Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 10 Juli 2025

Pemkab Cirebon Gencar Bersihkan TPS Liar, Wabup Jigus Ajak Masyarakat Sadar Kebersihan

 

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta masyarakat untuk membudayakan kebersihan. Salah satunya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang tentu saja dapat mengganggu kesehatan.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, ditengah pembersihan tempat pembuangan sampah liar yang berada di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Rabu (9/7/2025).

Dikatakan Jigus, sapaan akrabnya, saat ini telah banyak TPS liar yang ditemukan di wilayah Kabupaten Cirebon. Oleh sebab itu, Jigus mengajak masyarakat untuk menerapkan hidup sehat dan bersih.

“Saya harap mulai hari ini, masyarakat mengutamakan kebersihan. Jika lingkungan bersih, maka kesehatan juga akan terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Jigus juga menginstruksikan agar semua pihak bisa bekerja sama dalam upaya mencegah munculnya TPS liar di wilayah masing-masing. Mulai dari tingkatan desa, Jigus mengungkapkan perlu adanya koordinasi.

“Kami bersama Dinas Lingkungan Hidup tidak henti dalam melakukan pembersihan. Termasuk juga jika ada TPS liar, maka kami minta diinfokan agar segera ditangani dan dibersihkan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, menyebut pembersihan di lokasi TPS liar Desa Kertawinangun sudah kedua kalinya. Dirinya juga menyayangkan tindakan warga yang masih membuang sampah sembarangan.

“Sebetulnya pembersihan di lokasi ini sudah pernah dilakukan sebelumnya. Tetapi, saya juga menyayangkan tindakan masyarakat yang membuat kita melakukan tindakan ekstra pembersihan disini,” ujar Iwan.

“Untuk kali ini, kita rencana mengerahkan sepuluh truk untuk mengangkut sampah dengan estimasi satu truk itu memuat 3 ton sampah. Berarti, ada 30 ton sampah dari sini,” terang Iwan.

Disinggung tindakan selanjutnya, Iwan mengatakan telah melakukan komunikasi dengan camat dan kuwu setempat.

“Akan ada pemagaran, agar masyarakat tidak lagi buang sampah disini. Langkah lainnya juga sudah kita komunikasikan dengan camat dan kuwu,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga, Iwan menyebut, pihaknya masih terus mempercepat pembuatan peraturan daerah yang mengatur tentang pembuangan sampah liar.

Dia menegaskan, bahwa ada denda yang akan diberikan kepada masyarakat jika terbukti membuang sampah sembarangan.

“Dendanya sampai Rp500 ribu. Semoga Perbup ini segera selesai dan dapat diterapkan,” tutupnya. (Nur)








Foto Kuwu Sampiran Dicatut untuk Modus Penipuan, Sujito: Warga Diminta Waspada

CIREBON,FC – Kuwu Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Sujito, menyampaikan klarifikasi kepada seluruh warga desa atas tindakan tidak bertanggung jawab pihak tertentu yang menyalahgunakan foto dirinya untuk melakukan aksi penipuan. 

Dalam pernyataannya, Sujito menegaskan bahwa ia tidak pernah meminta apapun, baik berupa uang maupun dalam bentuk lainnya, kepada warga.

“Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah meminta, apalagi menyuruh seseorang untuk melakukan transfer uang. Jika ada yang mengatasnamakan saya dan meminta sesuatu, mohon jangan langsung percaya. Segera konfirmasi ke saya langsung atau melalui perangkat desa,” ujar Sujito dalam keterangannya, Kamis (10/7/2025).

Sujito mengungkapkan bahwa baru-baru ini dirinya menjadi korban penyalahgunaan identitas, di mana foto dirinya digunakan oleh oknum pelaku penipuan untuk menghubungi warga dan meminta sejumlah uang. Warga yang merasa kenal dan percaya, tanpa melakukan konfirmasi ulang, akhirnya menjadi korban.

“Pelaku memanfaatkan foto saya agar korban percaya. Setelah itu mereka menelpon dan mengaku sebagai saya, lalu meminta ditransfer sejumlah uang. Karena percaya itu benar saya, korban langsung mengirimkan uang tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Ini sangat disayangkan,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Sampiran untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan, terutama yang mengatasnamakan pejabat desa atau tokoh masyarakat. 

