Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 25 November 2021

Peringati Hari Guru Nasional, Mahasiswa dari Sejumlah Perguruan Tinggi Mendedikasikan Sebuah Karya Berbentuk Booklet

FOKUS CIREBON - Hari Guru Nasional menjadi moment mahasiswa dari berbagai Universitas untuk karya kolektif dalam menjawab tantangan pendidikan di era Covid 19.

Kolaborasi mahasiswa tersebut di antaranya IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Universitas Sriwijaya Palembang, dan Universitas Lampung. 

"Kesempatan di hari guru ini dijadikan bukan hanya sekedar ajang share pamflet ucapan selamat hari guru saja, melainkan sebagai momentum untuk memperingati perjuangan para guru di Indonesia sekaligus mendedikasikan sebuah karya berbentuk booklet," kata Omar Qad Panity, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (25/11/2021).

Menurut Omar, kolaborasi ini dilakukan secara online tanpa bertemu satu sama lain. "Kami memberikan ide gagasannya guna menjawab problematik pendidikan di era pandemi di mana pembelajaran yang berlangsung secara daring/online, khususnya di tingkatan Sekolah Dasar (SD)," terangnya.

Omar menjelaskan, bahwa pembelajaran daring ini, para siswa seringkali merasa jenuh, stress, karena banyaknya tugas yang diberikan oleh guru selama pembelajaran jarak jauh serta yang lebih mendesak adalah jarangnya bahkan tidak adanya interaksi yang intens antar guru dan murid.

Berangkat dari keresahan bersama, juga adanya tantangan karena mengikuti Inventra Ideathon, dari BMKA Salman ITB. Sebuah program ide solusi atas permasalahan dengan temanya Merdeka Covid-19, dan tim kami memilih kontributif di sektor Pendidikan. 

"Mengangkat permasalahan siswa SD ini penting, tetapi sasaran kami mengarah pada para tenaga pengajar, tenaga pendidik, para guru bahkan juga calon guru. Karena solusi berupa booklet yang bukan sembarang booklet, karya ini berisi Social Emotional Learning (SEL)," ujarnya.

Menurut Omar, SEL ini sebuah metode pembelajaran yang diadopsi dari sistem pembelajaran di luar negeri dan masih jarang diterapkan di Indonesia. Inovasi berupa metode ini meningkatkan kemampuan emosional serta sosial anak, untuk akhirnya bisa timbul sebuah interaksi. "Lagi-lagi bukan hanya sekedar interaksi tetapi yang bisa mentransfer 9 value dari SEL itu sendiri seperti Self Awareness, Emphaty, dan lainnya," tuturnya.


Dengan solusi ditawarkan ini, Omar berharap dapat membantu para guru ataupun tenaga pengajar lainnya di Indonesia, khususnya di Cirebon. Untuk dapat lebih asik dan senang lagi berinteraksi dengan muridnya, begitu pun murid yang ditingkatkan keterampilan emosional dan sosialnya oleh gurunya.

Dijelaskan, bahwa Booklet SEL yang dibuat sangatlah mudah dipahami dan memiliki visualisasi yang menarik untuk dibaca dan diterapkan. Selain itu juga sudah mendapatkan testimoni dari  berbagai profesi seperti tokoh pendidikan, ahli parenting psikologi, dosen bimbingan konseling, guru SD, juga mahasiswa yang memiliki ruang mengajar anak SD.

Sementara proses pembuatan booklet ini berjalan kurang lebih 1 bulan dari mulai pencarian masalah, perumusan ide, penyaringan dan pemasukan konsep SEL, tahap revisi, sampai ke presentasi final di program Inventra Ideathon akhir pekan kemarin.

“Indonesia sudah terlalu banyak memiliki mahasiswa yang cerdas, tetapi masih jarang mahasiswa yang cerdas, melayani dengan tulus, dan berani. Sekarang bukan lagi eranya berkompetisi, melainkan saling berkolaborasi satu sama lain. Untuk itu, mari sama-sama bergerak kolaborasi untuk membangun Pendidikan di Indonesia Maju.," tandasnya. (din)

Program P2WKSS Tingkatkan Peran Perempuan dalam Proses Percepatan Pembangunan


KABUPATEN CIREBON - Peran perempuan sangat membantu dalam semua aspek kehidupan, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. Bahkan, pemerintah sekarang sudah tidak membedakan gender baik itu perempuan maupun laki-laki. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat membuka acara Monev Akhir P2WKSS di Desa Wilulang Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon, Kamis (25/11/2021). 

