Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 November 2019

Inilah Potret Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing, Siap Majukan Kuningan


KUNINGAN - Tim Provinsi Jabar Monitoring dan Evaluasi Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Desa Peusing Kec.Jalaksana Kab.Kuningan, Kamis (14/11/2019). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memonitoring, mengevaluasi, mensinkronisasikan dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, Kepala BPPKB Kab. Kuningan, Dra. Hj. Popy N. Puspitasari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M,Si. 
Selain itu, hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan, Hj. Ella Dian beserta jajaran pengurus PKK Kabupaten Kuningan dan Unsur Muspika Kecamatan dan undangan lainnya.
Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, mewakili Bupati Kuningan dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak PKK-Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga – Kesehatan (PKK-KKBPK-Kesehatan) Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.  
Dengan kehadiran Tim Monev semoga semakin meningkatkan semangat dan motivasi kami dalam upaya meningkatkan kinerja TP PKK Desa khususnya para kader PKK.
“Saya berharap acara ini dapat dijadikan sebagai media monitoring dan evaluasi antara Pemerintah dengan masyarakat khususnya para kader PKK. Serta berharap dan mempunyai keyakinan Insya Allah Tim Penggerak PKK Desa Peusing Kecamatan Jalaksana mampu dan mumpuni untuk menjadi Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan catatan sesuai dengan kriteria dan persyaratan,” harapnya.

Sedangkan dalam arahan Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa menurut TP PKK Pusat melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan telah banyak hasil yang dicapai dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat terkait.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut hari Kesatuan Gerak PKK KB dalam rangka akselerasi pencapaian  target kerja Bidang KB dan Kesehatan. Dalam melaksanakan Program Pembangunan pada kenyataan terbukti bahwa kita menghadapi berbagai masalah yang menghambat tercapainya cita-cita untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang seutuhnya.
"Kami berharap agar segenap jajaran TP PKK Tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa/Keluarahan dapat meningkatkan beberap hal, pertama meningkatkan kualitas kemitraan PKK dengan berbagai lintas sektor  baik Pemerintah maupun LSM dan organisasi kemasyarakatan,  swasta dan dunia usaha," ujarnya.
Kedua, lanjutnya, Meningkatkan kualitas dan jumlah kelompok dasa wisma dan kader lainnya guna memenatapkan pelaksanaan 10 Porogram PKK. Ketiga membina para aseptor agar lestari ber-KB dan mengajak PUS sasaran utama program KB yang belum ber-KB untuk segera menjadi Aseptor KB.
“Keempat mendorong masyarakat untuk ber PHBS di rumah tangga masing-masing dan memelihara lingkungan bersih sehat dengan sebaik-baiknya. Dan Kelima mencari upaya terobosan inovasi dan berinisiatif untuk mengembangkan program-program yang dapat menuju capaian sasaran-sasaran kegiatan secara optimal,” pungkasnya. (Pai)

HKN Ke 55, Bupati Kuningan Hadiri Kegiatan Silaturrahmi Insan Kesehatan Nasional


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH., MH menghadiri kegiatan silaturahim insan kesehatan nasional yang merupakan puncak dari Hari Kesehatan Nasional ke-55 yang dilaksanakan di lapangan Pandapa Paramartha, Sabtu(16/11/2019).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr.H. Dian Rachmat Yanuar M.Si, Hj. Ika Acep Purnama, Hj. Yoan Ridho Suganda, Hj. Ela Dian Rachmat Yanuar, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan H. Raji S.E, M.Mkes dan forkopimda.
Kegiatan puncak HKN diikuti oleh seluruh insan kesehatan di Kabupaten Kuningan bertujuan untuk menyatukan seluruh propesi kesehatan yang ada di Kabupaten Kuningan, untuk bersama sama membangun generasi yang sehat di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutan Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi adanya HKN yang telah menyelenggaran berbagai macam kegiatan yang bermanfaat.
"Dengan adanya kegiatan seperti itu pemerintah dapat memantau dan mengetahui hal-hal mana yang perlu kita tingkatkan, kita perbaiki dan masyarakat butuhkan" ucap Bupati.
Sementara itu, Bupati Acep mengatakan, dalam meningkatkan pembangunan kesehatan, hal paling utama bagaimana membangun sinergi dan kolaborasi antarstakeholder.
Akhir sambutan bupati mengajak agar kita berbuat sesuatu yang bermanfaat terutama dalam bidang kesehatan untuk mempersiapkan generasi yang sehat dan unggul. (Pai)

