Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 20 Agustus 2025

Sambut Kunjungan Dankodaeral III TNI AL, Wakil Wali Kota: Sinergi dengan TNI AL Kunci Ketahanan Maritim


CIREBON -   Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri acara ramah tamah dalam rangka kunjungan kerja Komandan Komando Daerah Maritim (Dankodaeral) III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetya, di wilayah kerja Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon, Rabu (20/8/2025).

Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Laksamana Muda TNI Uki Prasetya beserta seluruh jajaran. Kehadiran Dankodaeral III dinilai sebagai bentuk perhatian nyata dari TNI Angkatan Laut terhadap wilayah pesisir, khususnya di Kota Cirebon.

"Kehadiran Bapak merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami di Kota Cirebon. Ini menjadi wujud nyata dari perhatian TNI Angkatan Laut terhadap wilayah pesisir dan maritim di daerah kami,” ujarnya.

Wakil Wali Kota menyoroti pentingnya posisi geografis Cirebon yang strategis, berada di jalur Pantura yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah, serta memiliki garis pantai yang langsung berbatasan dengan Laut Jawa, salah satu jalur utama perdagangan dan transportasi laut nasional.

Menurutnya, posisi strategis ini menghadirkan dua sisi yakni tantangan dan peluang. Tantangan yang mencakup potensi kerawanan di laut seperti penyelundupan, perdagangan ilegal, dan ancaman keamanan lainnya, diimbangi oleh peluang besar untuk pengembangan sektor kelautan, perikanan, pariwisata bahari, dan ekonomi maritim.

Dalam konteks ini, keberadaan Lanal Cirebon dan jajaran TNI Angkatan Laut dianggap sangat krusial. "TNI AL bukan hanya garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, meningkatkan rasa aman, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat,” tegas Wakil Wali Kota.

Pemerintah Kota Cirebon, lanjutnya, menyadari bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa stabilitas keamanan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda dipandang sebagai kebutuhan mutlak.

Wakil Wali Kota juga menilai kunjungan Dankodaeral III sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan dan komunikasi antara TNI AL dan Pemerintah Kota Cirebon, guna merumuskan langkah-langkah bersama menghadapi berbagai tantangan maritim.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti pentingnya membangun kesadaran maritim di kalangan generasi muda. Pembangunan Kota Cirebon, menurutnya, tidak bisa dilepaskan dari dimensi kemaritiman. Pengelolaan pelabuhan, pengembangan kawasan pesisir, serta pembinaan masyarakat maritim perlu mendapat perhatian serius.

"Kami berharap sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah dapat melahirkan program-program pembinaan yang menyasar generasi muda, baik dalam bentuk pendidikan kebangsaan, pelatihan bela negara, maupun penguatan karakter disiplin dan cinta tanah air,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Cirebon menyampaikan penghargaan atas kunjungan Laksamana Muda TNI Uki Prasetya beserta rombongan, seraya berharap kunjungan kerja tersebut mempererat hubungan kelembagaan serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat Cirebon.

"Semoga kunjungan kerja ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat koordinasi, dan membawa manfaat,” pungkasnya. (din)



Selasa, 19 Agustus 2025

Kelompok KKN 84 UINSSC Berkolaborasi Dengan Kolaborator Kebaikan.id Gelar Aksi Clean Up di Desa Tersana

CIREBON, FC - semangat gotong royong kembali terpancar di Desa Tersana Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tersana menggelar aksi clean up di sungai berkolaborasi dengan komunitas Kolaborator Kebaikan.id dan lainnya.

Terhitung ada sekitar 50 massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen, seperti perangkat desa, karang taruna, mahasiswa KKN sekitar desa Tersana, komunitas pegiat lingkungan PALRI, dan instansi yang diundang seperti Puskesmas, DLH dan BPBD Kabupaten Cirebon. Semua turut berkontribusi bahu-membahu dalam kegiatan bersih-bersih.

Mengangkat "AMAL" atau Aksi masyarakat untuk lingkungan sebagai judul acara. Dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel singkat, pengarahan, dan sambutan dari pak kuwu, dilanjut foto bersama dan diarahkan menuju lokasi sungai yang tak jauh jaraknya dari balai desa Tersana.

Dalam sambutannya, pak Tarmudi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan positif KKN kali ini. 

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan KKN yang sudah hampir di penghujung masa pengabdiannya, proker demi proker terlaksana dengan baik dan ditutup dengan gebrakan besar aksi clean up yang juga menggandeng banyak pihak. 

"Adanya aksi ini adalah bukti nyata kepedulian masyarakat tersana terhadap lingkungan" tuturnya.

Butuh waktu sekitar 2 jam untuk membersihkan sampah yang ada di sungai sepanjang 40 meter. Komposisi sampah didominasi oleh sampah rumah tangga seperti plastik, pampers, sterofoam, yang berasal dari masyarakat itu sendiri. 

