Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 04 Agustus 2024

Falak Day 2024: Observasi dan Edukasi Astronomi Islam Digelar di Kuningan

 

KUNINGAN, FC  – Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar Kegiatan Observasi dan Edukasi Astronomi Islam (Falak Day) Jurusan Ilmu Falak Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2024. 

Acara yang berlangsung dari Minggu hingga Selasa, 4-6 Agustus 2024, ini bertempat di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pembukaan acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., Wakil Dekan I Fakultas Syariah Ahmad Rofii, MA., LL.M., Ph.D, Ketua Jurusan Ilmu Falak Dr. Leliya, S.H., M.H., Camat Pasawahan Asikin, S.I.P., M.Si., dan Kepala UPTD Pengelola Kebun Raya Kuningan Dedi Kurniawan, M.Si.

Dr. Rifa Jamaluddin Nasir, M.Si., penggagas Falak Day, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Falak Day diikuti oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Falak dari berbagai universitas se-Indonesia.

"Falak Day ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk bertukar ilmu dan pengalaman, serta mempererat hubungan antar mahasiswa Ilmu Falak dari seluruh Indonesia," jelas Dr. Rifa. 

Ia juga menyebutkan bahwa Falak Day sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, dengan acara sebelumnya diadakan di Solo dan Kudus. 

Dr. Rifa menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menyamakan informasi dan isu-isu tentang astronomi serta menjalin silaturahmi antar penggiat ilmu falak di Indonesia.

Dalam sambutannya, Camat Pasawahan Asikin, S.I.P., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan yang sangat bermanfaat ini.

"Kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam bidang astronomi Islam, yang nantinya akan dapat diimplementasikan dalam kehidupan di masyarakat," ujarnya. 

Ia juga menambahkan, "Kami berharap Kebun Raya Kuningan yang luasnya 170 hektar ini dapat dipromosikan oleh teman-teman mahasiswa agar lebih dikenal luas dan diviralkan, dan yang tak kalah penting, mari kita jaga dan rawat tempat ini dari sampah."

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., dalam sambutannya menekankan urgensi dari kegiatan Observasi dan Edukasi Astronomi Islam (Falak Day) ini. 

"Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan ilmu falak di kalangan mahasiswa, serta untuk mendukung perkembangan ilmu falak di Indonesia," ujar Dr. Edy Setyawan.

Kegiatan Falak Day 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam pengembangan ilmu falak di Indonesia, serta memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang astronomi Islam. (di)

Sabtu, 03 Agustus 2024

Jaring Bibit Atlet, Dispora Kabupaten Cirebon Gelar Karate Open 2024 August 5, 2024 Sosial & Kesehatan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Sebanyak 400-an karateka meramaikan Kejuaraan Karate Open Piala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon 2024 yang digelar di Gor Ranggajati Sumber. Kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya menjaring bibit atlet karate di Kabupaten Cirebon. Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 diikuti sembilan dojo dan digelar selama dua hari, Sabtu (3/8/2024) dan Minggu (4/8/2024). Sebanyak 400-an atlet dari usia dini hingga U-21 bertanding di ajang ini. Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, H Ikin Asikin menyampaikan, Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 merupakan upaya dalam meningkatkan pembinaan atlet karate. Ikin berharap, kejuaran ini melahirkan bibit atlet unggulan yang diproyeksikan untuk masa depan. “Pembinaan untuk menjadi karateka secara profesional, yang tentunya berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sekaligus menjadi daya tarik bagi pembina maupun pelatih, agar mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi,” ucap Ikin dalam sambutannya saat membuka Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon di Gor Ranggajati Sumber, Sabtu (3/8/2024). Ikin mengatakan, untuk mencapai prestasi yang ditargetkan, tentunya membutuhkan kerja keras, baik itu moril maupun materil. Dispora Kabupaten Cirebon pun mendukung kejuaraan karate open sebagai jalan untuk mencapai target pembinaan dan prestasi atlet. “Semoga (karate open) akan menjadi agenda rutin tahunan. Insyaallah tahun 2025, rencananya akan mengadakan event yang lebih tinggi lagi,” ujarnya. “Kejuaraan karate ini, saya yakin, akan melahirkan bibit atlet yang mengharumkan nama baik keluarga, sekolah, dojo, kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya. Ikin berpesan, agar atlet, orang tua atlet, pelatih hingga wasit untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap, karateka yang tampil di Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 bisa mengikuti jejak para atlet nasional. “Nanti juga pada Porkab Cirebon tanggal 18 hingga 25 Agustus, ada karate juga. Dari situlah (Porkab), akan mendata atlet se-Kabupaten Cirebon, tidak terkecuali atlet karate,” ucap Ikin. Senada disampaikan Analis Kebijakan Ahli Muda/Kepala Seksi Olahraga Prestasi Dispora Kabupaten Cirebon, Ade Mulyono. Ia berharap, karate open bisa melahirkan bibit atlet untuk masa depan Kabupaten Cirebon. “Mudah-mudahan, teman-teman Forki (Federasi Karate-Do Indonesia) bersama Dispora mendapatkan hasil juara dari usia dini dan dewasa,” ucap Ade. (DISKOMINFO) CirebonKabupaten CirebonPemkab Cirebon Share: Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir di Musim Hujan Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kabupaten Cirebon Melalui Gurak Search … Search Berita Terbaru Inspektorat Kabupaten Cirebon Dorong Peningkatan Integritas ASN melalui Aksi Pencegahan Korupsi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Inspektorat Kabupaten Cirebon Dorong Peningkatan Integritas ASN melalui Aksi Pencegahan Korupsi Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kabupaten Cirebon Melalui Gurak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kabupaten Cirebon Melalui Gurak Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir di Musim Hujan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir di Musim Hujan Kategori Artikel (9) Bupati (108) Ekonomi (10) Government (133) Pendidikan (3) Perangkat Daerah (82) Sekretaris Daerah (24) Sosial & Kesehatan (16) Umum (12) Wakil Bupati (27) Wisata & Budaya (8) Tags 5422024AplikasiBayi kembar SiamBudayaCirebonDinas Ketahanan Pangan dan PerikananDinas SosialDinsosDiskominfoDisnakerDLHFutsalGegesikHari JadiHari Jadi Kabupaten CirebonHari Jadi ke-542 Kabupaten CirebonIdul AdhaImronInflasiInovasiJawa BaratJobfairKabupaten CirebonKebanjiranKurbanLebaranMudikMudik 2024Pemkab CirebonPerikananPj Bupati CirebonPMIPMI Kabupaten CirebonPolresta CirebonPondok pesantrenRakorRapat PimpinanRapimRokok ilegalRotanSapiSekdaSeniWahyu Mijaya

KABUPATEN CIREBON — Sebanyak 400-an karateka meramaikan Kejuaraan Karate Open Piala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon 2024 yang digelar di Gor Ranggajati Sumber. Kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya menjaring bibit atlet karate di Kabupaten Cirebon.

Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 diikuti sembilan dojo dan digelar selama dua hari, Sabtu (3/8/2024) dan Minggu (4/8/2024). Sebanyak 400-an atlet dari usia dini hingga U-21 bertanding di ajang ini.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, H Ikin Asikin menyampaikan, Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 merupakan upaya dalam meningkatkan pembinaan atlet karate. Ikin berharap, kejuaran ini melahirkan bibit atlet unggulan yang diproyeksikan untuk masa depan.

“Pembinaan untuk menjadi karateka secara profesional, yang tentunya berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sekaligus menjadi daya tarik bagi pembina maupun pelatih, agar mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi,” ucap Ikin dalam sambutannya saat membuka Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon di Gor Ranggajati Sumber, Sabtu (3/8/2024).

Ikin mengatakan, untuk mencapai prestasi yang ditargetkan, tentunya membutuhkan kerja keras, baik itu moril maupun materil. Dispora Kabupaten Cirebon pun mendukung kejuaraan karate open sebagai jalan untuk mencapai target pembinaan dan prestasi atlet.

“Semoga (karate open) akan menjadi agenda rutin tahunan. Insyaallah tahun 2025, rencananya akan mengadakan event yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

“Kejuaraan karate ini, saya yakin, akan melahirkan bibit atlet yang mengharumkan nama baik keluarga, sekolah, dojo, kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya.

Ikin berpesan, agar atlet, orang tua atlet, pelatih hingga wasit untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap, karateka yang tampil di Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 bisa mengikuti jejak para atlet nasional.

“Nanti juga pada Porkab Cirebon tanggal 18 hingga 25 Agustus, ada karate juga. Dari situlah (Porkab), akan mendata atlet se-Kabupaten Cirebon, tidak terkecuali atlet karate,” ucap Ikin.

Senada disampaikan Analis Kebijakan Ahli Muda/Kepala Seksi Olahraga Prestasi Dispora Kabupaten Cirebon, Ade Mulyono. Ia berharap, karate open bisa melahirkan bibit atlet untuk masa depan Kabupaten Cirebon.

“Mudah-mudahan, teman-teman Forki (Federasi Karate-Do Indonesia) bersama Dispora mendapatkan hasil juara dari usia dini dan dewasa,” ucap Ade. (olan)

Jumat, 02 Agustus 2024

Pemkab Cirebon Dorong Nilai Tambah Sektor Industri Dan Perdagangan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, serta instansi terkait di wilayah Ciayumajakuning guna meningkatkan nilai tambah sektor industri dan perdagangan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan, rapat ini membahas tentang promosi bersama untuk sektor perdagangan dan perindustrian.

“Kami bersama dengan Disperindag Jabar dan Ciayumajakuning membicarakan terkait promosi bersama untuk sektor perdagangan dan perindustrian,” ujarnya selepas rakor di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (1/8/2024).

Menurut Wahyu, penting untuk mengelola sektor ini secara terintegrasi, sehingga tidak terbatas pada satu daerah saja, melainkan dalam satu kawasan.

“Jadi, bagaimana kita bisa mengelola secara bersama, sehingga tidak parsial satu daerah, tetapi dalam satu kawasan. Sehingga diharapkan bisa lebih optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, rakor ini juga membahas langkah-langkah tindak lanjut untuk mengembangkan produk di masing-masing wilayah, meningkatkan indeks ekonomi, serta memperkecil indeks gini di wilayah Ciayumajakuning.

“Kami juga menetapkan sentra-sentra industri yang ada di Cirebon, seperti produk batik, makanan olahan, dan rotan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Jabar, Noneng Komara Nengsih menjelaskan, bahwa rakor ini bertujuan untuk melakukan promosi bersama pada sektor industri kecil.

“Ya, ini merupakan rakor se-Ciayumajakuning, untuk melakukan promosi bersama pada sektor industri kecil,” katanya.

Noneng juga mengungkapkan, pentingnya industri kecil memiliki akun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS). Dengan memiliki akun tersebut, pelaku industri kecil bisa memperoleh berbagai fasilitas, salah satunya adalah mendapatkan sertifikat TKD secara gratis. “Kalau berbiaya, cukup mahal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepemilikan akun SIINAS juga memungkinkan pelaku industri kecil menjadi mitra dari pemerintah daerah, yang dapat membuka peluang lapangan kerja baru.

“Di Cirebon cukup banyak punya 70 sektor industri, Kuningan ada dua dan lain sebagainya,” tutup Noneng. (Ara)

Mahasiswi UIN Siber Cirebon Raih Prestasi di Ajang Golden Islamic Competition 2024

CIREBON, FC  – Siti Fatimah Khoeriyah, mahasiswi semester 4 dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ushuluddin dan Adab, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kembali menorehkan prestasi gemilang. Siti Fatimah berhasil meraih Juara I dalam Lomba Vokal Sholawat pada ajang Golden Islamic Competition Tahun 2024.

Perlombaan bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Golden Islamic Competition dan telah diakui serta terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dengan legalitas AHU-002986.AH.01.30 Tahun 2022. 

Acara ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 29 Juli 2024 dan mencakup berbagai kategori lomba seperti tulis puisi, tulis cerpen, baca puisi, lomba nasyid, melukis, cipta pantun, menggambar, poster, adzan, mewarnai, dan masih banyak lagi. Pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 29 Juli 2024.

