Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 23 November 2022

Peringati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Guru Nasional, Pemkab Cirebon Gelar Jalan Sehat


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah 1Daerah Kabupaten Cirebon menggelar jalan sehat dengan tema 'Jalan Sehat Cirebon Katon' dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-58 dan Hari Guru Nasional ke-77, Rabu (23/11/22). 

Kegiatan jalan sehat tersebut dimulai dari Kantor Bupati Cirebon dan finish di Stadion Ranggajati Sumber.

Jalan sehat Cirebon Katon ini dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan tentang pentingnya kesehatan dan ilmu. 

"Bahwa didalam kehidupan ini, kesehatan dan ilmu tidak bisa dilepaskan, karena kesehatan dan ilmu merupakan awal dari kebutuhan kita," ujar Imron.

"Karena dengan adanya guru, orang berilmu dan orang beraktivitas kita harus sehat. Maka dari itu, guru dan kesehatan inilah pangkal dari kebutuhan seorang manusia," lanjutnya.

Selain itu, Imron juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Guru Nasional ke-77 dan Hari Kesehatan Nasional ke-58, serta harapannya kepada guru-guru yang ada di Kabupaten Cirebon. 

"Kami sebagai bupati dan wakil bupati Cirebon, mengucapkan selamat Hari Guru dan selamat Hari Kesehatan, semoga kabupaten Cirebon tetap sehat, guru berprestasi, dan guru membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat," tuturnya.

Dirinya juga berharap bahwa dari guru-guru inilah yang akan mengubah pola pikir dan tingkah laku yang ada di kabupaten Cirebon. Maka, seorang guru harus menjadi suri tauladan yang baik terlebih dahulu.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih S.E. M.Si. mengapresiasi gelaran kegiatan Jalan Sehat Cirebon Katon. 

"Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini, tadi kita lihat bersama kegiatan ini begitu meriah dan ribuan masyarakat Kabupaten Cirebon hadir disini," ucap Ayu—sapaan akrab Wakil Bupati Cirebon.

Dirinya sangat mengapresiasi terhadap keberadaan guru-guru, bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. 

“Dan yang kita harapkan dengan dididiknya anak-anak dan generasi penerus bangsa ini, akan mengubah karakter dan menambah wawasan serta ketrampilan, yang nantinya estafet kepemimpinan Kabupaten Cirebon akan kita serahkan kepada anak-anak kabupaten Cirebon," lanjutnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya pendidikan keagamaan kepada anak-anak, karena dengan pendekatan keagamaan tersebut akan memberikan dampak yang baik pada mereka. 

"Ketika anak-anak diberikan pendekatan dengan keagamaan, pendekatan dengan rasa kasih sayang dan pengajaran seperti itu, ini yang akan memberi dampak daripada karakter yang mempunyai hati lebih penyanyang kepada sesama temannya," pungkasnya. (Hafidz)

Senin, 21 November 2022

Dr H Iman Nafi'a M.Ag : Rakor Warek III Bahas PBAK dan Sistem Pemilihan Regenasi SEMA-DEMA

Dr H Ilman Nafi'a pada kegiatan pembukaan Rakor Warek III PTKIN Bidang Kemahasiswaan dan Alumni se-Indonesia di Hotel Aston, Cirebon. 

FOKUS CIREBON, FC - Menyikapi dinamika mahasiswa di lingkungan kampus terkait sistem pemilihan yang masih digunakan di beberapa PTKIN di Indonesia, Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag menegaskan tengah digodok pembahasannya di Rakor Warek III PTKIN Se-Indonesia, di Hotel Aston, Kota Cirebon, Senin, (21/11/2022).

Menurut Ilman Nafi'a, pada Rakor tersebut membahas finalisasi regulasi kemahasiswaan, yakni pedoman organisasi kemahasiswaan tentang PBAK, dan juga desain kegiatan-kegiatan kemahasiswaan masa depan. 

Hal itu disampaikan Wakil Rektor (Warek) III IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a pada pertemuan sejumlah Warek PTKIN di ruang Senat Institut, kepada media.

Usia pertemuan di ruang Senat, lalu para tamu Warek III PTKIN menuju ke gedung PJJ dan selanjutnya ke Keraton dan setelah itu ke batik Trusmi. "Dari Batik Trusmi, diperkirakan sampai Maghrib, dan setelah itu kembali ke hotel untuk melanjutkan pembahasan," paparnya. 