Menurutnya, hakikat dari program P2WKSS ini untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam proses percepatan pembangunan, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. 

"Jadi, keberpihakan pemerintah kepada kaum perempuan sangat besar sekali. Bahkan, sekarang semua peran yang biasa dilakukan laki-laki bisa juga dilakukan kaum perempuan," kata Bupati Imron. 

Imron mengatakan, peran perempuan sangatlah penting dalam kehidupan bernegara. Sebab, hingga saat ini keterlibatan perempuan sangatlah nyata. 

"Kita lihat di bidang politik, perempuan harus 30 persen walaupun yang menang di legislatif banyaknya laki-laki. Artinya, pemerintah memberikan keleluasaan bagi kaum perempuan karena semuanya mempunyai kedudukan yang sama," ujarnya.

Selain itu, kata Imron, program P2WKSS ini untuk memberikan kesadaran kepada perempuan agar bisa berkiprah di dalam keluarganya. Bagaimanapun mereka harus meningkatkan peran wanita dalam kesehatan dan kesejahteraan keluarganya. 

Bahkan, kata Imron, program P2WKSS di Desa Wilulang ini sangatlah tepat.  Sebab, Desa Wilulang kini sangatlah berubah setelah ada program P2WKSS ini. 

"Bahwa Desa Wilulang dulunya desa yang tertinggal dan sampai terlihat kumuh. Tetapi hasil dari kerja kuwu, pengurus desa, masyarakat dan peran ibu-ibu dengan program P2WKSS akhirnya ada kesadaran bagaimana desa tersebut bisa bangkit dan maju sampai sekarang," katanya. 

"Di dalam verifikasi akhir P2WKSS ini saya berharap masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan peran wanita agar daerah maju serta masyarakat lebih sejahtera," tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Hj. Enny Suhaeni, SKM, M.Kes mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon menunjuk Desa Wilulang Kecamatan Susukanlebak sebagai lokasi program terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera (P2WKSS) tahun 2021.

"Ini bertujuan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat dan sejahteran serta meningkatkan kedudukan, peran dan kemampuan ketahanan mental dan spiritual kaum perempuan melalui kegiatan lintas sektoral bidang pembangunan pemberdayaan masyarakat pedesaan," kata Enny. 

Di tempat yang sama, Ketua Tim Verifikasi Provinsi Jabar, dr. Siska Gerfianti mengatakan, Pemprov Jabar terus menyelenggarakan berbagai program di antaranya P2WKSS ini. 

"Sehingga, bagaimana desa yang tadinya tertinggal itu menjadi menggeliat dan bisa maju. Ini tentu saja sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni terwujudnya Jabar juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi," katanya. 

Siska menjelaskan, butuh peran serta semua pihak dalam pembangunan di desa. Sebab, dengan kemajuan di desa bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. 

"Kita liat Desa Wilulang berubah luar biasa. Bagaimana kita menciptakan manusia yang berbudaya berkualitas bahagia sudah terlihat di sini. Ini semua berkat partisipasi masyarakat. Layanan publik bagus, pelatihan untuk menjadikan perempuan meningkat kualitasnya. Sehat, produktif dan sejahtera. Kelihatannya beberapa indikator sudah masuk," ujarnya. 

Selain itu, kata Siska yang terpenting adalah bagaimana masyarakat bisa bahagia dengan diberikan pelayanan publik yang inovatif sehingga partisipasi dalam pembangunan juga tinggi. 

"Nanti bisa diukur dalam indikator pembangunan. Karena program P2WKSS ini merupakan program peranan wanita dalam pembangunan," katanya. (bam)

Rabu, 24 November 2021

Kerjasama Pemkab Cirebon dengan Antara Digital Media, Siap Pasang Videotron


KABUPATEN CIREBON - Antara Digital Media yang merupakan anak perusahaan Perum LKBN ANTARA yang bergerak di bisnis media digital menjalin kerjasama dalam bidang informasi publik. 

