Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 09 Februari 2023

Resmi Dilantik, Bupati Minta DKKC Lestarikan Budaya Cirebon

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag secara resmi mengukuhkan pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Cirebon (DKKC) masa bhakti 2022-2027 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon meminta kepada seluruh pengurus DKKC untuk segera melaksanakan program pelestarian budaya, terutama yang hampir punah.

"Bisa juga membuat kegiatan pelatihan, yang bisa diikuti oleh para remaja atau pemuda, untuk melestarikan budaya Cirebon," ujar Imron, Kamis (9/2/2023).

Imron juga berharap, DKKC nantinya bisa merangkul seluruh organisasi, komunitas ataupun paguyuban seni yang ada di Kabupaten Cirebon. 

Selain itu, Pemkab Cirebon juga siap berkolaborasi dengan DKKC, untuk bisa bersama-sama melestarikan budaya di Cirebon.

"DKKC itu kan punya data, nanti bisa berkolaborasi dengan kami (Kabupaten Cirebon)," lanjut Imron.

Sementara itu, Ketua DKKC, Sulama Hadi menuturkan, berdasarkan data yang ia miliki, sudah cukup banyak kesenian asli Cirebon yang hampir punah.

Ia menyebut, sebenarnya ada sebanyak 58 jenis kesenian di Kabupaten Cirebon. Sedangkan yang saat ini masih berjalan, hanya tinggal 16 jenis kesenian saja.

"30 lebih jenis kesenian di Kabupaten Cirebon, mulai punah," kata Sulama.

Sulama menyebutkan, bahwa beberapa kesenian di Kabupaten Cirebon yang saat ini sudah hampir punah, seperti umbul, berokan, wayang papak dan genjring akrobat.

Untuk melestarikan kesenian yang hampir punah ini, pihaknya akan mencoba mencari seniman senior yang masih bisa mengajarkan sejumlah kesenian yang hampir punah di Kabupaten Cirebon.

"Kita coba akan cari narasumbernya, kemudian kita minta beliau melatih," lanjut Sulama.

Sulama juga mengatakan, bahwa salah satu program awal yang akan dilakukan, yaitu inventarisir jumlah sanggar seni yang ada di Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan data yang dimiliki, saat ini ada sebanyak 560 sanggar yang tercatat di Kabupaten Cirebon. Namun, terkait eksistensi dari sanggar tersebut, perlu dilakukan verifikasi ulang.

"Oleh karena itu, nanti kita akan melakukan validasi data yang sudah ada tersebut," ujar Sulama. (Anisa)

Selasa, 07 Februari 2023

Bupati Cirebon Bagikan 1.466 Sertifikat Tanah di Desa Cempaka

KABUPATEN CIREBON - Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag membagikan sebanyak 1.420 sertifikat tanah di Desa Cempaka Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, Selasa (7/2/2023).

Sertifikat tersebut, merupakan hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dalam kesempatan tersebut, Imron mengapresiasi kinerja Kuwu Cempaka, yang bisa mendorong masyarakatnya untuk mendaftarkan diri dalam program PTSL.

"Di sini (Desa Cempaka), merupakan yang terbanyak menghasilkan sertifikat dari program PTSL," ujar Imron.

Ia mengungkapkan, bahwa penduduk di Desa Cempaka berjumlah 7.500 jiwa, sedangkan sertifikat yang berhasil diselesaikan berjumlah 1.466. Jumlah capaian ini, ujar Imron, merupakan jumlah yang besar.

Imron juga meminta kepada para camat dan kuwu untuk mendorong warganya terlibat dalam program ini. Karena menurut Imron, banyak sekali manfaat dari adanya sertifikat tanah.

"Selain untuk kepastian hukum, juga untuk menghindari konflik," kata Imron.

Sementara itu, Trisno Sugito, Kasi Survey dan Penataan BPN Kabupaten Cirebon mengatakan, bahwa pada tahun 2023 ini pihaknya menargetkan sebanyak 106.400 bidang tanah. Dari jumlah tersebut, ditargetkan bisa menghasilkan sebanyak 53.048 SHT (Sertifikat Hak atas Tanah).

Trisno juga mengatakan, bahwa masih ada sekitar 45 persen bidang tanah di Kabupaten Cirebon yang belum disertifikatkan. Pihaknya menargetkan, bisa menyelesaikan sertifikasi tanah tersebut pada tahun 2025 nanti.

