Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 22 April 2021

Gubernur Jawa Barat Resmikan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmikan Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon.

CIREBON, FC – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil resmikan alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. Gubernur juga berpesan agar pemimpin senantiasa membahagiakan warganya. 

“Alun-alun ini sangat istimewa,” ungkap Gubernur Jabar, H. Mochamad Ridwan Kamil, ST, MUD, usai meresmikan Alun-alun Kejaksan. 

Keistimewaan tersebut diantaranya keberadaan Alun-alun Kejaksan bisa menyelesaikan permasalah kemacetan di Kota Cirebon dengan adanya basement atau ruang bawah tanah yang digunakan untuk parkir. Basement Alun-alun Kejaksan mampu menampung sekitar 70 mobil dan 120 motor.

Tidak hanya basement saja, alun-alun Kejaksan juga memiliki dimensi sejarah yang sangat diperhatikan dalam pembangunannya. 

“Termasuk adanya tugu proklamasi ini,” ungkap Kang Emil, begitu biasa gubernur Jabar disapa.

Selanjutnya Kang Emil mempersilahkan kepada warga untuk memanfaatkan Alun-alun Kejaksan dengan baik. “Saya titip jaga kebersihan,” ungkap Kang Emil. 

Selain itu kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Kang Emil juga berpesan untuk memanjakan tamu yang datang dan gembirakan warganya. 

“Manjakan tamu yang datang dengan fasilitas yang nyaman, manjakan warganya dengan jalan yang lancar, kota yang bersih, jalan kaki yang nyaman, tidak banjir,” ungkap Emil. 

Pada kesempatan yang sama Kang Emil juga mengungkapkan tahun ini revitalisasi alun-alun Kasepuhan juga akan dilakukan. Seiring dengan adanya tol Cipali, pariwisata di Kota Cirebon bisa menyaingi Kota Bandung. 

“Khusus Cirebon kita akan perbanyak hibah bus pariwisata, seperti bandros,” ungkap Emil.

Sementara itu Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, berharap kedepannya alun-alun Kejaksan sebagai ruang terbuka publik dapat difungsikan sebagai tempat edukasi, interaksi, sosial, berdiskusi dan refreshing.

“Sehingga indeks kebahagiaan warga Kota Cirebon akan meningkat,” ungkap Azis. 

Azis juga mengungkapkan saat perencanaan, terdapat banyak saran yang diantaranya agar alun-alun tetap memiliki fungsi tempat salat id dan menampilkan harmoni antara unsur tradisional dan modern.

“Hingga jadilah alun-alun seperti yang sekarang ini,” ungkap Azis. 

Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon dilengkapi fasilitas lapangan utama dan paviliun upacara sehingga dapat digunakan untuk upacara hari besar nasional dan tempat olahraga, taman yang berisikan tanaman hias dan pohon-pohon tinggi, serta shelter untuk pedagang kaki lima (PKL). 

Selain itu, alun-alun Kejaksan juga memiliki bangunan-bangunan lain untuk menambah fungsi yang telah ada. Seperti gerbang masjid yang menjadikan alun-alun Kejaksan menyatu dengan masjid raya At Taqwa, basement yang berfungsi sebagai tempat parkir, gerbang utama yang berbentuk candi Bentar dengan tinggi sekitar 9 meter serta Plaza Memorial.

“Pada Plaza Memorial yang didalamnya terdapat memorial sejarah tugu proklamasi yang ada di Kota Cirebon,” ungkap Azis. 

Selain itu masih ada pula microlibrary yang berfungsi sebagai taman baca dan playground atau tempat bermain anak. 

Sedangkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jabar, Boy Iman Nugraha, ST, menjelaskan alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon merupakan salah satu program strategis Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil.

“Dibangun dengan total dana sekitar Rp44 miliar selama dua tahun anggaran yaitu 2019-2020,” ungkap Boy. (Olan)

BRT Trans Cirebon Menjadi Kendaraan Umum Modern Dengan Fasilitas Full AC dan Wi-fi Gratis

Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon, menjadi pilihan transportasi baru warga Cirebon (Kota dan Kabupaten Cirebon).


CIREBON, FC –  Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon, mulai resmi beroperasi usai dilaunching oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj. Eti Herawati pada Senin (12/4/2021) lalu.

Sejak itu, Trans Cirebon melayani warga yang ingin merasakan naik kendaraan umum modern tersebut. Dapat disebut modern karena bus ini dilengkapi fasilitas terkini, seperti Wi-Fi gratis dan kamera pemantau (CCTV) serta full AC.

