Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 21 Januari 2020

Majelis Hakim Menunda Pembacaan Putusan Perkara Gugatan 'Wanita Emas'


FOKUS JAKARTA- Majelis hakim menunda pembacaan putusan perkara gugatan 'Wanita Emas' atau Hasnaeni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Alasannya, majelis hakim yang diketuai Dedy Hermawan, SH, MH, mengaku masih membutuhkan waktu.

"Karena memang dia mengurusi perkara terlalu banyak," kata kuasa hukum Hasnaeni, Mai Indradi, Selasa (21/1), saat usai persidangan.

"Sikap hakim masih wajar," ujarnya.

Rencananya, sidang akan kembali dilanjutkan pada 11 Februari 2020 mendatang. Mai berharap, gugatan kliennya diterima majelis hakim.

"Harapannya putusan majelis hakim yang terbaik, yakni gugatan diterima. Tapi kita enggak tahu pertimbangan hakim," ungkap Mai.

Sebelumnya, Hasnaeni mendatangi Pengadilan Negri (PN) Jakarta Selatasn, Selasa (17/12/2019) yang lalu. Perempuan kelahiran Makassar 17 Juli 1976 itu hadir untuk mengikuti sidang gugatan terkait rumahnya. "Datang ke sini untuk memperjuangkan rumah hak milik saya dengan luas kurang lebih 3.000 meter persegi," kata Hasnaeni kepada wartawan.

Hasnaeni datang untuk menghadiri sidang perkara pembatalan akta jual-beli (AJB) rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang diduga dipalsukan PT Reliance Management Capital.  Kasus ini sebelumnya pernah dilaporkan Hasnaeni ke Bareskrim Polri pada 2016 dan prosesnya hingga kini masih berjalan.

"Di mana hasil keputusan akan dibacakan pada tanggal 21 Januari 2020," kata mantan bakal calon gubernur DKI Jakarta itu. (dade)

Program P4GN Didukung Penuh Oleh Kemendagri Dan BNPP


FOKUS JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyatakan dukungan sepenuhnya atas program P4GN atau Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika.
Hal itu diungkapkan Kepuspen yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar usai mendampingi pertemuan Mendagri dengan Kepala BNN beserta rombongan di Gedung A Kemendagri, Jakarta, Senin (20/1).
“Pak Mendagri menyambut baik kunjungan dari Pak Kepala BNN beserta jajaran, saya kira ini hubungan yang sangat baik, dan Mendagri mendukung sepenuhnya apa yang disampaikan Pak Kepala BNN. Pertama adalah mendukung bagaimana rencana aksi terpadu tadi, rencana aksi daerah dalam hal P4GN,” kata Bahtiar.
Tak hanya itu, Mendagri Prof. H. M. Tito Karnavian yang juga sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) diakui Bahtiar mendukung sinergi untuk menjaga perbatasan yang kerap menjadi jalur penyelundupan narkotika.
“Kedua, Pak Mendagri selaku Kepala BNPP sangat mendukung usulan Pak Kepala BNN dan tim supaya nanti ada sinergi bagaimana unsur-unsur terkait atau lembaga-lembaga terkait di Pos Lintas Batas Negara itu bisa sinergi menjadi tim yang terpadu. Tetapi prinsipnya Pak Mendagri baik sebagai Menteri maupun sebagai Kepala BNPP mendukung sepenuhnya bagaimana mewujudkan tujuan-tujuan yang hendak dicapai oleh BNN,” ujar Bahtiar.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pertemuan kedua belah pihak lebih diarahkan pada aspek pencegahan, atau bagaimana menghadapi serangan narkotika dari luar negeri.
“Ada dua hal yang ingin kita peroleh dalam kesempatan pagi hari ini, yang pertama tentu saja bagaimana kita menghadapi serangan narkoba dari luar negeri, dan yang kedua bagaimana kita memperlakukan masyarakat-masyarakat kita supaya mereka terlindung dari penyalahgunaan narkoba itu, salah satunya tadi menjaga perbatasan darat, laut dan udara,” kata Arman.
Tak hanya itu, diungkapkan Arman, pertemuan tersebut diharapkan Pemerintah Pusat hingga Daerah mulai melakukan pelayanan terhadap masyarakat terkait pelaksanaan assessment berupa rehabilitasi.
“Kemudian yang kedua terkait yang dipertanyaan assessment apa kaitannya, karna bagaimanapun assessment itu muaranya ada rehabilitasi, nah kalo rehabilitasnya ditangani semua oleh BNN, bukan tupoksinya karena BNN bukan merupakan Kementerian yang mengurusi masalah kesehatan dan sosial. Oleh karena itu dengan pertemuan ini diharapkan Pemerintah mulai dari Pusat sampai ke Daerah ikut ambil bagian memberikan pelayanan terhadap masyarakat kita,” tutup Arman.
Sumber: Puspen Kemendagri

Senin, 20 Januari 2020

Periksa Kadarluasa, Petugas Gabungan TNI-Polri Sidak Sepuluh Warung Makanan Dan Minuman


FOKUS JAKARTA - Sepuluh warung makanan dan minuman diwilayah Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara disidak oleh petugas gabungan TNI-Polri (Babinsa dan Babinkamtibmas), Satpol PP, Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, FKDM, Kelurahan Pulau Kelapa.

