Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 08 Agustus 2024

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras

KABUPATEN CIREBON — Polresta Cirebon memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) yang diperoleh dari hasil operasi pekat pada periode Juni dan Juli 2024. Pemusnahan ini dilaksanakan di halaman Mapolresta Cirebon, Kamis (8/8/2024).

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK SH MH, menyatakan bahwa miras yang dimusnahkan merupakan hasil dari operasi pekat di wilayah Kabupaten Cirebon, guna menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pada hari ini, kami (Polresta Cirebon) melakukan pemusnahan barang bukti miras baik pabrikan maupun tradisional,” kata Sumarni.

Ribuan botol miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil operasi pekat pada periode Juni-Juli 2024. “Selama periode tersebut, kami berhasil mengamankan miras pabrikan sebanyak 3.600 botol, miras tradisional jenis ciu sebanyak 5.201 botol, dan tuak sebanyak 1.199 liter,” jelasnya.

Pemusnahan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban tanpa adanya gangguan tindak kriminal yang diakibatkan oleh miras di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Polresta Cirebon dan seluruh Polsek tidak akan henti-hentinya menggelar razia miras,” paparnya.

Sumarni juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi miras, karena tidak ada manfaatnya. “Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi miras, karena miras tidak ada manfaatnya,” tegasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya melalui Kasatpol PP, Imam Ustadi menyampaikan terima kasih kepada Polresta Cirebon atas pelaksanaan operasi pekat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Menindak peredaran miras di wilayah yang cukup luas dengan jumlah penduduk terbanyak di wilayah Ciayumajakuning, memang memiliki tantangan. Akan tetapi dengan sikap tegas Polresta Cirebon, saya yakin stigma itu akan terbantahkan,” ucap Imam.

Apalagi Kabupaten Cirebon menjadi daerah lintasan, sehingga dapat menimbulkan peredaran miras yang masif. “Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon yang telah secara rutin melaksanakan operasi pekat setiap bulan,” tambahnya. (Ara)

Munas Mudir Ma'had PTKIN Se-Indonesia Ke XI Perkenalkan Wisata Religi Ke Makam Sunan Gunung Djati

CIREBON, FC  - Dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Mudir Ma'had dan Musabaqah Ilmiah Ma'had PTKIN Se-Indonesia Ke XI Tahun 2024, salah satu agenda yang menarik perhatian para peserta adalah City Tour yang difasilitasi oleh panitia. 

Para delegasi Mudir Ma’had Al-Jami’ah PTKIN Se-Indonesia berkesempatan untuk mengunjungi salah satu situs religi terpenting di Cirebon, yaitu Makam Sunan Gunung Djati yang terletak di Gunung Sembung, Kabupaten Cirebon. 

Dr. Muhsin Riyadi, MA, Direktur Ma'had Al-Jamiah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjelaskan bahwa ziarah ke Makbaroh Sunan Gunung Djati ini merupakan bagian dari upaya sinergitas antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pemerintah Kota Cirebon. "Dengan ziarah ke makam Sunan Gunung Djati, kami berharap para delegasi dapat lebih mengenal dan menghargai warisan sejarah dan religi yang ada di Cirebon," ujar Dr. Muhsin.

Kegiatan ziarah ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan antara para delegasi, tetapi juga untuk mempromosikan destinasi religi yang dimiliki oleh Kota Cirebon. Sunan Gunung Djati, salah satu Wali Songo yang dikenal sebagai penyebar agama Islam di Jawa, memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya Cirebon. Makam beliau menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan religi dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam sambutannya kepada para delegasi Munas Mudir Ma'had Al-Jami'ah PTKIN Ke XI, menegaskan bahwa Cirebon, yang dikenal dengan julukan "Kota Para Wali," menawarkan berbagai destinasi religi lainnya selain Makam Sunan Gunung Djati. "Keindahan dan keunikan budaya Cirebon juga dapat dinikmati melalui kunjungan ke Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Selain itu, kelezatan kuliner khas Cirebon seperti empal gentong, nasi jamblang, dan tahu gejrot, turut menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan," ungkap Prof. Aan.

Para delegasi yang mengikuti ziarah ini terlihat antusias dan terkesan dengan kekayaan sejarah yang disuguhkan. "Mengunjungi makam Sunan Gunung Djati memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, sekaligus menambah wawasan kami tentang sejarah Islam di Jawa," ungkap salah satu delegasi.