Bahkan, yang lebih menarik minat masyarakat untuk naik bus berwarna biru tersebut, tidak dikenakan tarif sejak hari pertama launching sampai tanggal 25 April 2021 mendatang.

Dilihat dari unggahan media sosial resmi milik pengelola BRT Trans Cirebon @brttranscirebon, antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk memanfaatkan transportasi ini. Terlebih di Bulan Ramadan ini, banyak warga yang mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan berkeliling Cirebon naik BRT.

Salah seorang warga yang ditemui saat menikmati perjalanan keliling Cirebon dengan naik BRT, Saeful (28) mengungkapkan, bus ini cukup nyaman, selain fasilitas yang ada di dalam bus, semua yang sudah terjadwal pun berjalan sesuai. 

“Saya naik bus ini dari Halte Kecamatan Kejaksan tepat di jam pemberangkatan 16.01 WIB, saya datang beberapa menit sebelumnya, dan benar bus datang tepat waktu,” ungkapnya.

Diungkapkan Saeful, fasilitas yang tersedia khususnya Wi-Fi gratis sangat bermanfaat untuk mengisi waktu sampai dirinya tiba di tempat tujuan. 

Menurutnya, kecepatan WiFi di BRT terbilang cepat, terlihat dari banyaknya anak-anak yang bermain game online saat naik bus ini dan tidak ada satupun yang mengalami loading. 

“Naik BRT Trans Cirebon di masa pandemi Covid-19 ini, protokol kesehatan juga diterapkan, sebelum naik saya dicek suhu tubuh dan disediakan hand sanitizer di pintu masuk,” katanya.

Terkait masih gratis naik BRT sampai 25 April 2021, Saeful mengungkapkan, di dalam bus petugas pun memberi penjelasan cara pembayaran non tunai apabila masa gratis tersebut selesai. 

“Saya dicontohkan membayar tiket dengan cara non-tunai, harga tiketnya sendiri itu Rp 5000 untuk umum dan Rp 3500 untuk pelajar,” ucapnya.

Tidak hanya pembayaran non-tunai seperti menggunakan OVO, Gopay, Shopee Pay dan sejenisnya melalui QRIS. Naik Trans Cirebon juga bisa bayar tunai.

Terkait kapasitas, di dalam bus keluaran Isuzu ini, bisa masuk 30 orang penumpang untuk sekali jalan, akan tetapi mengingat saat ini masih masa pandemi Covid-19, jadi hanya 50 persen dari jumlah tersebut

Sementara, Sopir BRT yang saat itu bertugas, Robi mengungkapkan, membawa bus ini tidak bisa sembarang menaikkan dan menurunkan penumpang, semua harus di halte yang sudah disediakan.

“Kami ada jadwal tiba di halte, jadi kami tidak bisa naik turunkan penumpang selain di halte,” ungkap pria yang sebelumnya berprofesi sebagai sopir angkutan ekspedisi tersebut.

Menurutnya, bus ini pun berhenti sekitar 1-2 menit di setiap halte, baik ada penumpang yang menunggu ataupun tidak, kecuali di Halte Dukuh Semar, bus berhenti sedikit lama sekitar 15 menit. “Kecepatan pun tidak melebihi 40 km/jam,” ujarnya.

Selain di Kecamatan Kejaksan, halte juga ada di Balai Kelautan, Yos Sudarso, Karang Anom, Dukuh Semar, SMPN 8 dan Monumen Juang.

Saat ini, koridor yang beroperasi yakni koridor satu jalurnya dari Terminal Dukuh Semar – Jalan Pesantren – Jalan Ahmad Yani – Jalan Brigjend Dharsono – Jalan Kedawung – Jalan Pilang Raya – Jalan Slamet Riyadi – Jalan Diponegoro – Jalan Samadikun – Jalan Sisingamangaraja – Jalan Benteng – Jalan Yos Sudarso – Jalan Kesunean – Jalan Kalijaga – Jalan Ahmad Yani (Via bawah) – Jalan Pesantren.

Untuk koridor berikutnya nanti akan ada halte melewati Kabupaten Cirebon, pengelola masih mempersiapkannya.

Diketahui, Wali Kota Cirebon, Drs H. Nashrudin Azis SH mengungkapkan, sudah dua tahun BRT diterima Pemda Kota Cirebon, namun tak kunjung dioperasionalkan.

