Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 11 Juni 2025

Silaturrahmi Antar Media: LBH KERIS Perkuat Sinergi dan Rasa Kekeluargaan


CIREBON, FC – Suasana kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa dalam kegiatan silaturrahmi antar media yang digagas oleh Lembaga Pelayanan Konsultasi dan Bantuan Hukum Keadilan Rakyat Indonesia (LPKBH KERIS). 

Acara tersebut dikemas dalam bentuk makan bersama yang dihadiri sejumlah tokoh dan insan media di Kabupaten Cirebon, Selasa, 11 Juni 2025.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Dewan Kehormatan LPKBH KERIS, Hartono Supandi, Ketua DPD Himpunan Insan Pers dan Wartawan Indonesia (HIPWI) Jawa Barat, dan Ketua Umum LPKBH KERIS Umar Amaro SH, Pimpinan Redaksi Koran Cirebon, Firda Asih, Dewan Penasehat LPKBH KERIS, Drs. Mahmud Mansyur, M.Pd, serta para aktivis dan jurnalis dari berbagai media cetak maupun online di Kabupaten Cirebon.

LPKBH KERIS sendiri merupakan lembaga bantuan hukum yang bernaung di bawah Perhimpunan Advokat Indonesia. Lembaga ini berkomitmen memberikan pelayanan konsultasi dan bantuan hukum secara adil dan merata, khususnya kepada masyarakat kecil dan kelompok marjinal.

Dalam suasana santai namun sarat makna tersebut, tampak satu sama lain saling berdialog dan berkomunikasi hangat, mempererat hubungan dan memperkuat sinergitas antarmedia serta lembaga-lembaga yang bergerak di bidang hukum dan jurnalistik.

Ketua Umum LPKLBH KERIS, Umar Amaro, SH, dalam sambutannya memberikan sejumlah masukan konstruktif demi kemajuan bersama. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara KERIS, HIPWI, serta media cetak dan online beserta para jurnalisnya agar tetap solid, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas dan fungsi sosialnya.

“Silaturrahmi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi dan kekeluargaan. Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali,” ungkap Umar Amaro.

Menurutnya, kegiatan makan bersama yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini menjadi momen reflektif sekaligus inspiratif bagi para jurnalis dan aktivis yang hadir. 

Tak hanya mempererat hubungan personal, acara ini juga membuka ruang dialog lintas organisasi dan profesi demi kemajuan bersama.

LPKBH KERIS berharap, kegiatan seperti ini ke depannya dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari penguatan solidaritas dan rasa memiliki terhadap rumah besar media di Kabupaten Cirebon.

Rencananya, kegiatan serupa akan dijadwalkan ulang setiap tiga bulan sekali sebagai agenda rutin LPKBH KERIS bersama jaringan media di Kabupaten Cirebon, demi memperkuat sinergi, menjaga kekompakan, serta mempererat rasa kekeluargaan dalam dunia pers dan advokasi. 

Senada dengan hal tersebut, Dewan Kehormatan LPKBH Keris, Hartono Supandi, menyambut baik inisiatif LPKBH KERIS yang mampu menjadi ruang berkumpulnya berbagai elemen media dan aktivis. Ia menilai, kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembangunan ekosistem pers yang sehat dan berwawasan kebangsaan.

Ia menilai forum semacam ini sangat penting sebagai wadah komunikasi dan konsolidasi antarmedia dan lembaga pendamping masyarakat.

Sementara itu, Firda Asih dan Drs Mahmud Mansyur, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai langkah awal membangun “rumah besar” silaturrahmi antar insan pers di Cirebon. Mereka sepakat bahwa kegiatan semacam ini perlu dilanjutkan secara berkala. (din)

Bupati Imron Pastikan SPMB 2025 Tanpa Pungutan dan Titipan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menggelar deklarasi bersama dan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kabupaten Cirebon 2025 yang bersih, berkualitas, dan berintegritas, di SMPN 1 Suranenggala, Rabu (11/6/2025).

Bupati Cirebon, Imron, memastikan pelaksanaan SPMB tahun 2025 menjunjung tinggi keadilan dan tanpa pungutan biaya.

Imron mengatakan, pemkab menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat menggelar deklarasi, serta penandatanganan pakta integritas terkait pelaksanaan SPMB Kabupaten Cirebon 2025.

“Intinya adalah kita deklarasi bersama bahwa penerimaan siswa baru itu tidak ada diskriminasi masyarakat, yang kaya atau anak pejabat, atau orang miskin,” ucap Imron.

Imron juga menegaskan pelaksanaan SPMB Kabupaten Cirebon 2025 tidak memungut biaya. Dari pendaftaran hingga proses akhir penerimaan siswa baru tak ada pungutan biaya.

“Kita sama sesuai aturan dan tidak ada pungutan. Ini kesepatan se-Kabupaten Cirebon. Tidak ada titip menitip dan tidak ada pungutan. Semua gratis,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Ronianto, menjelaskan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen semua pihak agar menciptakan pelaksanaan SPMB Kabupaten Cirebon 2025 bersih, berkualitas, dan berintegritas.

