Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 16 Mei 2020

ORMAWA FUAD IAIN Cirebon Gelar Baksos di Sejumlah Titik Kota


CIREBON, FC - Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar bakti sosial serentak.

Kegiatan yang berlangsung di Lampu Merah Pemuda, Pasar Kalitanjung, Jl. Evakuasi, Jl. Majasem, dan Sunyaragi itu merupakan aksi bagi-bagi makanan bagi yang membutuhkan, Sabtu, (16/5/2020).

Deden Jalaluddin Sayuti, Selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUAD mengatakan, narasi yang tepat untuk situasi seperti sekarang ini adalah kebersamanaan dan kebermanfaatan. 

“Tentu dengan rangkuman kegiatan yang sederhana ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.


Ia mengaku, berterima kasih banyak kepada pihak yang telah mendunkung jalannya kegiatan baksos. 

“Mudah-mudahan segala kebaikan dibalas oleh Allah SWT, dan mudah-mudahan kita semua diberikan kesehetan dan selalu ada dalam hidayah, inayah serta maghfirahNya,” ujarnya.

Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) FUAD, Arif Rahman Hakim menyampaikan, kegiatan baksos ini merupakan sebuah langkah dari mahasiswa FUAD guna menanggapi adanya virus covid 19 di Indonesia, khususnya di Cirebon sendiri yang banyak merugikan bebrapa aspek salah satunya adalah ekonomi.

“Kami ORMAWA FUAD bekerja baik dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) DEMA atau pun SEMA untuk mengadakan bakti sosial, dengan membagikan sedikit makan kepada para tukang ojek, tukang becak yang mereka sangat merasakan dari dampak covid 19 ini,” kata Arif.

Bahkan ia berharap, bahwa setiap individu mahasiswa dapat terbuka untuk masyrakat disekitarnya sehingga peran mahasiswa bukan hanya penyetabil negara tetapi juga membantu msyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu, Ninik Sugiyarti, selaku ketua Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (HIMBASA) mengungkapkan, acara baksos ini sangat menarik dan bermanfaat, karena merupakan kerjasama yang dilakukan oleh semua anggota ORMAWA FUAD.

“Pandemi yang sedang mewabah tidak menghalangi kita untuk memberi dan berbagi kebahagiaan kepada untuk orang-orang sekitar. Tentu saja kita berbagi dengan melaksanakan protokol dari pemerintah,” ujarnya.

Ketua HMJ Lainnya, Deni Auliya Fathul Munir, selaku ketua HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) mengatakan, dengan sekitar 15 orang dari ORMAWA FUAD, ikut serta dalam pembagian makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. 


“Tercatat ada 4 tiitk yg kami sambangi di Pemuda, Majasem, Sunyaragi dan Kalitanjung. Kurang lebih 40 nasi bungkus dan beberapa takjil dibagikan,” kata Deni. (din)

