Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 25 September 2024

Audit Mutu Internal Humas UIN Siber Cirebon Dorong Peningkatan Layanan Digitalisasi dan Informasi Publik

CIREBON, FC - Proses Audit Mutu Internal (AMI) yang digelar oleh Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, atau yang dikenal sebagai Cyber Islamic University (CIU), pada 24 September 2024 berlangsung dengan lancar dan produktif. 

Kegiatan ini diawali dengan paparan profil oleh tim humas dan publikasi, yang memaparkan kinerja, pencapaian, serta langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan untuk mendukung upaya digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan dokumentasi, publikasi, serta branding lembaga.

Audit Mutu Internal (AMI), yang berlangsung pada Selasa, 24 September 2024, bertujuan untuk menguji dan merekam kualitas layanan di bidang dokumentasi, publikasi, serta branding lembaga di perguruan tinggi secara sistemik dan independen. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan menghadirkan dua auditor berkompeten, yaitu H. Muhamad Maimun, MA.,M.Si, dan Wulandari, MA.,Hum.. 

Kehadiran kedua auditor ini disambut hangat oleh tim Humas, yakni Pranata Humas Ahli Muda H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, Pranata Humas Pertama Oktavianus Bere, S.Sos., serta Bekti Sugiyono, S.Kom., Staf Humas.

H. Muhamad Maimun, MA.,M.Si, dalam perannya sebagai auditor, menekankan pentingnya AMI sebagai alat evaluasi dalam menjaga kualitas pelayanan publik, terutama di bidang dokumentasi dan publikasi. 

“Audit ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa seluruh proses layanan kehumasan dan branding lembaga di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan, sehingga mampu memberikan informasi yang akurat, transparan, dan berdaya saing,” jelasnya.

Proses audit dilanjutkan dengan sesi wawancara yang mendalam, pengecekan dokumen, dan peninjauan langsung terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim humas dan publikasi. 

Wulandari, salah satu auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), memberikan apresiasi atas upaya progresif tim humas dan publikasi dalam mendigitalisasikan sejumlah dokumen penting, seperti majalah internal, laporan tahunan, dan publikasi lainnya. 

“Saya melihat tim humas telah berhasil mengintegrasikan teknologi digital dalam berbagai aspek, menjadikan akses informasi lebih efisien dan modern,” ujar Wulandari.

Selain itu, Wulandari juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan konsistensi dalam digitalisasi, agar layanan yang diberikan kepada para pemangku kepentingan tetap relevan dan up-to-date.

 “Digitalisasi bukan hanya sekadar mengubah bentuk dokumen menjadi digital, tetapi juga bagaimana informasi tersebut bisa diakses dengan mudah, cepat, dan akurat oleh para stakeholder, baik internal maupun eksternal,” tambahnya.

Para auditor berharap hasil audit ini dapat menjadi motivasi bagi tim humas dan publikasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus meningkatkan mutu layanan. 

Penekanan diberikan pada pentingnya melengkapi dokumen sesuai dengan standar Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) yang menjadi acuan dalam manajemen mutu di lingkungan perguruan tinggi.

H. Mohamad Arifin, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Pranata Humas Ahli Muda, menanggapi hasil audit dengan penuh semangat dan komitmen untuk terus berbenah. 

Menurutnya, proses audit ini memberikan banyak insight yang akan dijadikan pijakan dalam meningkatkan kualitas layanan. 

"Kami bertekad untuk memberikan informasi yang semakin akurat, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh stakeholder, sehingga peran kami sebagai jembatan informasi bagi institusi dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya proses Audit Mutu Internal ini, Bagian Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital dan mampu memberikan layanan dokumentasi, publikasi, dan branding yang berkualitas tinggi, mendukung upaya institusi untuk meraih daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Senin, 23 September 2024

Pengurus RW 08 Dilantik, Kuwu Sindangjawa Tekankan Kerukunan dan Partisipasi Warga Dalam Pembangunan

 

Pelantikan Pengurus RT-RW 08, KBK Sindangjawa di Resto Kafe Duren Montong


CIREBON, FC - Pengukuhan dan pelantikan Pengurus RT - RW 08, Kota Baru Keandra (KBK), Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon Resmi digelar, bertempat di Resto Kafe Montong Durian, Minggu, 22 September 2024.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kuwu Sindangjawa, Yayat Supriyatna, S.Pd didampingi Sekdes dan perangkat desa lainnya. Bahkan hadir pula Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD dan sejumlah tokoh masyarakat dalam kegiatan pelantikan ini.

Kuwu Sindangjawa, Yayat Supriyatna menyampaikan, dengan dilantiknya kepengurusan RW 08 KBK ini, diharapkan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan ditingkatkan. Baik di bidang lingkungan, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya. 

