Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 Januari 2020

Ini Arahan Presiden Pada Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20


FOKUS JAKARTA – Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama jajarannya untuk membahas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 di Indonesia tahun 2021 mendatang di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1).
Dalam pengantarnya, Kepala Negara menyampaikan sedikitnya empat arahan terkait penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20.
Pertama, berkaitan dengan tempat dan stadion untuk menggelar pertandingan. Dari laporan yang diterimanya, Presiden mengatakan, ada 10 stadion yang disiapkan, terdiri atas 6 stadion utama dan 4 stadion cadangan.
“Saya minta betul-betul ini dicek ke lapangan, harus betul-betul representatif untuk pertandingan kelas dunia, dimulai dari lingkungan, lapangannya, tempat duduknya, ruang gantinya, toiletnya, sampai ruang media persnya, yang betul-betul representatif. Kalau ada memang kekurangan dan perlu direnovasi, perlu disempurnakan, agar segera betul-betul disiapkan agar siap digunakan di tahun 2021,” jelasnya.
Kedua, Presiden meminta jajarannya untuk memperhatikan soal konektivitas antara stadion dengan sarana transportasi dan akomodasi para peserta kompetisi Piala Dunia FIFA U20. Presiden mengingatkan agar isu konektivitas tidak menjadi salah satu hambatan dalam penyelenggaraan ajang kompetisi sepak bola dua tahunan tersebut.
“Jangan sampai misalnya pertandingan terlambat gara-gara persoalan konektivitas. Oleh sebab itu, sarana dan prasarana akomodasi juga harus memiliki pelayanan yang kelas dunia,” ujarnya.
Ketiga, Presiden ingin agar penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 dimanfaatkan sebagai ajang promosi Indonesia kepada dunia. Kepala Negara mengingatkan bahwa ajang ini akan diikuti oleh 24 negara peserta dari 5 benua.
“Ini momen penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara maju, bangsa besar dan negara maju yang mampu melaksanakan event internasional dengan sangat baik,” imbuhya.
“Terakhir, saya minta pengalaman dan kesuksesan kita dalam penyelenggaraan Asian Games dan Asian Paragames di 2018 dapat dijadikan acuan, dijadikan standar dalam penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 tahun 2021 yang akan datang,” tandasnya. (KSD/IWO)
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Jumat, 17 Januari 2020

Kapolsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa Berikan Bantuan Korban Bencana Banjir Di Lebak Banten


FOKUS JAKARTA-- Kapolsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa Kompol Armayni, S.H, M.H, serahkan bantuan Lebak beserta  anggota memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Lebak Banten. Proses penyerahan bantuan itu, dilakukan dilobi Polsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa, Jumat (17/1).

Bantuan yang diberikan untuk warga masyarakat Lebak Banten berupa keperluan balita, Anak- Anak perlengkapan sekolah serta lainnya, yang dibutuhkan warga masyarakat Lebak Banten. "Bantuan yang secara fisik barang-barang tersebut diserahkan melalui Forum Wartawan Media Online yang ada diwilayah Jakarta, untuk dapat disalurkan ke wilayah yang terdampak banjir bandang," kata Armayni.

Semoga bantuan ini bermanfaat buat masyarakat Lebak yang terkena bencana. Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi warga masyarakat yang terkena dampak musibah Banjir Bandang. "Selain itu Kapolsek juga mengajak berdoa agar masyarakat Lebak bisa tetap kuat dan tabah atas musibah yang sedang menimpa mereka," ujarnya.

Mari sama-sama kita mendoakan saudara-saudara kita yang tekena bencana agar tetap kuat dan tabah atas musibah yang sedang menimpa mereka. Semoga saudara-saudara kita selalu mendapatkan lindungan dari Tuhan yang Maha Esa. (dade)

Menjadi Imam Shalat Jum'at, Mendagri Tito Karnavian Dipuji Banyak Pihak


FOKUS CIREBON - Salah satunya datang dari Sekretaris Eksekutif Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Vadhan Abdul.Azis, Jum'at (17/1/2020).

