini.
“Kemarin itu skalian memberikan laporan hasil pembelian tanah yang bersumber dari dana hibah Pemprov Jabar sebesar Rp10 miliar. Proses pembelanjaan tanah tersebut telah terlaksana dengan baik dan pembelian itu telah selesai. Sudah direalisasikan,” jelas Sugianto. (nur)

Senin, 06 Januari 2020

Polsek Kepulauan Seribu Utara Peduli Penghijauan


FOKUS JAKARTA-- Polsek Kepulauan Seribu Utara sangat peduli penghijauan, salah satu tindakan nyata dalam mendukung program Polri yakni penghijauan adalah dengan melakukan penanaman pohon di Mako Polsek Kepulauan Seribu Utara dan di pesisir pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Senin (6/1).

Penanaman pohon merupakan program Polri guna mendukung penghijauan. Dengan adanya penghijauan, maka kualitas udara akan menjadi lebih sehat, karena sumber oksigen yang dibutuhkan oleh manusia untuk bernafas berasal dari pepohonan.

"Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kepulauan Seribu Utara mengikut sertakan para Bhabinkamtibmas, anggota dan Bhayangkari Ranting Kepulauan Seribu Utara serta bersinergi dengan Satpol PP, Damkar, Dishub dan juga PPSU Kepulauan Seribu," kata Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, AKP Fery Budiharso. SE.

Kami mendukung Program Polri yang peduli dengan kelestarian alam, dalam hal ini adalah penghijauan. Pohon-pohon kami tanam di beberapa titik, diantaranya depan Mako Polsek Kepulauan Seribu Utara, dan di pesisir pulau Kelapa ini.

Ini akan sangat bermanfaat untuk anak dan cucu untuk bisa menikmati apa yang kita tanam pada hari ini.

"Momentum yang sangat baik, ketika kita menanam dengan ikhlas insya allah semua pohon yang ditanam akan tumbuh seiring dengan musim hujan yang sedang berlangsung diseluruh indonesia, tinggallah kita jaga dan rawat agar semua pohon yang ditanam dapat tumbuh sesuai dengan yang kita harapkan," ujarnya. (dade)

Lestarikan Lingkungan Dan Penghijauan, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru Taman Bibit Pohon


FOKUS JAKARTA - Upaya mensukseskan Program Polri dibidang lingkungan yaitu Program Polri Peduli Penghijauan, Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet Riyanto, bersama Kanit Lantas Iptu Ayi Supriyadi, Kanit Reskrim Iptu Yudi Hermawan, Kanit Sabhara Iptu Dwi Saksana dan Kanit Intel Ipda Aji Mulyanto serta anggota Polsek Kawasan Wilayah Muara Baru melakukan penanaman bibit pohon di depan pagar halaman Polsek Kawasan Muara Baru, Senin (6/1).

Bibit Pohon yang ditanam sebanyak 8 (delapan) pohon yang terdiri dari bibit pohon mangga yang memiliki manfaat sebagai pohon penghijauan dan dapat menghasilkan buah, Setelah dilaksanakan penanaman bibit pohon mangga akan dilakukan perawatan sehingga bisa tumbuh kembang dengan baik .

“Kami melakukan kegiatan tanam pohon ini dalam rangka mensukseskan kegiatan Program Polri tentang Peduli Penghijauan, yang salah satu kegiatannya adalah menanam pohon, seperti apa yang kami lakukan sekarang, kata Kapolsek Kawasan Wilayah Muara Baru AKP. Slamet riyanto.

Peduli penghijauan berarti peduli lingkungan, hal penting lain terkait fungsi pohon di dunia ini, seperti kita tahu bahwa pohon dapat menciptakan udara bersih atau oksigen (O2) yang manusia butuhkan.