Ilman juga menjelaskan, pasca penutupan, peserta Rakor akan di isi dengan kunjungan ke Makam Sunan Gunung Djati.

Ditanya seputar regulasi PBAK dan Pemilu Raya di tingkat mahasiswa, kata Ilman, justru itu yang saat ini Rakor tengah membahas terkait persamaan persepsi menyangkut regulasi, terutama kendala tentang peraturan regenerasi yakni pergantian SEMA dan DEMA di lingkungan PTKIN.

Ilman menegaskan, berdasarkan PUK  Dirjen, peraturan regenerasi tersebut tidak menggunakan sistem langsung namun perwakilan, tetapi dalam SK tersebut sistem langsung pun masih  diakomodir, tetapi di tingkat yang paling bawah, yakni pemilihan kelas dan jurusan. Sedang di tingkat universitas dan fakultas menggunakannya perwakilan, yakni oleh delegasi-delegasi utusan dari HMJ dan Fakultas. 

"Regulasi ini, kita membatasi terutama persoalan kerumunannya, namun demikian kita masih memberikan pada  pemilihan langsung tersebut, namun di tingkat yang paling bawah," jelasnya.

Ilman pun menyatakan, pada sistem pemilihan langsung yang rentan dengan konflik antar mahasiswa memang akan  terpolarisasi kubu-kubuan, tetapi bagi Ilman itu tidak ada persoalan sepanjang masih mengikuti regulasi yang ada. 

"SK Dirjen dari sisi subtansi ini, itu  mengakomodasi kedua-duanya, baik sistem perwakilan maupun yang langsung," kata Ilman. 

Oleh karena itu, lanjut Ilman, pada Rakor ini kita godok penekanannya, apakah sistemnya masih oke atau tidak, dan harus apa saja yang perlu di evaluasi, hingga keluar SK Dirjen yang baru.

"Jadi nanti ke depan harus ada peraturan yang lebih tegas, jika sistem langsung bagaimana dan sistem perwakilan harus seperti apa, sampai nanti keluar SK Dirjen yang baru," tandasnya. (Nurdin)

Minggu, 20 November 2022

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Rakor Wakil Rektor III Se-Indonesia

IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan  rumah kegiatan Rakor Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PTKIN Se-Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Aston, Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah pada kegiatan Rapat Koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PTKIN Se- Indonesia yang diselenggarakan selama dua hari, Minggu-Senin, (20-21/11/2022), bertempat di Hotel Aston Cirebon.

Pada kegiatan ini, sebanyak 37 peserta hadir termasuk hadirnya Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr H Sumanta M.Ag dan Kepala Biro AUAK IAIN, Ir Hj Sunarini M.Kom, Wakil Rektor 2, Prof Dr Kartimi, M.Pd, Wakil Rektor 3, Dr H Ilman Mafia, M.Ag serta sejumlah pejabat Rektorat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Rektor Sumanta menjelaskan, rapat koordinasi ini adalah bagian dari bidang kemahasiswaan yang ada di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama RI. 

Perguruan tinggi yang terlibat pada kegiatan rapat koordinasi ini, kata Sumanta, ada UIN, IAIN dan STAIN, dan pembahasannya banyak sekali hal-hal yang terkait dengan  kemahasiswaan, terkait dengan regulasi dan regulasi ini ada yang bersifat PMA, seperti peraturan-peraturan. 

"Peraturan ini akan disharring dahulu, di share yang bersifat bottom-up. Jadi ini aspirasi dari seluruh perguruan tinggi, kemudian ini menjadi landasan untuk menjadi pertimbangan dan dimunculkannya regulasi," kata Rektor Sumanta.

Sumanta menyatakan, terkait regulasi tersebut, ada di antaranya tentang UKM, tentang DEMA, SEMA, tentang ORMAWA, kegiatan-kegiatan yang ada di dalam kampus, juga ada beberapa kegiatan yang mengatur aktifitas mahasiswa, yakni jaringan mahasiswa dengan pihak luar menjadi bahan pertimbangan bagi regulasi yang akan digoalkan oleh Kementerian Agama.

Rektor Sumanta juga menjelaskan, bahwa pihaknya memang dipercaya Diktis-Pendis untuk menjadi tuan rumah. Untuk itu, sebagai tuan rumah, Rektor Sumanta mengucapkan selamat datang kepada Warek Bidang Kemahasiswaan seluruh Indonesia di Cirebon.

