Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 November 2019

Wali Kota Cirebon : Pahlawan Masa Kini Mereka Yang Mengisi Dengan Berbagai Prestasi


CIREBON – Mengisi kemerdekaan adalah hal terpenting pada masa kini. Berbagai perubahan harus segera dilakukan dalam rangka menuju Indonesia maju. Demikian pula, Pahlawan masa kini adalah pahlawan yang mampu mengisi kemerdekaan dengan berbagai kemampuan dan kreativitas yang dimiliki. 

Pahlawan masa kini juga mereka yang mampu berkorban untuk turut serta menyelesaikan sejumlah permasalahan bangsa.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai menjadi inspektur upacara pada peringatan hari Pahlawan 2019 di halaman dalam Balaikota Cirebon, Minggu, 10 November 2019. 

“Pahlawan masa kini itu adalah pahlawan yang bisa mengisi kemerdekaan dengan berbagai macam prestasi,” ungkap Azis.

Prestasi tersebut bisa diraih dengan kinerja yang bersungguh-sungguh berdasarkan kemampuan dan kreativitas yang dimiliki masing-masing individu. 

“Termasuk bagi aparatur sipil negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemda Kota Cirebon,” tegas Azis. 

Mereka dituntut untuk bekerja keras dan menorehkan prestasi untuk kemajuan Kota Cirebon.

Kondisi yang sama juga berlaku untuk generasi muda Indonesia, khususnya generasi muda di Kota Cirebon.

“Pada peringatan hari Pahlawan ini, mereka diharapkan bisa menauladani semangat kepahlawanan,” ungkap Azis. 


Salah satunya yaitu memiliki semangat rela berkorban. Dulu, lanjut Azis, semangat rela berkorban berkobar di dada orangtua maupun anak-anak mudanya. Sehingga kemerdekaan berhasil diraih. Semangat yang sama diminta untuk berkobar di dada generasi muda. 

“Sehingga berbagai persoalan yang menimpa bangsa kita saat ini bisa diselesaikan dengan semangat berkorbannya anak-anak muda, generasi penerus bangsa,” ungkap Azis.

Pada kesempatan yang sama, Azis juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan. 
Khususnya isu-isu yang bisa merusak semangat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 

“Jangan biarkan negeri kita terkoyak, terpecah belah karena isu-isu yang kebenarannya masih diragukan,” pinta Azis.

Azis mengajak seluruh warga untuk bekerja keras membangun Kota Cirebon menjadi lebih baik lagi.

Upacara hari Pahlawan 2019 diikuti oleh berbagai elemen seperti unsur TNI, Polri, Satpol PP, ormas dan OKP, termasuk pj. sekda dan kepala SKPD di lingkungan Pemda Kota Cirebon.
Terlihat pula unsur forum koordinasi pimpinan daerah yang secara khidmat mengikuti jalannya upacara di pagi hari tersebut. (din)

Minggu, 10 November 2019

18 Tahun Menjadi Kabupaten, Kepulauan Seribu Siap Menjadi Kota Wisata Dunia


JAKARTA -- Perjalanan 18 tahun menjadi Kabupaten, banyak yang sudah dibangun di Kab Kepulauan Seribu. Baik infrastruktur jalan, gedung maupun sarana lainnya. Bahkan pariwisata di kabupaten ini menjadi kunjungan wisatawan dari berbagai negara, membuat Kabupaten Kepulauan Seribu siap menjadi kota wisata dunia.

Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP M.Sandy Hermawan, S.H.,S.I.Kom usai menghadiri hari jadi Kabupaten Kepulauan Seribu yang ke 18, Minggu (10/11), di Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu Pulau Pramuka Kepulauan Seribu Utara.

Menurut Kapolres, kehadiran Kepulauan Seribu sebagai Kabupaten Administrasi Jakarta,  Kepulauan Seribu merupakan perhatian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, katanya kepada Tim Humas Polres Kepulauan Seribu saat ditemui usai menghadiri HUT Pemkab Kepulauan Seribu.