"Tapi masih banyak lagi manfaat luar biasa dari pohon bagi manusia, di antaranya seperti penyerap air agar tidak terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan mungkin satu manfaat yang kadang tidak terpikirkan dalam pikiran kita," ujarnya. (dade)

Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Apel Gelar Kesiapan Siaga Bencana Alam


FOKIS JAKARTA -  Wilayah Indonesia secara  geografis   memiliki   potensi   bencana alam yang cukup tinggi, terutama tanah longsor, banjir, angin puting beliung, gempa bumi, tsunami dan gunung meletus.

Mqka sebagai bentuk.antisipasi dan kesiapsiagaan, Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP., M.Si., M.Tr (Han), memimpin langsung jalannya Apel gelar kesiapan siaga bencana alam satuan Yonbekang 2 Kostrad, di Lapangan Yonbekang 2 Kostrad, Malang. Senin (6/1).

Sebelumnya, Pangdivif 2 Kostrad tiba di asrama Yonbekang 2 Kostrad disambut oleh Danyonbekang   2   Kostrad   Letkol   Cba  Firmanuddin   Lilawangsa   dengan  menerima laporan dari Komandan Batalyon dan menerima jajar kehormatan dari dinas keamanan Batalyon.

Apel gelar kesiapan siaga bencana alam satuan Yonbekang 2 Kostrad diikuti oleh seluruh   prajurit   Yonbekang   2   Kostrad.   Sementara   itu   Pangdivif   2   Kostrad   dalam amanatnya   menyampaikan,   apel  ini   merupakan   bagian   dari   upaya   kesiapan   kita apabila diterjunkan dan diperbantukan pada penanggulangan bencana alam. "Apapun resiko dan situasinya, prajurit Divif 2 Kostrad harus terus dapat menjaga kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan untuk merespon berbagai bencana alam,” kata Tri.

Oleh   karena itu,  kita  sebagai  prajurit TNI harus dapat menjaga  kesiapan  fisik dan mental   jika   sewaktu-waktu   diterjunkan   sebagai   Satuan   tugas   penanggulangan bencana   alam.   Karena   tanggap   terhadap   bencana   alam   merupakan   panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

"Bina   dan   pelihara   kesiapan   satuan,  agar selalu   dalam   kondisi   prima   untuk melaksanakan   tugas.   Menjaga   kesiapan   sebuah   satuan   merupakan   sebuah  proses yang bertahap, bertingkat dan berlanjut. Optimalkan kemampuan yang kita miliki, semuanya itu memerlukan aktifitas, tenaga dan pikiran, pengetahuan serta kerjasama yang baik," ungkap Tri. 

Disamping itu, dibutuhkan juga kesungguhan   dari   para   prajurit   sehingga  tujuan   pelaksanaan   tugas   dapat   dicapai secara optimal. (dade)

Bupati Dan Mantan Kapolres Kuningan Tanam Pohon

FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama dan Brigjen POL Hasanudin, Kapolres Kuningan terdahulu yang telah memasuki masa pensiun dan menjadi staf ahli Badan Penanggulangan Bencana Nasional kompak melakukan penanaman Porang di komplek perumahan Jananuraga Kecamatan Cirendang Kuningan, Senin 6/1/2020.
Dalam kesempatan tersebut Brigjen POL Hasanudin mengungkapkan bahwa Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain juga untuk pembuatan lem dan “jelly” yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke negeri Jepang dan China.
Umbi porang banyak mengandung glucomannan berbentuk tepung. Glucomannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental. Papar Hasanudin.
Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60%. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai 700 mdpl. Bahkan, sifat tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tegakan tanaman lain. 
Untuk bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung. 
Sementara itu Bupati Kuningan H. Acep Purnama dalam sambutannya mengatakan, pohon porang ini sudah lama ditanam di Kuningan, bahkan di Kecamatan Ciniru sudah lama berjalan. Tetapi Bupati tetap berharap dengan adanya pengetahuan yang telah diberikan oleh Kapolres Kuningan terdahulu Brigjen POL Hasanudin dapat memberikan semangat kembali kepada masyarakat tentang manfaat dari Porang.
Jika dinilai secara ekonomis dan cara penanaman yang mudah memang porang sangat menguntungkan, selain harganya yang mahal juga cara penanamannya dangat mudah sekali, cukup sekali tanam maka akan tumbuh dan berkembang secara otomatis. 
Olehk karena itu Acep berharap kedepan Dinas Pertanian dapat mengembangkan budidaya pohon porang ini sehingga bisa menjadi nilai ekonomis yang dapat memberikan nilai untuk kesejahteraan masyarakat. Tutup Acep.

