Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 08 Desember 2025

Pemkab Cirebon Serahkan Becak Listrik Kepada 100 Pebecak Lansia

 

KABUPATEN CIREBON — Sebanyak 100 pebecak lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Cirebon mendapatkan bantuan berupa becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bantuan becak listrik ini didistribusikan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Indonesia dan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, Minggu (7/12/2025).

Pria yang akrab disapa Jigus ini mengatakan, dirinya mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Cirebon, mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas kepedulian beliau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.

Menurut Jigus, dengan adanya bantuan becak listrik ini, tentunya akan memudahkan para penarik becak lansia yang berumur 60 tahun keatas ini dalam mencari nafkah.

Kehadiran becak listrik ini juga diharapkan bisa meningkatkan penghasilan dari para penarik becak.

“Kalau biasanya sehari hanya Rp25 ribu, diharapkan nanti bisa meningkat tiga kali lipat atau lebih. Apalagi ini sudah tidak ada sewa,” ujar Jigus.

Sebagai bentuk dukungan dari bantuan yang diberikan oleh presiden ini, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memfasilitasi tempat pengisian daya untuk becak listrik ini.

Sedangkan untuk target jangka panjang dan menengah, ia akan mencoba untuk membentuk terminal khusus bagi para penarik becak listrik, serta menempatkan becak listrik ini di lokasi wisata.

“Nanti kita coba bikin terminal khusus becak listrik,” ucapnya menambahkan.

Terkait lokasi wisata yang akan menjadi tempat mangkal becak listrik, Jigus menyebut, baru dua lokasi yang memungkinkan, yaitu Makam Sunan Gunung Jati dan Area Batik Trusmi.

“Mungkin nanti akan kita tempatkan juga di kawasan Batik Trusmi dan Makam Sunan Gunung Jati,” tuturnya.

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Indonesia, Nani menegaskan, bahwa bantuan becak listrik ini merupakan dana pribadi dari presiden, bukan menggunakan dana pemerintah.

“Bantuan ini, merupakan dana pribadi presiden,” kata Nani.

Menurut Nani, bantuan becak listrik ini, sebagai salah satu bentuk keprihatinan presiden, mengingat masih banyaknya pebecak lansia yang masih bekerja.

Diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa meringankan para pebecak, khususnya yang berusia lanjut.

“Karena kalau yang sekarang, tinggal pencet saja, jadi tidak berat,” tuturnya.

Pada tahun ini, pihaknya sudah mendistribusikan sebanyak 3.500 becak listrik di Indonesia.

Jika digabungkan dengan tahun kemarin, total becak listrik yang sudah didistribusikan mencapai 4.000 lebih.

Ia mengungkapkan, harga setiap becak listrik ini mencapai Rp22 juta. Sehingga, ia meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu mengawasi, agar becak listrik ini tidak dipindahtangankan.

Nani juga menjelaskan, alasan pihaknya tetap memilih memberikan bantuan unit becak dibandingkan dengan memberikan modal, dikarenakan para pebecak ini sudah lebih berpengalaman dalam mengoperasikan becak dibandingkan dengan usaha lainnya.

“Kalau sekarang, walaupun tetap menarik becak, tapi lebih mudah dan bisa bersaing dengan transportasi lainnya,” pungkas Nani. (din)

Minggu, 07 Desember 2025

UIN Siber Cirebon Akhiri 2025 dengan Prestasi: LPH Raih Penghargaan Lembaga Penggerak Ekosistem Halal Se-Ciayumajakuning

 

CIREBON, FC — Menyongsong akhir tahun 2025, Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Melalui Lembaga Penjamin Halal (LPH), kampus berbasis digital pertama di Indonesia ini resmi menerima Penghargaan sebagai Lembaga Penggerak Ekosistem Halal Se-Ciayumajakuning dari Kantor Perwakilan OJK Cirebon. 

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Jelajah Kota Wali Fun Run 2025, sebuah agenda apresiasi bagi lembaga-lembaga yang berkontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan industri halal di kawasan Ciayumajakuning.(07/12).

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., bersama Ketua LPH, Mariyah Ulfah, M.Sy., hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Capaian ini menjadi bukti keseriusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat peran strategisnya melalui inovasi, riset, serta layanan halal yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Dalam pernyataannya, Prof. Aan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang turut mendorong capaian ini.

