Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 Januari 2020

TNI-Polri Evakuasi Korban Longsor dan Banjir Di Desa Kiara Pendek, Kabupaten Bogor


FOKUS BOGOR - Warga bahu-membahu bersama TNI-Polri melakukan evakuasi korban di lokasi banjir dan tanah longsor di Desa Kiara Pandak, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/1). 

Di wilayah ini, sebanyak 255 rumah rusak berat dan 600 warga mengungsi ke kantor desa, SD, SMA dan pondok pesantren, akibat bencana itu. 

Salah satu yang diselamatkan ialah Gopal (30), warga Kampung Babakan Lebak. Korban dievakuasi dengan digotong warga dibantu TNI-Polri, karena kakinya terluka cukup parah. 

"Saat kita temukan, kondisinya sudah lemah tak berdaya. Korban sudah sempat kejang. Ada luka infeksi di kaki yang sudah menghitam dan membiru, serta mulai membusuk," kata Iptu Dicky Anggi Pranata, Minggu (5/1). 

Gopal terluka karena menghindari material yang terbawa longsor akibat hujan deras dan banjir. Karena Desa Kiara Pandak merupakan daerah terisolir akibat bencana, korban sempat menahan sakit tanpa pengobatan cukup lama, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan. 

Meski begitu, tak mudah mengevakuasi Gopal. Karena tak bisa dilalui kendaraan bermotor dan medannya terjal, korban digotong oleh Dicky, warga dan anggota TNI, menggunakan kain sarung yang dikaitkan ke bambu. Jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki ini tak dekat. 

"Kita bawa ke posko dengan menggotong menggunakan bambu, menuju tempat pengobatan yang berjarak 7 Km," ujarnya. 

Setelah sampai di posko Desa Harkat Jaya, korban sempat ditangani dokter. Tapi karena kondisinya kronis dan luka yang cukup serius, korban akhirnya dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Sudah dirujuk ke rumah sakit. Semoga korban kembali sehat," ungkap Kanit Regident Satlantas Polres Kabupaten Bogor ini. (Ana)

Walikota, Kapolres Dan Dandim 0503 Kerja Bakti Di Lokasi Banjir Terparah


FOKUS JAKARTA-- Walikota Jakarta Barat H Rustam Efendi didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono melaksanakan apel kerja bakti yang dilanjutkan grebek sampah di wilayah RW 02 dan RW 08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Minggu (5/1).

Usai pelaksanaan apel seluruh Personil menempati Zona yang sudah ditentukan dan langsung melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah-sampah dan lumpur sisa warga yang terkena dampak banjir.

Walikota Jakarta Barat, H Rustam Efendi mengatakan kegiatan kerja bakti ini diikuti oleh personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkot Jakarta Barat, Satpol PP, Unit Pemadam Kebakaran dan PMI Jakarta Barat.

"Hari kita melaksanakan pembersihan kompak se DKI Jakarta. Wilayah kita di RW 02 dan RW 08 Kelurahan Kedoya Utara Kebon Jeruk ini yang sangat parah Banjirnya dibanding Wilayah yang lain," kata Rustam.

Pelaksanaan Kerja bakti masal ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan Sehat. Kegiatan kerja bakti ini juga d7ibagi menjadi 7 titik Lokasi Zona. Kegiatan ini akan kita lanjutkan sampai benar-benar bersih sehingga masyrakat bisa beraktifitas kembali. Masih dikatakannya, dari pantauan di beberapa titik lokasi banjir, ternyata adanya  infrasruktur yang tidak bekerja maksimal.

"Adanya Kali angke dan kali mokevart yang  belum maksimal dikarenakan titik pompa yang generatornya kerendam air, selain itu juga masih banyak drainase yang harus kita betulkan. Berapa posko kesehatan sudah didirikan di beberapa titik lokasi banjir untuk membantu warga korban banjir yang terkena wabah penyakit akibat dampak banjir," ujarnya.