Kapolres berharap, di usia ke-18 ini Kabupaten Kepulauan Seribu mampu mewujudkan Kota wisata dunia dan semakin maju dan berkembang. 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Husen Murad, M.Si  bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Ulang Tahun Kabupaten Kepulauan Seribu ke- 18. 

Selain bupati, hadir pula seluruh staff Pemkab Kepulauan Seribu, Koramil 0502 Jakarta Utara, Kapolres yang didampingi AKP Zaroki Saputra, S.H, Kasat Intelkam AKP Dwi Susanto S.H.,M.M, Kasat Binmas Iptu Zuhri Mustofa, S.H serta Polsek Kepulauan Seribu Utara, Sat Pol PP, Sudin Perhubungan, Forkopimkab, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

“18 tahun lalu wilayah ini adalah sebuah Kecamatan yang berada di bawah Kota Madya Jakarta Utara, dan untuk memajukan Kepulauan Seribu, maka ditingkatkan dari sebuah Kecamatan menjadi Kabupaten dengan PP 55 tahun 2001,” kata Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad.

Tercatat dalam perjalanan 18 tahun, Kabupaten Administrasi Jakarta Kepulauan Seribu telah memiliki fasilitas transportasi yang menjangkau keberbagai pulau, termasuk Pulau Sebira yang merupakan pulau terjauh di Kepulauan Seribu 

"Ada juga kehadiran listrik 24 jam di Pulau Sebira serta kehadiran SWRO, BWRO" papar bupati. 

Tidak hanya itu, lanjutnya, kehadiran spot swafoto, gemerlap warna-warni di setiap pulau juga dihadirkan, termasuk Digital Island di Pulau Tidung diwujudkan untuk mendukung sarana pariwisata yang menjadi pendukung utama wilayah Kepulauan Seribu. (dade)

Sastrawan Nasional Ahmad Tohari Pukau Ratusan Mahasiswa IAIN CIrebon Dalam Seminar Nasional


CIREBON - Sastrawan Nasional, Ahmad Tohari (penulis Ronggeng Dukuh Paruk) mampu menjadi magnet bagi ratusan mata dan telinga mahasiswa yang larut dalam seminar nasional sebagai bagian dari kegiatan hari jadi bulan bahasa dan hari lahirnya Himpunan Mahasiswa Bahasa ke 4, di Gedung ICC - IAIN SNJ Cirebon, Minggu (11/11/2019).

Selain seminar, digelar pula lomba baca puisi, menulis essai, dan drama monolog sewilayah III Cirebon. Pada kegiatan ini tampilan peserta bak pemain lawas yang turut meriuhkan tepuk tangan para penonton.

Para peserta menganggap ini sebagai  momentum bagi penetasan potensi mereka, sehingga bakat dan talenta yang dimiliki dapat diwadahi dan tersalurkan.

"Ya, saya ucapkan  terimaksih kepada penyelenggara, semoga tahun depan IAIN Cirebon kembali mengadakan kegiatan serupa seperti ini," harap peserta yang bangga dengan kegiatan bulan bahasa ini. (din)

Pemerintah Kabupaten Belitung Ajak Malindo MBCC Asia Untuk Tingkatkan Kualitas SDM


TANJUNGPANDAN - Upaya Pemerintah Kabupaten Belitung untuk terus tingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terus dijalankan, salah satunya dengan mengajak Malindo MBCC Asia untuk kerjasama mendukung bidang pendidikan. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Belitung H.Sahani Saleh,S.Sos saat hadir dalam Kuliah Umum dengan Narasumber Penasehat Malindo MBCC
Asia, Prof.Dato' Seri Dr.Alex Ong dan Ketua Senator Malaysia, Dato' Seri H.Abdul Halim Bin Abdul Samad, di Kampus Akademi Manajemen Belitung(AMB), pada Jum'at, (8/11/2019).

Bupati Belitung menjelaskan, bahwa kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Belitung dengan Malindo MBCC Asia sudah terjalin dengan baik, khususnya dalam pengembangan budaya dan ekonomi. 