Yayat Supriyatna juga menekan soal Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjadi roda penggerak pembangunan untuk segera dilaksanakan sebaik mungkin di KBK. 

"Masalah PBB, Desa Sindangjawa dari  sekian persennya adalah berasal dari KBK, maka diharapkan warga KBK melalui kepengurusan RT-RW yang ada segera menggerakkan untuk tercapainya target yang diminta Pemkab kepada Desa Sindangjawa, dan kami akan segera kembali berkoordinasi dengan pihak pengembang KBK terkait SPPT yang belum diterima pihak desa," jelasnya.

Selain itu, katanya, dengan memasuki tahun politik Pilkada di Kabupaten Cirebon, seluruh perangkat RT-RW agar tidak masuk dalam ranah politik saling dukung mendukung, namun hak politik tetap disalurkan, hal ini untuk menjaga Trantibmas dalam rangka menjaga kerukunan, kedamaian di lingkungan masing-masing RW dan Desa Sindangjawa.

Mengenai Posyandu dan lainnya, jika memang dimungkinkan, maka di RW 08 KBK ini bisa segera diadakan. Seluruh perangkat RT-RW tinggal mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan tersebut.

Yayat Supriyatna juga meminta agar masyarakat di RW 08 KBK, bisa bergotong royong dan saling bekerjasama dengan baik dengan seluruh perangkat RT-RW demi terlaksananya program di lingkungan RW 08 KBK. 

"Tapi memang dengan tanggungjawab yang tinggi para pengurus RT-RW ini, honornya masih jauh dari harapan dan ini hanya sebagai bentuk tali kasih saja dari kami, namun demikian dengan kondisi ini kami berharap pelayanan harus terus berjalan dengan baik sebagai tugas pengurus RT-RW di masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang dapat dihubungi, Hafidzudin, berharap Pemkab Cirebon bisa lebih memperhatikan benefit atau honorarium RT-RW sebagai garda terdepan di masyarakat bawah. Para pengurus ini memiliki tanggungjawab  tinggi karena langsung bersentuhan dengan lapisan masyarakat dan warga di bawah.

"Sebagai garda terdepan, peran RT-RW di masyarakat sangat strategis bagi pemerintah daerah. Terutama dalam pembangunan, maka sudah sepantasnya pemerintah daerah memberikan kelayakan honorarium bagi para Ketua RT dan RW agar bisa bekerja lebih baik dan maksimal," tandasnya.

Sementara itu, di akhir kegiatan pelantikan, acara dilanjut dengan kegiatan ramah tamah. (Aulia)

Pemkab Cirebon Gelar Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Bagi IKM

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Ruang Nyimas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, serta pengetahuan pelaku usaha kecil dalam memasarkan produk secara lebih efisien.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr H Hilmy Riva’i, MPd menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan ini. Sebab, IKM memiliki peran sentral dalam pembangunan ekonomi daerah.

“IKM menjadi core pembangunan Kabupaten Cirebon, karena pembangunan harus diawali dari pengusaha kecil yang menjadi representasi ekonomi mikro,” ujarnya.

Hilmy juga menambahkan, bahwa pelatihan ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemkab Cirebon dengan pihak swasta, khususnya Indomaret.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh ilmu baru yang berguna dalam mengembangkan bisnis mereka.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan Indomaret. Saya yakin, para peserta akan mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama terkait cara memasarkan produk mereka dengan lebih baik,” kata Hilmy.

Lebih lanjut, ia menyebut, Indomaret bisa memberikan kurasi yang tepat dan membimbing para pelaku IKM dalam meningkatkan kualitas produk serta cara pemasaran.

“Saya berharap, IKM bisa naik kelas dari semua aspek, baik dari segi produksi, pemasaran, maupun kualitas produk,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Industri Indomaret Cabang Cirebon, Ricky Mario, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan pemaparan terkait peran Indomaret dalam membantu IKM berkembang.

Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Indomaret dalam membina mitra IKM, agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami dari Indomaret, selalu berusaha untuk memberikan pelatihan kepada mitra IKM. Dengan harapan, mereka bisa naik kelas dan produk mereka bisa semakin dikenal luas,” ujar Ricky.

Ia juga berharap, produk-produk hasil pelatihan ini nantinya bisa dijual di jaringan ritel Indomaret.

Dalam pelatihan ini, para peserta diajak untuk memahami strategi pemasaran yang lebih efektif, mulai dari branding hingga distribusi produk.

Indomaret juga menyediakan sesi khusus untuk mengevaluasi produk-produk IKM yang berpotensi untuk dipasarkan melalui jaringan mereka.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha IKM yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini, dan berharap dapat segera menerapkan ilmu yang mereka peroleh dalam mengembangkan usahanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon melalui penguatan IKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal. (Ara)