Di Bekasi, Menteri Sosial Tinjau Langsung Bantuan Presiden RI


BEKASI,- Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batu Bara meninjau langsung para penerima bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang sedang berjalan di distribusikan ke warga di seluruh Indonesia. 
Mendampingi Menteri, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Kelurahan Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede dalam meninjau warga yang akan di berikan sembako sesuai data.
Kota Bekasi mendapatkan sekitar 197.460 KK bantuan dari Presiden RI yang di koordinasikan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang telah ter upgrade di Kota Bekasi karena Wali Kota Bekasi menginstruksikan kepada petugas Program Keluarga Harapan (PKH), Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kemasyarakatan Sosial Kecamatan (TKSK) yang mendata para penerima bantuan yang masih ada namanya di data padahal ia sudah meninggal ataupun telah memiliki ekonomi yang meningkat.
“Diakhir bulan April dan awal Mei Pemerintah Kota Bekasi mengirimkan data awal sekitar 157.000 KK, ditambah sekita 47.000 KK tambahan, dan data itu lah yang dikirim ke Kemensos RI dan jika di gabungkan hampir 190.000 KK,” jelas Rahmat Effendi.
Sebelum datangnya bantuan dari Presiden RI, Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang tidak terdata di DTKS melalui pengumpulan data dari RT RW dan di sinkronkan oleh pihak Kelurahan setempat untuk memverifikasi sesuai DTKS sehingga tidak terjadinya double sembako.
“Sampaikan salam saya pak Menteri kepada Presiden RI, bahwa kepedulian kepada rakyatnya kini sedang dalam proses di distribusikan, dipastikan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan data penerima bantuan sosial terdampak Covid 19” Kata Rahmat Effendi.
Tinjauan ke beberapa warga di Jati Makmur Kecamatan Pondok Gede, Menteri Sosial RI memberikan langsung bantuan dari Presiden RI, sekaligus menanyakan kabar dan mensosialisasikan mengenai keprotokolan kesehatan dalam mencegah Covid 19 ini, seperti menjaga jarak sekaligus membagikan masker yang belum memakainya. 
Tidak hanya itu, Mensos sempat melihat lihat sekitaran warung milik warga dan membeli makanan yang akan di bagikan oleh warga sekitar.
Menteri Sosial juga menyampaikan kepada warga agar berdoa bersama di seluruh warga Indonesia agar hilangnya wabah yang ada pada negeri tercinta ini, dan kembali berjalan secara normal bisa beraktivitas sehari hari, yang bekerja, yang sekolah, yang usaha bisa normal kembali atas hilangnya pandemi ini. (*)

Jumat, 15 Mei 2020

Bantu Penanganan Covid 19, Ajinomoto Indonesia Group Gandeng BAZNAS Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar


JAKARTA - Perusahaan yang bergerak di bidang bumbu penyedap masakan, PT Ajinomoto Indonesia Group menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu kegiatan program Pemerintah RI dalam penanganan Covid-19.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk donasi natura Produk Ajinomoto sebesar Rp1 Milyar untuk Tenaga Medis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlit dan sejumlah Rumah Sakit yang menjadi rujukan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Pendistribusian bantuan ini dilakukan dengan upacara simbolis penyerahan oleh Presiden Direktur PT Ajinomoto Indonesia Mr. Ichiro Sakakura kepada pimpinan BAZNAS yang diwakili Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri didampingi Kepala Program Rumah Sehat BAZNAS, dr Reza Ramdhoni, Jumat (15/5), di Kantor Pusat PT Ajinomoto Indonesia, di Kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Donasi natura dari Ajinomoto Indonesia ini berupa bumbu masak untuk kebutuhan dapur Rumah Sakit dalam menyajikan kebutuhan makanan bagi tenaga medis yang sedang bertugas di Rumah Sakit rujukan Covid-19.

Kepala Program BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri mengapresiasi langkah Ajinomoto Indonesia Group yang turut serta bergabung dengan BAZNAS untuk memberikan dukungan bagi para tenaga medis yang hingga saat ini masih terus berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Terima kasih Ajinomoto Indonesia Group untuk kepercayaannya kepada BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini. Langkah ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melancarkan penanganan Covid-19 khususnya tim medis. Dengan bantuan logistik ini diharapkan dapat mendukung tugas para tim medis utamanya dalam pemenuhan bahan pangan dalam menjalankan tugas kemanusiaan menghadapi krisis Covid-19,” kata Dian.

Dian, mengungkapkan sinergi bantuan ini bisa menjadi awal untuk memberikan bantuan lainnya baik untuk melindungi tenaga medis dalam menjalankan tugasnya, maupun membantu masyarakat miskin yang juga sangat terdampak degan krisis Covid-19 ini.

“Semoga dukungan Ajinomoto Indonesia Group ini menjadi penggerak korporasi lainnya untuk turut mendukung penanganan Covid-19 agar kondisi dapat dapat kembali normal. BAZNAS berkomitmen terus berjuang memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program bantuan kesehatan, sosial maupun ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur- PT Ajinomoto Indonesia, Ichiro Sakakura mengatakan sebagai perusahaan yang memahami arti kesehatan melalui asupan makanan yang enak dan bergizi, kami yakin apa yang kami berikan ini dapat mendukung berbagai pihak yang terlibat langsung dalam penanganan Pandemi Covid-19, agar mereka tetap sehat dan tercukupi asupan nutrisinya.