Kegiatan sidak warung ini untuk memantau masa kadaluarsa (expired) makanan dan minuman dari berbagai merek yang diperjual belikan.

Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa, Polsek Kepulauan Seribu Utara Bripka Syahrizal menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum Makanan dan Minuman.

"Ada 10 warung di RW 03 dan 04 yang kami sidak bersama petugas gabungan,” kata Syahrizal, Senin (20/1).

Syahrizal mengaku, dengan kegiatan ini diharapkan seluruh warung bisa lebih disiplin dalam menjajakan makanan dan minuman sesuai dengan ketentuan masa kadaluarsa.

"Penertiban ini bisa memberikan informasi serta pengawasan kepada warung atau toko yang menjual makanan serta minuman agar lebih memperhatikan masa kadaluarsa, sehingga warga dan wisatawan yang berkunjung nyaman dalam berbelanja," ujarnya. (dade)

Rencana UIN Cirebon Dan Kampus 2 Di Indramayu, Ini Tanggapan Mahasiswa IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - Upaya menuju Universitas Islam Negeri (UIN) yang tengah diperjuangan para akademisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon (SNJ) semakin di depan mata. Selain pesyaratan kepemilikan luas tanah, sejumlah bangunan pun sudah berdiri megah di tengah kampus. 

Bahkan, kampus 2 UIN Cirebon bakal segera dibangun di Kabupaten Indramayu, persisnya di Blok Ciputat, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Daerah tersebut dekat dengan exit Cikedung Tol Cipali.

Terkait rencana ini, mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, Andri, Mahasiswa FITK kepada Fokus Cirebon, Senin (20/1/2020), mengatakan bahwa rencana peralihan IAIN ke UIN yang ditandai dengan akan dibangunnya kampus 2 di Indramayu, merupakan bentuk perjuangan yang patut diapresiasi. 

"Jika menjadi UIN, maka kuta akan semakin banyak teman, mengingat nanti akan banyak penambahan fakultas dan jurusan. Selain itu, ini aebagai bentuk kemajuan Perguruan Tinggi Islam.Negeri dan IAIN SNJ Cirebon tengah bersiap menuju UIN," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Fitri, mahasiswi FUAD, perubahan IAIN menjadi UIN memang banyak hal yang musti dipersiapkan. Namun IAIN Cirebon sudah melakukan ini bahkan tinggal menunggu, sebab yang menjadi persyaratan tengah ditempuh sebagaimana prosedur yang ada dan perjuangan ini patut kita apresiasi setinggi-tingginya.

"Mungkin setelah ada kampus 2, akan dibangun juga kampus tiga dan seterusnya. Karena pengembangan dan penambahan fakultas dan jutusan tidak menutup kemungkinan akan menambah juga kampusnya. Yang terpenting sekarang kita semakin berada pada era yang menutut kesiapan dalam berbagai hal, dan IAIN Cirebon diyakini sudah mempersiapkannya," paparnya.

Sementara itu, pemkab Indramayu bersama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon segera membangun Kampus 2 di Kabupaten Indramayu. Kepastian itu terungkap setelah Bupati Indramayu, Supendi melakukan penandatanganan kesekapatan bersama dengan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, tentang Tri Darma Perguruan Tinggi, di tahun 2019 lalu.


Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, menyqtakan jika saat ini jumlah mahasiswanya telah mencapai ribuan orang. Bahkan, setiap tahunnya jumlah mahasiswa itu terus bertambah. Karenanya, dibutuhkan pengembangan Kampus 2 agar bisa menampung seluruh mahasiswa. (nur)

Minggu, 19 Januari 2020

PPB IAIN SNJ Cirebon Gelar Workshop Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab Dan Metodologi Pengajarannya Bagi Para Dosen Bahasa Arab


FOKUS CIREBON - Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon selama dua hari, Sabtu - Minggu (18-19/1/2020), menggelar kegiatan Workshop Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab dan Metodologi Pengajarannya agar nantinya bisa diterapkan dan dikembangkan dalam pembalajan intensif bahasa arab. 

Workshop yang dilaksanakan di Grand Triyas Hotel ini, melibatkan peserta seluruh dosen bahasa arab di lingkungan IAIN SNJ Cirebon dengan harapan bisa menerapkan dan mengembangkan pembelajaran intensif bahasa Arab tersebut. 


Ketua Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN SNJ Cirebon, Khasan Aedi, S.S, MSI menyatakan jika tujuan workshop Ini untuk meningkatkan keterampilan mengajar dosen-dosen bahasa Arab dalam program intensif bahasa Arab.


"Baik keterampilan mengajar tentang bahasa yang meliputi Mufrodat, Tarakib, Aswat maupun keterampilan yang meliputi Istima', Kalam, Qiro'ah, dan kitabah," terangnya. (din)