Akibat banjir ini memang sangat rentan sekali terkena penyakit terutama anak-anak seperti panas dan gatal-gatal. Untuk itu, selain dapur umum, kami menyeiapkan posko kesehatan berharal semua yang menderita penyakit dapat kita tangani dengan baik.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru Sik, mengatakan pihaknya beserta jajaran bersama Dandim 0503/JB mendampingi Walikota Jakarta Barat  meninjau langsung kegiatan kerja bakti dan memetakan lokasi sumber banjir, peninjauan rumah pompa air serta memberikan bantuan kepada para pengungsi. Disamping meninjau lokasi, kita juga memberikan bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis kepada warga korban banjir. 

"Semoga dengan kegiatan ini dapat mengurangi beban saudara kita yang sedang terkena musibah banjir. Masih di lokasi, salah seorang warga Rupaida mengatakan, tingginya curah hujan yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya yang berakibat banjir di tempat tinggalnya membuat dirinya bersama keluarga mengungsi di salah satu sekolah. Menurutnya, banjir tahun ini melebihi banjir tahun sebelumnya," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kapolres mengungkapkan slama mengungsi, warga mendapatkan bantuan Sembako dan pelayanan kesehatan. Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah agar cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada korban banjir seperti air bersih dan juga agar memperbaiki sistem drainase.

"Untuk warga masyarakat juga harusnya sadar agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat aliran air sehingga bisa menyebabkan banjir," ungkap Kapolres. (dade)

Sabtu, 04 Januari 2020

Waspadalah.. !! Dampak Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan



FOKUS CIREBON - Hampir Dua bulan ini berbagai daerah tengah terdampak cuaca ekstrim. Bukan saja mendatangkan banjir dan longsor, juga angin puting beliung yang menerjang rumah-rumah warga. 

Tetapi juga menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang kesehatan manusia. 

Seperti serangan flu dan batuk, muntaber, sesak nafas dan sejumlah penyakit lainnya. Biasanya ini menyerang anak-anak berusia balita, remaja dan orang tua. 

Maka banyak anjuran yang datang dari para pakar kesehatan dan dokter, agar di saat cuaca ekstrem ini, disarankan untuk memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar, mineral (air putih), dan makanan atau minuman suplemen yang menyehatkan dan memberikan kekebalan pada tubuh. 

Selain itu, dianjurkan juga untuk berolah raga. Dan tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang malah mendorong mengurangi kesehatan atau kekebalan tubuh kita. "Jagalah terus kesehatan kita, ingat, sakit itu mahal," kata Firdaus, aktivis lingkungan. (nur)