Kota Cirebon, yang dikenal dengan julukan "Kota Para Wali," menawarkan berbagai destinasi religi lainnya selain Makam Sunan Gunung Djati. Keindahan dan keunikan budaya Cirebon juga dapat dinikmati melalui kunjungan ke Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Selain itu, kelezatan kuliner khas Cirebon seperti empal gentong, nasi jamblang, dan tahu gejrot, turut menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Drs. Sutikno, SIP, AP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cirebon, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. "Kami sangat mendukung upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mempromosikan destinasi religi di kota kami. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mengenalkan kekayaan budaya serta sejarah Cirebon kepada masyarakat luas," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan City Tour ini, diharapkan semakin banyak orang yang tertarik untuk mengunjungi Kota Cirebon dan menjelajahi keindahan serta kekayaan sejarahnya. Wisata religi menjadi salah satu daya tarik utama yang dapat mengundang wisatawan dari berbagai daerah, sehingga turut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Cirebon.

Tata Kelola Organisasi dan Keuangan Menjadi Fokus Utama Munas Mudir Ma’had XI 2024 di UIN Siber Cirebon

CIREBION, FC  – Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Mudir Ma’had dan Musabaqah Ilmiah Ma’had PTKIN Se-Indonesia Ke XI Tahun 2024. 

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Agustus ini mengusung tema “Penguatan Peran dan Fungsi Ma’had Al-Jami’ah dalam Implementasi Moderasi Beragama di Era Digital.”

Kegiatan yang dihadiri oleh para delegasi dari Mudir Ma’had PTKIN seluruh Indonesia, dengan salah satu agenda penting adalah seminar yang dipimpin oleh Direktur Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Muhsin Riyadi, MA. Seminar ini menghadirkan narasumber istimewa, Drs. H. Subarja, M.Pd., Kabiro Keuangan dan BMN Setjen Kemenag RI, yang menyampaikan materi tentang “Pengembangan Tata Kelola Organisasi dan Keuangan Ma’had Al-Jami’ah di lingkungan PTKIN.”

Drs. H. Subarja, M.Pd., yang juga merupakan mantan Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, memberikan presentasi yang detail dan mudah dipahami oleh para peserta Munas. Dengan pengalaman dan pengetahuan mendalam tentang pengelolaan organisasi dan keuangan, Drs. H. Subarja mampu memberikan wawasan yang berharga bagi para peserta.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menekankan urgensi dari materi yang disampaikan oleh Drs. H. Subarja. 

“Pengembangan tata kelola organisasi dan keuangan yang baik sangat penting dalam mendukung peran dan fungsi Ma’had Al-Jami’ah, terutama dalam konteks moderasi beragama di era digital ini. Kami berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapatkan untuk memperkuat tata kelola Ma’had Al-Jami’ah di lingkungan PTKIN masing-masing,” ungkapnya.

Munas ini juga menjadi ajang bagi para peserta untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, serta memperkuat jaringan kerja sama antar Ma’had Al-Jami’ah di seluruh Indonesia. 

Selain seminar, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai lomba ilmiah seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK), English Speech Contest, dan Musabaqah Khithabah ‘Arabiyyah. Prof Aan menambahkan.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Munas Mudir Ma’had dan Musabaqah Ilmiah Ma’had PTKIN Se-Indonesia Ke XI Tahun 2024 ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam yang moderat dan berwawasan global. 

“Kami sangat bangga dapat menjadi tuan rumah kegiatan bergengsi ini dan berharap bahwa hasil dari Munas ini akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Ma’had Al-Jami’ah di seluruh Indonesia,” tambah Prof. Aan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi para peserta, tetapi juga memperkuat sinergi dan kolaborasi antar institusi dalam upaya memajukan pendidikan Islam yang berdaya saing di era digital.

FITK UIN Siber Cirebon Ikuti Program PLP-KKN Integrasi Internasional Batch 2 di Malaysia

MALAYSIA, FC – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali melaksanakan program PLP-KKN Integrasi Internasional Batch 2 di Malaysia. Program ini bertempat di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) yang telah menjalin kerjasama yang sangat baik dengan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Batch 2 ini didampingi oleh Dr. Asep Mulyana, M.Si, Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FITK, serta diikuti oleh delapan orang lainnya dari KKN LP2M yang menunjuk Ketua Jurusan PJJ PAI FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai pendamping.

Dr. Atikah Syamsi, Wakil Dekan 1 FITK dan leading sektor dari PLP Integrasi ini, menyatakan bahwa lokasi yang berbeda menjadi titik tekan yang penting sesuai dengan kriteria dan penempatan fungsinya. "Kerjasama dengan SIKK membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional yang berharga dalam bidang pendidikan," ujar Dr. Atikah Syamsi.