Dalam persaingan yang ketat, Siti Fatimah mampu menunjukkan kemampuan vokalnya yang luar biasa dan memukau para juri serta penonton. Keberhasilannya ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga mengharumkan nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di kancah nasional.

“Saya sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Dukungan dari keluarga, dosen, dan teman-teman sangat berarti bagi saya,” ujar Siti Fatimah. “Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berusaha dan berprestasi di bidang yang mereka minati.”

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H.Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh Siti Fatimah.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Siti Fatimah. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi besar dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka,” kata Dr Anwar Sanusi.

Prestasi Siti Fatimah dalam ajang Golden Islamic Competition ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Siti Fatimah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia, serta siap berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara. (din)

Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir Di Musim Hujan

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri rapat koordinasi terkait tindak lanjut bencana banjir bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Jumat (2/8/2024).

Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Gegesik itu dihadiri juga BPBD Kabupaten Cirebon, camat, dan kuwu di wilayah terdampak banjir.

Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menjelaskan tentang pentingnya mengantisipasi bencana banjir di saat musim kemarau yang sedang dihadapi.

“Saat ini kita menghadapi musim kekeringan (kemarau). Pompa sudah mulai berfungsi meskipun belum seluruhnya, karena hanya di beberapa tempat saja yang airnya masih cukup. Yang harus kita antisipasi adalah jangan sampai fokus mengatasi kekeringan, tapi lupa terhadap antisipasi di musim hujan,” ujarnya.

Wahyu menyebut, normalisasi sungai sebaiknya dilaksanakan di musim kemarau. Jadi, lanjut dia, saat musim hujan tiba, sungai mampu menampung air meskipun debitnya besar.

“Jadi, saat musim hujan, sungai kita sudah mampu menampung air, walaupun debit air besar. Oleh karena itu, kita antisipasi sekarang,” tambahnya.

Dalam rapat ini, ia juga menyinggung soal tanggul yang jebol akibat bencana banjir sebelumnya. Saat itu, Pemkab Cirebon bersama pihak terkait menangani tanggul yang jebol.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon membutuhkan intervensi berbagai pihak untuk bisa menangani banjir.

Ia pun meminta detail dari BPBD Jabar, BPBD Kabupaten Cirebon, camat, serta kuwu terkait titik-titik yang terdampak banjir. Sehingga, lanjut dia, langkah-langkah untuk mengantisipasi banjir bisa segera diambil.

“Kita harus sama-sama diskusi, ada BPBD Provinsi Jabar bersama jajaran, kemudian ada BPBD Kabupaten Cirebon, camat, dan kuwu di wilayah ini. Kita buat kesimpulan dan petakan titik permasalahan terkait banjir tersebut,” katanya.

Selanjutnya, titik-titik permasalahan ini akan dihubungkan dengan kewenangan masing-masing, baik itu pusat, provinsi, maupun Kabupaten Cirebon.

“Dari titik itu, kita akan lakukan tindak lanjut di kabupaten, hingga provinsi dan pusat. Mudah-mudahan musim kekeringan tidak panjang. Kita harus segera antisipasi, mengingat sebentar lagi masuk musim hujan,” jelas Wahyu.

Normalisasi sungai dan muara menjadi langkah penting yang harus segera dikoordinasikan dan dilaksanakan. “Normalisasi adalah hal yang harus ditindaklanjuti, baik sungai maupun di muara. Karena ini, membagi kewenangan, koordinasi harus dilakukan, agar bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jabar, Anne Hermadianne Adnan mengatakan, rapat koordinasi berkaitan dengan mitigasi bencana pada musim hujan. Pihaknya bersama Pemkab Cirebon fokus melaksanakan normalisasi sungai.

“Ini dulu, karena ini kan soal perubahan perilaku masyarakat, yang dulu ada empati untuk gotong royong, sekarang kan sudah mulai terkikis. Akhirnya membuang sampah sembarangan, tidak membersihkan sungai, akhirnya jadi masalah,” kata Anne usai rapat.

Anne juga menjelaskan soal anomali cuaca yang terjadi di Indonesia. Tahun lalu, lanjut Anne, terjadi kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan terlalu lama. Namun, pada tahun ini berdasarkan musim kemarau akan lebih pendek.

“Tahun ini, Juli dan Agustus kemarau. September sudah masuk hujan. Mumpung belum masuk musim hujan, kita lakukan mitigasi, supaya tidak terdampak ke masyarakat,” tukasnya.

“Contohnya, kemarin gagal panen. Kemarin 10 hektare (sawah gagal panen) dampak kebanjiran, seperti itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, rapat koordinasi bersama BPBD Jabar tersebut dihadiri para camat, yakni dari Kecamatan Gegesik, Susukan, Kaliwedi, dan Arjawinangun. Kemudian, dihadiri pula oleh para kuwu dari Desa Jagapura Wetan, Jagapura Kidul, Jagapura Lor, dan Jagapura Kulon. (Ara)

Kamis, 01 Agustus 2024

Kelompok KKN 158 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Kelompok KKN Desa Cikeusal Institut Pesantren Babakan Kolaborasi Program Kegiatan

CIREBON, FC - Gagas isu kepedulian pendidikan dan kesehatan masyarakat Desa  Cikeusal, 24 mahasiswa dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) dan IPEBA lakukan sosialisasi pendidikan karakter dan donor darah, Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2024. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui peningkatan kualitas hidup, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Tubagus Fajar Setiadi, Koordinator pelaksana kegiatan asal UINSSC, menjelaskan bahwa kolaborasi ini didasari oleh kesamaan pandangan antara kelompok KKN UINSSC dan IPEBA mengenai kebutuhan masyarakat Desa Cikeusal.

Menurutnya, desa ini memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan, terutama dalam aspek pendidikan dan kesehatan.

“Kolaborasi ini bertujuan untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan mandiri,” ujarnya. Tubagus menambahkan bahwa sinergi antara kedua institusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat.