Walikota Bekasi Dampingi Mendagri Tito Karnavian Kunjungi Korban Banjir


FOKUS BEKASI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang di dampingi Staf Ahli bidang Pemerintahan Kementrian Dalam Negeri, di sambut hangat Walikota Bekasi Rahmat Effendi.
Dalam penyambutan tersebut, Walikota di dampingi oleh Kapolresta Kota Bekasi Kombes Widjanarko, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Rama Pratama, Asda III Pemerintahan Kota Bekasi, Ka Itko, Kasatpol PP, Ka Bappeda, Camat dan Lurah Se Jati Asih, meninjau korban banjir yang berada di Perumahan Villa Jatirasa RW 11 dan RW 12  Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jati Asih. Jum’at (03/01).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau lokasi sekitar untuk melihat situasi dan kondisi lokasi berdampak banjir secara real dan menyeluruh dengan pertimbangan kebutuhan yang di butuhkan sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh warga tersebut, karena banjir yang melanda wilayah itu tergolong cukup parah.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan debit airnya sudah berkurang dan menurun, lumpur yang ada akan dibantu untuk membersihkan oleh DISDAMKAR, air bersih 24 jam dan pelayanan kesehatan.
“Sekarang debit air nya sudah berkurang dan menurun yang dari semula dengan ketinggian 3 meter nah sekarang sudah surut tinggal lumpur bawaan dari air bah yang meluap, nanti lumpur-lumpur ini akan kita bersihkan dengan bantuan dari DISDAMKAR Kota Bekasi, dan kita menjamin ketersediaan air bersih 24 jam dan obat-obatan juga layanan kesehatan dari puskesmas yang ada di Kecamatan Jatiasih,” kata Walikota.
Lebih lanjutnya ia mengatakan akan merelokasi dan menata kembali dengan baik dan seksama dari pengalaman banjir saat ini seperti daerah-daerah yang di lintasi aliran sungai, pengerukan sedimen dan menturap agar meminimalisir jikalau debit air yang datang dalam jumlah besar.
“Bisa lewat tanpa menggangu sekitar aliran sungainya dan allhamdulillah Kementrian PUPR telah mengalokasikan dana sebesar 4 trilliun rupiah untuk merenovasi tanggul-tanggul yang jebol karena diterjang air bah,” ujarnya.
Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian akan membantu dari segi logistik, serta sandang dan papan dan juga akan membuat modifikasi cuaca.
“Dimana siklus  awan curah hujan rendah dan tinggi akan distabilkan, ini sedang dilakukam oleh panglima TNI dan KASAU. Serta warga yang berkas kependudukannya hilang atau rusak berdampak banjir jangan khawatir segeralah datang dan urus ke ABRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) di jamin gratis,” ungkapnya.(dani)

Diapresiasi Sekolah Penuh Karya, Wali Kota Cirebon Beri Penghargaan Kepada Santa Maria


FOKUS CIREBONKetua Yayasan Santo Dominikus sebagai pengelola Sekolah Santa Maria, Suster Albertin, mengaku sangat bersyukur sekolah mereka mendapatkan penghargaan secara personal dari Wali Kota Cirebon. “Bagi kami ini hadiah besar, kami merasa disupport,” ungkap Albertin.

Wali Kota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis  SH menyatakan, bahwa Kebhinnekaan diminta untuk terus dijaga. Sekolah Santa Maria juga diminta untuk tak pernah bosan menyuarakan bhinnekaan tersebut.

Pernuataan tersebut disampaikan usai memberikan penghargaan dari Pemda Kota Cirebon kepada Yayasan Santo Dominikus, Santa Maria Kota Cirebon usai terselenggaranya konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara, Kamis, 2 Desember 2019.


“Penghargaan ini sebagai bentuk rasa salut dari Pemda Kota Cirebon terhadap karya yang telah diberikan oleh sekolah Santa Maria,” ungkap Azis.

Apa yang telah dilakukan sekolah tersebut dalam Konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara dengan melibatkan seluruh civitas akademika, mulai dari TK hingga SMA merupakan sesuatu yang luar biasa.

Pada kesempatan itu Azis juga mengingatkan jika Indonesia merupakan negara yang kaya dengan keberagaman. Baik itu bahasa, suku, agama, budaya dan lainnya
.”Namun karena keberagaman itu juga Indonesia lahir,” ungkap Azis.

Keberagaman dipersatukan melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti beraneka ragam suku, budaya, bahasa, agama dan lainnya namun tetap satu dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Ini yang harus kita jaga hingga akhir hayat,” ungkap Azis.

Sekolah Santa Maria, lanjut Azis telah membuktikan dirinya sebagai penjaga semboyan Bhinneka Tunggal Ika tersebut.

Bahkan lebih dari itu, menurut Azis mereka telah membuktikan dirinya sebagai penjaga persatuan dalam keragaman melalui kegiatan yang telah mereka selenggarakan. 

“Ke depan saya berharap Santa Maria tetap terus berkarya, berjuang tiada henti untuk menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia,” ungkap Azis.


Sebagai bentuk dukungan, Azis berjanji tahun depan Konser Kebhinnekaan Suluh Nusantara akan mendapatkan sokongan penuh dari Pemda Kota Cirebon. "Sehingga segala bentuk hambatan yang terjadi pada konser pertama tidak terulang kembali di konser kedua," kata Azis. (nur)