Menurutnya, pelaku kejahatan akan menggunakan berbagai cara untuk memanipulasi dan mengecoh warga, khususnya mereka yang sedang dalam kondisi membutuhkan bantuan atau sedang mengalami tekanan.

“Saya minta kepada seluruh warga, jika menerima pesan atau telepon yang mencurigakan, jangan langsung percaya. Cek dan ricek dulu kebenarannya, pastikan dengan cara menghubungi nomor resmi saya atau datang langsung ke kantor desa,” tegas Sujito.

Dirinya berharap kasus serupa tidak terulang kembali dan warga menjadi lebih hati-hati serta bijak dalam menyikapi segala bentuk permintaan melalui media sosial, pesan singkat, maupun telepon yang mengatasnamakan dirinya atau pemerintah desa.

“Modus penipuan saat ini semakin canggih. Saya mohon warga jangan menjadi korban berikutnya. Waspada, dan jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenarannya,” pungkasnya. (din)

Rabu, 09 Juli 2025

Pengabdian Tak Bertepi, Wali Kota Serahkan SK Pensiun dan Penghargaan 22 ASN Purnabhakti

CIREBON -  Sebanyak 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon menerima Surat Keputusan Pensiun dan Tanda Penghargaan atas pengabdiannya, Rabu (9/7/2025). Penyerahan SK Pensiun dan Tanda Penghargaan tersebut langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.

ASN yang memasuki masa purnabhakti terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2025 ini terdiri dari 8 orang pejabat struktural, 9 orang pejabat fungsional tertentu, dan 5 orang pejabat fungsional umum. Seluruhnya telah menuntaskan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas di berbagai lini pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para ASN tersebut. Ia menyebut masa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan babak baru dalam bentuk yang berbeda.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Cirebon, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada Bapak dan Ibu sekalian. Bapak dan Ibu telah menjadi teladan bahwa menjadi ASN bukan semata-mata tentang rutinitas, tapi juga soal ketulusan mengemban amanah dan melayani masyarakat," ungkap Wali Kota.

Wali Kota melanjutkan, para ASN yang memasuki masa purna tugas telah menjadi bagian penting dari jalannya roda pemerintahan selama bertahun-tahun. Teladan tentang disiplin, loyalitas, dan integritas diharapkan dapat terus diteladani oleh generasi ASN yang masih aktif.

"Kami berharap nilai-nilai itu tidak ikut pensiun, tapi justru menjadi warisan moral bagi ASN muda. Karena di balik pembangunan yang berkelanjutan, tersimpan semangat mereka yang pernah menorehkan pengabdian dalam diam," tuturnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kota Cirebon tengah berfokus pada reformasi birokrasi dan penguatan manajemen sumber daya manusia aparatur. 

Visi pembangunan Kota Cirebon yang Setara Berkelanjutan yakni Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Aman, dan Berkelanjutan hanya dapat tercapai dengan peran ASN yang kompeten dan berintegritas.

"Saya percaya, meski secara administratif masa tugas Bapak dan Ibu telah usai, semangat pengabdiannya akan tetap hidup, baik di lingkungan sosial, maupun dalam keluarga. Rumah besar Pemkot Cirebon ini akan selalu terbuka untuk silaturahmi dan berbagi pengalaman," tutup Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati, dalam laporannya menjelaskan bahwa para ASN yang pensiun telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

"Sebanyak 22 orang ASN yang memasuki masa purnabhakti ini adalah pribadi-pribadi yang telah memberikan warna dalam dinamika birokrasi kita. Mereka datang dari berbagai jabatan, membawa pengalaman dan semangat yang tak ternilai," ujarnya.

Ia berharap, ke depan akan lahir lebih banyak ASN yang tak hanya cerdas secara teknis, tapi juga matang secara etika, seperti para pendahulunya yang kini menapaki masa pensiun.

