Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 06 Desember 2021

HMJ IQTAF IAIN Cirebon Pertemukan Tiga Perguruan Tinggi Besar dalam Gelar Kajian Lintas Kampus


FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon gelar Kajian Lintas Kampus bersama jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Universitas Muhammadiyah Cirebon, Senin (06/12/2021).

Acara yang berlangsung via zoom meeting ini mengangkat tema "Pemuda Dambaan Qur'ani Harapan Bangsa dan Negeri". Dalam Kajian Lintas Kampus ini dihadiri oleh tiga narasumber dari tiga kampus yang berbeda.

Ketiga narasumber tersebut yakni Muhamad Sofi Mubarok, S.S.I, M.H.I, (dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon), Ecep Ismail, M.Ag, (Kajur IAT UIN SGD Bandung), dan Dr. Toto Santi Aji, M.Ag, (Kajur IAT UMC).

Dalam acara Kajian Lintas Kampus ini, Ketua Pelaksana, Sinta Indriyani, yang dalam sambutannya diwakilkan oleh Kadiv Kajian dan Keilmuan, Reyazul Jinan Haikal, mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya kepada panitia, peserta dan pihak-pihak terkait dalam upaya menyelenggarakan kegiatan Kajian Lintas Kampus.

Sementara itu, Ketua Umum HMJ IQTAF, M.Hisam, dalam sambutannya menegaskan bahwa sebagai mahasiswa yang juga pemuda harus berkontribusi baik itu di lingkungan kampus maupun lingkungan masyarakat untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Kemudian ia juga mengatakan bahwa kegiatan Kajian Lintas Kampus ini juga merupakan ajang silaturahmi dengan sesama jurusan IAT yang ada di Jawa Barat.

"Kajian ini adalah ajang untuk bersilaturahmi dengan jurusan-jurusan IAT yang lain, khususnya yang ada di Jawa Barat. Harapan saya, dengan adanya kajian ini yang bertemakan pemuda, dapat mendongkrak semangat teman-teman mahasiswa untuk terus belajar dan tumbuh menjadi pemuda yang hebat yang dapat membangun negeri ini menjadi lebih baik," terang Hisam.

Berbicara mengenai pemuda dambaan, tentunya tidak bisa lepas dari sejarah Islam, baik itu pada zaman Nabi Muhammad SAW, maupun zaman sebelumnya. Hal ini juga yang menjadi sorotan narasumber pertama, Muhamad Sofi Mubarok, S.S.I, M.H.I.

Beliau menceritakan tentang bagaimana hebatnya para pemuda terdahulu, seperti Ashabul Kahfi, sahabat-sahabat Nabi, dan yang lainnya, yang berjuang dengan sungguh-sungguh untuk menegakan kebenaran, dan mendakwah ajaran Islam. 

"Berbicara mengenai pemuda dalam perannya sebagai harapan bangsa, tentu ini sangat penting untuk dibahas karena menyangkut masa depan. Karena pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Harapan saya, semoga pemuda-pemuda hari ini dapat mencontoh pemuda-pemuda di zaman Nabi Muhammad SAW. yang terkenal dengan kegigihannya dalam berjuang menyuarakan kebenaran, keadilan, dan ketauhidan," papar Sofi. 


Sementara itu, Kajur IAT UIN SGJ Bandung, yang menjadi narasumber kedua lebih menekankan pada pentingnya menanamkan visi dan misi di dalam diri mahasiswa dan pemuda agar memiliki tujuan yang benar dan tertarget. Terlebih saat ini negara kita sedang dalam proses menuju Indonesia Emas, yang mana di dalamnya akan diisi oleh pemuda-pemuda dan mahasiswa saat ini. 

"Menjadi seorang mahasiswa atau pemuda wajib memiliki visi dan misi yang jelas, agar tahu apa yang harus dikerjakan. Tugas mahasiswa adalah belajar, belajar di sini bukan hanya terpaku di dalam kelas saja. Tetapi di samping itu, mahasiswa juga harus kreatif mengembangkan sesuatu dengan apa yang telah ia pelajari. Semoga mahasiswa-mahasiswa IAT dapat menjadi generasi emas yang dapat mencapai tujuan bangsa ini," kata Ecep. 

Berbeda dengan kedua narasumber di atas, Dr. Toto Santi Aji, M.Ag, lebih menekankan pada pembentukan karakter demi menanamkan nilai-nilai qur'ani pada pemuda harapan bangsa dan negeri.

"Pemuda dambaan adalah pemuda yang sehat jasmani, sehat jiwanya, dan sehat ruhaninya. Kemudian didukung dengan jiwa yang sehat pula, yakni yang memiliki mental kuat, tidak patah semangat, dan disiplin. Terakhir adalah rohaninya, yakni nilai-nilai spiritual, setelah raga dan jiwa sehat, perlu didukung juga dengan spiritual yang kuat, yakni dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT," urai Toto.

Minggu, 05 Desember 2021

Bupati Minta Fatayat NU Bantu Pemda dalam Pembangunan di Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri acara Latihan Kader Dasar (LKD) PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon, Minggu (5/12/2021). 

