Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 01 Juni 2025

Pemerintah Hadir Bagi Keluarga Korban Tragedi Longsor Gunung Kuda

KABUPATEN CIREBON — Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Rion Firmansyah (28), salah satu korban meninggal dunia akibat tragedi longsor di tambang batu alam Gunung Kuda, Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Rion mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Sumber Hurip, namun tak mampu bertahan akibat luka serius yang dideritanya.

Tangis pecah saat jenazah Rion tiba di rumah duka di Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Jumat malam (31/5/2025).

Isak tangis keluarga dan kerabat tidak terbendung ketika peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah, menyelimuti suasana dengan kesedihan yang mendalam.

“Kami semua tidak menyangka. Rion itu anaknya baik, pekerja keras, dan sangat bertanggung jawab pada keluarganya,” ujar Jojo Suharjo, kerabat almarhum, dengan suara bergetar.

Pejuang Keluarga yang Gugur di Tempat Kerja

Rion dikenal sebagai tulang punggung keluarga. Ia bekerja sebagai operator alat berat di tambang Gunung Kuda, posisi yang diraihnya setelah memulai karier sebagai kenek atau asisten operator.

Selama bertahun-tahun, ia membanting tulang demi menghidupi istri dan anak semata wayangnya yang baru berusia empat tahun.

“Rion itu dari dulu orangnya gigih. Dia mulai dari bawah, pelan-pelan belajar, dan akhirnya dipercaya jadi operator sendiri. Semua itu dia lakukan demi keluarganya,” kata Jojo, mengenang.

Di mata keluarga, Rion adalah sosok ayah yang lembut dan penuh kasih. Meski lelah sepulang kerja, waktunya selalu dicurahkan untuk bermain bersama sang anak.

“Dia paling semangat kalau sudah di rumah. Nggak pernah lepas dari anaknya. Itu yang bikin kami tambah sedih, anaknya masih kecil,” tambah Jojo dengan mata berkaca-kaca.

Pemerintah Hadir Beri Santunan dan Kepastian Masa Depan Pekerja Tambang

Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, hadir langsung di rumah duka.

Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi kepada keluarga Rion dan menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

“Kami hadir untuk menyampaikan duka cita sekaligus memberikan santunan. Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Pemprov Jabar akan terus memantau dampak tragedi ini,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Jigus ini juga menyatakan bahwa Pemkab kini sedang melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pekerja tambang yang terdampak, menyusul penutupan permanen tambang Gunung Kuda oleh Gubernur Jawa Barat.

“Para pekerja akan diberi pelatihan dan bantuan ekonomi agar tidak kehilangan penghasilan total. Ini penting agar mereka bisa bangkit kembali,” tambahnya.

Dukungan Penuh untuk Penutupan Tambang Gunung Kuda

Keluarga besar Rion menyatakan, mendukung penuh keputusan pemerintah menutup tambang Gunung Kuda secara permanen. Mereka tak ingin ada keluarga lain yang harus mengalami luka mendalam seperti yang mereka rasakan.

“Kalau bisa jangan ada lagi korban jiwa. Kalau pun suatu saat dibuka, keselamatan pekerja harus jadi prioritas utama. Lengkapi semua alat pengaman dan pastikan ada SOP yang jelas,” tegas Jojo.

Tragedi yang Menggugah Kesadaran Akan Keselamatan Kerja

Tragedi longsor Gunung Kuda hingga saat ini telah merenggut 14 korban jiwa, sementara 8 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Musibah ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak mengenai pentingnya standar keselamatan kerja di sektor pertambangan.

Rion Firmansyah kini telah dimakamkan di pemakaman keluarga dengan iringan doa dan air mata. Namun perjuangannya sebagai tulang punggung keluarga akan selalu dikenang.

Ia adalah gambaran nyata dari jutaan buruh harian yang mempertaruhkan nyawa demi sesuap nasi. (din)

Kapolresta Cirebon Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Galian C Gunung Kuda

 

CIREBON, FC Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap korban bencana alam, Kapolresta Cirebon KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung penyaluran bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana longsor di area Galian C Gunung Kuda, yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Juni 2025, pukul 11.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan kemanusiaan ini sejumlah pejabat dari unsur kepolisian dan pemerintahan daerah, antara lain:

  • Kepala BKAD Kabupaten Cirebon Sri Wijayawati, S.Sos., M.Si.

  • Kabag Ren KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H.

  • Kasat Lantas KOMPOL Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H.

  • Kasiwas IPTU Endang Widianti, S.H.

  • Kasi Humas IPDA Ivan Munandar, S.Kom.

  • Kapolsek Gempol KOMPOL Rynaldi Nurwan, S.H., M.H.

  • Kapolsek Dukupuntang AKP Nuryana

Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta beserta rombongan menyambangi kediaman empat keluarga korban yang merupakan buruh pemecah batu dan tinggal di wilayah Kecamatan Dukupuntang dan Palimanan. Adapun nama-nama korban yang dikunjungi yaitu:

  1. Almarhum Sukhendra (51 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Rositi, dan satu orang anak.

  2. Almarhum Sunadi (31 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Tati Suhartini, dan dua orang anak.

  3. Almarhum Toni (43 tahun), warga Blok 2 Wanggung Wangi, Desa Girinata. Meninggalkan istri, Ernawati, dan tiga orang anak.

