Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 09 Desember 2019

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Pemberantasan Premanisme


JAKARTA-- Guna menciptakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok aman dan tetap kondusif. Tim Elang Laut Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi pemberantasan Premanisme, Minggu, (8/12) dini hari. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi tempat- tempat yang dianggap rawan kriminalitas.

Sasaran kegiatan operasi yang dilaksanakan oleh Team Elang Laut Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok sekitar wilayah Pos 1, Terminal Penumpang Pelni, Pintu Pos IX, JICT I, Koja, PLTU, Digul, Vopak dan lainnya yang dipimpin oleh Aipda Lia Indra Siahaan, S.H., dengan memantau orang-orang yang tidak berkepentingan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka menciptakan Harkamtibmas di wilayah hukum polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan operasi tersebut, petugas Tim Elang Laut menemukan tiga orang tidak memiliki identitas dan tidak berkepentingan di wilayah Pelabuhan, yang selanjutnya didata dan kemudian dilakukan pembinaan dan diberikan himbauan kamtibmas. Saat dikonfirmasi petugas, ketiga orang tersebut mengaku berasal dari wilayah Warakas, Tanjung Priok.

Dari kegiatan tersebut petugas tidak menemukan senjata tajam atau pun pelaku Curas, Curat dan Curanmor (C3) maupun kejahatan yang menonjol lainnya, petugas memastikan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam situasi aman terkendali.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung M.H, melalui Kasat Reskrim AKP David Kanitero, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa perkembangan perubahan dinamika sosial masyarakat dalam segala aspek kehidupan berdampak terhadap keamanan dalam negeri yang berlangsung dengan cepat.

Perkembangan tersebut sangat mempengaruhi meningkatnya berbagai kejahatan baik kejahatan konvensional, transnasional, kejahatan terhadap kekayaan Negara dan kejahatan yang berdampak kontijensi.

"Maka dari itu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas Polri lainnya dalam daerah hukum Polres, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Kasat Reskrim AKP David Kanitero, S.I.K., M.Si.

Oleh karena itu, upaya-upaya apa yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam pengamanan Pelabuhan Tanjung Priok dengan cara Pertama, meningkatkan pelaksanaan fungsi kepolisian secara optimal, menjalin kemitraan Polri dengan Pemerintah Daerah dan Instansi terkait, memantapkan kemitraan Polri dengan masyarakat, serta meningkatkan kemampuan, watak, jati diri dan profesionalitas personil Polri secara berkelanjutan.

Kedua, melakukan penangkalan, terhadap kondisi “ambang gangguan” kamtibmas dengan sasaran untuk mengurangi “faktor kesempatan” dan menurunkan “faktor niat” melalui pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli.

Ketiga, melakukan penegakan hukum terhadap “ancaman nyata” kamtibmas secara tegas, konsekuen dan konsisten berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. (dade)

Prajurit Kolinlamil Sukses Harumkan Nama Bangsa Dalam Sea Games 2019


FOKUS JAKARTA-- Satya Wira Jala Dharma. Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sukses mengharumkan nama bangsa dalam laga Sea Games ke-30 2019 di Manila, Filipina, Minggu (8/12). 

4 Prajurit Kolinlamil yang tergabung dalam kontingen dayung nasional berlaga pada ajang perhelatan olahraga negara-negara Tingkat Asia Tenggara tersebut berhasil mencatat prestasi yang gemilang, Sertu Jas Rio Akbar,  Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti, Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari serta Serda ttg Mahendrayanto.

Pada pertandingan nomor Dragon Boat, Sertu Jas Rio Akbar dan Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti berhasil meraih medali emas pada nomor Jarak 1000 meter 22 crew mix.  Dan  pada nomor Jarak 500 meter 22 crew mix mereka juga meraih medali perak dan Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari turut pula dengan medali perak. 

Sedangkan pada nomor Jarak 200 meter 22 crew mix Sertu Jas Rio Akbar, Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti dan Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari juga berhasil meraih medali perak. Sementara pada nomor jarak 200 meter 4 crew women Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti pun mendapatkan medali perak. 

Lalu dalam pertandingan nomor Dayung Rowing Double Kelas Ringan Putra jarak 2000 meter Serda ttg Mahendrayanto meraih medali emas.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. mengungkapkan rasa bangganya kepada ke-4 prajurit Kolinlamil yang turut mengharumkan nama bangsa dikancah Sea Games.

