Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 12 Agustus 2023

Promosikan Kabupaten Cirebon, Film SISKA Karya Prokompim Siap Tayang di Bioskop

 


KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan terobosan baru dengan mengenalkan wilayahnya dalam sebuah film. Film besutan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokompim) Kabupaten Cirebon ini akan tayang di bioskop pada 23 Agustus 2023 mendatang.

Film berjudul SISKA ini, diambil dari salah satu judul lagu dari Rumput Laut Band. Bahkan, cerita film SISKA sendiri diambil dari kisah nyata salah satu personil Rumput Laut Band yang notabene asli warga Kabupaten Cirebon, tepatnya Arjawinangun.

Kepala Bagian Prokompim Kabupaten Cirebon, Faisal Amir, S.STP., MM selaku produser mengatakan, bahwa film ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang memang sudah dilakukan. Namun kali ini, kemasannya berbeda dengan yang biasanya.

"Biasanya kan, kegiatan Prokompim publikasinya melalui media sosial, Youtube dan media massa. Nah, sekarang kita kemas dengan film," kata Faisal saat melakukan konferensi pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Jum’at (11/8/2023).

Ia menjelaskan, film ini sengaja dibuat untuk memperkenalkan Kabupaten Cirebon secara luas di masyarakat. Bahkan, semua pemain dan lokasi pengambilan gambar sendiri semuanya berasal dari Kabupaten Cirebon.

"Semua pemain asli orang Kabupaten Cirebon, lokasinya juga di salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Cirebon," ujar Faisal.

Masih kata Faisal, dalam film SISKA banyak pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak muda. Menurutnya, selama ini pergaulan anak-anak muda lebih banyak negatifnya ketimbang positifnya. Sehingga, film ini juga bercerita tentang anak muda yang ikut-ikutan menjadi geng motor.

"Perilaku geng motor memang sangat meresahkan, sehingga dengan film ini, diharapkan para orang tua bisa mendidik anaknya dengan baik. Karena, anak-anak ini nantinya menjadi generasi penerus kepemimpinan kedepan," katanya.

Lebih lanjut, Faisal mengatakan, pada film SISKA juga Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon ikut berperan. Hal tersebut dilakukan, karena ini merupakan media publikasi Prokompim yang dikemas menjadi sebuah film.

"Pak Bupati berperan sebagai kuwu atau kepala desa, sedangkan Ibu Wakil Bupati berperan sebagai kepala sekolah," lanjutnya.

Disinggung soal mengapa mengambil judul film SISKA, Faisal menjelaskan, selain diambil dari kisah nyata dari sebuah judul lagu Rumput Laut Band, yang notabene band tersebut juga memiliki fans yang cukup banyak.

"Fans Rumput Laut Band cukup banyak, bahkan lagu SISKA juga viral, banyak orang yang mendengarkan. Sehingga setidaknya, ketika kita membuat film dengan judul tersebut bisa lebih menarik penonton dan kita bisa mengenalkan sekaligus mempromosikan Kabupaten Cirebon itu sendiri," jelas Faisal.

Terkait anggaran, lanjut Faisal, pembuatan film SISKA tidak menghabiskan anggaran yang banyak, seperti halnya pembuatan film yang profesional. Bahkan, pihaknya mendapatkan beberapa support dari berbagai pihak, baik materi maupun tenaga.

"Untuk anggaran Rp45 juta dari Prokompim, ada tambahan dari sponsor sebesar Rp25 juta, jadi total Rp70 juta. Kami juga dibantu oleh Dapur Film yang dimiliki Hanung Bramantyo untuk bisa tembus ke bioskop," tambahnya.

Dari film tersebut, pihaknya menargetkan penjualan 500 ribu tiket. “Kita targetkan 500 ribu tiket, kalau dalam dua hari antusiasme penonton membludak, film SISKA bisa ditayangkan di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia," sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala BKAD Kabupaten Cirebon, Sri Wijayawati mengatakan, pihaknya menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh Prokompim dalam mengenalkan Kabupaten Cirebon melalui film. 

Selama ini, promosi yang dilakukan hanya sebatas di media massa dan media sosial, kini dengan ditayangkan di bioskop. "Ini inovasi yang cukup bagus, saya juga kaget, pembuatan film ini anggarannya kecil," ujarnya.

Ia berharap, dari film tersebut bisa melakukan kerjasama agar bisa menghasilkan pendapatan untuk Pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Mudah-mudahan nanti bisa kerjasama dan bisa menghasilkan PAD dari film tersebut," harapnya. (din)

Jumat, 11 Agustus 2023

Mahasiswa KKN IAIN Cirebon Bangga, Sindangheula Menjadi Penghasil Kopi Robusta

FOKUS CIREBON, FC - Sindangheula adalah desa yang terletak di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sindangheula memiliki topograpi bukit dan kawasannya berbatasan langsung dengan hutan. 