Keterkejutan Varhan sekaligus bangga diawali oleh secara kebetulan tengah dekat dengan istana. Varhan pun iseng pilih shalat jum'at di salah satu Institusi Nasional. 

"Saya datang agak belakangan. Imamnya tidak kelihatan. Tapi kok sepertinya suaranya  tidak asing. Jumat selesai, zikir dan kembali beraktifitas. Benar hati mengira, Tito Karnavian yang jadi Imam," ujarnya.

Varhan mengaku memang kejadian ini membuatnya merasa agak merinding, karena baru pertama menyaksikan Menteri langsung mengimami shalat. Sebagai Pemantau Birokrasi, keluar masuk banyak Kementerian, numpang shalat dari satu gedung ke gedung lain sudah jadi langganan. "Tapi hari ini ada satu penilaian yang spesial. Serius saya terkesan," tandas Varhan.

Lalu siapakah sebenarnya Varhan Abdul.Aziz, Dengan pelan dan santai ternyata adalah alumni dari ESQ 165 Ary Ginanjar Agustian. Selain itu, Varhan juga seorang trainer yang mendalami penerapan materi tersebut. 

Dimana kecerdasan manusia terbagi menjadi tiga. Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ). Pertanyaanya, berapa banyak pemimpin yang memiliki kemapanan kecerdasan di ketiga bidang tersebut?.

Dijelaskan, IQ dijadikan tolak ukur utama sejak tahun 1890 hasil penemuan Francis Galton. Sejak 1987 Keith Basley menyatakan EQ lebih penting dari IQ. Barulah pada 1997 Danah Zohar menemukan pelengkap landasan kecerdasan yaitu SQ-Spiritual Quotient.

Lalu kemudian sambil memakai sepatu Varhan termenung. Mendadak dirinya kepikiran menganalisa seorang Tito Karnavian. 

Secara IQ, dia tidak bisa dibilang kurang. Seorang Profesor, track recordnya menjadi penguji Disertasi Doktoral sudah dijalaninya. Irjend Boy Rafi Ahmad pernah dikupas habis Disertasinya dengan pembahasan yang detail dan sangat ilmiah. Seorang mantan Kapolri, Jenderal yang Professor, dua puncak paripurna diraih. Hatrick jadi Menteri pula.

Dipikir-pikir Tito jadi Kapolri meloncati lima angkatan. Kapolri sebelumnya angkatan 82, dia 87. Ada banyak bintang tiga yang sudah lebih lama dan matang bintangnya. Seniornya di Akpol, yang dulu membina dia, menyuruh push up, lain-lain. Lalu berada di bawah komandonya. Kalau bukan orang yang cakap dengan mentalitas dan matang emosionalnya takkan bisa.

Empata tahun lalu saya meragukan, ia bisa mengelola dinamika senioritas yang perlu seni tinggi. Ternyata mulus ia jalani sebagai Kapolri. Masih sisa dua tahun bahkan, sudah diminta amanah baru oleh Presiden Jokowi. Dalam semalam statusnya berganti jadi sipil 100 persen, jadi ia Mendagri. EQ test passed. Memimpin orang yang lebih senior  butuh kematangan emosional dan komunikasi yang gacor. Anda lulus pak.

Spiritual menjadi satu tantangan besar ada orang cerdas, baik, tapi kehidupannya jauh dari beragama, kalaupun ada hanya sesekali ritual belaka, work hard play hard. Hidup senang-senang. Professional, tapi imannya kosong.

Istri pak Tito berjilbab, warisan Jilbab  Polwan era Kapolri Bahrudin Haiti diteruskan tidak dicabut. Hak berhijab dipenuhi. Padahal dulu mantan Kepala BNPT, yang sering dituduh ini itu, tapi sabar saja kayaknya dia. Lurus jalankan tugas. Yang sering main ke Trunojoyo, akan sering lihat di Masjid Mabes Polri rajin sekali pengajian. Indah sekali suasana sejuk Masjid sana. 