Daftar Nama Peserta PLP-KKN Integrasi Internasional Batch 2:

1. Abdul Fikri (Bimbingan dan Konseling Islam)

2. Rizal Nurdiansyah (Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial)

3. Icha Annisa Aprilia (Komunikasi dan Penyiaran Islam)

4. Hanaul Mubarokah (Tadris Bahasa Inggris)

5. Farihatu Aini (Perbankan Syariah)

6. Dzakiyah Rosyidah Safinatunnajah (Tadris Matematika)

7. Dwi Intan Arum (Tadris Bahasa Inggris)

8. Amalliyah (Perbankan Syariah)

9. Muhammad Miftahul Rizqi (Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial)

10. Idrus Malawie (Manajemen Pendidikan Islam)

11. Farid Fadhlu Rohman (Tadris Biologi)

12. Fatihatul Hikmah (PIAUD)

13. Siti Syarifah (Tadris Bahasa Indonesia)

14. Nizar Kurniadin Saleh (PGMI)

15. Liva Nathania (Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial)

Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag, secara resmi melepas tujuh mahasiswa PLP-KKN Integrasi dan delapan peserta KKN yang tiga di antaranya adalah mahasiswa FITK. Dalam sambutannya, Dr. Saifuddin memberikan saran agar para mahasiswa berkontribusi positif melalui keterlibatan aktif dalam setiap aktivitas di SIKK dan CLC (Community Learning Center) yang menjadi lokasi kegiatan.

"Partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akan memberikan pengalaman berharga dan mengasah keterampilan yang diperlukan dalam dunia pendidikan. Kami berharap mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama di kampus dan beradaptasi dengan baik dalam lingkungan internasional," pesan Dr. Saifuddin.

Program PLP-KKN Integrasi Internasional ini merupakan salah satu upaya FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk memberikan pengalaman pendidikan yang holistik dan global kepada mahasiswanya. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi profesional, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi dan lingkungan.

Kerjasama yang erat antara FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan SIKK diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak. Dengan adanya program ini, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mengukuhkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di kancah internasional.

Rabu, 07 Agustus 2024

PJ Bupati Cirebon Hadiri Simulasi Sispamkota 2024 Untuk Pilkada Aman Dan Kondusif

KABUPATEN CIREBON — PJ Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menghadiri simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) tahun 2024 di Halaman parker Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (7/8/2024).

Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan pengamanan jelang Pilkada 2024 di Kabupaten Cirebon dengan melibatkan 1.300 personel dari Polri, TNI, dan jajaran pemerintahan daerah.

Wahyu mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Polri, TNI, dan Pemda dalam mengantisipasi potensi gangguan selama proses pemilihan kepala daerah, baik saat persiapan, pelaksanaan, maupun pasca pemilihan.

“Semoga hal-hal yang tidak diinginkan tidak pernah terjadi. Dari apa yang saya lihat tadi, kesiapan kita sudah sangat baik,” ujarnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menegaskan kesiapan jajarannya bersama Pemda dan TNI dalam menjaga keamanan Pilkada 2024.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Cirebon,” kata Sumarni.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Moch. Lutfhi, juga menyampaikan apresiasinya terhadap simulasi yang berlangsung.

Menurut Luthfi, bahwa kondusifitas di Kabupaten Cirebon pada pelaksanaan Pilkada nanti, merupakan kepastian, jika melihat kesiapan yang cukup luar biasa ini.

“Kondusifitas akan menjadi sebuah kepastian dengan kesiapan yang luar biasa seperti ini,” ujarnya.

Senin, 05 Agustus 2024

Pengamat Politik Didi Sunardi SE, Pasangan OKI -SBH Ideal Buat Majukan Kot Cirebon

Didi Sunardi SE, Pegiat Organisasi Kemasyarakatan, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik di Kota Cirebon 


CIREBON, FC - Jelang Pilkada Kota Cirebon, konstalasi politik makin naik ke permukaan. Berbagai persiapan dan startegi tengah disiapkan, baik Parpol pengusung maupun kandidat calon yang terus mengintip secara intens untuk menentukan koalisi dan pasangan mereka.

"Sepertinya masih with and see, walaupun  situasi politik saat ini sangat dinamis. Sulit untuk menentukan siapa yang akan menjadi wali kota berikutnya, karena setiap calon dianggap sebagai yang terbaik oleh partai mereka masing-masing," ucap Pengamat politik dan kebijakan publik di Kota Cirebon, Didi Sunardi SE, Senin (5/8).

Didi Sunardi melihat, pasangan Bamunas Setiawan Boediman (OKI) dan Sri Budiharjo Hermawan (SBH) disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk memimpin Kota Cirebon selama lima tahun ke depan.

Dari kedua sosok ini, sepertinya bisa menjadi penawar bagi Cirebon yang memang tengah membutuhkan pemimpin yang memiliki jiwa kewirausahaan mumpuni serta mandiri untuk membawa kota ini ke arah lebih baik dan maju. 

"Potret keduanya, Oki dan SBH bisa saling melengkapi. Oki sudah dua kali mengikuti pilkada Kota Cirebon, sehingga pengalaman yang dimiliki cukup untuk bertarung dan merebut kursi wali kota. Ini mungkin menjadi kesempatan terakhirnya untuk tidak mengalami kekalahan lagi," tuturnya.

