Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 21 Agustus 2024

Pantai Baro Menjadi Rumah Pengerajin Ikan Teri Asin

KABUPATEN CIREBON – Di pesisir Kabupaten Cirebon, tersembunyi sebuah pantai yang mungkin tak terlalu dikenal oleh banyak orang, tetapi menjadi pusat kehidupan dan harapan bagi masyarakat setempat. 

Pantai Baro, dengan segala keindahan dan keasriannya, menjadi saksi bisu dari kehidupan para nelayan dan pengrajin ikan teri asin yang menjadikan pantai ini sebagai rumah.

Seiring matahari terbit, suara ombak yang berdebur bercampur dengan aroma asin khas laut menyambut perahu-perahu nelayan yang kembali dari laut. Mereka membawa hasil tangkapan yang melimpah, namun ikan teri tetap menjadi primadona di antara hasil laut lainnya. 

Ikan-ikan kecil ini kemudian diproses dengan teliti, mengikuti tradisi yang telah diwariskan turun-temurun oleh penduduk setempat.

Salah satu penjaga tradisi ini adalah Udin, seorang ayah dari tiga anak yang telah lima tahun terakhir mengabdikan dirinya pada produksi ikan teri asin. 

Di bawah terik matahari yang membakar, Udin terlihat telaten mengawasi proses penjemuran ikan teri, sebuah tahap krusial yang akan menentukan kualitas produk akhirnya.

“Ikan teri ini saya dapatkan dari nelayan sini sih, tapi kalau permintaan banyak saya juga ngambil ikan terinya dari daerah Jawa Tengah,” ungkap Udin. 

Produk ikan teri asin buatannya tidak hanya diminati di pasar lokal, tetapi juga tersebar hingga ke Jakarta dan Palembang. Gurih dan renyahnya ikan teri asin produksi Pantai Baro telah membuatnya menjadi favorit di berbagai kota besar, terutama menjelang hari-hari besar seperti Lebaran dan Natal.

Namun, di balik kelezatan dan popularitas ikan teri asin ini, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketelitian dan keahlian khusus. 

“Proses pembuatan teri asin ini tidak mudah. Mulai dari pemilihan ikan yang berkualitas, proses penggaraman, hingga penjemuran yang harus pas, semua itu butuh keahlian khusus,” ujar Udin sambil menunjukkan hamparan teri yang sedang dijemur.

Menurutnya, perebusan ikan teri memakan waktu tiga hingga empat jam, diikuti dengan proses penggaraman yang menjadi kunci kelezatan. Setelah itu, ikan teri ditiriskan dan dijemur di bawah sinar matahari hingga kering sempurna. Cuaca menjadi faktor yang sangat menentukan. 

“Kalau cuaca panas paling penjemuran cukup setengah hari saja, tapi kalau cuaca tidak mendukung, proses penjemuran bisa memakan waktu lebih lama dan kualitas teri asin pun bisa menurun,” katanya.

Di tengah keberhasilan industri ikan teri asin ini, Udin dan para pengrajin lainnya menghadapi tantangan baru. Harga ikan teri asin mengalami penurunan, dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp33 ribu. 

Penurunan harga ini dipicu oleh melimpahnya pasokan ikan teri dari luar Pulau Jawa, yang menyebabkan persaingan semakin ketat.

Meski begitu, bagi Udin dan warga Pantai Baro lainnya, produksi ikan teri asin tetap menjadi sumber penghidupan yang tidak tergantikan. Industri ini tidak hanya menopang kehidupan keluarga mereka, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, yang bekerja sambil tetap bisa mengurus keluarga.

Di balik setiap butir ikan teri asin yang gurih dan renyah, terdapat cerita perjuangan dan dedikasi para pengrajin di Pantai Baro.

