Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 15 Mei 2020

BAZNAS, Indorunners dan Cause Adakan Program Amal Bertajuk #PendidikanRun


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Indorunners dan Cause mengadakan program amal bertajuk #PendidikanRun. Dalam program amal ini, masyarakat diajak berdonasi dengan cara yang unik, yakni berdonasi sembari berolahraga lari secara virtual.

Program ini dikhususkan untuk membantu 280 siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS yang berasal dari seluruh Indonesia, yang saat ini mengalami kendala dalam kegiatan belajar karena dampak Covid-19. Seperti diketahui Pemerintah telah meliburkan seluruh aktivitas sekolah dan menggantinya dengan kegiatan belajar mengajar secara online.

Setelah terkumpul, nantinya donasi akan disalurkan ke siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS dalam bentuk fasilitas teknologi seperti akses internet, peralatan penunjang, bantuan biaya operasional, serta kebutuhan gizi.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta mengatakan dalam penerapan sistem kegiatan belajar mengajar secara online, siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS mengalami kendala karena para siswa saat ini tinggal bersama dalam satu asrama. Kurangnya sarana prasarana pendukung asrama untuk melaksanakan aktivitas belajar mengajar dengan sistem online membuat mereka kesulitan untuk belajar seperti biasanya.

“Para siswa yang menuntut ilmu di Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan anak-anak kurang mampu berprestasi yang minim fasilitas penunjang untuk sistem pembelajaran online. Mereka tidak memiliki perangkat yang memadai karena mereka memang hanya bisa menjalani belajar dengan sistem tatap muka langsung. Oleh karena itu dalam kondisi krisis saat ini, mereka sangat membutuhkan dukungan agar tetap dapat maksimal menuntut ilmu di tengah keterbatasan kondisi yang ada,” kata Arifin, Kamis (14/5).

Untuk itu, lanjut Arifin, BAZNAS menyambut positif atas kerja sama yang terjalin dengan Indorunners dan platform virtual run asli Indonesia yang bernama Cause. Menurutnya, kerja sama program #PendidikanRun ini bisa menjadi harapan baru para siswa-siswi Cendekia BAZNAS untuk dapat memaksimalkan sistem belajar mengajar mereka di tengah pandemi ini.

“Sebuah kolaborasi yang baik antara BAZNAS serta Indorunners dan Cause dalam upaya membantu adik-adik kita mendapatkan ilmu di tengah keterbatasan karena pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Semoga kerja sama ini bisa menginisiasi gerakan zakat lainnya, untuk membantu lebih banyak lagi siswa kurang mampu yang ikut terdampak pendidikannya karena Covid-19,“ ujarnya.

Sementara itu, Co-founder dan CEO dari Cause Virtual Run, Enrico Hugo mengatakan, dengan adanya gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berdonasi, meski keterbatasan tempat di tengah pandemi. Ia pun mengajak masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong agar bersama-sama bisa keluar dari krisis Covid-19.

“Untuk melewati pandemi ini, sudah seharusnya kita semua saling membantu dengan berkolaborasi. Melalui gerakan #PendidikanRun ini, kami ingin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi dalam menyelamatkan pendidikan di Indonesia dengan berolahraga sambil berdonasi.” kata Enrico.

Dalam kesempatan terpisah, Pogram Director Indorunners LUAS (Lari Untuk Amal Sosial), Holip Soekawan menuturkan, gerakan ini ditujukan untuk mengikuti imbauan agar tetap di rumah saat pandemi, namun masih bisa berolahraga. Karena yang terpenting, menurut Holip, saat adanya pandemi seperti ini adalah memutus rantai penyebaran penyakit dan menjaga tubuh agar tetap fit.

"Dengan adanya imbauan #dirumahaja dari Pemerintah, kami mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga, walaupun di rumah sendiri. Jika lari tidak memungkinkan, yang penting fisik tetap aktif untuk membantu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, sembari donasi untuk #PendidikanRun" ujar Holip.

Program amal #PendidikanRun akan berlangsung selama pada 01 Mei hingga 31 Mei 2020. Cara berdonasi pun sangat mudah, cukup mendaftar di tautan cause.id, lalu pilih acara #PendidikanRun pada menu Race dan kemudian klik Register Now.