“Ini bukti, hasil pembinaan personel yang dilakukan secara terus menerus. Kerja keras, disiplin, soliditas dan pantang menyerah merupakan kunci utama yang harus dipegang teguh,” kata Panglima dengan bangga.

Tim Atlet Dayung Kolinlamil yang dibentuk tahun 1990 ini, telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun 2008, Tim Dayung Kolinlamil turut berlaga dalam ajang Asian Beach Games di Bali. Dalam kejuaraan ini, Tim Dayung Indonesia berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas.

Sedangkan dalam kejuaraan senior di Pekan Baru tahun 2010, Tim Dayung Kolinlamil yang berlaga dalam nomor Dayung Kayak 4 Putri untuk mewakili Tim Dayung DKI Jakarta pada kejuaraan dengan jarak 250 meter, berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas. Sedangkan untuk jarak 500 meter, Tim Dayung Kolinlamil berhasi meraih medali perak.

Prestasi tersebut berlanjut pada Sea Games 2011 dengan Indonesia sebagai tuan rumah dan berhasil merebut tiga medali perak dan satu perunggu.

Dalam Lomba Dayung Internasional Tanjung Pinang Dragon Boat Race tahun 2012, yang digelar di perairan laut Tanjung Pinang, Tim Dayung Kolinlamil berhasil menyabet dua medali emas pada nomor Kayak Single Putri dan Kayak Double Putri.

Pada tahun 2017, atlet dayung Kolinlamil berhasil mengumpulkan emas dan perak dalam kejuaran yang berbeda. Pertama menyabet dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada perlombaan HUT Kota Bekasi. Kedua pada 21 Mei 2017 berhasil membawa pulang dua emas dan satu perak dalam kejuaraan di Bali.

Dan baru-baru ini tim dayung Kolinlamil juga berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjuarai nomor 800 meter antar satuan dalam kejuaraan Internasional Dragon Boat Festival 2018 di di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, Padang.

SEA Games ke-30 tahun 2019 ini dengan mengusung tema, "We Win as One." berlangsung di Filipina, Pembukaan resmi SEA Games 2019 digelar pada Sabtu malam, 30 November 2019. Sebelum dibuka secara resmi pertandingan sejumlah cabang olahraga sudah digelar ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut dengan diikuti kontingen dari 11 negara anggota ASEAN

Yakni Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, Timor Leste, Myanmar, Brunei, Singapura, Kamboja, Laos dan Vietnam. Tercatat Penyelenggaraan SEA Games di Filipina pada 2019 adalah yang keempat kalinya. Sebelumnya, Filipina sudah pernah menjadi tuan rumah SEA Games pada 1981, 1991 dan 2005. (dade)

Minggu, 08 Desember 2019

Melalui Pesta Rakyat Simpedes, Walikota Ajak BRI Bersama Pemkot Sejahterakan Masyarakat Kota Cirebon


FOKUS CIREBON - Dengan berolahraga, hidup menjadi sehat. Dengan berolahraga pula, terdapat semangat untuk mencari nafkah bagi keluarga.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon,Drs. H. Nashrudin Azis, SH., di Pesta Rakyat Simpedes Cabang BRI Kartini, Minggu, 8 Desember 2018.

“Kegiatan hari ini diawali dengan gowes, ini menunjukkan jika manajemen BRI berkenginan mengajak karyawan dan nasabahnya untuk hidup sehat,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, dengan olahraga yang teratur, kebugaran tubuh bisa dijaga, kesehatan juga bisa diraih. Bahkan lebih jauh, setiap orang bisa bersemangat untuk bekerja, mencari nafkah untuk keluarganya.

Jika sudah mendapatkan uang, tidak lupa Azis meminta kepada warga Kota Cirebon untuk menabungnya di bank. Salah satunya di BRI, salah satu bank BUMN yang sudah berusia lama dan mengerti kondisi dan keinginan masyarakat, termasuk masyarakat Kota Cirebon. 


Azis juga berharap BRI bisa bersama-sama dengan Pemda Kota Cirebon untuk mewujudkan masyarakat Kota Cirebon lebih sejahtera.

Sementara itu, wakil pimpinan wilayah BRI Bandung, Ngisom, mengungkapkan melalui pesta rakyat BRI yang digelar hari ini mereka berupaya untuk memberikan kebahagiaan dengan nasabah mereka di seluruh Indonesia. 