Hasbi anggota Karang Taruna mengungkapkan aampah di sungai ini gak mungkin muncul sendiri, pasti ada oknum di masyarakat yang membuang sampah sembarangan asal lempar ke kali" ucapnya ketika diwawancarai.

Kolaborasi adalah kunci, sampah yang terlihat sangat menumpuk akhirnya dapat diatasi secara bersama-sama. Nida mahasiswi KKN yang juga selaku menyampaikan bahwa persiapan aksi ini sebetulnya kurang dari seminggu namun setiap harinya kami maksimalkan bahkan H-1 diadakan brifing akbar melibatkan semua elemen agar satu komando dan meminimalisir misskom saat aksi, "Alhamdulillah hari H lancar dan terharu liatnya," ucapnya.

Respon positif pun datang dari kalangan masyarakat, salah satunya Ibu Anggi selaku warga yang terkena dampaknya karena rumahnya bersebelahan dengan sungai yang dipenuhi sampah. 

"Sudah dua tahun kondisi di belakang rumah saya seperti itu, pihak desa pun belum ada gerakan, untungnya ada anak-anak KKN dari UIN dan rekan-rekan pegiat lingkungan yang terjun sehingga bersih kembali. Terima kasih banyak," ungkapnya.

Selaras dengan hal tersebut, CEO Kolaborator Kebaikan.id Omar Qad Panity. Menegaskan bahwa sudah seharusnya pengabdian KKN menjawab tantangan yang ada di desa, memberikan dampak secara nyata, bukan hanya merealisasikan proker a b dan c alih-alih pengabdian justru hanya menggugurkan tri dharma perguruan tinggi. 

"Semoga bukan hanya KKN di desa Tersana yang sadar akan urgensi ini, dan semakin banyak abdi muda dari ruang akademik yang berkiprah di desa," paparnya.

Aksi ditutup dengan membuat konten agar lebih masif memantik kesadarannya, setidaknya agar yang melihat tidak membuang sampah sembarangan, memang hanya sekedar meminimalisir sampah yang ada namun sudah satu langkah lebih maju.

Semoga di usia Indonesia yang ke-80 tahun ini, masyarakatnya tidak lagi terbelenggu dalam kebodohan akan minimnya kesadaran terhadap isu lingkungan, salam lestari.

Minggu, 17 Agustus 2025

HUT ke-80 RI: Wali Kota Cirebon Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Keras, Cerdas, dan Ikhlas

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Cirebon di Lapangan Bima Madya, Minggu (17/8/2025). 

Upacara dihadiri Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, para asisten dan staf ahli; Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cirebon menegaskan makna mendalam dari peringatan kemerdekaan kali ini. 

"Hari ini kita semua berdiri tegak di bawah kibaran Sang Merah Putih. Hari ini, kita bukan sekadar memperingati sebuah tanggal bersejarah, tetapi juga menyelami makna terdalam dari sebuah perjalanan panjang 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Wali Kota menambahkan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah semata, melainkan lahir dari pengorbanan para pejuang, doa para ibu, keberanian pemuda, tekad ulama, dan tokoh adat. Seperti yang diketahui, tema peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tahun ini adalah Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. 

"Tema ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan hanya bermakna bila rakyat bersatu, bangsa berdaulat, kesejahteraan dirasakan merata, dan kemajuan dapat dijangkau oleh semua,” kata Wali Kota.

Dalam pidatonya, Wali Kota juga menekankan pentingnya persatuan yang lahir dari penghargaan terhadap perbedaan. Ia mencontohkan Kota Cirebon sebagai kota pelabuhan dan pertemuan budaya Jawa, Sunda, Arab, Tionghoa, hingga Eropa, yang menunjukkan nilai persatuan sebagai warisan yang harus terus dirawat.

“Ketika kita menyebut kata berdaulat, kita diingatkan bahwa kedaulatan berarti rakyat tidak boleh kehilangan kendali atas hidupnya sendiri. Kebijakan daerah harus berpihak kepada rakyat banyak, bukan segelintir kelompok,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan komitmen pemerintah untuk menjadikan Kota Cirebon sejahtera, tertata, aspiratif, religius, aman, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kesiapan generasi masa depan.

Berdasarkan data triwulan pertama 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon mencapai 4,89 persen, didukung sektor perdagangan, transportasi dan pergudangan, serta industri pengolahan. Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,02 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 77,08. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 6,29 persen dan inflasi terkendali pada 2,53 persen secara tahunan.

“Isu penurunan stunting menjadi perhatian penting kita. Tahun ini, kita menargetkan angka stunting turun dari 14,9 persen menjadi maksimal 13,95 persen, melalui kolaborasi, konvergensi, dan inovasi,” tambah Wali Kota.

Wali Kota menutup pidatonya dengan ajakan bagi seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja keras, cerdas, dan ikhlas.