Bahkan ada sejumlah pihak yang akhirnya menyarankan agar BRT itu dikembalikan lagi. “Tapi masa kita yang minta lalu kita yang mengembalikan,” ungkap Azis. 

Untuk itu pihaknya berupaya dengan segala potensi yang dimiliki agar BRT Trans Cirebon ini bisa beroperasi. 

“Alhamdulillah akhirnya kerjasama hari ini bisa terwujud. Sehingga bisa mengoptimalkan pemanfaatan BRT Trans Cirebon untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Azis.

Keberadaan BRT Trans Cirebon diyakini akan membuat Cirebon menjadi kota yang semakin maju. 

“Salah satu ciri kota yang maju yaitu adanya angkutan umum massal seperti bus,” ungkap Azis. 

Selanjutnya jika dalam pengoperasian BRT Trans Cirebon ini ada sejumlah kendala, Azis meminta dinas terkait dan pengelolanya untuk tidak patah semangat. 

“Yang membuat saya bahagia, BRT Trans Cirebon mengoptimalkan pembayaran secara digital dengan melibatkan Bank Indonesia dan BJB,” ungkap Azis. (Nur)

Rabu, 21 April 2021

IAIN Cirebon Ikut Kompetisi IPPBMM Ke VIII di IAIN Sunan Kalijaga Jogyakarta

IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam kanal youtube dalam rangka kompetisi IPPBMM Ke VIII tahun 2021 di IAIN Sunan Kalijaga, Jogyakarta.


CIREBON, FC - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon akan berpartisipasi dalam ajang Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VIII PTKIN yang akan berlangsung di IAIN Sunan Kalijaga, Jogyakarta, Jawa Tengah.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.PdI menyatakan bertanding dengan semangat fair play adalah komitmen IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan seleksi yang ketat, training center, sekaligus pembinaan mental. "Pada prinsipnya persiapan kami sudah maksimal,” ujar Arifin.


Arifin juga menyebut bahwa IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam IPPBMM VIII kali ini bisa berjalan baik dan maksimal. "Ya, kami sudah siap, semoga semua berjalan baik dan maksimal," harapnya.

Terkait kesiapan para kontingen, Arifin menandaskan bahwa para kontingennya sudah diberikan pembekalan mental. Dan Arifin sudah memprediksi bahwa tahun ini, pertandingan antar PTKIN akan berlangsung makin ketat.

"Pada ajang unjuk kebolehan dalam bidang olahraga dan seni tahun ini, IAIN Syekh Nurjati Cirebon  mendelegasikan mahasiswa terbaiknya untuk berpartisipasi dalam event tersebut. Dan kami berharap semoga kita sukses dalam ajang bergengsi ini," paparnya.

Sementara itu, dalam kanal youtube IAIN Syekh Nurjati Cirebon di https://youtube/uYLE5gCqpuI IAIN Cirebon berpartisipasi ikut dalam kompetisi IPPBMM yang ke-8 tahun 2021 di UIN Sunan Kalijaga.


"Kami kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon cabang VLOG berharap mendapat doa dan support, baik like, komen maupun subscribe pada video tersebut," ujar Arifin. (din)

Sabtu, 17 April 2021

Saling Berbagi di Momen Ramadhan 2021, Disdik Jabar Canangkan Program Rantang Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi


BANDUNG, FC - Siswa didik di Jabar, baik itu SMA, SMK dan SLB diajak untuk dapat saling berbagi di momen Ramadan 2021 ini. Hal tersebut seiring dengan hadirnya  program 'Rantang Siswa' yang diinisiasi Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar.

Melalui program ini, setiap siswa maupun siswi akan memberikan satu porsi makanan untuk tetangga atau warga yang membutuhkan. 

"Makanan itu bisa buatan rumah atau masakan yang mereka buat sendiri untuk disampaikan kepada tetangga, kolega, teman, anak yatim lansia dan sebagainya. Lalu mereka foto dan kirim ke #rantangsiswa di Instagram," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi, Sabtu (17/4/2021).

Dedi mengaku, ditargetkan ada 50 ribu rantang yang dapat dibagikan hingga Sabtu 24 April 2021 nanti. Namun dia optimis dapat melebihi angka tersebut bilamana satu sekolah terdapat 100 siswa yang turut serta menjalani kegiatan ini. 

"Sekarang yang sudah konfirmasi di SMA ada 25.500, SMK 14.400 dan SLB 2.100, jadi baru 42.500.  Nah, target yang ditetapkan oleh panitia 50 ribu. Tapi pada tanggal 24 (April) saya punya keyakinan itu bisa mencapai 80 ribu. Itu tersebar di 27 kabupaten/kota," paparnya. 

