FOKUS CIREBON, Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar Ujian Terbuka Program Pascasarjana dengan Promovendus, Dr. Nuridin, SSos, kegiatan tersebut dilaksanakan di aula gedung pascasarjana lantai 3 dengan memperhatikan prokes.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 19 Agustus 2021
Pascasarjana IAIN Cirebon Menggelar Ujian Terbuka dengan Provinsi Dr Nuridin S.Sos
Rabu, 18 Agustus 2021
Banyaknya Permintaan Plasma, Dharma Wanita IAIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Donor Darah
FOKUS CIREBON, FC - Banyaknya permintaan masyarakat yang membutuhkan plasma konvalesen, membuat Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon memfasilitasi kegiatan donor plasma, Rabu (18/8/2021).
Kegiatan dengan sasaran mahasiswa, dosen dan masyarakat umum penyintas Covid-19 ini, di apresiasi banyak pihak.
Kegiatan tersebut digelar di kampus IAIN Cirebon, tepatnya di gedung Fakultas UAD, selain mendapat apresiasi juga mendapat respon positif dari berbagai elemen.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 orang peserta pada hari pertama hadir dalam kegiatan donor plasma yang berlangsung di gedung Fakultas UAD.
Namun dari kesepuluh peserta, dua peserta belum bisa mendonorkan plasmanya karena kesehatan belum membaik.
Eha Julaeha, Ketua Pelaksana mengatakan, bahwa alasan adanya kegiatan ini karena mengingat banyak sekali masyarakat yang membutuhkannya.
“Darma wanita melaksanakan kegiatan ini karena banyak yang membutuhkan plasma konvalesen,” ujarnya.
Beberapa tahapan skrining harus dilalui pendonor, salah satunya dengan menunjukkan surat negatif, dan sudah 14 hari sembuh dari Covid-19.
“Ada surat positif, harus menunjukkan surat sembuh dari Covid-19, kalau memang ada dari luar kampus kita layani,” jelasnya.
Eha mengatakan kegiatan donor plasma akan terus ada sampai dengan tercukupi kebutuhan plasma konvalesen di PMI Kabupaten Cirebon.
Pihaknya mengaku akan memfasilitasi pendonor sampai dengan jemput bola ke lokasi pendonor. (din)
Dirjen Pendis Kementerian RI Buka Secara Online PBAK IAIN Cirebon
FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan pembukaan Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2021 yang dilaksanakan secara VIRTUAL.
Pada kegiatan tersebut diawali dengan sambutannya Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Muh. Ali Ramdhani, MT, menyampaikan bahwa selama dua tahun terakhir ini, karena pandemi covid 19 yang masih mendera bangsa indonesia dan juga umat manusia dipelbagai belahan dunia
"Kita dipertemukan secara virtual termasuk dalam momentum Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK)," ujarnya.
Dalam pertemuan ini, Dirjen Pendidikan Islam juga menyampaikan selamat kepada mahasiswa-mahasiswa baru yang telah lolos seleksi dari ribuan calon mahasiswa yang antri daftar di PTKI dan diterima di pilihan jurusannya masing-masing.
“Pilihan anda sudah sangat tepat menjadi bagian dari kampus kebanggaan Indonesia, karena PTKI adalah masa depan Indonesia dan Indonesia masa depan” terangnya dihadapan seluruh peserta kegiatan PBAK Virtual ini.
Diakhir sambutannya beliau menyampaikan sebagai manusia yang hidup di abad ini, kita sedang memasuki sebuah era yang disebut dengan era revolusi industri 4.0, sebuah era yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat dengan ciri yang menonjol kehidupan yang memerlukan dukungan teknologi dan kita harus bersahabat dengan teknologi, mahasiswa harus bisa beradaptasi terutama dengan kemungkinan mesin menggantikan pekerjaan lulusan perguruan tinggi, mahasiswa harus dididik dengan pengetahuan dan keterampilan yang belum bisa dilakukan oleh mesin, kecerdasan buatan/artificial intelligences. Rabu (18-08)
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. H. Ilman Nafi’a, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan acara pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun akademik 2021/2022 diikuti oleh 3100 mahasiswa dan dilaksanakan dengan metode online sesuai dengan petunjuk teknis dari Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dan Kasubdit Sarana, Prasarana, dan Kemahasiswaan Kementerian Agama.