Imron berpesan, agar para organisasi Fatayat NU selalu ikut serta dalam membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di Kabupaten Cirebon. 

"Peran serta Fatayat NU sangatlah penting bagi Kabupaten Cirebon karena mereka ikut serta dalam pembangunan di daerah," katanya. 

Ia pun mengajak semua organisasi NU agar selalu menjaga organisasi dan memperkuat jaringan. "Jaringan sangatlah penting, sebab bisa ikut membantu semua yang kita lakukan," kata Imron.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, kegiatan kaderisasi ini sangatlah penting bagi sebuah organisasi. Sebab, tanpa adanya kaderisasi ke depan suatu organisasi tidak akan membuat perubahan. 

"Kita lihat Nahdlatul Ulama walaupun umurnya hampir satu abad tetapi NU selalu dicintai dan diminati semua kalangan," katanya. 

Azis menjelaskan, kegiatan kaderisasi ini harus tetap digalakkan hingga ke tingkat kecamatan. Sebab, Fatayat juga harus memiliki kader ulama untuk bisa menjadi seorang pemimpin. 

"Kaderisasi ini bertujuan bagaimana ke depan kita bisa menciptakan dan menumbuhkan kader-kader yang militan. Karena kader-kader ini kelak akan menjadi pemimpin ke depannya," ujarnya.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Cirebon Roziqoh, M.Pd mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua elemen yang sudah membantu kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) Fatayat NU. 

Menurutnya, kegiatan LDK ini sudah ada di program pengurus Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Namun dengan kondisi pandemi ini semuanya bisa berubah. 

"Pandemi ini menggangu semua program Fatayat NU Kabupaten Cirebon. Setelah dilantik baru sebatas rapat kerja dan kegiatan sosial yang bisa dilakukan. Tetapi alhamdulillah sekarang LDK  bisa kita selenggarakan," kata Roziqoh. 

Selain itu, kata Roziqoh Fatayat NU Kabupaten Cirebon mempunyai program TOT dan kaderisasi yang beriringan. 

Ia menjelaskan, Fatayat NU merupakan  organisasi perempuan NU. Organisasi  yang konsen dalam memperjuangan   hak-hak perempuan. 

"Kita ke depan akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Sehingga dibutuhkan peran serta Fatayat NU dalam ikut membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam pembangunan daerah," ujarnya. (din)

Letnan Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S. Sos Jabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag dalam acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di salah satu hotel di Cirebon.

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag menghadiri acara pisah sambut Dandim 0620/Kabupaten Cirebon di Hotel Patra Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam. 

Acara pisah sambut tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan dihadiri Forkopimda, sejumlah perwakilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan instansi terkait. 

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) selama ini turut serta membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

"Selamat bertugas di tempat yang baru semoga diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas dan sukses selalu," ucapnya. 

Selain itu juga, Imron mengucapkan selamat datang Letnan Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon yang baru. 

"Mari bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Imron menjelaskan, peran Kodim 0620 sangatlah besar. Bahkan, di masa pandemi ini Pemerintah Kabupaten Cirebon sangat terbantu oleh unsur TNI dan Polri yang selalu kompak dalam penanganan pandemi Covid-19. 

"Peran Pak Sugir ini sangat besar. Ia gencar membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam penanganan Covid-19. Sehingga sekarang Kabupaten Cirebon sudah masuk level 2," katanya.

Sementara itu, Dandim lama Letkol Inf Sugir, S.I.P,.M.Tr.(Han) mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama selama menjabat jadi Dandim 0620. 

Menurutnya, selama menjabat 1,4 tahun sangat merasakan suasana keakraban bersama semua unsur sangat begitu terkesan. 

"Di masa Pandemi Covid-19 tentunya kita mencurahkan semua tenaga pikiran untuk menyelesaikan masalah pandemi ini bersama-sama. Sehingga kebersamaan semua pihak terjalin dengan baik," kata Sugir. 

Selain itu, kata Sugir, dirinya sangat berkesan selama bertugas di Kabupaten Cirebon. Yaitu, saat ada kejadian bencana yang luar biasa di Desa Slangit Kecamatan Klangenan yang merusak ratusan rumah warga. 

"Ada 315 rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung, ada sembilan rumah yang rusak parah. Ini menjadi kesan saya karena semuanya bisa diatasi berkat kerjasama dengan unsur Polri, BPBD dan sejumlah pihak sehingga tadinya rumah warga itu rusak kini bagus kembali," katanya.

Sugir menjelaskan, Kabupaten Cirebon ke depan akan menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera. Sebab, pembangunan lima pintu tol di Kabupaten tidak serta merja dibangun, tetapi mempunyai tujuan tertentu. 

"Jadi tidak usah pesimistis. Saya yakin Kabupaten Cirebon akan mempunyai prospek yang bagus ke depannya," ujarnya.

Di tempat yang sama, Letkol Inf Faurizal Noerdin, S. Sos yang kini menjabat Dandim 0620/Kabupaten Cirebon mengatakan, banyak prestasi yang dilakukan oleh pak Sugir selama menjabat menjadi Dandim. Bahkan, bukan hal yang mudah untuk mencapai prestasi tersebut. Butuh waktu dan tenaga serta pikiran untuk mencapainya. 