“Penghargaan ini adalah kado indah di penghujung tahun 2025. Kami berterimakasih kepada pemerintah daerah dan OJK Cirebon. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika, khususnya LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang terus menunjukkan dedikasi luar biasa,” ujarnya.

Ketua LPH, Mariyah Ulfah, juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah dan OJK Cirebon atas kepercayaan dan apresiasi ini. Juga kepada Bapak Rektor yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap program-program LPH. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat layanan halal yang berkualitas,” katanya.

Penghargaan ini semakin meneguhkan posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun layanan sertifikasi halal. 

Dalam konteks meningkatnya kebutuhan industri halal secara nasional, kampus ini terus berkomitmen menjadi pusat inovasi dan rujukan dalam pembangunan ekosistem halal yang modern dan berkelanjutan.

Menatap tahun 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis untuk memperkuat program-program strategis yang mampu memberi dampak lebih luas bagi perkembangan ekonomi halal di Indonesia, khususnya di wilayah Ciayumajakuning. Prestasi ini menjadi dorongan bagi kampus untuk terus melahirkan karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Nur)

Wakil Wali Kota: Festival Fashion dan Musik 2025 Dorong SDM Unggul serta Ekonomi Berbasis Budaya

CIREBON -  Acara Fashion dan Musik Festival 2025 menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menjadi ruang pembelajaran yang konkret bagi generasi muda. Tidak hanya menampilkan karya, festival ini menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus mengangkat kembali kekayaan budaya Kota Cirebon yang penuh warna.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang hadir langsung dalam pembukaan acara dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon.

"Festival ini merupakan manifestasi nyata dari upaya bersama mewujudkan visi Setara Berkelanjutan," ujarnya saat membuka acara di Grage Mall Cirebon pada Minggu (7/12/2025) . 

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM kreatif ini mendukung tiga misi pembangunan Kota Cirebon yakni meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing, menguatkan produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, serta memperkuat pemberdayaan sosial dan budaya. 

"Ini adalah panggung untuk mencetak SDM yang unggul, kompetitif, dan berkarakter. Kita tidak hanya mencari bakat, tetapi juga membentuk mentalitas pemenang," jelasnya.

Tak hanya itu, Wakil Wali Kota menekankan bahwa industri fashion dan musik memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah. Dengan mengemas kearifan lokal ke dalam desain busana dan melodi modern, Kota Cirebon memperlihatkan bagaimana budaya dapat menjadi produk unggulan yang menciptakan peluang kerja.

"Budaya tidak boleh hanya tersimpan di museum, tetapi harus hidup, bergerak, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda," lanjutnya.

Festival ini juga disebut sebagai bentuk nyata pelestarian budaya melalui pendekatan modern. Peragaan busana dan penampilan musik menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan identitas lokal sekaligus mempromosikannya ke publik yang lebih luas. 

"Pemberdayaan ini akan mewujudkan tujuan kita untuk meningkatkan kesejahteraan sosial melalui aktivitas kreatif," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota turut memberikan perhatian khusus pada sepuluh Content Creator Cirebon yang mendapatkan penghargaan. Ia menyampaikan harapannya agar kreativitas digital dapat memperkuat gaung budaya Cirebon di berbagai platform. 

"Teman-teman conten creator adalah jembatan antara karya desainer lokal dan penonton global. Jadikan konten tentang Kota Cirebon sebagai trending topic,” tegasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, menyampaikan bahwa festival ini merupakan ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas. Ia berharap dari kegiatan ini Kota Cirebon semakin dikenal sebagai kota kreatif dan tujuan wisata. 

"Ini adalah wadah kreativitas anak muda Kota Cirebon.  Semua itu hanya bisa diwujudkan melalui pelibatan seluruh stakeholder, terutama anak muda,” katanya.

Pemerintah Kota Cirebon berharap kolaborasi antara pemerintah, desainer, musisi, dan content creator dapat membentuk ekosistem kreatif yang kuat. Dengan energi muda dan kekayaan budaya lokal, Kota Cirebon optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pusat kreativitas di wilayah Ciayumajakuning.

 “Mari kita tunjukkan bahwa Kota Cirebon adalah gudang kreativitas. Teruslah berkarya, angkat budaya kita, dan jadilah wajah baru kemajuan ekonomi kreatif," tutupnya. (din)



Cirebon Katon Festival 2025 Tampilkan Ragam Ekspresi Budaya Dan Dukung Pariwisata Daerah

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Cirebon Katon Festival 2025 di Area Kantor Uji Kelayakan Kendaraan Bermotor (KIR) Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Sabtu (6/12/2025).