“Banyak berbagai pihak juga memberikan bantuan baik berupa materi, tenaga, waktu, dan pikiran, untuk menolong yang terdampak, dan yang sedang berjuang merawat yang sakit. Keadaan sekarang ini membuat kita jadi lebih bisa menghargai kebersamaan bersama keluarga, dan lebih bisa menahan diri untuk tetap #DirumahAja,” ungkapnya.

#Tentang BAZNAS#

BAZNAS adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Kepres) No 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan Zakat Infak dan Sedekah pada tingkat nasional. Lahirnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 548 daerah (tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota).

#Tentang PT Ajinomoto Indonesia#

PT. Ajinomoto Indonesia merupakan produsen bumbu penyedap makanan terkemuka yang telah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dengan produk-produk berkualitas tinggi dan mehadirkan kelezatan di setiap masakan konsumennya. Dengan slogan globalnya ‘Eat Well, Live Well’, di usia 50 tahun, PT Ajinomoto Indonesia telah mencetak pencapaian luar biasa yang menandakan kekuatan dan ketangguhan sebuah perusahaan yang dapat memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Indonesia. (dade)

BAZNAS, Indorunners dan Cause Adakan Program Amal Bertajuk #PendidikanRun


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Indorunners dan Cause mengadakan program amal bertajuk #PendidikanRun. Dalam program amal ini, masyarakat diajak berdonasi dengan cara yang unik, yakni berdonasi sembari berolahraga lari secara virtual.

Program ini dikhususkan untuk membantu 280 siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS yang berasal dari seluruh Indonesia, yang saat ini mengalami kendala dalam kegiatan belajar karena dampak Covid-19. Seperti diketahui Pemerintah telah meliburkan seluruh aktivitas sekolah dan menggantinya dengan kegiatan belajar mengajar secara online.

Setelah terkumpul, nantinya donasi akan disalurkan ke siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS dalam bentuk fasilitas teknologi seperti akses internet, peralatan penunjang, bantuan biaya operasional, serta kebutuhan gizi.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakananta mengatakan dalam penerapan sistem kegiatan belajar mengajar secara online, siswa-siswi Sekolah Cendekia BAZNAS mengalami kendala karena para siswa saat ini tinggal bersama dalam satu asrama. Kurangnya sarana prasarana pendukung asrama untuk melaksanakan aktivitas belajar mengajar dengan sistem online membuat mereka kesulitan untuk belajar seperti biasanya.

“Para siswa yang menuntut ilmu di Sekolah Cendekia BAZNAS merupakan anak-anak kurang mampu berprestasi yang minim fasilitas penunjang untuk sistem pembelajaran online. Mereka tidak memiliki perangkat yang memadai karena mereka memang hanya bisa menjalani belajar dengan sistem tatap muka langsung. Oleh karena itu dalam kondisi krisis saat ini, mereka sangat membutuhkan dukungan agar tetap dapat maksimal menuntut ilmu di tengah keterbatasan kondisi yang ada,” kata Arifin, Kamis (14/5).

Untuk itu, lanjut Arifin, BAZNAS menyambut positif atas kerja sama yang terjalin dengan Indorunners dan platform virtual run asli Indonesia yang bernama Cause. Menurutnya, kerja sama program #PendidikanRun ini bisa menjadi harapan baru para siswa-siswi Cendekia BAZNAS untuk dapat memaksimalkan sistem belajar mengajar mereka di tengah pandemi ini.

“Sebuah kolaborasi yang baik antara BAZNAS serta Indorunners dan Cause dalam upaya membantu adik-adik kita mendapatkan ilmu di tengah keterbatasan karena pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Semoga kerja sama ini bisa menginisiasi gerakan zakat lainnya, untuk membantu lebih banyak lagi siswa kurang mampu yang ikut terdampak pendidikannya karena Covid-19,“ ujarnya.