Oki, seorang wiraswasta dan pengusaha, memiliki peluang tinggi untuk membawa Cirebon yang memiliki luas 37 km persegi ke arah lebih maju. Selain wisata religi, perkembangan kota perdagangan dan jasa di Cirebon sangat signifikan.

"Dengan populasi sekitar 300 ribu, pada siang hari jumlahnya bisa mencapai lebih dari satu juta, menunjukkan dampak ekonomi yang besar bagi kota ini sebagai ujung tombak wilayah Ciayumajakuning," ujarnya

Sementara lanjut Didi, SBH, dengan pengalaman hampir 15 tahun sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan latar belakang pengusaha di bidang migas dan peternakan, dianggap menjadi pasangan ideal bagi Oki. 

"Keduanya saling melengkapi dari sisi birokrasi, pengusaha, dan politisi. Mereka mampu membawa perubahan yang dibutuhkan Kota Cirebon dalam menghadapi tantangan lima tahun ke depan," pungkasnya

Pasangan Oki dan SBH diharapkan dapat merebut simpati masyarakat dan menjadi pilihan tepat untuk memimpin Kota Cirebon periode 2024-2029. (din)

Cegah Korupsi, Inspektorat Selenggarakan Kegiatan Aksi Cegah Korupsi di Pemda dan Desa

KABUPATEN CIREBON — Inspektorat Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan aksi pencegahan korupsi yang ditujukan bagi penyelenggara pemerintahan daerah dan desa, bertempat di Ruang Mega Mendung Hotel Patra Cirebon, Senin (5/8/2024).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyampaikan, kegiatan ini sangat penting dalam membangun integritas di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut.

“Pada prinsipnya, kegiatan ini untuk membangun integritas kita, supaya indeks persepsi korupsi kita itu lebih baik, kemudian layanan-layanan kita bisa ditingkatkan,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, Kabupaten Cirebon harus bisa melakukan transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah, yang fokus utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan acara ini, Wahyu mengajak seluruh perangkat daerah, dimulai dari unit-unit terkecil, kemudian menjadi satu kesatuan untuk menyelenggarakan pemerintahan lebih bersih dari segala praktik korupsi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bahwa indeks perilaku antikorupsi di Kabupaten Cirebon juga masih perlu ditingkatkan.

“Indeks perilaku antikorupsi kita itu nilainya 3,92 dari skala 0 sampai 5. Berdasarkan survei penilaian integritas 2023, nilainya di 67,69, menempatkan kita di posisi 25 dari 27 kabupaten/kota,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon juga akan memberikan pendampingan kepada desa-desa, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencegah terjadinya praktik korupsi.

Sementara itu, Inspektur Iyan Ediyana menyebut, kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta, yang terdiri dari kepala perangkat daerah, camat hingga perwakilan puskesmas.

Diharapkan, lanjut dia, seluruh peserta dapat memahami pentingnya integritas dan berkomitmen untuk mencegah terjadinya korupsi di lingkungan kerjanya.

“Kegiatan ini untuk pengembangan integritas membantu satuan kerja dalam memahami, mengidentifikasi, dan menghindari perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai antikorupsi,” tuturnya.

“Serta meningkatkan pengetahuan dan memperkuat upaya pemberantasan korupsi,” ujar Iyan menambahkan. (Ana)

Mahasiswa Jurusan Informatika FITK UIN Siber Cirebon Ikuti Lomba GEMASTIK 2024

CIREBON, FC  – Tahun 2024 ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI kembali menyelenggarakan GEMASTIK yang ke-17. GEMASTIK (Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi) merupakan program unggulan dari Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbudristek. 

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Indonesia dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan dalam memajukan TIK dan pemanfaatannya, baik selama masa studi maupun setelah lulus.

Ketua Jurusan Informatika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Darwan, M.Kom, menyatakan, pelaksanaan GEMASTIK XVII dilakukan dengan metode daring untuk semua kompetisi pada babak penyisihan, dan luring untuk babak final. 

GEMASTIK menguji kompetensi TIK mahasiswa melalui berbagai studi kasus di masing-masing kompetisi untuk menghasilkan solusi yang paling efisien dan efektif. Pada tahun ini, GEMASTIK XVII menyelenggarakan 11 cabang kompetisi, salah satunya adalah cabang Pemrograman (Programming)."

Tiga tim mahasiswa dari Jurusan Informatika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon  turut serta dalam cabang kompetisi Pemrograman. Setiap tim terdiri dari tiga mahasiswa, termasuk Ketua Tim dan dua anggota, sehingga total ada sembilan mahasiswa yang berpartisipasi. 

Setiap tim dibimbing oleh seorang dosen dari Informatika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Babak penyisihan dilaksanakan pada 4 Agustus 2024 secara daring di Gedung Siber lantai 2.