"Saya tidak bisa bekerja sendiri sebagai Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, saya butuh bantuan dari Pak Bupati dan Forkopimda dan instansi lain. Karena sinergitas sangatlah penting untuk kemajuan Kabupaten Cirebon," katanya. (din)

PPKM Kabupaten Cirebon Turun ke Level 2


KABUPATEN CIREBON.- Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag melalui konferensi pers di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Sabtu (5/12/2021) malam. 

Bupati Imron mengatakan, per Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cirebon sebesar 52,71 persen (938.854 suntikan). Sementara untuk lansia, mencapai 43,28 persen (66.988 suntikan). 

"Artinya, status level wilayah Kabupaten Cirebon pada minggu ini berada di level 2," kata Imron. 

Sementara, berdasarkan data KCPEN berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jumlah warga Kabupaten Cirebon yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama mencapai angka 1.155.795 atau 64,82 persen. Kemudian, kelompok lansia, 50,88 persen atau 78.753 suntikan. 

"Ada selisih yang cukup besar dan signifikan. Kalau warga Kabupaten Cirebon yang divaksin di luar dan datanya dimasukkan ke dalam data capaian Kabupaten Cirebon, herd immunity sudah terbentuk," kata Imron. 

Orang nomor satu di Kabupaten Cirebon ini menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya itu berjalan baik. Hal tersebut terjadi karena adanya kerjasama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. 

Imron mengatakan, untuk tetap mampu mengendalikan penyebaran Covid-19, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Di antaranya, peningkatan disiplin 5M, pelaksanaan skrining serta testing, terutama di wilayah penyelenggara pilwu serentak. 

Selain itu, meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 sebesar 70 persen hingga akhir 2021 dan membuka posko cek poin di beberapa lokasi pintu masuk Kabupaten Cirebon. 

"Kami juga akan melakukan tes acak kepada para pelaku perjalanan. Selain itu, akan memberikan pelayanan bagi pelaku perjalanan yang status kependudukannya Kabupaten Cirebon," kata Imron. 

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Muhammad Lutfi, Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, Kepala Kejaksaan Kabupaten Cirebon Hutamrin, dan pejabat forkopimda lainnya. (din)

Sabtu, 04 Desember 2021

Pandemi Covid 19 Membuat Pengalihan Anggaran, Syahroni : Tahun Depan Berharap Ada Jalan Keluar Untuk Mengejar Pembangunan

Kepala Dinas PUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT (kiri) bersama Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si (kanan) pada moment  Hari Bakti PU ke 76 tingkat Kota Cirebon. 


FOKUS CIREBON – Sekretaris Daerah (Sekda) meminta pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda bisa dilakukan tahun depan. Dengan sinergi dan kolaborasi, pembangunan infrastruktur yang sempat tertinggal bisa dikejar. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjadi pembina upacara peringatan Hari Bakti PU ke 76 tingkat Kota Cirebon di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Jum'at, (3/12/2021). 

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran DPUTR Kota Cirebon. Usai upacara, Sekda menyatakan Hari Bakti PU ke-76 tahun ini mengambil tema sigap membangun negeri. “Tema ini terkait dengan situasi pandemi yang saat ini masih terjadi,” tutur Agus.

Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selama dua tahun ini menerjang berbagai sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan namun juga infrastruktur. Dana pembangunan infrastruktur dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Ini yang menjadi penyebab pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan maksimal selama dua tahun ini. "Kita harus kejar ketertinggalan,” tegas Agus. 

Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang tertunda segera dilakukan kembali. Terutama infrastruktur pengendalian banjir, revitalisasi drainase, peningkatan jalan dan trotoar, serta pembangunan sejumlah taman yang sempat tertunda.

Selanjutnya Sekda juga berharap kondisi semakin membaik. Sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik pula. 

Dukungan, sinergi dan kolaborasi baik antar instansi maupun stakeholder lainnya dibutuhkan sehingga pembangunan bisa berjalan dengan lancar. 

“Dukungan anggaran sudah kita siapkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi kondisi yang mengakibatkan asumsi pendapatan kita meleset,” tutur Agus.


Sementara itu Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni, ATD, MT, menjelaskan melalui tema hari Bakti PU ke-76 tahun ini mereka memang dituntut untuk tanggap terhadap berbagai permasalahan infrastruktur. 

“Namun selama pandemi Covid-19 kami hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur,” tutur Syaroni. 

Seperti penambalan ruas jalan yang berlubang, membersihkan drainase dari sampah dan sejumlah pemeliharaan lainnya.

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada pengalihan anggaran untuk kesehatan membuat mereka hanya bisa melakukan pemeliharaan infrastruktur. “Saya berharap tahun depan bisa ada jalan keluar,” tutur Syaroni. 

Sementara itu dalam rangkaian Hari Bakti PU ke-76, DPUTR Kota Cirebon juga telah melakukan sejumlah kegiatan sosial di sejumlah titik. (din)