Kerap Terjadi Gempa Susulan, Warga Batang Dua Memilih Mengevakuasi Diri Ke Bukit


JAKARTA - Warga Pulau Batang Dua masih merasakan gempa susulan. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, sehingga mereka mengevakusi diri ke bukit pada malam hari.
Warga khawatir karena setiap hari beberapa kali terjadi gempa di Batang Dua, membuat warga trauma. Oleh karena itu, warga sadar akan dampak gempa dan keselamatan mereka. Saat malam mereka mengamankan diri naik ke atas bukit menjauhi pantai.
Jelang malam tiba, mereka membangun tenda dan tidur di sana. Siang hari mereka beraktivitas seperti biasa.
Merespon kondisi pascagempa yang berdampak di Pulau Batang Dua, BNPB mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk memonitor situasi di lapangan. Di samping itu, personel BNPB juga membawa logistik yang dibutuhkan saat tanggap darurat.
BMKG merilis gempa susulan per 16 November 2019, pukul 09.00 WITA sebanyak 151 kali, 8 di antaranya dirasakan warga.
Sementara itu, data BNPB per 16 November 2019 mencatat 36 unit bangunan rusak ringan. Gempa selain menimbulkan kerusakan di Maluku Utara juga menyebabkan kerusakan di Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Sedangkan korban luka – luka per kemarin (16/11) di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara 3 orang luka ringan dan 33 unit bangunan rusak ringan. Korban dan kerusakan terjadi di Pulau Batang Dua yang terletak di dekat pusat gempa.
Korban luka-luka disebabkan tertimba batu bata dari dinding yang jatuh, sedangkan kerusakan bangunan di Kecamatan Batang Dua pada kategori rusak ringan mencakup 28 rumah warga, 3 gereja, 1 sekolah SMAN 11 dan 1 unit gedung Bank Perkreditan Rakyat.
Data kerusakan di Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara masing-masing 1 unit kantor dan 2 rumah dengan kategori rusak ringan.
Sumber: Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB

Sabtu, 16 November 2019

Desa Jambar Siap Menjadi Juara Dalam Program P2WKSS 2019


KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lokasi Desa Binaan P2WKSS Desa Jambar. Kamis (14/11/2019).
Hadir pada kegiatan ini Ketua Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi jawa Barat Dr. Jatti Indriati, SH., M.Si, Sekretaris Daerah Dr. H. Dian rachmat Yanuar, M.Si, Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kuningan Drs. H. Dadang Supardan, M.Si, dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Yuana Ridho Suganda, SH.
Bupati menyampaikan bahwa verifikasi ini terlaksana karena kerja keras kita bersama jajaran dan seluruh perangkat dengan niatan Desa Jambar siap menjadi juara sebagai desa desa binaan program P2WKSS tahun 2019.
Menurutnya program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera atau program P2WKSS merupakan program yang dilaksanakan tiap tahun yang memilki manfaat yang sangat besar bagi desa, yaitu untuk mendorong dan menggalakan peran serta masyarakat khususnya perempuan secara aktif baik melalui pengembangan SDM maupun SDA agar terciptanya pembangunan masyarakat desa dengan perempuan sebagai penggeraknya.
"
Semoga Desa Jambar sudah siap menjadi juara program P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai upaya dalam mewujudkan Visi Kuningan MAJU melalui program P2WKSS guna mencapai tingkat kualitas hidup yang lebih berkualitas,” tambah Bupati.
Sementara itu Jati dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan program P2WKSS di provinsi jawa Barat sudah terlaksana selama 10 kali, ia menerangkan bahwa program ini sangat memberikan manfaat bagi daerah dan tentunya masyarakat dengan memberdayakan peran perempuan dalam pembangunan.
“Saya harap penyelenggaraan program P2WKSS ini dapat memunculkan kolaborasi dan inovasi serta pelaksanaan program P2WKSS Tahun 2019 ini akan membantu masyarakat Desa Jambar, Khususnya kaum perempuan mempunyai peran yang maksimal dalam pembangunan,” ucapnya.
Selain menerima Tim Verifikasi Akhir Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, juga dilaksanakannya pemberian sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis pada masyarakat Desa Jambar, dimana total penerima sertifikat PTSL di Desa Jambar seluruhnya berjumlah 2.689 sertifikat yang dibagikan secara bertahap. (pai)