"Targetnya 2025, seluruh bidang tanah sudah disertifikatkan semua," ujar Trisno.

Di Akhir Masa Jabatan, Gubernur Jabar Presentasikan Indeks Kemiskinan Penurun

CIREBON - Masa jabatan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan berkahir di bulan September 2023 ini. Menjelang akhir jabatannya pria yang akrab disapa Kang Emil ini melaporkan hasil kinerjanya selama lima tahun kemarin di depan tokoh masyarakat dan ulama Kota Cirebon.

Pada kesempatan itu, Kang Emil menuturkan, selama lima tahun menjabat banyak program unggulan yang sudah terealisasi dan dirasakan oleh masyarakat Jawa Barat. Tentunya program-program ini kata Emil untuk kemajuan Jawa Barat sesuai dengan tage line "Jabar Juara".

Melalui program unggulannya itu, Kang Emil yang berduet dengan Uu Rizanul Ulum itu berhasil menurunkan angka kemiskinan di Jawa Barat tentunya ini menjadi keberhasilan Kang Emil menurunkan angka kemiskinan.

"Di Jawa Barat kemiskinan menurun, tidak naik tidak stabil, ini, dan turunnya angka kemiskinan tentunya hasil kerjasama pemprov dengan pemerintah di bawah Kota dan Kabupaten,"kata Kang Emil dalam Silaturahmi Gubernur Jawa Barat Bersama Tokoh Masyarakat dan Ulama Kota Cirebon, Selasa (7/2/2023).

Prestasi lainnya, dari provinsi di pulau jawa, menurutnya, hanya Pemprov Jawa Barat satu-satunya provinsi yang memberikan dana desa sebesar 3,5 triliun pertahunnya. Suntikan dana desa hanya untuk mensejahterakan dan memajukan masyarakat desa di Jawa Barat.

"Satu-satunya provinsi yang memberi dana desa, nilainya 3,5 triliun per tahun, hasilnya di Jawa Barat sudah tidak ada lagi desa yang tertinggal, dan bertambahnya desa yang mandiri,"katanya. 

Mengenai desa, lanjut Emil, tidak ada lagi desa yang gagap teknologi, dalam hal ini program desa digital salah satu program unggulan Pemprov Jawa Barat. 

"Kami juga menguggulkan program satu desa satu hafidz (Sadesha), program sadesha ini sudah banyak mencetak ribuan penghafal al-quran,"katanya. 

Bukan hanya pengembangan SDM saja, Emil juga, menuturkan, pengembangan investasi di Jawa Barat meningkat karena infrastruktur di Jawa Barat dianggap para investor paling lengkap. 

"Kenapa Investor senang di Jabar., karena infrastukur dianggap paling lengkap, dan paling effisien se indonesia, seperti tol, dan bandara kertajati. Jadi investasi di Jabar jadi meningkat,"katanya. (Yarfa)

Senin, 06 Februari 2023

Prof Dr Kartimi Menghadiri Muktamar Internasional Satu Abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo Jawa Timur

Wakil Rektor 2, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Kartimi M.Pd ikut menghadiri acara Muktamar Internasional 1 Fiqih Peradaban dalam rangka satu abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo, Jawa Timur.



SURABAYA, FC - Bersamaan dengan kegiatan rapat kerja (Raker) Wakil Rektor 2/Wakil Ketua 2 PTKIN Se-Indonesia, Prof Dr Kartimi M.Pd juga menyempatkan hadir pada kegiatan Muktamar Internasional Fiqih Peradaban yang dibuka langsung oleh Wapres Ma'ruf Amin, Senin, (6/2/2023).

Muktamar internasional ini merupakan kegiatan peringatan satu abad  Nahdlatul Ulama (NU) yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Menteri Agama RI, para ulama internasional, para tokoh dan ulama nasional, tokoh Islam nasional, Gubernur Jawa Timur, serta Profesor dan Doktor dari PTKIN Se-Indonesia.


Sebagai kader NU, Prof Dr Kartimi sangat bangga dapat menghadiri kegiatan ini. Sebagai organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia, kegiatan resepsi Seabad Hari Lahir Nahdlatul Ulama ini dipastikan meriah.

"Ya, jika berdasarkan informasi dari sejumlah panitia, beragam acara akan digelar, termasuk menghadirkan tokoh-tokoh besar dunia juga diramaikan dengan pergelaran seni budaya moderen," katanya.