Husni Tsabit, Koordinator pelaksana kegiatan asal IPEBA menambahkan, bahwa program edukasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter. 

Program ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari perencanaan pra-loka karya, penyusunan langkah-langkah pelaksanaan, hingga penyediaan bahan-bahan yang diperlukan dan teknis pelaksanaan. 

"Kami berharap masyarakat lebih memperhatikan pentingnya pendidikan karakter, yang akan disampaikan melalui seminar-seminar yang kami adakan,” kata Husni. 

Ia juga menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi penting bagi pembangunan masyarakat yang beretika dan berintegritas.

Program donor darah yang diadakan di Desa Cikeusal pada Rabu 31 Juli tersebut didukung oleh pihak Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia Kota Cirebon. Program tersebut merupakan kegiatan kali pertama dan mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. 

Salah satu warga yang ikut serta mendonorkan darah menyatakan bahwa masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini. “Ini kegiatan pertama bagi kami, tapi alhamdulillah masyarakat sangat antusias,” ungkap salah satu pendonor. 

Selain warga, aparatur pemerintah Desa Cikeusal juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, hal tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa UINSSC dan IPEBA.

Kepala Desa Cikeusal juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program ini dan berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membantu orang-orang yang membutuhkan. 

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Semoga masyarakat Desa Cikeusal tergerak untuk terus melaksanakan kegiatan donor darah,” ujarnya. 

Kepala desa menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima donor, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat desa.

Program edukasi dan donor darah yang diadakan oleh mahasiswa UINSSC dan IPEBA di Desa Cikeusal berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan kesehatan. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pemberdayaan masyarakat desa yang lebih baik. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Cikeusal dapat lebih mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, serta terus melanjutkan kegiatan-kegiatan positif yang telah dimulai oleh mahasiswa KKN UINSSC dan IPEBA. (Ara)

Komitmen Pemkab Cirebon Lindungi RT, RW Dan BPD Melalui BPJS Ketenagakerjaa

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (31/7/2024).

Dalam nota kesepakatan itu, Pemkab Cirebon mendaftarkan RT, RW, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri penandatanganan nota kesepakatan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon selalu berkomitmen mendukung dan siap bersinergi untuk menjamin perlindungan kerja terhadap RT, RW, dan BPD.

“Pada prinsipnya, niat kebaikan kenapa tidak kita sinergikan bersama. Prinsipnya, bagaimana tenaga kerja kita berhak mendapatkan perlindungan, agar sama-sama melindungi mereka,” ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon siap bekerja sama untuk membahas lebih lanjut terkait perlindungan terhadap RT, RW, dan BPD bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menyebut, pembayaran iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk RT, RW, dan BPD mulai dilakukan pada Agustus 2024.

Jumlah RT dan RW di Kabupaten Cirebon yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 12.300 jiwa. Sementara itu, untuk BPD yang terdaftar sebagai peserta sekitar 3.000 jiwa.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, Novri Annur menjelaskan, mengapresiasi komitmen Pemkab Cirebon yang telah mendaftarkan RT, RW, dan BPD sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa atau UU Desa.

“Alhamdulillah, perangkat non-ASN di Kabupaten Cirebon sudah terlindungi. Insyaallah teman-teman RT, RW dan BPD ter-cover (BPJS Ketenagakerjaan),” kata Novri.

Novri mengatakan, perangkat paling penting dan pertama dalam struktur pemerintahan adalah RT dan RW. Sehingga, lanjut dia, pemerintah melindungi mereka dengan mendaftarkan sebagai peserta BPJS.

Ia juga menyampaikan, tren positif kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Cirebon. Ia menyebut, 90 persen lebih perusahaan di Kabupaten Cirebon telah mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“PR kita ke depan adalah melindungi tenaga kerja bukan penerima upah, seperti tukang becak, penjual nasi, petani, dan lainnya,” ucapnya.

Virtual Reality Cyber Islamic University Dipamerkan di Indonesia Marketing Festival 2024

YOGYAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, sebagai cyber Islamic university, menjadi salah satu program prioritas Menteri Agama RI yang dipamerkan dalam ajang The 12th Indonesia Marketing Festival 2024. Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta ini dihadiri oleh ratusan pengusaha muda Indonesia dengan tema “Pilot Marketing Flying in Turbulence”.

Alissa Wahid, yang didapuk sebagai narasumber dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa di era kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, lahir berbagai program inovatif sebagai respons terhadap kemajuan teknologi, salah satunya adalah cyber Islamic university.

“Banyak sekali guru agama yang berada di daerah pelosok negeri, namun tidak terjangkau layanan pendidikan tinggi untuk meningkatkan kapasitas dirinya. Melalui cyber Islamic university ini, maka guru-guru tersebut terlayani dengan baik,” ujarnya pada Kamis (1/8/2024).

Dalam pameran ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkenalkan infrastruktur dan pembelajaran digital melalui video Virtual Reality (VR). Pengunjung dapat merasakan pengalaman belajar sebagai mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon secara digital. Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menegaskan pentingnya keikutsertaan dalam pameran ini sebagai upaya mengenalkan inovasi pendidikan berbasis digital kepada masyarakat luas.

“Pameran menggunakan VR ini penting dilakukan karena dapat memberikan visualisasi nyata kepada pengunjung terkait infrastruktur pembelajaran digital dan inovasi yang diselenggarakan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,” ujar Zakky Yavani, Ketua Tim Pameran.

Prof. Aan juga menambahkan, sejak tahun 2021, UIN SSC sebagai cyber Islamic university telah menjalankan program piloting Prodi PJJ PAI. Pada Tahun Akademik 2024/2025, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengantongi izin penyelenggaraan lima Prodi PJJ jenjang Sarjana (S1) dan satu Prodi PJJ jenjang Magister (S2).

Prodi yang tersedia meliputi:

Prodi PJJ PAI

Prodi PJJ PGMI

Prodi PJJ Pendidikan Bahasa Arab

Prodi PJJ Sejarah Peradaban Islam

Prodi PJJ Hukum Keluarga Islam

Prodi PJJ Magister PAI

Program PJJ yang diselenggarakan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan kampus lain:

Pembelajaran sepenuhnya daring hingga lulus. Seluruh layanan akademik dan non-akademik didukung infrastruktur digital yang fleksibel.