  4. Almarhum Suparta (38 tahun), warga Blok Maridem, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan. Meninggalkan istri, Triana, dan dua orang anak.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Sumarni menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menyerahkan bantuan secara langsung berupa paket sembako dan santunan dari Kapolda Jawa Barat dan Polresta Cirebon, sebagai wujud perhatian dan dukungan moril serta materil kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kepada keluarga korban bencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, serta menjadi bagian dari pelayanan humanis yang terus kami gaungkan," ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolresta juga menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar dan membagikan makanan sehat seperti biskuit, susu, dan buah kepada anak-anak yang dijumpai di sepanjang jalan kawasan tersebut sebagai wujud kehadiran Polri yang peduli dan hadir di tengah masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga dan keluarga korban, yang merasa sangat terbantu secara moril maupun materiil dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana. (din)

Wakil Bupati Cirebon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Longsor Gunung Kuda di Blok Pontas Kenanga

CIREBON, FC – Wakil Bupati Cirebon melakukan kunjungan duka ke rumah almarhum Bapak Sarwa di Blok Pontas, Desa Kenanga, pada hari ini. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Cirebon ini disambut hangat oleh warga setempat yang sudah menunggu sejak pagi hari, Minggu, 1 Juni 2025.

Begitu mengetahui bahwa Wakil Bupati akan hadir, warga pun langsung berdatangan ke rumah duka. Suasana haru dan khidmat menyelimuti lokasi, terlebih saat Wakil Bupati menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain warga, kunjungan ini juga disambut oleh para tokoh masyarakat, aparatur desa, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Mereka hadir untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan moral kepada keluarga almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kebencanaan kepada pihak keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban yang ditanggung keluarga usai musibah yang dialami.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Bapak Sarwa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ucap Wakil Bupati dalam sambutannya.

Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah terhadap warganya, terutama yang sedang mengalami musibah atau kehilangan. (din)

50 Tahun Perjalanan Sang Inspirator, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Selamat Milad Prof.. !!

 

CIREBON, FC - 1 Juni 1975, lima dekade yang lalu, lahirlah seorang anak laki-laki yang kelak ditakdirkan menorehkan jejak perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Anak itu diberi nama Aan Jaelani. 

Siapa sangka, lima puluh tahun kemudian, beliau menjadi nahkoda utama satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di kawasan Ciayumajakuning — seorang pemimpin yang membawa arah baru, visi besar, dan perubahan nyata.

Hari ini, di usia emasnya, kita merayakan milad ke-50 Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag — Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sebuah sosok yang bukan hanya memimpin, tapi menginspirasi. 

Di bawah bimbingannya, kita menyaksikan sejarah yang tertoreh: transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN, yang resmi terjadi pada 21 Mei 2024. Sebuah langkah monumental yang menandai babak baru perjalanan institusi ini.

Tak berhenti di sana, dalam usia setahun sebagai UIN Siber, institusi ini berhasil meraih pencapaian luar biasa: Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) BAN-PT dengan predikat UNGGUL. Sebuah bukti nyata kerja keras, sinergi, dan arah kepemimpinan yang tajam dan progresif.

Kami, segenap sivitas akademika, bangga menjadi bagian dari pikiran dan visi besar seorang pemimpin yang visioner. Seorang yang tak hanya menatap masa depan, tapi merancang dan menjemputnya dengan langkah pasti. Dan kami siap untuk terus mengawal, berkontribusi, serta mendukung penuh cita-cita besar menjadikan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai universitas berkelas dunia.

Di hari istimewa ini, kami memanjatkan doa tulus ke hadirat Allah SWT:

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan yang melimpah kepada Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, beserta keluarga. Semoga setiap langkah beliau senantiasa dalam lindungan-Nya, dan setiap niat baiknya dimudahkan jalannya. Aamiin Allahumma aamiin, ya Rabbal ‘alamiin.

Selamat Milad ke-50, Rektor kami tercinta.

Langkahmu adalah cahaya. Visimu adalah kompas kami.

Sabtu, 31 Mei 2025

Polresta Cirebon Berikan Empati Mendalam kepada Keluarga Korban Longsor Galian Gunung Kuda

Kapolresta Cirebon


CIREBON, FC - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah dengan melakukan kunjungan kemanusiaan ke keluarga korban longsor di kawasan Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Kunjungan dilakukan langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang datang ke lokasi bersama sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon pada Sabtu (31/5), sekitar pukul 15.30 WIB. 

Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain Kabag Ren Kompol Acep Anda, S.H., M.H., Kasat Lantas, Kasiwas, Ps. Kasi Humas, serta para Kapolsek dari Sumber dan Dukupuntang.

Dua keluarga korban yang disambangi yaitu keluarga almarhum Sarwa bin Satira (36), seorang pekerja angkut batu asal Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, dan keluarga almarhum Rino Ahmadi (28), operator koperasi dari Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang. Keduanya menjadi korban jiwa setelah tertimbun longsor saat tengah bekerja di lokasi galian.

Dalam suasana haru, Kapolresta Cirebon menyampaikan belasungkawa secara langsung dan memberikan bantuan berupa paket sembako serta santunan. 

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Kapolda Jawa Barat dan Polresta Cirebon sebagai wujud empati terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan duka cita, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa Polri selalu berada di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi masa-masa sulit. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Kombes Pol. Sumarni.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendekatan humanis yang selama ini diusung oleh Polresta Cirebon. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan sosial bagi warga yang membutuhkan. (din)