Hal tersebut disampaikan Darmadi,   Chief Executive Officer (CEO) Antara Digital Media, seusai audiensi dengan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan dinas terkait di Pendopo Bupati Jalan Kartini Kota Cirebon, Rabu (24/11/2021). 

Menurut Darmadi, pertemuan ini baru pembahasan rencana dari Antara Digital Media untuk memberikan bantuan  videotron untuk Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Kami berencana memberikan bantuan satu videotron untuk Kabupaten Cirebon," katanya. 

Darmadi menjelaskan, Antara Digital Media yang merupakan anak perusahaan LKBN ANTARA mempunyai program yang dinamakan "Tersebar Satukan Negeri". Bahkan, sekarang sudah sebagian daerah di Indonesia sudah melakukan kerjasama. 

"Di Kabupaten Cirebon kami akan memasang videotron. Tidak hanya Kabupaten Cirebon, di semua daerah di Indonsia juga ke depan kami akan pasang. Karena ini merupakan program nasional yang bertujuan untuk membangun Indonesia lebih utuh lagi dan lebih bersatu lagi," katanya. 

Ia pun mengungkapkan, keuntungan dengan adanya videotron dari Antara Digital Media ini, Kabupaten Cirebon bisa terekspose di tingkat nasional, bahkan internasional. 

"Manfaatnya dengan adanya videotron ini akan membantu Kabupaten Cirebon untuk mengskspose potensi-potensi yang ada di wilayahnya, nanti akan masuk ke jejaring kami. Sehingga apa yang menjadi unggulan dari Kabupaten Cirebon bisa terlihat di penjuru Nusantara. Begitupun sebaliknya, di media kami ada konten-konten dari semua daerah masuk ke Kabupaten Cirebon," kata Darmadi.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, pemberian bantuan videotron ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Cirebon dengan Antara Digital Media  dalam bentuk informasi publik. 

Menurutnya, dengan adanya videotron ini ke depan potensi yang ada di Kabupaten Cirebon bisa tersebar luas. 

"Ini salah satu bentuk untuk memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, bahkan hingga tingkat nasional maupun internasional. Soalnya informasi di semua daerah nanti kita bisa mengetahui. Ada juga informasi dari luar negeri karena mereka sudah kerjasama dengan Malaysia dan negara lainnya," katanya.

Lanjut Imron, untuk penempatan videotron sendiri, pihaknya sedang melakukan survei di lapangan. Sebab, videotron tersebut harus bisa dinikmati masyarakat pada umumnya. 

"Kita liat dulu, di mana titik lokasi videotron itu sendiri. Saya inginkan sih lokasinya strategis dan banyak masyarakat yang melewatinya, sehingga informasi yang ada di videotron tersebut bisa terlihat masyarakat luas," tambahnya.

Selain itu, kata Imron,  banyak keuntungan kerjasama dengan Antara Digital Media ini. Sebab, potensi yang ada di Kabupaten Cirebon nantinya terkoneksi dengan pusat sehingga bisa tersebar di penjuru Nusantara melalui videotron ini. 

"Sekarang bagaimana kita memberikan suguhan untuk menjual potensi Kabupaten Cirebon, sehingga masyarakat Indonesia bisa mengetahui tentang Cirebon itu sendiri, dan sebaliknya masyarakat Kabupaten Cirebon juga bisa melihat apa potensi di daerah lain," ujarnya. (din)

Sekda Rahmat Berharap Program BPR Milik Kabupaten Cirebon Bisa Bantu Rakyat Kecil di Masa Pandemi

KABUPATEN CIREBON - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno, menghadiri rapat pleno Tim Percepatan Keuangan Akses Daerah (TPAKD) di Hotel Luxton Kota Cirebon, Rabu (24/11/2021).

Kabupaten Cirebon sudah memiliki sejumlah produk perbankan yang selaras dengan percepatan akses keuangan daerah.

Beberapa produk tersebut di antaranya, Program Kredit Pedagang Pasar Tradisional Sing Utama (Keppincut) oleh Perumda BPR Kabupaten Cirebon (Bank BKC) digulirkan sejak bulan April 2021.