“Selain memiliki pemandangan alam yang indah dengan pesona curug tonjong yang sangat menarik untuk dikunjungi, sindangheula juga termasuk penghasil kopi Robusta yang sejak dulu menjadi keunggulan Desa Sindangheula,” kata Izzul Munna, Mahasiswa KKN di sana. 

Izzul Munna mengatakan, salah satu produk kopi robusta Sindangheula adalah kopi B’heula dan Kopi Karuhun yang terletak di Dusun Sindangsari. 

Menurut Izzul, sangat disayangkan jika desa yang memiliki potensi  bagus tapi tidak dikembangkan.  

“Masyarakat  masih semangat menjaga dan melestarikan kekayaan alam sekaligus melanjutkan warisan nenek moyang,” ungkapnya.

Demikian juga menurut Riki, pengelola kopi karuhun, awalnya roasting kopi ini hanya menggunakan wajan dan proses roastingnya sekitar 2 jam lebih. 

“Seiring waktu berjalan alat untuk roasting kopi ini beralih menggunakan roasting manual yang memakan waktu lebih sedikit. Kini,alat untuk roasting kopi ini sudah menggunakan mesin roaster yang lebih canggih,” ujarnya.

Sebagai pengusaha kopi lokal, Riki tentunya memiliki berbagai masalah yang ada, seperti sertifikasi halal yang belum terbuat sehingga jangkauan pemasarannya belum luas dan terbatas.

“Harapannya, pemerintah bisa membantu terkait dengan perizinan sertifikasi halal agar mempermudah pemasaran dan tentunya kopi lokal sindangheula ini semakin banyak peminatnya,” terangnya.

Sementara itu, Daddy Suparman selaku Kepala Desa Sindangheula sangat mengapresiasi warganya untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas kopi robusta Sindangheula sehingga bisa membantu ekonomi warga. (din)

Kolaborasi BSA IAIN Cirebon dengan BSA UniSHAMS Malaysia Tingkatkan Kualitas Menulis Mahasiswa

FOKUS CIREBON, FC - Semangat kolaboratif antar universitas, para mentor dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan Fakultas Bahasa Arab, Universitas Islam Intenasional Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Malaysia, melaksanakan pertemuan daring pada kamis 10 Agustus 2023 untuk merencanakan teknis pendampingan dalam pelaksanaan program “Kelas Menulis Kolaboratif”. 

Pertemuan strategis ini diadakan sebagai tahap persiapan yang penting sebelum dimulainya program yang diharapkan akan memperkaya keterampilan menulis mahasiswa dari kedua institusi.

Kelas Menulis Kolaboratif ini merupakan inisiatif berdampak tinggi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan dalam sebuah lingkungan belajar yang saling memberi inspirasi. 

Dengan para mentor  yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang penulisan, program ini bertujuan untuk melampaui batas-batas institusi dan mendukung pertukaran ide yang produktif.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para mentor dari kedua universitas, mereka membahas rencana program, kurikulum, serta pendekatan pengajaran yang akan digunakan. 

Diskusi pun difokuskan pada cara terbaik untuk membimbing mahasiswa dalam memahami struktur penulisan yang efektif, pengembangan gagasan yang kuat, dan penggunaan bahasa yang tepat.

Rijal Mahdi, MA yang merupakan salah satu mentor dari BSA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, berharap bahwa melalui pendekatan kolaboratif ini, para mahasiswa akan merasakan manfaat dari paparan kepada sudut pandang beragam. 

"Ini akan membantu mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan menulis, tetapi juga membuka pikiran mereka untuk pandangan-pandangan baru,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Mohammad Zaki bin Mustafa Masoh, dosen dari UniHAMS, menambahkan, kolaborasi antar universitas dalam program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar tentang tantangan dan peluang dalam dunia penulisan di era global seperti sekarang.

"Pertukaran ide dengan teman-teman dari universitas mitra adalah pengalaman yang tak ternilai harganya,” terangnya.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi para mentor untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembelajaran menulis. 

Mereka bertukar pandangan tentang strategi evaluasi, memberikan umpan balik yang efektif, dan merancang aktivitas yang akan menghidupkan suasana kelas dengan interaksi yang kaya dan dinamis.

Dengan semangat yang dihasilkan dari pertemuan ini, para mentor dan dosen berkomitmen untuk memberikan pengalaman pembelajaran menulis yang menginspirasi dan membuka jalan bagi kolaborasi lebih lanjut antara kedua universitas.

