Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 09 November 2019

Woww..!! 9000 Pelajar Kota Cirebon Sukseskan Popkota 2019


CIREBON – Popkota 2019 terbilang sukses. Kesuksesan ini tak lepas dari peran semua pihak, termasuk 9.000 pelajar yang ikut dalam Pekan Olahraga Pelajar (Popkota) Tingkat Kota Cirebon.

Dalam momentum ini, Popkota 2019 tidak hanya sukses dipenyelenggaraan, namun lebih dari itu, bisa mencari bibit atlet yang berbakat, tangguh, handal dan berprestasi.

Demikian diungkapkan Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan, R. Henda SH MH saat membuka Popkota di GOR Bima Kota Cirebon, Jumat (8/11). 

Henda mengatakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon bangga dan apresiasi dengan kehadiran ribuan pelajar dalam agenda Popkota.

“Popkota menjadi momentum berharga dalam mencari bibit atlet berbakat, tangguh, handal dan berprestasi baik tingkat nasional bahkan Internasional,” ungkap Henda.


Henda menambahkan Popkota selain mencari bibit unggul juga bentuk mengukur hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan di tingkat SD, SMP dan SMA. Diharapkan akan lahir atlet berbakat yang akan membawa harum nama Kota Cirebon.

“Jaga sportifitas dalam bertanding dan semangat untuk berpretasi. Kami harapkan akan muncul atlet yang berprestasi gemilang,” kata Henda.

Sementara dalam Laporan Penyelenggara, R. Agus Setyadiningrat, MM., M.Pd. mengatakan kegiatan Popkota diikuti sekitar 9.000 atlet tingkat Kota Cirebon. Mereka akan memperebutkan sekitar 2.400 medali yang disediakan panitia.

“Akan dilaksanakan sekitar 18 cabang olahraga baik perorangan maupun beregu. Alhamdulillah kami mendapat dukungan di setiap tingkatan baik SD, SMP maupun SMA,” kata Agus.

Dengan tema “Juara di Medan Laga Berprestasi Akademis, lanjut Agus diharapkan akan muncul atlet handal yang akan mengikuti jenjang Porda maupun PON.

Kota Cirebon memiliki tradisi mewakili Jabar untuk bertanding di tingkat nasional pada cabang tertentu seperti renang, basket, silat, gulat, bulutangkis, baseball, drumband dan lainnya.

“Kegiatan kali ini pun diharapkan akan muncul bibit berkualitas bermental juara,” tandasnya. (is)

Kupasan Sejarah Budayawan Zastrow Al Ngatawi Dan KH Buya Syakur, Pukau Ribuan Mahasiswa IAIN SNJ Cirebon


CIREBON - Ribuan mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, malam Sabtu, (1/11), lalu memadati halaman kampus FUAD IAIN SNJ Cirebon. Mereka datang untuk menghadiri semarak akbar ‘Manunggal Ing Kaula Gusti’ dengan mendatangkan KH Buya Syakur dari Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu serta budayawan nasional, Zastrow Alngatawi dan tokoh terkenal lainnya.
Acara yang dibuka pukul 20.00 WIB, oleh Dr Anwar Sanusi MPd, Wakil Dekan III, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN SNJ Cirebon, menandai dimulainya kegiatan yang ditunggu-tunggu ribuan mahasiswa untuk mendengarkan tausiyah Buya Syakur.
Namun sebelum itu, mahasiswa disuguhkan sejumlah penampilan tarian dan budaya. Termasuk aneka kreasi mahasiswa lainnya yang penampilannya sangat memukau pentonton.


Riuh tepuk tangan terus menggema, apalagi saat musik tradisional dimainkan lewat tangan-tangan mahasiswa, membuat suasana budaya serasa hidup di kampus IAIN Cirebon.
Tak lama kemudian, Zastrow Al ngatawi budayawan nasional, mulai mengangkat microffon, satu persatu kata-katanya mulai menjadi kalimat dan meluncur dari mulutnya mengangkat sejarah dan peradaban manusia.
“Banyak yang dikupas, dan mengingatkan kita pada kehidupan perjalanan sejarah Cirebon. Kupasan yang dalam ini tentu menambah khazanah wawasan kepada kita sebagai bentuk mengingatkan kepada kaula muda agar tidak melupakan sejarah,” kata Andi, mahasiswa yang sejak sore sudah mengambil tempat di depan agar bisa mendengar langsung tausiyah sejarah oleh Zastrow dan budaya oleh Dr Farihin MAg.
Usai kupasan dua tokoh budayawan dan akadenisi ini, kemudian ribuan telinga mahasiswa mulai kosentrasi kembali mendengarkan tausyiah agama yang dibawakan oleh Buya Syakur. (din)

Jumat, 08 November 2019

Wali Kota Cirebon Lantik 7 Pejabat Eselon II B


CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH menginstruksikan Tujuh Pejabat Eselon II.b yang sudah dilantik harus bekerja ekstra untuk memenuhi target dalam melayani masyarakat .Untuk membantu kinerjanya Kepala Dinas diberikan kewenangan menyusun jajaran di bawahnya.

Demikian diungkapkan Azis usai melantik Asisten Administrasi Umum dan Enam Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Cirebon di Ruang Adipura, Jumat (8/11). 

Azis mengatakan pemberian kewenangan diberikan agar Dinas berjalan maksimal untuk memenuhi target yang akan dicapai.

“Kadis menyusun kabinet agar kerja secara maksimal. Biar mereka memilih siapa yang bagus sehingga klop. Kadis diberi kewenangan menyusun dari Sekretaris, Kabid dan jajarannya,” ungkap Azis.