Ronianto berharap pelaksanaan SPMB Kabupaten Cirebon berjalan sesuai aturan dan menjunjung keadilan.

“Kami jangan diintervensi apapun. Biarkan kami bekerja dengan tenang sesuai dengan regulasi,” kata Ronianto.

Ia juga mengatakan, pelaksanaan SPMB berbeda dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Jalur zonasi diganti dengan jalur domisili.

“Perbedaaan sedikit dari tahun sebelumnya. Sekarang ada desa kedudukan. Desa kedudukan ini, contohnya SMPN 1 Suranenggala ini berada di Desa Keraton, maka anak-anak dari Desa Keraton jadi prioritas. Zonasi tidak ada, tapi berubah domisili,” jelasnya.

Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai jadwal, pendaftaran, hingga persyaratan mengenai SPMB jenjang sekolah menengah pertama (SMP) bisa kunjungi langsung situs resmi pelaksanaan SPMB Kabupaten Cirebon 2025.

Berikut link resmi SPMB Kabupaten Cirebon 2025 tingkat SMP, https://spmbsmp.disdik.cirebonkab.go.id/. (Ara)

Wakil Wali Kota Buka Sosialisasi SPMB, Akses Pendidikan Harus Setara untuk Semua

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pendidikan secara resmi menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026. 

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (11/6/2025), sebagai langkah awal menyambut perubahan besar dalam mekanisme penerimaan peserta didik baru di wilayah Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa SPMB merupakan sistem baru yang menggantikan skema lama, yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025. 

Menurutnya, perubahan ini bukan sekadar pergantian istilah administratif, namun mencerminkan semangat reformasi pendidikan yang lebih menyeluruh.

"SPMB dirancang untuk lebih inklusif, adil, dan transparan. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Cirebon memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas, tanpa hambatan sosial ataupun ekonomi," ujar Wakil Wali Kota dalam pidatonya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa SPMB menyediakan berbagai jalur penerimaan seperti jalur prestasi, jalur domisili, jalur afirmasi, dan jalur mutasi. 

Masing-masing jalur memiliki fungsi strategis untuk memastikan pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat tidak mampu, siswa berprestasi, serta keluarga yang berpindah tempat tinggal karena alasan pekerjaan atau lainnya.

Namun demikian, Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB. 

"Kebijakan pendidikan tidak akan berarti jika tidak dipahami dan didukung oleh masyarakat. Sosialisasi ini menjadi jembatan penting antara pemerintah, satuan pendidikan, dan warga," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pendidikan, kepala sekolah, hingga orang tua murid. 

Ia mengajak dan memastikan proses selama SPMB berjalan transparan, akuntabel, dan ramah bagi semua, termasuk penyandang disabilitas. 

"Hindari segala bentuk kecurangan karena hal itu justru merugikan masa depan anak-anak kita," katanya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem SPMB dengan prinsip-prinsip utama yang kuat. 

"Kami berkomitmen penuh bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini mengacu pada asas objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi," ujar Kadini.

Kadini juga menambahkan bahwa seluruh informasi pendaftaran akan diumumkan secara terbuka melalui kanal resmi Disdik. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses ini.

"Mari kita jaga agar pelaksanaannya berjalan lancar, jujur, dan menjunjung tinggi etika serta semangat gotong royong," tuturnya.

Dengan semangat Kota Cirebon Setara Berkelanjutan, Pemkot Cirebon berharap SPMB tidak hanya menjadi instrumen seleksi, tetapi juga menjadi refleksi dari karakter masyarakat yang menjunjung nilai-nilai keadilan, transparansi, dan kepedulian sosial. (din)



Komisi II Soroti Rendahnya PAD Perumda Pasar Berintan: Satu Pasar Harusnya Bisa Rp300 Juta

CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon menyoroti rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon. 

Saat rapat kerja bersama jajaran Perumda Pasar, Karso mengungkapkan, total 10 pasar yang dikelola hanya mampu menghasilkan PAD sebesar Rp307 juta per tahun.

“Ini sangat miris. Di daerah lain, satu pasar saja bisa menyumbang PAD lebih dari Rp300 juta. Kita 10 pasar hanya menghasilkan Rp307 selama satu tahun,” ujar Karso usai rapat kerja Komisi II DPRD bersama jajaran Direksi Perumda Pasar di ruang rapat DPRD, Kamis (5/6/2025).

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam manajemen pasar. Ia meminta agar hal ini menjadi perhatian khusus baik oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) maupun Direktur Utama Perumda Pasar Berintan.

“Perumda ini didirikan bukan hanya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tapi juga untuk menghasilkan PAD bagi daerah. Kalau pasar sebagai sumber transaksasi ekonomi masyarakat saja tidak menguntungkan, bagaimana dengan sektor lain?” tegas Karso.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa potensi pasar belum digarap maksimal, seperti sistem sewa jangka panjang kios, retribusi harian, dan pengelolaan parkir. Bahkan, menurutnya, satu kios yang beroperasi 24 jam bisa memberikan kontribusi retribusi dua kali lipat dalam sehari.