Sementara itu, Amiruddin Kuba, Kasi Kemahasiswaan Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan menyatakan, kegiatan forum seperti ini sebetulnya adalah kegiatan rutin hampir tiap bulan yang diikuti oleh seluruh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan PTKIN se-Indonesia.

Menurutnya, beberapa hal yang menjadi target kita atau tujuan kita pertama adalah mengkoordinasikan seluruh bidang kegiatan atau program-program kemahasiswaan di  di lingkup Kepentingan PTKIN. Kemudian beberapa isu yang kita ingin bicarakan bersama untuk tahun 2022 ini maupun program di tahun 2023. 

"Jadi biasanya ada evaluasi terhadap program-program yang sudah jalan di 2022, kemudian menatap program-program yang belum selesai, kemudian dibicarakan bersama lalu kemudian merencanakan program-program untuk 2023 untuk bisa dilaksanakan," paparnya. 

Di dalam beberapa program ini, lanjutnya, termasuk ada program-program atau event-event yang sifatnya lokal yang melibatkan per wilayah. Seperti ada wilayah Sumatera, kemudian Sulawesi Indonesia timur, kemudian ada untuk Jawa, dan juga  Kalimantan.  

"Jadi ini masuk dalam kategori program atau kegiatan regional. Nah yang sifatnya nasional itu dikoordinasikan oleh pusat, yakni kami di Diktis lalu kemudian biasanya kita menuju salah satu PTKIN yang menjadi tuan rumah melalui surat atau SK Penetapan Dirjen," jelasnya.

Dijelaskan, ada beberapa program yang terkait dengan kegiatan Rakor ini, misalnya kemarin ada Pesona pekan di Bandung kemudian tahun ini untuk yang lain. Selain pesona itu tidak ada kecuali program-program yang sifatnya wilayah tadi.

"Nah untuk tahun berikutnya, ini yang kita akan bicarakan juga di forum ini nanti adalah terkait dengan PWMPTK dan untuk  calon tuan rumah kita minta Samarinda kemudian Jember dan Ternate, dan malam ini kita pastikan kira-kira siapa yang bersedia untuk menjadi tuan rumah," ujarnya.

Kemudian Pembahasan lainnya pada Rakor malam ini adalah program dua tahunan yang lain, yaitu OASE yang tahun lalu  dilaksanakan di Aceh dan tahun depan di UIN Medan. 

Kemudian hal lain yang paling urgent yang kita bicarakan untuk Rakor ini adalah terkait dengan review terhadap regulasi PBAK, yakni pengenalan kampus,  pengenalan budaya dan akademi kampus. Kemudian yang kedua adalah soal review terkait dengan regulasi ORMAWA.

Jadi yang ingin kita lihat apakah sistem PBAK yang dilaksanakan hari ini itu sudah bisa mengakomodir kondisi yang ada, misalnya ada pandemi dan sebagainya.  Apakah semua bisa dilaksanakan secara luring nanti ataukah masih Hybrid.

Kemudian juga apakah regulasi terkait dengan ORMAWA hari ini juga bisa mengakomodir kepentingan-kepentingan adik-adik yang ada, misalnya soal sistem. Apakah pemilihan langsung terhadap anggota-anggota senat siswa ataukah melalui perwakilan.

"Nah yang ada hari ini sesuai dengan regulasi itu adalah melalui delegasi, tapi di kenyataannya di daerah itu ada yang melaksanakan secara musyawarah dan Pemilu. Ya sementara ini berjalan dua-duanya, tapi kita ingin mencari titik temu,  apakah yang ada di lapangan ini bisa dimasukkan dalam regulasi ?, atau seperti apa, tapi selama ini sih dua sistem yang dilakukan atau dilaksanakan oleh adik-adik," jelasnya.

Untuk itu Amiruddin berharap, apa review terhadap regulasi yang pihaknya sebut tadi itu bisa terlaksana dan ada solusi buat kondisi yang ada dialami oleh adik-adik di kampus, termasuk kondisi pandemi sekarang ini yang belum final.

Amiruddin juga menegaskan bahwa soal PBAK itu regulasinya sudah diatur melalui Skip 4961 Dirjen terkait pelaksanaan PBAK.  Kemudian berikutnya dalam hal PBAK ini materi-materi atau muatan-muatan umum yang harus ada dalam setiap PBAK, misalnya soal moderasi beragama.