 “Mari kita wariskan kepada anak cucu bukan hanya cerita perjuangan masa lalu, tetapi bukti bahwa kita menjaga bangsa ini tetap tegak, bersatu, berdaulat, sejahtera, dan maju,” pungkasnya.

Selain upacara bendera, peringatan HUT ke-80 RI di Kota Cirebon juga diisi dengan pemberian remisi kepada sejumlah warga binaan, peluncuran program KIPDA (Kartu Idola Pendidikan Daerah) kepada perwakilan siswa SD dan SMP, serta tarian kolosal bertemakan kemerdekaan. (din)



Ramah Tamah Bersama Perintis Kemerdekaan, Wali Kota Cirebon Beri Penghormatan

CIREBON –  Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Ketua TP PKK Noviyanti Edo dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah, menyelenggarakan acara ramah tamah bersama para perintis kemerdekaan. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (16/8/2025), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di tengah senyum dan sapaan hangat, Wali Kota menyampaikan penghormatan kepada para perintis kemerdekaan. “Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Cirebon, kami sampaikan penghormatan setinggi-tingginya,” ucapnya. 

Kata-kata tersebut  sebagai pengingat bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan buah dari pengorbanan dan keteguhan hati para pendahulu, yang menjadi cahaya penuntun bagi langkah generasi saat ini.

Usia 80 tahun Republik Indonesia mencatat perjalanan panjang yang sarat perjuangan. Dari perlawanan melawan penjajahan hingga upaya membangun bangsa yang mandiri, setiap detik sejarah meninggalkan pelajaran berharga. 

Wali Kota menegaskan, tantangan masa kini berbeda, namun inti perjuangan tetap sama: menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan berdaya saing. Di Kota Cirebon, hal ini diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik yang lebih optimal, serta penyediaan ruang hidup yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

"Pertemuan hangat ini juga menjadi ajang belajar bagi generasi muda. Kehadiran para perintis adalah pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan setiap hari," tuturnya.

Wali Kota mengajak seluruh warga menjadikan momentum ini sebagai pembaruan tekad, bahwa semangat kemerdekaan hidup melalui kerja nyata.

"Juga kolaborasi, dan komitmen bersama demi masa depan yang lebih baik," jelasnya.

Sejalan dengan itu, Ketua LVRI Kota Cirebon, H. Abdul Rosyid, menyampaikan apresiasi dan refleksi pada momentum bersejarah ini. Meski saat ini anggota LVRI di Kota Cirebon tinggal 54 orang, namun semangat untuk terus menjaga dan melanjutkan kemerdekaan tak pernah padam.

"Kami ucapkan Selamat HUT ke-80 RI. Kemerdekaan ini bukan semata-mata hadiah, melainkan buah dari perjuangan dan pengorbanan jiwa raga serta tumpah darah para pendahulu kita,” ujarnya.

Menurut Rosyid, setiap generasi memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan meneruskan warisan kemerdekaan. 

"Baik melalui pengabdian maupun teladan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Kehadiran para perintis kemerdekaan di tengah generasi sekarang menjadi penguat nilai persatuan dan kebangsaan. Karena sejatinya, kemerdekaan adalah warisan yang harus terus dijaga, dihormati, dan diwujudkan melalui langkah nyata bagi masa depan yang lebih baik. (Nur)



Wali Kota Cirebon Kukuhkan Anggota Paskibraka 2025, Tekankan Jiwa Nasionalisme dan Teladan bagi Generasi Muda

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Cirebon Tahun 2025 di Balai Kota Cirebon pada Sabtu malam (16/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota Paskibraka yang telah terpilih untuk menunaikan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kota Cirebon.

“Ini adalah momen yang membahagiakan dan membanggakan. Tidak semua orang mampu memiliki tekad dan mental yang kuat, mendedikasikan dirinya melawan cuaca dan terpaan sinar matahari, berlatih setiap hari untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Mental seperti inilah yang kami harapkan menjadi penerus Kota Cirebon kelak,” ujarnya.

Wali Kota menegaskan bahwa anggota Paskibraka tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas pada hari pelaksanaan upacara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

 “Sebagai putra-putri terbaik, harus mampu memberi energi positif bagi generasi muda lainnya dan juga masyarakat. Tunjukkanlah keteladanan kalian sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin, bermoral, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” tambahnya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pembina, pelatih, dan pihak sekolah yang telah mendukung persiapan para anggota Paskibraka.

"Terima kasih atas dorongan, motivasi, dan kesabaran dalam membimbing putra-putri kita. Semoga mereka menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya dan terus menjaga persatuan di atas keragaman,” ungkapnya.

Wali Kota berharap, melalui pengalaman ini, para anggota dapat menjadi pemimpin dan tokoh masa depan yang membanggakan bangsa. (Nur)