Tim yang lolos babak penyisihan akan diumumkan pada 8 Agustus 2024 dan akan mengikuti babak final yang dilaksanakan pada 22-26 September 2024.

Merujuk pada situs resmi GEMASTIK, terdapat 402 perguruan tinggi yang terverifikasi mengikuti kegiatan ini, dengan 397 tim yang berpartisipasi dalam cabang kompetisi Pemrograman. 

Bagi Jurusan Informatika UIN SSC, ini adalah pengalaman pertama mengikuti kompetisi bergengsi tersebut. 

Kepala Jurusan Informatika, Dr. Darwan, M.Kom menyatakan, pihaknya sangat bangga dengan partisipasi mahasiswa kami dalam GEMASTIK XVII. 

Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi mereka untuk menguji kemampuan dan mendapatkan pengalaman berharga. Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk partisipasi kami dalam kompetisi-kompetisi TIK nasional lainnya di masa mendatang."

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifudin, M.Ag mengungkapkan partisipasi mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam GEMASTIK XVII diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berharga, tetapi juga meningkatkan semangat dan motivasi mereka dalam bidang TIK. 

Dengan bimbingan dosen dan semangat kolaboratif, mahasiswa Informatika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap memberikan yang terbaik dalam kompetisi ini.

"Semoga tim mahasiswa Informatika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berhasil mencapai hasil yang gemilang dan membawa nama baik universitas di kancah nasional," ujarnya.

Dengan partisipasi ini, diharapkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin dikenal dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi, serta mampu berkontribusi dalam kemajuan TIK di Indonesia. (din)

Minggu, 04 Agustus 2024

Falak Day 2024: Observasi dan Edukasi Astronomi Islam Digelar di Kuningan

 

KUNINGAN, FC  – Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar Kegiatan Observasi dan Edukasi Astronomi Islam (Falak Day) Jurusan Ilmu Falak Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2024. 

Acara yang berlangsung dari Minggu hingga Selasa, 4-6 Agustus 2024, ini bertempat di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pembukaan acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., Wakil Dekan I Fakultas Syariah Ahmad Rofii, MA., LL.M., Ph.D, Ketua Jurusan Ilmu Falak Dr. Leliya, S.H., M.H., Camat Pasawahan Asikin, S.I.P., M.Si., dan Kepala UPTD Pengelola Kebun Raya Kuningan Dedi Kurniawan, M.Si.

Dr. Rifa Jamaluddin Nasir, M.Si., penggagas Falak Day, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Falak Day diikuti oleh mahasiswa Jurusan Ilmu Falak dari berbagai universitas se-Indonesia.

"Falak Day ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk bertukar ilmu dan pengalaman, serta mempererat hubungan antar mahasiswa Ilmu Falak dari seluruh Indonesia," jelas Dr. Rifa. 

Ia juga menyebutkan bahwa Falak Day sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, dengan acara sebelumnya diadakan di Solo dan Kudus. 

Dr. Rifa menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menyamakan informasi dan isu-isu tentang astronomi serta menjalin silaturahmi antar penggiat ilmu falak di Indonesia.

Dalam sambutannya, Camat Pasawahan Asikin, S.I.P., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan yang sangat bermanfaat ini.

"Kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam bidang astronomi Islam, yang nantinya akan dapat diimplementasikan dalam kehidupan di masyarakat," ujarnya. 

Ia juga menambahkan, "Kami berharap Kebun Raya Kuningan yang luasnya 170 hektar ini dapat dipromosikan oleh teman-teman mahasiswa agar lebih dikenal luas dan diviralkan, dan yang tak kalah penting, mari kita jaga dan rawat tempat ini dari sampah."

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., dalam sambutannya menekankan urgensi dari kegiatan Observasi dan Edukasi Astronomi Islam (Falak Day) ini. 

"Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan ilmu falak di kalangan mahasiswa, serta untuk mendukung perkembangan ilmu falak di Indonesia," ujar Dr. Edy Setyawan.

Kegiatan Falak Day 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam pengembangan ilmu falak di Indonesia, serta memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang astronomi Islam. (di)