Sementara itu, Co-founder dan CEO dari Cause Virtual Run, Enrico Hugo mengatakan, dengan adanya gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berdonasi, meski keterbatasan tempat di tengah pandemi. Ia pun mengajak masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong agar bersama-sama bisa keluar dari krisis Covid-19.

“Untuk melewati pandemi ini, sudah seharusnya kita semua saling membantu dengan berkolaborasi. Melalui gerakan #PendidikanRun ini, kami ingin mengajak semua masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi dalam menyelamatkan pendidikan di Indonesia dengan berolahraga sambil berdonasi.” kata Enrico.

Dalam kesempatan terpisah, Pogram Director Indorunners LUAS (Lari Untuk Amal Sosial), Holip Soekawan menuturkan, gerakan ini ditujukan untuk mengikuti imbauan agar tetap di rumah saat pandemi, namun masih bisa berolahraga. Karena yang terpenting, menurut Holip, saat adanya pandemi seperti ini adalah memutus rantai penyebaran penyakit dan menjaga tubuh agar tetap fit.

"Dengan adanya imbauan #dirumahaja dari Pemerintah, kami mengajak masyarakat untuk tetap aktif berolahraga, walaupun di rumah sendiri. Jika lari tidak memungkinkan, yang penting fisik tetap aktif untuk membantu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, sembari donasi untuk #PendidikanRun" ujar Holip.

Program amal #PendidikanRun akan berlangsung selama pada 01 Mei hingga 31 Mei 2020. Cara berdonasi pun sangat mudah, cukup mendaftar di tautan cause.id, lalu pilih acara #PendidikanRun pada menu Race dan kemudian klik Register Now.

Selain itu, bagi yang ingin berdonasi juga bisa langsung menambahkan donasinya saat mendaftar ataupun melalui rekening BAZNAS dengan nomor rekening 89130190 0302 0008 (BNI Syariah). Tidak hanya donasi berupa materi, bantuan untuk para siswa-siswi ini bisa berupa barang dan dapat dikirimkan langsung ke Kantor BAZNAS atau diwakilkan terlebih dahulu. (dade)

Rabu, 13 Mei 2020

IPC Logistics Bersama Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Laksanakan Skrining Deteksi Antibody


JAKARTA - Sebagai upaya untuk mengetahui tingkat kesehatan pekerja, IPC Logistics bekerjasama dengan PT Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta melaksanakan skrining deteksi antibody (rapid test) yang diadakan serentak di Jakarta, Surabaya, Semarang, Palembang, Jambi, dan Pontianak, diikuti oleh jajaran Direksi dan seluruh pekerja.

“Dimulai hari ini dan akan dilanjutkan besok, kami melaksanakan rapid test serentak kepada seluruh pekerja baik yang bertugas di operasional maupun di penunjang. Hal ini, kami lakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 khususnya dilingkungan IPC Logistics. Selain rapid test ini kami juga tetap konsern menerapkan social distancing, pengaturan WFH bagi pekerja, dan sebagai tambahan asupan juga kami berikan vitamin dan susu secara rutin untuk dikonsumsi guna mempertahankan kondisi fisik pekerja. Kita semua berharap dan mendoakan semoga COVID-19 cepat segera berlalu dari Indonesia dari muka bumi,” kata Direkrur Utama IPC Logistics, Mulyadi, Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5), saat setelah mengikuti rapid test di Gedung 3.

Skrining yang direncanakan selama dua hari sejak Selasa (12/5) hingga Rabu (13/5),  diikuti oleh sebanyak 802 pekerja dan 4 orang Direksi yang pelaksanannya diatur bergiliran agar tidak mengganggu jam pelayanan operasional. Dari sebanyak 802 pekerja tersebut, sebanyak 625 orang bertugas di Jakarta sedangkan sisanya bertugas di kota lain.

“Skrining lanjutan tahap kedua akan dilaksanakan kembali setelah diperoleh hasil dari pelaksanaan rapid test hari ini, dan terkait dengan pelayanan kepada pengguna jasa selama ramadhan hingga lewat idul fitri 1441H nanti kami tetap memberikan pelayanan disemua fasilitas dan menjamin tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya. (dade)