Prof Dr Kartimi mengatakan, bahwa berdasarkan Pidato Wakil Presiden RI pada Muktamar Internasional I Fiqih Peradaban, dalam rangka peringatan satu abad Nahdlatul Ulama. 

Yakni pidato tersebut mempertegas kontekstualisasi pandangan keagamaan terhadap realitas peradaban di era modern.

Pada konteks ini disinggung pula betapa pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi beserta pengaruhnya. Termasuk peradaban modern dan persepektif Islam. 

Prof Dr Kartimi juga menjelaskan bahwa Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag juga hadir pada Muktamar Internasional 1 Fiqih Peradaban dalam rangka satu abad Nahdlatul Ulama ini. (din)


Rektor IAIN Cirebon Hadiri Rapat Kerja Nasional Kemenag RI di Surabaya

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag pada acara Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama RI di Surabaya

SURABAYA, FC – Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta, M. Ag. menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama RI Tahun 2023 yang berlangsung di Surabaya.

Rakernas tersebut dibuka langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang turut dihadiri Sekjen Kementerian Agama Prof. Nizar, seluruh jajaran eselon I dan II, pusat dan daerah. Hadir juga para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan praktik korupsi dalam semua proses penyelenggaran program Kementerian Agama.

“Saya minta kita semua berkomitmen untuk hilangkan praktik korupsi di Kemenag. Jangan ada fraud dalam pengadaan barang/jasa. Jangan ada praktik transaksional dalam promosi, rotasi dan mutasi jabatan,” tegas Gus Men, panggilan akrabnya.

“Pimpinan Satker agar membuat surat edaran larangan praktik koruptif di lingkungan kerja maupun lembaga pendidikan. Upaya menghilangkan praktik korupsi, bahkan harus dimulai dari hal sederhana. Misalnya, tidak menitip absen, tidak mencontek dalam ujian bagi siswa dan mahasiswa, tidak menerima atau memberi gratifikasi, dan lainnya,” sambung Menag.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta, M. Ag. 

Bersama Peserta Rakernas, 

Sekjen Kemenag Nizar Ali menuturkan, pada Rakernas ini peserta akan diberikan wawasan pola pikir dan pola kerja oleh narasumber yang ahli pada bidangnya, yaitu sebagai berikut :

Kebijakan fiskal APBN 2023 pada fungsi agama dan fungsi pendidikan oleh Kementerian Keuangan RI,

Sasaran pembangunan nasional dalam rangka penguatan Moderasi Beragama oleh Kementerian PPN,

Implementasi penyederhanaan birokrasi sebagai upaya peningkatan layanan publik dalam sistem kerja baru dan SDM yang kompeten dan berkinerja tinggi oleh Kementerian PAN-RB,

Peningkatan profesionalisme dalam rangka meningkatkan mutu ASN Kemenag oleh Komisi ASN,

Kerukunan Umat Beragama menuju Indonesia hebat oleh Ketua PBNU,

Kinerja Kemenag 2022 dan strategi peningkatan kinerja 2023 oleh Sekjen Kemenag RI.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr. H. Sumanta, M.Ag. menyebutkan, IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya melakukan sejumlah peraturan dan kebijakan agar tidak terjadinya prilaku korupsi.

“Semangat Gus Men dalam mewujudkan Kementerian Agama bebas dari prilaku korupsi harus kita laksanakan,” ujarnya.

Saat ini, Rektor terus memberikan penguatan kepada Satuan Pengawas Internal (SPI) untuk melakukan pengawasan secara internal, melaporkan hasil pengawasan kepada Rektor, mengajukan saran dan/atau pertimbangan mengenai perbaikan pengelolaan kegiatan non akademik kepada Rektor atas dasar hasil pengawasan internal di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Dengan demikian, dalam merealisasikan kegiatan – kegiatan, setiap fakultas, lembaga dan unit dalam lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon berjalan sesuai dengan atura-aturan yang ada.

“Jadi sejak dini kita sudah memberikan pendampingan, pembinaan dan pengawasan, sehingga diharapkan praktik korupsi tidak terjadi,” tandas Rektor.

Rektor menambahkan, di samping melakukan sejumlah edaran untuk bekerja dengan penuh integritas dan menghindari dari praktik korupsi, sebagai ASN Kementerian Agama juga perlu responsif terhadap persoalan keagamaan umat dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.