Selain itu, bagi yang ingin berdonasi juga bisa langsung menambahkan donasinya saat mendaftar ataupun melalui rekening BAZNAS dengan nomor rekening 89130190 0302 0008 (BNI Syariah). Tidak hanya donasi berupa materi, bantuan untuk para siswa-siswi ini bisa berupa barang dan dapat dikirimkan langsung ke Kantor BAZNAS atau diwakilkan terlebih dahulu. (dade)

Rabu, 13 Mei 2020

IPC Logistics Bersama Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Laksanakan Skrining Deteksi Antibody


JAKARTA - Sebagai upaya untuk mengetahui tingkat kesehatan pekerja, IPC Logistics bekerjasama dengan PT Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta melaksanakan skrining deteksi antibody (rapid test) yang diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Semarang, Palembang, Jambi, dan Pontianak, diikuti oleh jajaran Direksi dan seluruh pekerja.

“Dimulai hari ini dan akan dilanjutkan besok, kami melaksanakan rapid test serentak kepada seluruh pekerja baik yang bertugas di operasional maupun di penunjang. Hal ini, kami lakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 khususnya dilingkungan IPC Logistics. Selain rapid test ini kami juga tetap konsern menerapkan social distancing, pengaturan WFH bagi pekerja, dan sebagai tambahan asupan juga kami berikan vitamin dan susu secara rutin untuk dikonsumsi guna mempertahankan kondisi fisik pekerja. Kita semua berharap dan mendoakan semoga COVID-19 cepat segera berlalu dari Indonesia dari muka bumi,” kata Direkrur Utama IPC Logistics, Mulyadi, Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5), saat setelah mengikuti rapid test di Gedung 3.

Skrining yang direncanakan selama dua hari sejak Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5),  diikuti oleh sebanyak 802 pekerja dan 4 orang Direksi yang pelaksanannya diatur bergiliran agar tidak mengganggu jam pelayanan operasional. Dari sebanyak 802 pekerja tersebut, sebanyak 625 orang bertugas di Jakarta sedangkan sisanya bertugas di kota lain.

“Skrining lanjutan tahap kedua akan dilaksanakan kembali setelah diperoleh hasil dari pelaksanaan rapid test hari ini, dan terkait dengan pelayanan kepada pengguna jasa selama ramadhan hingga lewat idul fitri 1441H nanti kami tetap memberikan pelayanan disemua fasilitas dan menjamin tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya. (dade)

BAZNAS Berdayakan Komunitas Tungarungu Dalam Program Cash for Work


JAKARTA-- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberdayakan Komunitas Tungarungu dalam Program Cash for Work. BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik menggandeng komunitas tunarungu fingertalk. Dengan antusias mereka mengikuti kegiatan Cash For Work pada Kamis (7/5) lalu berupa pembagian masker, sarung tangan, penutup kepala hingga hidangan buka puasa.

Cash For Work BAZNAS diikuti peserta dengan antusias. Cash for work sendiri merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung kepada tenaga kerja atau relawan yang terlibat dalam aktivitas sosial BAZNAS.

Diantara relawan peserta Cash For Work BAZNAS kali ini, terdapat para pekerja tunarungu Deaf Cafe Fingertalk yang berlokasi di Jl. Raya Cinere, Depok. Saat ini mereka tidak bisa bekerja karena cafe tempat mereka bekerja tutup sementara selama pandemi COVID-19. Akibatnya mereka kini tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para pekerja tunarungu ini semangat mengikuti kegiatan pembagian masker, sarung tangan, penutup kepala kepada mustahik pelaku usaha, hingga hidangan buka puasa. Menariknya mereka membagikan bantuan tersebut dengan cara yang unik, yaitu menggunakan bahasa isyarat sebagai media komunikasi. Antusias serta semangat yang mereka tunjukkan memberikan optimisme tersendiri terhadap masyarakat untuk selalu bersyukur dengan kondisi apapun.

Ptl. Kepala Program melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, Deden Kuswanda mengatakan pelaksanaan Cash For Work BAZNAS yang melibatkan komunitas tunarungu ini dalam rangka untuk memberdayakan mereka di tengah krisis Covid-19. 

“Para mustahik yang terlibat adalah mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Termasuk para tunarungu yang kehilangan penghasilan karena tempat bekerja mereka terpaksa tutup sementara waktu terkait pandemi Covid-19 ini. Cash For Work BAZNAS ini diharapkan dapat membantu mustahik secara ekonomi,” kata Deden, Rabu (13/5).

Kegiatan Cash For Work BAZNAS ini merupakan aktivitas yang mengikutsertakan pendamping wilayah dan mustahik pengusaha warung Zmart sebagai pemandu kegiatan. Pemberian masker, sarung tangan dan penutup kepala kepada mustahik pelaku usaha dilakukan untuk mendukung kehigienisan usaha mereka.

Adapun Cash For Work lainnya dilakukan dititik terdampak yakni, Bekasi, Kota Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Depok, dengan total penerima manfaat sekitar 500 mustahik.