Tradisi ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi. Pantai Baro mungkin kecil, namun peranannya dalam menjaga tradisi dan memberikan harapan bagi banyak orang tidak dapat dipandang remeh. (din)

Mahasiswa KKN Internasional UIN Siber Cirebon Kembangkan Pelatihan Desain Grafis dan Video Grafis di Sbah Malaysia

CIREBON, FC- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan dedikasinya dalam pengembangan kreativitas siswa dengan menggelar Pelatihan Desain Grafis & Video Grafis di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah CLC Ladang 26, Kimanis, Sabah, Malaysia. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada siswa/i Nusantara dalam memanfaatkan teknologi grafis untuk menyalurkan kreativitas dan keperluan media sosial. Selasa, (20/08/2024).

Pelatihan yang berlangsung meriah ini dipandu oleh Abdul Fikri sebagai pemateri utama, dibantu oleh Hanaul Mubarokah sebagai moderator. 

Kedua mahasiswa KKN Internasional tersebut menjelaskan secara rinci dasar-dasar desain grafis dan video grafis, manfaatnya, serta praktik langsung menggunakan software Canva, sebuah aplikasi populer yang mudah digunakan untuk membuat desain kreatif.

Para siswa diajarkan untuk membuat pamflet digital yang nantinya bisa mereka manfaatkan untuk mengisi konten di platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. 

Proses pelatihan interaktif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong mereka untuk menuangkan ide-ide kreatif ke dalam bentuk yang visual dan menarik.

Dr. Moh. Ali, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Internasional dan Ketua Jurusan PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi desain grafis di era digital ini. 

“Dengan keterampilan desain grafis dan video grafis, siswa-siswa dapat mengembangkan kreativitas mereka dan mempersiapkan diri untuk berpartisipasi secara aktif dalam dunia digital,” ujar Dr. Ali.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan dari mahasiswa KKN Internasional di Sabah, Malaysia, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa Nusantara di sekolah CLC Ladang 26. 

Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi para siswa untuk lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan teknologi grafis, baik untuk keperluan akademik maupun pengembangan diri di masa depan. (din)

Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa-siswa SMP di Sabah mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berkreasi dan bersaing dalam dunia yang semakin digital.

Pemkab Cirebon Apresiasiasi Aksi Bebersih Pantai Baro Gebang

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon berencana melakukan aksi pembersihan sampah di Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Rabu (21/08/2024).

Kegiatan itu nantinya akan melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa hingga tokoh masyarakat sekitar.

Penjabat Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Faisal Amir SSTP MM mengatakan, kegiatan pembersihan tersebut merupakan program penanganan sampah.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga sudah dilakukan di Sungai Ambulu, bantaran Sungai Desa Sitiwinangun, dan sungai di Desa Pangenan.

“Program ini merupakan upaya untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami juga mendukung program Pandawara Grup dengan ikut menyiapkan personel, sandtrap, alat berat dan mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup guna memastikan kegiatan nanti berjalan lancar,” ujar Faisal, Selasa (20/8/2024).

Dijelaskan Faisal, Tim dari Pandawara Grup akan terlebih dahulu melakukan aksi pada Rabu (21/8/2024). Oleh karena itu, pihaknya mengaku mendukung langkah tersebut.

“Kami sangat mendukung inisiatif Pandawara Grup dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan bersih-bersih tersebut. Semoga saja melalui kegiatan itu, masyarakat luas akan mengetahui wilayah Kabupaten Cirebon memiliki pantai Baro, yang juga diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru,” tambahnya.

Disamping itu, ia menegaskan bahwa pembersihan yang dilakukan Pandawara Grup diharapkan dapat menjadi pemicu kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Setelah pembersihan awal tersebut, Pemkab Cirebon akan mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk bergabung dalam kegiatan bersih-bersih yang direncanakan pada akhir bulan Agustus nanti.