Festival ini menampilkan berbagai ekspresi budaya tradisional sekaligus menjadi upaya memperkuat identitas dan pariwisata daerah.

Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Amin Mughni dalam sambutannya mengatakan, sinergi antara budaya tradisional dan sektor pariwisata sangatlah penting.

Ia menyebutkan, kekayaan seni, tradisi, serta keragaman budaya menjadi modal kuat bagi pembangunan daerah.

“Kita berkumpul untuk merayakan kekayaan Kabupaten Cirebon akan pesona pariwisata, budaya, dan tradisi yang menjadi kebanggaan kita bersama dalam acara Cirebon Katon Festival 2025,” ujar Amin.

Cirebon Katon Festival tahun ini mengusung tema ‘Ekspresi Budaya Tradisional dengan Sinergi Pariwisata’. Menurut Amin, tema tersebut relevan dengan tantangan perkembangan zaman.

Ia menekankan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi aset berharga dan harus dilestarikan.

“Ekspresi budaya tradisional merupakan warisan leluhur yang diwariskan turun-temurun. Hadir dalam bentuk pertunjukan, upacara adat, kerajinan, hingga kuliner khas yang berabad-abad membentuk karakter daerah kita,” katanya.

Amin juga menjelaskan, tren pariwisata saat ini tidak lagi hanya menawarkan keindahan alam. Wisatawan mencari pengalaman autentik, cerita budaya, dan keunikan lokal.

Karena itu, keberagaman tradisi Cirebon menjadi potensi besar bagi pengembangan pariwisata berbasis budaya.

“Artinya, ekspresi budaya bukan hanya warisan, tapi modal ke depan untuk pengembangan wisata,” ucapnya.

Ia menambahkan, sinergi budaya dan pariwisata membutuhkan tata kelola yang baik. Menurutnya, nilai sakral dalam tradisi harus tetap dijaga, agar tidak hilang oleh komersialisasi berlebihan.

Amin menyebut penyelenggaraan Cirebon Katon Festival menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pameran UMKM.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menjadikan kekayaan budaya daerah sebagai modal kemajuan wisata yang berkelanjutan,” katanya. (din)







Sabtu, 06 Desember 2025

Cihafest 2025 Resmi Digelar, Angkat Edukasi Dan Promosi Produk Halal

 

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menghadiri pelaksanaan Cirebon Halal Festival (Cihafest) 2025 yang digelar di Pasar Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Sabtu (6/12/2025).

Gelaran dengan tema “Halal for all” tersebut menjadi upaya edukasi sekaligus promosi produk halal kepada masyarakat.

Imron mengatakan, Cihafest 2025 diselenggarakan untuk memberikan pemahaman, edukasi, dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-hari.

“Cirebon Halal Festival atau Cihafest 2025 diselenggarakan dalam rangka memberikan pemahaman edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menerapkan gaya hidup halal,” ujar Imron.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, serta dalam rangka mendukung program pemerintah menuju tertib halal pada Oktober 2026.

Selain sebagai sarana edukasi, lanjut Imron, Cihafest 2025 menjadi ajang promosi produk halal yang dihasilkan oleh para pelaku usaha di Kabupaten Cirebon melalui kegiatan expo dan bazar.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kalau produknya sudah bersertifikat halal, maka daya saingnya akan naik, baik di pasar nasional maupun internasional,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman mengatakan, Cihafest dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 6 hingga 7 Desember 2025, dengan lokasi kegiatan terpusat di kawasan Pasar Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon.

Rangkaian kegiatan diisi dengan expo dan bazar produk-produk halal, lomba masak produk halal, kompetisi MUA halal, lomba mewarnai tingkat PAUD, serta Olimpiade Halal tingkat SLTA.

Olimpiade tersebut dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman generasi muda tentang ekosistem halal.

Rangkaian kegiatan hari pertama juga diisi dengan talkshow Batik Halal yang diikuti oleh 20 pelaku IKM batik.

Dalam kegiatan ini, peserta difasilitasi sertifikat halal dari Balai Besar Tekstil Kementerian Perindustrian.

“Selain itu, digelar pula talkshow mengenai kebijakan pemerintah dalam mendukung tertib halal Oktober 2026,” ucapnya. (Nur)