Infrastruktur pembelajaran digital mencakup video, modul, dan evaluasi pembelajaran. Waktu belajar fleksibel, dapat diakses kapan pun dan dari mana pun.

Biaya terjangkau.

Sebagai cyber Islamic university, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadikan kompetensi digital sebagai keunggulan khas lulusan. Kurikulum yang dikembangkan memadukan kecanggihan teknologi dengan keragaman mahasiswa.

Keunggulan lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meliputi:

Literasi digital dan digital culture: Kemampuan beradaptasi dalam memanfaatkan AI, IoT, dan ilmu komputasi untuk mendukung kinerja sesuai profesi.

Computational Thinking: Kemampuan menyelesaikan masalah dengan teknik berpikir komputasi, meliputi decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algoritma.

Data Analyst: Kemampuan mengolah informasi digital menjadi karya atau produk relevan.

Saat ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon masih membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2024/2025. Masyarakat yang memiliki ijazah pendidikan menengah atas dapat mendaftar sebagai mahasiswa PJJ UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Informasi pendaftaran lengkap dapat diakses melalui tautan http://spmb.syekhnurjati.ac.id. Pendaftaran akan ditutup pada 27 Agustus 2024. (din)

Rabu, 31 Juli 2024

Komitmen Pemkab Cirebon Lindungi RT, RW Dan BPD Melalui BPJS Ketenagakerjaan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (31/7/2024).

Dalam nota kesepakatan itu, Pemkab Cirebon mendaftarkan RT, RW, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri penandatanganan nota kesepakatan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon selalu berkomitmen mendukung dan siap bersinergi untuk menjamin perlindungan kerja terhadap RT, RW, dan BPD.

“Pada prinsipnya, niat kebaikan kenapa tidak kita sinergikan bersama. Prinsipnya, bagaimana tenaga kerja kita berhak mendapatkan perlindungan, agar sama-sama melindungi mereka,” ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, Pemkab Cirebon siap bekerja sama untuk membahas lebih lanjut terkait perlindungan terhadap RT, RW, dan BPD bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menyebut, pembayaran iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk RT, RW, dan BPD mulai dilakukan pada Agustus 2024.

Jumlah RT dan RW di Kabupaten Cirebon yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 12.300 jiwa. Sementara itu, untuk BPD yang terdaftar sebagai peserta sekitar 3.000 jiwa.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, Novri Annur menjelaskan, mengapresiasi komitmen Pemkab Cirebon yang telah mendaftarkan RT, RW, dan BPD sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa atau UU Desa.

“Alhamdulillah, perangkat non-ASN di Kabupaten Cirebon sudah terlindungi. Insyaallah teman-teman RT, RW dan BPD ter-cover (BPJS Ketenagakerjaan),” kata Novri.

Novri mengatakan, perangkat paling penting dan pertama dalam struktur pemerintahan adalah RT dan RW. Sehingga, lanjut dia, pemerintah melindungi mereka dengan mendaftarkan sebagai peserta BPJS.

Ia juga menyampaikan, tren positif kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Cirebon. Ia menyebut, 90 persen lebih perusahaan di Kabupaten Cirebon telah mendaftarkan tenaga kerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“PR kita ke depan adalah melindungi tenaga kerja bukan penerima upah, seperti tukang becak, penjual nasi, petani, dan lainnya,” ucapnya.

Mendapat Keistimewaan di Wisuda Magister Ke 29, Prof Dr H Suteja M.Ag Paparkan Kemajuan Pascasarja UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

 

Prof Dr H Suteja, M.Ag, Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 



Cirebon, FC - Hari kedua kegiatan wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke 29 IAIN Syekh Nurjati Cirebon membawa keistimewaan tersendiri. Selain dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepribadian RI juga wisuda Magister tahun ini terbanyak mencapai 145 mahasiswa.

Demikian dinyatakan langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Suteja M.Ag saat disambangi media Fokus Cirebon usai melaksanakan kegiatan wisuda di Ballroom Apita Hotel, Jl Tuparev Cirebon, 31 Juli 2024.

"Hari kedua kegiatan wisuda ke 29 ini, kita mendapatkan keistimewaan tersendiri, yakni dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI. Kemudian dari sisi waktu pelaksanannya sudah sangat baik, bahkan semua pimpinan juga hadir," terangnya.

Jadi, kata Prof Suteja, bisa dikatakan pimpinan kita dan kepanitiaan kita semakin bagus. Namun yang paling penting adalah pihak pimpinan maupun panitia serta keluarga dan para wisudawan (mahasiswa) semuanya merasa puas atas pelaksanaan kegiatan wisuda ke 29. Karena kita tahu bahwa ukuran sebuah kegiatan adalah kepuasan yang diterima.

Prof Suteja juga menjelaskan, bahwa di era digital ini, wisudawan kita sudah dibekali dengan wawasan digital dan ke depan tentu kita sangat optimis, karena kita sudah UIN Siber dan sudah memiliki Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) serta sudah digitalisasi layanan.


Ditegaskan, bahwa kepuasan Pasca Sarjana tahun 2024 ini, bisa dilihat dari apresiasi yang diberikan Dirjen. Di mana  Januari tahun kemarin sudah di SK kan oleh Dirjen untuk membuka PJJ S2 M.PAI. 

"Setelah itu kami kumpul bersama para petinggi LP2M, LPM, dan Gugus Mutu Pascasarjana serta pimpinan pascasarjana dan sepakat target tahun pertama 200 peserta PJJ PAI, dan sekarang terbukti sudah150 lebih dan  sudah menjangkau ke Jawa serta Bali. 

Selain itu lanjutnya, peserta PJJ yang kemarin wawancara, itu berasal dari negara Jepang. "Yang menjadi istimewa lagi, laporan ini oleh pusat direspon baik bahkan dijawab mantap," terangnya. 