Presiden Instruksikan Jajaran Terkait Turun Langsung Bantu Penangangan Banjir


FOKUS JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran terkait untuk turun langsung ke lapangan dalam melakukan penanganan banjir yang terjadi di beberapa wilayah.
Secara khusus, Kepala Negara menggarisbawahi soal pentingnya pemberian pelayanan kesehatan serta bantuan bagi warga terdampak banjir. Seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir benar-benar terus terjun ke bawah,” ujarnya dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (6/1).
Kepala Negara menginstruksikan Kementerian Kesehatan untuk menangani persoalan kesehatan yang dialami warga terdampak.
Selain itu, Presiden juga meminta Kementerian Sosial dan Kementerian BUMN untuk bergerak memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan.
“Yang berkaitan dengan kesehatan, berarti Menteri Kesehatan, yang berkaitan dengan bantuan-bantuan, berarti Menteri Sosial. Mungkin juga di Kementerian BUMN bisa menggerakkan BUMN agar bergerak,” tuturnya.
Adapun Kementerian Dalam Negeri ditugaskan oleh Presiden untuk mengingatkan seluruh kepala daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan dengan kondisi yang cukup ekstrem seperti sekarang ini.
Kewaspadaan tersebut dapat berwujud perencanaan maupun persiapan untuk melakukan evakuasi bagi warganya yang terdampak banjir.
Sementara itu, TNI beserta Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana diminta untuk terjun langsung dan memberikan bantuan tenaga ke lokasi terdampak banjir.
“TNI dan Polri setiap kejadian agar secepatnya bisa membantu ke lapangan, juga Basarnas dan BNPB. Saya kira perintah tidak usah saya ulang-ulang lagi,” tandasnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bahas Ketersediaan Gas Untuk Industri, Presiden Pimpin Rapat Terbatas


