Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 15 Juni 2020

Untuk Menjaga Kesehatan Personil, 100 Anggota Kodim 0608/Cianjur Dirapid Tes


FOKUS CIANJUR - Sebanyak 100 anggota personel Kodim 0608/Cianjur yang bertugas di perbatasan, pasar, dan tempat keramaian selama masa Pandemi covid-19, Dirapid tes, Senin (15/6), di Aula Badak Putih, Makodim Cianjur.

"Hari ini kami melaksanakan rapid tes bagi petugas kami yang sering ke lapangan dan ke zona rawan. Kami siapkan 100 personel untuk diperiksa. Tujuan rapid tes untuk mengetahui sejauh mana perkembangan personel di lapangan yang sudah dua bulan lebih kontak dengan warga masyarakat," kata Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Rapid tes tersebut,  dilakukan untuk para Babinsa yang digelar perdana. Selanjutnya rapid tes akan dilakukan kepada anggota Kodim yang tugas di kantor beserta Ibu-ibu Persit. "Berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan, jelas Dandim, tidak ditemukan anggota yang terinfeksi Covid-19, ini yang dirapid tes ada 100 personil hasilnya tidak ada yang terinfeksi covid-19," ujarnya.

Kegiatan tersebut, kerjasama antara Kodim 0608 dengan pemerintah daerah Kabupaten Cianjur. "Kami utamakan khusus yang tugas di lapangan dulu," ungkap Rendra. (dade)

Di Masa Pandemi, FUAD IAIN SNJ Cirebon Perkuat Silaturrahmi Dengan Kegiatan Halal Bihalal dan Seminar Virtual


FOKUS CIREBON - Tali silaturrahmi di masa pandemi, dapat memberikan warna dan kekuatan tersendiri. Untuk itu, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati menggelar Halal Bihalal dan Seminar Virtual, Senin, (15/6/2020).
Acara yang berlangsung via aplikasi Zoom ini bertema “Menakar Kampus Merdeka Untuk Penguatan Ruh Akademik dan Moderasi Islam”.
Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg mengatakan, dalam masa pandemi ini, staf dan dosen, terutama di lingkungan fakultas ini harus tetap memberikan excellent service kepada mahasiswa dan juga masyarakat, sehingga mereka dituntut untuk terus meningkatkan kinerjanya.
Apalagi, kata dia, dengan adanya kebijakan tentang ‘Kampus Merdeka’ maka dibutuhkan berbagai strategi agar FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.
“Oleh karena itu, pada kesempatan silaturahim halal bihalal civitas akademika FUAD ini dilaksanakan pula kegiatan webinar,” ujar Hajam.
Menurutnya, halal bihalal merupakan tradisi. Hanya saja, dalam situasi pandemi sekarang ini pelaksanaanya berbeda, yaitu dengan cara virtual.
“Semoga lepas dari Idul Fitri ini dapat meningkatkan kerja kita, baik dosen maupun karyawan dan mendapat rahmat dari Allah. Jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sekaligus sebagai narasumber dalam acara tersebut, Dr H Sumanta Hasyim MAg memaparkan, minal aidzin wal faidzin menjadi kalimat tahniah setelah berpuasa sebulan penuh. (din)

Minggu, 14 Juni 2020

Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo Tutup Usia


FOKUS JAKARTA - Innalillahi wa innailaihi rojiun, kabar duka datang dari keluarga besar TNI AD. Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, meninggal dunia dalam usia 65 tahun, pada hari Sabtu malam pukul 19.30, tanggal 13 Juni 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, karena Sakit.

Almarhum beserta keluarganya sedang berlibur di Kediaman Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi dan mendadak sakit dengan diagnosa serangan jantung.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (13/6) malam.

Diijelaskan oleh Kadispenad bahwa saat ini, Jenazah Almarhum masih dalam perjalanan dari di RSUD Cimacan menuju ke tempat persemayaman di Rumah Duka dengan Alamat Puri Cikeas Indah No. 08, RT 03 RW 02, Jl. Alternatif Cibubur Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Bogor 16967, Jawa Barat Indonesia dan rencana besok akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada hari Minggu (14/6).

Kadispenad, mengatakan bahwa Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, kelahiran Magelang, 5 Mei 1955 merupakan Kasad ke-27 yang menjabat sejak tanggal 30 Juni 2011 hingga  20 Mei 2013.

"Sebelumnya Almarhum juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad, Panglima Kodam III/Siliwangi dan Komandan Jenderal Kopassus," kata Nefra.