Dedi menyampaikan, Rantang Siswa ini merupakan kepanjangan dari Program Milenial Smart Tren Ramadan Virtual yang diluncurkan, Jumat (16/4/2021). Gagasan yang melibatkan Kemenag dan Ikatan Remaja Mesjid ini diharapkan bisa menumbuhkan budi pekerti guna membentuk siswa yang mutakin. 

"Menjadi mutakin harus memiliki 3T, yakni taklim (pembelajar), ta'dib (pembiasaan), dan takzim (santun)," ucapnya. 

Selain Rantang Siswa, Dedi menambahkan, dalam Program Milenial Smart Tren Ramadan juga terdapat sejumlah kegiatan yang dapat diikuti oleh siswa maupun siswi.

Program yang dilaksanakan mulai 16 April hingga 11 Mei 2021 ini akan diisi berbagai kegiatan, mulai dari Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi), Kajian Islam di Sekolah (KIDS), menulis mushaf Al-Qur'an hingga Buka Bersama On The Screen (BUBOS). 

"Untuk penulisan mushaf di tanggal 17 Ramadan, ada 165 sekolah yang terlibat dan ada 9.965 siswa akan menulis mushaf," katanya. 

Selain untuk siswa, rangkaian kegiatan ini juga diperuntukkan bagi guru melalui program "Sapa Bataru". Nantinya, seluruh guru di perumahan Bataru akan mengadakan buka bersama di halaman rumah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Kita dari Disdik akan melihat melalui drone dan menyapa langsung dari sini," ucap dia. 

Dedi menegaskan, sejumlah kegiatan dalam Milenial Smart Tren Ramadan dikemas agar pelaku pendidikan dapat membiasakan diri dalam menyikapi adaptasi kebiasaan baru. Terlebih untuk para anak didik, di mana selama satu tahun mengalami pandemi Covid-19 mempengaruhi psikologis mereka. 

"Terlebih, nanti mulai Juli kita akan mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Karena itu ini menjadi salah satu persiapan kami di Jawa Barat," pungkasnya. (Sugeng)

Atalia Praratya Ridwan Kamil Positif Terpapar Covid 19

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Ketua TP PKK Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil.


BANDUNG, FC - Pergerakan Virus Covid 19 masih harus terus diwaspadai. Selain yang terpapar jumlahnya cukup signifikan, imbauan pemerintah dengan tetap melakukan Prokes pada setiap aktivitas, bisa menjadi salah satu kunci dalam pencegahan. Karena virus covid 19 bisa menyerang siapa saja.

Di tempat terpisah, tersiar kabar jika Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil positif Covid-19.

Hal itu disampaikan langsung Atalia melalui akun resmi instagramnya.

“Hari pertama masih kaget baru dikabari. Bingung ketularan di mana karena memang saya ketemu banyak sekali orang dan masyarakat,” kata Atalia dalam video yang ia unggah pada Sabtu (17/4/2021).

“Saya berharap teman-teman dan juga orang-orang dekat dengan saya tidak ada satupun yang tertular,” imbuh Atalia.

Atalia menuturkan, protokol kesehatan diterapkan dengan ketat dalam setiap kegiatannya, terutama memakai masker.

Ia pun selalu membawa dan menggunakanhand sanitizer.

“Saya termasuk orang yang apik sekali menggunakan masker. Ke mana-mana juga suka diingatkan hand sanitizer, tetapi kehendak Allah SWT seperti itu, dan agak kaget. Mohon doa dari semuanya,” ucap Atalia.

Meski terkonfirmasi positif Covid-19, Atalia mengaku kondisinya saat ini baik-baik saja. “Tidak terasa apa-apa, penciuman normal, hanya kemarin, kepala sedikit pening. Saya pikir karena kehujanan,” katanya.

Atalia meminta kepada orang-orang yang pernah berkontak dengannya untuk memeriksa dan memantau kesehatannya.

“Keluarga besar Pakuan (rumah dinas) alhamdulillah, termasuk Pak Gubernur, Arka, Adc, Walpri, dan lain-lain nonreaktif semua,” kata Atalia.

“Kepada yang merasa ada kontak erat dengan saya, mohon sekali untuk segera melakukan pemeriksaan,” harap Ketua Tim TP PKK Provinsi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil. 

Sumber: Humas Provinsi Jabar (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Provinsi Jabar Setiaji)