Azis menambahkan dengan komposisi tersebut diharapkan kinerja akan meningkat. Pihaknya akan meminta pertanggungjawaban kinerja dan target yang dilakukan masing-masing dinas. 

Dalam melakukan program kerja, pihaknya juga berharap Kepala Dinas akan melibatkan pihak Kejaksaan.
“Pendampingan dilakukan sejak penyusunan anggaran sehingga tepat sasaran,” kata Azis.

Pelantikan yang dilakukan tindak lanjut pelaksanaan seleksi secara terbuka sesuai aturan Menpan RB. Seleksi dilakukan secara baik dan memperoleh pimpinan yang berkemampuan. Ketujuh pimpinan yang baru memiliki kualitas yang baik sehingga terpilih memimpin Dinas.

“Khusus yang sudah dilantik jaga amanah dengan baik. Layani masyarakat dengan segenap kemampuan dan hati,” tandasnya.

Wali Kota Cirebon melantik 7 pejabat yakni Asisten Administrasi Umum, Drs. Agus Herdhyana, MSi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Syaroni, ATD MT, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Suwarso Budi Winarno, AP, M.Si. 

Selain itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Ma’ruf Nuryasa, AP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Modal Satu Pintu, Drs. Sosroharsono, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, kebudayaan dan Pariwisata, Drs. Agus Suherman, SH, MH dan Kepala Dinas Pendidikan, Irawan Wahyono, SPd, MPd. (bam)

KNKS Dan IAIN Cirebon Tandatangani MoU Pengembangan Ekonomi Syariah


CIREBON - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) gandeng IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam pengembangan ekonomi syariah. Kegiatan yang dilangsungkan dengan Seminar Nasional tentang  Literasi dan Inklusi Syariah tersebut juga disertai dengan penandatangan kerjasama (MoU) kedua belah pihak.

Seminar dengan tema "Cerdas Memanfaatkan Produk dan Jasa Keuangan" ini, mengundang sejumlah narasumber nasional, bahkan juga datang Dr Taufik Hidayat, Direktur Hukum, Promosi dan Hubungan Eksternal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) juga dekan syariah, yang berlangsung meriah di gedung SBSN Jurusan Syariah, lantai 4, IAIN SNJ Cirebon, Jum'at (8/11/2019).

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta MAg dalam Keynote Speechnya mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas kerjsama tersebut dan pihaknya akan segera breakdown ke dosen-disen, ke jurusan dan mahasiawa.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Taufik Hidayat  yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Dan  kerjasama ini merupakan langkah strategis yang sangat bermanfaat untuk kemajuan kampus ini, terutama FSEI. Untuk itu, setelah penandatangan tersebut diharapkan ada output dan tindaklanjutnya," papar Sumanta.


Diakui Sumanta, jika pihaknya juga memiliki tenaga pendidik magister dan profesor di bidang ekonomi syariah yang dapat membantu KNKS. Sehingga akuntasi syariah, ekonomi syariah dan lainnya bisa berkembang baik.

"Mengenai ekonomi syariah,, kami juga sudah membuka kerjasama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Cirebon.  sebagai kabupaten halal," jelasnya. (din)

Transparansi dan Pelayanan, Dorong Kemajuan


CIREBON - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Kota Cirebon, Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., saat membuka kegiatan Sosialisasi Pelayanan Publik di salah satu hotel di Kota Cirebon, belum lama ini.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seluruh perangkat daerah dalam penyusunan, penetapan dan penerapan standar pelayanan,” ungkap Anwar.

Dimulai dari sederhana, yaitu peraturan tersebut mudah dimengerti, mudah diikuti, mudah dilaksanakan, mudah diukur dengan prosedur yang jelas dan biaya terjangkau bagi masyarakat dan juga penyelenggara.

Selain itu juga layanan yang diberikan harus partisipatif,yaitu melibatkan masyarakat dan pihak terkait untuk mendapatkan komitmen dan kesepakatan bersama, akuntabel dimana dalam pelaksanaannya dipertanggungjawabkan kepada pihak yang berkepentingan, serta berkelanjutan yaitu harus terus menerus dilakukan perbaikan sebagai upaya peningkatan kualitas dan inovasi pelayanan.

“Jangan lupakan juga, transparansi. Yaitu harus dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat,” tegas Anwar.

Selain juga berkeadilan, yaitu menjamin bahwa pelayanan yang diberikan dapat menjangkau semua masyarakat yang berbeda status ekonomi, jarak dan perbedaan kapabilitas fisik dan mental.

Dengan adanya standar pelayanan, maka setiap aparatur sipil negara bisa memberikan pelayanan terbaik kepada setiap masyarakat di Kota Cirebon. “Atas dasar itu, sosialisasi ini kita gelar,” ungkap Anwar.

Anwar juga berharap sosialisasi mengenai pelayanan publik ini bisa diikuti dengan baik, sehingga nantinya layanan yang diberikan merupakan layanan yang cepat, prima dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh pengguna jasa khususnya stakeholders terkait dengan layanan pemerintahan.

Peserta berasal dari perwakilan seluruh dinas yang ada di Kota Cirebon. Sehingga diharapkan setiap dinas memiliki satu pemikiran yang sama.

“Yaitu kita wajib melayani seluruh pengguna jasa layanan pemerintah. Bahkan kalau mungkin paperless,” ungkap Anwar. Karena pelayanan yang baik dilakukan untuk kebaikan semua. (man)