Rahmat mengatakan, program tersebut yakni pinjaman modal kepada pedagang dengan sistem pembayaran mingguan dengan tujuan untuk memberantas rentenir.

"Target pertumbuhan kredit sebanyak Rp 1,36 miliar, "kata Rahmat".

Kemudian, untuk BPR Astanajapura memiliki dua program unggulan, di antaranya program untuk pedagang pasar (Kipas) dan produk pinjaman untuk rakyat (Pantura). Keduanya digulirkan sejak Maret 2021.

Rahmat mengatakan, adanya program dari BPR milik Kabupaten Cirebon diharapkan bisa membantu rakyat kecil di tengah masa pandemi Covid-19. "Ini juga supaya mereka tetap menjalankan usahanya," kata Rahmat.

Dalam rapat tersebut hadir Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon Fredly Nasution, Deputi Bidang Pemberdayaan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cirebon Tri Adi, Direktur Operasional Perumda BPR Kabupaten Cirebon (Bank BKC) Asna dan sejumlah pejabat lainnya. (din)

Selasa, 23 November 2021

Gandeng KPK, Proses Open Bidding di Pemkab Cirebon Bakal Dipantau dan Diawasi

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag


KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan Kabupaten Cirebon. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag saat membuka acara seleksi open bidding untuk Eselon II secara virtual di ruang rapat bupati kantor Setda, Selasa (23/11/2021). 

Dalam pelaksanaan open bidding ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta pendampingan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, test Open Bidding ini dilakukan secara terbuka. Bahkan, siapa saja bisa mendaftarkan diri asalkan sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Proses seleksi ini dilakukan secara transparan tanpa intervensi dengan mengedepankan ketentuan undang-undang yang berlaku. Tidak ada lagi sistem yang bermain di belakang layar yang menentukan suatu jabatan. Kami serahkan sepenuhnya kepada panitia atau timsel," katanya.

Imron menjelaskan, dalam proses open bidding ini, Pemkab Cirebon mendapatkan pendampingan dari KPK RI. Bahkan, KPK nantinya akan melakukan pengawasan dan memantau jalannya proses open bidding tersebut.

"Kami berharap dengan adanya pendampingan dari KPK, pelaksanaan open bidding bisa berjalan dengan lancar serta dapat menghasilkan orang-orang yang lebih baik dan mampu untuk bekerja demi kemajuan Kabupaten Cirebon," ujar Imron.

Ia berharap kepada para peserta yang nantinya lolos dalam seleksi, mampu menjalankan tugas dan mampu membawa perubahan untuk Kabupaten Cirebon. 

"Namanya seleksi, yang mendaftar banyak dan yang dicari hanya satu jabatan. Sehingga nanti yang sudah lolos diharapkan mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cirebon serta ikut membantu dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon," kata Bupati Imron.

Sementara itu, perwakilan dari KPK RI, Linda mengatakan, Kabupaten Cirebon menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pendampingan dari KPK. Sebab, Kabupaten Cirebon pada tahun 2018 pernah terjadi tindak pidana korupsi. 

"Saya harap tahun 2018 kemarin jangan terulang kembali. Ini upaya kita dalam pencegahan tindak pidana korupsi," katanya.

Linda menjelaskan, KPK sekarang sedang menyoroti beberapa bidang yang rentan terjadinya tindak pidana korupsi di dalam pemerintahan baik kota maupun kabupaten. 

"Kami (KPK, Red) tetap berupaya melakukan pencegahan tindak pidana korupsi, salah satunya yang rentan terjadinya korupsi yakni pada bidang penganggaran APBD, pengadaan barang jasa, perizinan, manajemen ASN, manajemen pajak dan tata kelola keuangan desa dan lainnya," katanya.

Adapun jumlah peserta seleksi open bidding Eselon II yaitu: Kepala Dinas Kesehatan sebanyak 4 orang, Kepala Disdukcapil sebanyak 6 orang, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan sebanyak 3 orang, Kepala Diskominfo sebanyak 5 orang, Kepala Pelaksana BPBD sebanyak 3 orang, Direktur RSUD Waled sebanyak 4 orang, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah sebanyak 8 orang. (Nur)