Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 Juni 2020

Satgas Covid 19 IAIN Cirebon Bersama PD DMI Gandeng Dinkes Gelar Test SWAB Gratis


FOKUS CIREBON - Pandemi Covid 19 yang masih terus dilawan melalui protokol kesehatan menjadi langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penyebarannya. 

Hal yang sama juga dilakukan oleh Satgas Covid 19 IAIN Cirebon yang menggandeng Dewan Masjid Indonesia dan sejumlah organisasi lain yang menggelar test SWAB gratis.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon serta DMI mengundang seluruh Ustadzah, Khotib, Muballig/Muballigoh dan Ketua DKM.

"Dengan ini, Satgas Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan PD DMI Kota Cirebon bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon memberikan kesempatan TEST SWAB gratis kepada Ustadz dan Ustadzah sebagai upaya protokol kesehatan di lingkungan masjid dan tempat lainnya," ujar Didi Sunardi SE, Sekretaris PD DMI Kota Cirebon juga Wakil Ketua PW DMI Jawa Barat, Senin (22/6/2020).

Menurut Didi Sunardi, kegiatan test SWAB gratis dilaksanakan, Senin, 22 Juni 2020 dari pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan jumlah quota sebanyak 30 orang.

Kegiatannya sendiri, lanjut Didi, dilaksanakan di Kantor DIKLAT BKKBN, Jln. DR. SUDARSONO (Depan IGD RSD GJ/119 ) Kota Cirebon.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr H Ahmad Yani MAg menyatakan, kegiatan serupa dalam rangka memutus mata rantai Pandemi Covid 19 di Kota Cirebon kerap dilakukan. 

Satgas Covid 19 IAIN Cirebon sudah masuk ke sejumlah tempat di permukiman warga dengan kegiatan penyemprotan disinfektan, psnyediaan soap sanitizer, pembagian masker dan sejumlah kegiatan lainnya.

"Dalam kegiatan serupa, Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon sebelumnya sudah bekerjasama dengan para Ketua RW/RT, para Ketua DKM, Ornas/OKP dan juga sejumlah komunitas, seperti komunitas Ojek Online," terangnya.

Kegiatan semua ini, kata Ahmad Yani sebagai bentuk pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai Covid 19 di Kota Cirebon. (din)



Minggu, 21 Juni 2020

HMJ IQTAF IAIN Cirebon Menggelar Dirasah Digital Menghafal Al Quran


FOKUS CIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar Dirasah Digital.

Acara yang berlangsung via live instagram itu mengusung tema "Menghafal Al-Qur'an Metode Lauh". Minggu, (21/6/2020)

Qotrunnada, selaku Divisi Minat dan Bakat HMJ-IQTAF mengatakan, acara ini sebagai upaya membudayakan menghafal Al-Qur'an bagi masyarakat, atau khususnya bagi kalangan mahasiswa.

"Untuk di Indonesia sendiri bisa kita terapkan metode ini, jika memang lebih banyak kemanfaatan yang di dapat, untuk menambah kualitas dan menjaga pribadi penghafal Al-Qur'an," kata Nada

Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengaku, Kegiatan bertujuan untuk memupukkan semangat dalam menghafal Al-Qur'an.

"Dalam menghafal Al-Qur'an memang biasanya masing-masing individu mempunyai metode tersendiri, metode ini hanya penawaran saja dan mungkin bisa jadi pilihan," katanya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga merupakan identitas dari jurusan mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu sendiri.

Nadia Abdurrahman, selaku narasumber menyampaikan, jika dilihat dari segi bahasa, kata lauh sendiri dalam bahasa arab mempunyai arti 'papan' jadi bisa diartikan menghafal Al-Qur'an menggunakan media papan.

"Metode ini biasa dilakukan oleh orang-orang di negara Maroko, al-Jazair, Tunisia dan sekitarnya yang berada disetikar kawasan ujung Afrika, mereka masih menggunakan alat tradisional yaitu papan. Papannya sendiri terbuat dari pelapah pohon zaitun sedangkan qira'at yang biasa mereka baca ialah qira'at warasy," ujar alumnus Institut Imam Nafie Tanger Maroko itu.
  