Mahfud MD, Menko Polhukam dalam tulisannya di Kompas  "Tidak ada Islamophobia di Indonesia". Memuji Polri di era Kapolri Tito Karnavian, memiliki pola keislaman yang baik. Polisi dalam penanganan demo, shalat berjamaah di jalan bahkan berzikir asmaul husna. Santunan Yatim di kediamannya sering di lakukan bahkan pernah di saksikan langsung Mahfud MD saat itu. Baca tulisanya hati jadi tenang. 

Baru beberapa hari ramai di media, video Mendagri mendapat penghargaan dari Presiden Singapura. Saya yang menonton tertegun, itu dengan Pakaian Dinas Upacaranya Pejabat Indonesia bisa sampai ke Negeri Singa dengan perghargaan tertinggi Negara sana, kalau bukan karena high achivement yang dia ukir, apa sampai itu PDU ke negeri situ.

Memori saya flashback dua tahun lalu, saat saya melakukan penyuluhan ke 200 sekolah se Sumsel. Salah satu sekolah yang saya singgahi SMAN 2 Palembang. Saya baru tahu kalau Pak Tito sekolah disana. Ada fotonya waktu masih siswa sempat lihat. Guru-Guru kalau cerita tentangnya semangat sekali, seperti ada taburan bangga yang ingin dibagi. Inspirasi, satu orang Tito Karnavian menjadi gemilang, membuat jutaan lain anak Palembang dibelakang punya harapan masa depan yang tinggi ditanam. Optimisme itu tumbuh karena perintis yang lahir.

Oalah saya jadi bengong kelamaan. Kok saya jadi semangat lagi hidup ya. Tito Karnavian saja bisa jadi Mendagri. Kita juga bisa jadi Pemimpin! Mimpi saja dulu, karena gratis. Tapi tekuni semua yang dilakukan. Sukarno pernah berkata, "Bermimpilah setinggi langit, jangan takut jatuh. Karena jika engkau  jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang". Bersiap-siap, jadi Tito Karnavian selanjutnya. (nur)

Awas Orang Tua Harus Waspada, Anak Usia Sekolah TK, Tewas Digigit Ular

                                  Ilustrasi
FOKUS INDRAMAYU - Bagi orang tua memberikan kewaspadaan terhadap anak mesti lebih ekstra. Pasalnya, anak di usia dini kadang jarang bercerita atau terlambat menceritakan ketika sesuatu yang mengancam jiwanya tengah menimpa dirinya. 
Seperti gigitan ular pada seorang murid taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Indramayu yang akhirnya meninggal dunia. Korban telat ditangani secara medis karena menyembunyikannya.
Periatiwa naas itu terjadi ketika korban tengah bermain bersama teman-temannya di depan rumah, Kamis (16/1/2020).
Kawasan pemukiman tempat tinggalnya itu diketahui banyak ditumbuhi rerumputan dan ilalang yang tak jauh dari lapangan sepak bola. 
Diduga, di tengah kegiatannya itulah korban diduga digigit ular.
Namun, korban tak menceritakan kejadian yang menimpanya kepada kedua orang tua.
Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto menyebut, korban diduga enggan menceritakan kejadian itu karena cemas dimarahi.
Korban lalu sempat pulang dan meminta uang kepada orang tuanya.
"Uang itu rupanya untuk membeli plester luka," ujarnya didampingi Kapolsek Sindang, AKP Iin Sukaeti.
Iin menambahkan, korban pun menutupi luka bekas gigitan dengan plester yang dibelinya di warung, sebelum kemudian pulang ke rumah.
Korban sempat meminta izin tidur kepada sang ayah. Namun tak lama, korban tiba-tiba muntah dan kejang.
"Orang tua korban langsung melarikan sang anak ke RSD Indramayu," ungkapnya diamini Paur Humas Polres Indramayu, Ipda M Adi Prihanto.
Sayang, setiba di rumah sakit, korban mengembuskan nafas terakhir.
Adi menambahkan, pihak RSD Indramayu memberi keterangan, korban meninggal akibat gigitan ular.
Petugas pun menemukan luka pada lengan kiri korban yang ditutupi plester.
Kejadian di Indramayu ini sendiri menambah daftar kemunculan ular, salah satunya kobra, di beberapa daerah di Indonesia.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu diketahui telah melakukan antisipasi dengan menyediakan serum bisa ular.
"Serum bisa ular sudah disiapkan di rumah sakit umum daerah," tegas Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Boni Koswara. (zis)