Sabtu, 03 Agustus 2024

Jaring Bibit Atlet, Dispora Kabupaten Cirebon Gelar Karate Open 2024 August 5, 2024 Sosial & Kesehatan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon KABUPATEN CIREBON — Sebanyak 400-an karateka meramaikan Kejuaraan Karate Open Piala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon 2024 yang digelar di Gor Ranggajati Sumber. Kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya menjaring bibit atlet karate di Kabupaten Cirebon. Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 diikuti sembilan dojo dan digelar selama dua hari, Sabtu (3/8/2024) dan Minggu (4/8/2024). Sebanyak 400-an atlet dari usia dini hingga U-21 bertanding di ajang ini. Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, H Ikin Asikin menyampaikan, Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 merupakan upaya dalam meningkatkan pembinaan atlet karate. Ikin berharap, kejuaran ini melahirkan bibit atlet unggulan yang diproyeksikan untuk masa depan. “Pembinaan untuk menjadi karateka secara profesional, yang tentunya berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sekaligus menjadi daya tarik bagi pembina maupun pelatih, agar mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi,” ucap Ikin dalam sambutannya saat membuka Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon di Gor Ranggajati Sumber, Sabtu (3/8/2024). Ikin mengatakan, untuk mencapai prestasi yang ditargetkan, tentunya membutuhkan kerja keras, baik itu moril maupun materil. Dispora Kabupaten Cirebon pun mendukung kejuaraan karate open sebagai jalan untuk mencapai target pembinaan dan prestasi atlet. “Semoga (karate open) akan menjadi agenda rutin tahunan. Insyaallah tahun 2025, rencananya akan mengadakan event yang lebih tinggi lagi,” ujarnya. “Kejuaraan karate ini, saya yakin, akan melahirkan bibit atlet yang mengharumkan nama baik keluarga, sekolah, dojo, kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya. Ikin berpesan, agar atlet, orang tua atlet, pelatih hingga wasit untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap, karateka yang tampil di Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 bisa mengikuti jejak para atlet nasional. “Nanti juga pada Porkab Cirebon tanggal 18 hingga 25 Agustus, ada karate juga. Dari situlah (Porkab), akan mendata atlet se-Kabupaten Cirebon, tidak terkecuali atlet karate,” ucap Ikin. Senada disampaikan Analis Kebijakan Ahli Muda/Kepala Seksi Olahraga Prestasi Dispora Kabupaten Cirebon, Ade Mulyono. Ia berharap, karate open bisa melahirkan bibit atlet untuk masa depan Kabupaten Cirebon. “Mudah-mudahan, teman-teman Forki (Federasi Karate-Do Indonesia) bersama Dispora mendapatkan hasil juara dari usia dini dan dewasa,” ucap Ade. (DISKOMINFO) CirebonKabupaten CirebonPemkab Cirebon Share: Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir di Musim Hujan Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kabupaten Cirebon Melalui Gurak Search … Search Berita Terbaru Inspektorat Kabupaten Cirebon Dorong Peningkatan Integritas ASN melalui Aksi Pencegahan Korupsi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Inspektorat Kabupaten Cirebon Dorong Peningkatan Integritas ASN melalui Aksi Pencegahan Korupsi Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kabupaten Cirebon Melalui Gurak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kabupaten Cirebon Melalui Gurak Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir di Musim Hujan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon 0 Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir di Musim Hujan Kategori Artikel (9) Bupati (108) Ekonomi (10) Government (133) Pendidikan (3) Perangkat Daerah (82) Sekretaris Daerah (24) Sosial & Kesehatan (16) Umum (12) Wakil Bupati (27) Wisata & Budaya (8) Tags 5422024AplikasiBayi kembar SiamBudayaCirebonDinas Ketahanan Pangan dan PerikananDinas SosialDinsosDiskominfoDisnakerDLHFutsalGegesikHari JadiHari Jadi Kabupaten CirebonHari Jadi ke-542 Kabupaten CirebonIdul AdhaImronInflasiInovasiJawa BaratJobfairKabupaten CirebonKebanjiranKurbanLebaranMudikMudik 2024Pemkab CirebonPerikananPj Bupati CirebonPMIPMI Kabupaten CirebonPolresta CirebonPondok pesantrenRakorRapat PimpinanRapimRokok ilegalRotanSapiSekdaSeniWahyu Mijaya

KABUPATEN CIREBON — Sebanyak 400-an karateka meramaikan Kejuaraan Karate Open Piala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon 2024 yang digelar di Gor Ranggajati Sumber. Kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya menjaring bibit atlet karate di Kabupaten Cirebon.

Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 diikuti sembilan dojo dan digelar selama dua hari, Sabtu (3/8/2024) dan Minggu (4/8/2024). Sebanyak 400-an atlet dari usia dini hingga U-21 bertanding di ajang ini.

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, H Ikin Asikin menyampaikan, Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 merupakan upaya dalam meningkatkan pembinaan atlet karate. Ikin berharap, kejuaran ini melahirkan bibit atlet unggulan yang diproyeksikan untuk masa depan.

“Pembinaan untuk menjadi karateka secara profesional, yang tentunya berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sekaligus menjadi daya tarik bagi pembina maupun pelatih, agar mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi,” ucap Ikin dalam sambutannya saat membuka Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon di Gor Ranggajati Sumber, Sabtu (3/8/2024).

Ikin mengatakan, untuk mencapai prestasi yang ditargetkan, tentunya membutuhkan kerja keras, baik itu moril maupun materil. Dispora Kabupaten Cirebon pun mendukung kejuaraan karate open sebagai jalan untuk mencapai target pembinaan dan prestasi atlet.