"Jadi generasi beragama ini adalah soal materi yang wajib di dalam setiap PBAK, karena itu memberikan bekal buat adik-adik agar bisa berpikir secara moderat dan mencintai NKRI, kebangsaan dan sebagainya yang akhir-akhir ini menjadi fenomena di masyarakat," jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Dr Abdur Rozaki M.SI, Ketua Forum Wakil Rektor se Indonesia, bahwa rapat koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ini membahas dua hal yang paling utama. Satu kita ingin mengembangkan pendekatan dalam pengembangan akademik dan bakat minat mahasiswa itu seperti apa, agar anak-anak ini memiliki karakter kepemimpinan yang visioner dan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.

Kemudian bisa berkontribusi terhadap penguatan kampusnya, salah satunya terhadap tantangan agar akreditasi institusinya itu unggul atau terakreditasi secara internasional. Kemudian yang kedua,  kita ingin membahas melalui pendekatan organisasi kemahasiswaan yang lebih visioner. 

Tujuannya agar mahasiswa dengan organisasinya itu bisa lebih mampu menjawab tantangan zaman dan meraih masa depan. Karena itu, kita ingin ORMAWA ini tidak sekedar berorientasi pada tema masa lalu, tetapi lebih berorientasi kepada tema-tema masa depan. (Nurdin)


Semarak Kegiatan, Jurusan Ilmu Hadis IAIN Cirebon Sambut Hari Jadi Jurusan Ke 7

FOKUS CIREBON, FC - Selama lima hari di bulan Nopember ini, Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuludin dan Adab, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari lahirnya Jurusan Ilmu Hadis yang Ke 7. Kegiatan digelar sejak Selasa hingga Minggu, (15-20/11/2022), bertempat di Auditorium Pascasarjana Lt.3, kampus setempat.

Ketua Pelaksana Gerimis Aisyah menjelaskan, Gerimis merupakan singkatan dari Gemilang Ria Ilmu Hadis yang diadakan untuk  memperingati hari lahirnya Jurusan Ilmu Hadis yang ke 7 dan tahun ini kita menyongsong dengan tema 'Cintai Budaya Lestarikan dengan karya'.

Menurutnya kegiatan GERIMIS HMJ ILHA Fakultas Ushuluddin dan Adab ini digelar selama lima hari, dimulai dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba Tahfiz Hadis, musikalisasi hadis, desain grafis, futsal, badminton dan ML. 

Selanjutnya, pada hari Jum'at kita mengadakan Donor Darah yang bekerjasama dengan PMI (palang merah Indonesia) dan  Majapeka, sekaligus santunan anak yatim yang mana santunan tersebut ditujukan kepada panti asuhan Asbabul Kahfi, setelah itu melaksanakan penutupan acara pada hari Minggu tanggal 20 November yang bertempat di Auditorium Pascasarjana Lt.3. 

Aisyah menambahkan bahwa selain kegiatan di atas juga diadakan seminar nasional dengan menghadirkan Dr. Faqihuddin Abdul Kadir, MA dengan tema  "Menelaah Fashion Perempuan di Era 4.0 Dalam Kacamata Fikih".

Sementara pada kegiatan ini, Ketua Jurusan ILHA, Hj. Anisatun Muthi'ah menyambut gembira dan bangga atas kreativitas dan ide dari kawan-kawan panitia dan pengurus HMJ Ilmu Hadis, bukan hanya Uforia menyambut hari lahir, tapi bertekad untuk memberi manfaat kepada umat, dibuktikan dengan donor darah dan santunan anak yatim, sebagaimana pesan Rasulullah sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi orang lain. 

Hj. Anisatun Muthi'ah mengucapkan rasa terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapnya, semoga Allah membalas dengan limpahan keberkahan dan kebaikan untuk semua mahasiswa ilmu hadis. 

"Selamat Hari lahir, maju terus tetap berbuat kebaikan. Menjd insan kamil," katanya.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab Dr. Anwar Sanus, M. Ag yang menghadiri acara penutupan GERIMIS mengatakan, bahwa mahasiswa ILHA sejak angkatan pertama sudah menunjukkan jati diri dan kreativitas yang membanggakan, karena secara umum mahasiswa ILHA mampu bersaing baik dari struktur kepengurusan di Fakultas maupun di tingkat Institut. Dalam 3 tahun terakhir, yakni 2022 Ketua Senat Mahasiswa Fakultas dari ILHA yakni Umar Syarifuddin. 