"Oleh sebabnya, dengan perhatian Penasehat Malindo MBCC Asia, Prof. Dato' Seri Dr.Alex Ong, diharapkan dapat mendukung pengembangan pembangunan di Kabupaten Belitung melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga", kata Bupati.


Menurut Bupati Belitung, bentuk dukungan yang bisa dilakukan dengan melaksanakan pemberian sertifikasi keahlian, peningkatan kompetensi dosen hingga beasiswa pendidikan di Malaysia.

Senada dengan Bupati Belitung, Ketua Yayasan Akademi Manajemen Belitung, Paryanta, S.Pd, S.IP.,M.Si. menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Belitung terhadap peningkatan kualitas  Sumber Daya Manusia melalui pendidikan mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.

"Untuk bantuan pengembangan pendidikan Kabupaten Belitung menyiapkan dana beasiswa bagi masyarakat berprestasi dan kurang mampu", jelas Paryanta yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung.

Dijelaskan oleh Paryanta bahwa ke depan ada beberapa dukungan kerjasama yang akan diberikan Malindo MBCC Asia terkait dengan pengembangan SDM di Akademi Manajemen. Belitung, mulai dari pelatihan formal bersertifikasi dari jenjang D3 ke S1 maupun S1 kejenjang S2 hingga kegiatan magang.

Sementara itu, Ketua Senator Malaysia, Dato' SeriH.Abdul Halim Bin Abdul Samad dalam sambutannya mengatakan kegiatan pada hari ini penting, untuk memberikan ilmu kepada mahasiswa Akademi Manajemen Belitung, sebab mempunyai ilmu penting.

"Selain ilmu, budaya juga penting. Dengan ilmu dan budaya diharapkan anak-anak dapat menghormati yang tua dan "bully" akan dapat ditekan terjadinya," jelasnya.

Melihat pentingnya memiliki ilmu, Ketua Senator Malaysia tersebut mengajak Mahasiswa AMB Belitung untuk terus belajar dan menuntut ilmu serta berusaha untuk mencapai cita-cita.

"Saya melihat bahwa tidak ada sesuatu yang datang sendiri, tetapi kita yang harus berusaha untuk meraihnya dengan ilmu yang dimiliki," tambah beliau.

Dalam kegiatan tersebut, Penasehat Malindo MBCC Asia, Prof.Dato' Seri Dr.Alex Ong secara langsung memberikan materi kepada para peserta yang merupakan Mahasiswa dan Mahasiswi Akademi Manajemen Belitung dengan tema "Dari Alam Sekolah Ke Alam Bisnis" salah satunya bagaimana pentingnya branding diri dalam bisnis dan yang paling penting bisnis harus jujur, jangan malu untuk melakukan promosi, seperti promosi dengan media online.

Hadir dalam kuliah umum tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung, Direktur AMB Belitung beserta dosen dan undangan lainnya. (fw)

Sabtu, 09 November 2019

Dirintis Dari Nol, Jajanan Anak-Anak Bisa Jadi Bisnis Rumahan


CIREBON - Siapa sangka, Marni (47), yang semula hanya bisa termangu di dalam rumah, kini malah  menjadi wanita super sibuk. Marni yang sudah dikaruniai 4 putra ini hampir setiap pagi hingga sore berkutat dengan dagangannya.

"Kuncinya sabar, tekun dan ramah ke setiap pembeli. Ini yang biasa saya lakukan, alhamdulillah, debfan perjalanan 17 tahun, sekarang sudah stabil," terang Marni, yang bangga dengan ke 4 putranya yang ikut sabar membantu usaha kecilnya itu, Minggu (9/11).

Kini Marni tinggal menikmati, pembeli sudah datang sendiri. Jajanan anak-anak dtekuninya dengan selalu mengenbangkan senyuman. Bahkan dirinya semakin mengetahui apa yang lagi diminati anak-anak, sehingga jajannya selalu laku dan menguntungkan.

"Ya, bersyukurlah, walau hanya jajanan kecil tapi bisa menghidupi kebutuhan kekuarga. Soal kekurangan itu biasa, namanya juga kebutuhan, yang pasti dari hasil usaha ini harus tetap disyukuri," ujarnya. (bam)