“Kami berharap, dengan partisipasi aktif dari masyarakat, kita bisa bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan meningkatkan kualitas lingkungan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Selasa, 20 Agustus 2024

Percepat Perkembangan Calistung, Mahasiswa KKN UIN SSC Desa Suranenggala Bikin Perpustakaan Desa

CIREBON, FC - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) kelompok 32 berhasil menyelesaikan program kerja mereka yakni membuat perpustakaan desa di Desa Suranenggala dengan nama “Perpustakaan Nenggala Maju”.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterbisaan masyarakat Desa Suranenggala dalam membaca, menulis, menghitung serta meningkatkan wawasan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan dan literasi yang akan disalurkan melalui perpustakaan ini.

Peresmian perpustakaan langsung dilakukan oleh Rasidin selaku Kepala Desa Suranenggala serta dihadiri oleh seluruh aparatur Desa, lalu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok KKN 32, Wahyono, M.Pd.I, Karang Taruna serta mitra kerja lainnya seperti PAUD Balai Ceria dan SDN Suranenggala dan Pegiat Literasi Nasional, Warkina, M.Pd.b

"Mengenai buku pada perpustakaan ini berasal dari donasi perseorangan atau pun yayasan yang berlangsung selama mahasiswa KKN di Desa Suranenggala," terang Kuwu Rasidin, Selasa, 20 Agustus 2024.

Rasidin menjelaskan, untuk berjalannya perpustakaan secara optimal, mahasiswa KKN bekerja sama dengan Pengurus Karang Taruna Jagabayan yang menjadi pengelola.

“Semoga dengan adanya perpustakaan ini masyarakat Desa Suranenggala menjadi terdidik secara moral, akhlak dan maju seluruh masyarakatnya sesuai nama perpustakaannya," tandas Kuwu Rasidin dengan penuh harapan. (Alisa)

Pj Bupati Cirebon Tekankan Kesiapan Dan Netralitas ASN Jelang Pilkada 2024

KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menegaskan, pentingnya langkah antisipasi dan persiapan menyeluruh untuk memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Cirebon berjalan dengan aman dan kondusif.

Pernyataan ini disampaikannya usai menghadiri apel pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya 2024 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta personel gabungan dari TNI dan Polri di Mapolresta Cirebon, Selasa (20/8/2024).

Wahyu Mijaya menjelaskan, bahwa Kabupaten Cirebon memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 1,7 juta jiwa, dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3.318 lokasi yang mengalami penurunan dibandingkan dengan TPS pada Pemilu 2024.

Kabupaten Cirebon terbagi menjadi dua wilayah hukum, yakni Polresta Cirebon yang mencakup 34 kecamatan, dan Polres Cirebon Kota (Polres Ciko) yang mengawasi enam kecamatan. Persiapan yang dilakukan mencakup berbagai aspek, termasuk pencegahan isu-isu seperti kenakalan remaja yang dapat mengganggu jalannya Pilkada.

“Kita berupaya memastikan seluruh wilayah tetap dalam kondisi aman, dengan langkah antisipasi yang dilakukan sejak awal,” ujar Wahyu.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada. Ia memastikan bahwa tim khusus telah dibentuk untuk memantau dan menjaga agar ASN tetap netral.

“Netralitas ASN adalah keharusan. Jika ada yang terbukti tidak netral, akan ada tindakan tegas,” tegasnya.

“Kami telah membentuk tim khusus untuk memantau dan menindaklanjuti pelanggaran terkait netralitas ASN. Kami akan memastikan ASN tetap netral dan memberikan himbauan yang diperlukan,” tambahnya.

Dengan segala persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap proses Pilkada dapat berlangsung lancar tanpa gangguan berarti.

Dari sisi pengawasan Pemilu, Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadaruddin Parapat, menyatakan bahwa pihaknya telah membuka saluran pengaduan bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan kecurangan.

Hotline Bawaslu dan posko pengaduan di setiap kecamatan telah disiapkan untuk memastikan hak pilih masyarakat terlindungi.

“Saat ini belum ada aduan dari masyarakat, karena kami masih dalam tahap penyusunan DPT. Posko pengaduan juga sudah tersedia di kecamatan untuk membantu masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT,” terang Sadaruddin.