Akan tetapi, kata dia, menghafal Al-Qur'an dengan metode apapun itu baik, tergantung pribadi masing-masing lebih nyaman lebih suka dengan metode yang seperti apa.


"Kalau metode lauh sendiri tidak hanya khatam secara hafalan, tetapi khatam secara tulisan, karena penekanan dengan metode lauh yaitu penalaran atau gambaran ayat-ayat yang dihafalkan. Semakin banyak melibatkan anggota tubuh untuk menghafal semakin banyak juga faedah yang dirasakan bagi orang yang menghafalkan Al-Qur'an," ujarnya. (Fal)

Kamis, 18 Juni 2020

BUMN Resmi Mengangkat M.Adji Sebagai Direktur Operasi Dan Komersial PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)


FOKUS MAKASAR-- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengangkat M. Adji sebagai Direktur Operasi dan Komersial PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero).

Hal tersebut sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV Nomor SK : 210/MBU/06/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV yang dibacakan melalui video conference pada, Kamis (18/6).

Sebelumnya, M. Adji menjabat sebagai Direktur Utama PT IPC Terminal Petikemas sejak April 2017 hingga Juni 2020. Beliau menggantikan Riman S. Duyo yang telah menjabat sebagai Direktur Operasi dan Komersial PT Pelindo IV periode 2017-2020.

Corporate Secretary PT Pelindo IV, Dwi Rahmad Toto mengatakan, pengangkatan M. Adji sebagai Direktur Operasi dan Komersial adalah sebagai bentuk penyegaran yang dilakukan oleh Kementerian BUMN.

“Pengangkatan direktur baru dalam sebuah perusahaan adalah hal yang biasa, ini juga sebagai bentuk penyegaran bagi Perseroan,” kata Toto.

Dia juga berujar, seluruh jajaran Komisaris, Direksi, Staf dan Karyawan PT Pelindo IV mengucapkan terima kasih atas semua pengabdian dan dedikasi Bapak Riman S. Duyo selama menjabat sebagai Direktur Operasi dan Komersial, di mana beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV periode 2016 - 2017.

“Sukses selalu untuk Bapak Riman dan selamat menjalankan amanah yang baru sebagai Direktur Operasi dan Komersial di PT Pelindo IV buat Bapak M. Adji,” ujarnya.

Berikut susunan Direksi PT Pelindo IV yang baru:

1. Direktur Utama : Prasetyadi

2. Direktur Teknik : Prakosa Hadi Takariyanto

3. Direktur Operasi dan Komersial : M. Adji

4. Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) : M. Asyhari

5. Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis : I M. Herdianta

6. Direktur Keuangan : Choirul Anwar. (dade)

Kepala Divisi Damri Tinjau Langsung Penerapan Protokol Kesehatan


FOKUSJAKARTA - Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis Damri, Sandry Pasambuna dan Direktur Teknik & Fasilitas Damri, Arifin beserta jajaran Kepala Divisi Damri meninjau langsung penerapan protokol kesehatan dalam masa transisi new normal di Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Kantor Damri Logistik, Kantor Cabang Jakarta, Kantor SBU Transjakarta Busway Koridor 1 & 8 dan Kantor Divisi Regional 1.

"Peninjauan ini adalah bentuk pelaksanaan untuk menindaklanjuti dan memastikan implementasi protokol kesehatan untuk bus sehat (bebas COVID-19) telah dilaksanakan dengan baik di lapangan," kata Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis Damri, Sandry Pasambuna, Kamis (18/6).

Memastikan pula proses penanganan untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 di dalam transportasi publik sudah berjalan sesuai protokol kesehatan pada perusahaan sesuai Surat Edaran Direksi Damri Nomor : 0007/HK.005/SED/00/DU/V-2020 tanggal 15 Mei 2020 tentang Protokol umum dalam rangka penanganan Covid-19 di Lingkungan Damri, dan protokol Covid-19 yang dikeluarkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pernomalan baru sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 41/2020 tentang Perubahan atas Permenhub No. PM 18/2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tanggal 20 Mei 2020 tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Covid19 Di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi pandemi, Surat Edaran Kepala BNPB selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tanggal 6 Juni 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 serta Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

Manajemen mengapresiasi atas kinerja tim Damri di lapangan terkait penanganan protokol Covid-19, juga terhadap kesiapan bus sehat (armada Damri) serta Damri Logistik untuk melayani masyarakat pada masa transisi menuju new normal, sekaligus meninjau pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pengemudi dari Pemerintah. 