“Potensi parkirnya luar biasa. Harusnya satu kawasan parkir di Pasar Jagasatru itu bisa menghasilkan lebih dari Rp300 juta per tahun. Tapi faktanya, beberapa pasar seperti Harjamukti dan Jagasatru justru pengelolaan parkirnya diserahkan kepada pihak ketiga,” ujarnya.

Karso menambahkan, untuk Pasar Harjamukti, pemerintah daerah sama sekali tidak menerima pajak maupun retribusi parkir karena sepenuhnya dikelola pihak swasta. Sedangkan di Pasar Jagasatru, pengelolaan sejak awal juga sudah dikontrakkan kepada pihak ketiga.

Meski demikian, Karso optimistis ke depan akan ada perbaikan. Ia berharap kontrak pengelolaan Pasar Jagasatru yang akan berakhir tahun ini, tidak diperpanjang, sehingga pemerintah daerah dapat mengambil alih pengelolaannya secara langsung.

Diketahui, pasar tradisional di Kota Cirebon sebagian besar dikelola pihak ketiga. Untuk Pasar Harjamukti masa sewa berakhir pada tahun 2032, Pasar Gunungsari Trade Center (GTC) berakhir pada tahun 2036, dan masa sewa Pasar Balong (lantai bawah) berakhir hingga 2033.

“Jika pengelolaan pasar dilakukan secara transparan dan profesional, saya yakin kontribusi PAD bisa meningkat hingga 10 kali lipat dari yang sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Sekhurohman, mengungkapkan rapat kerja bersama Komisi II DPRD memaparkan hasil evaluasi kinerja Triwulan I tahun 2025, sekaligus menyampaikan sejumlah program strategis ke depan.

Ia mengakui, realisasi PAD tahun 2024 tercatat sebesar Rp300 juta. Angka Tersebut dinilai masih jauh dari potensi riil yang dimiliki. Proyeksi program kerja Perumda Pasar Berintan ini adalah berupaya menerapkan e-retribusi. Akan tetapi, hal tersebut perlu adanya kerja sama dengan pihak vendor.

Untuk menerapkan e-retribusi, ia menyebut akan menjadikan satu hingga dua pasar menjadi model terlebih dahulu. Menurutnya, program ini ditujukan agar pendapatan asli daerah tidak ada lagi kebocoran.

“Tadi kami juga meminta agar keluhan para pedagang ini ditindaklanjuti, karena pasar tumpah cukup mengganggu aktivitas pasar resmi dan berpotensi merugikan PAD,” katanya. (din)

Tadris Kimia UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Raih Akreditasi 'Baik Sekali'

CIREBON, FC – Dalam pencapaian yang luar biasa, Prodi Tadris Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil meraih akreditasi “Baik Sekali” dengan skor 307 pada akreditasi perdana. Prestasi ini diraih saat program studi tersebut bahkan belum meluluskan satu pun angkatan.

Berdasarkan Keputusan LAMDIK Nomor 731/SK/LAMDIK/Ak/S/VI/2025 yang dikeluarkan pada 5 Juni 2025, Prodi Tadris Kimia resmi menyandang predikat akreditasi “Baik Sekali” hingga 4 Juni 2030. 

Proses asesmen lapangan yang berlangsung pada 23–24 April 2025 ini dinilai langsung oleh dua pakar ternama, yakni Prof. Dr. Hari Sutrisno, M.Si. dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Prof. Dr. Agung Purwanto, M.Si. dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Rektor UIN Siber, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyatakan kebanggaannya. Menurutnya, ini adalah bukti nyata bahwa kualitas pendidikan tidak selalu harus menunggu waktu lama. Kami membuka Prodi Tadris Kimia dengan standar tinggi sejak awal, dan pengakuan ini membuktikan bahwa pilihan kami tepat."

Keberhasilan ini semakin istimewa mengingat program studi ini belum memiliki alumni sama sekali. Dr. Azmi Azhari, M.Si., Ketua Prodi Tadris Kimia, menjelaskan:

"Kami fokus pada pembangunan sistem pendidikan yang solid sejak awal. Mulai dari kurikulum terintegrasi, fasilitas laboratorium mumpuni, hingga tim pengajar berkualitas. Predikat 'Baik Sekali' ini menjadi pengakuan atas kerja keras kami bersama," terangnya.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., turut memberikan apresiasi mendalam atas capaian ini:

"Hasil akreditasi ini adalah refleksi dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Kami percaya bahwa mutu pendidikan adalah hasil dari kolaborasi yang terencana dan visioner. Tadris Kimia adalah contoh konkret bahwa dengan perencanaan matang, sinergi tim, dan kepemimpinan akademik yang kuat, prestasi luar biasa dapat dicapai bahkan pada tahap awal," katanya.

Dengan pencapaian ini, Tadris Kimia UIN Siber Cirebon langsung menempatkan diri sebagai salah satu program studi pendidikan kimia yang mumpuni di Indonesia, siap bersaing dengan program studi yang telah lama berdiri. Pencapaian ini juga menjadi bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih kualitas pendidikan terbaik. (Ara)