FOKUS JAKARTA - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajarannya untuk membahas ketersediaan gas untuk industri. Rapat terbatas tersebut digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1).
“Sudah berapa kali kita berbicara mengenai ini, tetapi sampai detik ini kita belum bisa menyelesaikan mengenai harga gas kita yang mahal dan perlu saya sampaikan gas bukan semata-mata sebagai komoditas tetapi juga modal pembangunan yang akan memperkuat industri nasional kita,” kata Presiden dalam pengantarnya.
Menurut Presiden, sejumlah sektor industri menggunakan 80 persen volume gas Indonesia. Industri-industri tersebut mulai dari industri pembangkit listrik, industri kimia, industri makanan, industri keramik, industri baja, industri pupuk, hingga industri gelas.
“Artinya, ketika porsi gas sangat besar pada struktur biaya produksi, maka harga gas akan sangat berpengaruh pada daya saing produk industri kita di pasar dunia. Kita kalah terus, produk-produk kita, gara-gara harga gas kita yang mahal,” jelasnya.
Oleh karena itu, Kepala Negara meminta agar harga gas betul-betul dihitung agar lebih kompetitif. Ia juga meminta agar jajarannya melihat penyebab tingginya harga gas tersebut, mulai dari hulu hingga hilir.
“Mulai dari harga di hulu, di tingkat lapangan gas, di tengah terkait dengan biaya penyaluran gas, biaya transmisi gas di tengah infrastruktur yang belum terintegrasi dan sampai di hilir di tingkat distributor,” imbuhnya.
Di samping itu, Presiden juga meminta laporan mengenai pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Presiden hendak mencari tahu apakah terdapat kendala di lapangan dalam implementasinya.
“Apakah ada kendala-kendala di lapangan, terutama di tujuh bidang industri yang telah ditetapkan sebagai pengguna penurunan harga gas yang kita inginkan?”
Presiden menyebut setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan terkait persoalan mahalnya harga gas untuk industri. Pertama, dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan jatah pemerintah.
“Saya melihat yang pertama, ada jatah pemerintah 2,2 USD per MMBTU _(Million British Thermal Unit)_. Kalau jatah pemerintah ini dikurangi atau bahkan dihilangkan, ini bisa lebih murah. Ini satu, tapi nanti tanya ke Menteri Keuangan juga,” ungkapnya.
Kedua, dengan memberlakukan _Domestic Market Obligation_ (DMO) agar gas bisa diberikan kepada industri. Untuk diketahui, DMO adalah kewajiban Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap untuk menyerahkan sebagian minyak dan gas bumi dari bagiannya kepada negara melalui Badan Pelaksana dalam rangka penyediaan minyak dan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang besarnya diatur di dalam kontrak kerja sama.
“Ketiga, bebas impor untuk industri. Ini sudah sejak 2016 kan gak beres-beres. Saya harus cari terobosan, ya tiga itu pilihannya. Kalau tidak segera diputuskan, ya akan begini terus,” ucapnya.
“Pilihanya kan sebenarnya hanya dua, melindungi industri atau melindungi pemain gas. Itu saja sudah,” tandasnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Minggu, 05 Januari 2020

Tingginya Sedimentasi Sungai Di Kota Cirebon, Walikota : Harus Segera Dilakukan Normalisasi


FOKUS CIREBON - Tingkat sedimentasi sejumlah sungai yang melintas di Kota Cirebon tinggi. Normalisasi aliran sungai diperlukan agar air bisa mengalir dengan lancar ke daerah hilir tanpa menggenangi rumah warga.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, usai melakukan kerjabakti bersama dengan satuan kerja perangkat daerah dan masyarakat di Sungai Pengampaan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu, 05 Januari 2020.

“Kemarin saya meninjau Sungai Kedungpane, “ungkap Azis. Dari sekitar 8 hingga 10 meter lebar sungai jalur airnya tinggal sepertiga saja. Bahkan tidak hanya di sungai Kedungpane, sungai-sungai lainnya yang melintas di Kota Cirebon ini tingkat sedimentasinya juga cukup tinggi.

Dijelaskan Azis, ada sejumlah titik yang rawan banjir di Kota Cirebon. Diantaranya di Kalijaga, Kedung Pane dan di Kali Kriyan. “Karena itu alirannya harus diperlancar agar tidak ada hambatan,” ungkap Azis.

Caranya dengan melakukan pengerukan terhadap sedimentasi yang ada di aliran sungai. Karena sungai merupakan wewenang dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Senin esok, lanjut Azis, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung.


Selain melakukan pertemuan dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Azis juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa berupaya menjaga kebersihan di lingkungan mereka. Termasuk dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah besar.

“Mari kita jaga dan lestarikan sungai kita,” ungkap Azis. Sehingga saat hujan deras turun, sungai mampu menampung air dan jumlah yang besar dan tidak akan meluap hingga masuk ke pemukiman warga.

Sementara itu menyinggung banjir yang selalu menggenangi ruas jalan di Terusan Pemuda, Azis mengungkapkan disebabkan adanya penyempitan saluran drainase dan selokan.