“Semoga (karate open) akan menjadi agenda rutin tahunan. Insyaallah tahun 2025, rencananya akan mengadakan event yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

“Kejuaraan karate ini, saya yakin, akan melahirkan bibit atlet yang mengharumkan nama baik keluarga, sekolah, dojo, kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya.

Ikin berpesan, agar atlet, orang tua atlet, pelatih hingga wasit untuk menjunjung tinggi sportivitas. Ia berharap, karateka yang tampil di Karate Open Piala Dispora Kabupaten Cirebon 2024 bisa mengikuti jejak para atlet nasional.

“Nanti juga pada Porkab Cirebon tanggal 18 hingga 25 Agustus, ada karate juga. Dari situlah (Porkab), akan mendata atlet se-Kabupaten Cirebon, tidak terkecuali atlet karate,” ucap Ikin.

Senada disampaikan Analis Kebijakan Ahli Muda/Kepala Seksi Olahraga Prestasi Dispora Kabupaten Cirebon, Ade Mulyono. Ia berharap, karate open bisa melahirkan bibit atlet untuk masa depan Kabupaten Cirebon.

“Mudah-mudahan, teman-teman Forki (Federasi Karate-Do Indonesia) bersama Dispora mendapatkan hasil juara dari usia dini dan dewasa,” ucap Ade. (olan)

Jumat, 02 Agustus 2024

Pemkab Cirebon Dorong Nilai Tambah Sektor Industri Dan Perdagangan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, serta instansi terkait di wilayah Ciayumajakuning guna meningkatkan nilai tambah sektor industri dan perdagangan.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menyampaikan, rapat ini membahas tentang promosi bersama untuk sektor perdagangan dan perindustrian.

“Kami bersama dengan Disperindag Jabar dan Ciayumajakuning membicarakan terkait promosi bersama untuk sektor perdagangan dan perindustrian,” ujarnya selepas rakor di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (1/8/2024).

Menurut Wahyu, penting untuk mengelola sektor ini secara terintegrasi, sehingga tidak terbatas pada satu daerah saja, melainkan dalam satu kawasan.

“Jadi, bagaimana kita bisa mengelola secara bersama, sehingga tidak parsial satu daerah, tetapi dalam satu kawasan. Sehingga diharapkan bisa lebih optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, rakor ini juga membahas langkah-langkah tindak lanjut untuk mengembangkan produk di masing-masing wilayah, meningkatkan indeks ekonomi, serta memperkecil indeks gini di wilayah Ciayumajakuning.

“Kami juga menetapkan sentra-sentra industri yang ada di Cirebon, seperti produk batik, makanan olahan, dan rotan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Jabar, Noneng Komara Nengsih menjelaskan, bahwa rakor ini bertujuan untuk melakukan promosi bersama pada sektor industri kecil.

“Ya, ini merupakan rakor se-Ciayumajakuning, untuk melakukan promosi bersama pada sektor industri kecil,” katanya.

Noneng juga mengungkapkan, pentingnya industri kecil memiliki akun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS). Dengan memiliki akun tersebut, pelaku industri kecil bisa memperoleh berbagai fasilitas, salah satunya adalah mendapatkan sertifikat TKD secara gratis. “Kalau berbiaya, cukup mahal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepemilikan akun SIINAS juga memungkinkan pelaku industri kecil menjadi mitra dari pemerintah daerah, yang dapat membuka peluang lapangan kerja baru.

“Di Cirebon cukup banyak punya 70 sektor industri, Kuningan ada dua dan lain sebagainya,” tutup Noneng. (Ara)

Mahasiswi UIN Siber Cirebon Raih Prestasi di Ajang Golden Islamic Competition 2024

CIREBON, FC  – Siti Fatimah Khoeriyah, mahasiswi semester 4 dari Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ushuluddin dan Adab, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kembali menorehkan prestasi gemilang. Siti Fatimah berhasil meraih Juara I dalam Lomba Vokal Sholawat pada ajang Golden Islamic Competition Tahun 2024.

Perlombaan bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Golden Islamic Competition dan telah diakui serta terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dengan legalitas AHU-002986.AH.01.30 Tahun 2022. 

Acara ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 29 Juli 2024 dan mencakup berbagai kategori lomba seperti tulis puisi, tulis cerpen, baca puisi, lomba nasyid, melukis, cipta pantun, menggambar, poster, adzan, mewarnai, dan masih banyak lagi. Pengumuman pemenang dilakukan pada tanggal 29 Juli 2024.

Dalam persaingan yang ketat, Siti Fatimah mampu menunjukkan kemampuan vokalnya yang luar biasa dan memukau para juri serta penonton. Keberhasilannya ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga mengharumkan nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di kancah nasional.

“Saya sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Dukungan dari keluarga, dosen, dan teman-teman sangat berarti bagi saya,” ujar Siti Fatimah. “Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berusaha dan berprestasi di bidang yang mereka minati.”