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ Ke 52 Tingkat Kota Cirebon



CIREBON – Kegiatan MTQ ke 52 tingkat Kota Cirebon terlihat semarak, ribuan warga sudah memadati tempat kegiatan. Warga yang sudah tidak sabar ingin melihat pembukaan MTQ yang  dilangsungkan dengan pawai ta'ruf. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH berharap, umat muslim dapat menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam mewujudkan Kota Cirebon yang agamis. 

"Nilai-nilai Qur’an harus tertanam dalam jiwa umat muslim sehingga kehidupan Islami dapat terwujud," ujar Wali Kota saat membuka acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 52 Tingkat Kota Cirebon di Halaman Gedung Setda, Jumat (15/11) malam.


Azis mengatakan Cirebon sebagai Kota Wali tentu sangat erat dengan kehidupan Islami.
“Sejak dulu masyarakat Kota Cirebon dikenal sangat erat memegang teguh dalam menjalankan kaidah Islam. Tapi tentunya umat muslim sangat menghargai keberadaan agama lain yang sudah berdampingan lama,” ungkap Azis.

Azis mengatakan kegiatan MTQ juga dapat meningkatkan nilai ketakwaan masyarakat sesuai kaidah Islam. Peran agama dalam pergaulan sehari-hari sangat berpengaruh. 
Azis berharap kegiatan dapat berjalan sukses dengan peningkatakan kemampuan para kafilah dari lima kecamatan yang ada.

“Dengan MTQ ke 52 Tingkat Kota Cirebon Kita tanamkan nilai-nilai qur’ani dalam mewujudkan kota Cirebon yang agamis,” kata Azis.

Pembukaan MTQ ke 52 Tingkat Kota Cirebon berlangsung meriah. Ribuan masyarakat sudah memenuhi arena, bahkan sebelum seremonial pembukaan kegiatan dibuka. Sebelumnya dilakukan pawai Ta’aruf dalam rangka Pembukaan MTQ.

Pawai diikuti berbagai elemen terutama ratusan peserta yang didukung masyarakat di lima Kecamatan se Kota Cirebon. 

Puncak kegiatan pembukaan menghadirkan tauziah dan doa oleh Guru Besar IAIN Sunan Gunung Jati Bandung, KH Tata Sukaya.

Para peserta dan masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan ta’aruf dan pembukaan MTQ. 
Ketua pelaksana sekaligus Kepala Kementerian Agama Mulyadi mengatakan penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu sarana menjaga kemurnian Al-Quran. 


Di samping itu MTQ juga menjadi sarana dakwah yaitu dengan upaya memperkenalkan Al-Qur’an kepada masyarakat.

“MTQ menjadi salah satu media yang sangat efektif dalam menyebarkan syiar Islam. Karena unsur seni dalam MTQ dianggap sebagai salah satu daya tarik tersendiri yang dapat mendorong minat masyarakat dalam mempelajari Al-Quran,” ujar Mulyadi.

Mulyadi berharap kegiatan akan berjalan sukses dengan mendapatkan kafillah berkualitas. Kafillah Kota Cirebon sudah banyak berkiprah dengan baik di tingkat daerah maupun nasional. (bud)