“Tahun ini segera kita normalisasi. Termasuk di ruas Jalan Siliwangi juga. Satu persatu kita selesaikan untuk menjadikan Kota Cirebon lebih baik lagi,” ungkap Azis. (nur)

Presiden Joko Widodo Instruksikan Panglima TNI, Menteri PUPR Dan Kepala BNPB Segera Buka Jalan Akses Menuju Sukajaya


FOKUS CIREBON - Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kepala BNPB Doni Monardo agar akses menuju Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat yang tertutup akibat longsor segera dibuka.
Pernyataan ini disampaikan Presiden saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya dari udara sebagaimana disampaikan Kepala BNPB Doni Monardo kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.
Rombongan Presiden yang terdiri dari tiga helikopter lepas landas dari Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada pukul 08.15 WIB.
Pada pukul 08.30 WIB, dua helikopter yang ditumpangi oleh perangkat kepresidenan dan membawa bantuan logistik untuk pengungsi berhasil mendarat terlebih dahulu di helipad Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Prosedur pendaratan ini sudah sesuai dengan prosedur tetap penerbangan VVIP di mana helikopter VVIP mendarat setelah dua helikopter lainnya mendarat.
Pada saat akan mendarat, cuaca berubah sangat ekstrem dan berkabut tebal, sehingga mengakibatkan berkurangnya jarak pandang yang tidak memenuhi standar penerbangan VVIP dan ditambah kondisi sekitar yang merupakan daerah perbukitan. Akhirnya pilot helikopter yang membawa Presiden, Letkol Pnb Yosep Frits memutuskan untuk tidak mendarat.
Pilot helikopter Letkol Pnb Yosep Frits masih berusaha menunggu perubahan cuaca dengan memutari daerah tersebut, namun yang terjadi kabut semakin tebal dan akhirnya pilot memutuskan untuk kembali ke Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor dan tiba pada pukul 09.05 WIB.
Adapun bantuan Presiden disampaikan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada pengungsi dan Camat Sukajaya.
Sementara itu, setibanya di Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, atas perintah Presiden, Menteri PUPR langsung menuju Kecamatan Sukajaya melalui jalur darat untuk memastikan peralatan berat berfungsi optimal sehingga akses menuju dan ke Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dapat dibuka.
Berdasarkan informasi dari Kementerian PUPR terdapat enam desa di Kecamatan Sukajaya terisolir akibat jalan akses tertutup longsor yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, Cileuksa dan Pasir Madang.
Adapun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sejak kemarin (Sabtu, 4/1) sesuai arahan Presiden telah mengirimkan 6 alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, yaitu 6 execavator, 1 loader, dan 1 buildozer.
Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

TNI-Polri Evakuasi Korban Longsor dan Banjir Di Desa Kiara Pendek, Kabupaten Bogor


FOKUS BOGOR - Warga bahu-membahu bersama TNI-Polri melakukan evakuasi korban di lokasi banjir dan tanah longsor di Desa Kiara Pandak, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/1). 

Di wilayah ini, sebanyak 255 rumah rusak berat dan 600 warga mengungsi ke kantor desa, SD, SMA dan pondok pesantren, akibat bencana itu. 

Salah satu yang diselamatkan ialah Gopal (30), warga Kampung Babakan Lebak. Korban dievakuasi dengan digotong warga dibantu TNI-Polri, karena kakinya terluka cukup parah. 

"Saat kita temukan, kondisinya sudah lemah tak berdaya. Korban sudah sempat kejang. Ada luka infeksi di kaki yang sudah menghitam dan membiru, serta mulai membusuk," kata Iptu Dicky Anggi Pranata, Minggu (5/1). 

Gopal terluka karena menghindari material yang terbawa longsor akibat hujan deras dan banjir. Karena Desa Kiara Pandak merupakan daerah terisolir akibat bencana, korban sempat menahan sakit tanpa pengobatan cukup lama, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan. 

Meski begitu, tak mudah mengevakuasi Gopal. Karena tak bisa dilalui kendaraan bermotor dan medannya terjal, korban digotong oleh Dicky, warga dan anggota TNI, menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke bambu. Jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki ini tak dekat. 