Dengan tema PBAK “Generasi Unggul Intelektual, Emosional, dan Spiritual dengan Kompetensi Digital”, kegiatan PBAK virtual dapat terlaksana karena bantuan dan dukungan dari panitia dan tim teknis.
Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr. H. Sumanta, M.Agmemberikan sambutan, sekaligus membuka kegiatan PBAK IAIN Syekh Nurjati Tahun 2021 disertai dengan pemukulan gong, dalam sambutannnya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan 2 hal.
Pertama, ucapan tahniah ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru, saat inilah kita memasuki pintu gerbang untuk mengasah kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
"Di lembaga ini kita akan bergabung, kita akan menjadi keluarga besar, yang satu dengan yang lainnya saling bersinergi untuk memajukan lembaga dan untuk membesarkan diri kita masing-masing," ujarnya.
Kedua, ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa baru yang telah memilih IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadi kawah candradimuka, penggemblengan diri, pendewasaan menjadi pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah. (din)
Selasa, 17 Agustus 2021
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sampaikan Pesan Presiden RI Pada Upacara HUT RI Ke 76
FOKUS CIREBON - Upacara HUT RI Ke 76 di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan pesan penting kepada seluruh civitas akademika IAIN Cirebon. Hal itu disampaikan langsung oleh Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag selaku Inspektur Upacara.
Jadikan HUT Ke-76 RI untuk Wujudkan Indonesia Lebih Tangguh dalam Hadapi Semua Persoalan
KABUPATEN CIREBON.- Pemerintah Kabupaten Cirebon melaksanakan Upacara Peringatan HUT-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 secara sederhana di Kantor Setda, Selasa (17/8/2021).
Dalam upacara tersebut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menjadi Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih.
Tampak hadir, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si bersama unsur Forkopimda, Para Veteran Kemerdekaan dan para undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, melalui momentum upacara HUT Kemerdekaan tahun ini diharapkan bisa mewujudkan Indonesia menjadi tangguh dalam menghadapi semua persoalan, terutama pada pandemi Covid-19.
"Peringatan tahun sekarang sama seperti tahun lalu dilakukan secara sederhana sesuai prokes. Sebab, pandemi Covid-19 masih ada. Akan tetapi perayaan ini tidak mengurangi rasa khidmat sesuai pesan-pesan dari patriot pendahulu kita yang merebut kemerdekaan," katanya.
Imron mengungkapan, kemerdekaan merupakan rahmat dan anugrah yang tak ternilai dari Allah yang telah diperjuangkan oleh para pejuang dengan linangan air mata, keringat dan darah. Bahkan dengan mengorbankan jiwa raga.
"Kemerdekaan ini merupakan titik awal bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan semua harapan berbangsa dan bernegara yang tertuang dalam UUD 1945," katanya.
Imron menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk mengikuti vaksinasi yang sudah diadakan oleh Pemkab Cirebon untuk mencegah penyebaran Covid-19.
"Kami menargetkan 70 persen warga Kabupaten Cirebon sudah divaksin untuk mencapai kekebalan tubuh. Tujuannya adalah untuk melindungi 30 persen kelompok yang tidak boleh divaksin seperti orang mempunyai penyakit bawan dan anak dibawah 12 tahun," katanya.
Selain itu, Imron mengajak semua komponen masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan di masa pandemi ini agar Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19.
"Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sejahtera sesuai amanat kemerdekaan. Juga agar terselenggaranya kesinambungan sendi-sendi perekonomian, khususnya di Kabupaten Cirebon," katanya. (Bam)