Di akhir perbincangannya, Prof Suteja menegaskan, bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sudah menggunakan layanan digital, bahkan infrastruktur kita pun sudah siap dan kita berharap PJJ S2 PAI kita bisa mengunduh dana LPDP. 

"Jadi optimisme kita bukan karena obsesi tapi karena fakta dan data," tutupnya. (Nurudin)

Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda RPJPD Kota Cirebon 2025-2045

CIREBON - DPRD Kota Cirebon melalui rapat paripurna menyetujui Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Rabu, 31 Juli 2024, di ruang Griya Sawala.K

Ketua DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana mengatakan, rapat kali ini merupakan tindak lanjut penyampaian raperda RPJPD oleh Pj Walikota.

Ruri menjelaskan, RPJPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan rentang waktu 20 tahun yang memuat visi, misi dan arah pembangunan jangka panjang daerah.

“Sehingga penting adanya keselarasan dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan kota,” katanya.

Selain itu, RPJPD menjadi Acuan dalam penyusunan RPJMD dan RKPD untuk jangka waktu lima tahun, serta acuan bagi calon kepala daerah dalam menyusun visi misi dalam pilkada 2024.

Usai disetujui, Ruri pun meminta kepada pemda untuk segera melakukan percepatan proses evaluasi raperda RPJPD 2025-2045, mengingat masa jabatan DPRD berakhir 12 Agustus 2024.

“Harapannya, pembahasan hasil evaluasi Gubernur masih bisa dilakukan oleh DPRD periode 2019-2024,” tambahnya.

Ketua Pansus Raperda RPJPD 2025-2045 Kota Cirebon, Andi Riyanto Lie SE mengatakan, pembahasan raperda tersebut dapat terselesaikan kurang dari tiga minggu.

Adapun isi raperda tentang RPJPD 2025-2045 Kota Cirebon terdiri dari 6 Bab dan 9 pasal.

“Berdasarkan hasil pembahasan oleh pansus, maka raperda RPJPD ini sepakat diparipurnakan dan disetujui menjadi perda,” katanya.

Sementara itu, Pj Walikota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan, usai disetujui menjadi perda RPJPD 2025-2045 Kota Cirebon, dokumen tersebut menjadi dasar penyusunan Rancangan Teknokratik (Ranteku) RPJMD Kota Cirebon 2025-2029.

“Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa Rantek RPJMD tersebut akan menjadi rujukan dalam penyusunan Visi dan Misi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, pada tahapan Pilkada serentak tahun 2024,” katanya.

Selain itu, Agus pun memohon kepada seluruh pihak agar dapat mengawal dan berpartisipasi dalam pelaksanaan RPJPD maupun RPJMD.

“Dan semoga 20 tahun ke depan, cita-cita Cirebon Emas tahun 2045 dapat terwujud, tentunya dengan ridho dan rahmat Allah SWT,” pungkasnya. (Ara)

Staf Ahli Kepresidenan RI Hadiri Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke 29 UIN Siber Cirebon

Prosesi wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke 29 Hari Kedua yang dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI.



CIREBON, FC – Di hari kedua, kegiatan wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke 29 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diikuti sebanyak 700 wisudawan dan dihadiri langsung oleh Staf Ahli Kepresidenan RI, Drs Joko Purwanto MPd MM.


Wisuda dua hari, Selasa-Rabu, 30-31 Juli 2024 ini bertempat di Ballroom Apita Hotel jalan Tuparev Kabupaten Cirebon dan dibuka secara resmi melalui sidang senat terbuka UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Pada hari kedua wisuda Sarjana, Magister dan Doktor terbagi sebanyak, Prodi FEBI 322 orang, Prodi FASYA 135 orang, Prodi FDKI 116 orang, Magister 124 orang dan Doktor 3 orang. Jumlah keseluruhan di hari kedua, wisuda Sarjana, Magister dan Doktor berjumlah 700 orang.

Dalam Pidatonya Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang sudah menempuh perkuliahan hingga akhirnya hari ini sukses mencapai gelar kesarjanaan.

Menurut Prof Aan, transformasi kelembagaan dari Institut ke universitas Siber ini, terdapat 4 hal perbedaan, pertama layanan digital, bahwa dengan perubahan menjadi UIN Siber ini semua layanan bersifat digital dan itu sudah kita lakukan, satu contoh di bidang akademik, mulai penerimaan atau  pendaftaran mahasiswa sampai dengan kelulusan semuanya dilakukan dengan layanan digital, kemudian di perkuliahan kita kenal dengan PJJ dan layanan digital bidang-bidang lainnya.

Dijelaskan, transformasi digital ini, kata Prof Aan, ditandai pertama infrastruktur, di mana kita sudah memiliki gedung Siber, serta berjalannya layanan digital lainnya. Transformasi digital kelembagaan ini, ucapnya, difokuskan pada dua (2) hal ini. 

Pertama, terwujudnya tata kelola digital pada perguruan tinggi yang bisa melayani dengan lincah, kolaboratif, dan akuntabel pada bidang administrasi, umum, akademik, dan kemahasiswaan. Transformasi digital pada bagian ini menekankan perubahan struktur kelembagaan dengan digitalisasi sebagai kata kunci untuk percepatan layanan yang lincah dan pencapaian dampak dari program yang diprioritaskan, misalnya pencapaian akreditasi unggul pada program studi dan institusi. Digitalisasi seluruh dokumen yang dibutuhkan pada sembilan kriteria akreditasi tiap saat dapat diakses untuk memenuhi kebutuhan evidence dalam visitasi akreditasi.

Kedua, kebutuhan layanan yang cepat dapat menghasilkan out-put, out-come, bahkan dampak dari program yang dilaksanakan dan juga terwujudnya efisiensi anggaran. Capaian program dan kebermanfaatannya akan diproyeksikan untuk pencapaian visi kampus, bahkan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Misalnya, digitalisasi layanan akan mengurangi jumlah pemakaian dan penggunaan kertas (paperless) yang menyebabkan penggunaan anggaran lebih efisien.