"Kita bawa ke posko dengan menggotong menggunakan bambu, menuju tempat pengobatan yang berjarak 7 Km," ujarnya. 

Setelah sampai di posko Desa Harkat Jaya, korban sempat ditangani dokter. Tapi karena kondisinya kronis dan luka yang cukup serius, korban akhirnya dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Sudah dirujuk ke rumah sakit. Semoga korban kembali sehat," ungkap Kanit Regident Satlantas Polres Kabupaten Bogor ini. (Ana)

Walikota, Kapolres Dan Dandim 0503 Kerja Bakti Di Lokasi Banjir Terparah


FOKUS JAKARTA-- Walikota Jakarta Barat H Rustam Efendi didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono melaksanakan apel kerja bakti yang dilanjutkan grebek sampah di wilayah RW 02 dan RW 08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Minggu (5/1).

Usai pelaksanaan apel seluruh Personil menempati Zona yang sudah ditentukan dan langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah-sampah dan lumpur sisa warga yang terkena dampak banjir.

Walikota Jakarta Barat, H Rustam Efendi mengatakan kegiatan kerja bakti ini diikuti oleh personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkot Jakarta Barat, Satpol PP, Unit Pemadam Kebakaran dan PMI Jakarta Barat.

"Hari kita melaksanakan pembersihan kompak se DKI Jakarta. Wilayah kita di RW 02 dan RW 08 Kelurahan Kedoya Utara Kebon Jeruk ini yang sangat parah Banjirnya dibanding Wilayah yang lain," kata Rustam.

Pelaksanaan Kerja bakti masal ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan Sehat. Kegiatan kerja bakti ini juga d7ibagi menjadi 7 titik Lokasi Zona. Kegiatan ini akan kita lanjutkan sampai benar-benar bersih sehingga masyrakat bisa beraktifitas kembali. Masih dikatakannya, dari pantauan di beberapa titik lokasi banjir, ternyata adanya  infrasruktur yang tidak bekerja maksimal.

"Adanya Kali angke dan kali mokevart yang  belum maksimal dikarenakan titik pompa yang generatornya kerendam air, selain itu juga masih banyak drainase yang harus kita betulkan. Berapa posko kesehatan sudah didirikan di beberapa titik lokasi banjir untuk membantu warga korban banjir yang terkena wabah penyakit akibat dampak banjir," ujarnya.

Akibat banjir ini memang sangat rentan sekali terkena penyakit terutama anak-anak seperti panas dan gatal-gatal. Untuk itu, selain dapur umum, kami menyeiapkan posko kesehatan berharal semua yang menderita penyakit dapat kita tangani dengan baik.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru Sik, mengatakan pihaknya beserta jajaran bersama Dandim 0503/JB mendampingi Walikota Jakarta Barat  meninjau langsung kegiatan kerja bakti dan memetakan lokasi sumber banjir, peninjauan rumah pompa air serta memberikan bantuan kepada para pengungsi. Disamping meninjau lokasi, kita juga memberikan bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis kepada warga korban banjir. 

"Semoga dengan kegiatan ini dapat mengurangi beban saudara kita yang sedang terkena musibah banjir. Masih di lokasi, salah seorang warga Rupaida mengatakan, tingginya curah hujan yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya yang berakibat banjir di tempat tinggalnya membuat dirinya bersama keluarga mengungsi di salah satu sekolah. Menurutnya, banjir tahun ini melebihi banjir tahun sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolres mengungkapkan slama mengungsi, warga mendapatkan bantuan Sembako dan pelayanan kesehatan. Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah agar cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban banjir seperti air bersih dan juga agar memperbaiki sistem drainase.

"Untuk warga masyarakat juga harusnya sadar agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat aliran air sehingga bisa menyebabkan banjir," ungkap Kapolres. (dade)