Program Kelas Menulis Kolaboratif yang akan datang diharapkan akan menjadi langkah menuju peningkatan kualitas penulisan mahasiswa dan pengembangan kreativitas lintas batas. (din)

Wisata Kura-kura Belawa Akan Dikembangkan Menjadi Wisata Edukasi

 

KABUPATEN CIREBON -- Kelompok Sadar Wisata Kuya Asih Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon menggelar sejumlah lomba dan kegiatan untuk mengenalkan wisata konservasi kura-kura tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Tempat wisata ini rencananya akan lebih dikembangkan menjadi wisata edukasi, yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung, terutama pelajar agar bisa mendapatkan pengetahuan secara langsung.

“Sehingga pengetahuan tersebut bukan hanya melalui buku saja, tapi bisa diperoleh secara langsung,” ujar Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE., M.Si, Kamis (10/8/2023).

Ayu, sapaan akrab Wabup Cirebon, juga mendukung kegiatan lomba karaoke yang sedang dilaksanakan oleh pengelola wisata Kuya Asih ini. 

Menurutnya, untuk menarik animo masyarakat agar berkunjung, memang butuh digelar sejumlah kegiatan, salah satunya melalui lomba karaoke ini.

Selain itu, ia juga mendorong kepada pengelola wisata agar bekerjasama dengan instansi pendidikan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata yang akan dikembangkan menjadi tempat wisata edukasi ini. 

“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Kuwu dan juga pengelola Wisata Kuya Asih ini, yaitu menyelenggarakan kegiatan untuk menarik minat masyarakat berkunjung,” kata Ayu.

Ayu menyebut, saat ini di Kabupaten Cirebon, terdapat sejumlah lokasi wisata. Bukan hanya wisata religi saja, namun juga terdapat destinasi wisata kuliner, sejarah, belanja, alam dan lainnya. Salah satunya, yaitu Wisata Kuya Asih ini.

“Disini, merupakan bagian dari wisata alam dan edukasi,” ujar Ayu.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya sudah menetapkan sebanyak 22 desa wisata di Kabupaten Cirebon. Ia juga menuturkan, bahwa pihaknya sudah berkomitemen untuk memberikan bantuan dana untuk mendukung pengembangan di desa wisata tersebut.

“Anggarannya sudah ada, namun memang kalau tidak salah, baru 6 desa yang sudah dicairkan,” sambung Ayu.

Sementara itu, Kuwu Desa Belawa, Deni Kusuma menuturkan, pihaknya terus berusaha untuk menggelar kegiatan di tempat wisata Kuya Asih ini. Hal ini bertujuan, untuk bisa mengenalkan tempat wisata ini kepada masyarakat luas. 

Sebelum dilaksanakan perlombaan karaoke pada hari ini, pihaknya juga sudah menyelenggarakan lomba menggambar, yang diikuti oleh sejumlah siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa wisata Kuya Asih ini bukan hanya akan fokus pada konservasi kura-kura saja, namun akan ditambah fasilitas edukasi lainnya. “Nanti akan kita buat taman lalu lintas juga,” singkat Deni. (Aisyah)

Mendapatkan Izin dari Kemendagri, Bupati Imron Lantik Dua Pejabat Disdukcapil

 

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melantik Pejabat Administrator di lingkup Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon. 

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, yakni Sekretaris Disdukcapil yang dijabat oleh Juju Juhariah, SAP., M.A.P dan  Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil dijabat oleh Saripah,  SE., M.Si.

Pelantikan tersebut disaksikan oleh para pejabat Eselon II serta perwakilan Forkopimda dan dilangsungkan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (11/8/2023), 

Bupati Imron mengatakan, pengambilan sumpah dan pelantikan ini telah mendapatkan keputusan dari Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan dalam Jabatan Administrator selaku Sekretaris dan Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Cirebon. 

"Yang baru dilantik, agar bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang berlandaskan pelayanan prima menuju Indonesia Maju," ujar Imron.

"Serta meningkatkan aspek kinerja, dalam rangka menuntaskan perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penyajian data kematian penduduk yang akurat, pemutakhiran data pensiunan anggota TNI/Polri, serta pemutakhiran status data penduduk kawin di bawah 17 tahun," tambahnya.

Ia juga meminta kepada pejabat yang baru dilantik, agar segera menyesuaikan diri serta melakukan adaptasi. 

"Pelajari dan pahami terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan, serta bangun koordinasi, komunikasi dan kerjasama efektif secara berjenjang, baik dengan pimpinan ataupun dengan atasan," pesan Imron.

"Serta laksanakan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab, layani masyarakat dengan baik, patuhi aturan yang berlaku," imbuhnya.

Imron berharap, agar para pejabat Disdukcapil harus memiliki data yang akurat. Pasalnya, ini menyangkut program pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Saya ingin program pemerintah tepat sasaran, jangan sampai tidak. Karena banyak masyarakat mengeluh tidak mendapatkan bantuan, karena datanya tidak ada," tandasnya. (Ara)