Berbagai tanda jasa kehormatan negara yang dianugerahkan kepada almarhum yaitu Bintang Mahaputra Utama, Bintang Dharma, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Kartika Eka Paksi, Darjah Utama Bakti Cemerlang (Tentera/Singapura), Meritorious Service Medal, SL. Dharma Bantala, SL. Kesetiaan XXIV, SL. Kesetiaan XVI,  SL. Kesetiaan VIII, SL. GOM VII, SL. GOM IX, SL. Ksatria Yudha, SL. Seroja, SL. Dwidya Sistha, SL. Wira Karya 
                                                 "Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, meninggalkan seorang istri bernama Ny. Kiki Gayatri dan dua orang anak bernama Patri Astuti Dewi Anggrain dan Dewanto Edhie Wibowo. Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Almarhum Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo, seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Darat mulai hari Minggu (14/6) selama 7 hari mengibarkan bendera setengah tiang," ujarnya. (dade)

Sabtu, 13 Juni 2020

DPW APBMI DKI Jakarta Jalankan Standar Pelayanan Untuk Mencegah Covid-19


FOKUS JAKARTA - DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Indonesia (APBMI) DKI Jakarta menerapkan pelayanan sesuai ketentuan standar protokol kesehatan untuk mencegah penularan dan penyebaran Pandemi Covid-19, Sabtu (13/6), di Kantor Pelayanan DPW APBMI DKI Jakarta, di Jalan Swasembada Timur XI No. 9, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. 

Ketua DPW APBMI DKI Jakarta, Juswandi Kristanto, mengatakan aktivitas pelayanan di kantor DPW APBMI DKI, melakukan standar pelayanan kepada anggota PBM di Pelabuhan Tanjung Priok itu yakni dengan memberlakukan Jaga Jarak (Phisical Distancing), Shanitizer, menyiapkan tempat cuci tangan serta menggunakan Face Shield (Alat Pelindung Wajah) bagi petugas pelayanan.

"Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 itu, untuk meningkatkan melayani para anggota PBM anggota asosiasi itu yang ada di Jakarta maupun di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Juswandi. 

Dimasa Pusat Berskala Besar-Besaran (PSBB) transisi di DKI Jakarta. Saat ini, DPW APBMI DKI Jakarta beranggotakan sekitar 72 perusahaan yang teregistrasi tahun 2020. 

"Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan PSBB transisi di wilayah DKI Jakarta berlaku sejak 4 Juni hingga 18 Juni 2020," ujarnya.

Bahkan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, telah menerbitkan Surat Keputusan tentang Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Perkantoran/Tempat Kerja pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif..

"PBM di Pelabuhan Tanjung Priok akan selalu menaati aturan pemerintah terkait sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran pandemi Covid-19,” ujarnya. (dade)

Jumat, 12 Juni 2020

100 Orang Pasangan Yang Belum Memiliki Surat Nikah, Secara Hukum Diisbatkan


FOKUS CIANJUR - Sebanyak 100 orang pasangan yang belum memiliki surat nikah alias belum sah secara hukum diisbatkan oleh Kodim 0608 Cianjur dan Pengadilan Negeri Agama Cianjur, Jumat. Ratusan pasangan ini diisbatkan secara hukum di tiga tempat berbeda yakni di Kecamatan Ciranjang, Kecamatan Warungkondang, dan Kecamatan Cipanas.

Kepala Pengadilan Negeri Agama Cianjur Dr. H. Ajib Izudin SH MH, mengatakan Isbat nikah massal berbeda dengan acars nikah massal, kalau isbat nikah mengesahkan pernikahan yang telah dilakukan pada masa lalu tanpa ada bukti hukum atau nikah di bawah tangan.

"Isbat nikah berkaitan dengan hukum pernikahan dan menghasilkan buku nikah resmi, sedangkan nikah siri meski syarat dan rukunnya dilakukan tapi tak mempunyai kekuatan hukum," kata Ajib.

Isbat nikah bisa membantu warga untuk mengurus administrasi kependudukan.

Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, inisiatif adanya isbat nikah karena melihat masih banyak warga Cianjur yang menikah belum secara hukum nasional. Maka bantuan berupa bansos dan lainnya sulit karena tak punya surat nikah, kartu keluarga, dari 371 ribu KK warga miskin di Cianjur ada sekitar 21 ribu yang tak memiliki data kependudukan.

"Meski setelah Isbat nikah tak langsung mendapat bantuan sosial dan sejenisnya, tapi setelah ini warga bisa mengurus administrasi kependudukan. Tujuan digelarnya Isbat nikah ini juga untuk membantu warga prasejahtera sehingga bisa mengurus administrasi kependudukan," kata Rendra.

Ada 100 pasangan yang diisbatkan hari ini, paling tua umurnya 69 tahun paling muda 20 tahun. Seorang peserta Isbat nikah, Abdurohman (52) mengatakan, ia sudah 21 tahun menikah dan mempunyai seorang anak. Namun selama ini ia belum sempat mengurus surat nikahnya.

"Sekarang kami bersyukur bisa mengurus surat surat. Saat menikah dulu ia terkendala ekonomi untuk menghadirkan penghulu di pernikahannya," ungkap Abdurohman.

Senada dengan Abdurohman, seorang warga lainnya, Atep Rahmat (39), juga terkendala ekonomi untuk menghadirkan penghulu saat menikahi istrinya. "Di kampung yang penting selamat dulu, hanya perwakilan keluarga dan beberapa tokoh yang hadir, kami belum mampu menghadirkan penghulu saat itu, saya berterima kasih kepada Dandim karena sudah menggelar acara ini," katanya. (dade)