Prof Aan menjelaskan, bahwa wisuda hari ini masih menggunakan IAIN tapi status kelembagaan kita sudah berstatus UIN yang didasarkan kepada Perpres No 60 Tahun 2024 tanggal 21 Mei 2024.

Namun demikian pada pelaksanaan wisuda hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri, di mana para wisudawan dihadiri oleh kedua orang tua dan masuk mendampingi ke dalam ruangan untuk menyaksikan prosesi wisuda putra-putrinya.

Menurut Prof Aan, wisuda hari ini juga merupakan wisuda terakhir IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan pada Oktober 2024 mendatang menjadi wisuda pertama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Di akhir pidatonya, alumni ini adalah orang-orangnya yang hebat dan sukses yang dibuktikan dengan selesainya kalian yang sekarang sudah menjadi sarjana.


Sementara itu, Staf Ahli Kepresidenan, Drs Joko Purwanto MPd MM dalam paparnya sebagai keynote speakernya memberikan ucapan selamat dan menginginkan kemajuan lebih dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (din)

Selasa, 30 Juli 2024

Wisuda Sarjana dan Magister Ke 29 UIN Siber Cirebon, Prof DR H Aan Jaelani M.Ag Paparkan 'World Class University dari Kampus Cirebon Untuk Dunia

Prosesi Wisuda Sarjana dan Magister Ke 29 UIN Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka wisuda program sarjana dan magister ke- 29, bertempat di salah satu hotel di Cirebon, Selasa, 30 Juli 2024.

Acara yang penuh khidmat ini dibuka oleh Ketua Senat Prof Dr. h Farihin, M.Pd. dan dihadiri oleh seluruh anggota senat.

Dalam wisuda ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mewisuda 572 mahasiswa dari Prodi FITK dan Prodi FUA 130 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan "World Class University dari Kampus Cirebon untuk Dunia”.

Menurutnya, era globalisasi dan revolusi industri 4.0 ini, perguruan tinggi di seluruh dunia menghadapi tantangan besar untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Di tengah dinamika perubahan yang cepat ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki visi untuk menjadi universitas berkelas dunia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Menjadi universitas berkelas dunia bukanlah sekadar ambisi, tetapi sebuah keharusan. Hal ini berarti kita harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki kompetensi dan daya saing yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan dunia," ujar Prof Aan.

Prof Aan menegaskan, hari ini adalah bukti dari kerja keras dan dedikasi kalian selama menempuh pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Namun, ingatlah bahwa wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru. 

Di era digital ini, kalian dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Sebagai universitas yang mengedepankan konsep siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar. 

Kita telah memanfaatkan platform digital untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, penelitian kolaboratif, dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih luas. Langkah ini adalah bagian dari upaya kita untuk 
menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Untuk mewujudkan visi menjadi "World Class University dari Kampus Cirebon untuk Dunia" kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan terus menjalin kemitraan dengan universitas-universitas terkemuka, industri, dan organisasi global. Kolaborasi ini akan membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan pengalaman internasional, serta memperkaya wawasan dan keterampilan mereka.

Sebagai perguruan tinggi siber, kita juga memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan literasi digital dan etika digital di kalangan mahasiswa. Teknologi adalah alat yang sangat kuat, namun penggunaannya harus selalu didasari oleh nilai-nilai moral dan etika yang kuat. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah kita.

"UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon didirikan dengan satu tujuan mulia: memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas kepada semua lapisan masyarakat," terangnya.

Dalam dunia yang semakin digital ini, jelas Prof Aan, pendidikan tidak boleh lagi menjadi hak istimewa yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Melalui pendekatan siber, kita membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja yang memiliki semangat untuk belajar dan berkembang.

"Kampus siber adalah solusi inovatif untuk mengatasi berbagai kendala dalam memperoleh pendidikan tinggi, seperti keterbatasan geografis, biaya yang tinggi, dan waktu yang terbatas. Demikian juga dengan teknologi digital, kita mampu menghadirkan ruang kelas ke dalam rumah, di mana pun kita berada. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar dengan fleksibilitas yang lebih besar, menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menjadi pusat keunggulan akademik yang diakui 
secara global. Kita percaya bahwa dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat memberikan pendidikan yang setara, jika tidak lebih baik, dengan pendidikan konvensional.

"Kita memiliki fasilitas pembelajaran 
digital yang canggih, kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, dan tenaga pengajar yang kompeten dan berdedikasi. Namun, visi ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, kita terus menjalin kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan, industri, dan organisasi baik di dalam maupun luar negeri," ucapnya.

Menurutnya, kolaborasi ini akan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, membuka peluang penelitian dan pengembangan, serta meningkatkan daya saing lulusan kita di pasar kerja global.

Prof Aan mengingatkan bahwa kalian adalah harapan masa depan. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa kebaikan bagi masyarakat. Gunakanlah ilmu yang telah kalian peroleh untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan menghadapi tantangan global. Ingatlah selalu bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita memberikan manfaat bagi orang lain.

Wisuda adalah bukti dari komitmen dan ketekunan kalian. Di balik toga dan ijazah yang kalian terima hari ini, terdapat cerita tentang usaha tanpa kenal lelah, malam-malam panjang yang dihabiskan untuk belajar, dan tantangan yang telah kalian hadapi dengan tekad dan semangat. 

Kalian telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai. Namun, wisuda juga merupakan titik awal dari perjalanan baru. Gelar yang kalian peroleh hari ini bukanlah akhir dari segala-galanya. Sebaliknya, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. 


Tanggung jawab untuk menerapkan ilmu yang telah kalian pelajari untuk kebaikan masyarakat, untuk terus belajar dan mengembangkan diri, dan untuk menjadi individu yang berkontribusi positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Kalian adalah bagian dari perjalanan besar ini. Kalian adalah bukti nyata l bahwa pendidikan tinggi yang berkualitas dan mudah diakses bukanlah mimpi, tetapi kenyataan. Dengan segala ilmu dan keterampilan yang telah kalian peroleh, kami berharap kalian dapat menjadi duta dari visi ini, menginspirasi dan membantu orang lain untuk meraih pendidikan tinggi yang mereka impikan.