Kamis, 16 Januari 2020

LPM Undang Para Ketua Dan Sekretaris Jurusan Untuk Rapat Penyamaan Persepsi Bagi Penilaian BKD Semester Ganjil 2019/2020


FOKUS CIREBON - Rapat penyamaan persepsi untuk penilaian Beban Kinerja Dosen (BKD) untuk semeseter ganjil 2019/2020 yang dihadiri oleh seluruh Ketua-Ketua Jurusan dan Sekeretaris Jurusan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Asesor BKD nya. 

"Hari ini memang dilakukan penyamaan persepsi dengan harapan agar penilaian BKD untuk beban kinerja dosen-dosen itu berjalan lancar dan tidak ada mis, sehingga harapannnya dari peniliaan BKD ini, target daripada LPM itu untuk pencairan cadas tepat waktu pada Februari ini," jelas Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) IAIN Cirebon Dr Kartimi MPd, Kamis (16/1/2020).


Dr Kartimi juga menjelaskan, jika kegiatan ini point initinya adalah dosen dosen diakhir semeter itu harus melakukan pengisian BKD, dimana di dalam BKD itu berisi komponen komponen yang berkaitan dengan pengajaran, penilitan dan pengabdian serta penunjang . 


"Di dalam pengisian BKD ini, dosen -dosen harus mengupload semua kinerja dosen-dosen  dan kinerja ini tentunya akan dinilai atau diverifikasi atau dinilai oleh tim asesor," ujar Kartimi. (din)




Dra Hj Eti Herawati : Sanimas IsDB Menciptakan Kualitas Hidup Masyarakat Secara Berkelanjutan


FOKUS CIREBON -  Usai meresmikan bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) program Sanimas IsDB tahun anggaran 2019 di 10 RW yang ada di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, meminta masyarakat untuk bisa menjaga bantuan yang sudah diberikan dari pemerintah, Kamis (16/1/2020).

“Tahun ini kita dapatkan 24 titik,” ungkap Eti. Tentunya, lanjut Eti, bangunan bantuan dari pemerintah pusat tersebut harus bisa dijaga dengan baik sehingga bisa terus dimanfaatkan oleh warga. Terlebih IPAL yang ada saat ini bisa menjaga kesehatan lingkungan di sekitar warga.

Sebenarnya, lanjut Eti, Pemda Kota Cirebon bisa mendapatkan bantuan IPAL dalam program Sanimas IsDB ini lebih banyak lagi. 

“Namun kita terkendala kesiapan lahan,” ungkap Eti. Namun Eti mengaku tetap akan mengajukan bantuan tersebut tahun ini karena bantuan IPAL tersebut sangat penting untuk membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Sementara itu, penanggung jawab Sanimas IsDB, Udin Chaerudin, menjelaskan jika satu titik IPAL bisa digunakan untuk 50 rumah keluarga.

“Tapi kenyataannya disini digunakan untuk 69 rumah tangga, sebenarnya melebihi dari target yang kita inginkan,” ungkap Udin. Dari 24 titik yang dibangun anggaran yang disediakan sekitar Rp 10 miliar untuk pembangunan IPAL tersebut.

Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) merupakan solusi dalam penyediaan sarana dan prasarana sanitasi air limbah permukiman, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di lingkungan padat penduduk dan rawan sanitasi. 

Bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IsDB), Pemerintah Indonesia melalui Kementrian PUPR melalui Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya mengembangkan program Sanitasi Berbasi Masyarakat dengan nama Sanimas IsDB.


Pada 2019, program Sanimas IsDB memiliki target untuk membangun hingga 1.800 titik lokasi di 13 provinsi terpilih. 

Harapannya, Sanimas IsDB dapat menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara berkelanjutan, baik secara individu maupun kelompok.

Melalui program ini, nantinya limbah yang berasal dari sejumlah rumah tangga disalurkan ke IPAL yang telah dibuatkan. Setelah layak buang, baru limbah tersebut akan dikeluarkan dari IPAL tersebut. (Muis)

Rabu, 15 Januari 2020

Pangkostrad Secara Resmi Membuka Latihan Standar Di Prajurit Kostrad Gelombang IX TA 2020


FOKUS  JAKARTA- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han), secara resmi membuka latihan Standardisasi prajurit Kostrad gelombang IX TA 2020, Rabu (15/1), bertempat di lapangan Markas Batalyon Mandala Yudha, Ciuyah, Kabupaten Lebak, Banten.   

Dalam sambutannya kepada segenap peserta latihan, Panglima Kostrad mengucapkan selamat datang di Komando Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang IX TA 2020. Di tempat ini, kalian akan dilatih dan digembleng untuk mencapai suatu kemampuan khusus sebagai tuntutan bagi setiap prajurit Kostrad.

"Dalam rangka mewujudkan prajurit Kostrad yang handal dan siap menghadapi segala macam tugas, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pembekalan kemampuan awal bagi prajurit yang baru ke satuan Kostrad melalui Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad,"  kata Harto.                         

Mengakhiri sambutannya, Pangkostrad mengingatkan kepada peserta latihan, bahwa latihan standardisasi yang di laksanakan ini merupakan wujud kesejahteraan dari Kostrad, sadarilah bahwa kesejahteraan yang paling tinggi nilainya bagi prajurit adalah latihan yang profesional. Latihan profesional akan terwujud apabila didasari dengan rasa gembira, ibaratnya latihan adalah rekreasi bagi prajurit Kostrad.

Selain kalian melaksanakan Latihan Standardisasi, kalian juga harus mengasah dan mempertajam 8 Kekuatan Cakra yang kalian miliki, yaitu : Niat, Niat yang baik tulus dan ikhlas, Sikap dan Perilaku, Penampilan yang berkharisma dalam sikap dan  perilaku.

Pancaran mata yang berkekuatan mampu menaklukan, mengayomi, kasih sayang dan melindungi, Komunikasi, Kekuatan berkomunikasi mampu berdialog, berdebat dan berdiplomasi, Kesiagaan, Kesiagaan bela diri yang mampu melumpuhkan lawan, Daya Imajinasi, Mampu membaca situasi, memprediksi dan merencanakan, Keputusan, Keputusan terbaik sesuai pikiran, penalaran dan hati nurani, dan Keyakinan, Keyakinan bahwa yang dilakukan merupakan keputusan dan tindakan yang terbaik.

Turut hadir pada upacara pembukaan latihan ini antara lain Kaskostrad Mayjen TNI Ainurrahman, Pangdivif 1 Kostrad, Ir Kostrad, Paban II/Binlat Sopsad, Koorsahli, Danrem 064/MY, Asren Kostrad, Para Asisten Kaskostrad, LO, Pa Ahli, Kabalak Kostrad, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, dan para Dandim Korem 064/MY, Kapolres Lebak,  Bupati Lebak, para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Lebak, serta Komandan satuan jajaran Kostrad. (dade)