Sedangkan 2021 ketua Dewan Eksekutif Fakultas dari ILHA yakni Rizki Maulana yang sekarang aktif di Dewan Eksekutif Institut dan 2019, 2020 Ketua dewan eksekutif Fakultas Ananda Deden dan Anton. 

Kendati demikian, Anwar menyatakan untuk tidak harus tidak percaya diri karena sedikitnya mahasiswa yang mengambil jurusan ILHA, karena secara kuantitas peluang di dunia kerja untuk mahasiswa jurusan ILHA justru semakin besar. Maka untuk untuk menghadapi persaingan global sangat dibutuhkan kualitas. 

Lebih lanjut Anwar menyebutkan bahwa peluang kerja itu selain kompetiter yang sedikit maka dibutuhkan kualitas.

Anwar Sanusi juga menambahkan bahwa kemampuan mahasiswa ILHA dan jurusan-jurusan dilingkungan fakultas Ushuluddin dan Adab sedang disiapkan dalam event-event nasional seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se Indonesia. Maka langkah dan even GERIMIS sangat tepat dilaksankan mahasiswa

Selain hal tersebut di atas. Dekan meminta seluruh mahasiswa ILHA dan jurusan-jurusan lain untuk bahu membahu dalam sosialisasi kepada seluruh Pondok pesantren sewilayah 3 Cirebon penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2022-2023. (Nurdin)

Sabtu, 19 November 2022

Bupati Imron : Keberadaan Baznas Ikut Membantu Menyelesaikan Masalah Warga

KABUPATEN CIREBON - Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Cirebon disebut ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg saat kegiatan penyerahan bantuan Baznas di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (19/11/2022).

Dijelaskan bupati, banyak ajuan bantuan dari warga kepada dirinya selama menjabat. Hanya saja, Imron mengatakan dirinya sudah tidak ada lagi dana taktis yang bisa dipergunakan untuk merealisasikan ajuan yang diserahkan.

"Dulu sebelum saya menjabat, bupati diberikan dana taktis untuk bisa cepat membantu warga. Tetapi, mungkin karena banyak permasalahan seperti penyalahgunaan wewenang, sehingga sudah tidak ada lagi dana taktis tersebut," tegas Imron.

Oleh sebab itu, dirinya menyebut ajuan yang diminta warga tidak bisa secara langsung dipenuhi, karena harus mengikuti pola penganggaran pemerintah. Bukan hanya itu, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, maka bantuan yang diberikan tidak bisa maksimal.

"Contoh kecil rutilahu saja, di Kabupaten Cirebon itu ada sekitar 10ribuan rumah tidak layak huni, tetapi kemampuan anggaran daerah setiap tahun hanya 700 unit. Makanya, kita membutuhkan campur tangan pihak lain seperti Baznas ini yang bisa ikut membantu masyarakat," terangnya.

Kerja sama dengan Baznas, lanjut Imron, bisa meringankan kesulitan masyarakat yang bersifat ringan dan mendesak. Akan tetapi, Imron juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi prosedur yang ada.

"Baz ini ada pemeriksaan atau audit, sehingga tidak bisa seenaknya memberikan bantuan. Masyarakat harus tetap sabar dan mengikuti prosedur. Saya juga meminta kepada masyarakat, apabila punya kerabat atau rekan yang memiliki rezeki lebih untuk bisa bersama-sama Baz memberikan bantuan melalui infak dan sodakoh," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 Baznas Kabupaten Cirebon, HM Sirojudin membenarkan selama ini Baznas hanya mengandalkan anggaran yang berasal dari zakat ASN. Oleh karena itu, dirinya juga berharap masyarakat bisa ikut serta menyerahkan infak sodakoh kepada pihaknya.

"Jujur saja, pengajuan banyak dari masyarakat, tetapi mohon maaf kita belum bisa memberikan seluruhnya, karena keterbatasan yang kita miliki. Silakan bagi masyarakat yang ingin menyerahkan infak dan sodakoh, kita siap menyalurkannya," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Sirojudin mengucapkan terima kasih kepada bupati, karena telah maksimal menyokong Baznas. "Kita terus berupaya agar Baznas bisa bermanfaat bagi masyarakat," singkatnya.

Untuk diketahui, dalam penyerahan bantuan kali ini, Bupati Cirebon memberikan bantuan Baznas kepada Mustahik atau penerima manfaat berupa bantuan rutilahu, sarpras Mushola, DTA, Ponpes dan stimulan biaya pendidikan bagi mahasiswa S1 serta bantuan lainnya. (Nisa)