"Damri sebagai salah satu perusahaan transportasi darat berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan dan kenyamanan kepada pelanggan guna mendukung upaya pemerintah dalam mempersiapkan fase menuju new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat," ujarnya. (dade)

New Normal, Momentum PT Pelabuhan Indonesia II Percepat Pelayanan Ke Digital


FOKUS JAKARTA - Era normal baru menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC untuk mempercepat pergeseran layanan kepelabuhanan ke arah digital. IPC akan terus mendorong semua pemangku kepentingan, terutama para pengguna jasa untuk bersama-sama melakukan transformasi ke arah aktivitas bisnis digital.

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan transformasi menuju digitalisasi di pelabuhan itu tidak hanya terbatas pada penerapan teknologi, namun juga menyangkut proses dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Kuncinya adalah kolaborasi.

"Butuh komitmen kuat semua pemangku kepentingan untuk mempercepat digitalisasi kepelabuhanan,” Arif Suhartono, Kamis (18/6).  

Transformasi digital yang dilakukan IPC terbagi menjadi 2dua fokus, yakni internal dan eksternal. Di lingkup internal, IPC telah menerapkan sistemisasi dan menggunakan aplikasi digital, baik di sisi laut maupun di sisi darat yang mencakup terminal pelabuhan, pergudangan serta area pendukung lainnya.

"Di sisi laut, misalnya, IPC memanfaatkan teknologi inaportnet serta aplikasi digital lain seperti VMS, VTS, MOS, SIMOP untuk aktivitas labuh, kapal pandu, kapal tunda, kepil dan tambat. Di sisi terminal ada aplikasi TOS, NPK TOS, dan Car Terminal Operating untuk kegiatan bongkar muat serta pemindahan barang. Sedangkan di area pendukung IPC sudah memanfaatkan aplikasi Behandle Operating System, Warehouse Operating System, serta Autogate System," ujarnya. 

Untuk eksternal, khususnya pengguna jasa, sejak beberapa tahun lalu IPC sudah memperkenalkan platform E-Service yang memudahkan pelayanan secara online. E-Service tersebut di antaranya layanan registrasi, booking, billing, tracking, pembayaran, dan pengaduan pelanggan (e-care).

"Selama pandemi Covid-19, berbagai platform digital yang disiapkan IPC terbukti efektif menjamin kelancaran layanan kepelabuhanan," ungkap Arif.

Lebih lanjut, Arif mengungkapkan di era normal baru ini, pemanfaatan platform e-Service akan diperkuat. Pihaknya mendorong pengguna jasa terus memanfaatkan e-Service dan melanjutkan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan penerapan protokol kesehatan, di mana aktivitas pertemuan langsung atau tatap muka diminimalisir.

"IPC hanyalah satu mata rantai yang ada dalam rantai logistik. Di pelabuhan ada 18 institusi atau lembaga lain yang juga menjadi bagian dari sistem logistik nasional. Jika semua pelayanan di Pelabuhan bisa dilakukan secara digital dan terintegrasi, maka akan tercipta model bisnis baru di pelabuhan yang lebih cepat, lebih mudah dan transparan. Sejak lima tahun lalu IPC sudah memperkenalkan Port Community System (PCS) yang bisa digunakan sebagai platform bersama bagi semua pemangku kepentingan di pelabuhan," katanya.

PCS merupakan sebuah sistem yang bisa memfasilitasi pertukaran informasi, data dan dokumen secara cepat dan mudah. Namun pemanfaatannya memang belum secepat yang diharapkan, karena mengubah kebiasaan-kebiasaan lama. Saya yakin era normal baru ini mendorong kita semua untuk mengarah pada pemanfaatan platform digital yang akan mempercepat semua pelayanan di pelabuhan. (dade)