Ngisom juga mengungkapkan jika tabungan andalan mereka, Simpedes, kini tidak hanya diminati masyarakat di pedesaan namun juga di kota-kota besar. (bam)

Woww.. !! Makanan Olahan Kolang Kaling Di Majalengka Masuk Museum Rekor Muri


FOKUS MAJALENGKA - Kado istimewa di Hari Pangan Sedunia diterima Pemda Kabupaten Majalengka. Pasalnya, Museum Rekor Dunia-Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah membuat makanan olahan kolang-kaling dengan jumlah olahan terbanyak hingga mencapai 350 olahan.

Festival makanan olahan ini dilakukan sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia yang diselenggarakan Dinas Pangan Kabupaten Majalengka, di Lapangan GGM Majalengka, Minggu 8 Desember 2019.

Sejumlah peserta festival memamerkan minimal tiga jenis makanan olahan dari kolang kaling atau orang sunda menyebutnya caruluk. 

Diantara mereka ada yang baru mencoba membuat ada juga yang sudah mengolah dan menjadikannya sebagai bisnis sejak bertahun-tahun. (gus)

Sabtu, 07 Desember 2019

Bertahan Hidup, Kakek Tua Tinggal Digubuk Reot Di Tengah Kepungan Banjir


FOKUS INDRAGIRI HILIR - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengunjungi Kakek Alkamah (74) yang tinggal di gubuk reot di Jalan Abdul Manaf Tembilahan, Sabtu (7/12) siang.
Kakek yang hidup sebatang kara di gubuk reot yang kini terendam banjir akibat air pasang itu menuai perhatian.
Ketika Pengurus IWO Inhil berkunjung hendak memasuki lorong menuju rumah kakek tersebut terpaksa harus melewati genangan air yang cukup dalam.
Tanpa berpikir panjang, rombongan IWO Inhil pun memutuskan untuk terus berjalan melintasi genangan air tersebut untuk melihat kondisi kakek renta itu.
“Terlihat genangan air juga masuk ke dalam gubuk reyot yang ditinggali kakek Alkamah. Alangkah sedih hati kami ketika melihat kakek tua yang hidup sendiri tinggal di tempat yang kumuh seperti itu,” ungkap Muridi Susandi saat melihat kondisi si kakek yang saat itu duduk di atas kursi lapuk sambil memakan nasi pemberian dari tetangganya.
Ketika itu, si kakek menatap rombongan IWO Inhil sambil kebingungan, dan dia menyambut IWO Inhil dengan menghentikan makannya sejenak.
Ketika masuk ke rumahnya tercium aroma menyengat yang kurang sedap. Akan tetapi terlihat si kakek sudah terbiasa saja dengan kondisi gubuk yang reot berantakan dipenuhi dengan genangan air pasang. Mungkin lantaran kakek Alkamah sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.
Kemudian pengurus IWO Inhil mencoba untuk berbincang dengan si kakek, menanyakan beberapa pertanyaan yang seketika si kakek menjawab dengan mata yang berkaca-kaca tak kuat menahan tangis rasa haru.
Meskipun hanya tinggal sendirian tanpa sanak saudara, kakek yang akrab dipanggil Kamah itu tetap tabah dalam menjalani kehidupan. Untuk bertahan hidup, kakek Kamah harus makan dari hasil uluran tangan tetangga dan orang- orang yang berkunjung ke gubuknya.
“Ya seperti ini lah nak, saya tinggal di sini sendirian, sudah puluhan tahun. Ini juga tanahnya numpang milik orang yang kebetulan baik, mau meminjamkan tanah ini untuk saya . Kalau makan ya seadanya, yang penting ada yang dimakan,” ucap kakek Kamah saat awak media singgah di kediamannya.
Setelah IWO Inhil mendapatkan informasi yang cukup akurat yang dijelaskan langsung dari kakek Kamah, terlihat kebahagiaan dari raut muka kakek itu karena telah dikunjungi.
Tak puas dengan info dari kakek mengenai dirinya. IWO Inhil mencoba mencari informasi dengan bertanya ke tetangganya yang tidak jauh dari tempat tinggal kakek Alkamah.
“Orang ni sudah seumuran di sini dasar urang asal sini. Amun disambat keluarga kadak tahu juak leh mungkin ada juak sangkut keluarga tapi jauh,” kata salah satu warga.
Pria itu menjelaskan bahwa untuk makan si kakek warga sekitar terkadang membelikan nasi bungkus beserta air.
“Sidin ni kadang kadang nukar kadang kadang urang ai membagi,” pungkasnya. (IWO)