Ingatlah bahwa kemajuan teknologi bukanlah akhir dari segalanya. Di balik setiap inovasi, terdapat semangat untuk memperbaiki kehidupan manusia, untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih adil. Gunakanlah ilmu dan teknologi yang kalian kuasai untuk membawa perubahan positif, untuk membuka peluang bagi mereka yang belum mendapatkannya, dan untuk selalu berusaha meningkatkan diri.

"Akhir kata, saya mengucapkan selamat sekali lagi kepada para wisudawan/ti. Teruslah bermimpi besar, berjuang, dan 
berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah kita," tandasnya. (din)

Senin, 29 Juli 2024

Puncak Perayaan Hari Jadi Cirebon ke-597 : Konser Budi Doremi dan Penghargaan Bergengsi dari Kemenkumham

CIREBON – Malam puncak peringatan Hari Jadi Cirebon ke-597 berlangsung meriah dengan ribuan warga yang memadati Balai Kota Cirebon pada Sabtu malam (27/7/2024). Acara ini diisi oleh berbagai pertunjukan seni, mulai dari senam poundfit, zumba, hingga penampilan band lokal.

Acara semakin spesial dengan penampilan istimewa dari Budi Doremi yang menghibur dengan berbagai lagu populer. Di momen tersebut, Kota Cirebon juga menerima penghargaan bergengsi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat.

Kota Cirebon dianugerahi penghargaan inventarisasi kekayaan intelektual komunal, yang terdiri dari tujuh penghargaan kategori ekspresi budaya tradisional dan tiga penghargaan kategori pengetahuan tradisional. Penghargaan ini merupakan pengakuan negara terhadap kekayaan intelektual komunal yang dimiliki oleh Kota Cirebon.

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perayaan Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini. “Perayaan Hari Jadi Cirebon ke-597 ini bukan hanya sebagai bentuk syukur dan refleksi perjalanan panjang kota ini, tetapi juga sebagai momentum untuk merayakan dan menghargai kekayaan budaya serta potensi lokal yang kita miliki. Penghargaan dari Kemenkumham ini menjadi bukti nyata pengakuan atas kekayaan intelektual dan budaya kita,” ujarnya.

Untuk diketahui, tujuh penghargaan kategori ekspresi budaya tradisional tersebut diantaranya Tari Topeng Cirebon, Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Jamasan Cirebon, Goong Renteng, Upacara Perkawinan Kasultanan Cirebon, Tari Bedaya Rimbe, dan Maca Babad.

Sementara, tiga penghargaan kategori pengetahuan tradisional diantaranya Empal Gentong, Sega Bogana dan Docang. Tidak hanya itu, ada juga penghargaan kategori bangunan cagar budaya Kota Cirebon berdasarkan Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 165 Tahun 2024.

Pj Wali Kota juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga dan pihak yang telah berkontribusi dalam merayakan Hari Jadi Cirebon ke-597. Ia berharap acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai warga Kota Cirebon.

“Mari kita bersama-sama membangun Kota Cirebon yang lebih maju dan sejahtera,” ajaknya.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, diharapkan Kota Cirebon akan terus berkembang dan menjadi kota yang semakin baik di masa depan. (din)

PJ Bupati Cirebon Hadiri Rapat Koordinasi Terkait Inflasi Bersama Kemendagri

KABUPATEN CIREBON - Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSI menghadiri rapat koordinasi terkait inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pertanian (Kementan), dan sejumlah lembaga lainnya secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Cirebon, Senin (29/7/2024).

Pemerintah pusat hingga daerah terus berupaya menjaga inflasi. Kemendagri dalam rapat tersebut, menyampaikan tentang komitmen pemerintah dalam menyusun strategi untuk menjaga inflasi.

Kemendagri tak ingin pemerintah bertugas seperti pemadam kebakaran, artinya bergerak ketika muncul masalah saja. Namun, berbagai strategi telah disiapkan jauh-jauh hari, dari jangka menengah hingga panjang untuk mengantisipasi inflasi.

Kemendagri mengingatkan tentang kolaborasi dan sinergitas harus dikedepankan, agar strategi penanganan inflasi bisa berjalan baik.

“Tentunya, kerja sama dengan para gubernur, bupati, dan wali kota dalam pelaksanaannya di daerah masing-masing,” kata Tomsi Tohir, Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri saat rapat virtual.

Tomsi juga menjelaskan soal grafik kenaikan harga komoditas pertanian, seperti bawang, cabai, hingga beras dalam lima tahun terakhir. Kenaikan harga selalu terjadi pada periode yang sama.

“Upaya-upaya yang kita lakukan untuk jangka menengah ke depan, jadi perhatian kita,” sambungnya.

Ia menginstruksikan, agar semua berkoordinasi untuk mengawasi distribusi komoditas yang bisa menyumbang inflasi. Ia juga meminta agar semua lembaga kemudian mengevaluasi.

Sementara itu, perwakilan dari Kementan menyampaikan tentang kenaikan harga pada cabai rawit. Hal ini terjadi, karena kekeringan yang terjadi di Jawa Timur. Selain itu, Kementan juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kestabilan harga, seperti bawang merah, cabai merah, dan komoditas lainnya.

Hal serupa juga dilakukan Perum Bulog. Kepala Divisi Perencanaan dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Epi Sulandari mengaku telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengendalikan harga beras.

Ada empat strategi utama yang dilakukan Bulog, yaitu menjaga stok beras agar cukup, meningkatkan penyaluran stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), persiapan bantuan pangan, dan komunikasi publik. Pihaknya juga telah mengimpor beras.

“Menyusun strategi pengendalian harga beras dengan berkoordinasi ke seluruh kantor wilayah dan pemerintah daerah. Bulan ini, memang umumnya terjadi kenaikan harga (beras). Hal ini disebabkan suplai berkurang, karena selesainya masa panen,” jelas Epi.

Perum Bulog telah turun langsung untuk mengendalikan harga, salah satunya yakni dengan program Warung Masyarakat dan Pedagang Tanggap Inflasi (Mrantasi). (din)