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H.Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh Siti Fatimah.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Siti Fatimah. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi besar dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka,” kata Dr Anwar Sanusi.

Prestasi Siti Fatimah dalam ajang Golden Islamic Competition ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Siti Fatimah, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia, serta siap berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara. (din)

Pemkab Cirebon-BPBD Jabar Siapkan Strategi Antisipasi Banjir Di Musim Hujan

KABUPATEN CIREBON — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs H Wahyu Mijaya SH MSi menghadiri rapat koordinasi terkait tindak lanjut bencana banjir bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Jumat (2/8/2024).

Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kecamatan Gegesik itu dihadiri juga BPBD Kabupaten Cirebon, camat, dan kuwu di wilayah terdampak banjir.

Dalam sambutannya, Wahyu Mijaya menjelaskan tentang pentingnya mengantisipasi bencana banjir di saat musim kemarau yang sedang dihadapi.

“Saat ini kita menghadapi musim kekeringan (kemarau). Pompa sudah mulai berfungsi meskipun belum seluruhnya, karena hanya di beberapa tempat saja yang airnya masih cukup. Yang harus kita antisipasi adalah jangan sampai fokus mengatasi kekeringan, tapi lupa terhadap antisipasi di musim hujan,” ujarnya.

Wahyu menyebut, normalisasi sungai sebaiknya dilaksanakan di musim kemarau. Jadi, lanjut dia, saat musim hujan tiba, sungai mampu menampung air meskipun debitnya besar.

“Jadi, saat musim hujan, sungai kita sudah mampu menampung air, walaupun debit air besar. Oleh karena itu, kita antisipasi sekarang,” tambahnya.

Dalam rapat ini, ia juga menyinggung soal tanggul yang jebol akibat bencana banjir sebelumnya. Saat itu, Pemkab Cirebon bersama pihak terkait menangani tanggul yang jebol.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon membutuhkan intervensi berbagai pihak untuk bisa menangani banjir.

Ia pun meminta detail dari BPBD Jabar, BPBD Kabupaten Cirebon, camat, serta kuwu terkait titik-titik yang terdampak banjir. Sehingga, lanjut dia, langkah-langkah untuk mengantisipasi banjir bisa segera diambil.

“Kita harus sama-sama diskusi, ada BPBD Provinsi Jabar bersama jajaran, kemudian ada BPBD Kabupaten Cirebon, camat, dan kuwu di wilayah ini. Kita buat kesimpulan dan petakan titik permasalahan terkait banjir tersebut,” katanya.

Selanjutnya, titik-titik permasalahan ini akan dihubungkan dengan kewenangan masing-masing, baik itu pusat, provinsi, maupun Kabupaten Cirebon.

“Dari titik itu, kita akan lakukan tindak lanjut di kabupaten, hingga provinsi dan pusat. Mudah-mudahan musim kekeringan tidak panjang. Kita harus segera antisipasi, mengingat sebentar lagi masuk musim hujan,” jelas Wahyu.

Normalisasi sungai dan muara menjadi langkah penting yang harus segera dikoordinasikan dan dilaksanakan. “Normalisasi adalah hal yang harus ditindaklanjuti, baik sungai maupun di muara. Karena ini, membagi kewenangan, koordinasi harus dilakukan, agar bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Jabar, Anne Hermadianne Adnan mengatakan, rapat koordinasi berkaitan dengan mitigasi bencana pada musim hujan. Pihaknya bersama Pemkab Cirebon fokus melaksanakan normalisasi sungai.

“Ini dulu, karena ini kan soal perubahan perilaku masyarakat, yang dulu ada empati untuk gotong royong, sekarang kan sudah mulai terkikis. Akhirnya membuang sampah sembarangan, tidak membersihkan sungai, akhirnya jadi masalah,” kata Anne usai rapat.

Anne juga menjelaskan soal anomali cuaca yang terjadi di Indonesia. Tahun lalu, lanjut Anne, terjadi kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan terlalu lama. Namun, pada tahun ini berdasarkan musim kemarau akan lebih pendek.

“Tahun ini, Juli dan Agustus kemarau. September sudah masuk hujan. Mumpung belum masuk musim hujan, kita lakukan mitigasi, supaya tidak terdampak ke masyarakat,” tukasnya.

“Contohnya, kemarin gagal panen. Kemarin 10 hektare (sawah gagal panen) dampak kebanjiran, seperti itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, rapat koordinasi bersama BPBD Jabar tersebut dihadiri para camat, yakni dari Kecamatan Gegesik, Susukan, Kaliwedi, dan Arjawinangun. Kemudian, dihadiri pula oleh para kuwu dari Desa Jagapura Wetan, Jagapura Kidul, Jagapura Lor, dan Jagapura Kulon. (Ara)