Kini, langkah para ASN purnabhakti tak lagi terikat oleh jam kantor, tetapi tetap menyala dalam kenangan dan teladan. Purnabhakti bukan sekadar perpisahan, melainkan awal dari pengabdian yang berganti wajah, lebih tenang, namun tetap menginspirasi. (din)



Selasa, 08 Juli 2025

Pemkab Cirebon Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Trusmi

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon mematangkan rencana rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Trusmi sebagai bagian dari upaya penataan arus kendaraan dan aktivitas masyarakat yang kian padat di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari sidak yang dilakukan pemerintah daerah untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di kawasan Trusmi.

“Rekayasa lalu lintas ini adalah strategi untuk menjawab tantangan kemacetan dan kepadatan yang terjadi, khususnya di kawasan wisata, perdagangan, dan jalan sekolah,” kata pria yang akrab disapa Jigus ini dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Cirebon 2025 di Sutan Raja Hotel, Selasa (8/7/2025).

Pemkab Cirebon, kata Jigus, telah mulai menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas di beberapa titik, termasuk Trusmi, yang mencakup sistem satu arah, pengaturan jam operasional kendaraan berat, serta penempatan petugas di jam sibuk.

Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah bersama para pedagang telah menyepakati penataan lokasi usaha. PKL kuliner sore hingga malam akan ditempatkan di Jalan KH Abbas, sementara pedagang buah dan sayur dipindahkan ke Pasar Pasalaran yang memiliki 100 kios kosong dan bisa digunakan secara gratis.


“Kami ingin memastikn langkah ini berpihak pada kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi mobilitas warga, tanpa merugikan pihak mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, menyampaikan bahwa skema rekayasa ini masih dalam tahap uji coba selama dua hingga tiga bulan sebelum ditetapkan sebagai regulasi tetap.

Menurut Hilman, manajemen lalu lintas merupakan cara paling efisien dalam penataan kawasan tanpa membutuhkan biaya besar seperti penataan fisik infrastruktur.

“Semua akan kami evaluasi, termasuk dampaknya terhadap pedagang dan pengguna jalan. Ini bukan relokasi, tapi penggeseran lokasi agar tetap tertib dan berfungsi,” katanya.

Dishub Kabupaten Cirebon juga merancang skema transportasi wisata dengan membangun kantong parkir di kawasan Weru, memanfaatkan tanah tidak terpakai milik dinas yang saat ini dikuasai bangunan liar.

“Bus wisata nanti cukup parkir di sana, lalu wisatawan diantar ke pusat batik dengan andong atau kendaraan lokal yang disediakan pengusaha batik melalui CSR,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan rencana menjadikan Trusmi sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang bebas dari pedagang di trotoar dan bahu jalan.

Hilman memastikan pelaksanaan uji coba melibatkan unsur Satpol PP, TNI, dan Polri untuk menjaga ketertiban. Forum lalu lintas akan terus melakukan evaluasi setiap bulan.

“Kami ingin kawasan wisata Trusmi menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman bagi semua pihak,” kata Hilman. (Hanin)

Wabup Jigus Buka Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025

KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025.

Kegiatan tersebut digelar di GOR Futsal Plumbon, Selasa (8/7/2025), dan diikuti sekitar 300 atlet dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon yang akrab disapa Jigus itu mengapresiasi terselenggaranya Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025. Ia menyebut, ajang tersebut sebagai sarana untuk mencari bibit atlet karate berprestasi.

“Saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan Dispora Kabupaten Cirebon yang sudah bisa menyelenggarakan acara ini,” ujar Jigus.

Ia berharap, melalui kompetisi ini para atlet muda dapat menjunjung tinggi nilai sportivitas serta memiliki semangat untuk terus berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Jigus juga menyemangati para atlet yang berlaga untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Ke depan, mudah-mudahan para atlet bisa menjunjung sportivitas antara satu sama lainnya. Terutama terkait atlet, ini bisa mendapatkan bibit atlet yang unggul, terutama atlet karate yang ada di Kabupaten Cirebon, supaya bisa bertanding di jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Kejuaraan ini merupakan bagian dari program pembinaan olahraga pelajar yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan FORKI.

Kejuaraan bergengsi antarpelajar ini digelar sejak tanggal 7 Juli 2025, dan berakhir pada tanggal 9 Juli 2025. (Ara)