Pada kesempatan itu selain membagikan 300 paket masker lengkap dengan penutup kepala dan sarung tangan, relawan peserta Cash For Work BAZNAS membagikan 100 box nasi sebagai hidangan berbuka puasa. Peserta juga mengedukasi masyarakat dan memasang poster edukasi di tiap titik terdampak.

Kegiatan diakhiri dengan membagikan voucher Zmart kepada para relawan yang terlibat. Pada akhir kegiatan, relawan peserta Cash For Work akan mendapatkan voucher belanja Zmart sebesar 300 ribu Rupiah yang dapat ditukar dengan paket sembako di warung Zmart terdekat. (dade)

Selasa, 12 Mei 2020

Dituding PDP, Dosen IAIN Cirebon Ternyata Negatif Covid 19


CIREBON, FC - Merasa tersudutkan dengan dugaan masyarakat terhadap status PDP yang dialamatkan kepada salah seorang dosen IAIN SNJ Cirebon, membuat Denny Santika, dosen Arkeolog IAIN SNJ Cirebon langsung memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit , hasilnya Denny Santika negatif Covid 19. 

Tak hanya Denny seorang diri, keluarganya pun, anak dan istri seluruhnya dilakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit dan hasilnya negatif Covid 19.

Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, DR H Ahmad Yani MAg menegaskan, tudingan tersebut cenderung menuduh. Padahal hasil uji klinis, dosen tersebut berikut bersama keluarganya tak terbukti sebagai PDP.

"Mendengar informasi yang beredar di masyarakat, kami segera meminta yang bersangkutan dan  keluarganya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit, dan hasilnya negatif Covid 19," katanya.

Yani mengatakan, kasus tudingan terhadap dosen IAIN Cirebon merupakan peristiwa yang kurang baik. Dia mengakui, sebagian masyarakat masih memberikan stigma negatif kepada orang yang  dianggap terkonfirmasi Civid 19.

"Sebagian cenderung reaktif terhadap informasi yang belum valid," tandas Yani. (din)

Presiden Jokowi Tunaikan Zakat, Infak Dan Sedekahnya Melalui BAZNAS


JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo menunaikan Zakat, Infak dan Sedekahnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Karena dalam kondisi pandemi serta menjalankan protokol pencegahan Covid-19, pembayaran zakat oleh presiden kali ini dilakukan secara online melalui video conference, Selasa (12/5).

Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana pembayaran zakat secara langsung dihadiri Presiden, jajaran menteri, kepala lembaga, hingga direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pembayaran zakat Ramadhan secara online ini dilakukan terbatas oleh Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden, KH. Ma'ruf Amin serta beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Pembayaran zakat Presiden, Wakil Presiden dan jajaran pimpinan negara ini diterima secara langsung oleh Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA. CA.

"Meskipun dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi komunikasi, Alhamdulillah, Presiden Jokowi secara konsisten kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan membayarkan zakat melalui BAZNAS yang telah dirintis beliau sejak Ramadhan 2016 lalu,” kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bambang Sudibyo, saat dalam laporannya.

Bambang Sudibyo menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada kepala negara beserta jajarannya yang memberikan teladan kepada rakyat Indonesia khususnya kaum muslim, untuk membayarkan zakat lebih awal, mengingat di tengah masa pandemi global Covid-19 ini, banyak saudara sesama yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Presiden, Wakil Presiden, jajaran Menteri Kabinet Indonesia bersatu dan para pejabat lain yang telah memberikan keteladanan sebagai pemimpin muslim untuk menunaikan kewajiban ibadah zakat, disaat negara sedang dalam kondisi pandemi. Semoga langkah ini segera diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang beragama muslim untuk segera memenuhi kewajiban zakatnya," ujarnya.

Dalam kegiatan pembayaran zakat tahun 1441 H secara online ini, tak hanya Presiden dan Wakil Presiden saja yang juga menyalurkan zakat ke BAZNAS. Sejumlah menteri pun turut serta mendampingi diantaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri Agama, Fachrul Razi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serta Sekretaris Kabinet RI, Pramono Anung.

Selain itu acara juga diikuti oleh pejabat eselon I Kementerian dan Lembaga, para anggota Direksi dan Komisaris BUMN, dan Pimpinan HIPMI melalui live streaming Youtube untuk berzakat secara online. BAZNAS mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat berzakat seperti Presiden dan Wakil Presiden melalui rekening yang sudah disediakan oleh panitia yakni BRI Syariah 1000783214 a.n Badan Amil Zakat Nasional, atau website BAZNAS: baznas.go.id/bayarzakat. (dade)